Tim Sertifikasi Guru Konsorsium Sertifikasi Guru Departemen Pendidikan Nasional

1. KUALIIFIKASI AKADEMIK Untuk peserta yang belum memenuhi kualifikasi S-1/D-IV

1. KUALIIFIKASI AKADEMIK Untuk peserta yang belum memenuhi kualifikasi S-1/D-IV

1. KUALIIFIKASI AKADEMIK Untuk peserta yang belum memenuhi kualifikasi S-1/D-IV

1. KUALIIFIKASI AKADEMIK Untuk peserta yang belum memenuhi kualifikasi S-1/D-IV

1. KUALIIFIKASI AKADEMIK
Kependidikan sesuai bidang studi (mapel)* Nonkependidikan sesuai bidang studi (mapel) mimiliki Akta Mengajar Kependidikan sesuai dengan rumpun bidang studi (mapel)* Nonkependidikan sesuai bidang studi (mapel) Kependidikan tidak sesuai bidang studi dan rumpun bidang studi (mapel) Nonkependidikan tidak sesuai bidang studi dan rumpun bidang studi memiliki Akta Mengajar Nonkependidikan tidak sesuai bidang studi dan rumpun bidang studi 150 150 140 130 120 120 110

S-1 / D-IV

1. KUALIIFIKASI AKADEMIK
Kependidikan sesuai bidang studi (mapel) Kependidikan sesuai dengan rumpun bidang studi (mapel) Nonkependidikan sesuai bidang studi (mapel) Kependidikan tidak sesuai bidang studi dan rumpun bidang studi Nonkependidikan tidak sesuai bidang studi dan rumpun bidang studi Kependidikan sesuai bidang studi (mapel) Kependidikan sesuai dengan rumpun bidang studi (mapel) Nonkependidikan sesuai bidang studi (mapel) Kependidikan tidak sesuai bidang studi dan rumpun bidang studi Nonkependidikan tidak sesuai bidang studi dan rumpun bidang studi 175 160 160 145 130 200 180 180 160 140

S-2

S-3

CATATAN UNTUK RUBRIK KOMPONEN KUALIFIKASI AKADEMIKI
Catatan: ∗ Untuk mata pelajaran produktif di SMK, program keahlian analog dengan bidang studi (mata pelajaran) ∗ Untuk peserta yang belum memenuhi kualifikasi akademik S-1/D-IV, hanya dinilai ijazah tertinggi. ∗ Untuk peserta yang memiliki kualifikasi akademik S-1/D-IV yang dicapai melalui program alih jenjang/penyetaraan, ijazah diplomanya tidak dinilai. ∗ Ijazah Guru SD yang diskor 150 hanya untuk S-1 PGSD, skor 140 untuk S-1 Kependidikan lima mata pelajaran pokok di SD (Bahasa Indonesia, Matematika, PKn, IPS, dan IPA). ∗ Skor ijazah S-1, S-2, atau S-3 yang kedua dan seterusnya diakui sebesar 25% dari skor yang ditetapkan dalam rubrik ini.

2. PENDIDIKAN DAN PELATIHAN
Lama Diklat (Jam Pelatihan) Internasional R KR Nasional R KR Provinsi R KR Kab/Kota R KR Kecamatan R KR

> 640 481 – 640 161 – 480 81 – 160 30 – 80 8 – 29

60 55 45 40 35 30

45 40 35 30 25 20

50 45 40 35 30 25

40 35 30 25 20 15

45 40 35 30 25 20

35 30 25 20 15 10

40 35 30 25 20 15

30 25 20 15 10 5

35 30 25 20 15 10

25 20 15 10 7 3

Keterangan: R : relevan; materi diklat secara langsung meningkatkan kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional. KR: kurang relevan; materi diklat mendukung kinerja profesional guru. TR: tidak relevan; tidak dinilai. Pendidikan prajabatan atau STPPL sebagai persyaratan untuk menjadi PNS tidak diperhitungkan.

3. PENGALAMAN MENGAJAR Pengalaman Mengajar > 31 tahun 29 – 31 tahun 26 - 28 tahun 23 – 25 tahun 20 – 22 tahun 17 – 19 tahun 14 – 16 tahun 11 – 13 tahun 8 – 10 tahun 5 – 7 tahun 4 tahun Skor 220 205 190 175 160 145 130 115 100 85 70

Catatan: Tugas belajar diperhitungkan dalam pengalaman mengajar. Pembulatan pengalaman mengajar: p ≤ 6 bulan dibulatkan ke bawah (contoh 7 tahun 6 bulan dihitung 7 tahun); p > 6 bulan dibulatkan ke atas (contoh 7 tahun 7 bulan dihitung 8 tahun).

4. PERENCANAAN DAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN a. Perencanaan Pembelajaraan
Aspek yang dinilai 1. 2. 3. Mengumpulkan 5 4. buah RP/RPP/SP 5. yang berbeda 6. 7. Perumusan tujuan pembelajaran Pemilihan materi ajar Pengorganisasian materi ajar Pemilihan sumber /media pembelajaran Kejelasan skenario pembelajaran Kerincian skenario pembelajaran Kesesuaian teknik penilaian dengan tujuan pembelajaran 8. Kelengkapan instrumen penilaian pembelajaran Skor maks 5 5 5 5 5 5 5 5

Catatan: Lima RP/RPP/SP dinilai oleh asesor dengan menggunakan Instrumen Penilaian RPP (halaman 31-32) dan dihitung skor reratanya.

4. PERENCANAAN DAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN a. Perencanaan Program Pelayanan BK (Khusus Guru BK)
Aspek yang dinilai Mengumpulkan 5 buah Program Pelayanan Bimbingan dan Konseling (PPBK) 1. Perumusan tujuan pelayanan 2. Pemilihan dan pengorganisasian materi pelayanan 3. Pemilihan instrumen dan media 4. Strategi pelayanan 5. Waktu dan biaya 6. Rencana evaluasi dan tindak lanjut 1. Program semesteran bimbingan dan konseling 2. Program tahunan bimbingan dan konseling Jumlah Skor Bobot Skor 4 8 8 8 4 4 2 2 40

Mengumpulkan program semesteran dan program tahunan

Catatan: Kumpulkan lima buah Program Pelayanan Bimbingan dan Konseling (PPBK) yang mencakup bidang (1) pendidikan/belajar, (2) karier, (3) pribadi, (4) sosial, (5) akhlak mulia/budi pekerti. RPPBK dinilai oleh asesor dengan menggunakan Instrumen Penilaian RPPBK (halaman 33-34) dan dihitung skor reratanya.

4. PERENCANAAN DAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN a. Rencana Program Kepengawasan (Khusus Pengawas)
Aspek yang dinilai Mengumpulkan rencana program tahunan, 2 program semesteran, 3 rencana kepengawasan akademik, dan 3 rencana kepengawasan manajerial 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Aspek/masalah Tujuan Indikator keberhasilan Strategi/metode kerja (teknik supervisi) Skenario kegiatan Sumber daya yang dipeprlukan Penilaian dan instrumen Rencana tindak lanjut Skor maks 5 5 5 5 5 5 5 5

Catatan: Rencana program kepengawasan dinilai oleh asesor dengan menggunakan Instrumen Penilaian (halaman 13-14) dan dihitung skor reratanya.

4. PERENCANAAN DAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN b. Pelaksanaan Pembelajaran
Aspek yang dinilai Mengumpulkan 1. Prapembelajaran (pengecekan kesiapan dokumen hasil kelas dan apersepsi) penilaian oleh 2. Kegiatan inti: kepala sekolah • penguasaan materi dan/atau • strategi pembelajaran pengawas • pemanfaatan media/sumber belajar tentang • evaluasi pelaksanaan • penggunaan bahasa pembelajaran 3. Penutup (refleksi, rangkuman, dan tindak lanjut) Skor maks 10 100

10

4. PERENCANAAN DAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN b. Laporan Pelaksanaan Program Pelayanan BK (Khusus Guru BK)
Aspek yang dinilai Agenda kerja guru bimbingan dan konseling (konselor) Daftar konseli (siswa) Data kebutuhan dan permasalahan konseli Laporan bulanan Laporan Laporan semesteran/tahunan pelaksanaan Aktivitas pelayanan bimbingan dan konseling: program a. Pemahaman (antara lain: sosiometri, kunjungan pelayanan rumah, catatan anekdot, konferensi kasus. bimbingan b. Pelayanan Langsung (antara lain: konseling individual, dan konseling konseling kelompok, konsultasi, bimbingan kelompok, bimbingan klasikal, referal c. Pelayanan tidak langsung (antara lain: papan bimbingan, kotak masalah, bibliokonseling, audiovisual, audio, media cetak: liflet, buku saku 7. Laporan hasil evaluasi program, proses, dan produk bimbingan dan konseling, serta tindak lanjutnya 1. 2. 3. 4. 5. 6. Skor maksimal 5 5 10 5 5 20 40

15

15 120

Laporan Pelaksanaan Program Pelayanan Bimbingan dan Konseling dinilai oleh asesor dengan menggunakan Instrumen Penilaian sebagaimana tercantum pada halaman 38-40.

4. PERENCANAAN DAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
b. Laporan Pelaksanaan Program Kepengawasan (Khusus Pengawas)
Aspek yang dinilai 1. Bab I Pendahuluan a. Latar belakang b. Fokus masalah c. Tujuan dan sasaran pengawasan d. Ruang lingkup pengawasab 2. Bab II Krangka pikir pemecahan masalah 3. Bab III Pendekatan dan metode 4. Bab IV Hasil Pengawasan a. Hasil pengawasan b. Pembahasan hasil 5. Bab V Penutup a. Simpulan b. Rekomendasi Skor maksimal 10 10 10 5 15 15 25 10 10 10 120

Laporan pelaksanaan program kepengawasan

Catatan Laporan Pelaksanaan Program Kepengawasan dinilai oleh asesor dengan menggunakan Instrumen Penilaian sebagaimana tercantum pada halaman 17-19.

5. PENILAIAN DARI ATASAN DAN PENGAWAS
Bukti 1. 2. 3. Dokumen hasil 4. penilaian oleh atasan dan/atau 5. pengawas tentang 6. kompetensi 7. kepribadian dan 8. kompetensi sosial 9. 10. Aspek yang dinilai Ketaatan menjalankan ajaran agama Tanggung jawab Kejujuran Kedisiplinan Keteladanan Etos kerja Inovasi dan kreativitas Kemampuan menerima kritik dan saran Kemampuan berkomunikasi Kemampuan bekerja sama Jumlah Skor maks 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 50

Catatan: Jika komponen ini dinilai oleh dua penilai, yaitu atasan dan pengawas, maka skor komponen ini adalah rerata dari keduanya. Dalam koindisi tertentu terkait faktor gegrafis, penilaian dapat dilakukan hanya oleh atasan.

6. PRESTASI AKADEMIK a. Lomba dan Karya Akademik
Prestasi Bukti juara lomba karya akademik yang relevan dengan bidang studi/ keahliannya Tingkat* Internasional Nasional Provinsi Kabupaten/Kota Kecamatan Pendidikan Nonpendidikan Internasional Nasional Regional Lebih dari 500 Lebih dari 450 – 500 400 – 450 Skor 60 40 30 20 10 60 40 30 20 10 30 20 10

Menemukan karya monumental Sertifikat keahlian/keterampilan (Guru SMK, Guru OR) Capaian skor TOEFL

• Yang dimaksud juara adalah juara I, II, dan III. Kejuaraan dinilai pada setiap kegiatan (event).

6. PRESTASI AKADEMIK b.Pembimbingan Teman Sejawat / Siswa
Jenis Pembimbingan teman sejawat/ siswa Instruktur Guru Inti/Tutor/Pemandu Pembimbing guru yunior atau Pamong PPL calon guru Skor Tingkat Nasional : 40 per kegiatan Tingkat Provinsi : 30 per kegiatan Tingkat Kab/Kota : 20 per kegiatan 20 per periode kegiatan 1 – 4 orang per semester : 10 5 – 8 orang per semester : 15 Lebih dari 8 orang per semester: 20 Tingkat R KR Internasional 40 25 Nasional 25 16 Provinsi 20 13 Kabupaten/Kota 15 10 Kecamatan 10 7 Relevan : 3 per kegiatan Kurang relevan : 2 per kegiatan Tidak relevan : tidak dinilai

Pembimbingan siswa dalam berbagai lomba/karya sampai meraih juara (juara I, II, III) Pembimbingan siswa dalam berbagai lomba/karya tidak mencapai juara

Catatan: Jenis pembimbingan teman sejawat sebagai instruktur, guru inti, guru pemandu, atau tutor diakui (diberi skor) apabila guru yang bersangkutan telah memiliki hak untuk tugas tersebut yang dibuktikan dengan pernah mengikuti dan memiliki sertifikat training of trainer (TOT).

7. KARYA PENGEMBANGAN PROFESI
Skor Jenis Dokumen / Karya Publikasi Relevan Tidak relevan 35 25 15 20 8 8 3

a.

b. c. d. e.

Nasional 50 Buku* Provinsi 40 Kabupaten/Kota 30 Jurnal Terakreditasi 25 Jurnal Tdk Terakreditasi 10 Artikel Majalah/koran nasional 10 Majalah/koran local 5 Menjadi reviewer buku, penyunting buku, penyunting jurnal, 2 per kegiatan penulis soal EBTANAS/UN/UASDA Modul/Diktat dicetak lokal Minimal mencakup materi 1 semester, skor maksimal (Kab/Kota) 20**) Setiap membuat satu media/alat pembelajaran Media/Alat pembelajaran diberi skor 5 Setiap satu laporan diberi skor maksimal 15***) Sebagai ketua 60% dan anggota 40% Setiap karya diberi skor maksimal 15****)

f. Laporan penelitian di bidang pendidikan g. Karya teknologi (TTG) dan karya seni (patung, kriya, lukis, sastra, musik, tari, dll)

8. KEIKUTSERTAAN DALAM FORUM ILMIAH
Tingkat Internasional Nasional Provinsi Kabupaten/Kota Kecamatan Relevan Pemakalah Peserta 50 10 40 8 30 6 20 4 10 2 Tidak Relevan Pemakalah Peserta 25 5 20 4 15 3 10 2 5 1

Dinilai relevan apabila materi forum ilmiah mendukung kompetensi profesional dan pedagogik.

9. PENGALAMAN MENJADI PENGURUS ORGANISASI DI BIDANG KEPENDIDIKAN DAN SOSIAL a. Pengurus Organisasi di Bidang Kependidikan dan Sosial
Tingkat Organisasi Internasional Nasional Provinsi Kabupaten/Kota Kecamatan Desa/Kelurahan Skor per tahun Kependidikan Sosial 10 7 7 5 5 4 4 3 3 2 2 1

b. Mendapat Tugas Tambahan
Tugas Tambahan Skor per tahun Kepala sekolah 4 2 Wakil kepala sekolah/ketua jurusan/kepala lab/ kepala bengkel/kepala klinik rehabilitasi/wali kelas*) 1 Pembina kegiatan ekstra kuriluler (pramuka, drumband, mading, KIR, dsb.)
*) Guru kelas SD diakui sebagai wali kelas.

10. PENGHARGAAN YANG RELEVAN DENGAN BIDANG PENDIDIKAN
Tingkat Internasional Nasional Provinsi Kabupaten/Kota Kecaqmatan Kelurahan/satuan pendidikan Melaksanakan tugas di daerah khusus*) Skor 30 20 10 5 2 1 Setiap tahun 10

*) Daerah khusus adalah daerah yang terpencil atau terbelakang; daerah dengan kondisi masyarakat adat yang terpencil; daerah perbatasan dengan negara lain; daerah yang mengalami bencana alam, bencana sosial, atau daerah yang berada dalam keadaan darurat lain.

KETENTUAN KELULUSAN PENILAIAN PORTOFOLIO
Batas minimal kelulusan (passing grade) adalah 850, dengan mengikuti ketentuan pengelompokan sepuluh komponen portofolio ke dalam unsur A, B, dan C sebagai berikut. A. Unsur Kualifikasi dan Tugas Pokok Unsur kualifikasi dan tugas pokok terdiri atas tiga komponen, yaitu: 1. Kualifikasi akademik 2. Pengalaman mengajar 3. Perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran Total skor unsur A minimal 340, semua komponen pada unsur ini tidak boleh kosong, dan skor komponen perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran (A.3) minimal 120.

KETENTUAN KELULUSAN PENILAIAN PORTOFOLIO
B. Unsur Pengembangan Profesi Unsur pengembangan profesi terdiri atas empat komponen, yaitu: 1. Pendidikan dan pelatihan 2. Penilaian dari atasan dan pengawas 3. Prestasi akademik 4. Karya pengembangan profesi Total skor unsur B minimal 300, khusus untuk guru yang ditugaskan pada daerah khusus minimal 200, dan skor komponen penilaian dari atasan dan pengawas (B.2) minimal 35. C. Unsur Pendukung Profesi Unsur pendukung profesi terdiri atas tiga komponen, yaitu: 1. Keikutsertaan dalam forum ilmiah 2. Pengalaman organisasi di bidang kependidikan dan sosial 3. Penghargaan yang relevan dengan bidang pendidikan Total skor unsur C tidak boleh nol.

KETENTUAN PENYELERASAN HASIL PENILAIAN ASESOR 1 DAN ASESOR 2 1. Total unsur A berbeda >15 2. Total unsur B berbeda >35 3. Total unsur C berbeda >20 4. Meskipun beda skor antar dua asesor kurang dari batasan di atas, namun bila skor total salah satu asesor di bawah batas lulus; maka kedua asesor harus melakukan kesepakatan secara objektif. 5. Apabila tidak terjadi kesepakatan antar dua asesor maka diperlukan penilaian oleh asesor ketiga.

REKOMENDASI HASIL PENILAIAN PORTOFOLIO
L MA MS MPLPG K D : Lulus : Melengkapi Administrasi : Melengkapi Substansi : Mengikuti PLPG : Klarifikasi : Diskualifikasi

LULUS PORTOFOLIO (L)
Peserta yang rekomendasikan lulus penilaian portofolio apabila mendapatkan skor penilaian portofolio sama dengan atau di atas skor minimal kelulusan dan memenuhi kriteria kelulusan.

MELENGKAPI ADMINISTRASI (MA)
Peserta direkomendasikan MA apabila telah memenuhi kriteria kelulusan, tetapi masih ada kekurangan administrasi. Misal, ijazah belum dilegalisasi, pernyataan peserta pada portofolio sudah ditandatangani tanpa dibubuhi materai, dan sebagainya. Peserta harus melengkapi kekurangan tsb kemudian dokumen dikirimkan lagi ke LPTK.

MELENGKAPI SUBSTANSI (MS)
Peserta direkomendasikan MS apabila skor hasil penilaian portofolio antara 841- 849. Peserta harus memenuhi skor minimal kelulusan dengan melakukan kegiatan mandiri yang berkaitan dengan profesi pendidik.

MENGIKUTI PLPG (MPLPG)
Peserta yang memiliki skor hasil penilaian portofolio ≤ 840 direkomendasikan mengikuti PLPG yang diakhiri uji kompetensi. Peserta yang lulus uji kompetensi memperoleh Sertifikat Pendidik. Peserta diberi kesempatan ujian ulang dua kali (untuk materi yang belum lulus). Peserta yang tidak lulus pada ujian ulang kedua dikembalikan ke Dispendik/Kandepag Kab/Kota. Jadwal PLPG ditetapkan oleh LPTK.

KLARIFIKASI (K)
Peserta yang melampirkan sebagian atau keseluruhan dokumen portofolio yang diragukan keaslian/kebenarnya, maka diberikan kategori klarifikasi. Jika peserta terbukti melakukan pemalsuan dokumen, maka peserta didiskualifikasi.

DISKUALIFIKASI (D)
Peserta sertifikasi didiskualifikasi apabila: Tidak sesuai dengan kriteria penetapan peserta Terbukti melakukan pemalsuan protofolio Terbukti secara sengaja melakukan usaha penyuapan Dokumen peserta akan dikembalikan ke Dispendik Prov/Kanwil Depag dan Dispendik/Kandepag Kab/Kota. Kuota peserta yang didiskualifikasi tidak dapat digantikan oleh peserta lain.

VERIFIKASI DOKUMEN (1)
1. Keabsahan dan kebenaran ijazah a. Keabsahan menyangkut aspek legalitas dokumen yang dipersyarat-kan; b. Kebenaran antara menyangkut: kewajaran masa studi, kewajaran proses studi termasuk jarak tempat tugas peserta dengan tempat studi, dan kewajaran dokumen. 2. Relevansi ijazah S-2/S-3 dengan mata pelajaran atau rumpun mata pelajaran yang diampunya, dengan rambu-rambu sebagai berikut: a. Jika ijazah S2/S3 kependidikan, diakui serumpun dalam bidang kependidikannya. b. Jika ijazah S2/S3 non-kependidikan, harus relevan dengan mata pelajaran atau rumpun mata pelajaran/bidang keahlian yang diampu. (Penjelasan rumpun bidang studi/mata pelajaran dibuat terpisah dalam bentuk suplemen).

VERIFIKASI DOKUMEN (2)
1. Untuk guru dalam jabatan yang telah mencapai serendahrendahnya golongan VI/c diverifikasi kebenaran dan keabsahan SK pangkat/golongan. 2. Asesor membuat rekomendasi berasarkan hasil verifikasi sebagai berikut. a. Memenuhi persyaratan apabila: 1) Dokumen lengkap, benar, dan absah; 2) ijazah S-2/S-3 relevan dengan mata pelajaran/rumpun mata pelajaran/bidang keahlian yang diampu. b. Tidak memenuhi persyaratan apabila butir 1) tidak terpenuhi. c. Klarifikasi apabila keabsahan dan kebenaran dokumen diragukan. d. Diskualifikasi apabila: (a) terbukti melakukan pemalsuan dokumen, dan (2) terbukti melakukan upaya penyuapan.

RAMBU-RAMBU REKOMENDASI HASIL VERIFIKASI DOKUMEN
• • • • Dokumen lengkap Dokumen diperoleh dengan cara benar Dokumen absah Ijazah S-2/S-3 relevan BS/Mapel/rumpun BS/bidang keahlian yang diampu/bidang kepengawasan

MP

TMP

• Dokumen absah dan benar. • Ijazah S-2/S-3 tdk relevan dg BS/Mapel/rumpun BS/bidang keahlian yang diampu/bidang kepengawasan • Belum memenuhi batas minimal golongan IV/b

K

• Kebenaran dan/atau keabsahan dokumen diragukan

D

• Terbukti melakukan pemalsuan dokumen • Terbukti melakukan usaha penyuapan

KEABSAHAN & KEBENARAN

Keabsahan menyangkut aspek legalitas dokumen yang dipersyaratkan
Kebenaran antara lain menyangkut: kewajaran masa studi, kewajaran proses studi termasuk jarak tempat tugas peserta dengan tempat studi, dan kewajaran dokumen.

Relevansi ijazah S-2/S-3 dengan mata pelajaran atau rumpun mata pelajaran yang diampunya
Jika ijazah S2/S3 kependidikan, diakui serumpun dalam bidang kependidikannya Jika ijazah S2/S3 nonkependidikan, harus relevan dengan mata pelajaran atau rumpun mata pelajaran/bidang keahlian yang diampu

Untuk guru dalam jabatan yang telah mencapai serendahrendahnya golongan IV/c •Diverifikasi kebenaran dan keabsahan SK pangkat/ golongan

HASIL VERIFIKASI
Memenuhi persyaratan mendapatkan sertifikat pendidik
Tidak memenuhi persyaratan dapat mengikuti uji kompetensi melalui penilaian portofolio pada tahun berjalan jika waktu memungkinkan atau masuk kuota tahun berikutnya

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful