You are on page 1of 8

HALAMAN JUDUL

MAKALAH
SURVEY KONSUMSI PANGAN
FOOD FREQUENCY QUESTIONNAIRE (FFQ)

Dosen Pengampu :
Sholichin, SP

Disusun Oleh :
Ade Nidzar Najmudin
Dian Aulia Rahmawati
Dila Fajrina Putri
Fanny Defiani
Muthohharoh
Nina Melysari
Nur Fadilah
Pisa Asipa Rosmala Dewi
Zulfa Aditia Purwantari

(NIM. P2.06.31.2.13.001)
(NIM. P2.06.31.2.13.008)
(NIM. P2.06.31.2.13.009)
(NIM. P2.06.31.2.13.012)
(NIM. P2.06.31.2.13.028)
(NIM. P2.06.31.2.13.031)
(NIM. P2.06.31.2.13.032)
(NIM. P2.06.31.2.13.035)
(NIM. P2.06.31.2.13.044)

KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA


POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES TASIKMALAYA
PROGRAM STUDI DIPLOMA III GIZI CIREBON
2015

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL..................................................................................... i
DAFTAR ISI.............................................................................................. ii
A.

Pengertian Food Frequency Questionnaire (FFQ)..........................................3

B.

Kelebihan Metode Food Frequency Questionnaire (FFQ)................................4

C.

Kekurangan Metode Food Frequency Questionnaire (FFQ)..............................4

D.

Teknis Metode Food Frequency Questionnaire (FFQ).....................................4

E.

Instrumen Yang Dibutuhkan.....................................................................4

F.

Form Food Frequency Questionnaire (FFQ).................................................5

DAFTAR PUSTAKA................................................................................... 7

A. Pengertian Food Frequency Questionnaire (FFQ)

Food frequency questionnaire adalah metode untuk memperoleh data


tentang frekuensi konsumsi sejumlah bahan makanan atau makanan jadi
selama periode tertentu seperti hari, minggu, bulan atau tahun. Dengan food
frequency dapat diperoleh gambaran pola konsumsi bahan makanan secara
kualitatif, tapi karena periode pengamatan lebih lama dan dapat membedakan
individu berdasarkan

rangking tingkat konsumsi zat gizi, maka cara ini

paling sering digunakan dalam

penelitian epidemiologi gizi (Supariasa,

2002).

Untuk memperoleh asupan gizi secara relatif atau mutlak, kebanyakan


food frequency questionnaire (FFQ) sering dilengkapi dengan ukuran khas
setiap porsi dan jenis makanan. Karena itu food frequency questionnaire
(FFQ) tidak jarang ditulis sebagai riwayat pangan semi kuantitatif (semi
quantitative food history). Asupan zat gizi secara keseluruhan diperoleh
dengan jalan

menjumlahkan kandungan zat gizi masing-masing pangan.

Sebagian food frequency questionnaire (FFQ) memasukkan pertanyaan


tentang bagaimana makanan biasanya diolah, penggunaan

makanan

suplemen, serta makanan bermerek lain (Arisman, 2004).

Tujuan dari metode frekuensi makanan ini adalah untuk memperoleh


gambaran pola konsumsi makanan atau bahan makanan secara kualitatif.
Kuestioner frekuensi makanan memuat tentang daftar bahan makanan atau
makanan dan frekuensi penggunaan makanan tersebut pada periode tertentu.
Metode ini dapat digunakan dalam menegakkan suatu hipotesis bahwa jumlah
konsumsi zat gizi pada masa lalu bila dikaitkan dengan resiko penyakit jauh
lebih penting dari apa yang dimakan pada saat sekarang. Namun dengan
penggunaan metode ini, presisi pengukuran (penimbangan makanan)

diabaikan. Hal ini untuk dapat menggali informasi kebiasaan makan makanan
tertentu pada waktu yang lebih lama (Gibson, 1990).

B. Kelebihan Metode Food Frequency Questionnaire (FFQ)

Menurut Supariasa (2001), Metode Frekuensi Makanan mempunyai


beberapa kelebihan, antara lain :
1. Relatif murah dan sederhana
2. Dapat dilakukan sendiri oleh responden
3. Tidak membutuhkan latihan khusus
4. Dapat membantu untuk menjelaskan hubungan antara penyakit dan
kebiasaan makan.

C. Kekurangan Metode Food Frequency Questionnaire (FFQ)

Menurut

Supariasa

(2001),

Metode

Frekuensi

mempunyai beberapa kekurangan, antara lain :


1. Tidak dapat untuk menghitung intake zat gizi sehari
2. Sulit mengembangkan kuesioner pengumpulan data

Makanan

juga

3. Cukup menjemukan bagi pewawancara


4. Perlu percobaan pendahuluan untuk menentukan jenis bahan makanan
yang akan masuk dalam daftar kuesioner
5. Responden harus jujur dan mempunyai motivasi tinggi.

D. Teknis Metode Food Frequency Questionnaire (FFQ)

Langkah-langkah Metode frekuensi makanan, Supariasa (2001) :

1. Responden diminta untuk memberi tanda pada daftar yang tersedia pada
kuesioner mengenai frekuensi penggunaannya dan ukuran porsinya.

2. Lakukan rekapitulasi tentang frekuensi penggunaan jenis-jenis bahan


makanan terutama bahan makanan yang merupakan sumber-sumber zat
gizi tertentu selama periode tertentu pula.

E. Instrumen Yang Dibutuhkan


Instrumen adalah alat-alat yang akan digunakan untuk pengumpulan
data, instrumen yang akan digunakan adalah :

a. Kuesioner

Untuk mendapatkan data mengenai karakteristik, meliputi nama,


umur, alamat, jenis kelamin, nama orang tua dan form konsumsi bahan
makanan.

b. Alat Tulis

Alat tulis yang digunakan seperti pulpen, pensil, spidol dan lain
sebagainya.

F. Form Food Frequency Questionnaire (FFQ)

Dalam melaksanakan wawancara dengan metode FFQ responden


dihadapkan dengan daftar makanan dan dituntut untuk menyatakan berapa
kali masing-masing makanan dikonsumsi perhari/minggu/bulan. Daftar
makanan biasanya dipilih karena merupakan sumber utama zat gizi yang
dicurigai menyebabkan penyakit tertentu. Dengan demikian FFQ ini
merupakan pengukuran bersifat kualitatif yang dibuat untuk setiap item
makanan yang dimakan dengan menghitung frekuensi konsumsi (Ralp A,
1993:777).

FORMULIR CATATAN POLA MAKAN

Nama

: Jenis Kelamin

: ..

Umur

: Nama Orang Tua : ......

Alamat..........

No.

Bahan Makanan

Setiap

Seminggu

Sebulan

Jarang

Tidak

Hari
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27

Sekali

Nasi
Jagung masak
Mie bihun
Roti
Kentang
Biskuit roti kering
Bubur susu
Tempe
Tahu
Keju
Kacang kering
Ayam
Daging
Bakso
Ikan
Udang
Telur
Makanan diawet
Hati
Labu kuning
Sayur hijau
Sayur kacang-kacangan
Sayur tomat/wortel
Pepaya
Jeruk
Pisang
Susu ..

Sekali

Pernah

DAFTAR PUSTAKA

http://kesehatanvegan.com/2009/12/01/survey-konsumsi-makanan/
bapelkescikarang.or.id/bapelkescikarang/images/stories/muduljabfungnutrionis/mi
.2 -penanggulangan masalah - terampil pelaksana.pdf
http://digilib.unimus.ac.id/download.php?id=6631