You are on page 1of 38

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA TN.

L DENGAN MASALAH ASAM


URAT DAN SANITASI LINGKUNGAN YANG KURANG BAIK
DI RT.18 KELURAHAN ULU BENTENG
KABUPATEN BARITO KUALA

OLEH :
RIFKY ANSARI, S. Kep

NPM.14149011289

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN MUHAMMADIYAH BANJARMASIN


PROGRAM PROFESI NERS S1 KPERAWATAN
2015

LEMBAR PERSETUJUAN

Judul Laporan

Asuhan Keperawatan Keluarga Tn. L Dengan Masalah


Asam Urat Dan Sanitasi Lingkungan Yang Jelek di RT.18
Kelurahan Ulu Benteng Kecamatan Marabahan Kabupaten
Barito Kuala.

Nama Mahasiswa

Rifky Ansari, S.Kep

NPM

14149011289

Institusi

Sekolah

Tinggi

Ilmu

Kesehatan

Muhammadiyah

Banjarmasin.

Banjarmasin, September 2015


Mahasiswa

Menyetujui
Preseptor Akademik

Preseptor Klinik

ASUHAN KEPERAWATAN
KELUARGA
Kecamatan

: Marabahan

Kelurahan

: Ulu Benteng

RT

: 18

No Rumah

:-

A. DATA DASAR KLIEN


Nama Kepala Keluarga

: Ny. M

Umur

: 30 Tahun

Agama

: Islam

Pendidikan

: Tidak Sekolah

Suku / Indonesia

: Dayak Bakumpai / Indonesia

B. DATA ANGGOTA KELUARGA


N
o

Nama

Umur

L/P

Agama

Pendidikan

Tn. L

40 thn

Islam

SMP

Ny. M

30 thn

Islam

Tidak
Sekolah

IRT

An. N

13 thn

Islam

SD

Pelajar

2
3

C. Genogram ( Tiga Generasi )

Pekerjaa
n
Swasta

Keadaan Fisik
Sehat Sakit

Ket
(Penyakit)

Asam
Urat

Tipe Keluarga :
Tipe Keluarga Tn.L adalah Nuclear Family (Keluarga Inti) yang terdiri dari
ayah, ibu, dan anak serta terdapat seorang suami sebagai pencari nafkah bagi
klien. Suku / Bangsa klien adalah Bakumpai/indonesia dan agama yang
dianut klien adalah Islam.
D. DATA SOSIAL EKONOMI
1. Penghasilan rata-rata perbulan
Pendapatan keluarga Tn. L perbulan rata-rata Rp. 250.000 Rp.
500.000/bulan. Tn. L tinggal dirumahnya bersaman istri dan ketiga
anaknya serta 2 orang menantunya yang sudah menikah.
2. Sosial
Hubungan klien dengan masyarakat baik, klien aktif dalam kegiatan
masyarakat seperti kegiatan gotong royong dan suami Ny.M atau kepala
keluaraga Tn.L merupakan ketua RT di lingkungan tmpat merek tingal.
3. Aktivitas rekreasi keluarga :
Ny.M mengatakan waktu luang yang ada kebanyakan di habiskan klien
dan keluarga di rumah dengan beristirahat ataupun menonton TV.
4. Riwayat dan Tahap Perkembangan Keluarga
a. Tahap Perkembangan keluarga saat ini
Saat ini keluarga Tn.L berada pada fase Nuclear Family (Keluarga
Inti)
b. Tahap perkembangan keluarga yang belum terpenuhi

Tn.L sudah mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari untuk makan,


akan tetapi penghasilan kepala keluarga yang tidak menentu
menyebabkan ada beberapa kebutuhan keluarga yang belum
sepenuhnya terpenuhi.
c. Riwayat keluarga inti
Ny.M mengatakan bahwa dirinya menderita asam urat dan hipertensi
sejak lama dan sering mengeluh kaki dan tangan serta sendi-sendinya
nyeri, dan belakang kepalanya terasa berat disertai tekanan darah yang
tinggi. Biasanya Ny.M membeli obat di warung dan jika tak kunjung
sembuh klien berobat ke tenaga kesehatan seperti bidan praktik.
d. Riwayat keluarga dahulu
Dahulu Tn.L bekerja sebagai tukang bangunan sampai dengan
sekarang dan

Ny.M tidak bekerja hanya sebagai IRT. Ny.M

mengatakan dahulu dikeluarganya tidak ada yang pernah menderita


penyakit hipertensi. Hanya menderita asam urat itupun hanya sesekali
rkeluhan tidak kunjung hilang atau berkurang baru berobat ke tenaga
kesehatan.
E. DATA LINGKUNGAN FISIK
1. Perumahan.
a) Karakteristik Rumah
Rumah keluarga Tn.L merupakan jenis bangunan kayu Non-permanen
dengan luas bangunan 5x10 M2 dengan luas pekarangan 3 M yang di
jadikan warung oleh keluarga Tn.L. Status kepemilikan rumah
merupakan milik sendiri, penerangan dan pencahayaan rumah gelap,
pada malam hari menggunakan lampu listrik, terdapat 2 pintu di
bagian depan pintu utama dan di belakang pintu dapur. Di rumah klien
hanya terdapat 3 jendela , satu di lantai dasar di dekat ruang tamu dan
2 dilantai atas rumah klien. Jendela di lantai dasar rumah klien jarang
dibuka dan hampir tidak pernah sehingga udara hanya masuk melalui
pintu depan dan belakang rumah klien. Dan untuk jendela yang berada
di lantai 2 setiap pagi di buka. Rumah keluarga Tn.L memiliki 2
kamar tidur yang terletak di lantai atas rumah yang di diami oleh
kedua anaknya yang sudh berkeluarga, 1 dapur, 1 ruang tamu yang

sering di gunakan Tn.L dan Ny.M untuk tidur. Lantai rumah klien
terbuat dari kayu/papan.
Denah Rumah 1 :

b) Sumber Air Bersih


Sumber air untuk memasak dan minum berasal dari air sungai, dan air
sungai juga di manfaatkan untuk keperluan sehari-hari seperti
mencuci dan mandi. Kebiasaan mengelola air minum yang berasal
dari sungai untuk di konsumsi tidak dimasak hanya menggunakan
tawas sebagai pembersih air. Air yang digunakan untuk mandi dan
mencuci adalah air sungai yang mana jarak pembuangan kotoran
dengan sumber air kurang dari 10 meter, kondisi air yang di konsumsi
untuk minum maupun untuk keperluan sehari-hari baik mandi ataupun
memasak tidak berbau dan berasa akan tetapi terdapat endapan.
c) Tempat Penampunagan Air
Tempat penampungan air sementara berupa ember, dengan kondisi
tempat penampungan air terbuka, kondisi air sungai pada tempat
penampungan tidak berwarna, tidak berbau dan berasa, akan tetapi
terdapat endapan. Untuk pengurasan tempat penampungan air
dilakukan secara berkala setiap 2 hari sekali.

d) Sistem Pembuangan Sampah


Kebiasaan keluarga membuang sampah di sungai, karena tidak ada
tempat khusus penampungan sampah, jarak tempat pembuangan
sampah dengan rumah lebih dari 5 meter dan jarak pembuangan
sampah dari sumber air bersih kurang dari 5 meter.
e) Pembuangan Kotoran Rumah Tangga
Kebiasaan keluarga buang air besar di jamban cemplung terbuka yang
tidak berventilasi yang terhubung langsung ke sumber air yaitu
sungai.

Sedangkan

kebiasaan

keluarga

untuk

membuang

limbah/sampah masih sembarang tempat/sungai. Keluarga tidak


memanfaatkan sampah limbah yang organik maupun non organik.
f) Hewan Peliharaan
Keluarga tidak memiliki hewan peliharaan.
g) Karakteristik tetangga dan komunitas
Rumah keluarga Tn.L berdekatan denga tetangga, dan hubungan
keluarga Tn.L dengan tetangga baik, Tn.L merupakan ketua RT
setempat ,dan selalu aktif dalam kegitan masyarakat. Bila ada
kegiatan di lingkungan rumahnya Tn.L dan Ny.M selalu hadir dan
berperan aktif.
h) Mobilitas geografis keluarga
Keluarga Tn.L dan Ny.M menetap bertempat tinggal, tidak berpindahpindah. Bila ada kesempatan sesekali keluarga bersilahturahmi ke
rumah keluarga.
i) Perkumpulan keluarga dan interaksi dengan masyarakat
Keluarga Tn.L sering berinteraksi dengan masyarakat/warga.
j) Sistem pendukung keluarga
Saat pengkajian kondisi Tn.L, dan An.N dalam keadaan sehat. Hanya
Ny.M yang sedang menderita penyakit asam urat dan hipertensi. Bila
ada anggota keluarga yang membutuhkan perawatan keluarga
membawa ke bidan praktik atau kepuskesmas tanpa menggunakan
jaminan kesehatan (umum).

k) Struktur Keluarga
a. Pola komunikasi keluarga
Cara berkomunikasi antar anggota keluarga baik, menggunaka jenis
komunikasi terbuka dengan menggunakan bahasa sehari-hari yaitu
bahasa daerah bakumpai, dan setiap hari komunikasi keluarga berjalan
dengan baik.
b.

Struktur kekuatan keluarga


Tn.L sebagai kepala keluarga yang berperan sebagai kepala keluarga
didalam mengambil keputusan untuk keluarganya, setiap keputusan
yang diambil di musyawarahkan dengan anggota keluarga.

c. Struktur peran
Tn.L bereperan sebagai kepala keluarga yang mencari nafkah untuk
keluarganya dan berperan sebagai ayah bagi anak-anaknya, Ny.M
berperan sebagai ibu rumah tangga yang mengurus keperluan rumah
tangga dan mengurus anak-anaknya.
d. Nilai-nilai keluarga
Keluarga Tn.L menganut agama islam , tidak ada kepercayaan yang
bertenyangan dengan kesehatan.
l) Fungsi keluarga
a. Fungsi afektif
Keluarga Tn.L memiliki sikap dan hubungan baik, keluarga juga
selalu memberikan kasih sayang pada keluarganya dan juga
mengajarkan untuk saling menghargai sesama.
b. Fungsi sosialisasi
Ny.M mengatakan hubungan dengan saudaranya, sosialisasi dengan
tetangga juga baik. Ny.M mengatakan dalam bersosialisasi tidak
memilih-milih dalam bersosialisasi.
c. Fungsi perawatan keluarga
1) Mengenal masalah
Tn.L mengetahui bahwa istrinya menderita penyakit asam urat dan
hipertensi begitu juga dengan Ny.M sudah mengerti akan penyakit

yang dideritanya. Saat di tanya tentang pengertian asam urat Tn.L


dan Ny.M mengetahui pengertian, penyebab, tanda gejala tentang
asam urat.
2) Mengambil keputusan
Menurut Tn.L bila ada salah satu keluarga yang sakit tapi tidak
parah, maka mereka biasanya membeli obat di warung. Namun
bila sakitnya tidak sembuh-sembuh mereka membawanya ke
tenaga kesehatan yaitu bidan praktik.
3) Merawat keluarga yang sakit
Menurut Tn.L ketika sakitnya tidak parah maka keluarga di rawat
di rumah di obati sendiri dengan membeli obat di warung. Apabila
parah dan obat warung tidak berhasil maka keluarga yang sakit
dibawa ke tenaga kesehatan seperti bidan praktik. Keluarga
mengatakan kurang mengerti akan penanganan dan pencegahan
asam urat.
4) Memodifikasi lingkungan/memelihara lingkungan rumah yang
sehat.
Ny.m mengatakan rumahnya dibersihkan ketika merasa sudah
banyak debu atau kotoran, mungkin seminggu sekali atau lebih.
Jendela rumah tidak pernah dibuka, keadaan rumah cukup bersih
dan cukup rapi, pencahayaan di rumah kurang.

5) Memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan


Tn.L mengetahui

fasilitas kesehatan yang terdekat adalah

posyandu lansia dan bidan praktik. Bila ada anggota yang sakit
biasanya di bawa ke bidan praktik. Tn.L dan Ny.M mengatakan
untuk masalah asam urat dan hipertensi yang dideritanya sekarang
tidak merasa perlu untuk berobat kefasilitas kesehatan, karen
sakitnya belum parah. Dan Tn.L juga mengatakan bahwa belum

punya waktu menemani sang istri untuk pergi berobat ke


pelayanan kesehatan karena sibuk bekerja.
5. Stress dan koping keluarga
Tn.L mengatakan sedikit merasa khawatir dengan kondisi istrinya Ny.M
saat ini dan selalu berdoa dan menyerahkan semuanya kepada Allah SWT.
6. Harapan keluarga
Tn.L berharap dan selalu berdoa agar keluarganya di jauhkan dari segala
macam penyakit dan yang sakit segera disembuhkan dan diangkat
penyakitnya.
F. KONDISI KESEHATAN UMUM
1. Pelayanan Kesehatan
Sumber pendanaan kesehatan klien umum, tempat berobat keluarga
adalah bidan praktik, kebiasaan klien sebelum berobat ke pelayanan
kesehatan biasanya klien

beli obat di warung. Penyakit yang sering

diderita klien dalam 1 tahun terakhir batuk pilek, Rematik/gangguan


sendi, darah tinggi.
2. Pasangan Usia Subur, Ibu Hamil, Ibu Nifas dan Ibu Menyusui
a. PUS
Terdapat 1 pasang PUS yaitu Tn.L dan Ny.M

b. PUS ikut KB
Klien mengatakan ikut program KB, dan Tn.L mendukung program
KB yang di lakukan oleh Ny.M
c. Kontrasepsi yang digunakan
Jenis kontrasepsi yang digunakan oleh Ny.M adalah KB pil
3. Ibu Hamil
Tidak ada ibu hamil keluarga klien saat ini

4. Persalinan
Klien mengatakan persalinan anak terakhir di bantu oleh dukun beranak.
Alasan klien meminta bantuan persalinan oleh dukun beranak karena dulu
pada saat melahirkan seumber fasilitas jauh dan tidak lengkap serta tidak
adanya petugas kesehatan yang ada di lingkungan sekitar tempat tinggal
klien. Klien mengatakan saat persalinan kondisi bayinya lahir dengan
selamat / lahir hidup.
5. Ibu menyusi
Tidak terdapat ibu menyusui di keluarga klien saat ini.
6. Balita
Di keluarga klien tidak terdapat anak yang berusia 0-1 tahun
7. Remaja
Terdapat 1 orang remaja di kluarga klien yaitu An.N berusia 13 tahun.
Kegiatan remaja di luar sekolah adalah berolahraga dan di waktu
senggang atau waktu luang klien menghabiskan waktu dengan menonton
televisi serta bermain dengan temannya.

G. Pemeriksaan Fisik
Tanda Tanda Vital :
Tekanan Darah

: 140/80 mmHg

Nadi

: 86 x/mnt

Respirasi

: 22 x/mnt

Temperatur

: 36,6 C

UA

: 8,7 g/dl

1. Kulit
Kebersihan kulit terlihat bersih, kulit terlihat kuning langsat, turgor kulit
baik kurang 2 detik, tidak terlihat adanya penyakit kulit atau kelainan
pada kulit.
2. Kepala dan Leher
Rambut klien berwarna hitam sedikit beruban, bentuk kepala bulat, tidak
ada lesi ataupun terba benjolan di kepala dan leher, pertumbuhan rambut
merata dan menyeluruh, tidak terdapat pembesaran kelenjar tiroid.
3. Penglihatan dan Mata
Fungsi penglihatan normal, kebersihanan mata cukup bersih, konjungtiva
sedikit anemis, pergerakan bola mata simetris, tidak terdapat kelain pada
kedua mata ataupun fungsi penglihatan.
4. Penciuman dan Hidung
Struktur hidung klien terlihat simetris, kebersihan hidung cukup bersih,
tidak ada perdarahan atau peradangan, fungsi penciuman baik.
5. Pendengaran dan Telinga
Struktur bentuk telinga kiri dan kanan simetris, kebersihan telinga cukup
bersih, tidak terlihat adanya lesi atau peradangan pada telinga, klien tidak
menggunakan alat bantu pendengaran, fungsi pendengaran klien baik.
6. Mulut dan Gigi
Kebersihan mulut dan gigi cukup bersih . Mukosa bibir klien lembab,
tidak terdapat adanya stomatitis. Saat ini klien mengatakan tidak
menderita penyakit pada gigi dan mulut ataupun lainnya.
7. Dada, pernapasan dan sirkulsi
Inspeksi

Pada saat inspeksi perkembangan dinding dada simtris , tidak terlihat


retraksi dinding dada, akral terlihat merah muda, bentuk dada simetris
tidak terdapat kelainan pada bentuk dada klien, pola nafas klien teratur
dan tidak terlihat pernafasan cuping hidung.
Palpasi

Pada saat perabaan perkembangan dinding dada simetris, taktil fremitus


normal, tidak teraba adanya benjolan atau pembesaran jantung, akral
teraba hangat, tidak teraba adanya nyeri tekan pada daerah dada dan
sekitarnya.
Perkusi:

Pada saat perkusi dinding dada suara yang terdengar adalah sonor
Auskultasi

Tidak terdengar bunyi suara nafas tambahan, ronkhi, wheezing, suara


nafas vesikuler, tidak terdengar bunyi suara nafas tambahan dan bunyi
jantung S1 , S2 tunggal.
8. Abdomen
Inspeksi

Pada saat inspeksi abdomen terlihat simetris, tidak terlihat adanya


pembesaran seperti asites , tidak terlihat adanya perlukaan ataupun lessi.
Abdomen terlihat normal.
Palpasi

Pada saat dilakukan perabaan tidak terdapat nyeri tekan ataupun


pembesaran abdomen atau asites, tidak teraba pembesaran hepar, tidak
terdapat keluhan paa saat melakukan perabaan.
Perkusi

Pada saat dilakukan perkusi suara abdomen terdengar timpani.

Auskultasi

Pada saat dilakukan auskultasi pada abdomen bising usus terdengar


teratur dengan frekuensi 8 x/menit.
9. Reproduksi
Klien berjenis kelamin perempuan, klien merupakan seorang ibu rumah
tangga yang memiliki 3 orang anak. 2 orang anak laki-laki yang sudah
berkeluarga dan 1 orang anak permpuan yang masih bersekolah berusia
13 tahun.
10. Ektermitas
Pada saat pengkajian anggota gerak ekstremitas klien lengkap, kedua
kaki dan tangan klien terlihat simetris, tidak ada luka, tidak ada
kelemahan pada ektermitas atas dan bawah akan tetapi klien sering
mengeluh nyeri pada persendian pada seluruh tubuhnya terutama sendisendi kaki dan tangan. Terlihat klien meringis kesakitan dan sering
memegangi kakinya terutama di bagian sendi. Terdapat nyeri tekan pada
daerah sendi kaki dan tangan. Dan pada saat dilakukan pengukuran kadar
asam urat nilai asam urat klien tinggi yaitu 8,7 g/dl. Klien juga
mengatakan bahwa 1 tahun terkhir memang menderita penyakit asam
urat dan sebelumnya pernah mendapat pengobatan dan mengkonsumsi
obat penurun asam urat.

11. Kebiasaan Pola Hidup Sehari-hari


a. Istirahat dan Tidur
Klien mengatakan biasanya tidur 6-8 jam perhari, pada malam hari
dan terkadang juga tidur pada siang hari. Klien mengeluh susah tidur
ketika nyeri sendinya kumat, terkadang saat kumat/kambuh klien
mengatakan tidurnya sangat tidak nyenyak dan terganggu dan pada
malam hari sering terbangun di tengah malam.

b. Kebiasaan Makan
Kebiasaan makan klien 3-4 kali sehari dengan variasi lauk pauk yang
cukup beragam seperti ayam, telur, ikan dan sayur-sayuran. Klien
mengatakan menu favorite klien makan untuk sayur adalah pucuk
jawaw dan untuk lauknya adalah iwak wadi dan klien sangat suka
makanan yang bersantan dan ikan kering. Klien mengeluh ketika
sehabis makan makanan favoritenya badannya terasa sakit terutama
pada ekstremitas di sendi-sendi kedua kaki dan tangannya, serta
kepalanya terasa tegang di bagian belakang ketika makan ikan
kering/asin (wadi) banyak.
c. Personal Hygine
Klien mengatakan mandi 2-3 kali dalam sehari menggunakan sabun
mandi dan shampo untuk keramas, klien mandi menggunakan air
sungai klien mengatakan menggosok gigi setiap kali mandi dengan
mengunakan pasta gigi.
d. BAB/BAK
Klien BAB 1-2 kali dalam sehari, bahkan lebih dan BAK 3-4 kali
dalam sehari. Keluarga BAB/BAK di sungai dengan menggunakan
WC jenis cemplung terbuka.

H. ANALISA DATA
N
o
1.

Data
DS :
1. Ny.M sering mengeluh

Masalah Keperawatan

Kemungkinan

Nyeri

Penyebab
Ketidakmampuan

(ekstrimitas)

keluarga didalam

nyeri pada persendian

merawat anggota

pada seluruh tubuhnya

keluarga yang sakit

terutama

sendi-sendi

(asam urat)

2.

kaki dan tangannya.


Ny.M
juga
mengatakan bahwa 1
tahun terkhir memang
menderita
asam

penyakit
urat

dan

sebelumnya
mendapat
dan

pernah
pengobatan

mengkonsumsi

obat penurun asam urat

3. mengatakan

menu

favorite klien makan


untuk

sayur

adalah

pucuk jawaw dan untuk


lauknya adalah iwak
wadi dan klien sangat
suka

makanan

bersantan

dan

yang
ikan

kering.

4.

Tn.L

dan

mengatakan

Ny.M
untuk

masalah asam urat dan


hipertensi
dideritanya
tidak

yang
sekarang

merasa

untuk

perlu
berobat

kefasilitas

kesehatan,

karen sakitnya belum


parah.

5.

Tn.L

juga

mengatakan

bahwa

belum

waktu

punya

menemani

sang

istri

untuk pergi berobat ke


pelayanan

kesehatan

karena sibuk bekerja.


DO :
1. Keadan umu klien baik,
terlihat sering meringis
kesakitan dan sering
memegangi
terutama

2.

kakinya
di

bagian

sendi.
Terdapat nyeri tekan
pada daerah sendi kaki

3.

dan tangan.
Pada saat dilakukan
pengukuran kadar asam
urat nilai asam urat klien

4.

tinggi yaitu 8,7 g/dl.


TD : 140/80 mmHg
N : 86x/menit
R : 22x/menit
T : 36,6oC

2.

DS :
1.

Klien

mengatakan

jendela di lantai dasar


rumah

klien

jarang

dibuka dan hampir tidak


pernah sehingga udara
hanya

masuk

pintu

2.

melalui

depan

dan

belakang rumah klien.


Ny.m
mengatakan
rumahnya

jarang

dibersihkan,

ketika

merasa
debu

sudah
atau

banyak
kotoran,

mungkin

seminggu

sekali atau lebih baru

3.

dibersihkan.

Jendela

rumah

pernah

tidak

dibuka.
Keluarga mengatakan
sering

membuang

sampah di sungai, karena


tidak ada tempat khusus
penampungan sampah.
DO :

1.

Jarak

pembuangan

kotoran dengan sumber


air

kurang

dari

10

meter.

2.

Air yang digunakan

Ketidak mampuan klien

Kurang

informasi

dan keluarga memelihara

tentang

pentingnya

lingkungan yang sehat

hygiene sanitasi dan


kebersihan lingkungan

I. DIAGNOSA KEPERAWATAN
1. Nyeri (ekstremitas ) berhubungan dengan Ketidak mampuan keluarga
merawat keluarga yang sakit (asam urat)
2. Ketidakmampuan keluarga Menggunakan fasilitas atau pelayanan
kesehatan di masyarakat berhubungan dengan Kurang informasi tentang
manfaat / keuntungan yang diperoleh dari fasilitas kesehatan
3. Ketidak mampuan klien dan keluarga memelihara lingkungan yang sehat
berhubungan dengan Kurang informasi tentang manfaat / keuntungan
yang diperoleh dari fasilitas kesehatan.
J. SKORING PRIORITAS MASALAH
1. Nyeri (ekstremitas ) berhubungan dengan Ketidak mampuan keluarga
merawat keluarga yang sakit (asam urat)
No
1.

2.

3.

4.

Sifat

Kriteria
masalah:

Score
3

Bobot
1

Skoring
Pembenaran
3/3 x 1 = 1 Masalah sudah ada

tidak/kurang

selanjutnya

sehat

intervensi dan

Kemungkinan

implementasi
Masalah mudah

2/2 x 2= 2

masalah dapat

untuk dicegah

diubah : dengan

karena tidak banyak

mudah
Potensi masalah

memerlukan biaya
3/3 x 1 = 1 Masalah mudah

untuk dicegah :

untuk dicegah

tinggi

dengan memperbaiki

Menonjolnya

perilaku hidup sehat


Adanya masalah

masalah
masalah,

x1=

ada

tetapi tidak perlu

tetapi

segera ditangani

tidak perlu segera


di tangani
Total Skor
4
2. Ketidakmampuan keluarga Menggunakan fasilitas atau pelayanan
kesehatan di masyarakat berhubungan dengan Kurang informasi tentang
manfaat / keuntungan yang diperoleh dari fasilitas kesehatan
No
Kriteria
1. Sifat masalah :

Score
2

Bobot
1

Skoring
2/3 x 1 = 2/3

ancaman

Pembenaran
Masalah
adalah
kurang / tidak sehat
dan

2.

Kemungkinan
masalah

1/2 x 2 = 1

dapat

tindakan yang tepat


Sumber daya klien
untuk

mengatasi

diubah : hanya

masalah

kebiasaan

sebagian

yang kurang sehat


ada

3.

memerlukan

Potensial
masalah

3/3 x 1 = 1

untuk

tetapi

perlu

waktu yang lama


Kemungkinan
pendidika klien yang

diubah : tinggi

rendah,sehingga
klien

kurang

mengerti arti penting


dari
4.

Menonjolnya

2/2 x 1 = 1

kesehatan

lingkungan
Klien

tidak

masalah

merasakan masalah

masalah

harus

yang ada dan tidak

segera ditangani

mengetahui masalah
yang terjadi

Total Skor

3 2/3

3. Ketidak mampuan klien dan keluarga memelihara lingkungan yang sehat


berhubungan dengan Kurang informasi tentang manfaat / keuntungan
yang diperoleh dari fasilitas kesehatan.
No
Kriteria
1. Sifat masalah :

Score
2

Bobot
1

Skoring
2/3 x 1 = 2/3

ancaman

Pembenaran
Masalah
adalah
kurang / tidak sehat
dan

2.

Kemungkinan
masalah

1/2 x 2 = 1

dapat

tindakan yang tepat


Sumber daya klien
untuk

mengatasi

diubah : hanya

masalah

kebiasaan

sebagian

yang kurang sehat


ada

3.

memerlukan

Potensial
masalah

1/3 x 1 = 1/3

untuk

tetapi

perlu

waktu yang lama


Kemungkinan
pendidika klien yang

diubah : Rendah

rendah,sehingga
klien

kurang

mengerti arti penting


dari
4.

Menonjolnya

2/2 x 1 = 1

kesehatan

lingkungan
Klien

tidak

masalah

merasakan masalah

masalah

harus

yang ada dan tidak

segera ditangani

mengetahui masalah
yang terjadi

Total Skor

Prioritas Masalah :

1. Nyeri (ekstremitas ) berhubungan dengan Ketidak mampuan keluarga


merawat keluarga yang sakit (asam urat)
2. Ketidakmampuan keluarga Menggunakan fasilitas atau pelayanan
kesehatan di masyarakat berhubungan dengan Kurang informasi
tentang manfaat / keuntungan yang diperoleh dari fasilitas kesehatan
3. Ketidak mampuan klien dan keluarga memelihara lingkungan yang
sehat berhubungan dengan Kurang informasi tentang manfaat /
keuntungan yang diperoleh dari fasilitas kesehatan.
K. PERENCANAAN / INTERVENSI KEPERAWATAN
No
Dx
1.

Jangka Panjang
Setelah
dilakukan
asuhan keperawatan
selama
8
kali
kunjungan diharapkan
keluarga
dapat
merawat
anggota
keluarga yang sakit
dengan kriteria :
- Keluarga mengetahui
bagaimana
cara
merawat
dan
mengatasi anggota
keluarga yang sakit
dalam keluarga.

Tujuan
Jangka Pendek
Setelah dilakukan 8
kali
kunjungan,
selama
pengkajian
sampai implementasi
keluarga mampu :
1. Merawat anggota
keluarga
yang
sakit
2. Keluhan
yang
dirasakan Ny.M
berkurang
atau
menghilang
3. Mengambil
keputusan untuk
merawat keluarga
yang sakit.

Kriteria Evaluasi
Kriteria Standar
Respon 1.
Keluarga dapat 1.
Verbal
menyebutkan cara
merawat anggota
keluarga
yang
sedang sakit
2.
2.

Intervensi

Bina
hubungan
saling
percaya
dengan
keluarga
Kaji
karakteristik dan
Keluarga dapat
keluhan nyeri yang
menyebutkan
di alami Ny.M
komplikasi yang 3.
Lakukan
mungkin
terjadi
pengukuran TTV
jika tidak segera di
(TD,N,R,T,UA
tangani
4.
Kaji
pengetahuan
keluarga
tentang
penyakit
yang
dideritanya
5.
Ajarkan
teknik rileksasi /
distraksi
6.
Anjurkan
pada
keluarga
untuk diet rendah
purin
7.
Berikan
penyuluhan
kesehatan tentang
asam urat
8.
Berikan
penyuluhan
kesehatan tentang
diet rendah purin.
9.
Jelaskan pada
keluarga
cara
merawat anggota
keluarga yang sakit
10.
Berikan
motivasi
kepada
klien dan keluarga

2.

Setelah
dilakukan Setelah
dilakukan
asuhan keperawatan tindakan keperawatan
selama
8
kali :
kunjungan diharapkan 1. Keluarga mampu
keluarga
dapat
memanfaatkan
memanfaatkan atau
saran a fasilitas
menggunakan fasilitas
kesehatan
yang
atau
pelayanan
ada di msyarakat
kesehatan
di 2. Keluarga
masyarakat
dengan
mengerti
dan
baik dengan kriteria :
memahami
- Keluarga
mampu
manfaat
memanfaatkan
menggunakan
sarana dan fasilitas
fasilitas
dan
kesehatan
yang
sarana kesehatan
ada di lingkungan
yang
ada
di
sekitar masyarakat
masyarakat.
dengan baik dan
benar

Respon 1.
Verbal

2.

Keluarga
1.
mengungkapkan
keinginan untuk
memanfaatkan
2.
sarana
dan
fasilitas kesehatan
yang ada
Keluarga
mengungkapkan 3.
keinginan untuk
tidak
membeli
sembarang obat
atau berobat di 4.
sembarang tempat
5.

6.

7.

8.

3.

Setelah
dilakukan Setelah
dilakukan
asuhan keperawatan tindakan keperawatan
selama
8
kali :
kunjungan diharapkan 1. Keluarga mangerti
keluarga
mampu
pentingnya
mengerti
dan
lingkungan rumah
menjelaskan tentang
yang bersih dan
pentingnya
sehat
kebersihan
2. Keluarga mengerti
lingkungan
dengan
dampak
negatif
kriteria :
dari
pengolahan
- Keluarga mampu
limbah
rumah
Memelihara
tangga yang tidak
lingkungan
benar
rumah
yang 3. Keluarga mampu
sehat
mengelola limbah
rumah
tangga
secara benar

Kaji
tingkat
pendidikan
keluarga
Kaji
pengetahuan
keluarga
tentang
pemanfaatn
fasilitas kesehatan
Kaji
sumber
pendanaan
kesehatan
klien
dan keluarga
Kaji alasan klien
tidak
menggunakaan
fasilitas kesehatan
Jelaskan
manfaat
dari
penggunaan sarana
dan
fasilitas
kesehatan yang ada
di masyarakat
Jelaskan
kerugian
tidak
memanfaatkan
saran dan fasilitas
kesehatan yang ada
di masyaraka.
Berikan motivasi
kepada klien dan
keluarga
untuk
memanfaatkan
sarana dan fasilitas
kesehatan
Berikan
penyuluhan
kesehatan tentang
hipertensi

Respon 1. Keluarga
mampu 1.Kaji data lingkungan
Verbal
menjelaskan cara
fisik lingkungan
mengelola sampah
(perumahan,
atau limbah rumah
sumber airbersih,
tangga yang ada
tempat
2. Keluarga
mampu
penampngan air,
menjelaskan
pembuangan
keuntungan
dan
sampah,
kerugian
dari
pembuangan
pengelolaan
kotoran
rumah
sampah
atau
tangga, dan hewan
limbah yang benar
peliharaan)
dan
pengelolaan 2.Kaji
pengetahua
limbah / sampah
keluarga tentang
yang salah
lingkungan rumah
3. Keluarga
mampu
yang sehat
memelihara
lingkungan yang

sehat
4.

dan
keluarga
mengerti
keuntungan
berprilaku hidup
bersih dan sehat

4. Keluarga
mampu
menerapkan
perilaku
hidup
bersih dan sehat

3.Kaji
pengetahuan
keluarga tentang
pengelolaan
limbah
atau
sampah
rumah
tangga
4.Berikan penyuluhan
keshatan tentang
(PHBS
:
pengelolaan
air
dan limbah rumah
tangga)
5.Berika motivasi pada
keluarga
untuk
berprilaku hideup
bersih dan sehat

L. IMPLEMENTASI DAN EVALUASI KEPERAWATAN


No
Dx

Hari/Tanggal

Implementasi

Rabu 2 September 1. Membina


2015.
hubungan saling
Pukul. 16.00 wita
percaya dengan
keluarga
2. Mengukur TTV
(TD, AU)

Par
af

Evaluasi
Rabu 2 September 2015.
Pukul.16.10 wita
S :
-

Tn.L

dan

mengatakan

Ny.M
bersedia

menjadi keuarga binaan,


dan bersedia menerima
perawatan.
O :
- klien terlihat kooperatif
saat melakukan kontrak
dengan perawat
- Klien terlihat antusias
ketika perawat datang
- Klien terlihat ramah dan
menyambut

hangat

kedatangan peawat
- TD : 140/80 mmHg
AU : 8,7 g/dl
A : Masalah belum teratasi
P : Intervensi dilanjutkan

Kamis 3 September 1. Mengkaji


Tanggal 03 September
2015.
karakteristik dan
2015. Pukul. 16.25 wita
Pukul. 16.00 wita
keluhan
nyeri
yang di alami S :

Ny.M

Ny.M sering mengeluh


nyeri pada persendian

2. Melakukan
pengukuran TTV
(TD,N,R,T,UA)

pada seluruh tubuhnya


terutama

3. Mengkaji
pengetahuan
keluarga tentang
penyakit
yang
dideritanya
4. Mengajarkan
teknik rileksasi /
distraksi

sendi-sendi

kaki dan tangannya.\


Ny.M
juga
mengatakan bahwa 1
tahun terkhir memang
menderita
asam

penyakit
urat

dan

sebelumnya
mendapat

5. Menganjurkan
pada
keluarga
untuk diet rendah
purin
-

dan

pernah
pengobatan

mengkonsumsi

obat penurun asam urat


mengatakan
menu
favorite klien makan
untuk

sayur

adalah

pucuk jawaw dan untuk


lauknya adalah iwak
wadi dan klien sangat
suka

makanan

bersantan
-

kering.
Tn.L

dan
dan

yang
ikan
Ny.M

mengatakan

untuk

masalah asam urat dan


hipertensi
dideritanya
tidak

yang
sekarang

merasa

untuk
kefasilitas

perlu
berobat

kesehatan,

karen sakitnya belum


-

parah.
Tn.L juga mengatakan

bahwa

belum

punya

waktu menemani sang


istri

untuk

pergi

berobat ke pelayanan
kesehatan karena sibuk
bekerja.
O:
-

Keadaan umum klien


baik,

terlihat

sering

meringis kesakitan dan


sering
kakinya

memegangi
terutama

di

bagian sendi.
Terdapat nyeri tekan

pada daerah sendi kaki


dan tangan.
Pada saat

dilakukan

pengukuran kadar asam


urat nilai asam urat
klien tinggi yaitu 8,6
g/dl.
-

TD : 140/80 mmHg
N : 86x/menit
R : 22x/menit
T : 36,6oC

A : Masalah belum teratasi


P : Intervensi dilanjutkan
3 Jumat, 04
September 2015
Pukul.16.00 wita

1. Memberikan
penyuluhan
kesehatan tentang
asam urat
2. Mengukur TTV (TD,
AU)

Jumat, 04 September 2015


Pukul.16.40 wita
S :
-

Keluarga
mengatakan

Tn.L
sekarang

tambah mengerti tentang


pengertian
tanda

penyebab,

dan

komplikasi

dari

gejala,
asam

urat
-

Ny.M

mengatakan

sekarang

tambah

mengerti tentang penykit


asam

urat

yang

dideritanya
O :
-

Keluarga Tn.L terlihat


antusias ketika perawat
memberikan penyuluhan

- Keluarga
A : Masalah belum teratasi
P : Intervensi dilanjutkan
1. Beritahu
cara
pembuangan sampah
dan limbah yang benar
2. Jelaskan pada klien
cara
pengeleloan
sampah yang benar
3. Jelaskan akibat sanitasi
lingkungan yang jelek /
tidak sehat
4.
Jelaskan
tentang
Pembuatan WC standar

CATATAN PERKEMBANGAN
N
Tanggal
O

NO.
DIAGNOSA

Evaluasi
S :

Rabu

- Ny.T mengatakan masih bingung dan

Paraf

September
2015.

kurang memahami penjelasan yang


diberikan tentang penyakit asma dan
pembatasan aktifitas.
O :
-klien

hanya

sebagian

dari

dapat

menyebutkan

penjelasan

yang

diberikan
A : Masalah belum teratasi
P : Intervensi dilanjutkan
Tanggal 02-September-2015
1. Menjelaskan pertolongan pertama
pada saat terjadinya serangan asma
2. Memberi
Motivasi dan Penkes
Asma.

Rabu
2
September
2015.

S :
- klien mengatakan membuang sampah
dan limbah di sungai karena letak rumah
berada di pinggir sungai
- klien mengatakan kurang memahami
akibat membuang sampah dan limbah ke
sungai
O :
- rumah terletak dipinggir sungai
- klien tampak masih bingung dan masih
terus bertanya tentang akibat
membuang sampah sembarangan
A : Masalah belum teratasi
P : Intervensi dilanjutkan

Tanggal 02-September-2015

Jumat

September

1. Jelaskan pada klien cara pengeleloan


sampah yang benar
2. Jelaskan akibat sanitasi lingkungan
yang jelek / tidak sehat
3. Jelaskan tentang Pembuatan WC
standar
S :
- Ny.T mengatakan sudah memahami

2015.

tentang penyakit asma dan tanda gelaja


tetapi belum paham tentang apa yang
harus dilakukan untuk pertolongan
pertama saat terserang asma
O :
-

klien hanya dapat menyebutkan


tentang pengertian dan tanda gejala
penyakit asma

- klien masih tampak bingung apa ya ng


harus dilakukan apabila serangan asma
kumat.
A : Masalah belum teratasi
P : Intervensi dilanjutkan
Tanggal 04-September-2015
1. Menjelaskan
pertolongan
pertama pada saat terjadinya
serangan asma
2. Memberi Motivasi dan Penkes
Asma.
4

Jumat 4

S :

Septmber

- klien mengatakan membuang sampah

2015.

dan limbah di sungai karena letak rumah


berada di pinggir sungai dan tidak

memiliki alternatif pembuangan sampah


yang lain
- klien mengatakan memahami akibat
membuang sampah dan limbah ke sungai
tetapi belum bisa menerapakannya.
O :
- rumah terletak dipinggir sungai
- klien tampak sudah memahami tentang
pengelolaan sampah yang baik dan
benar
A: Masalah belum teratasi
P : Intervensi dilanjutkan
Tanggal 04-September-2015
1. Jelaskan akibat sanitasi lingkungan
yang jelek / tidak sehat
2. Jelaskan tentang Pembuatan WC
standar
5

Minggu 6

S :

September

- Ny. T mengatakan sudah bisa

2015.

mengatasi bila terjadi serangan asma


O :
-klien

tampak

menjelaskan

cara

mengatasi bila terjadi serangan asma


A : Masalah belum teratasi
P : Intervensi dilanjutkan
Tanggal 06-September-2015
1. Memberi
Asma.

Motivasi dan Penkes

Minggu 6

S :

September

- klien mengatakan membuang sampah

2015.

dan limbah di sungai karena letak rumah


berada di pinggir sungai dan tidak
memiliki alternatif pembuangan sampah
yang lain
- klien mengatakan mulai memahami
perlunya udara keluar masuk dirumah
O :
- rumah terletak dipinggir sungai
- klien tampak membuka jendela-jendela
di rumah.
A: Masalah teratasi sebagian
P : Intervensi dilanjutkan

Tanggal 06-September-2015
Jelaskan tentang Pembuatan WC standar
7

Selasa

September
2015.

S :
- Ny. T mengatakan sudah memahami
tentang penyakit asma dan pertolongan
pertama bila terjadi serangan asma
O

- klien dapat menjelaskan tentang


penyakit asma dan pertolongan
pertama bila terjadi serangan asma
- klien memahami tentang penyuluhan
kesehatan yang diberikan
A : Masalah belum teratasi
P : Intervensi dihentikan mahasiswa

sudah menyelesaikan tugas PKMD

S :
- klien mengatakan masih membuang
sampah dan limbah di sungai karena
letak rumah berada di pinggir sungai dan
tidak memiliki alternatif pembuangan
sampah yang lain
- klien memahami tentang WC yang
sesuai standar kesehatan tapi tidak
menerapkan karena masalah ekonomi.
O :
- rumah terletak dipinggir sungai
- klien tampak membuka jendela-jendela
di rumah.
A: Masalah teratasi
P : Intervensi dihentikan mahasiswa
sudah menyelesaikan tugas PKMD

Penyuluhan Kesehatan

A
1

Pokok bahasan

: Asma

Sasaran

: Ny.T

Tempat

: Rumah Ny. T

Hari/tanggal

: Minggu 13- Sep - 2015

Waktu

: 16.00 s/d selesai

Tujuan
Tujuan Umum
Setelah dilakukan penyuluhan selama 30 menit Ny.T dapat memahami
tentang asma dan tentang perawatannya.

Tujuan Khusus
a

Ny. T dan keluarga dapat mengetahui pengertian penyakit asma

Ny.T dan keluarga dapat mengetahui penyebab asma.

Ny. T dan keluarga mengetahui tanda dan gejala asma.

Ny. T dan keluarga dapat mengetahui jenis-jenis asma.

Ny. T dan keluarga dapat mengetahui tentang pencegahan asma..

Materi
Terlampir

Metode

Ceramah

Tanya Jawab

Kegiatan Penyuluhan
NO

Kegiatan

Waktu

Respon Klien

.
1

Penyuluhan
Pendahuluan

menit

salam

Memberi salam

menjawab

Perkenalan

Menyampaikan Tujuan

mendengarka

Pelaksanaan
memberi

penjelasan

tentang :
penyakit

asma.

- menyimak

3 Tanda dan gejala asma.


4 Jenis-jenis asma.
5 Pencegahan asma.
memberi kesempatan
dan

mendengarka

2 Penyebab penyakit asma.

klien

15
menit

1 Pengertian

keluarga

untuk bertanya.
c
3

Menjawab pertanyaan
klien.
Penutup

Memberi

evaluasi

secara lisan
Mengucapkan

10
menit

salam

penutup

- bertanya
- menjawab
-

menjawab

salam

E Daftar Pustaka
Kozier, B, Erb & Olivieri, R, 1991. Fudamental of Nursing : Conceps, proses
and Practice: Claifornia : Addison wesley
Mansjoer, A,.Suprohaita, Wardhani WI,.& Setiowulan, (2000). Kapita Selekta
Kedokteran edisi ketiga jilid 2. Jakarta: Media Aesculapius.
Smeltzer, S.C & Bare, B.G. (2002). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah
Edisi 8 vol 3. Jakarta: EGC

Penyuluhan Kesehatan
Judul

: Penanganan sanitasi lingkungan yang jelek.

TIU

: Setelah mengikuti penyuluhan kesehatan, klien dapat mengetahui


penanganan sanitasi lingkungan secara tepat dan benar.

TIK

: 1. Klien dapat menyebutkan tujuan pembangunan kesehatan.


2. Klien dapat menyebutkan hal-hal yang mempengaruhi tingkat
kesehatan masyarakat.
3. Klien dapat menjelaskan akibat dari sanitasi lingkungan yang tidak
baik atau tidak sehat.

Materi

: 1. Tujuan pembangunan kesehatan.


2. Hal-hal yang mempengaruhi tingkat kesehatan masyarakat.
3. Akibat-akibat dari sanitasi lingkungan yang tidak sehat.

Metode

: Ceramah dan tanya jawab.

Media

: -

KBM

: 1. Menyampaikan tujuan.
2. Menjelaskan Materi.
3. Memberi kesempatan bertanya.

Evaluasi

: 1. Apa tujuan dari pembangunan kesehatan.


2. Hal-hal apa saja yang mempengaruhi tingkat kesehatan masyarakat
3. Apa akibat dari sanitasi lingkungan yang tidak sehat.