You are on page 1of 3

Identitas buku

:
Judul Buku: Bumi
Nama Penulis: Tere Liye
Nama Penerbit: Gramedia
Tahun Terbit: 2014
Jumlah Halaman: 438
Harga Buku: Rp88.000
Alam semesta adalah misteri. Orang yang memiliki paling banyak pengetahuan di dunia ini
pasti masih memiliki pertanyaan akan alam semesta. Dunia yang kita tinggali memang tidak
sesederhana yang kita lihat. Itulah sebuah anggapan yang diungkapkan dalam novel “Bumi”
karangan Tere Liye ini.
Novel ini mengisahkan tentang seorang anak perempuan berusia lima belas tahun yang
bernama Raib. Dia memiliki kekuatan spesial yang dia rahasiakan sejak kecil, yaitu
kemampuannya untuk menghilang. Teman sekelasnya, Ali, mengetahui rahasia ini dengan
tidak sengaja. Pada suatu hari, Raib yang tidak mengerti akan kekuatannya itu pun didatangi
oleh Tamus, seseorang yang berasal dari dunia lain. Dia berusaha untuk membawa Raib ke
dunianya namun Raib tidak bersedia. Suasana semakin memanas ketika Tamus dan pasukan
dari dunianya datang ke aula sekolah Raib untuk membawa Raib bersamanya. Dengan
bantuan guru matematika Raib, Miss Selena, Raib berhasil melarikan diri ke dunia lain yang
lebih aman bersama dengan kedua temannya, Seli dan Ali, yang secara tidak sengaja ikut
terlibat. Raib bertemu dengan keluarga Ilo di dunia yang ternyata merupakan dunia dari klan
bulan itu. Dalam perkembangan selanjutnya, Raib pun akhirnya mengetahui bahwa ada
empat dunia yang berjalan pada saat yang bersamaan dalam dimensi yang berbeda. Dalam
empat dunia itu, terdapat klan matahari, bulan, bintang, dan bumi. Kemampuan Raib yang
bisa menghilang menunjukkan tanda bahwa dia termasuk klan bulan. Seli, walaupun tidak
sengaja terlibat, memiliki kemampuan untuk mengeluarkan listrik dan hal itu menunjukkan
bahwa dia termasuk klan matahari. Sedangkan Ali termasuk klan bumi yang berasal dari
dunia asal mereka. Ketika mereka merasa aman dalam posisi mereka saat ini, Tamus dan
pasukannya datang ke dunia klan bulan dan melakukan serangan. Hal itu membuat Raib, Ali,
dan Seli terpaksa keluar dari zona aman mereka dan melakukan perlawanan di dunia milik
klan bulan ini.
Dengan membaca sinopsis dari novel pertama dari trilogi ini, pembaca tentu akan tertarik
dengan kehadiran seorang tokoh utama yang bisa ‘menghilang’. Suasana pada bagian awal
novel juga digambarkan sebagai kehidupan normal seorang murid SMA dalam keluarga yang

dia tidak akan mampu melakukan apapun. kalimat yang terus-menerus diulang dalam novel ini. pemandangan. Gaya bahasanya hampir terlihat seperti novel yang diterjemahkan dari bahasa asing karena kalimat yang digunakan sangat formal. Terakhir. yaitu kemampuan tokoh itu untuk menghilang. kebiasaan itu lebih terkesan untuk mengisi reaksi Raib terhadap tindakan Ali karena setiap Ali melakukan sesuatu.” Dalam empat dunia yang dihadapi Raib dan kekuatan yang dimilikinya. Namun. bahkan dalam kalimat percakapan antarsahabat.” Kalimat ini memacu . menggambarkan bumi berada di telapak tangan. Seberapa hebat pun manusia. merambat menjadi empat dunia. Selain itu. dan kebiasaan yang ada di dunia bulan juga sangat luar biasa. sinopsis dari buku ini juga sangat menarik. Manusia hendaknya mau terus belajar untuk menemukan apa yang menjadi ‘kekuatan’ bagi mereka. Raib. Salah satu kalimat yang menarik dari novel ini adalah “ Sumber kekuatan terbaik adalah yang sering disebut dengan tekad. jika dia tidak memiliki tekad. seperti dalam novel “Narnia” atau “Harry Potter”. Kekurangan lain dari novel ini adalah repetisi. Kelebihan yang dimiliki buku ini adalah idenya. Seorang murid SMA yang memiliki kemampuan untuk menghilang. Hal itu bisa saja menunjukkan suatu kebiasaan. Hal itu membuat percakapan yang ada tampak kurang realistis. Penulis Indonesia jarang menulis tentang dunia lain yang penuh dengan fantasi. Selain itu. perlahan-lahan mengetahui apa yang sebenarnya terjadi di dunia yang ia hadapi itu hinga bagian akhir dari novel. Suatu bentuk keunikan fantasi yang awalnya terlihat dari satu orang. Novel ini mengajak pembacanya untuk ikut berada dalam posisi Raib yang awalnya tidak tahu apa-apa. kalimat yang mengingatkan untuk terus belajar adalah “Boleh jadi kemampuan kalian belajar adalah kekuatan itu sendiri. pembaca dapat terkejut begitu membaca isi dari novel ini karena kemampuan sang tokoh utama untuk menghilang hanya sebagian kecil dari seluruh permasalahan yang ada dalam novel yang berujung pada keberadaan empat dunia yang berbeda. Imajinasi penulis yang menggambarkan dengan detil suasana. ‘Dunia lain’ yang kebanyakan ada di dunia sastra Indonesia hanyalah seputar kehidupan paranormal. penulis selalu menuliskan jalan pikiran Raib yang kagum akan kejeniusan Ali dan berujung pada repetisi yang berlebihan. “Dunia yang kita tinggali ini memang tidak sesederhana yang kita lihat.harmonis dengan satu keunikan. Perkembangan jalan cerita novel yang berujung pada keberadaan empat dunia sama sekali tidak dapat diprediksi. Sayang. tekad tetaplah sumber kekuatan yang terbaik dan hal itu sangat menarik.” Bakat dan talenta manusia itu berbeda-beda. Sampul dari novel ini terlukiskan dengan menarik dan indah. Raib berulang kali mengatakan tentang kejeniusan Ali dalam beberapa situasi. Gaya bahasa yang digunakan sangatlah sederhana dan mudah dimengerti.

tidak mudah puas demi mencapai suatu masa depan yang lebih baik lagi. Manusia memang seharusnya mau untuk terus belajar.orang untuk terus mencari tahu apa yang terjadi. .