BUDIDAYA TEBU

FASE PENERAPAN TEKNOLOGI BIO P 2000 Z
Umur
-30

Kegiatan
Pengolahan tanah - Penggemburan tanah

Keterangan
Pada lahan perkebunan/bekas sawah - Tanah dibalik dgn cangkul agar udara dapat masuk ke dalam tanah secara baik kemudian diratakan - Jika diperlukan penggunaan pupuk kandang + kompos bekas gilingan 10-50 ton/ha (semprot dengan Bio P 2000 Z) - Got keliling, yaitu got yang mengelilingi lahan. Lebar = 60 cm, kedalaman 90 cm - Got mujur, got yang posisinya sejajar dengan bakal juringan (lubang tanam). L = 60 cm, kedalaman 80 cm, jarak antar got mujur = 50 m. - Got malang,got yang tegak lurus dengan bakal juringan. L = 50 cm, kedalaman = 70 cm, jarak antar got = 10 m - Dibuat dengan kedalaman 30 cm, l = 40 cm, jarak pusat antar juringan 1 m / 60 cm dari tepi lubang ke tepi lubang sebelahnya, Selanjutnya masukan bagas sisa giling yang telah difermentasi dengan Bio P2000Z cara cepat sebanyak 10 - 40 ton/ha. Diberi pupuk SP - 36 150 - 200 kg/ha, Urea 50 kg/ha dan KCl 50 Kg/ha (campur). Berikan Bio P 2000 Z Granule tinggi mikorhyza. Dosis 1 l/ha (konsentrasikan di daerah lubang tanam di atas bantalan bagas dengan tambahan pupuk organik cair pelengkapnya)

- Pembuatan got/parit

- Pembuatan lubang tanam

-2

Aplikasi Bio P untuk tanah

0 Penanaman - Juringan diberi tanah yang gembur sebagai media tanam. (jarak tanam agar disesuaikan dengan - Bibit adalah bibit stek yang terdiri dari 2 jenis yaitu: bibit varietas dan kesuburan tanah) rayungan ( bibit yang mata tunasnya telah tumbuh) dan bibit bagal (bibit yang mata tunasnya belum tumbuh) - Cara : tanah digaris dengan kedalaman + 5 - 10 cm, mata bibit menghadap ke samping kemudian bibit-bibit ditimbun dengan tanah - Juringan sepanjang 10 m dapat ditanam 25-30 bibit bagal bila posisi lurus, 40-50 bibit bagal bila posisi selang - seling 5 - 7 Penyulaman I (Untuk bibit Rayungan) 7 Pemupukan I *) (Untuk bibit Rayungan) 14 Pemupukan II *) (Untuk bibit bagal) 15 Aplikasi Bio P 2000 Z utk tanaman + PPHT **) Ciri - ciri bibit mati yaitu apabila sepanjang 50 cm juringan, tidak ada bibit yang tumbuh. Pemakaian ZA/Urea dosis 200 kg/ha dan KCL 100 - 200 kg/ha dan TSP 100 Kg/ha. Cara : Menugal juringan sedalam 10 cm dan berjarak 10 cm dari bibit Pemakaian ZA dosis 200 kg/ha dan KCL 100 - 200 kg/ha. Cara : Menugal juringan sedalam 10 cm dan berjarak 10 cm dari bibit (Pada Ratoon tinggal memperbaiki bedengan/penggemburan dan pemupukan serta penyemprotan calon-calon tunas ratoon) Waspada pada serangan hama penggerek pucuk, penggerek batang,penyakit fusarium Pokkahbung Pembersihan dari gulma Ciri - ciri bibit mati yaitu apabila sepanjang 50 cm juringan, tidak ada bibit yang tumbuh.

21 Penyiangan I 1 bln Penyulaman I (Untuk bibit bagal)

Penimbunan I 37 Penyulaman II (Untuk bibit Rayungan) 38 Pemupukan II (Untuk bibit Rayungan) 40 Aplikasi Bio P dan PPHT

Penurunan tanah, apabila telah tumbuh 40 - 50 mata tunas Apabila dalam 1 juringan belum tumbuh 90 tunas

Pemakaian ZA dosis 250 kg/ha dan KCL 200 kg/ha. Cara : Menugal juringan sedalam 10 cm dan berjarak 10 cm dari bibit Penyemprotan Bio P 2000 Z di daerah perakaran dan pucuk tumbuh tanaman. Waspada pada serangan hama penggerek pucuk, penggerek batang,penyakit fusarium Pokkahbung Pembersihan dari gulma Pemakaian ZA dosis 250 kg/ha dan KCL 200 kg/ha. Cara : Menugal juringan sedalam 10 cm dan berjarak 10 cm dari bibit Apabila dalam 1 juringan belum tumbuh 90 tunas

42 Penyiangan II 45 Pemupukan II (Untuk bibit bagal) 2 bln Penyulaman II (Untuk bibit bagal) 2 bln Aplikasi Bio P dan PPHT 2-2,5 bln Pembumbunan II 63 hari Penyiangan III 3 bln Aplikasi Bio P dan PPHT 3-3,5 bln Pembumbunan III 93 hari Penyiangan IV 4 bln Aplikasi Bio P dan PPHT

Waspada pada serangan hama penggerek pucuk, penggerek batang,penyakit fusarium Pokkahbung Penurunan tanah, apabila telah tumbuh 115 - 135 mata tunas Pembersihan dari gulma Waspada pada serangan hama penggerek pucuk, penggerek batang,penyakit fusarium Pokkahbung Penurunan tanah, apabila telah tumbuh 140 tunas per juring Pembersihan dari gulma Penyemprotan Bio P 2000 Z untuk daerah batang perakaran; Waspada pada serangan hama penggerek pucuk, penggerek batang,penyakit fusarium Pokkahbung Pembersihan dari gulma + pengelupasan daun kring Penurunan tanah, apabila telah ada 4-5 ruas batang di atas tanah Pembersihan dari gulma + pengelupasan daun kring Pembersihan dari gulma + pengelupasan daun kring

Penyiangan V 4-5 bln Pembumbunan IV 7 bln Penyiangan VI 11 bln Penyiangan VII 12-13 bln Panen

Catatan : *) Sesuai kondisi ketersediaan air setempat dan kesuburan tanah setempat. Untuk menghindari serangan ledakan hama dan penyakit atau mendapatkan produktivitas yang lebih tinggi dapat ditunjang dengan memanfaatkan varietas yang sesuai. **) Penyemprotan Bio P 2000 Z dapat dipacukan pada umur tanaman 1,5 bulan samapai 3 bulan dengan mempersering interval penyemprotan dengan lebih meng encerkan dosis fermentasi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful