You are on page 1of 122

Pengembangan Kurikulum 2013

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
19 Januari 2013

Agenda
A

Rasional Pengembangan Kurikulum 2013

B

Pengembangan Kurikulum 2013

C

Uji Publik

D

Alternatif Struktur Kurikulum

E

Rencana Impelementasi Kurikulum 2013

2

A
Rasional Pengembangan Kurikulum

3

1a Tantangan Internal 4 .

Pengembangan Pendidikan Mengacu Pada 8 Standar Kurikulum 2013 Sedang Dikerjakan Telah dan terus Dikerjakan -Peningkatan Kualifikasi & Sertifikasi -Pembayaran Tunjangan Sertifikasi -Uji Kompetensi dan Pengukuran Kinerja -Rehab Gedung Sekolah -Penyediaan Lab dan Perpustakaan -Penyediaan Buku -BOS -Bantuan Siswa Miskin -BOPTN/Bidik Misi (di PT) Manajemen Berbasis Sekolah 5 .

Bonus Demografi Sebagai Modal "Bonus Demografi" SDM Usia Produktif Melimpah Kompeten Modal Pembangunan Transformasi Melalui Pendidikan Tidak Kompeten Beban Pembangunan 100 tahun kemerdekaan -Kurikulum .PTK -Sarpras -Pendanaan -Pengelolaan 6 .

1b Tantangan Eksternal 7 .

APEC. Kerpek. ASEAN Community. CAFTA Masalah lingkungan hidup Kemajuan teknologi informasi Konvergensi ilmu dan teknologi Ekonomi berbasis pengetahuan Kebangkitan industri kreatif dan budaya Pergeseran kekuatan ekonomi dunia Pengaruh dan imbas teknosains Mutu.) Gejolak masyarakat (social unrest) 8 .Tantangan Pengembangan Kurikulum Tantangan Masa Depan Kompetensi Masa Depan • • • • • • • • • • Kemampuan berkomunikasi • Kemampuan berpikir jernih dan kritis • Kemampuan mempertimbangkan segi moral suatu permasalahan • Kemampuan menjadi warga negara yang bertanggungjawab • Kemampuan mencoba untuk mengerti dan toleran terhadap pandangan yang berbeda • Kemampuan hidup dalam masyarakat yang mengglobal • Memiliki minat luas dalam kehidupan • Memiliki kesiapan untuk bekerja • Memiliki kecerdasan sesuai dengan bakat/minatnya • Memiliki rasa tanggungjawab terhadap lingkungan Globalisasi: WTO.. investasi dan transformasi pada sektor pendidikan • Materi TIMSS dan PISA Persepsi Masyarakat • Terlalu menitikberatkan pada aspek kognitif • Beban siswa terlalu berat • Kurang bermuatan karakter Perkembangan Pengetahuan dan Pedagogi • Neurologi • Psikologi • Observation based [discovery] learning dan Collaborative learning Fenomena Negatif yang Mengemuka       Perkelahian pelajar Narkoba Korupsi Plagiarisme Kecurangan dalam Ujian (Contek.

2 Penyempurnaan Pola Pikir 9 .

Psikologi Perubahan Kebutuhan Akademik Pengetahuan Industri Keterampilan Sosial-Budaya Sikap SDM yang Kompeten Pengembangan Kurikulum Perkembangan Pengetahuan Keterampilan Sikap 10 .Dinamika Kurikulum Pedagogi.

Konsep Pengembangan Kurikulum Berbasis Kompetensi Keutuhan Keseragaman Keselarasan (Praktek terbaik) UU Sisdiknas Kebutuhan: -Individu -Masyarakat -Bangsa dan Negara -Peradaban Kompetensi lulusan (Sikap. Pengetah uan) SKL Materi Inti Pembelajaran Proses Pembelajaran Proses Penilaian Detil Mata Pelajaran SI. SP: Standar Proses. SN Sikap. SI: Standar Isi. SN: Standar Penilaian 11 . Pengetahuan SKL: Standar Kompetensi Lulusan. Keteram pilan. SP. Keterampilan.

. ......Pendekatan Dalam Penyusunan SKL Pada KBK 2004 dan KTSP 2006 Mapel 1 Mapel 2 Mapel 3 SKL Mapel 1 SKL Mapel 2 SKL Mapel 3 SK-KD Mapel 1 SK-KD Mapel 2 SK-KD Mapel 3 . . Mapel n SKL Mapel n SK-KD Mapel n Standar Isi Standar Kompetensi Lulusan (SKL) Satuan Pendidikan SK-KD: Standar Kompetensi (Strand/Bidang) dan Kompetensi Dasar 12 ....

pembentuk keterampilan. seperti sekumpulan mata pelajaran terpisah Semua mata pelajaran diikat oleh kompetensi inti (tiap kelas) 13 .Penyempurnaan Pola Pikir Perumusan Kurikulum No KBK 2004 KTSP 2006 Kurikulum 2013 1 Standar Kompetensi Lulusan diturunkan dari Standar Isi Standar Kompetensi Lulusan diturunkan dari kebutuhan 2 Standar Isi dirumuskan berdasarkan Tujuan Mata Pelajaran (Standar Kompetensi Lulusan Mata Pelajaran) yang dirinci menjadi Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Mata Pelajaran Standar Isi diturunkan dari Standar Kompetensi Lulusan melalui Kompetensi Inti yang bebas mata pelajaran 3 Pemisahan antara mata pelajaran pembentuk sikap. keterampilan. dan pembentuk pengetahuan Semua mata pelajaran harus berkontribusi terhadap pembentukan sikap. dan pengetahuan. 4 Kompetensi diturunkan dari mata pelajaran Mata pelajaran diturunkan dari kompetensi yang ingin dicapai 5 Mata pelajaran lepas satu dengan yang lain.

3
Penguatan Tata Kelola Kurikulum

14

Perkembangan Kurikulum di Indonesia
1975
Kurikulum
Sekolah Dasar

1947
Rencana Pelajaran →
Dirinci dalam Rencana
Pelajaran Terurai

1994
Kurikulum 1994

1968
Kurikulum Sekolah
Dasar

1945

1955

1965

1964
Rencana Pendidikan
Sekolah Dasar

1975

1973
Kurikulum Proyek
Perintis Sekolah
Pembangunan
(PPSP)

1985

1995

2004
Rintisan
Kurikulum
Berbasis
Kompetensi (KBK)
2013

‘Kurikulum 2013’

2005

1984
Kurikulum 1984

2015
2006
Kurikulum
Tingkat Satuan
Pendidikan
(KTSP)

1997
Revisi Kurikulum 1994

15

3a
Ketentuan Tentang Kurikulum
Pada UU No 20 Th 2003

16

. Penjelasan Pasal 35 (Lingkup Kompetensi) Kompetensi lulusan merupakan kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap. (2) Kurikulum pendidikan dasar dan menengah dikembangkan sesuai dengan relevansinya oleh setiap kelompok atau satuan pendidikan dan komite sekolah/madrasah di bawah koordinasi dan supervisi dinas pendidikan atau kantor departemen agama kabupaten/kota untuk pendidikan dasar dan provinsi untuk pendidikan menengah. 17 ... 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional (1) Kerangka dasar dan struktur kurikulum pendidikan dasar Pasal 38 (KTSP) dan menengah ditetapkan Pemerintah.Ketentuan Tentang Kurikulum UU No.. Penjelasan Bagian Umum (KBK) Strategi pembangunan pendidikan nasional dalam undangundang ini meliputi: ..... 2.. pengembangan dan pelaksanaan kurikulum berbasis kompetensi. dan keterampilan sesuai dengan standar nasional yang telah disepakati. 20 Th... pengetahuan.

Pengertian Standar Isi (PP 19/2005) Standar isi adalah ruang lingkup materi dan tingkat kompetensi yang dituangkan dalam kriteria tentang kompetensi tamatan. kompetensi mata pelajaran. dan silabus pembelajaran yang harus dipenuhi oleh peserta didik pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu 18 . kompetensi bahan kajian.

3b Perbandingan Tata kelola 19 .

KD MAPEL) STANDAR PROSES STANDAR KOMPETENSI LULUSAN STANDAR PENILAIAN PEDOMAN SILABUS RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Oleh Satuan Pendidikan BUKU TEKS SISWA PEMBELAJARAN & PENILAIAN 20 .Kerangka Kerja Penyusunan KTSP 2006 TUJUAN PENDIDIKAN NASIONAL KERANGKA DASAR KURIKULUM (Filosofis. Yuridis. SK MAPEL. Konseptual) STRUKTUR KURIKULUM STANDAR ISI (SKL MAPEL.

Kerah Saku Lengan Kiri Lengan Kanan Muka Kiri Muka Kanan Belakang 21 .

Dada: 92 cm. Panjang 83 cm. Pinggang 86 cm. Lengan 58 cm) 38 cm saku 86 cm kerah 58 cm 92 cm Lengan Kiri Muka Kiri Belakang 83 cm Muka Kanan Lengan Kanan 22 .Kemeja Lengan Panjang Warna Biru Ukuran M (Bahu: 38 cm.

Kurikulum Yang Dituliskan (Global) Penyimpangan Kurikulum Yang Dituliskan (Rinci) Penyimpangan Kurikulum Yang Dibukukan Penyimpangan Kurikulum Yang Diajarkan Kurikulum 2013 Penyimpangan Peran Pemerintah Kurikulum Yang Dirumuskan Peran Guru/ Satdik Peran Guru/Satdik Peran Pemerintah KTSP 2006 Peran Pemerintah Peran Guru/Satdik KBK 2004 Rantai Pasok Kurikulum dan Pembagian Peran Penyimpangan Kurikulum Yang Diserap Catatan: Penyimpangan dapat bernilai positif atau negatif tergantung pelakunya 23 .

... Kurikulum 2013 memberikan kesempatan yang lebih besar bagi guru/satuan pendidikan untuk meningkatkan efektivitas waktu pembelajaran ..Pembagian peran Pemerintah dan Satuan Pendidikan/Guru dalam Kurikulum dan Efektivitas Waktu Pembelajaran Efektivitas waktu pembelajaran Efektivitas waktu pembelajaran Alokasi waktu persiapan silabus dan review buku Peran Guru/Satdik KTSP 2006 Alokasi waktu guru untuk persiapan silabus dan review buku ajar KBK 2004 Kurikulum 2013 Peran Pemerintah . ...

Bagi yang rendah masih terbantu dengan adanya buku Beban Berat Ringan Efektivitas waktu untuk kegiatan pembelajaran Rendah [banyak waktu untuk persiapan] Tinggi Peran penerbit Besar Kecil Variasi materi dan proses Tinggi Rendah Variasi harga/beban siswa Tinggi Rendah Hasil pembelajaran Tergantung sepenuhnya pada guru Tidak sepenuhnya tergantung guru. tetapi juga buku yang disediakan pemerintah Titik Penyimpangan Banyak Sedikit Besar Penyimpangan Tinggi Rendah Pengawasan Sulit. hampir tidak mungkin Mudah Guru Buku Siswa Pemantauan Kurikulum 2013 25 .Perbandingan Tata Kelola Pelaksanaan Kurikulum Elemen KTSP 2006 Ukuran Tata kelola Kewenangan Hampir mutlak Terbatas Kompetensi Harus tinggi Sebaiknya tinggi.

karena mengarah pada pedoman yang sama Penyusunan Silabus Pelaksanaan Pembelajaran Penjaminan Mutu 26 . kecil untuk buku pengayaan Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Guru Hampir mutlak Kecil.Perbandingan Tata Kelola Pelaksanaan Kurikulum Proses Peran KTSP 2006 Kurikulum 2013 Guru Hampir mutlak [dibatasi hanya oleh SK-KD] Pengembangan dari yang sudah disiapkan Pemerintah Hanya sampai SK-KD Mutlak Pemerintah Daerah Supervisi penyusunan Supervisi pelaksanaan Penerbit Kuat Lemah Penyediaan Buku Guru Hampir mutlak Kecil. untuk pengembangan dari yang ada pada buku teks Pemerintah Daerah Supervisi penyusunan dan pemantauan Supervisi pelaksanaan dan pemantauan Guru Mutlak Hampir mutlak Pemerintah Daerah Pemantauan kesesuaian dengan rencana [variatif] Pemantauan kesesuaian dengan buku teks [terkendali] Pemerintah Sulit. untuk buku pengayaan Pemerintah Kecil. karena variasi terlalu besar Mudah. untuk kelayakan penggunaan di sekolah Mutlak untuk buku teks.

Langkah Penguatan Tata Kelola • Menyiapkan buku pegangan pembelajaran yang terdiri dari: – Buku pegangan siswa – Buku pegangan guru • Menyiapkan guru supaya memahami pemanfaatan sumber belajar yang telah disiapkan dan sumber lain yang dapat mereka manfaatkan • Memperkuat peran pendampingan dan pemantauan oleh pusat dan daerah pelaksanaan pembelajaran 27 .

4 Pendalaman dan Perluasan Materi 28 .

4a Analisis Hasil PISA (PISA: Programme for International Student Assessment) 29 .

Refleksi dari Hasil PISA 2009
100%
90%
80%
70%
60%
50%
40%
30%
20%
10%
0%

Matematika

100%
90%
80%
70%
60%
50%
40%
30%
20%
10%
0%

Level 6

Level 5
Level 4

IPA

Level 3
Level 2
Level 1

Below Level 1

100%
90%
80%
70%
60%
50%
40%
30%
20%
10%
0%

Level 6
Level 5

Level 4

Bahasa

Level 3

Level 2
Level 1b

Level 1a

Hampir semua siswa Indonesia hanya
menguasai pelajaran sampai level 3
saja, sementara negara lain banyak yang sampai
level 4, 5, bahkan 6. Dengan keyakinan bahwa
semua manusia diciptakan sama, interpretasi
dari hasil ini hanya satu, yaitu: yang kita ajarkan
berbeda dengan tuntutan zaman 
penyesuaian kurikulum
30

4b
Analisis Hasil TIMSS dan PIRLS
(TIMSS:Trends in International Mathematics and Science Study;
PIRLS: Progress in International Reading Literacy Study)

31

Results of Mathematics (8th Grade)
2007
Very Low

Low

2011

Intermediate

High

Advance

Low

Intermediate

High

Advance

Indonesia

Morocco

Saudi Arabia

Iran

Thailand

Malaysia

Turkey

Japan

Korea, Rep. of

Singapore

Chinese Taipei

Saudi Arabia

Morocco

Indonesia

Iran

Malaysia

Thailand

Turkey

Japan

Singapore

Korea, Rep. of

100%
90%
80%
70%
60%
50%
40%
30%
20%
10%
0%
Chinese Taipei

100%
90%
80%
70%
60%
50%
40%
30%
20%
10%
0%

Very Low

Lebih dari 95% siswa Indonesia hanya mampu sampai level menengah, sementara hampir 50%
siswa Taiwan mampu mencapai level tinggi dan advance. Dengan keyakinan bahwa semua
anak dilahirkan sama, kesimpulan dari hasil ini adalah yang diajarkan di Indonesia berbeda
dengan yang diujikan [yang distandarkan] internasional
32

of Japan Chinese Taipei 100% 90% 80% 70% 60% 50% 40% 30% 20% 10% 0% Singapore 100% 90% 80% 70% 60% 50% 40% 30% 20% 10% 0% Very Low Lebih dari 95% siswa Indonesia hanya mampu sampai level menengah.Results of Science(8th Grade) 2007 Very Low Low 2011 Intermediate High Advance Low Intermediate High Advance Morocco Indonesia Saudi Arabia Thailand Malaysia Iran Turkey Japan Korea. Rep. sementara hampir 40% siswa Taiwan mampu mencapai level tinggi dan advance. of Chinese Taipei Singapore Saudi Arabia Morocco Indonesia Iran Turkey Thailand Malaysia Korea. Rep. Dengan keyakinan bahwa semua anak dilahirkan sama. kesimpulan dari hasil ini adalah yang diajarkan di Indonesia berbeda dengan yang diujikan [yang distandarkan] internasional 33 .

Results of Reading (4th Grade) 2006 Very Low Low 2011 Intermediate High Advance Low Intermediate High Advance Morocco Indonesia Saudi Arabia Iran Chinese Taipei Singapore Morocco Indonesia Iran Chinese Taipei 100% 90% 80% 70% 60% 50% 40% 30% 20% 10% 0% Singapore 100% 90% 80% 70% 60% 50% 40% 30% 20% 10% 0% Very Low Lebih dari 95% siswa Indonesia hanya mampu sampai level menengah. kesimpulan dari hasil ini adalah yang diajarkan di Indonesia berbeda dengan yang diujikan [yang distandarkan] internasional 34 . sementara lebih dari 50% siswa Taiwan mampu mencapai level tinggi dan advance. Dengan keyakinan bahwa semua anak dilahirkan sama.

Model Soal TIMSS TIMSS dan PIRLS membagi soal-soalnya menjadi empat katagori: – – – – Low mengukur kemampuan sampai level knowing Intermediate mengukur kemampuan sampai level applying High mengukur kemampuan sampai level reasoning Advance mengukur kemampuan sampai level reasoning with incomplete information 35 .

Low International Benchmark Mathematics: Number Source: TIMSS 2011 International Mathematics Report. 36 .

Intermediate International Benchmark Mathematics: Geometry The answer shown illustrates the type of student response that was given 1 of 1 points. Source: TIMSS 2011 International Mathematics Report. 37 .

High International Benchmark Mathematics: Algebra 38 .Source: TIMSS 2011 International Mathematics Report.

Advanced International Benchmark Mathematics: Number Source: TIMSS 2011 International Mathematics Report. 39 .

Tetapi nilai yang diperoleh rendah Source: TIMSS 2011 International Science Report. Rep.Number of TIMSS Science Topics Intended to Be Taught by the End of Eighth Grade 0 0 0 0 0 0 0 0 0 5 0 0 0 0 1 1 1 3 5 6 2 14 7 7 7 7 6 6 5 4 4 2 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 3 0 0 0 0 0 1 1 2 3 3 2 6 4 4 4 3 4 4 4 3 4 3 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 1 0 0 0 1 0 0 2 5 5 5 5 5 5 4 5 4 5 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 5 4 4 4 4 4 4 4 3 2 3 3 Top Track Students Not Included in Curriculum All Students Earth Science (4 Topics) Top Track Students Not Included in Curriculum All Students Physics (5 Topics) Top Track Students Not Included in Curriculum All Students Chemistry (4 Topics) Top Track Students Not Included in Curriculum 20 20 20 19 19 19 17 15 14 13 6 Biology (7 Topics) All Students Iran Thailand Turkey Indonesia Saudi Arabia Chinese Taipei Japan Malaysia Singapore Korea. 40 . of Morocco Top Track Students Not Included in Curriculum Country All Students All Science (20 Topics) 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 2 0 1 Hampir semua materi TIMSS IPA termasuk dalam kurikulum IPA SMP Kelas VIII Indonesia.

Number of TIMSS Mathematics Topics Intended to Be Taught by the End of Eighth Grade 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 4 0 0 0 0 0 1 2 4 4 5 14 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 5 5 5 5 5 5 4 5 5 3 3 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 3 0 0 0 0 0 1 0 0 2 2 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 1 2 1 1 4 All Students Top Track Students Not Included in Curriculum All Students 6 6 6 6 6 6 5 4 5 5 1 3 3 3 3 3 3 2 1 2 1 0 Top Track Students Not Included in Curriculum Data and Chance (3 Topics) Geometry (6 Topics) Top Track Students Not Included in Curriculum All Students Algebra (5 Topics) Top Track Students Not Included in Curriculum 19 19 19 19 19 18 17 15 15 14 1 Number (5 Topics) All Students Thailand Japan Korea Rep.Of Saudi Arabia Iran Turkey Singapore Chinese Taipei Morocco Malaysia Indonesia Top Track Students Not Included in Curriculum Country All Students All Mathematics (19 Topics) 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 2 1 2 3 Banyak materi TIMSS Matematika yang tidak termasuk dalam kurikulum matematika SMP Kelas VIII Indonesia sehingga wajar bila nilainya rendah Source: TIMSS 2011 International Mathematics Report. 41 .

tetapi tidak semua memperoleh pelajaran tersebut.Percentage of Eight Grade Students Taught The TIMSS Science Topics All Science (20 Topics) 91 Biology (7 Topics) 82 Chemistry (4 Topics) 98 Physics (5 Topics) 98 Earth Science (4 Topics) 91 Turkey 89 93 99 97 63 Saudi Arabia 88 86 91 85 92 Thailand 74 69 92 67 72 Chinese Taipei 68 92 98 59 5 Indonesia 67 73 82 79 27 Singapore 65 63 80 83 31 Malaysia 63 61 80 72 38 Morocco 57 56 59 55 62 Japan 57 35 86 76 41 Korea.Of 54 38 42 79 64 Iran Walaupun hampir semua materi IPA ada pada kurikulum. Menunjukkan banyak materi kurikulum yang tidak diajarkan . Rep. mengajarkan apa yang mereka pahami. 42 . dan melompati yang mereka merasa kurang paham Source: TIMSS 2011 International Science Report. Hal ini sangat mungkin terkait dengan kemampuan profesi guru.

sehingga wajar apabila persentase siswa yang telah diajar materi TIMSS adalah rendah Source: TIMSS 2011 International Mathematics Report.Percentage Of Eight Grade StudentsTaught The TIMSS Mathematics Topics All Mathematics (19 Topics) 94 Number (5 Topics) 100 Algebra (5 Topics) 92 Geometry (6 Topics) 89 Data and Chance (3 Topics) 98 Korea. 43 .Of 92 100 91 92 81 Saudi Arabia 92 99 85 93 88 Japan 91 99 92 93 75 Singapore 88 99 94 75 83 Malaysia 84 98 73 93 63 Iran 80 100 74 81 58 Chinese Taipei 79 99 97 84 4 Thailand 77 98 62 80 65 Indonesia 69 97 84 61 12 Morocco 62 97 61 46 35 Turkey Mengingat tidak semua materi matematika TIMSS terdapat pada kurikulum. Rep.

4c Kesesuaian Soal TIMSS dengan Kurikulum Yang Dipakai di Indonesia Saat Ini 44 .

4. and particulate structure of matter (inside atom) Solutions (solvent. composition. 4. 2. 2. Earth’s structure and physical features Merah: Belum Diajarkan di Kelas VIII Earth’s processes. and history Earth’s resources. Classification. Major organs and organ systems in humans and other organisms Cells and their functions. including respiration and photosynthesis as cellular process Reproduction and heredity Role of variation & adaptation in survival/extinction of species in a changing environ. Interdependence of populations of organisms in an ecosystem Reasons for increase in world’s human population and its effects on the environment Human health (infection. and conservation Earth in the solar system and the universe Ada beberapa topik yang sebenarnya diajarkan di kelas IX. 7. their use. 3. 4. 2. basic description of motion. solute. 3. sehingga belum semua diajarkan pada siswa SMP Kelas VIII yang mengikuti TIMSS 45 . effects of density & pressure) Earth Science 1. immunity) and the importance of diet & exercise Chemistry 1. 4.Perbandingan Kurikulum IPA SMP Kelas VIII dan Materi TIMSS Domain Topics Biology 1. conservation. effect of temperature on solubility) Properties and uses of common acids and bases Chemical change (transformation. 2. 3. concentration/dilution. 6. and temperature Basic properties/behaviors of light and sound Electric circuits and properties and uses of permanent magnets and electromagnets Forces and motion (forces. cycles. heat. 3. Physical states and changes in matter Energy forms. prevention. transformations. 5. oxidation) Physics 1. 5.

comparing. 2. 3. 2. 3. and geometric patterns or sequences Simplifying and evaluating algebraic expressions Simple linear equations and inequalities Merah: Belum Diajarkan di Kelas VIII Simultaneous (two variables equations) Representation of functions as ordered pairs. reflection. tables. Numeric. and determining the chances of possible outcomes Geometric properties of angles and geometric shapes Congruent figures and similar triangles Relationship between three-dimensional shapes and their two-dimensional represent. 3. pictographs. or equations Geometry 1. 4. pie. algebraic. Using appropriate measurement formulas for perimeters. Data & Chances 1. 5. ordering.Perbandingan Kurikulum Matematika SMP Kelas VIII dan Materi TIMSS Domain Topics Number 1. and line graphs 2. 4. Computing. Reading and displaying data using tables. words. and volumes 5. graphs. and rotation Ada beberapa topik yang tidak terdapat pada kurikulum saat ini. areas. circumferences. 4. estimating. bar. 2. 5. Judging. and computing with integers Problem solving involving percents and proportions Algebra 1. Interpreting data sets 3. or approximating with whole numbers Concepts of fractions and computing with fractions Concepts of decimals and computing with decimals Representing. sehingga menyulitkan bagi siswa kelas VIII yang mengikuti TIMSS 46 . Translation. predicting. surface areas. Points on the Cartesian plane 6.

signs of health/illness.Perbandingan Kurikulum IPA SD Kelas IV dan Materi TIMSS Domain Topics Life Science 1. pollution and its prevention) Human health (transmission/prevention diseases..g. 5. rusting. push/pull forces) Earth Science 1. predator-prey relationships) Changes in environments (effects of human activity. water. existence. 7. 3. electricity. 5. moon) Day. exercise) Physical Science 1. 2. Sun. States of matter. 4. 4. including changes in state Classification of objects/materials based on physical properties Forming and separating mixtures Familiar changes in materials (e. and survival of organisms living in different environments Relationships in a given community (simple food chains.. behavior. location. 3. sources. 8. 2. 6. diet. decaying. differences in their physical properties.g. cooking) Common energy sources/forms and their practical uses (Sun. uses) Common features of Earth’s landscape and relationship to human use Weather conditions from day to day or over the seasons Fossils of animals and plants (age. behavior) Electrical circuits and properties of magnets Forces that cause objects to move (e. 3. and shadows due to Earth’s rotation and its relationship to the Sun Ada beberapa topik yang tidak terdapat pada kurikulum saat ini. formation) Earth’s solar system (planets. burning.. 2. 5. and movement) and air (composition. Major body structures and their functions in humans and other organisms Life cycles and reproduction in plants and animals Physical features. wind) Light (e. 6. sehingga menyulitkan bagi siswa kelas VIII yang mengikuti TIMSS 47 . gravity.g. night. 6. 4. Water on Earth (location. types.

parallel and perpendicular lines Comparing and drawing angles Using informal coordinate systems to locate points in a plane Elementary properties of common geometric shapes Reflections and rotations Relationships between two-dimensional and three-dimensional shapes Finding and estimating areas. bar graphs. pictographs. including place value and ordering Adding and subtracting with decimals Number sentences Merah: Belum Diajarkan di Kelas IV Number patterns Geometry Shapes and Measurement 1. sehingga menyulitkan bagi siswa kelas VIII yang mengikuti TIMSS 48 . 7. 3. 2.Perbandingan Kurikulum Matematika SD Kelas IV dan Materi TIMSS Domain Topics Number 1. including place value and ordering Adding. 5. multiplying. 5. estimating length of. and bar graphs Ada beberapa topik yang tidak terdapat pada kurikulum saat ini. Lines: measuring. pictographs. 6. 2. Reading data from tables. 3. and volumes Data Display 1. Drawing conclusions from data displays 3. and/or dividing with whole numbers Concepts of fractions Adding and subtracting with fractions Concepts of decimals. 4. 7. Displaying data using tables. 4. or pie charts 2. Concepts of whole numbers. perimeters. subtracting. 6. 8.

Langkah Penguatan Materi • Evaluasi ulang ruang lingkup materi: – Meniadakan materi yang tidak esensial atau tidak relevan bagi siswa – Mempertahankan materi yang sesuai dengan kebutuhan siswa – Menambahkan materi yang dianggap penting dalam perbandingan internasional • Evaluasi ulang kedalaman materi sesuai dengan tuntutan perbandingan internasional [s/d reasoning] • Menyusun kompetensi dasar yang sesuai dengan materi yang dibutuhkan 49 .

5 Penguatan Proses 50 .

Education.kritis -Berkarakter kuat [bertanggung jawab.. produktif.. sosial. Asosiasi Pendidikan. Competitiveness. Partnership for 21st Century. Yayasan. 51 . toleran..Kerangka Kompetensi Abad 21 Sumber: 21st Century Skills.] Disamping itu didukung dengan kemampuan memanfaatkan informasi dan berkomunikasi Pembelajaran dan Inovasi • Kreatif dan inovasi • Berfikir kritis menyelesaikan masalah • Komunikasi dan kolaborasi Informasi.. harus dilengkapi: -Berkemampuan kreatif . a daptif. Media and Teknologi • Melek informasi • Melek Media • Melek TIK Partnership: Perusahaan... 2008 Kehidupan dan Karir • Fleksibel dan adaptif • Berinisiatif dan mandiri • Keterampilan sosial dan budaya • Produktif dan akuntabel • Kepemimpinan&tanggung jawab Kerangka ini menunjukkan bahwa proses pembelajaran tidak cukup hanya untuk meningkatkan pengetahuan [melalui core subjects] saja.

dukungan SDM dan infrastruktur •Memungkinkan pendidik untuk berkolaborasi. 2008 •Mendukung Keseimbangan penilaian: tes standar serta penilaian normatif dan sumatif •Menekankan pada pemanfaatan umpan balik berdasarkan kinerja peserta didik •Membolehkan pengembangan portofolio siswa •Menciptakan latihan pembelajaran. Partnership for 21st Century. Education. Competitiveness.Kerangka Kompetensi Abad 21 Sumber: 21st Century Skills. berbagi pengalaman dan integrasinya di kelas •Memungkinkan peserta didik untuk belajar yang relevan dengan konteks dunia •Mendukung perluasan keterlibatan komunitas dalam pembelajaran. tetapi dilengkapi dengan penilaian lain termasuk portofolio siswa. Disamping itu dierlukan dukungan lingkungan pendidikan yang memadai 52 . baik langsung maupun online Perlunya mempersiapkan proses penilaian yang tidak hanya tes saja.

menanya.Proses Pembelajaran yang Mendukung Kreativitas Dyers. 2/3 sisanya dari genetik. dibiasakan bagi peserta didik untuk bekerja dalam jejaringan melalui collaborative 53 learning 53 . dan mencoba [observation based learning] untuk meningkatkan kreativitas peserta didik. • Kebalikannya berlaku untuk kemampuan intelijensia yaitu: 1/3 dari pendidikan. 1/3 sisanya berasal dari genetik. Harvard Business Review: • 2/3 dari kemampuan kreativitas seseorang diperoleh melalui pendidikan. Innovators DNA. Pembelajaran berbasis intelejensia • Kemampuan kreativitas diperoleh melalui: tidak akan memberikan hasil - Observing [mengamati] Questioning [menanya] Personal Associating [menalar] Experimenting [mencoba] Networking [Membentuk jejaring] siginifikan (hanya peningkatan 50%) dibandingkan yang berbasis kreativitas (sampai 200%) Inter-personal Perlunya merumuskan kurikulum berbasis proses pembelajaran yang mengedepankan pengalaman personal melalui proses mengamati. menalar. et al [2011].H. J. Disamping itu.

Proses Penilaian yang Mendukung Kreativitas Sharp. • memberanikan peserta didik untuk mencoba. C. untuk menentukan sendiri yang kurang jelas/lengkap informasinya. dll) 54 . Developing young children’s creativity: what can we learn from research?: Guru dapat membuat peserta didik berani berperilaku kreatif melalui: • tugas yang tidak hanya memiliki satu jawaban tertentu yang benar [banyak/semua jawaban benar]. • menekankan pada proses bukan hanya hasil saja. 2004. untuk memiliki interpretasi sendiri terkait dengan pengetahuan atau kejadian yang diamatinya • memberikan keseimbangan antara yang terstruktur dan yang spontan/ekspresif Perlunya merumuskan kurikulum yang mencakup proses penilaian yang menekankan pada proses dan hasil sehingga diperlukan penilaian berbasis portofolio (pertanyaan yang tidak memiliki jawaban tunggal. • mentolerir jawaban yang nyeleneh. penilaian spontanitas/ekspresif. memberi nilai bagi jawaban nyeleneh. menilai proses 54 pengerjaannya bukan hanya hasilnya.

. pembawa pengetahuan dan berfikir logis. bukan diberi tahu [discovery learning] Menekankan kemampuan berbahasa sebagai alat komunikasi. dan kreatif Mengukur tingkat berfikir siswa mulai dari rendah sampai tinggi Penilaian Menekankan pada pertanyaan yang mebutuhkan pemikiran mendalam [bukan sekedar hafalan] Mengukur proses kerja siswa. menalar... menanya. Pembelajaran Menggunakan ilmu pengetahuan sebagai penggerak pembelajaran untuk semua mata pelajaran Menuntun siswa untuk mencari tahu..Langkah Penguatan Proses Proses Karakteristik Penguatan Menggunakan pendekatan saintifik melalui mengamati. sistematis. mencoba. bukan hanya hasil kerja siswa Menggunakan portofolio pembelajaran siswa 55 .

6 Penyesuaian Beban 56 .

6a Contoh Buku KTSP 2006 57 .

Diasumsikan anak sudah lancar membaca pada saat masuk Kelas I SD Buku IPS Kelas I Halaman 1 58 .

Buku IPS Kelas I Halaman 3 Masuk SD harus sudah lancar menulis 59 .

Buku IPA Kelas I Halaman 1 60 .

Buku IPA Kelas I Halaman 2 Materi ini juga muncul di Bahasa Indonesia Pada saat masuk SD Kleas I siswa sudah dianggap lancar membaca 61 .

Buku IPA Kelas I Halaman 3 62 .

Pada saat masuk Kelas I SD sudah harus Lancar menulis 63 .

puluhan kata 64 .Buku Bhs Indonesia Kelas I. Halaman 7 Langsung dapat membaca teks terdiri dari 8 kalimat.

6b Evaluasi Kompetensi Dasar 65 .

pakaian. dan bentuk huruf Menebalkan berbagai bentuk gambar. hari. agama. dan suku bangsa Memberikan contoh dan menerapkan hidup rukun melalui kegiatan di rumah dan di sekolah Menjelaskan pentingnya tata tertib di rumah dan di sekolah Melaksanakan tata tertib di rumah dan di sekolah Menjelaskan hak anak untuk bermain. lingkungan sehat) Membiasakan hidup sehat menjaga lingkungan agar tetap sehat lingkungan sehat dan tidak sehat merawat tanaman. dan kerabat pengalaman diri kasih sayang antar anggota keluarga hidup rukun dalam kemajemukan keluarga peristiwa penting yang dialami sendiri di lingkungan keluarga letak rumah lingkungan rumah sehat dan perilaku dalam menjaga kebersihan rumah 66 . lingkaran. berat) Mengenal dan mengelompokkan bangun datar IPA SD-MI bagian tubuh dan kegunaannya serta cara perawatannya kebutuhan tubuh agar tumbuh sehat dan kuat (makanan. malam). dan bentuk huruf Matematika SD-MI Membilang dan mengurutkan banyak benda penjumlahan dan pengurangan bilangan sampai 20 Menentukan waktu (pagi. air. lingkaran. per/pegas. dorongan tangan. dan jam ( bulat) Menentukan lama suatu kejadian berlangsung Mengenal panjang suatu benda melalui kalimat sehari-hari (pendek. siang. udara. belajar dengan gembira dan didengar pendapatnya Melaksanakan hak anak di rumah dan di sekolah Mengikuti tata tertib di rumah dan di sekolah Banyak yang mirip antar mapel Bahasa Indonesia SD-MI Membedakan berbagai bunyi bahasa Melaksanakan sesuatu sesuai dengan perintah atau petunjuk sederhana Menyebutkan tokoh-tokoh dalam cerita Memperkenalkan diri sendiri dengan kalimat sederhana dan bahasa yang santun Menyapa orang lain dengan menggunakan kalimat sapaan yang tepat dan bahasa yang santun Mendeskipsikan bendabenda di sekitar dan fungsi anggota tubuh dengan kalimat sederhana Mendeklamasikan puisi anak dengan lafal dan intonasi yang sesuai Membaca nyaring suku kata dan kata dengan lafal yang tepat Membaca nyaring kalimat sederhana dengan lafal dan intonasi yang tepat Menjiplak berbagai bentuk gambar.PPKN SD-MI Menjelaskan perbedaan jenis kelamin. hewan peliharaan dan lingkungan sekitar benda yang ada di lingkungan sekitar berdasarkan cirinya melalui pengamatan benda yang dapat diubah bentuknya kegunaan benda di lingkungan sekitar Membedakan gerak benda yang mudah dan sulit bergerak melalui percobaan Mengidentifikasi penyebab benda bergerak (batere. dan magnet) Mengenal berbagai benda langit melalui pengamatan Mengenal keadaan cuaca di sekitar kita Membedakan pengaruh musim kemarau dengan musim hujan terhadap kegiatan manusia (Berapa banyak yang dapat ditampung oleh kemampuan anak normal SD Kelas I?) IPS SD-MI identitas diri. keluarga. panjang) dan membandingkannya Mengelompokkan berbagai bangun ruang sederhana Menentukan urutan bendabenda ruang yang sejenis menurut besarnya Membilang dan mengurutkan banyak benda Menentukan nilai tempat puluhan dan satuan Melakukan penjumlahan dan pengurangan bilangan dua angka Menggunakan sifat operasi pertukaran dan pengelompokan Membandingkan berat benda (ringan.

anti korupsi. MA. dan provinsi •Menggambarkan struktur organisasi kabupaten. dan provinsi •Mengenal lembaga-lembaga negara dalam susunan pemerintahan tingkat pusat. kecamatan •Menggambarkan struktur organisasi desa dan pemerintah kecamatan •Mengenal lembaga-lembaga dalam susunan pemerintahan kabupaten. larangan merokok •Mendeskripsikan pengertian organisasi •contoh organisasi di lingkungan sekolah dan masyarakat •Menampilkan peran serta dalam memilih organisasi di sekolah •Mengenal bentuk-bentuk keputusan bersama •Mematuhi keputusan bersama Warna merah: terlalu berat bagi siswa SD 67 . kota. MK dan BPK •Menyebutkan organisasi pemerintahan tingkat pusat. kota. Presiden.Tingkat Kesulitan Pelajaran PPKN KTSP 2006 Kelas IV PPKN KTSP 2006 Kelas V •Mengenal lembaga-lembaga dalam susunan pemerintahan desa dan pem. Wakil Presiden dan para Menteri •Mengidentifikasi jenis budaya Indonesia yang pernah ditampilkan dalam misi kebudayaan internasional •Memberikan contoh sederhana pengaruh globalisasi di lingkungannya •Menentukan sikap terhadap pengaruh globalisasi yang terjadi di lingkungannya •Mendeskripsikan Negara Kesatuan Republik Indonesia •Menjelaskan pentingnya keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia •Menunjukkan contoh-contoh perilaku dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia •Pengertian dan pentingnya peraturan perundangundangan tingkat pusat dan daerah •Memberikan contoh peraturan perundangundangan tingkat pusat dan daerah. seperti MPR. DPR. seperti pajak. lalu lintas. seperti Presiden.

misalnya kucing. ikan Mengidentifikasi beberapa jenis hubungan khas (simbiosis) dan hubungan “makan dan dimakan” antar makhluk hidup (rantai makanan) konsep simbiosis terlalu tinggi Mendeskripsikan hubungan antara makhluk hidup dengan lingkungannya Mengidentifikasi wujud benda padat.Tingkat Kesulitan Pelajaran IPA KELAS IV Semester 1 Mendeskripsikan hubungan antara struktur kerangka tubuh manusia dengan fungsinya Menerapkan cara memelihara kesehatan kerangka tubuh Mendeskripsikan hubungan antara struktur panca indera dengan fungsinya hubungan struktur dengan fungsi terlalu tinggi Menerapkan cara memelihara kesehatan panca indera Menjelaskan hubungan antara struktur akar tumbuhan dengan fungsinya (hubungan struktur dengan fungsi: terlalu tinggi untuk kelas 4) Menjelaskan hubungan antara struktur batang tumbuhan dengan fungsinya (hubungan struktur dengan fungsi: terlalu tinggi untuk kelas 4) Menjelaskan hubungan antara struktur daun tumbuhan dengan fungsinya (hubungan struktur dengan fungsi: terlalu tinggi untuk kelas 4) Menjelaskan hubungan antara bunga dengan fungsinya (hubungan struktur dengan fungsi: terlalu tinggi untuk kelas 4) Mengidentifikasi jenis makanan hewan (KD ini terlalu sempit. perlu digabung dengan KD di bawahnya) Menggolongkan hewan berdasarkan jenis makanannya (KD ini terlalu sempit perlu digabung dengan KD di atasnya) Mendeskripsikan daur hidup beberapa hewan di lingkungan sekitar. dan gas memiliki sifat tertentu Mendeskripsikan terjadinya perubahan wujud cair->adat->cair. cair. ayam. kucing Menunjukkan kepedulian terhadap hewan peliharaan. misalnya kecoa. cair->gas->cair. kupukupu. padat->gas Menjelaskan hubungan antara sifat bahan dengan kegunaannya 68 . nyamuk.

Langkah Penyesuaian Beban Guru dan Murid SD Pelaku Beban Menyusun Silabus Mencari buku yang sesuai Penyelesaian Disediakan buku pegangan guru Mengajar beberapa mata pelajaran dengan cara berbeda Guru Mengajar banyak mata pelajaran Menggunakan bahasa Indonesia sebagai penghela mata pelajaran yang lain sehingga selara Menggunakan ilmu pengetahuan sebagai penggerak pembahasan Mempelajari banyak mapel Murid Pendekatan tematik terpadu menggunakan satu buku untuk semua mata pelajaran sehingga dapat selaras dengan kemampuan Bahasa Indonesia sebagai alat komunikasi dan carrier of knowledge Mempelajarai mata pelajaran dengan cara berbeda Membeli buku Membeli lembar kerja siswa Penyedian buku teks oleh pemerintah/daerah 69 .

B Pengembangan Kurikulum 2013 70 .

Kurikulum 2013 71 . KTSP 2006.1 Kesinambungan KBK 2004.

SKL Mapel. Rintisan KBK 2004 Implem. Kurikulum 2013 Tahun ‘01 ‘02 ‘03 ‘04 ‘05 ‘06 ‘07 ‘08 ‘09 ‘10 ‘11 ‘12 ‘13 Kegiatan Pengemb. KTSP 2006.Garis Waktu Pengembangan KBK 2004. Terbatas KBK 2004 UU Sisdiknas SKL. KD Penyusunan KTSP 2006 Pemberlakuan KTSP 2006 Pengembangan Kurikulum 2013 Pemberlakuan Kurikulum 2013 KD 72 .

Prosedur Penyusunan Kompetensi Dasar Kurikulum 2013 SK-KD Lama Mapel per kelas (KTSP 2006) Standar Kompetensi Lulusan Baru Evaluasi • • • Mempertahankan SK KD lama yang sesuai dengan SKL Baru Merevisi SK KD lama disesuaikan dengan SKL Baru Menyusun SK KD Baru Sumber Kompetensi [Mapel per kelas] Kompetensi Inti Kompetensi Dasar Baru 73 .

dalam karya yang estetis. santun. dan peradaban terkait fenomena dan kejadian di lingkungan rumah. Menyajikan pengetahuan faktual dalam Memiliki [melalui mengamati. menjalankan. percaya diri. menalar. memahami. menghayati. budaya dengan wawasan kemanusiaan. Memiliki [melalui mengetahui. mencipta] kemampuan pikir bahasa yang jelas dan logis.Contoh Penurunan Kompetensi Inti dari SKL untuk Kelas I SD Standar Kompetensi Lulusan Kompetensi Inti Kelas I Memiliki [melalui menerima. makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya. teman. menganalisis. dan guru. menerapkan.seni. dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga. menghargai. sekolah. mengolah. dalam gerakan yang dan tindak yang efektif dan kreatif dalam ranah abstrak mencerminkan anak sehat. kebangsaan. kenegaraan. berakhlak mulia. dan tempat bermain Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya. mencoba. menanya. 74 . dan bertanggung jawab dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam . dan dalam dan konkret sesuai dengan yang ditugaskan kepadanya. dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah Memiliki perilaku jujur. dan tempat bermain Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya. mengevaluasi] pengetahuan faktual dan konseptual dalam ilmu pengetahuan. sekolah. tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia. menyaji. tanggung jawab. peduli. di sekitar rumah. teknologi. mengamalkan] perilaku yang mencerminkan sikap orang beriman. disiplin.

santun. fisik. Menjelaskan hak anak untuk bermain. tanggung jawab. KD lama (KTSP 2006) 1. Menerapkan hidup rukun di rumah dan di sekolah 4. 4. dan suku bangsa 2. teman. peduli. psikis) sebagai anugerah Tuhan 1. belajar dengan gembira dan didengar pendapatnya 7. 2. Menjelaskan pentingnya tata tertib di rumah dan di sekolah 5. Mengikuti tata tertib di rumah dan di sekolah 9. dan percaya diri) dalam berinteraksi dengan keluarga. teman. suku. disiplin. fisik. Menerima keberagaman karakteristik individu (agama. peduli/kasih sayang. Menunjukkan perilaku kebersamaan dalam keberagaman di rumah dan sekolah 75 . Memiliki perilaku jujur. Menjelaskan perbedaan jenis kelamin. santun. tanggung jawab. psikis) di rumah dan sekolah. Melaksanakan tata tertib di rumah dan di sekolah 6. Memiliki sikap toleran terhadap keberagaman karakteristik individu (agama.Contoh Perumusan Kompetensi Dasar dari Kompetensi Inti untuk PPKN Kelas I SD DASAR Kompetensi Inti 1. Melaksanakan aturan yang berlaku di masyarakat Rumusan Kompetensi Dasar Usulan 1. Menunjukkan perilaku baik (jujur. dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga. sebagai perwujudan nilai dan moral Pancasila. agama. disiplin. Memiliki sikap dan perilaku patuh pada tata tertib dan aturan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari di rumah dan sekolah. 3. Melaksanakan hak anak di rumah dan di sekolah 8. Memberikan contoh hidup rukun melalui kegiatan di rumah dan di sekolah 3. 2. Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya. dan guru. dan guru. suku.

KD lama (KTSP 2006) Rumusan Kompetensi Dasar Usulan 1. Menyajikan Pancasila dan simbol-simbol sila Pancasila melalui lagu. dalam karya yang estetis. dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis. dan/atau permainan 76 . gambar. dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia. cerita. Menyajikan contoh kebersamaan dalam keberagaman karakteristik individu di rumah dan sekolah melalui permainan 2.Contoh Perumusan Kompetensi Dasar dari Kompetensi Inti untuk PPKN Kelas I SD DASAR Kompetensi Inti 4.

dan Pengetahuan yang terintegrasi 77 . Kreati f. Inovatif.Tema Kurikulum 2013 Kurikulum yang dapat menghasilkan insan indonesia yang: Produktif Kreatif Inovatif Afektif Produktif. Keteramp ilan. Afektif melalui penguatan Sikap.

keterampilan. menanya... pengetahuan] Benarnya Mata pelajaran dirancang Mata pelajaran dirancang terkait satu dengan yang lain dan Benarnya berdiri sendiri dan memiliki memiliki kompetensi dasar yang diikat oleh kompetensi inti kompetensi dasar sendiri tiap kelas Bahasa Indonesia sejajar dengan mapel lain Bahasa Indonesia sebagai penghela mapel lain [sikap dan keterampilan berbahasa} Idealnya Tiap mata pelajaran diajarkan dengan pendekatan berbeda Semua mata pelajaran diajarkan dengan pendekatan yang sama [saintifik] melalui mengamati.Perbedaan Esensial Kurikulum SD KTSP 2006 Mata pelajaran tertentu mendukung kompetensi tertentu Kurikulum 2013 Status Tiap mata pelajaran mendukung semua kompetensi [sikap. menalar. mencoba... Idealnya Tiap jenis konten pembelajaran diajarkan terpisah [separated curriculum] Bermacam jenis konten pembelajaran diajarkan terkait dan terpadu satu sama lain [cross curriculum atau integrated curriculum] Baiknya Konten ilmu pengetahuan diintegrasikan dan dijadikan penggerak konten pembelajaran lainnya Baiknya Tematik untuk kelas I – III [belum integratif] Tematik Integratif untuk Kelas I – VI Baiknya 78 .

. Idealnya TIK adalah mata pelajaran sendiri TIK merupakan sarana pembelajaran. keterampilan. pengetahuan] Mata pelajaran dirancang berdiri sendiri dan memiliki kompetensi dasar sendiri Mata pelajaran dirancang terkait satu dengan yang lain dan memiliki kompetensi dasar yang diikat oleh kompetensi inti tiap kelas Benarnya Bahasa Indonesia sebagai pengetahuan Bahasa Indonesia sebagai alat komunikasi dan carrier of knowledge Idealnya Tiap mata pelajaran diajarkan dengan pendekatan yang berbeda Semua mata pelajaran diajarkan dengan pendekatan yang sama. mencoba. menalar..Perbedaan Esensial Kurikulum SMP KTSP 2006 Kurikulum 2013 Status Mata pelajaran tertentu mendukung kompetensi tertentu Tiap mata pelajaran mendukung semua Benarnya kompetensi [sikap. yaitu pendekatan saintifik melalui mengamati. dipergunakan sebagai media pembelajaran mata pelajaran lain Baiknya 79 ... menanya.

menalar. yaitu pendekatan saintifik melalui mengamati. Ada mata pelajaran wajib.. pengetahuan] dengan penekanan yang berbeda Benarnya Mapel dirancang berdiri sendiri dan memiliki kompetensi dasar sendiri Mata pelajaran dirancang terkait satu dengan yang lain dan Benarnya memiliki kompetensi dasar yang diikat oleh kompetensi inti tiap kelas Bahasa Indonesia sebagai pengetahuan Bahasa Indonesia sebagai alat komunikasi dan carrier of knowledge Idealnya Tiap mata pelajaran diajarkan dengan pendekatan yang berbeda Semua mata pelajaran diajarkan dengan pende-katan yang sama. dan pendalaman minat Idealnya SMA dan SMK tanpa kesamaan kompetensi SMA dan SMK memiliki mata pelajaran wajib yang sama terkait dasar-dasar pengetahuan. Idealnya Untuk SMA.. keterampilan. mencoba. ada penjurusan sejak kelas XI Tidak ada penjurusan di SMA.. peminatan. menanya. dan sikap. Baiknya didalamnya terdapat pengelompokkan peminatan dan pendalaman 80 .Perbedaan Esensial Kurikulum SMA/K KTSP 2006 Kurikulum 2013 Status Mata pelajaran tertentu mendukung kompetensi tertentu Tiap mata pelajaran mendukung semua kompetensi [sikap. Baiknya Penjurusan di SMK sangat detil [sampai keahlian] Penjurusan di SMK tidak terlalu detil [sampai bidang studi]. keterampilan.. antar minat.

pengawas sekolah] 81 . guru. kepala sekolah. orang tua.Kunci Keberhasilan Implementasi Kurikulum 2013 • Ketersediaan Buku Pegangan Pembelajaran: – Siswa – Guru • Ketersediaan Buku Pedoman Penilaian • Kesiapan Guru – Penyesuaian kompetensi guru (4+1) • Dukungan Manajemen – Kepala Sekolah – Pengawas Sekolah – Administrasi sekolah [khususnya untuk SMA dan SMK] • Dukungan Iklim/Budaya Akademik – Keterlibatan dan kesiapan semua pemangku kepentingan [siswa.

Rangkuman 82 .

Kerangka Pikir Pengembangan Kurikulum 2013 perlu dan telah disusun atas dasar pertimbangan-pertimbangan sebagai berikut: 1 Tantangan Kurikulum 2 Penyempurnaan Pola Pikir Perumusan KBK 3 Penguatan Tata Kelola Pelaksanaan KTSP 4 Pendalaman Materi Pembelajaran 5 Penguatan Proses Pembelajaran dan Penilaian 6 Penyesuaian Beban Guru dan Murid 7 Konsekuensinya Terhadap Jam Pelajaran & Struktur Kurikulum 83 .

C Uji Publik 84 .

1 Pelaksanaan Uji Publik 85 .

II. Tertulis (bahan dikirim ke perguruan tinggi dan lembaga kemasyarakatan pemerhati pendidikan) 86 . Pelaksanaan uji publik tatap muka a. B. Dialog Virtual http://kurikulum2013.1. Dialog Tatap Muka I.kemdikbud. tidak termasuk Provinsi Papua Barat. Lokasi uji publik tatap muka (29 November – 23 Desember 2012) A.id C.go. Tingkat Nasional a) Jakarta b) Yogyakarta c) Medan d) Makassar e) Denpasar Tingkat Daerah (27 Provinsi).

Uji publik tatap muka kabupaten/kota • • • • Jakarta (awal) Yogyakarta 29 30 1 2 3 4 5 Serang Makassar Tanjung Pinang Padang • Denpasar • Surabaya 6 7 8 9 Nov • • • • Gorontalo Manado Ternate Ambon • • • • • Semarang Kupang Pontianak Palangkaraya Mamuju 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 Desember Mataram Palembang • Medan • Jambi • Bengkulu Banda Aceh • • • • • Banjarmasin Samarinda Kendari Palu Jayapura • • • • Bandar Lampung Pangkal Pinang Pekanbaru Bandung 87 .b.

jam 24.00 WIB. Pelaksanaan uji publik on-line Status : Rabu.25 Desember 2012. 3) Struktur Kurikulum. Pemberi komentar lainnya antara lain dosen. 7) Penambahan Jam Pelajaran. 4) Penyiapan Guru.205 Berkomentar : 6.00 Pengguna Aktif: 12. 5) Penyiapan Buku. 2) SKL. 88 . dinas pendidikan dan LSM Subtansi Komentar: Diklasifikasikan ke dalam 7 isu pokok: 1) Justifikasi. 16. PNS. 6) Skenario Waktu Implementasi.2.924 Profil yang berkomentar: Sebagian besar guru dan masyarakat umum.

2 Hasil Uji Publik 89 .

2% Tidak Setuju Tidak Berpendapat Online N = 1174 90 . Pendapat responden tentang jastifikasi Kurikulum 2013 Gabungan N= 2068 88.1% 6.a.8% setuju Tatap Muka N= 894 5.

6% Tidak Berpendapat Online N = 288 91 .b.0% setuju Tidak Setuju 11. Pendapat responden tentang SKL Gabungan N= 940 84.4% Tatap Muka N= 652 4.

SMP.c.8% 10. Hanya 8 orang yang menyebutkan secara spesifik memilih alternatif 2. Pendapat responden tentang struktur Kurikulum SD. dan SMA/SMK Gabungan N=4774 62. hanya 5 orang masing-masing yang menyebutkan secara spesifik memilih alternatif 1 dan 3 92 .0% Tatap Muka N= 784 27.2% setuju Tidak Setuju Tidak Berpendapat Online N = 3990 Pada umumnya responden tidak menyebutkan secara spesifik struktur kurikulum SD mana yang dipilih.

d.7% Tidak Berpendapat 93 .6% Online N = 827 7. Pendapat responden tentang implementasi Kurikulum 2013: Penyiapan guru Tatap Muka N= 781 Gabungan N= 1608 79.7% Setuju Tidak Setuju 12.

6% Online N = 132 Setuju 7.6% 6.8% Tidak Setuju Tidak Berpendapat 94 .e. Pendapat responden tentang implementasi Kurikulum 2013: Penyiapan buku teks Tatap Muka N= 773 Gabungan N= 905 85.

Pendapat responden tentang implementasi Kurikulum 2013 untuk seluruh sekolah Tatap Muka N= 766 Gabungan N= 863 67.0% Online N = 97 27.f.8% 5.2% Setuju Tidak Setuju Tidak Berpendapat 95 .

Pendapat responden tentang penambahan jam pelajaran Gabungan N=1341 Tatap Muka N = 924 Online N = 417 96 .g.

Berbagai isu yang juga dikemukakan oleh peserta uji publik 34.0% Bahasa Daerah 31.4% UN 1.h.3% TIK 18.8% Lain-lain 4.8% Jam Pelajaran 1.5% BK 3.9% Bahasa Inggris Pend. Agama Ekskul 1.4% Prakarya on-line 0.8% 97 .9% N =2416 1.

D Struktur Kurikulum 98 .

STRUKTUR KURIKULUM SD No Komponen I II III IV V VI Kelompok A 1 Pendidikan Agama dan Budi Pekerti 4 4 4 4 4 4 2 PPKN 5 6 6 4 4 4 3 Bahasa Indonesia 8 8 10 7 7 7 4 Matematika 5 6 6 6 6 6 5 IPA 3 3 3 6 IPS 3 3 3 Kelompok B 7 Seni Budaya & Prakarya (termasuk muatan lokal*) 4 4 4 5 5 5 8 Pend. IPA dan IPS kelas I s.d. Kelas III diintegrasikan ke mata pelajaran lainnya 99 . 4 4 4 4 4 4 30 32 34 36 36 36 Jumlah Catatan: 1. Jasmani. OR & Kes (termasuk muatan lokal). Muatan lokal* dapat memuat Bahasa Daerah 2.

Jasmani.STRUKTUR KURIKULUM SMP No Komponen VII VIII IX Kelompok A 1 2 3 Pendidikan Agama dan Budi Pekerti Pendidikan Pancasila & Kewarganegaraan Bahasa Indonesia 3 3 6 3 3 6 3 3 6 4 Matematika 5 5 5 5 Ilmu Pengetahuan Alam 5 5 5 6 Ilmu Pengetahuan Sosial 4 4 4 7 Bahasa Inggris 4 4 4 Kelompok B 8 Seni Budaya (termasuk mulok)* 3 3 3 9 Pend. OR & Kesehatan (termasuk mulok) 3 3 3 2 38 2 38 2 38 10 Prakarya (termasuk mulok) Jumlah * Muatan lokal dapat memuat Bahasa Daerah 100 .

dan Kesehatan (termasuk muatan lokal) 3 3 3 24 24 24 Matapelajaran peminatan akademik (untuk SMA) 18 20 20 Matapelajaran peminatan akademik dan vokasi (untuk SMK) 26 26 26 101 Jumlah jam pelajaran Kelompok Wajib Kelompok Peminatan 101 . Olah Raga.Struktur Kurikulum Pendidikan Menengah Mata Plajaran X Kelas XI XII Kelompok Wajib Kelompok A 1 Pendidikan Agama dan Budi Pekerti 3 3 3 2 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 2 2 2 3 Bahasa Indonesia 4 4 4 4 Matematika 4 4 4 5 Sejarah Indonesia 2 2 2 6 Bahasa Inggris 2 2 2 Kelompok B 7 Seni Budaya (termasuk muatan lokal) 2 2 2 8 Prakarya dan Kewirausahaan (termasuk muatan lokal) 2 2 2 9 Pendidikan Jasmani.

Struktur Kurikulum Peminatan SMA MATA PELAJARAN Kelompok A dan B (Wajib) Peminatan Matematika dan IPA I 1 Matematika 2 Biologi 3 Fisika 4 Kimia Peminatan Sosial II 1 Geografi 2 Sejarah 3 Sosiologi & Antropologi 4 Ekonomi Peminatan Bahasa III 1 Bahasa dan Sastra Indonesia 2 Bahasa dan Sastra Inggeris 3 Bahasa dan Sastra Asing lainnya 4 Antropologi Mata Pelajaran Pilihan dan Pendalaman Pilihan Pendalaman Minat atau Lintas Minat Jumlah Jam Pelajaran Yang Tersedia per minggu Jumlah Jam Pelajaran Yang harus Ditempuh per minggu X 24 Kelas XI 24 XII 24 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 6 60 42 4 72 44 4 72 44 102 .

3 3 4 7 6 3 3 3 4 7 6 3 3 4 4 4 6 6 6 4 4 4 4 4 4 30 32 34 36 36 36 Kedua alternatif menggunakan pembelajaran tematik terpadu 103 . OR & Kes (termasuk muatan lokal). Agama 4 4 3 3 2 PPKN 6 6 4 4 3 Bahasa Indonesia 10 10 7 7 4 Matematika 6 6 6 6 5 IPA .ALTERNATIF STRUKTUR KURIKULUM SD 2013 Alternatif II Alternatif I No Komponen Kelompok A 1 Pend.. Agama 2 PPKN 3 Bahasa Indonesia 4 Matematika 5 IPA 6 IPS Kelompok B 7 Seni Budaya & Prakarya (termasuk muatan lokal) 8 Pend.3 3 6 IPS . OR & Kes (termasuk muatan lokal)...3 3 Kelompok B 4 6 6 6 7 Seni Budaya & Prakarya (termasuk muatan lokal) 4 4 4 4 8 Pend. Jumlah I II 4 5 8 5 - 4 6 8 6 - 4 4 4 4 30 32 III IV V VI No Komponen Kelompok A 1 Pend. Jasmani. Jasmani. 34 36 36 36 Jumlah I II III IV V VI 4 5 8 5 - 4 4 3 6 6 4 8 10 7 6 6 6 ..3 .

104 .Pentingnya Tematik Terpadu • Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak melihat dunia sebagai suatu keutuhan yang terhubung. • Mapel-mapel sekolah dasar dengan definisi kompetensi yang berbeda menghasilkan banyak keluaran yang sama. • Keterkaitan satu sama lain antar mapel-mapel sekolah dasar menyebabkan keterpaduan konten pada berbagai mapel dan arahan bagi siswa untuk mengaitkan antar mapel akan meningkatkan hasil pembelajaran siswa. bukannya penggalan-penggalan lepas dan terpisah.

Manfaat Tematik Terpadu • Fleksibilitas pemanfaatan waktu dan menyesuaikannya dengan kebutuhan siswa • Menyatukan pembelajaran siswa untuk konvergensi pemahaman yang diperolehnya sambil mencegah terjadinya inkonsistensi antar mata pelajaran • Merefleksikan dunia nyata yang dihadapi anak di rumah dan lingkungannya • Selaras dengan cara anak berfikir. Sehingga mengajarkan secara holistik terpadu adalah sejalan dengan bagaimana otak anak mengolah informasi. dimana hasil penelitian otak mendukung teori pedagogi dan psikologi bahwa anak menerima banyak hal dan mengolah dan merangkumnya menjadi satu. 105 .

melalui Observasi ) 106 .Ruang Lingkup Keterpaduan dan Prosesnya Keterpaduan Dalam Mapel (Integrasi Vertikal) IntraDisipliner Antar Mapel Luar mapel (Integrasi Horisontal) MultiDisipliner InterDisipliner (Inter-dependen) TransDisipliner (Basis Konteks.

Nama Kurikulum? 1 Kurikulum 2013 2 KTSP yang Disempurnakan 3 KTSP Berbasis Kompetensi 4 KTSP 2013 107 .

E Rencana Implementasi 108 .

1 Evaluasi Kesiapan Implementasi 109 .

Tingkat Kesiapan No Komponen Tingkat Kesiapan 1 Sarana Prasarana Tidak ada kebutuhan sarpras khusus [dapat menggunakan yang sudah ada] 2 Siswa Tidak ada prasyarat khusus bagi siswa karena mulai pada awal jenjang kelas ( SD dibagi jadi dua jenjang kelas: I-III. [Untuk yang tidak disiapkan. kompetensi dasarnya telah disiapkan sehingga dapat disiapkan oleh penerbit] Materi Sebagian besar materi adalah sama dengan kurikulum yang lalu Proses pembelajaran Disiapkan melalui pelatihan Proses penilaian Disiapkan melalui pelatihan 5 Kepala/Pengawas Sekolah Disiapkan melalui pelatihan terkait dengan instructional leadershipnya 6 Manajemen Sekolah Khusus SMA/K. IV-VI) Tidak memerlukan tambahan biaya pribadi bagi siswa 3 Buku 4 Guru Sebagian besar disiapkan pemerintah. diperlukan manajemen sekolah yang disiapkan melalui panduan dan pelatihan 110 .

2 Penyiapan Guru 111 .

Strategi Penyiapan Guru TIM PENGEMBANG KURIKULUM PELATIH NASIONAL MASTER TEACHER GURU Unsur Dinas Pendidikan. Pengawas. Widyaiswara. Kepala Sekolah Guru kelas. Gu ru Inti. guru mata pelajaran. SMP. SMA. SMK 112 . SD. Pengawas. Kepala Sekolah Guru Inti. Dosen.

dan SKL serta tahapan dan aktifitas yang harus dilakui untuk memperoleh ketiga kompetensi tersebut Kemampuan menjelaskan elemenelemen penting dari implementasi Kurikulum 2013 ditinjau dari standar nasional pendidikan 113 . KI.KOMPETENSI PESERTA DIKLAT IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 No 1 Materi/Sub Materi Kompetensi Peserta Diklat Diklat KONSEP KURIKULUM 2013 • Rasional Memahami yang utuh tentang konsep Kurikulum 2013 • Elemen perubahan Kurikulum 2013 • SKL. KI dan KD • Strategi Implementasi Kurikulum 2013 Indikator Kemampuan menjelaskan rasional Kurikulum 2013 dalam kaitannya dengan perkembangan masa depan Kemampuan menjelaskan elemen perubahan Kurikulum serta hubungan antara elemen-elemen tersebut dengan kompetensi yang dibutuhkan di masa depan Kegiatan Diklat • Paparan • Diskusi dan tanya jawab • Kerja Kelompok dan individu • Menilai hasil kerja peserta lain Kemampuan menganalisis keterkaitan antara KD.

Kecukupan. Menguasai secara utuh materi. 5. (Kesesuaian. Kemampuan menganalisis kesesuaian buku guru dan buku siswa dengan kurikulum. Menguasai penerapan materi pelajaran pada bidang/ ilmu lain serta kehidupan sehari-hari . Kemampuan membuat rancangan menggunakan buku sebagai sumber belajar 2. struktur. dan KD dengan isi buku guru. KI. 4. 3. Menganalisis kesesuaian buku siswa dengan kurikulum 2.KOMPETENSI PESERTA DIKLAT IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 No 2 Materi/Sub Materi Diklat ANALISIS MATERI AJAR • Analisis Buku Guru 1. Menganalisis kesesuaian tema dengan kompetensi yang diharapkan dimiliki oleh siswa Indikator Kegiatan Diklat 1. Kemampuan menganalisis kesesuaian proses. struktur. Kecukupan. dan pola pikir keilmuan materi pelajaran. Kemampuan menganalisis kesesuaian tema dengan kompetensi yang diharapkan dimiliki oleh siswa • Diskusi dan tanya jawab • Kerja mandiri dan kelompok • Telaah hasil kerja mandiri dan kelompok • Presentasi kelompok terbaik 114 . dan Kedalaman Materi) 1. 3. dan pola pikir keilmuan materi pelajaran 3. 4. pendekatan belajar (tematik terintegrasi untuk SD) serta strategi evaluasi yang diintegrasikan dalam buku. Menganalisis keterkaitan SKL. • Analisis Buku Siswa (Kesesuaian. Menguasai secara utuh materi. dan Kedalaman Materi) 2. Kompetensi Peserta Diklat Memahami strategi menggunakan buku guru untuk kegiatan belajar mengajar. Menguasai filosofi materi ajar serta penerapannya dalam ilmu lain dan kehidupan sehari-hari 6. Menguasai secara utuh materi. struktur. Menguasai filosofi materi ajar serta penerapannya dalam ilmu lain dan kehidupan sehari-hari 4. dan pola pikir keilmuan materi pelajaran.

KOMPETENSI PESERTA DIKLAT IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013
No
3

Materi/Sub Materi
Diklat

Kompetensi Peserta
Diklat

PERANCANGAN MODEL BELAJAR
• Perancangan RPP
Menyusun rancangan
(aktivitas belajar dengan pembelajaran yang berbasis
pendekatan scientific)
pendekatan scientific, tematik
dan terintegrasi sesuai model
belajar yang relevan dengan
mempertimbangkan
karakteristik peserta didik baik
dari aspek fisik, moral,sosial,
kultural, emosional, maupun
intelektual

• Perancangan Penilaian
(Tes, Non Tes, dan
Portofolio serta
rancangan penerapan
Authentic Asessment)

Indikator

Kegiatan Diklat

1. Kesesuaian RPP dengan SKL,
KI, dan KD
2. Kesesuaian hasil RPP dengan
kriteria RPP yang baik
3. Kesesuaian hasil RPP dengan
pendekatan belajar scientific
4. Kesesuaian kompetensi
dengan evaluasi yang
digunakan

1. Diskusi rambu-rambu penyusunan
RPP mengacu pada pendekatan
scientific
2. Identifikasi dan diskusi SKL, KI,
dan KD yang dibuat dalam silabus
dan RPP
3. Aktifitas menyusun RPP sesuai
pendekatan scientific sesuai KD
yang dipilih secara berkelompok.
4. Mendiskusikan instrumen
penilaian RPP.
5. Menilai RPP buatan guru secara
berkelompok.
1. Diskusi tentang kaidah
penyusunan tes, non tes, dan
portofolio pada domain proses
dan hasil belajar
2. Pengembangan tes, non tes, dan
portofolio secara berkelompok
3. Menganalisis hasil penilaian
secara berkelompok

Mengevaluasi dengan
1. Kualitas Tes, non tes, dan
pendekatan authentic
Portofolio
assessment dalam bentuk tes, 2. Kualitas rancangan
non tes, dan portofolio pada
penerapan Authentic
domain proses dan hasil
Asessment

115

KOMPETENSI PESERTA DIKLAT IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013
No
4

5

Materi/Sub Materi
Kompetensi Peserta
Diklat
Diklat
PRAKTEK PEMBELAJARAN TERBIMBING
• Simulasi (aktivitas
Melaksanakan
siswa belajar dan
pembelajaran berbasis
guru)
pendekatan scientific
• Peer Teaching
(mengamati, menanya,
mencoba, mengolah,
menyaji, menalar,
mencipta), tematik dan
terintegrasi dengan tetap
memperhatikan
karakteristik peserta didik
baik dari aspek fisik,
moral,sosial, kultural,
emosional, maupun
intelektual

EVALUASI
• Pre-test
• Post-test

Indikator
1. Kualitas simulasi yang
ditunjukkan oleh guru
2. Kualitas pelaksanaan peer
teaching oleh guru
(menggunakan Alat Penilaian
Kegiatan Guru/APKG )

Kegiatan Diklat
1. Menganalisis tayangan
video tentang
pelaksanaan
pembelajaran yang
berorientasi pada
pendekatan scientific.
2. Membuat perencanaan
pembelajaran secara
bersama
3. Pelaksanaan simulasi
dan peer teaching
4. Observasi
menggunakan APKG
5. Melakukan refleksi
secara berkelompok

Kemampuan guru dalam Hasil tes tertulis di empat bidang
empat bidang
Hasil tes tertulis di empat bidang
dengan melihat deltanya
(kelayakan guru akan ditentukan
kemudian)

116

2
Sasaran dan Jadwal Implementasi

117

760 Siswa 3.435 sekolah 342.631 Siswa 3.135 Guru 1.886 Guru 2.489 Guru 3.230 Sekolah 22.Sasaran Implementasi Jenjang SD Sasaran 30% Sekolah Kelas I dan IV 44.389 Siswa 2.703.497.462.249 Set Buku SMA/K Seluruh Sekolah Kelas X 21.840.976.609 sekolah 240.282.533 Buku [sebagian buku] 118 .275 Set Buku SMP Seluruh Sekolah Kelas VII 36.

Jadwal Persiapan Implementasi Bulan Des Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Ags Kegiatan Penulisan Buku Penyiapan Master Buku Penggandaan Buku Penyiapan Pelatih Nasional Penyiapan Master Teacher Peniyapan Guru 119 .

Kemajuan Kegiatan Implementasi Kemajuan Kegiatan Penulisan Buku Penyiapan Master Buku Penggandaan Buku Penyiapan Pelatih Nasional Aktivitas Status Rekrut Penulis. Sudah Proses Penulisan Sedang Pembuatan Template Sudah Pembuatan Master Persiapan Penyiapan Anggaran Sedang Proses Lelang Persiapan Penentuan Kriteria Sudah Penyusunan Jadwal Sudah Penentuan Peserta Sudah Penyusunan Materi Sedang Pelaksanaan Pelatihan Periapan Penyiapan Master Teacher Persiapan Peniyapan Guru Persiapan 120 .

Latar Belakang Pendidikan minimal S1 program studi yang relevan 2. dan Guru harus sudah memiliki sertifikat pendidik pada bidang studi yang relevan 4.Kriteria Pelatih Nasional 1. Kepala Sekolah. Untuk Pengawas. Untuk Widya Iswara harus memiliki pengalaman pelatihan penyusunan kurikulum 121 . Untuk Dosen diutamakan memiliki NIA (Nomor Induk Asesor) sertifikasi guru pada bidang studi yang relevan 3.

Terima Kasih 122 .