You are on page 1of 13

Jurnal Nominal / Volume I Nomor I / Tahun 2012

PERANAN ANALISIS LAPORAN KEUANGAN,
PENILAIAN PRINSIP 5C CALON DEBITUR DAN PENGAWASAN KREDIT
TERHADAP EFEKTIVITAS PEMBERIAN KREDIT
PADA PD BPR BANK PASAR KABUPATEN TEMANGGUNG

Rosita Ayu Saraswati
Universitas Negeri Yogyakarta
rositaayusaraswati@gmail.com

ABSTRAK

Penelitian

dengan

judul

“Peranan

Analisis

menganalisis data, sehingga dapat memberikan

Laporan Keuangan, Penilaian Prinsip 5C Calon

gambaran

yang

Debitur, dan Pengawasan Kredit Terhadap Efek-

penelitian.

Teknik

tivitas Pemberian Kredit Pada PD BPR Bank Pasar

digunakan adalah observasi, wawancara, dokumen-

Kabupaten Temanggung” ini memiliki tujuan yai-

tasi, dan penelitian kepustakaan.

tu, (1) mengetahui pentingnya posisi keuangan bagi

Hasil penelitian ini dapat menjelaskan tentang (1)

perbankan dalam menyetujui permohonan kredit,

pentingnya posisi keuangan bagi perbankan dalam

(2) mengetahui prosedur penilaian laporan keu-

menyetujui permohonan kredit, (2) prosedur

angan calon debitur yang dilakukan oleh bank, (3)

penilaian laporan keuangan calon debitur oleh

mengetahui bagaimana bank melakukan penilaian

bank, (3) penilaian prinsip 5C calon debitur yang

terhadap prinsip 5C calon debitur, (4) mengetahui

dilakukan oleh bank, (4) keefektivan pengawasan

keefektivan pengawasan kredit yang dilakukan

kredit, dan (5) meminimalisir atau mencegah ter-

oleh bank, dan (5) membantu pihak bank dalam

jadinya kredit macet oleh debitur yang dapat meru-

mengurangi kemungkinan terjadinya kredit macet.

gikan pihak bank sebagai kreditur.

Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode

Kata kunci: analisis laporan keuangan, prinsip 5C,

deskriptif,

pengawasan kredit, efektivitas pemberian kredit

yaitu

dengan

mengumpulkan

dan

jelas

sesuai

dengan

pengumpulan

data

judul
yang

dan kondisi Ada beberapa hal yang akan dinilai dan diperhatikan oleh bank terhadap suatu perusahaan yang akan menjadi debiturnya sebelum memberikan untuk mengembalikan pinjaman. Salah satunya Pada Bank Perkreditan Rakyat. deposito. Karena bank memiliki tanggung jawab atas dana nasabah yang diberikan kepadanya. yang di antaranya berasal dari ta- sangat penting untuk menjadi penilaian sebelum bungan. Namun mengingat sebagai lembaga intermediasi. Rasio keuangan hanya akan bermanfaat apa- bank konvensional maupun bank perkreditan bila dapat menunjukkan perubahan arah dan pola rakyat. kredit memiliki risiko tinggi atas ketidakmampuan Bagi bank. perekonomian yang aman bagaikan mutiara bagi bank. Collateral. Dalam menganalisis laporan keuangan perusahaan.Jurnal Nominal / Volume I Nomor I / Tahun 2012 A. Capacity. Jadi untuk menjaga dan memini- kredit. dan giro. maka pemberian kredit perbankan banyak di- batasi oleh ketentuan undang-undang dan ketentuan Bank Indonesia. dalam keadaan baik atau buruk. Rasio keuangan dapat menggambarkan pertumbuhan keuangan perusahaan dari tahun ke tahun. kebanyakan ana- adalah analisis laporan keuangan perusahaan. biasanya BPR hanya me- hadap kondisi keuangan suatu perusahaan. dan apakah layak untuk mendapatkan kredit atau tidak. Kredit merupakan salah satu cara bagi bank keuangan suatu perusahaan. Latar Belakang Masalah Pemberian kredit merupakan kegiatan utama bank yang mengandung risiko yang dapat berpengaruh pada kesehatan dan kelangsungan usaha bank. sebagian besar dana bank berasal dari dana masyarakat. Capital. untuk media penyaluran dana kepada masyarakat. Keputusan pemberian bank memberikan persetujuan pemberian kredit. PENDAHULUAN 1. Melainkan. pihak bank juga harus memperhatikan prinsip 5C dari calon debitur tersebut. Prinsip 5C ini juga digunakan untuk melihat bagaimana kredibilitas calon debitur ke depannya. memiliki jaminan. lisis kredit hanya dilakukan dengan melihat laporan Dengan melihat laporan keuangan yang akan men- laba rugi dan prinsip 5C pun tidak dinilai secara jadi debitur. Namun. Selain memperhatikan dan melakukan penilaian terhadap laporan keuangan calon debitur. memiliki harus mampu melakukan penilaian dan pertim- kemampuan bangan yang sangat teliti. bank dapat melakukan penilaian ter- keseluruhan. Namun rasio keuangan bukanlah hal mutlak untuk pengambilan keputusan Kredit dapat diperoleh baik dari bank umum atau akhir. Seperti diketahui. modal yang kuat. persetujuan suatu permintaan kredit. kemudian dapat melakukan perbandingan mengenai kondisi keuangan setiap tahunnya yang akan berhubungan dengan pengambilan keputusan pemberian kreditnya. Prinsip 5C tersebut bahwa sumber dana bank yang digunakan untuk adalah Character. bank harus memberikan perhatian khusus dalam pemberian kredit terhadap calon debitur. apakah mentingkan aspek collateral (agunan) saja. Kelima prinsip tersebut dari masyarakat. Di mana ketika bank melihat adanya calon malisir risiko tersebut dan demi keamanan. analisis rasio merupakan salah satu analisis yang dapat digunakan. debitur yang memenuhi semua prinsip debitur dalam membayar kewajiban kreditnya pada 5C adalah nasabah yang layak untuk mendapatkan saat jatuh tempo. Apabila . bank debitur yang memiliki karakter yang kuat. dan disalurkan sebagai kredit sebagian besar diperoleh Condition of Economy.

c) Perkreditan merupakan instrument penjaga likuiditas. dan profitabilitas bank. otorita atau sehingga terjadi efisiensi dan mengurangi pem- pemerintah. baik dengan cara pengawasan langsung maupun pengawasan secara tidak langsung. BPR yang merupakan bank yang memiliki kegiatan utama dalam bidang perkreditan juga seharusnya melakukan pengawasan yang ketat terhadap para debiturnya. saingan. diantaranya adalah bank. d) Bank dapat meningkatkan kemampuan para karyawannya untuk lebih mengenal kegiatan usaha secara riil di berbagai sektor ekonomi. bekerja. Kredit bekerja dalam perusahaan. (kinerja) usaha semakin baik daripada sebelumnya. Seseorang atau badan usaha yang mem- b) Kredit berfungsi untuk menciptakan kesempatan berikan kredit (kreditur) memberikan kepercayaan berusaha dan kesempatan kerja yang memperluas bahwa penerima kredit (debitur) di masa menda- sumber pendapatan dan kemungkinan membuka tang akan sanggup memenuhi segala sesuatu yang sumber-sumber pendapatan negara. telah disepakati kedua pihak. Istilah kredit berasal dari bahasa Yunani. (1) Bagi Bank a) Kredit merupakan sumber utama pendapatannya. (2) Bagi Debitur Pengawasan kredit ini memiliki tujuan utama yaitu a) Kredit berfungsi sebagai sarana untuk membuat untuk meminimalisir dan mencegah terjadinya kegiatan usaha makin lancar dan performance penyimpangan kredit. karena ada peningkatan daya beli (social buying power) . b) Pemberian (4) Bagi Masyarakat b) Kredit mengurangi pengangguran. karena membuka peluang berusaha. Credere yang berarti kepercayaan (Truth atau Faith).Jurnal Nominal / Volume I Nomor I / Tahun 2012 agunan yang diajukan oleh calon debitur tersebut memenuhi syarat. Oleh (3) Bagi Otorita karena itu dasar dari kredit adalah adanya ke- a) Kredit berfungsi sebagai instrumen moneter. b) Kredit meningkatkan minat berusaha dan keuntungan sebagai jaminan kelanjutan kehidupan pe- 2. dan masyarakat. 1) Deskripsi Teori c) Kredit memperluas kesempatan berusaha dan a. kredit merupakan perangsang pemasaran produk-produk lainnya dalam per- c) Kredit meningkatkan fungsi pasar. percayaan. solvabilitas. dan pemerataan pendapatan. serta meningkatkan mutu manajemen dunia usaha. berbeda-beda tergantung pada pihak-pihak tersebut. Kajian Teori rusahaan. maka permohonan kreditnya akan disetujui tanpa melihat aspek yang lainnya. Tujuan kredit pun borosan di semua lini. 1999:3) : ward linkage dalam kehidupan perekonomian. debitur. Tujuan adanya kredit adalah sebagai berikut a) Kredit dapat menimbulkan backward dan fore- (Tjoekam. c) Kredit berfungsi sebagai instrumen untuk ikut Kegiatan perkreditan melibatkan beberapa pihak.

Untuk itu bank wajib keuangan perusahaan. 1996:5). proses akuntansi. Dengan demikian. pendapat bahwa laporan keuangan adalah hasil dll. sedangkan klaim perus- terjadi dalam suatu perusahaan. Laporan keuangan untuk debitur yang mengalami kesulitan pem- ini disusun dan ditafsirkan untuk kepentingan ma- bayaran pokok dan atau bunga kredit namun masih najemen dan pihak-pihak lain yang menaruh per- memiliki hatian atau mempunyai kepentingan dengan data yang dimaksud adalah mengenai prospek usaha yang baik dan mampu memenuhi keuangan perusahaan tersebut (Djarwanto. perusahaan dan klaim atas aset tersebut meliputi b. Analisis kredit ini wajib dilakukan untuk akhir dari proses akuntansi.Jurnal Nominal / Volume I Nomor I / Tahun 2012 lain adalah merupakan proses akuntansi yang pada Sebelum persetujuan permohonan kredit diberikan. ada tiga bentuk laporan keuangan dilarang melakukan restrukturisasi kredit dengan pokok yang dihasilkan oleh perusahaan. Neraca bisa digunakan se- memiliki kebijakan dan prosedur tertulis mengenai bagai gambaran potret kondisi keuangan suatu pe- restrukturisasi kredit yang merupakan bagian yang rusahaan pada suatu waktu tertentu (snapshoot keu- tidak terpisahkan dari kebijakan manajemen risiko angan perusahaan). neraca adalah uang. kewajiban setelah dilakukan restruktuirisasi. . yaitu tujuan (Djarwanto. salah satu upaya yang dapat dilakukan bilan keputusan oleh berbagai pihak. Analisis Laporan Keuangan utang dan saham pribadi. dan diringkaskan dalam satuan naan di masa lalu. peningkatan pem- 1) Neraca bentukan PPA. Sebagai hasil akhir dari mencegah terjadinya kredit macet oleh debitur. dan kemudian diadakan penafsiran untuk menampilkan keseimbangan antara keputusan in- berbagai tujuan. 1996:5) : hanya untuk menghindari penurunan penggolongan kualitas kredit. atau penghentian pengakuan penda- Neraca digunakan untuk menggambarkan kondisi patan bunga secara akrual. jaminan yang digunakan. Laporan keu- untuk meminimalkan kerugian yang akan diakibat- angan merupakan hasil tindakan pembuatan ringka- kan adalah dengan melakukan restrukturisasi kredit san data keuangan perusahaan. maka terlebih peristiwa yang setidak-tidaknya sebagian bersifat dahulu bank wajib melakukan analisis kredit. Berbagai tindakan tersebut tidak vestasi dengan keputusan pendanaan. Bank Secara umum. Transaksi-transaksi ahaan dan peristiwa-peristiwa yang bersifat finansial di- menunjukkan sumber dana atau keputusan penda- catat. dalam cara yang tepat dan dalam bentuk lisis latar rupiah dan penafsiran akan hasil-hasilnya. Slamet belakang perusahaan dan pemiliknya. Ana- finansial. Aset perusahaan menun- Laporan keuangan pada dasarnya adalah merupa- jukkan keputusan penggunaan dana atau keputusan kan hasil refleksi dari sekian banyak transaksi yang investasi pada masa lalu. hakikatnya merupakan seni pencatatan. laporan keuangan harus mampu Apabila terjadi kasus kredit macet atau kredit ber- menyajikan informasi yang berguna untuk pengam- masalah. prospek pe- Sugiri dan Bogat Agus Riyono (2001:21) ber- rusahaan kedepannya. 1993:93). digolongkan. penggolon- dan untuk meyakinkan bank bahwa pemberian gan. dan peringkasan transaksi dan peristiwa- kredit tersebut akan bersifat aman. yang meliputi aset sumber daya bank (Tjoekam.

dan profitabilitas perus- 1) Riwayat peminjam laporan keuangan penting . Bank komersial tu saja. manajemen berkepentingan un- Laporan arus kas menyajikan informasi mengenai tuk mengetahui efisiensi penggunaan modal kerja. Penilaian Prinsip 5C meliputi penelaahan mengenai hubungan dan ke- Penjelasan mengenai prinsip 5C adalah sebagai cenderungan atau trend untuk mengetahui apakah berikut (Kasmir. stabilitas. didukung watak yang baik.Jurnal Nominal / Volume I Nomor I / Tahun 2012 2) Laporan Laba Rugi ahaan. tanpa dibuat dalam konsep dan bentuk yang seragam. jangka panjang. in- pembayaran dividen dan bunga. tidak akan dapat mem- Analisis dalam berikan keamanan bagi bank dalam pembayaran melakukan penilaian mengenai keamanan kredit atas segala kewajiban yang ada. Laporan keuangan juga dapat disusun secara mendadak maupun secara berkala sesuai dengan kebutuhan perusahaan. baik bagi dengan neraca yang merupakan snapshoot maka pihak manajemen maupun pihak-pihak di luar pe- laporan laba rugi hanya mencakup kegiatan rusahaan seperti kreditur (terutama kreditur jangka operasional perusahaan dalam suatu periode terten- pendek) dan pemilik perusahaan. tasinya. Berbeda keuangan jangka pendek adalah penting. sebelum memberikan keputusan persetujuan Laporan laba rugi merupakan laporan prestasi pe- pemberian kredit. hasil usaha. Hal ini karena kredit adalah ke- dengan mengukur hubungan antara unsur-unsur percayaan yang diberikan kepada peminjam se- laporan keuangan dan bagaimana perubahan unsur- hingga peminjam haruslah pihak yang benar-benar unsur tersebut dari tahun ke tahun untuk menge- dapat dipercaya dan beritikad baik untuk mengem- tahui arah perkembangan perusahaan. Character angan perusahaan tersebut memuaskan atau tidak Analisis watak dari peminjam sangat penting untuk memuaskan. Analisis laporan keuangan dilakukan diperhatikan. dan kemajuan keu- a. Bagaimanapun baiknya suatu yataan. Bagi kreditur vestasi. Kreditur perlu mengetahui harus diteliti didalam analisis watak nasabah ada- kondisi kerja atau kondisi keuangan jangka pendek lah riwayat hubungan dengan bank. dan baik pada saat tertentu maupun pada periode terten- bagaimana perkembangan perusahaan selanjutnya. analisis laporan keuangan diper- Secara umum laporan keuangan bertujuan untuk lukan terutama untuk mengetahui jaminan inves- memberikan informasi keuangan suatu perusahaan. Dalam ken- balikan pinjaman. Analisis dan penafsiran posisi rusahaan selama jangka waktu tertentu. dan kreditur jangka pendek lainnya sangat menaruh perhatian pada tingkat keamanan bagi kredit-kredit 3) Laporan Arus Kas jangka pendeknya. aliran kas yang masuk maupun keluar bersih pada dan pemegang saham beserta kreditur jangka pan- suatu periode waktu yang merupakan hasil dari tiga jang berkepentingan untuk mengetahui prospek kegiatan pokok perusahaan yaitu operasional. antara lain: (likuiditas). dan pendanaan. tu. Analisis laporan keuangan c. 2004) : keadaan keuangan. Beberapa hal yang yang akan diberikan. tidak semua laporan keuangan perusahaan bidang usaha dan kondisi perusahaan. prospek keuntungan di masa depan.

yaitu selisih antara aktiva hanya mengawasi dengan jalan meminta laporan dengan kewajiban yang ada. sehingga kemungkinan kredit tersebut sangat penting dalam analisis kredit adalah faktor bermasalah relatif kecil. Menurut Mulyono (1996:479-487) pengawasan secara tidak langsung adalah pengawasan dimana Modal sendiri (ekuitas) merupakan hak pemilik bank dalam memberikan kredit kepada nasabah. Bagaimana analisis laporan keuangan calon . Kemampuan tersebut dapat diuraikan ke dalam kemampuan manajerial dan kemampuan finansial. Analisa modal ini ber- Pengawasan langsung. Se- d. dalam perusahaan. dengan kan dan kemampuan dalam menanggung beban tujuan untuk mengetahui keadaan yang sebenarnya resiko yang mungkin dialami perusahaan. sehingga jika pihak bank akan tahu nasabah menggunakan fasilitas kredit dengan benar di mata hukum. kemampuan. sosial dan politik yang ada sekarang dan prediksi untuk dimasa yang akan datang. diantaranya berasal dari investasi pemilik ditambah dengan berupa laporan neraca dan perhitungan laba rugi. Kedua kemampuan ini tidak dapat berdiri sendiri. Karena kemampuan finansial merupakan hasil kerja kemampuan manajerial perusahaan. Persetujuan Pemberian Kredit e. Collateral hingga Unsur lain yang perlu mendapatkan perhatian dalam analisis kredit adalah collateral (agunan). maka tujuan analisis kemampuan adalah untuk mengukur kemampuan membayar. Jaminan hendaknya melebihi jumlah kredit yang diberikan. Capital Pengawasan kredit sangat perlu dilakukan dengan menggunakan sistem peringatan dini (early warning) yang mampu mengantisipasi sinyal-sinyal penyimpangan dari syarat-syarat kesepakatan bank dengan debitur. Jaminan juga harus diteliti keabsahan dan kesempurnaannya. hasil usaha perusahaan. sekaligus menentukan kolektibilitas kredit tersebut (Tjoekam. Pertanyaan Penelitian terjadi suatu masalah. 1999:29). dan juga sebagai sarana pengawasan yang efektif terhadap kredit yang telah dikeluarkan oleh pihak bank. dari usaha debitur yang dibiayai dengan kredit. Analisis Laporan Keuangan Sebagai dasar kan akan dapat dipergunakan secepat mungkin. Pengawasan Kredit (Monitoring) tuk mengetahui kesungguhan nasabah melunasi hutangnya.Jurnal Nominal / Volume I Nomor I / Tahun 2012 2) Reputasi dalam bisnis dan keuangan 3) Manajemen 4) Legalitas usaha Dalam menilai kredit hendaknya juga dinilai kon- disi ekonomi. Pada dasarnya modal berkala yang diperlukan oleh bank. maka jaminan yang dititip- 1. yaitu pengawasan oleh bank tujuan untuk mengetahui kemampuan perusahaan yang dilakukan dengan mengadakan pemeriksaan dalam memikul beban pembiayaan yang dibutuh- langsung pada tempat nasabah bekerja. Penilaian kondisi atau prospek bidang usaha yang b. Condition of Economy a. c. Jika tujuan analisis watak adalah un- d. yang menjadi penyebab utama menurunnya mutu kredit. Capacity dibiayai hendaknya benar–benar memiliki prospek Setelah aspek watak maka faktor berikutnya yang yang baik.

Hal ini dilakukan untuk mengumpulkan. Dalam hal berian kredit? ini penulis mengambil 4 nama debitur yaitu b. tujuan penelitian lisis laporan keuangan sangat penting dilakukan dan kajian teori yang telah dijelaskan pada bab satu oleh pihak dan bab dua. maka metode penelitian yang bank sebelum menyetujui permintaan kredit dari digunakan adalah metode deskriptif. Setiap perusahaan harus memiliki laporan B. M. serta cukup jelas mengenai perkreditan. maka kita dapat melihat tersebut. Bagaimana pelaksanaan pengawasan kredit oleh BPR Bank Pasar? b. Pengawasan Pemberian Kredit Kredit. menganalisis. Metode Penelitian keuangan dalam suatu periode waktu tertentu. yaitu dengan perusahaan calon debitur. Bagaimana prosedur penilaian prinsip 5C calon debitur sebelum disetujui permohonan kreditnya? 3. dapat meminimalisir kemungkinan terjadinya kred- 2. dan Su- menjadi pertimbangan sebelum permohonan kredit haryanto. serta menyajikan melihat apakah calon debitur tersebut nantinya data sehingga dapat memberi gambaran yang akan dapat melunasi kreditnya atau tidak. Mengapa perlu dilaksanakan pengawasan kredit? akukan oleh Bank Pasar Kabupaten Temanggung kepada calon debiturnya. Sedangkan responden bangan yang dilakukan oleh bank adalah penilaian yang digunakan adalah debitur yang melakukan terhadap prinsip 5C. menjadi subjek penelitian karena dianggap mampu terlebih dahulu bank memiliki beberapa pertim- untuk memberikan data-data yang dibutuhkan bangan kepada calon debiturnya. prinsip 5C ini terdiri atas . Hafiz. Penilaian Prinsip 5C. Subjek dan Objek it macet.Jurnal Nominal / Volume I Nomor I / Tahun 2012 debitur dapat dijadikan dasar persetujuan pem- kegiatan kredit pada bulan April 2012. Rina Widayanti. 3. Salah satu pertim- sesuai dengan penelitian ini. BPR ini dipilih Sebelum menyetujui pemberian kredit oleh bank. Bagaimana peranan pengawasan kredit sebagai tersebut. dan Efektivitas Pemberian Kredit yang dil- a. Definisi Operasional Variabel V1 : Analisis Laporan Keuangan Analisis laporan keuangan sangat penting dilakukan dan diperhatikan oleh pihak-pihak yang memiliki kepentingan terhadap laporan keuangan c. Ana- Berdasarkan rumusan masalah. Pengawasan Kredit (Monitoring) a. Karena dengan melihat laporan keuangan cara untuk menghindari kemungkinan terjadinya suatu kredit bermasalah? bagaimana posisi dan kondisi keuangan perusahaan perusahaan. Komponen laporan keuangan apa saja yang Syaefudin Adi. disetujui oleh bank? Objek pada penelitian ini adalah Analisis Laporan 2. METODOLOGI PENELITIAN keuangan yang dapat menggambarkan kondisi dan posisi keuangan serta kinerja dan perubahan posisi 1. Subjek dalam penelitian ini adalah BPR Bank V2 : Penilaian Prinsip 5C Pasar Kabupaten Temanggung. Penilaian Prinsip 5C Sebagai Dasar Persetujuan Keuangan.

jumlah kredit yang disalurkan. Batas NPL pada Pengawasan yang dimaksudkan di sini bukan han- suatu bank menurut Bank Indonesia adalah maksi- ya pengawasan terhadap debitur. bank dapat mem- 2. Pada Bank Pasar. Pertimbangan persetujuan memberikan keterangan yang berkaitan dengan kredit juga dapat dengan melihat laporan keuangan penelitian yang akan dilakukan. kredit likuiditas dari Bank Indonesia. Bukti yang ada berupa form pengajuan kredit perorangan. menurut Arikunto (1998:236) yaitu mengumpulkan bukti-bukti dan catatan-catatan yang ada di perusahaan. kredit lain (SBPU. Suatu penyaluran kredit akan melaksanakan pengawasan V4 : Efektivitas Pemberian Kredit Sebelum bank menyetujui permintaan kredit dari dikatakan tidak efektif apabila nilai NPL-nya lebih dari 5%. Capi- ahaan dengan segala aspek kegiatan yang berkaitan tal. cadangan bank). dan Condition of Economy. dari calon debitur. yang pu dipenuhi oleh calon debitur sebelum mendapat- berasal dari masyarakat luas (tabungan. Dokumentasi. Bank harus melakukan giro. indikator yang kemudian dapat menentukan bahwa pemberian kredit efektif atau tidaknya adalah dengan indikator LDR (Loan to Deposit Ratio) dan NPL (Non Performing Loan). form lembar hasil wawancara. Kelima prinsip ini harus mam- laba yang belum dibagi. dan formulir tambahan dapat dilihat dilampiran. Collateral. calon debitur. namun juga mal 5%. adalah dengan cara oleh bank dibandingkan dengan penerimaan dana mengumpulkan bahan-bahan dari berbagai sumber yang diterima oleh bank dari berbagai sumber. hatikan kelima aspek tersebut. Capital.Jurnal Nominal / Volume I Nomor I / Tahun 2012 Character. yaitu dengan mengadakan wa- perkirakan apakah debitur tersebut layak atau tidak wancara terhadap pejabat yang berwenang untuk untuk diberikan kredit. Observasi. rekening kan persetujuan bank. dan mempelajari literatur-literatur. formulir penyetoran. Wawancara. Yaitu besarnya jumlah kredit yang Setiap bank yang melakukan kegiatan perkreditan bermasalah dibandingkan dengan keseluruhan harus kredit. Bank akan melihat posisi laporan keuangan perusahaan debitur apakah layak atau tidak diberikan kredit. Sehingga apabila NPL sudah menunjuk- pengawasan terhadap karyawan atau pejabat yang kan angka 5% berarti bank harus melakukan peng- berwenang dalam hal pemberian kredit. yaitu metode pengumpulan data di taranya dilihat dari laporan keuangannya dan faktor mana penulis mengamati langsung keadaan perus- 5C. Penelitian Kepustakaan. Capacity. Metode Pengumpulan Data mampu dipenuhi oleh calon debitur tersebut. Sedangkan sebaliknya NPL adalah kata lain dari V3 : Pengawasan Kredit (Monitoring) kredit macet. Capacity. termasuk di da- Sumber-sumber tersebut adalah sumber-sumber lamnya adalah bahan-bahan kuliah yang penulis . yaitu Collateral. yang diberikan kepada debitur tidak menjadi kredit kredit antar bank). dition of Economy. galakan piutangnya. besarnya seluruh volume kredit yang disalurkan 4. Dian- 1. yang bermasalah atau kredit macet. deposito). ataupun yang berasal dari lembaga penilaian 5C ini agar di masa mendatang. Characteristic. ada beberapa syarat yang harus 4. LDR adalah 3. Dengan memper- dengan penulisan. dan Con- yang berasal dari bank itu sendiri (setoran modal.

yaitu kredit lancar akan turun mutunya posisi atau kondisi keuangan debitur. seterusnya akan lebih turun lagi menjadi kredit diragukan bilamana lebih dari enam bulan tidak ada perbaikan. maka akan pembahasan penelitian untuk mendapatkan dasar ketahuan statusnya dalam posisi apa. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Pengawasan kredit dilakukan dengan menganut Hasil Penelitian dan Pembahasan prinsip-prinsip pengawasan kredit untuk men- 1. apakah sesuai atau tidak dengan yang diinginkan. Hal ini credit revio) kemungkinan mutu kredit itu be- digunakan oleh bank untuk melihat kondisi keu- rada pada salah satu posisi setelah diisyaratkan angan pemohon tersebut. 5.Jurnal Nominal / Volume I Nomor I / Tahun 2012 telah ikuti selama ini yang berkaitan dengan topik dibandingkan dengan standar baku. bagai Dasar Persetujuan Pemberian Kredit dan prosesnya adalah : a. Oleh karena itu setiap pemohon kredit yang mengajukan kreditnya di Bank Pasar harus selalu menyerahkan 2) Sebagai hasil pengawasan kredit (instrumennya laporan keuangan terakhirnya kepada bank. dengan criteria tersebut di atas disebut actual performance credit. yaitu suatu metode yang bertujuan untuk memberikan gam- baran mengenai subjek penelitian berdasarkan data yang diperoleh dari variabel yang diperoleh dari kelompok subjek yang diteliti 4) Implementasi dari corrective action program dan hasilnya dibandingkan kembali dengan ukuran actual standard maka terlihat lagi actual performance credit. Analisis laporan keuangan dapat dijadikan dasar 1) Standar baku mutu kredit di Indonesia ber- persetujuan pemberian kredit karena dengan landaskan waktu penyelesaian semua kewajiban melihat laporan keuangan dapat menggambarkan debitur. Teknik Analisis Data Dalam penelitian ini teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. kredit tersebut harus dihapus bukukan (write off) setelah dua puluh satu bulan tidak ada perbaikan sama sekali. Akhirnya. 2010:126). menjadi kredit kurang lancar apabila lebih dari tiga bulan tidak ada perbaikan. Analisis Laporan Keuangan Calon Debitur se- dukung terciptanya efektivitas pemberian kredit. Komponen-komponen yang menjadi pertimbangan bagi Bank Pasar adalah laporan laba rugi. bahwa laporan keuangan adalah hasil dari proses akuntansi yang berguna bagi pihak-pihak yang memerlukan informasi mengenai keadaan keuangan dan operasional dari suatu pihak tertentu. D. dan akan turun lebih buruk lagi menjadi kredit macet bilamana lebih dari dua belas bulan tidak ada perbaikan. (Saifuddin. performance credit itu . dilakukan identifikasi penyebab terjadinya penyimpangan (variabel apa?) dan lanjutannya harus disusun corrective action program. 3) Selanjutnya actual b. baik dari bank maupun dari debitur. kemudian teoretis. Pada PD BPR Bank Pasar Kabupaten Temanggung analisis laporan keuangan calon debiturnya memegang peranan yang sangat penting. Hal ini sesuai dengan pendapat Munawir (2004:2).

1) Perhitungan pendapatan kotor rata-rata per bu- Berikut ketentuan-ketentuan yang harus mendapat lan. Condition of Economy . Capital. dan Collateral) . penilaian yang baik oleh bank yang sesuai dengan Pendapatan kotor rata-rata per bulan dihitung penjelasan menurut Kasmir (2004): dengan cara. perhitungan kebutuhan modal. Pendapatan kotor – Pengeluaran = Pendapatan ber- 2. sih. serta pacity. 3) Perhitungan pendapatan bersih rata-rata per bu- Jaminan yang digunakan dan dicantumkan dalam lan permohonan kredit haruslah milik pribadi dengan Pendapatan bersih rata-rata per bulan dihitung dengan cara. Condition of Economy. analisis kelayakan usaha dengan memperhatikan Penilaian aspek ini harus memperhatikan secara cermat apakah usaha yang dicantumkan benarbenar milik pribadi bukan milik orang lain. Peranan maupun surat berharga yang harganya ditentukan dan ditaksir oleh pihak bank. rencana penerimaan dan penge- paling kurang factor 5C (Character. bank harus melaksanakan “prinsip kehati-hatian dalam penanaman dana” yaitu penanaman dana dilakukan antara lain berdasarkan : a. Characteristic Pendapatan per hari x Jumlah hari = Pendapatan Berdasarkan dari informasi-informasi yang dik- kotor rata-rata per bulan umpulkan baik dari lingkungan sekitarnya maupun 2) Perhitungan pengeluaran rata-rata per bulan. lum memberikan persetujuan kreditnya sangat jumlahnya harus lebih besar dari angsuran kredit penting untuk dilakukan. rencana angsuran dan pengembalian kredit. a. dan/atau Aspek-aspek yang terdapat dalam laporan keu- b. Capital nesia Nomor 13/14/PBI/2011 tentang Penilaian Kualitas Aktiva. b. Berdasarkan Penjelasan Atas Peraturan Bank Indo- d. kinerja angan yang menjadi penilaian Bank Pasar adalah : (performance) dan kemampuan membayar. Penilaian terhadap prinsip 5C calon debitur sebe- pengasilan bersih yang diperoleh setiap bulan. Ca- luaran dana. Dengan maksud bahwa berarti a. ketentuan-ketentuan yaitu berupa barang material Penilaian Prinsip 5C terhadap Persetujuan Pemberian Kredit c. e. Capacity Penilaian aspek ini harus teliti dalam menilai bagaimana kemampuan calon debitur dalam membayar kreditnya. yang harus dibayar pada setiap bulannya. penilaian terhadap aspek prospek usaha.Jurnal Nominal / Volume I Nomor I / Tahun 2012 proyeksi arus kas. calon debitur harus Pengeluaran rata-rata per bulan dihitung dengan cara mendaftar dan menjumlahkan semua biayabiaya yang harus dan rutin dikeluarkan setiap bu- memiliki riwayat watak yang baik dan tidak pernah mengalami kredit macet sebelumnya baik di Bank Pasar maupun di bank lainnya. Collateral lannya. dari bank lain melalui SID.

apakah tepat waktu atau terlambat. yang memuat tentang informasi mengenai pendapatan rata-rata yang diterima per bulan dan dibandingkan dengan pengeluaran rata-rata per bulannya. Pengawasan kredit D. analisis laporan keuangan calon debitur juga dilakukan oleh petugas kredit yang mampu di bidang analisis . pembayaran kreditnya selalu terlambat maka bank akan mengambil tindakan tegas. Pengawasan kredit ini dilakukan untuk menjaminkan bahwa kredit yang disalurkan seha. Pengawasan kredit yang dilakukan oleh Bank Pasar terbukti mampu mengurangi dan meminimalisir terjadinya kredit bermasalah atau kredit macet. = 4. Prosedur penilaian laporan keuangan calon debitur oleh Bank Pasar sudah cukup efektif. wajib untuk melaksanakan pengawasan kredit (monitoring). Dengan perhitungan sebagai berikut.89%. Dalam setiap bank yang memiliki kegiatan perkreditan. namun Bank Pasar tetap meminta dan memeriksa laporan keuangan sederhana calon debiturnya. Di = 93. Dan hal ini tidak ter- Pengawasan kelancaran angsuran dilihat dengan lepas dari dilakukannya analisis kredit yang cermat bagaimana debitur membayar angsuran setiap bu- serta pengawasan kredit yang dilakukan dengan lannya. Mengingat Bank Pasar hanya menerima debitur yaitu debitur pegawai (PNS). 1.13/3/PBI/2011.88% 3. Indonesia No. Baik melalui pengawasan secara langsung maupun tidak langsung.58% samping prosedur penilaian yang sistematis. pedagang pasar. Proses Analisis Laporan Keuangan di PD BPR Bank Pasar sudah cukup memadai dan cukup efektif. Apabila teliti. 2. Pengawasan kredit yang dilakukan Bank Pasar Dengan melihat angka tersebut bahwa sebagian Temanggung adalah pengawasan secara tidak lang- besar kredit yang disalurkan oleh bank merupakan sung yaitu melalui pengawasan kelengkapan ad- kredit lancar. Hal ini dapat dilihat dari laporan keuangan Bank Pasar Temanggung pada 31 April 2012 yang menunjukkan angka LDR sebesar 93.58 % dan angka NPL sebesar 4. Pengawasan Kredit a.Jurnal Nominal / Volume I Nomor I / Tahun 2012 Kondisi ekonomi calon debitur tersebut harus da- lam keadaan yang baik. maka penulis menarik kesimpulan sebagai berikut : (monitoring) harus dilakukan oleh bank. Maksudnya di sini adalah mampu mencukupi kebutuhan pokoknya dan tidak terlilit hutang lain. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan oleh penulis. Hal ini sesuai dengan Peraturan Bank ministrasi dan kelancaran angsuran debiturnya. dan umum yang notabene mereka tidak membuat laporan keuangan secara utuh dan lengkap. b.

94. yaitu pengawasan dengan sung. Karena oleh debitur. Penilaian aspek ini dilakukan dengan melihat cata- 100. syaratan perkreditan yang berlaku.89% pada NPL. bagi kelangsungan kegiatan 1. Sehingga laporan keuangan tersebut dapat misalnya di atas Rp benar-benar menunjukkan prospek usaha calon e. Pengawasan kredit yang dilakukan oleh Bank dan meminimalisir penyimpangan yang mungkin Pasar dilakukan masih dirasa kurang efektif.000. 2. juga dilakukan pengawasan secara langsung. disi ekonomi global.74% pada LDR dan 4. turnya. Collateral keuangan Bank Pasar yang meunjukkan angka Setiap barang yang menjadi agunan debiturnya selalu di notariskan..Jurnal Nominal / Volume I Nomor I / Tahun 2012 laporan keuangan sehingga dapat menghasilkan melihat kelancaran pembayaran angsuran dari debi- data yang valid yang dapat digunakan sebagai da- tur tanpa ada pengawasan langsung yang berupa sar persetujuan pemberian kredit oleh bank. Condition of Economy debitur tersebut serta dapat dilihat bagaimana ke- Kondisi ekonomi yang dilihat oleh bank adalah layakan calon debitur dalam mendapatkan kredit kondisi ekonomi calon debitur itu sendiri serta kon- sebesar yang diajukan. Character Bank Pasar sudah melakukan penilaian aspek karakter dengan baik. Penilaian ini dilakukan Saran dengan mencari informasi mengenai calon debitur Setelah melakukan penelitian dan pembahasan kepada lingkungan sekelilingnya. Agar lebih tercipta efektivitas pemberian kredit 4.000. Proses pemberian kredit di PD BPR Bank Pasar dilakukan oleh Bank Pasar dianggap sudah cukup Kabupaten Temanggung sudah memenuhi per- memadai dan efektif. maka penulis ingin memberikan beberapa saran terkait dengan kegiatan perkreditan c. maka sebaiknya pengawasan yang dilakukan hanyalah pengawasan pengawasan kredit disamping secara tidak lang- secara tidak langsung. Hal ini menunjukkan bahwa hampir 100% kredit yang diberikan oleh Bank Pasar sudah merupakan kredit yang efektif. Untuk calon debitur yang menginginkan kredit d. . yaitu : debitur. Capital yang sekiranya mungkin dapat dijadikan bahan Penilaian aspek ini dilakukan dengan survey on the pertimbangan spot untuk mengecek langsung tempat usaha calon perkreditan ke depannya agar lebih baik. Keefektifan pemberian kredit ini juga dapat dilihat dari laporan a. b. Penilaian prinsip 5C kepada calon debitur yang 5. pengawasan on the spot. Penilaian barang agunan yang dilakukan oleh Bank Pasar sudah sesuai ketentuan yang berlaku. 3. hasil penelitian.sebaiknya Bank Pasar meminta tan-catatan atau dokumen-dokumen tentang usaha laporan keuangan yang lengkap dari calon debi- calon debitur yang bersangkutan. Capacity dalam jumlah besar.

Jurnal Nominal / Volume I Nomor I / Tahun 2012 E. M. (2008). Jakarta : Salemba Empat . Yogyakarta : Liberty Nur Indriantoro dan Bambang Supomo. Metode Penelitian. Perkreditan Bisnis Inti Bank Komersial. (2006). Bank Mandiri Persero tbk Cabang Majapahit Semarang). Tjoekam. 23 Tahun 1999 Skripsi Amanina Ruzzana. Gramedia Pustaka Utama Undang-Undang Republik Indonesia No. Prosedur Penelitian. (2006). . Jakarta : Salemba Empat Jumingan. (2008). 7 Tahun 1992 Undang-Undang Republik Indonesia No. Edisi Revisi. Yogyakarta : BPFE H. Temanggung : PD. Metode Riset Untuk Penelitian Bisnis. Cetakan Kedua. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama Ikatan Akuntan Insonesia (IAI). Metodologi Penelitian Bisnis. Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya. Yogyakarta : UPP STIM YKPN Yogyakarta Thomas Suyatno.2004. Bank dan Lembaga Keuangan Lain. Manajemen Perbankan. Faisal. Alfabeta (2008). Yogyakarta : Andi Offset Sigit Triandaru. Jakarta : Salemba Empat Sugiyono. Standar Akuntansi Keuangan. Edisi Kedua. (2002). Cetakan Kedua. DAFTAR PUSTAKA Abdullah. Metode Penelitian Kuantitatif. dkk. Evaluasi Terhadap Sistem Pengendalian Intern Pada Proses Pemberian Kredit Mikro (Studi Pada PT. Jakarta : PT. Cetakan Kedelapan. Malang : UMM Press Azwar Saifuddin. (2004). Suatu Pendekatan Praktek. (2003). (2010). Bandung : CV. Yogyakarta : Pustaka Pelajar Bowo Asiatno. (1997). (2001). Raja Grafindo Persada Mohammad Nasir. Prinsip Dasar Akuntansi Perbankan. Manajemen Keuangan (Teori. Edisi Pertama. Analisis Laporan Keuangan. Moh. (2002). Manajemen Perbankan: Teknik Analisis Kinerja Keuangan Bank. Jakarta: PT. Jakarta : PT. Konsep. (2002). (1999). Manajemen Perkreditan Bagi Bank Komersiil. Bandung : Alfabeta Suharsimi Arikunto. Kualitatif dan R & D. Dasar-dasar Perkreditan. dan Aplikasi). Statistik Untuk Penelitian. Totok Budisantoso. Jakarta:Erlangga Sutrisno. (2003). Yogyakarta : EKONISIA Taswan. Edisi Pertama. BPR Bank Pasar Temanggung. Standar Operasasional Prosedur Pengajuan Kredit dan Pengawasan Intern Untuk Mencegah Kredit Macet Pada PT Bank Tabungan Negara Cabang Malang. Jakarta : Ghalia Indonesia Munawir. Standar Akuntansi Keuangan. (1999). (2003). (2006). Jakarta : Bumi Aksara Kasmir. BPR Bank Pasar Kabupaten Temanggung Djarwanto Ps. Cetakan Kedua. Teori dan Pengukurannya. (2011). (2005). Buku Satu. 10 Tahun 1998 Undang-Undang Republik Indonesia No. Kegigihan PD. Yogyakarta : BPFE Ruddy Tri Santoso. Analisis Laporan Keuangan. Edisi Pertama. (2002). Pokok – pokok Analisis Laporan Keuangan. (2004). Yogyakarta : BPFE Pudjo Teguh Mulyono. Edisi Kedua. Joko Saptono. Rineka Cipta (2003).