You are on page 1of 23

TUGAS MAKALAH

SCHIZOPHYTA

DISUSUN OLEH :
KELOMPOK I

NOVRIANTI

(F1F1 11018)

ENDRYANI

(F1F1 11068)

SILVAN HARYADI

(F1F1 11058)

WD. ROH VIVI ANGGRAINI

(F1F1 11112)

ANDI IKMAL JAYA PUTRA

(F1F1 11056)

ERLINA DWISASMIN

(F1F1 11100)

AHMAD ALIFKA

(F1F1 11106)

JURUSAN FARMASI
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS HALU OLEO
KENDARI
2013

KATA PENGANTAR

Dengan mengucapkan puji syukur kehadirat Allah SWT, yang telah
melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis memperoleh kesehatan
dan kekuatan untuk dapat menyelesaikan “Tugas Makalah tentang Schizophyta ”
ini.

Penghargaan yang tulus dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya
penulis sampaikan kepada seluruh pihak, khususnya kepada dosen pembibing atas
kebijaksanaan dan kesediaannya dalam membimbing sehingga “Tugas Makalah
tentang Schizophyta” ini dapat terselesaikan.

Penulis menyadari sepenuhnya atas keterbatasan ilmu maupun dari segi
penyampaian yang menjadikan “Tugas Makalah tentang Schizophyta” ini masih
jauh dari sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun sangat
diperlukan dari semua pihak untuk kesempurnaan makalah ini.

Kendari, 13 November 2013

Penyusun

........................................................................................................2 DAFTAR ISI...........1 Karakteristik Umum Schizophyta.....................6 2.............................DAFTAR ISI KATA PENGANTAR........................................6 2...............................................6 B.....................3 Tujuan....................2 Pembagian Kelas dalam Schizophyta...........................................5 BAB II.........................................................................................................................4 1............................. Ganggang Biru (Cyanophyceae)....5 1.....3 BAB I.............4 1................6 A................................... Bacteria (Schizomycetes).1 Latar Belakang.2 Rumusan Masalah.........................................16 ...................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................

.......................22 DAFTAR PUSTAKA..............................BAB III....................22 3........22 3.........................................................23 ...................................................................2 Saran.......................................................................................1 Kesimpulan....................................................................................................................

kebutuhannya terhadap oksigen. cara memperoleh makanan.Schizophyta merupakan kelompok tumbuhan yang paling tua dan paling primitif karena ada padatingkat perkembangan filogeni yang paling rendah. Bakteri dibedakan lagi menjadi subkelasEubacteria dan subkelas Archaeobacteria.BAB I PENDAHULUAN 1.suhu pertumbuhan. jumlah dan letak flagel.Bakteri dan ganggang biru sebagai anggota dari divisi ini memiliki masingmasingkarakteristik yang membedakan antara keduanya. anggota-anggota dari divisi inihanyalah berukuran mikroskopis. yaitu hanya dapat di lihat di bawah lensa mikroskop. baik itu merugikan maupun menguntungkan. Jika dilihat dari segi evolusi.Sedangkan ganggang biru merupakan mikroorganismeyang .1 Latar Belakang Dalam dunia tumbuhan dikenal istilah Schizophyta yang merupakan salah satu namadivisi di dalamnya. dikarenakan dalam berkembang biak tumbuhan ini melalui cara membelah diri. Schizophyta memiliki nama lain yaitu tumbuhan belah. Berbedadengan sebutannya yang dikenal dengan ‘tumbuhan’ belah. Bakteri pun memilki peranan terhadap kehidupan. dan kelas Cyanophyta atau ganggang biru. Yang disebut dengan Schizophyta sendiri terbagi menjadi dua kelas yaitu Schizomycetes atau lebih dikenal dengan nama bakteri. Jenis-jenis bakteri juga dibedakan lagi berdasarkan bentuknya. dan pewarnaan gram.

Untuk mengetahui karakteristik umum Schizophyta Untuk mengetahui Pembagian Kelas dalam Schizophyta Untuk mengetahui pembagian Bakteri dan Alga Biru Untuk mengetahui manfaat dan kerugian Schizophyta bagi dunia Farmasi .Ganggang biru dibagi menjadi tiga bangsa. 2.2 Rumusan Masalah 1.hubungan kekerabatannya diduga lebih dekat dengan bakteri daripada dengan jenis algaelainnya.Ganggang biru memiliki peranan positifnegatif serta merugikan atau menguntungkan. 4.3 Tujuan 1. 1.Sama halnya dengan bakteri keberadaanganggang biru juga memberikan suatu pengaruh terhadap kehidupan. 3. yaitu bangsa Chroococcales. bangsa Chamaesiphonalesdan bangsa Hormogonales. 3. 4. Bagaimana Karakteristik Umum Schizophyta ? Bagaimana Pembagian Kelas dalam Schizophyta ? Bagaimana pembagian Bakteri dan Alga Biru ? Bagaimana manfaat dan kerugian dari Schizophyta bagi dunia Farmasi? 1. 2.

BAB II PEMBAHASAN 2. atau Myxophyceae ) A.1 Karakteristik Umum Schizophyta Berdasarkan aturan Kode Internasional Tata Nama Tumbuhan. protoplasma belum terdeferensiasi dengan jelas. 2. . dan plastida juga belum tampak jelas. nama ilmiah untuk divisidiambil dari kata yang menunjukkan suatu ciri khas dari tumbuhan tertentu dan ditambahdengan akhiran “-phyta”. inti belum tampak nyata.2 Pembagian Kelas dalam Schizophyta Divisi Schizophyta terbagi ke dalam 2 kelas yaitu Bacteria (Schizomycetes) danGanggang biru (Cyanophyceae. Bakteri memiliki ratusan ribu spesies yang hidup di darat hingga lautan dan pada tempat tempat yang ekstrim. Schizophyceae. Bacteria (Schizomycetes) Bakteri merupakan organisme yang paling banyak jumlahnya dan lebih tersebar luas dibandingkan mahluk hidup yang lain. Schizophyta merupakan nama sebuah divisi untuk tumbuhan yangmempunyai ciri khas yakni berkembang biak dengan membelah diri. Schizophyta atau tumbuhan belah dari bahasa Latin “schizere” atau yang dalam bahasa Yunani “schizen” berarti membelahdan “phyton” yang berarti tumbuhan.Karakteristik lain tumbuhan belah ini adalah tubuhnya yang hanya terdiri oleh sebuah selsaja.

sitoplasma. memiliki ukuran rata-rata 1 s/d 5 mikron. membran plasma. Struktur tambahan (dimiliki oleh jenis bakteri tertentu) Meliputi kapsul. Struktur dasar (dimiliki oleh hampir semua jenis bakteri) Meliputi: dinding sel. DNA. 7. 3. . 1. Bakteri adalah organisme uniselluler dan prokariot serta umumnya tidak memiliki klorofil dan berukuran renik (mikroskopis). flagelum. Organisme multiselluler Prokariot (tidak memiliki membran inti sel) Umumnya tidak memiliki klorofil Memiliki ukuran tubuh yang bervariasi antara 0. Vakuola gas dan endospora. Memiliki bentuk tubuh yang beraneka ragam Hidup bebas atau parasit Yang hidup di lingkungan ekstrim seperti pada mata air panas. 4. Struktur Bakteri Struktur bakteri terbagi menjadi dua yaitu: 1.kawah atau gambut 8. 2.12 s/d ratusan mikron umumnya 5. Ciri-ciri Bakteri Bakteri memiliki ciri-ciri yang membedakannnya dengan mahluk hidup lain yaitu : 1. Bakteri memiliki ciri-ciri yang membedakannya dengan mahluk hidup yang lain. dinding selnya tidak mengandung peptidoglikan Yang hidupnya kosmopolit diberbagai lingkungan dinding selnya mengandung peptidoglikan 2.Bakteri ada yang menguntungkan tetapi ada pula yang merugikan. dan granula penyimpanan 2. 6. klorosom. ribosom. pilus. fimbria.

karena bakteri menyimpan cadangan makanan yang dibutuhkan. Dinding sel tersusun dari peptidoglikan yaitu gabungan protein dan polisakarida (ketebalan peptidoglikan membagi bakteri menjadi bakteri gram positif bila peptidoglikannya tebal dan bakteri gram negatif bila peptidoglikannya tipis). 3. 5. Ribosom adalah organel yang tersebar dalam sitoplasma. 4. Sitoplasma adalah cairan sel. Granula penyimpanan.Struktur dasar bakteri : 1. tersusun atas protein dan RNA. . 2. Membran plasma adalah membran yang menyelubungi sitoplasma tersusun atas lapisan fosfolipid dan protein.

Struktur tambahan bakteri : 1. pilus mirip dengan flagelum tetapi lebih pendek. . radiasi cahaya. 5. bila lapisannya tebal disebut kapsul dan bila lapisannya tipis disebut lapisan lendir. Kapsul atau lapisan lendir adalah lapisan di luar dinding sel pada jenis bakteri tertentu. 4.Vakuola gas terdapat pada bakteri yang hidup di air dan berfotosintesis. kaku dan berdiameter lebih kecil dan tersusun dari protein dan hanya terdapat pada bakteri gram negatif. Klorosom adalah struktur yang berada tepat dibawah membran plasma dan mengandung pigmen klorofil dan pigmen lainnya untuk proses fotosintesis. Endospora mengandung sedikit sitoplasma. materi genetik. dan ribosom. Flagelum atau bulu cambuk adalah struktur berbentuk batang atau spiral yang menonjol dari dinding sel. 3. Klorosom hanya terdapat pada bakteri yang melakukan fotosintesis. 6. Pilus dan fimbria adalah struktur berbentuk seperti rambut halus yang menonjol dari dinding sel. Fimbria adalah struktur sejenis pilus tetapi lebih pendek daripada pilus. 2. Endospora adalah bentuk istirahat (laten) dari beberapa jenis bakteri gram positif dan terbentuk didalam sel bakteri jika kondisi tidak menguntungkan bagi kehidupan bakteri. Kapsul dan lapisan lendir tersusun atas polisakarida dan air.Dinding endospora yang tebal tersusun atas protein dan menyebabkan endospora tahan terhadap kekeringan.

d. Diplokokus yaitu dua sel bakteri kokus berdempetan c.dan spiral (spirilia) serta terdapat bentuk antara kokus dan basil yang disebut kokobasil. Jika kondisi lingkungan menguntungkan endospora akan tumbuh menjadi sel bakteri baru. Bakteri Kokus : a. Tetrakokus yaitu empat sel bakteri kokus berdempetan berbentuk segi empat. Bentuk Bakteri Bentuk dasar bakteri terdiri atas bentuk bulat (kokus). Sarkina yaitu delapan sel bakteri kokus berdempetan membentuk kubus e. Berbagai macam bentuk bakteri : 1. 3. Streptokokus yaitu lebih dari empat sel bakteri kokus berdempetan membentuk rantai. Bakteri Basil : . f. batang (basil). Monokokus yaitu berupa sel bakteri kokus tunggal b. Stapilokokus yaitu lebih dari empat sel bakteri kokus berdempetan seperti buah anggur 2.suhu tinggi dan zat kimia.

Spiroseta yaitu bentuk sel seperti sekrup c. Bakteri Spirilia : a. Diplobasil yaitu berupa dua sel bakteribasil berdempetan c. Vibrio yaitu bentuk sel seperti tanda baca koma . Streptobasil yaitu beberapa sel bakteri basil berdempetan membentuk rantai 1. Monobasilyaitu berupa sel bakteri basil tunggal b. Spiral yaitu bentuk sel bergelombang b.a.

Lofotrik : bila banyak flagellum disatu sisi 3. Suhu 2. Sumber nutrisi 5. Flagellum memungkinkan bakteri bergerak menuju kondisi lingkungan yang menguntungkan dan menghindar dari lingkungan yang merugikan bagi kehidupannya. Zat-zat sisa metabolisme 6. Amfitrik : bila banyak flagellum dikedua ujung 4. Zat kimia Hal tersebut diatas bervariasi menurut spesies bakterinya. Peritrik : bila tersebar diseluruh permukaan sel bakteri 5. Alat Gerak Bakteri Alat gerak pada bakteri berupa flagellum atau bulu cambuk adalah struktur berbentuk batang atau spiral yang menonjol dari dinding sel.4. Derajat keasaman atau pH 3. Flagellum memiliki jumlah yang berbeda-beda pada bakteri dan letak yang berbeda-beda pula yaitu 1.Faktor–faktor yang mempengaruhi pertumbuhan bakteri atau kondisi untuk pertumbuhan optimum adalah : 1. . Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Pertumbuhan Bakteri Pertumbuhan pada bakteri mempunyai arti perbanyakan sel dan peningkatan ukuran populasi. Konsentrasi garam 4. Monotrik : bila hanya berjumlah satu 2.

proses ini mampu mereproduksi salinan genetik dari sel induk secara tepat. Cara Perkembangbiakan Bakteri Bakteri umumnya melakukan reproduksi atau berkembang biak secara aseksual (vegetatif = tak kawin) dengan membelah diri. Rekombinasi genetik dapat dilakukan dengan tiga cara yaitu: . Pembelahan sel pada bakteri adalah pembelahan biner yaitu setiap sel membelah menjadi dua.Pertukaran materi genetik disebut rekombinasi genetik atau rekombinasi DNA. Pada kondisi yang ideal. bakteri dapat membelah satu kali setiap 20 menit atau sekitar 1 × 1021 anakan baru setiap harinya. Pembelahan biner.6. Reproduksi bakteri secara seksual yaitu dengan pertukaran materi genetik dengan bakteri lainnya. Reproduksi yang cepat ini memungkinkan bakteri dapat berkembang biak menjadi sangat banyak dalam lingkungan yang menguntungkan seperti di tempat berlumpur atau makanan yang lembap.

2. 7. Peranan Bakteri Dalam kehidupan manusia bakteri mempunyai menguntungkan maupun yang merugikan.1. Umumnya terjadi pada bakteri gram negatif. bahkan satu gen saja dari satu sel bakteri ke sel bakteri yang lainnya. 3. Konjugasi adalah pemindahan materi genetik berupa plasmid secara langsung melalui kontak sel dengan membentuk struktur seperti jembatan diantara dua sel bakteri yang berdekatan. Transformasi adalah pemindahan sedikit materi genetik. Bakteri yang menguntungkan adalah sebagai berikut : peranan yang . Transduksi adalah pemindahan materi genetik satu sel bakteri ke sel bakteri lainnnya dengan perantaraan organisme yang lain yaitu bakteriofage (virus bakteri).

6. 5. Pembuatan zat kimia misalnya aseton dan butanol oleh Clostridium acetobutylicum 7. Pembusukan (penguraian sisa-sisa mahluk hidup contohnya Escherichia colie). Acetobacter xylinum pada pembuatan nata de coco 3. Pembuatan makanan dan minuman hasil fermentasi contohnya Acetobacter pada pembuatan asam cuka. Contohnya methanobacterium 8. Bacillus subtilis penghasil antibioti untuk pengobatan infeksi bakteri gram positif.1.sebagai contoh dalam bidang kedokteran dihasilkan obat-obatan dan produk kimia . Penyubur tanah contohnya Nitrosococcus dan Nitrosomonas yang berperan dalam proses nitrifikasi menghasilkan ion nitrat yang dibutuhkan tanaman. 4. Penghasil antibiotik contohnya adalah Bacillus polymyxa (penghasil antibiotik polimiksin B untuk pengobatan infeksi bakteri gram negatif. Penelitian rekayasa genetika dalam berbagai bidang. Berperan dalam proses pembusukan sampah dan kotoran hewan sehinggga menghasilkan energi alternatif metana berupa biogas.Streptomyces griseus penghasil antibiotik streptomisin untuk pengobatan bakteri gram negatif termasuk bakteri penyebab TBC dan Streptomyces rimosus penghasil antibiotik terasiklin untuk berbagai bakteri. dan Lactobacillus casei pada pembuatan keju yoghurt. 2. Berperan dalam siklus nitrogen sebagai bakteri pengikat nitrogen yaitu Rhizobium leguminosarum yang hidup bersimbiosis dengan akar tanaman kacang-kacangan dan Azotobacter chlorococcum. Lactobacillus bulgaricus pada pembuatan yoghurt.

Pembusukan makanan contohnya Clostridium botulinum 2.Salah satu yang mulai dikembangkan saat ini oleh para ahli di Jepang adalah ganggang. permukaan dinding tembok.Beberapa jenis dijumpai pada sumber air . batu karang yang lembab. Ganggang hijau biru termasuk kedalam monera.bermanfaat yang disintesis oleh bakteri. karena struktur selnya sama dengan struktur sel bakteri. Vibrio cholerae (penyebab kolera atau muntaber). vitamin dan hormon. pot. Penyebab penyakit pada hewan contohnya Bacilluc antrachis (penyebab penyakit antraks pada sapi) 4. misalnya enzim. terung dan tembakau) serta Agrobacterium tumafaciens (penyebab tumor pada tumbuhan) B. Bakteri yang merugikan sebagai berikut : 1.Bahkan ditemukan pula di tempat yang kurang menguntungkan lingkungannya. lombok. Penyebab penyakit pada manusia contohnya Mycobacterium tuberculosis (penyebab penyakit TBC). yaitu bersifat prokariotik. Ganggang hijau biru berukuran mikroskopis. Clostridium tetani (penyebab penyakit tetanus) dan Mycobacterium leprae (penyebab penyakit lepra) 3. Penyebab penyakit pada tanaman budidaya contohnya Pseudomonas solanacearum (penyebab penyakit pada tanaman tomat. para ilmuwan mulai meneliti berbagai jenis tumbuhan yang dapat dimanfaatkan manusia baik sebagai makanan biasa atau sebagai alternatif obat untuk berbagai penyakit. Ganggang Biru (Cyanophyceae) Di era modern seperti saat ini. keberadaanya tersebar luas dan banyak ditemukan di perairan tanah yang lembab.

pembentukan lendir) Perkembangbiakan vegetatif (membelah) Contoh: a. Klasifikasi Kelas Chyanophyceae dibagi menjadi 3 ordo. (Gambar: ganggang biru) 1.panas seperti mata air panas Yellow Stone Park di Amerika. contoh : Chroococcus.Ganggang Biru dikatakan sebagai salah satu vegetasiperintis karena mampu hidup pada perairan dengan suhu sampai 85 derajat C (sumber air panas). Bentuk koloni. - 2. Ordo :Croococcales ciri – ciri : - Berbentuk tunggal tanpa spora Memiliki warna biru kehijauan Membentuk selaput lendir pada cadas atau tembok Terbagi dalam famili Chroococcaceae. karotenoid serta pigmen fikobilin yang terdiri dari - fikosianin dan fikoeritin (sering disebut ganggang hijau biru) Dinding sel mengandung peptida. yaitu : a. Ganggang ini biasanya hidup di dasar . Ciri – ciri dan sifat ganggang hijau biru - Tumbuhan bersel satu. hemiselulosa dan - kadangkadang berlendir Inti sel tidak memiliki membran (prokarion) Pada umumnya tidak bergerak (gerakan merayap atau meluncur pada - alas yang basah) Tidak mempunyai bulu cambuk (gerakan adanya kontraksi tubuh dan selulosa. Gloeocapsa b. contoh :Polycystis. Contoh : Chroococcus turgidius. berbentuk benang (filamen) dan hidup berkoloni Memiliki klorofil. Bentuk unisel (satu sel).

hidup dalam air atau diatas tanah yang basah. dengan membelah diri.Mempunyaipercabangan semu dan jarangmempunyai percabangan sejati . terbagi dalam genus : .Ciri – ciri Oscillatoria yaitu : sel berbentuk bulat dan membentuk koloni yangberlendir. b. Ordo :Hormogonales ciri – ciri : . 2.Terbagi dalam tiga famili. terbagi dalam genus :Rivularia. Rivulariaceae. yaitu : 1. Ciri – cirinya : koloni tampakadanya polaritas. Oscillatoriaceae dan didalamnya terbagi lagi menjadi genus :Oscillatoria. Ordo : Chamaesiphonales ciri – ciri : - Bersel tunggal atau koloni berbentuk benang dan mempunyai spora Apabila lingkungan tidak sesuai maka membentuk sel-sel awetandengan - menambah zat makanan cadangan serta mempertebal dindingsel Terdapat famili : Chamaesiphonaceae. Hormogonium dapat tumbuh menjadi koloni baru.Benang-benang selalau dapat hormogonium . Contoh : Rivularia bullata. contoh : Chamaesiphonconfervicolus c. Biasanya sel-selyang muda tetap bersatu karena ada selubung yang mengikatnya.kolam yang tenang. - Gleocaspa sanguinea. Contoh :Oscillatoria limosa. Rivularia haematites 3.Setelahpembelahan. Koloni berbentuk benang yang dapat putus menjadi hormogonium. tembok yang basah atau cadas.Pembiakan secara vegetatif.Sel merupakan koloni yang berbentuk benang (filamen) . Ganggang ini hidup pada batu-batuan dan kadangkadang dijumpai endofit (di dalam tubuh makhluk hidup). atau epifit pada tumbuhan lain. sel-sel tetap bergandengan sehingga membentuk koloni. Oscillatoria princeps. Nostacaceae.

Fragmentasi terutama pada ganggang Oscillatoria. Contoh :A. azollae (bersimbiosis dengan paku air/A. shepaeroides b.Masing-masing bagian disebut Hormogonium. 2. N.Padafilamen yang panjang. bila salah satu selnya mati. Cara Perkembangbiakan Ganggang Hijau Biru 1. 3. Pembelahan sel Melalui cara ini sel dapat langsung terpisah atau tetap bergabung membentuk koloni Misal: Gloeocapsa. pinata yang hidup di sawah atau rawa. . menambat N di udara dan bersimbiosis dengan tumbuhan lain. Fragmentasi Fragmentasi adalah cara memutuskan bagian tubuhtumbuhan yang kemudian membentuk individu baru. dapat menambat N di udara dan bersimbiosis dengan fungi membentuk Lichenes. makasel mati itu membagi filamen menjadi dua bagian ataulebih.a. Anabaena. Contoh : Nostoc commune. A. Nostoc . cycadeae (bersimbiosis dengan pakis haji dan dalam akar-akarnya yang disebut dengan akar bunga karang).

Nostoc : Perendaman sawah selama musim hujan mengakibatkanNostoc tumbuh subur dan memfiksasi N2 dan udara sehinggadapat membantu penyediaan nitrogen yang digunakan untukpertumbuhan padi. Paku air mendapat keuntungan berupa amonia hasil fiksasinitrogen oleh Anabaena azollae. Peranan/Manfaat - Sebagai vegetasi perintis hal ini karena ganggang tersebutmampu/dapat mengawali kehidupan sebelum organisme lainnya dapat hidup di suatu - tempat. 4. Hal ini dilakukan juga di dalam heterokista. sehingga dapat berperan dalam proses menyuburkan tanah.3. 3. Spirullina : Ganggang ini mengandung tinggi.Contoh: Chamaesiphon comfervicolus. Spora membesar dan tebal karenapenimbunan zat makanan.sehingga dijadikan sumber makanan. Anabaena azollae : Hidup bersimbiosis dengan Azolla pinata (pakuair). . 2.Jenis ganggang yang bermanfaat antara lain : 1. kadar protein yang . Sejumlah ganggang hijau biru berfilamen (bentuk benang) dapatmengikat nitrogen (N2) bebas dari atmosfer dan diubah menjadiamoniak (NH3). Spora Pada keadaan yang kurang menguntungkan akan terbentuk spora yangsebenarnya merupakan sel vegetatif.

Bakteri merupakan organisme yang paling banyak jumlahnya dan lebih tersebar luas dibandingkan mahluk hidup yang lain. . batu karang yang lembab. 3. pot. dan plastida juga belum tampak jelas. keberadaanya tersebar luas dan banyak ditemukan di perairan tanah yang lembab.BAB III PENUTUP 3. Karakteristik dari tumbuhan belah ini adalah tubuhnya yang hanya terdiri oleh sebuah sel saja.Schizophyta terbagi menjadi 2 bagian yaitu bakteri dan ganggang biru. Bakteri ada yang menguntungkan tetapi ada pula yang merugikan sedangkan ganggang biru termasuk kedalam monera. karena struktur selnya sama dengan struktur sel bakteri. yaitu bersifat prokariotikGanggang hijau biru berukuran mikroskopis. inti belum tampak nyata.2 Saran Kritik dan saran yang membangun diperlukan untuk kesempurnaan tugas-tugas selanjutnya. Bahkan ditemukan pula di tempat yang kurang menguntungkan lingkungannya.1 Kesimpulan Kesimpulan yang dapat diambil dalam makalah ini yaitu Schizophyta merupakan nama sebuah divisi untuk tumbuhan yang mempunyai ciri khas yakni berkembang biak dengan membelah diri. protoplasma belum terdeferensiasi dengan jelas. permukaan dinding tembok.

Chan. 1968. G..Oxford University Press.C. Tjitrosoepomo. dan E. C. Delevoryas. Biologi. Yogyakarta. G. Michel. New York. A. Dasar-dasar Mikrobiologi. Bhratara: Jakarta. Taksonomi Tumbuhan.DAFTAR PUSTAKA Bold. 1987. . Tjitrosoepomo. Botany for Degree Students. K. Erlangga: Jakarta. H. 1992. C.. Duta. 1989.P.C. Dwidjoseputro. Erlangga: Jakarta. S.BombayCalcuta-Madras.Fifthedition. J. 1986. T. Morphology of Plants and Fungi. Gadjah Mada University Press.Harper and Row Publishers. 1986. Taksonomi Tumbuhan (Taksonomi khusus).J. John. Alexopoulus. Dasar-dasar Mikrobiologi. 1992. Universitas Indonesia: Jakarta.