You are on page 1of 20

CARE

Edisi

02/IV

n e w s l e t t e r

Ramadhan 1429 H September 2 0 0 8

Komplek Masjid Agung Al Azhar, Jl. Sisingamangaraja Kebayoran Baru, Jakarta Selatan Telp. 021 7221504, Fax. 021 7265241

Gedung Adhi Graha 18th Floor, Suite 1802 A, Jl. Gatot Subroto Kav. 56 Jakarta 12950, Call Center 021 522 68 52

Assalamu’alaikum

Menelan Gunung

S
M. Anwar Sani
Direktur Eksekutif Al Azhar Peduli Ummat

eorang kawan lama tiba-tiba datang ke rumah, pada sore yang berhias langit jernih. Mengenakan pakaian kausal dan bercelana pendek, senyumnya masih selebar dulu. Yang berubah, body-nya tak seindah dulu lagi; lemak mengendap di balik lapisan kulit dan perutnya. Saya tidak bisa memastikan sebabnya. Mungkin karena kecintaannya pada kuliner yang memang dahsyat. Tapi barangkali karena kemakmuran... Setelah larut dalam nostalgia yang bertabur tawa renyah, tiba tiba dia mengeluh, “Sobat, hidupku sudah tidak berguna lagi...” Saya tertegun. Kalau menyimak caranya berkelakar dan peningkatan signifikan pada taraf kemakmurannya, semua terlihat baik-baik saja. Tapi memang ada satu hal yang selalu ditakutinya. Jawabannya datang tidak lama. “Aku baru pulang dari Jogja, check up.” “Lho, bukannya rumah sakit di Jakarta lebih Ok?” ujar saya bingung. “Bukan check up di rumah sakit, tapi di angkringan,” jawab beliau pendek. Angkringan, adalah warung makan kelas ekonomi khas Jogjakarta. Bertebaran hampir di seluruh pinggir jalan, ujung gang, dan sudutsudut gelap seantero kota budaya itu, angkringan menyajikan menu khas: ceker bakar dan nasi kucing. Disebut begitu karena materinya cuma sekepal nasi dengan lauk sambal teri, tumis tempe, atau bakmi goreng yang dibungkus daun pisang. Mirip menu buat si meong. Kawan kita ini, dulu sewaktu masih menjadi reporter sebuah digest Islami, adalah pemuja angkringan. “Aku sudah berkeliling Nusantara dan selalu mencicipi makanan terbaik yang ada di setiap kota. Tapi ceker bakar angkringan Jogja tetap yang nomor satu!” Demikian ia memproklamasikan konklusi kulinernya. So? “Aku tidak bisa merasakan kelezatan ceker bakar seperti dulu lagi,” ia bergumam sedih. Tuan dan Nyonya, apakah yang kita cari di dunia ini? Sejak lepas subuh hingga jelang

maghrib (bahkan lebih banyak lagi yang membutuhkan waktu hingga jauh melewati isya) dalam barisan manakah kita berada? Ya, dalam barisan “para pencari dunia”. Saya tidak malu mengakuinya. Hari demi hari berlalu, dan kesibukan memburu rizki duniawi itu seolah tidak berjeda. Lalu apa yang kita dapat? Sahabat saya yang lain baru pulang dari penjelajahan singkat di Borneo. Dia bercerita tentang eksploitasi alam yang “gila-gilaan” dan kemudian membenarkan sesumbar seorang preman yang menguasai kawasan Senen, “Manusia, seperti aku, jangankan sepiring nasi, bahkan gunung pun sanggup kutelan.” Ucapan sang preman itu, men-justifikasi sabda Rasulullah, “Seandainya anak Adam memiliki dua lembah yang dipenuhi harta kekayaan, dia pasti menginginkan lembah yang ketiga” (HR Tirmidzi dari Ibnu Abbas). Keserakahan itu adiktif. Dan ciri kecanduan adalah kebutuhan akan dosis yang lebih besar lagi, lagi, lagi... Kalau kita sudah terbiasa menyantap hutan, gunung, dan meminum samudera raya. Jangan harap bisa terpuaskan oleh sepotong cakar ayam dan segelas teh jahe hangat dalam suasana egaliter. Makanya, Tuhan kita mewajibkan ummatNya menjalani simulasi perang melawan keserakahan selama satu bulan penuh setiap tahun. Belum ada penelitian sahih mengenai ini, tapi barangkali sesaknya meja makan kala buka puasa di awal Ramadhan karena ibu atau istri-istri kita juga terserang sindrom “menelan gunung” itu. Ternyata, segelas teh hangat (mungkin kolak pisang) dan dua tiga potong kurma pasca adzan maghrib, lebih dari cukup untuk meringkas luasnya ruang imajiner dalam lambung akibat nafsu serakah kita. Sebaliknya, keserakahan potensial membunuh syukur. Ketika kawan kita yang gelisah karena tidak lagi bisa mensyukuri nikmat Allah paling sederhana itu pamit, saya memberi advis sederhana, “Berpuasalah.” Marhaban yaa Ramadhan. [A]

CARE newsletter
Edisi Ramadhan 1429H

H. Mursjid Mahmud M. Anwar Sani Joko Windoro Herwibawa Aya Hasna

Penanggungjawab Pemimpin Redaksi Redaktur Pelaksana Redaksi Kontributor

Komplek Masjid Agung Al Azhar Jl. Sisingamangaraja Kebayoran Baru, Jakarta Selatan Telp. 021 7221504, 021 7204733 Fax. 021 7265241 Iklan: Warsito (0818 708587)

Dewan Pertimbangan: H. Ir. Adiwarman A Karim, SE, AK, MAEP H. Drs. Rusydi Hamka; H. Mahfud Makmun; H. Nasroul Hamzah, SH Komisi Pengawas: H. Drs. Soebroto Tirtoatmodjo; H. Arlinus Sampono; Agus Heryanto, SH; Dra. Massaina Daud; Drs. H. Tulus Badan Pelaksana: H. Mursjid Mahmud; H. Chairul Anwar, SE; Hj. Aty Nurchamid Direktur Eksekutif: M. Anwar Sani Corporate Secretary: Suryaningsih; Tia Indrawan (Public Relation) Fundraising: Dwi Kartikaningsih, SEI (Supervisor); Siti Sarifah; Mardiyati Program/Pendayagunaan: Joko Windoro (Manajer); Agus Budiono; Iwan Rachmat, Endang YP, Deden S. Keuangan:M. Farid (Supervisor); Uci Komunikasi Media: M. Taufik, Herwibawa Percetakan: Azzahra Graphic (Isi di luar tanggungjawab percetakan)

Jejaring Al Azhar Peduli Ummat:

foto: hw

Fokus

The World

a

is not enough
khirnya, setelah sempat kocarkacir, pasukan Muslim berhasil memenangi Perang Uhud. Perang kedua melawan pasukan balakurawa Quraisy setelah Perang Badar. Namun, kemenangan itu meminta tebusan cukup mahal. Tujuh puluh prajurit gugur, termasuk Hamzah bin Abdul Muthalib, paman Nabi Muhammad SAW. Sedang di pihak musuh hanya 23 yang tewas, lainnya kabur tunggang langgang. Selain luka hatinya atas kematian paman tercinta secara mengenaskan –tewas ditombak Wahsy lalu jantungnya dimakan Hindun–, Nabi juga luka fisik. Dua gigi seri beliau patah dan berdarahdarah. Bahkan sebelumnya beliau sempat diisukan meninggal. “Manusia macam apa mereka itu, sehingga utusan Tuhan pun diperlakukan seperti ini,’’ sedih dan geram Abu Bakar Shiddiq menyaksikan derita Nabinya. Tapi, di tengah pasukannya yang lelah jiwa-raga, tiba-tiba Rasulullah berkata, “Kita baru kembali dari perang kecil, dan akan menghadapi perang besar.’’ Para sahabat terperanjat tentu saja. Perang luar biasa macam apa itu, sehingga Nabi “mengecilkan’’ Perang Uhud. Kata Nabi, “Yaitu perang melawan hawa nafsu (jihadun nafs).’’ Nah, Ramadhan adalah “bulan perang melawan hawa nafsu’’. Sehingga digambarkan Nabi, pada bulan ini setan-setan dibelenggu di neraka agar tidak menunggangi hawa nafsu manusia. Salah satunya adalah nafsu akan harta. Setiap manusia, berpotensi untuk kemaruk harta. “Dan kamu mencintai harta benda dengan kecintaan yang berlebihan” (QS Al-Fajr: 20). Selanjutnya, kebakhilan menjadi penyakit jiwa yang kompatibel dengan kerakusan itu. “Dan sungguh dia sangat bakhil karena cintanya kepada harta” (QS Al-‘Adiyat: 8). Jauh sebelum Pierce Brosnan sebagai James Bond mengatakan “The world is not enough’’, Rasulullah SAW telah memperingatkan: “Seandainya anak Adam memiliki dua lembah yang dipenuhi harta kekayaan, dia pasti menginginkan lembah yang ketiga” (HR Tirmidzi dari Ibnu Abbas). Nafsu itu secara manusiawi bahkan mengikuti laju usianya. Seperti diingatkan Nabi, “Hati orang tua yang telah lanjut usia cenderung pada dua hal, yaitu umur panjang dan banyak harta” (HR Tirmidzi dari Abu Hurairah). Tapi, kalau nafsu itu dituruti, niscaya terjerumuslah manusia ke lembah hina dina, yang bahkan lebih nista daripada binatang. Firman Allah SWT: “Terangkanlah kepadaku tentang orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya. Maka apakah kamu dapat menjadikan pemelihara atasnya? Atau apakah kamu mengira bahwa kebanyakan mereka itu mendengar atau memahami.
Gandhi Foto: Istimewa

Asketisme, sebagaimana lawannya yakni nafsu kemaruk dunia, bersifat manusiawi. Bedanya, asketisme sungguh berat, sehingga hanya sedikit orang yang mampu melakoninya.

Gemilang Zakat: Raih Gemilang dengan ZAKAT

3

Fokus

K.H. Anwar Sanusi, Ketua Yayasan Arafah

Perlu Latihan
R AMADHAN hendaknya mewujudkan dimensi kejujuran, pengentasan kemiskinan, konsen pada pemberantasan kedzaliman seperti haus kekuasaan dan korupsi. Cobaan yang begitu banyak sedang menimpa negeri kita. Masih banyak orang miskin dan terlantar. Puasa di bulan Ramadhan adalah kesempatan kita untuk berbuat baik, termasuk mengorbankan harta kita. Coba pelajari lagi poin kunci zuhud. Selama ini orang salah mengartikan asketisme/zuhud sebagai meninggalkan harta benda yang bersifat duniawi. Hidup dalam serba keterbatasan materi. Padahal, seorang yang memahami asketisme/zuhud dengan benar sesungguhnya tidak terpisah dari kebutuhan duniawi, tetapi mereka meletakkan harta dunia tidak di dalam hati. Hakikatnya, semua harta benda, bahkan kehidupan ini memang bukan milik kita. Orang-orang asketik berbeda dengan orang yang menempatkan barang atau harta miliknya di dalam hati. Mereka menganggap harta yang diperoleh adalah miliknya secara mutlak. Orang seperti ini sangat sulit untuk berbagi. Mereka tidak bisa melihat keutamaan sedekah, tidak mau mengeluarkan zakat, infaq, dan bentuk-bentuk kedermawanan sosial lainnya. Seharusnya, pengertian zuhud yang hakiki harus dipahami setiap muslim. Dengan itu, muslim sejati tak perlu berpikir dua kali untuk mengeluarkan rejeki atau harta miliknya bagi mereka yang berhak. Cara pandang terhadap harta benda duniawi yang seperti ini insyaAllah bisa mereduksi kesenjangan. Orang akan berlomba-lomba memanfaatkan kelebihan yang dimilikinya agar bermanfaat bagi sesama. Memang, praktik zuhud tidak mudah. Perlu dilakukan latihan yang kontinyu agar terbiasa. Sekarang ini, dengan banyaknya Lembaga Amil Zakat dan lembaga filantropi lainnya, sebenarnya mempermudah latihan itu. Pilih lembaga yang amanah sehingga ketika kita berlatih mendermakan harta kita, tidak ada keraguan mengenai ketepatan sasarannya. Lembaga-lembaga filantropi yang profesional akan mengelola dana itu dengan amanah dan menyalurkannya dengan tepat serta tertata sehingga manfaatnya lebih besar. Nah, seluruh dimensi itu bisa kita capai melalui momentum puasa Ramadhan. Oleh karena itu, Ramadhan yang dihiasi dengan kedermawanan jangan kita jadikan sebagai ibadah tahunan. Selepas Ramadhan, masa latihan wajib ini seharusnya membawa perubahan perilaku pada waktuwaktu selanjutnya. Dengan demikian, di akhir Ramadhan kita bisa menemukan h a k i k a t k e m b a l i kepada fitrah.
[hw]

Mereka itu tak lain hanyalah seperti binatang ternak, bahkan lebih sesat jalannya (dari binatang)’’ (QS Al Furqan: 43-44). Karena itu Rasul memberi petunjuk: “Tidaklah beriman salah seorang dari kalian, sehingga hawa nafsunya tunduk terhadap apa yang aku bawa.’’ Beliau pun memuji orang yang pandai mengendalikan hawa nafsunya. “Bukanlah orang kuat itu yang memenangi pertempuran, tapi orang kuat adalah yang dapat menguasai hawa nafsunya ketika ia marah.’’ Zuhud (asketis) adalah laku hidup pengendalian diri terhadap kenikmatan duniawi. Zuhud, menurut Kamus Lisanul Arab, merupakan lawan sikap senang dan ambisi pada dunia. Syaikh Ibnu Taimiyah menyebutkan, zuhud adalah meninggalkan yang tak bermanfaat di akhirat. Sedangkan menurut ulama dan sastrawan Sofyan Tsauri, zuhud di dunia artinya tidak panjang anganangan. Tapi bukan sekadar dengan memakan makanan keras atau memakai pakaian kasar (Madarik As Salikin, 284). Hasan al Bashri mendefinisikan, zuhud di dunia bukan berarti mengharamkan yang halal atau menyia-nyiakan harta. Asketisme berasal dari Bahasa Yunani ascesis yang berarti “pelatihan keras”, “disiplin diri”, atau “pengendalian diri”. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi III, asketisme berarti “paham yang mempraktikkan kesederhanaan, kejujuran, dan kerelaan berkorban.” Menurut TC Hall, di hampir semua agama dan kebudayaan terdapat ide dan praksis asketis. Artinya, asketisme bersifat manusiawi, sebagaimana nafsu kemaruk dunia tadi. Bedanya, asketisme sungguh berat, dan karenanya hanya sedikit orang yang mampu melakoninya. Bos Kompas Jakob Oetama menegaskan, asketisme merupakan kunci untuk kemajuan bangsa ini (Kompas, 28/6/08). Pribadi bersahaja karena mampu mengendalikan hawa nafsunya, tentulah pribadi unggul. Oetama menyebut Mahatma Gandhi, Jawaharlal Nehru, dan Manmohan Singh sebagai tokoh asketik, sedangkan di Indonesia tokohnya adalah Bung Hatta, Moh Natsir, dan IJ Kasimo. Saat diberlakukan devaluasi di jaman awal kemerdekaan RI, Ibu Rahmi Hatta kaget lantaran uang tabungannya sekian lama ternyata tak cukup lagi untuk membeli sebuah mesin jahit Singer yang diimpikannya guna menjahit baju-baju sang suami.

4

Gemilang Zakat: Raih Gemilang dengan ZAKAT

K.H. Anwar Sanusi Foto oleh: Herwibawa

“Kok, aku tidak diberitahu lebih dulu Pak, mau ada devaluasi. Kalau tahu kan aku membelinya kemarin-kemarin,’’ sungut Bu Rahmi. Dengan kalem Wapres Mohamad Hatta menjawab, “Kebijakan ini kan rahasia negara, Bu.’’ Sejarawan AS George Mc Turnan Kahin, dalam tulisannya di Media Dakwah (1995), bersaksi bahwa M Natsir adalah seorang negarawan yang rendah hati dan sederhana, yang tak meninggalkan kekayaan kepada anak-anaknya. Kahin menceritakan pertemuannya dengan Natsir pertama kali di ibukota Yogyakarta tahun 1948. Saat itu, Natsir yang Menteri Penerangan Kabinet Hatta, mengenakan baju dinas satu-satunya yang sudah tambalan. Beberapa minggu kemudian, kata Kahin, para pegawai Kementerian Penerangan sepakat urunan untuk membelikan baju baru untuk sang “boss”. Mahatma Gandhi, membebaskan 400 juta rakyat India dari cengkeraman penjajah, bukan dengan bedil. Tapi Swadeshi (kemandirian). Sehari-hari ia mengenakan kain sederhana semacam busana ihram, seraya berkata, “Toh dengan ini saya bisa hidup.” Jika kalian ingin bebas dari penjajahan, seru Gandhi, hiduplah secara zuhud. Hasilnya, India kini tumbuh menjadi salah satu “macan Asia’’ yang sesungguhnya. Selain punya senjata nuklir, negeri Shah Rukh Khan ini juga “mengekspor’’ banyak raja bisnis macam Keluarga Punjabi di sini. Presiden Iran Ahmadinejad dan tokoh bank rakyat Bangladesh Muhammad Yunus, adalah contoh pribadi zuhud lainnya. Seseorang pernah menegur Ahmadinejad bahwa penampilan (fisik)-nya tidak seperti performa seorang presiden. Jawab Dinejad, “Ya, saya punya tampang sebagai seorang pelayan. Dan saya hanya ingin jadi pelayan rakyat.” Dia menginstruksikan agar semua kantor pemerintahan tidak memasang fotonya di dinding kantor. Sebelumnya, selaku Walikota Tehran, dia tak mau menempati rumah dinasnya yang megah. Rumah itu malah difungsikan menjadi museum kota. Sedangkan keluarga Walikota tetap tinggal di rumah mereka yang sederhana.

Muhammad Yunus yang dianugerahi Nobel, membelanjakan sebagian besar kekayaannya yang banyak untuk membangun bank perkreditan rakyat bagi kaum dhuafa. Saat berkunjung ke Istana Negara, kesederhanaan busananya demikian menyolok dibanding kenecisan pakaian dinas lengkap para pejabat Indonesia. [aya hasna]

Dedi Mizwar, Artis

Seimbang Dunia Akhirat
Padahal saya sudah bilang kalau jumlah nilai itu sudah cukup dari apa yang sudah saya hitung. Tapi klien saya tetap ngotot untuk memberi lebih. Alhamdulillah,… mungkin ini rejeki Ramadhan. Dan Insya Alah saya bisa membawa teman-teman untuk pergi umroh dengan rejeki yang saya dapatkan. hw
Deddy Mizwar Foto oleh: Herwibawa

Ramadhan adalah bulan baik, maka dari itu kita harus berlomba-lomba berbuat baik. Insya Allah, apa yang kita kerjakan akan mendapatkan balasan dari Allah. Saya tak ingin ingkar pada siapa pun. Saya ingin meraih dunia dan akhirat dengan sebaikbaiknya. Kita tak akan tahu sampai kapan kita hidup. Saya ingin, di sisa hidup ini saya bisa berbuat sesuatu yang bermanfaat dengan segala kemampuan yang saya punya termasuk harta saya. Yang penting Allah Ta’ala ridha dengan apa yang saya perbuat. Mungkin ini bisa menjadi bukti dengan rejeki yang tak disangka-sangka datangnya. Biasanya kalau orang melakukan negosiasi nilai bisnis, partner bisnis kita pasti menawar harga semurah mungkin. Tapi apa yang saya alami berbalik 180 derajad. Justru saya dibayar lebih dari nilai bisnis yang telah disepakati.

Gemilang Zakat: Raih Gemilang dengan ZAKAT

5

Fokus Dr. Boyke Dian Nugraha

Pelayan Allah
DALAM BULAN RAMADHAN ini, saya akan mengurangi sejumlah kegiatan. Misalnya ceramah di daerah-daerah atau ditempat yang jauh dari lingkungan keluarga. Saya ingin fokus menjadi pelayan Allah Ta’ala karena ingin meraih pahala dan rahmatNya di bulan Ramadhan. Caranya, saya akan mengumpulkan energi untuk keluarga. Saya tak ingin meninggalkan sahur ataupun buka puasa bersama keluarga. Bagaimanapun keluarga hal utama bagi saya. Rejeki datangnya dari Allah dan saya tidak takut kalau mengurangi kegiatan maka rejeki saya akan berkurang. Kalau memikirkan materi di dunia ini, tak akan ada habisnya. Yang saya inginkan adalah mengum-pulkan pahala sebanyak-banyaknya untuk bekal akhirat. Insya Allah saya ingin menulis sebuah buku tentang kehidupan. Sebagai seorang muslim saya sangat bersyukur telah diberikan kesempatan untuk menjadi dokter, public speaker yang mudahmudahan bisa mendatangkan manfaat untuk orang lain. Saya menjadi seperti sekarang karena diberi banyak kemudahan oleh Allah Ta’ala. Inilah saatnya untuk mengabdi-kan diri untuk Allah dan keluarga. Di Ramadhan ini saya ingin menjadi seorang Boyke yang sesungguhnya. Boyke yang selalu memerlukan bimbingan Allah untuk menjadi khalifahNya. Saya harus melakukan yang terbaik, terutama pada keluarga. Juga beramal soleh untuk orang yang membutuhkan dan menolong sesama jika perlukan. Mudahmudahan dengan Ramadhan ini saya bisa menjadi manusia yang lebih baik, tercerahkan, kembali fitri dan lebih dicintai Allah. [hw]
dr. Boyke Dian Nugraha Foto oleh: Herwibawa

6

Gemilang ZAKAT: Raih Gemilang dengan zakat.

Iklan NABILA

Ragam

S

aya akan menjadikan Ramadhan ini sebagai momentum pengabdian kepada Sang Khaliq. Saya ingin menjadi pelayan Allah. Caranya, dalam Bulan Suci ini saya akan mencurahkan seluruh perhatian untuk beribadah bersama keluarga, introspeksi diri, beramal soleh, dan menolong sesama.” Kata-kata itu meluncur dari bibir dr. Boyke Dian Nugraha, saat berbincang dengan Al Azhar Peduli Ummat pekan lalu. Kita pasti setuju dengan dr. Boyke. Ramadhan merupakan momentum istimewa karena Allah menjanjikan kelipatan pahala untuk setiap ibadah yang kita kerjakan. Tak heran, di Bulan Suci, gejala asketisme pun merebak. Ummat seakan berlombalomba “meninggalkan dunia” dan mengkonsentrasikan diri mendekati Illahi. Setelah sepanjang tahun seakan bergelimang dalam dunia materialis, panggilan puasa Ramadhan hendaknya memalingkan kita pada dunia spiritualis. Sebab, menurut Imam Ghazali, “Kehidupan spritual yang mapan, mampu memenangi peperangan melawan nafsu dan menahan kehendak yang berlebihan, itulah kebahagian.” Dengan kata lain, ketika ibadah puasa Ramadhan kita jalankan dengan kaffah, lalu dipungkasi dengan penunaian zakatul fitri, kegemilangan hidup di Hari Fitri dan perjalanan kehidupan selanjutnya insyaAllah akan tercapai. Untuk membantu meraih ibadah gemilang di Bulan Ramadhan, Al Azhar Peduli Ummat kembali hadir di tengah-tengah jamaah melalui beragam program.

Broadcast Gemilang Kalau bosan dengan bertaburnya acara-acara humor dangkal yang dikemas dalam nuansa Ramadhan, Anda boleh menengok sajian yang lebih bernas di Jak TV. Jelang buka puasa, “Kultum” H. Ir. Adiwarman A Karim, Pakar Ekonomi Syariah sekaligus Ketua Dewan Pertimbangan Al Azhar Peduli Ummat akan mengantar Anda memasuki waktu berbuka puasa. Taburan hikmah juga bisa disimak di saluran gelombang radio. “Malaikat di Surau Kami”, monolog hikmah yang dibawakan Tia Indrawan di Radio Music City (107.5 FM) akan membawa Anda ke dunia perjuangan para dhuafa yang kaya keteladanan. Hard Rock FM pun bernuansa “hijau”. Mengudara di gelombang 86,7 FM, stasiun anak muda ini menyajikan “Ayat-ayat Zakat”, kumpulan aporisma di dalamnya, bisa menjadi sumber inspirasi. Al Azhar Peduli Ummat juga mengudarakan “Hikmah Gemilang” melalui Radio A di gelombang 96,7 FM, dan “Munajat Kehidupan” di Indika FM pada jalur 91,6 FM.

Kemudahan Berzakat Selain beragam program broadcast, Al Azhar Peduli Ummat juga mengemas tooltool yang akan memudahkan penunaian zakat. Di samping “Counter Zakat”, kewajiban berzakat dapat Anda tunaikan melalui jaringan ATM Bersama. “Zakat Chanelling” adalah kemudahan berzakat saat Anda berkunjung ke RM. Sawung Gading dan RM. Cikajang. Sambil berbuka puasa, zakat tertunaikan dengan gampang. Lezat berganda bukan? Anda bisa berperan serta dalam penyelesaian pembangunan Rumah Gemilang Indonesia melalui program donasi “Countdown to 1 Billion”. Sementara “Bentang 1.000 Km. Sajadah” memberi peluang untuk berbagi kekhusyukan shalat bagi sesama. Layanan gemilang lainnya, silakan Anda hubungi hotline Al Azhar Peduli Ummat. Marhaban yaa Ramadhan, mari Raih Gemilang dengan Zakat. [jw]

Laporan Keuangan
Rekapitulasi Perolehan ZISWAF dan Perolehan Lainnya Tahun Anggaran 2007 - 2008 (Juli 2007 s/d Juni 2008) Rekapitulasi Perolehan ZISWAF dan Perolehan Lainnya Periode Juli - Desember 2007
I SUMBER DANA 1 ZAKAT Zakat Maal Zakat Fitrah 2 INFAQ/SHADAQAH Infaq Umum Infaq Khusus 3 CSR 4 KEMANUSIAAN 5 SPONSORSHIP 6 FIDYAH 7 KURBAN 8 NON ZIS/LAIN-LAIN TOTAL SUMBER DANA JULI 147.275.651 AGUSTUS 220.803.392 SEPTEMBER 300.352.425 13.082.250 106.597.722 281.200.000 17.125.000 3.425.000 299.520 280.368.371 OKTOBER 985.121.121 61.843.778 229.226.072 332.940.000 15.581.350 33.751.000 NOVEMBER 73.253.684 DESEMBER 103.690.353 Jumlah s/d Des. 2007 1.830.496.626 74.926.028 514.625.007 629.840.000 52.647.350 150.000.000 39.046.000 847.312.773 4.987.565 4.143.881.349

26.592.375 6.500.000 50.000 120.000 474.039 181.012.065

53.510.459 3.700.000 2.055.000

74.079.507

24.618.872 5.500.000 7.719.000 150.000.000 250.000 815.207.773 1.423.964 1.108.409.962

10.117.000 1.500.000 32.105.000 1.657.613 192.712.804

866.487 265.942 722.048.339 1.659.329.808

Rekapitulasi Perolehan ZISWAF dan Perolehan Lainnya Periode Januari - Juni 2008
I SUMBER DANA 1 ZAKAT Zakat Maal Zakat Fitrah 2 INFAQ/SHADAQAH Infaq Umum Infaq Khusus 3 CSR 4 KEMANUSIAAN 5 SPONSORSHIP 6 FIDYAH 7 KURBAN 8 NON ZIS/LAIN-LAIN Perolehan Non Syar’i TOTAL SUMBER DANA
Jumlah s/d Des. 2007

JANUARI 173.206.778

FEBRUARI 90.892.187

MARET 235.384.336

APRIL 192.684.697

MEI 341.587.021

JUNI 187.444.356

Jumlah s/d Juni 2008

1.830.496.626 74.926.028 514.625.007 629.840.000 52.647.350 150.000.000 39.046.000 847.312.773 4.987.565 4.143.881.349

95.233.445 51.790.000 7.500.000

46.916.191

185.277.823 70.340.000 10.450.000

31.775.230 50.200.000 3.780.000 260.000

221.043.919 210.000 250.000

53.950.187 3.060.000

40.643.371 45.180.000 355.000.000 7.100.000

1.277.206 329.007.429

1.400.534 196.219.099

645.354 502.097.513

516.668 279.216.595

841.341 86.753 564.019.034

2.000.000 502.870 60.425 637.931.022

3.051.696.001 74.926.028 1.135.514.986 847.560.000 355.000.000 135.677.537 150.000.000 44.366.000 847.312.773 10.171.538 147.178 6.652.372.041

Laporan Keuangan
Rekapitulasi Pendayagunaan ZISWAF dan Perolehan Lainnya Periode Juli - Desember 2007
JULI 1 Z A K AT: 36.615.800 A. LAYANAN MUSTAHIK B. PEMBERDAYAAN: 1.500.000 Pemberdayaan Pesantren 2.600.000 Pemberdayaan Pengrajin/Pdg Kecil 0 Training Ketrampilan C. PEDULI PENDIDIKAN & DAKWAH: 9.312.000 Beastudi Pendidikan 0 Beastudi Hafidzhul Qur’an 0 Beastudi Yatim Dhuafa Berprestasi 8.750.000 Penyaluran Dakwah 4.000.000 Pembinaan Rohani Pasien & LP D. LAYANAN JENAZAH GRATIS: 36.786.946 Akomodasi Layanan & Sosialisasi E. POLIKLINIK UMUM & GIGI GRATIS: 0 Poliklinik Al-Azhar Pusat 50.000.000 BPUG Al-Azhar Cigombong 0 Peduli Kesehatan (event) 0 F. ZAKAT FITRAH (via Masjid) 2 INFAQ KHUSUS 0 Program Benah Rumah Ibadah 0 Program Benah Madrasah 0 Pembangunan RGI 0 Sosialisasi Program RGI 3 INFAQ UMUM/SPONSORSHIP 9.435.600 Sosialisasi ZIS & Kurban 52.210.000 Bantuan Charity 4 KEMANUSIAAN/PEDULI BENCANA 0 5 KURBAN 3.220.000 6 PENGUATAN JARINGAN LEMBAGA 7 OPERASIONAL LEMBAGA: 51.125.219 A. PENGELOLA 132.266.000 B. INVENTARIS KANTOR 1.000.000 C. MANAJEMEN & KELEMBAGAAN 473.808 D. ADMINISTRASI BANK 399.295.373 TOTAL PENGGUNAAN DANA (218.283.308) SALDO YANG HARUS DISALURKAN AGUSTUS SEPTEMBER 33.642.000 43.473.000 0 2.050.000 0 6.300.000 0 0 44.100.000 5.000.000 17.391.800 0 91.550.000 0 0 0 0 0 0 50.477.696 22.939.500 0 2.640.000 38.817.737 9.997.500 1.000.000 569.658 336.306.891 (55.938.520) 0 3.200.000 0 3.000.000 0 0 0 8.000.000 10.833.600 5.000.000 30.000.000 0 4.177.250 5.000.000 15.236.600 0 0 129.258.325 49.872.500 2.005.000 0 10.000.000 62.777.333 0 1.000.000 540.511 373.543.119 348.505.220 OKTOBER 36.405.000 0 4.175.000 0 12.250.000 0 0 0 5.000.000 13.136.500 10.000.000 45.877.100 0 70.748.778 203.969.000 0 0 0 296.999.292 43.742.850 19.076.000 0 4.480.000 64.155.033 0 2.000.000 824.296 832.838.849 826.490.959 NOVEMBER 24.199.200 0 521.500 0 18.577.000 0 0 0 5.000.000 5.787.500 0 14.183.232 0 0 176.000.000 0 0 0 44.741.226 6.461.050 9.565.500 0 5.390.000 32.963.724 7.055.000 2.000.000 772.546 353.217.478 (160.504.674) DESEMBER 17.738.000 5.000.000 2.455.000 0 0 0 0 0 5.000.000 5.473.600 0 47.355.077 0 0 48.000.000 0 0 0 151.043.200 32.280.000 26.542.600 303.075.000 0 30.523.778 3.775.000 800.726 679.063.981 429.345.981
Pendayagunaan s/d Des. 2007

192.073.000 6.500.000 15.001.500 49.439.000 52.850.000 32.000.000 89.409.946 15.000.000 278.965.409 74.926.028 432.969.000 15.236.600 681.955.339 207.505.900 57.189.100 303.075.000 25.730.000 280.364.824 153.093.500 7.000.000 3.981.454 2.974.265.691 1.169.615.658

Rekapitulasi Pendayagunaan ZISWAF dan Perolehan Lainnya Periode Januari - Juni 2008
1 Z A K AT A. LAYANAN MUSTAHIK B. PEMBERDAYAAN: Pemberdayaan Pesantren Pemberdayaan Pengrajin/Pdg Kecil Training Ketrampilan C. PEDULI PENDIDIKAN & DAKWAH: Beastudi Pendidikan Beastudi Hafidzhul Qur’an Beastudi Yatim Dhuafa Berprestasi Program Dakwah Pembinaan Rohani Pasien & LP D. LAYANAN JENAZAH GRATIS: Akomodasi Layanan & Sosialisasi E. POLIKLINIK UMUM & GIGI GRATIS: Poliklinik Al-Azhar Pusat BPUG Al-Azhar Cigombong Peduli Kesehatan (event) F. ZAKAT FITRAH (via Masjid) 2 INFAQ KHUSUS: Program Benah Rumah Ibadah Program Benah Madrasah Pembangunan RGI Sosialisasi Program RGI 3 INFAQ UMUM/SPONSORSHIP: Sosialisasi ZIS & Kurban Bantuan Charity 4 KEMANUSIAAN/PEDULI BENCANA 5 KURBAN 6 PENGUATAN JARINGAN LEMBAGA 7 OPERASIONAL LEMBAGA: A. PENGELOLA B. INVENTARIS KANTOR C. MANAJEMEN & KELEMBAGAAN D. ADMINISTRASI BANK TOTAL PENDAYAGUNAAN SALDO YANG HARUS DISALURKAN
Pendayagunaan Juli-Des. 2007

192.073.000 6.500.000 15.001.500 49.439.000 52.850.000 32.000.000 89.409.946 15.000.000 278.965.409 74.926.028 432.969.000 15.236.600 681.955.339 207.505.900 57.189.100 303.075.000 25.730.000

JANUARI 70.943.000 0 2.800.000 0 13.395.000 0 2.500.000 0 5.000.000 10.411.450 0 29.079.250 0 0 96.855.000 0 0 0 62.141.050 34.176.000 21.513.200 31.755.000 2.660.000

FEBRUARI 80.050.000 0 1.050.000 0 0 0 14.600.000 0 5.000.000 9.566.000 0 33.559.500 0 0 26.100.000 0 0 0 29.221.200 7.000.000 1.252.950 0 10.000.000

MARET 45.710.500 19.439.300 0 0 0 0 3.715.000 12.588.500 5.000.000 11.891.000 0 49.237.700 0 0

APRIL 23.322.000 11.695.000 2.075.000 0 0 0 9.000.000 2.400.000 5.000.000 6.100.500 0 38.985.000 0 0

MEI 53.135.600 3.982.000 3.655.000 0 0 0 7.700.000 13.020.000 5.000.000 13.313.000 20.155.000 0 0 0 0 0 403.608.800 0 36.075.025 55.620.000 0 0 2.000.000

JUNI 58.199.750 0 1.235.000 0 500.000 5.000.000 4.500.000 28.951.700 5.000.000 1.849.000 0 1.592.000 132.150.000 0 0 0 150.000.000 10.672.700 34.436.600 83.309.500 0 0 4.250.000

Pendayagunaan Juli ‘07-Juni ‘08

388.776.500 25.939.300 25.816.500 62.834.000 5.000.000 42.015.000 65.438.500 62.000.000 142.540.896 35.155.000 429.826.859 132.150.000 74.926.028 555.924.000 15.236.600 786.456.300 10.672.700 929.106.700 536.106.500 79.955.250 739.515.000 89.550.742

0 0 0 0 0 232.847.500 0 0 35.268.400 50.009.086 17.389.000 131.106.100 0 0 0 404.685.000 4.545.000 40.365.742

39.329.673 45.523.714 280.364.824 48.013.332 48.577.158 69.136.988 2.360.000 112.919.050 25.550.000 21.055.500 153.093.500 23.000.000 2.000.000 2.000.000 7.000.000 0 0 0 505.658 617.661 3.981.454 571.435 483.712 1.654.200 2.974.265.691 452.425.825 261.594.981 806.793.959 591.696.056 711.055.613 1.169.615.658 (123.418.396) (65.375.882) (304.696.446) (312.479.461) (147.036.579)

616.972.690 86.027.001 345.265.950 7.287.900 14.000.000 3.000.000 8.309.603 495.392 618.456.543 6.219.490.618 432.881.423 19.474.479

Daftar Donatur
Daftar Donatur ZAKAT per 31 Juli 2008
No. 0001 0002 0003 0004 0005 0006 0007 0008 0009 0010 0011 0012 0013 0014 0015 0016 0017 0018 0019 0020 0021 0022 0023 0024 0025 0026 0027 0028 0029 0030 0031 0032 0033 0034 0035 0036 0037 0038 0039 0040 0041 0042 0043 0044 0045 0046 0047 0048 0049 0050 0051 0052 0053 0054 0055 0056 0057 0058 0059 0060 0061 0062 0063 0064 0065 0066 0067 0068 0069 0070 0071 0072 0073 0074 0075 0076 0077 0078 0079 0080 0081 0082 0083 0084 0085 0086 0087 0088 0089 0090 0091 0092 0093 0094 0095 Donatur Donasi (Rp) A. Rahman, Inggris 50.000 Aditya Sidik W, Jaktim 1.000.000 Adiyasa Dwitama 1.500.000 Agus Ahmad Daelami, Jaksel 60.000 Agus Pratomo O, Tangerang 900.000 Anang A, Jaksel 200.000 Annisa S & Joffy A, Tangerang 1.000.000 Aprilia S, Tangerang 100.000 Aprilia S, Tangerang 100.000 Astri Pertiwi, Jakarta 80.000 Bayu, Jaksel 172.000 Chandra, Jaksel 100.000 Chandra, Jaksel 150.000 Cucun Cunayah, Bogor 37.500 Dra. Darmawaty M, Jaksel 1.000.000 Dedi 50.000 Dimas Hendra Cipta, Jaktim 400.000 Dina Damayanti, Jakarta 50.000 Djuang Fadjar, Jakut 500.000 Doddy Soeharmanto, Jakbar 450.000 Erry Nurtianto, Tangerang 500.000 M. Fadli, Depok 150.000 Guru dan Karyawan SDIA 18 466.750 Guru dan Karyawan TKIA 18 145.000 Guru & Kary SMPIA 20 40.600 H. Chairul, Jaksel 42.250 Hamba Allah, Jakarta 125.000 Hamba Allah, Jakarta 919.700 Haikal, Jaksel 500.000 Hestiningsih F, 130.000 Hj. Rukaesih, Jaksel 500.000 Ika Nuraddini R, Depok 100.000 Imron J, 100.000 Jaja Priadi, Tangerang 400.000 100.000 Kalugi, Jaksel 10.000.000 Kel. Roes Aryawijaya 10.000.000 Kel. Rudi Yusuf, Jaksel 1.750.000 Ksatria Graha, Tangerang 2.000.000 Lasmi Kusmiyatin, Jaa Barat 60.000 M.Eri Dani, Jaksel 750.000 M.Irvan Fatahillah, Jaksel 1.000.000 Mahmudin, Jaksel 500.000 Manzilah, Depok 750.000 Martin Ovia Mulia, Jabar 250.000 Masni, 37.500 Melati Patria I, Jaktim 17.500 Melati Patria I, Jaktim 300.000 Mersi Ayu, Bekasi 100.000 Mohammad Ridha, 500.000 Muchtadi, Bintaro 200.000 Muh. Faisal R, Bekasi 60.000 Mujilem, Jaksel Ny. Nenden, Jaksel 1.000.000 Nila Komalasari, Jaksel 277.500 Nuke, Jaksel 750.000 Ny. Ajar Setiadi, Bogor 300.000 Ny. Soetartiningsih, Jaksel 1.100.000 Ny. Tania Djonifar, Jaksel 1.000.000 Pramudya Adhi, Jaktim 1.300.000 Priscka Maharani, Ckrg. Bekasi 50.000 Raihan 100.000 Riad, Tangerang 600.000 Rif Abrar Raflis, Tangerang 157.000 Rika, Jakarta 100.000 Rizqi Fitriyanti, Depok 100.000 Roy, Jaksel 77.500 Rudi Wahyudi, Jaksel 115.000 Sidik, Tangerang 100.000 Silvita J.A, Jaktim 300.000 Sofyan, Jaktim 1.000.000 Sri Suwantini, Jaksel 500.000 Srilaksmi, Jaksel 1.000.000 Supriyanto, Jaksel 200.000 Supriyanto, Jaksel 1.000.000 Suyoto, Tangerang 50.000 Usep Rusnandar, Jaksel 137.500 Usep Rusnandar, Jaksel 220.000 Utik Indrawati L, Jaksel 2.075.000 Utomo Panjibuono S, Jaksel 500.000 Yossi Kumalasari, Jaksel 350.000 YPI AA 7.799.000 Zacky, Jakbar 125.000 Trsf WSID :Hamba Allah, BMI 350.000 Trsf WSID :Briliant Ibnu, BMI 100.000 Trsf WSID :Sri Sulastri, BMI 100.000 Trsf WSID :Hamba Allah, BMI 200.000 Trsf WSID :Kurnia Andayani, BMI 90.000 Trsf WSID :Farah, BMI 30.000 Trsf WSID :Indriyanto Agus, BMI 125.000 Trsf WSID :Kurnia Andayani, BMI 50.000 Trsf WSID :Hamba Allah, BMI 1.000.000 Trsf WSID :Adriyadi Lukita, BMI 250.000 Trsf WSID :Sukma Unggul A, BMI 250.000 Trsf WSID :YW Al-Muhajirien, BMI 754.325 Trsf WSID :Hamba Allah, BNI Sya. 600.000 No. 0096 0097 0098 0099 0100 0101 0102 0103 0104 0105 0106 0107 0108 0109 0110 0112 0113 0114 0115 0116 0117 0118 0119 0120 0121 0122 0123 0124 0125 0126 0127 0128 0129 0130 0131 0132 0133 0134 0135 0136 0137 0138 0139 0140 0141 0142 0143 0144 0145 0146 0147 0148 0149 0150 0151 0152 0153 0154 0155 0156 0157 0158 0159 0160 0161 0162 0163 0164 0165 0166 0167 0168 0169 0170 0171 0172 0173 0174 0175 0176 0177 0178 0179 0180 0181 0182 0183 0184 0185 0186 0187 0188 0189 0190 0191 Donasi (Rp) Donatur 75.000 Trsf WSID :Wuri, BNI Sya. 100.000 Trsf WSID :Hamba Allah, BNI Sya. 5.000.000 Kel. Saleh Wibowo, BNI Sya. 25.000 Trsf WSID :Hamba Allah, BNI Sya. 25.000 Trsf WSID :Hamba Allah, BNI Sya. 100.000 Trsf WSID :Hamba Allah, BNI Sya. 180.000 Trsf WSID :Hamba Allah, BNI Sya. 807.000 Trsf WSID :Hamba Allah, BNI Sya. 150.000 Trsf WSID :Wuri, BNI Sya. 125.000 Trsf WSID :Abdul Aziz, BSM 125.000 Trsf WSID :Hamba Allah, BSM 300.000 Trsf WSID :Zulkifli Zaini, BSM 450.000 Trsf WSID :Dendi, BSM 150.000 Trsf WSID :Hamba Allah, BSM 5.000.000 Trsf WSID :Hamba Allah, BSM 3.000.000 Trsf WSID :Hamba Allah, BSM 150.000 Trsf WSID :Hamba Allah, BSM 500.000 Trsf WSID :Hamba Allah, BSM 750.000 Trsf WSID :Hamba Allah, BSM 60.000 Trsf WSID :Hamba Allah, BSM 100.000 Trsf WSID :Hamba Allah, BSM 100.000 Trsf WSID :Hamba Allah, BSM 150.000 Trsf WSID :Hamba Allah, BSM 50.000 Trsf WSID :Hamba Allah, BSM 850.000 Trsf WSID :Hamba Allah, BSM 280.000 Trsf WSID :Hamba Allah, BRI Sya. 100.000 Trsf WSID :Mukhtar A, BRI Sya. 30.000 Trsf WSID :Hamba Allah, BRI Sya. 50.000 Trsf WSID :Irina L., BRI Sya. 50.000 Trsf WSID :Iswandi, BRI Sya. 1.000.000 Trsf WSID :Hamba Allah, BRI Sya. 1.000.000 Trsf WSID :Hamba Allah, BSM 3.000.000 Trsf WSID :Hamba Allah, BSM 1.305.361 Trsf WSID :Karyawan UAI Juli, BSM 500.000 Trsf WSID :Muhammad Maulidy, BCA 50.000 Trsf WSID :Hamba Allah, BCA 800.000 Trsf WSID :Arbi Wibowo, BCA 90.000 Trsf WSID :Maharani Mitha P, BCA 110.000 Trsf WSID :Siti Faizah, BCA 50.000 Trsf WSID :Hamba Allah, BCA 50.000 Trsf WSID :Bambang Uthoro, BCA 100.000 Trsf WSID :Siti Muryani Ratna, BCA 120.000 Trsf WSID :Aditya Pradana, BCA 105.000 Trsf WSID :Amirudin, BCA 150.000 Trsf WSID :Adibah Fahima, BCA 50.000 Trsf WSID :Melinda, BCA 125.000 Trsf WSID :Nelmy Siregar, BCA 100.000 Trsf WSID :Yulis Sadyowati,BCA 100.000 Trsf WSID :Ananda Lestari, BCA 2.000.000 Trsf WSID :Nila Kandi, BCA 190.000 Trsf WSID :Deddy Iswandi, BCA 100.000 Trsf WSID :Umi Windarti, BCA 100.000 Trsf WSID :Hestiningsih F, BCA 200.000 Trsf WSID :Yunianto N, BCA 120.000 Trsf Via ATM :Bhaskoro, BCA 500.000 Trsf Via ATM :Indra Septa, BCA 37.500 Trsf WSID :Vita Rita Wahyunin, BCA 50.000 Trsf WSID :Yunita Ekaharini, BCA 1.000.000 Trsf WSID :Hamba Allah, BCA 300.000 Trsf WSID :Ida Hafnia, BCA 750.000 Trsf WSID :Hamdi Syarifudin, BCA 1.000.000 Trsf WSID :Wicaksana Djawi, BCA 100.000 Trsf WSID :Wiranjani Ade Suwa, BCA 25.000 Trsf WSID :Juli Prasetyo, BCA 2.500.000 Trsf WSID :Johnny Sumadja IR, BCA 150.500 Trsf WSID :Ristiana Sari, BCA 500.000 Trsf WSID :Anton Dessy, BCA 170.000 Trsf WSID :Haekal Yassier A, BCA 100.000 Trsf WSID :Ida Hafnia, BCA 39.000 Trsf WSID :Sundari, BCA 230.000 Trsf WSID :Emi Faulinawati, BCA 165.000 Trsf WSID :Della Mia Kallumata, BCA 200.000 Trsf WSID :Farida, BCA 100.000 Trsf Via ATM :Anang A, BCA 50.000 Trsf WSID :Sri Rahayu, BCA 50.000 Trsf WSID :Salmah Dasawarsih, BCA 60.000 Trsf WSID :M. Nurdin IR, BCA 100.000 Trsf WSID :Wahyu Widodo, BCA 150.150 Trsf WSID :R. Yuda Indrawan, BCA 100.000 Trsf WSID :Rini Peasetyowati, BCA 300.000 Trsf WSID :Nurisdipta N, BCA 3.000.000 Trsf WSID :Diaz Rizalfi, BCA 100.000 Trsf WSID :Oktaviani Hayati, BCA 4.000.000 Trsf WSID :Hamba Allah, BCA 200.000 Trsf WSID :Hamba Allah, BCA 2.807.900 Trsf WSID :Reflanul Hijrah, BCA 187.500 Trsf WSID :Hala Latif Fakih, BCA 250.000 Trsf Via ATM :Febri B, BCA 300.000 Trsf Via ATM :Dwiya Satwika, BCA 2.000.000 Trsf WSID :Wisma Ethika N, BCA 125.000 Trsf WSID :Sri Hari Rochdiana, BCA 3.500.000 Trsf WSID :Hamba Allah, BCA 1.640.000 Trsf WSID :Hamba Allah, BCA 500.000 Trsf WSID :Diyah P, BCA 100.000 Trsf WSID :Ida Hafnia, BCA No. 0192 0193 0194 0195 0196 0197 0198 0199 0200 0201 0202 0203 0204 0205 0206 0207 0208 0209 0210 0211 0212 0213 0214 0215 0216 0217 0218 0219 0220 0221 0222 0223 0224 0225 0226 0227 0228 0229 0230 0231 0232 0233 0234 0235 0236 0237 0238 0239 0240 0241 0242 0243 0244 0245 0246 0247 0248 0249 0250 0251 0252 0253 0254 0255 0256 0257 0258 0259 0260 0261 0262 0263 0264 0265 0266 0267 0268 0269 0270 0271 0272 0273 0274 0275 0276 0277 0278 0279 0280 0281 0282 0283 0284 0285 0286 Donasi (Rp) Donatur 200.000 Trsf WSID :Deden Rahadian, BCA Trsf WSID :Wiwik Widyati M, BCA 100.000 Trsf WSID :Siti Nuryati, BCA 250.000 Trsf WSID :Retno Widianarni, BCA 50.000 Trsf WSID :Liany, BCA 176.300 Trsf WSID :Arie Mustofa, BCA 20.000 Trsf Via ATM :Boy, BCA 400.000 Trsf WSID :Kuntjoro, BCA 250.000 Trsf WSID :Andri Mursyid, BCA 145.000 Trsf WSID : Rina Utami SH, BCA 1.000.000 Trsf Via ATM :Hamba Allah, BCA 2.000.000 Trsf Via ATM :Eni Tri L, BCA 50.000 Trsf WSID : H. Maila, BCA 1.000.000 Trsf WSID :Rama Budisetyo, BCA 500.000 Trsf WSID :Hertadi Poernomo, BCA 50.000 Trsf WSID :Silviyanti Dwi A, BCA 200.000 Trsf WSID :Sari Puspita Wati, BCA 50.000 Trsf WSID :Bambang K., BCA 350.000 Trsf Via ATM :Sri Suwantini, BCA 1.000.000 Trsf WSID :Hamba Allah, BCA 300.000 Trsf WSID :Edwarivel, BCA 120.000 Trsf WSID :Sotya Mayangwuri, BCA 200.000 Trsf WSID :Rully Maulana, BCA 7.000.000 Trsf WSID :R. Hetty Suhadiati, BCA 50.000 Trsf WSID :Yuli Purnamayanti, BCA 87.000 Trsf WSID :Tania Latinina, BCA 150.000 Trsf WSID :Sri Murni W., BCA 500.000 Trsf WSID :Farida, BCA 50.000 Trsf WSID :Hamba Allah, BCA 1.000.000 Trsf WSID :Ida Hafnia, BCA 100.000 Trsf WSID :Suharyadi, BCA 150.000 Trsf WSID :Hasjrul Harahap, BCA 25.000.000 Trsf WSID :RA Rosmala Dewi BCA 300.000 Trsf WSID :Kamaria, BCA 50.000 Trsf WSID :Kirana Ratnamukti, BCA 50.000 Trsf WSID :Reviyanti Puspita, BCA 200.000 Trsf WSID :Fajar Indrawan, BCA 25.000 Trsf WSID :Ida Hafnia, BCA 100.000 Trsf WSID :Hamba Allah, BCA 360.000 Trsf WSID :Rina Utami SH, BCA 1.000.000 Trsf WSID :Indriani P, BCA 100.000 Trsf WSID :Hamba Allah, BCA 65.000 Trsf WSID :Bagus Aditya, BCA 100.000 Trsf WSID :Juniandi, BCA 50.000 Trsf WSID :Hamba Allah, BCA 500.000 Trsf WSID :Soni Sumarna, BCA 50.000 Trsf WSID :RR Desy S W., BCA 100.000 Trsf WSID :Ali Wibowo, BCA 200.000 Trsf WSID :Hamba Allah, BCA 91.518 Trsf WSID :Budi Sukmawati, BCA 30.000 Trsf WSID :Fernantomo H, BCA 165.000 Trsf WSID :Ema Lestari, BCA 50.000 Trsf WSID :Hamba Allah, BCA 50.000 Trsf WSID :Fajar Indrawan, BCA 50.000 Trsf WSID :Anton Dessy, BCA 250.000 Trsf WSID :Suprayogi, BCA 250.000 Trsf WSID :Dian Hadianti, BCA 30.000 Trsf WSID :Kurniawati H, BCA 100.000 Trsf WSID :Judivita P, BCA 100.000 Trsf WSID :Misliyantih, BCA 50.000 Trsf WSID :Hamba Allah, BCA 250.000 Trsf WSID :Cassandra Adenan, BCA 70.000 Trsf WSID :Yulistiana Chandra, BCA 100.000 Trsf WSID :Trianto Irawan, BCA 250.000 Trsf WSID: Wiranjani Ade S, BCA 100.000 Trsf WSID :Etnawati, BCA 70.000 Trsf WSID :Achmad Reza W, BCA 1.500.000 Trsf WSID :Wisma Ethika N, BCA 2.000.000 Trsf WSID :Dicky, BCA 50.000 Trsf WSID :Rifky Ramdhoni, BCA 145.000 Trsf WSID :Ahmad Nahoi, BCA 30.000 Trsf WSID :Fanny Angelia, BCA 290.077 Trsf WSID :Hamba Allah, BCA 1.000.000 Trsf WSID :Viera Agustya, BCA 150.000 Trsf WSID :Julianto, BCA 300.000 Trsf WSID :Santy, BCA 150.000 Trsf WSID :Fitri Damayanti, BCA 130.000 Trsf WSID :Ida Hafnia, BCA 200.000 Trsf WSID :Jefry Agus P, BCA 50.000 Trsf WSID :Bukhori, BCA 100.000 Trsf WSID :Indan Pribadi W, BCA 300.000 Trsf WSID :Mudayat, BCA 93.800 Trsf Via ATM :Bhaskoro, BCA 120.000 Trsf WSID :Yudhistira HR, BCA 250.000 Trsf WSID :Hamba Allah, BCA 50.000 Trsf WSID :Adi Pranata, BCA 150.000 Trsf WSID :Herlambang S., BCA 150.000 Trsf WSID :Hadiah T, BCA 1.000.000 Trsf WSID :Irke Silvani R, BCA 300.000 Trsf WSID :Irke Silvani R, BCA 50.000 Trsf WSID :Deddy Wijaya, BCA 500.000 Trsf WSID :Dudy Ariwidianto, BCA 275.000 Trsf WSID :Nonviani M, BCA 5.000.000 Trsf WSID :Arie Mustofa, BCA 50.000 Trsf WSID :Della Mia K., BCA 110.000

Daftar Donatur
Daftar Donatur ZAKAT per 31 Juli 2008
No. 0287 0288 0289 0290 0291 0292 0293 0294 0295 0296 0297 Donasi (Rp) Donatur 50.000 Trsf WSID :Laelah Sani, BCA Trsf WSID :Handayani, BCA 600.000 Trsf WSID :Meiko Tourista, BCA 600.000 Trsf WSID :Ida Hafnia, BCA 100.000 Trsf WSID :Umar Issa Z, BCA 450.000 400.000 Trsf Via ATM :Rifki W, BCA Trsf Via ATM :Imam, BCA 500.000 Trsf WSID :Aminuddin Hamzah, BCA 1.000.000 250.000 Trsf WSID :Bambang S., Permata Sya. 100.000 Trsf WSID :Santi Syacita K, Permata Sya. 7.500.000 Trsf WSID :Nizam R. Hsb., Permata Sya. No. 0298 0299 0300 0301 0302 0303 0304 0305 0306 0307 0308 Donasi (Rp) Donatur 100.000 Trsf WSID :Hamba Allah, Permata Sya. 250.000 Trsf WSID :Yusfar, Permata Sya. 100.000 Trsf WSID :Kania Lalita K, Permata Sya. 100.000 Trsf WSID :Santi Syacita K, Permata Sya. 50.000 Trsf WSID :Hamba Allah, Permata Sya. 125.000 Trsf WSID :Rastono H., Permata Sya. 100.000 Trsf WSID :Hamba Allah, Permata Sya. 200.000 Trsf WSID :Joko Suwanto, Permata Sya. 1 Trsf WSID :Hamba Allah, Permata Sya. 25.000 Trsf WSID :Hamba Allah, Mega Sya. 500.000 Trsf WSID :Mursyida Amini, Mandiri No. 0309 0310 0311 0312 0313 0314 0315 0316 0317 0318 Donatur Donasi (Rp) 50.000 Trsf WSID :Hafiez Sayid, Mandiri Trsf WSID :Ummu Athiyah, Mandiri 100.000 Trsf WSID :Henny Yulianti, Mandiri 250.000 Trsf WSID :Sri Hastini, Mandiri 1.000.000 Trsf WSID :Indra Arnaz, Danamon Sya. 84.287 500.000 Trsf WSID :Dodong C, Danamon Sya. Trsf WSID :Dina P, Danamon Sya. 75.000 Trsf WSID :Sherly Y, Danamon Sya. 100.000 TrsfWSID:NenengDesi,DanamonSya. 50.000 Trsf WSID :Novi N, Danamon Sya. 100.000 Jumlah: 202.169.519

Daftar Donatur INFAK per 31 Juli 2008
No. 0001 0002 0003 0004 0005 0006 0007 0008 0009 0010 0011 0012 0013 0014 0015 0016 0017 0018 0019 0020 0021 0022 0023 0024 0025 0026 0027 0028 0029 0030 0031 0032 0033 0034 0035 0036 0037 0038 0039 0040 0041 0042 0043 0044 0045 0046 0047 Donatur Donasi (Rp) Amanah, Bekasi 20.000 Roy, Jaksel 22.500 Ahmad Zacki, Jakbar 25.000 Hardiningsih, Jaktim 20.000 Soekarni Binti Samidjo, Jaksel 20.000 Sudarwati, Jaksel 20.000 Supriyanto, Jaksel 20.000 Usep Rusnandar, Jaksel 22.500 Dimas Awliya, Jakbar 500.000 Saiful, Jaksel 100.000 Prapti W, 26.000 Rif Abrar R, Tangerang 93.000 Suyoto, Tangerang 20.000 Elly Nurlaely, Jaktim 100.000 Yasin Ilmarahmy, Jawa Barat 20.000 Sugiasih, Jaktim 500.000 Abdurrahman, Jaksel 1.000.000 Anang A, Jaksel 50.000 Hamba Allah, 100.000 Rizqi Fitriyanti, Depok 1.000.000 Hamba Allah,Jaksel 5.000.000 Elly Nurlaely, Jaktim 150.000 Siti Qomariah, Jaksel 300.000 Daffa & Fira, Jaksel 505.000 Lasmi Kusmiyatin, Jawa Barat 200.000 Siti Nurjanah, Jaksel 500.000 Mukhtadi, Bintaro 500.000 Elifantis, Jaksel 100.000 M. Syamsuddin, Jakbar 100.000 Widya Marta, Jakbar 100.000 M.Irvan F 1.000.000 Kaka Kiki Qua, Bogor 97.300 Refni Desti, Jaktim 30.000 Ayub B. Marhaban, Jaksel 200.000 Sukardi, Jakbar 50.000 Winarno, Jaksel 1.000.000 Kel.Roes Aryawijaya, Tangerang 5.000.000 Rozalinda, Jawa Barat 200.000 Irin Pranomo, Jaksel 150.000 Refni Desti, Jaktim 20.000 Agus Suryawan, Tangerang 25.000 Usep Rusnandar, Jaksel 20.000 Dadi Ahdiar, Jakarta 50.000 Hamba Allah,Jaksel 50.000 Alm. Rosmala Binti Romli, 300.000 Majlis Taklim Fathul Qorib, Jaksel 2.564.000 Hestiningsih F, 40.000 No. 0048 0049 0050 0051 0052 0053 0054 0055 0056 0057 0058 0059 0060 0061 0062 0063 0064 0065 0066 0067 0068 0069 0070 0071 0072 0073 0074 0075 0076 0077 0078 0079 0080 0081 0082 0083 0084 0085 0086 0087 0088 0089 0090 0091 0092 0093 0094 Donatur Donasi (Rp) Siti Astrid Husein, Jaksel 100.000 Cucun Cunayah, Bogor 12.500 Sarwono K 5.000.000 Agus Wibowo, Depok Timur 50.000 Heni Frida, Jawa Barat 100.000 Denny Zulkarnain, Jaksel 50.000 Nurjuliar Oemar, Jakarta 200.000 Reza Mahmudi, Jaksel 130.000 Mieke Marlina, Jaksel 50.000 Nur Endahwati, Jakbar 100.000 Diana P, Tangerang 250.000 Fiana, Jaksel 100.000 Fiana 100.000 Saiful, Jakarta 100.000 Budi Susilo 25.000 Sumiati, 300.000 Adiyasa Dwitama, Jaksel 250.000 Trsf WSID: Hamba Allah, BSM 100.000 Trsf WSID: Hamba Allah, BSM 300.000 Trsf WSID: Hamba Allah, BSM 100.000 Trsf WSID: Hamba Allah, BSM 50.000 Trsf WSID: Hamba Allah, BSM 100.000 Trsf WSID: Hamba Allah, BSM 50.000 Trsf WSID: Hamba Allah, BSM 250.000 Trsf WSID: Tilani Hamid, BSM 200.000 Trsf WSID: Hamba Allah, BSM 50.000 Trsf WSID: Sunarto, BSM 500.000 Trsf WSID: Hamba Allah, BSM 150.000 Trsf WSID: Hamba Allah, BSM 100.000 Trsf WSID: Hamba Allah, BSM 2.000.000 Trsf WSID: Hamba Allah, BSM 1.000.000 Trsf WSID: Betty Maria K, BSM 500.000 Trsf WSID: Hamba Allah, BSM 1.000.000 Trsf WSID: Hamba Allah, BSM 100.000 Trsf WSID: Hamba Allah, BSM 1.000.000 Trsf WSID: Hamba Allah, BSM 100.000 Trsf WSID: Agus Muji, BSM 2.738 Trsf WSID: Ida, BSM 100.000 Trsf WSID: Nurhayati Djamas, BSM 200.000 Trsf WSID: Hamba Allah, BSM 190.000 Trsf WSID: Hamba Allah, BSM 500.000 Trsf WSID: Hamba Allah, BSM 100.000 Trsf WSID: Hamba Allah, BSM 100.000 Trsf WSID: Hamba Allah, BSM 200.000 Trsf WSID: Hamba Allah, BSM 200.000 Trsf WSID: Puryadi, Permata Sya. 2.000.000 Trsf WSID: Bambang S. Permata Sya. 100.000 No. 0095 0096 0097 0098 0099 0100 0101 0102 0103 0104 0105 0106 0107 0108 0109 0110 0111 0112 0113 0114 0115 0116 0117 0118 0119 0120 0121 0122 0123 0124 0125 0126 0127 0128 0129 0130 0131 0132 0133 0134 0135 0136 0137 0138 0139 0140 0141 Donatur Donasi (Rp) Trsf WSID: Dyah Woro N, Permata Sya. 150.000 Trsf WSID: Hamba Allah, Mandiri 250.000 Trsf WSID: Gema Gautama, Mandiri 100.000 Trsf WSID: Hamba Allah, Mandiri 3.000.000 Trsf WSID: Rina Genta Uray, Mandiri 100.000 Trsf WSID: Hamba Allah, Mandiri 200.000 Trsf WSID: Ninik Sukartini S, Mandiri 1.000.000 Trsf WSID: Mulyana, Mandiri 100.000 Trsf WSID: Widi Sapitri, Mandiri 650.000 Trsf WSID: Nur Junaidi, Mandiri 100.000 Trsf WSID: Fajar Setiawan, Mandiri 100.000 Trsf WSID: Ariawan Hartomo, Mandiri 100.000 Trsf WSID: Yulia Pratiwi, Mandiri 200.000 Trsf WSID: Meilina, Mandiri 200.000 Trsf WSID: Rina Genta Uray, Mandiri 200.000 Trsf WSID: Feriyah, Mandiri 500.000 Trsf WSID: Nur Junaidi, Mandiri 100.000 Trsf WSID: Hamba Allah, Mandiri 100.000 Trsf WSID: Adiati Sutjipto, Mandiri 750.000 Trsf WSID: Dian Ratnasari, Mandiri 1.000.000 Trsf WSID: Antik Interior, Mandiri 1.000.000 Trsf WSID: Oktavia Sabrina, Mandiri 1.000.000 Trsf WSID: Hermin L., Mandiri 100.000 Trsf WSID: Noto W., Mandiri 750.000 Trsf WSID: Pratiwi, Mandiri 100.000 Trsf WSID: Rosniar R, Mandiri 50.000 Trsf WSID: Ariawan H., Mandiri 100.000 Trsf WSID: Bambang Tri N., Mandiri 250.000 Trsf WSID: Hamba Allah, Mandiri 200.000 Trsf WSID: Pratiwi, Mandiri 500.000 Trsf WSID: Jul Efendy, Mandiri 2.000.000 Trsf WSID: Nurleli Fitrah, BCA 77.777 Trsf WSID: Alfino Romansjah, BCA 25.000 Trsf WSID: M. Ridwan P, BCA 250.000 Trsf WSID: Hamba Allah, BCA 15.000 Trsf WSID: Siti Noer Medina, BCA 50.000 Trsf WSID: Suharman Rasjid, BCA 50.000 Trsf WSID: Danardono Mukti W, BCA 10.000 Trsf WSID: Achmad Bandrianto, BCA 50.000 Trsf WSID: Fauzi Bakri, BCA 1.000.000 Trsf WSID: Meta Virginia A, BCA 30.000 Trsf WSID: H. Abdul Rachim, BCA 75.000 Trsf WSID: Danardono Mukti W, BCA 10.000 Trsf WSID: Rachmanu Fairy W, BCA 222.222 Trsf WSID: Kemal Saifudin, BCA 300.000 Trsf WSID: Hamba Allah, BCA 75.000 Trsf WSID: Kamaria, BCA 100.000

Daftar Donatur
Daftar Donatur INFAK per 31 Juli 2008
No. 0142 0143 0144 0145 0146 0147 0148 0149 0150 0151 0152 0153 0154 0155 0156 0157 0158 0159 0160 0161 0162 0163 0164 0165 0166 0167 0168 0169 0170 0171 0172 0173 0174 Donasi (Rp) Donatur 300.000 Trsf WSID: Hamba Allah, BCA 100.000 Trsf WSID: Edy Yuniardi, BCA 50.000 Trsf WSID: Dudy Ariwidianto, BCA 150.000 Trsf WSID: Ayu Sidhiani, BCA 500.000 Trsf WSID: Yetti Maryatie, BCA 30.000 Trsf WSID: Emi Faulinawati, BCA 100.000 Trsf WSID: Nurdahema, BCA 50.000 Trsf WSID: Hamba Allah, BCA 1.000.000 Trsf WSID: Hamba Allah, BCA 20.000 Trsf WSID: Herwan, BCA 20.000 Trsf WSID: Marliana, BCA 200.000 Trsf WSID: Eryadi Djamzuli, BCA 1.000.000 Trsf WSID: Irwan Likin, BCA 200.000 Trsf WSID: Hamba Allah, BCA 300.000 Trsf WSID: Atiah, BCA 20.000 Trsf WSID: Bambang Tri H, BCA 100.000 Trsf WSID: Wiwik Widyati, BCA 115.000 Trsf WSID: Dwi Amanda R, BCA 2.000.000 Trsf WSID: Hamba Allah, BCA 250.000 Trsf WSID: Kuntjoro, BCA 100.000 Trsf WSID: Kamaria, BCA 100.000 Trsf WSID: Andri Mursyid, BCA 100.000 Trsf WSID: Yazid Akbar, BCA 50.000 Trsf WSID: Suharman Rasjid, BCA 1.000.000 Trsf WSID: Irwan Likin, BCA 200.000 Trsf WSID: Hj. Rasimah D, BCA 250.000 Trsf WSID: Zuamah Afief, BCA 110.000 Trsf WSID: Hamba Allah, BCA 1.000.000 Trsf WSID: Nurokhmah, BCA 100.000 Trsf WSID: Yoseph Frans Bolla, BCA 100.000 Trsf WSID: Bambang Uthoro, BCA 300.000 Trsf WSID: Hamba Allah, BCA 50.000 Trsf WSID: Aznirsyah, BCA No. 0175 0176 0177 0178 0179 0180 0181 0182 0183 0184 0185 0186 0187 0188 0189 0190 0191 0192 0193 0194 0195 0196 0197 0198 0199 0200 0201 0202 0203 0204 0205 0206 0207 Donatur Donasi (Rp) Trsf WSID: Achmad Zaen M, BCA 50.000 Trsf WSID: Firdaus Muhammad, BCA 50.000 Trsf WSID: Nurleli Fitrah, BCA 77.777 Trsf WSID: Sri Murni W, BCA 350.000 Trsf WSID: Agus Sunyoto, BCA 50.000 Trsf WSID: Heru Haryanto, BCA 17.000 Trsf WSID: Hamba Allah, BCA 1.000.000 Trsf WSID: Yudi Irfan A, BCA 10.000 Trsf WSID: Kamaria, BCA 50.000 Trsf WSID: Edityawirman IR, BCA 250.000 Trsf WSID: Henny Yulianti, BCA 50.000 Trsf WSID: Dwi Amanda R, BCA 142.000 Trsf WSID: Bakti Setyadi, BCA 100.000 Trsf WSID: Retno Sari, BCA 50.000 Trsf WSID: Hamba Allah, BCA 200.000 Trsf WSID: Hamba Allah, BCA 100.000 Trsf WSID: Hamba Allah, BCA 50.000 Trsf WSID: Hamba Allah, BCA 100.000 Trsf WSID: Riawan Bambang, BCA 50.000 Trsf WSID: Dessy Eka S, BCA 50.000 Trsf WSID: Tri Utami W, BCA 50.000 Trsf WSID: Bunga, BCA 50.000 Trsf WSID: Arqom, BCA 1.000.000 Trsf WSID: Ria Lestari, BCA 2.000.000 Trsf WSID: Dien Yuniarti, BCA 150.000 Trsf WSID: Agus Sanyoto, BCA 50.000 Trsf WSID: Dwi Amanda R, BCA 75.000 Trsf WSID: Maurina, BCA 100.000 Trsf WSID: Ema Lestari, BCA 50.000 Trsf WSID: Eva Yenni, BCA 100.000 Trsf WSID: Hamba Allah, BCA 50.000 Trsf WSID: Edy Yuniardi, BCA 100.000 Trsf WSID: Zuamah Afief, BCA 250.000 No. 0208 0209 0210 0211 0212 0213 0214 0215 0216 0217 0218 0219 0220 0221 0222 0223 0224 0225 0226 0227 0228 0229 0230 0231 0232 0233 0234 0235 0236 0237 0238 0239 0240 Donatur Donasi (Rp) Trsf WSID: Rini Yulianingsih, BCA 50.000 77.777 Trsf WSID: Nurleli Fitrah, BCA Trsf WSID: Johan Yudhiasto, BCA 50.000 120.000 Trsf WSID: Dimitra P, BCA Trsf WSID: Viera Agustya, BCA 150.000 Trsf WSID: Siti Maryam, BCA 150.000 100.000 Trsf WSID: Moh. Rohim, BCA Trsf WSID: Fitri Damayanti, BCA 70.000 30.000 Trsf WSID: Yudhistira H, BCA Trsf WSID: Warsito, BCA 100.000 Trsf WSID: Dudy Ariwidianto, BCA 75.000 250.000 Trsf WSID: Yunianto N, BCA Trsf WSID: Sidiq S, BCA 15.000 100.000 Trsf WSID: Mulyadi, BCA Trsf WSID: Lukisianti S, BCA 50.000 100.000 Trsf WSID: Arie Mustofa, BCA Trsf WSID: Eko Irawan H, BCA 100.000 500.000 Trsf WSID: Rahman Satria, BCA Trsf WSID: Dewi Murti, BCA 200.000 Trsf WSID: Aleksander H, BCA 100.000 50.000 Trsf Via ATM :Anang A, BCA Trsf Via ATM :Iznindar, BCA 500.000 10.000 Trsf WSID: Hamba Allah, BCA Trsf Via ATM :Rifki W, BCA 100.000 Trsf Via ATM :Hendi Irawan, BCA 250.000 215.000 Alm. H.M.A Intarano, BRI Sya. Trsf WSID: Alfiansyah, BMI 3.000.000 50.000 Trsf WSID: Sherly Y, Danamon Sya. 300.000 Trsf WSID: Permono, Danamon Sya. Trsf WSID: Hamba Allah, Danamon Sya. 10.000 Trsf WSID: Ahmad F, Danamon Sya. 30.000 50.000 Trsf WSID: Tetty H, Danamon Sya. 150.000 Trsf WSID: Dwitya A, Danamon Sya. Jumlah: 81.370.091

Daftar Donatur KEMANUSIAAN per 31 Juli 2008
No. 0001 0002 0003 0004 Donatur Donasi (Rp) Trsf WSID :Hamba Allah, B S M 50.000 Trsf WSID :Hamba Allah, B S M 100.000 Trsf WSID :Hamba Allah, B S M 50.000 Trsf WSID :Bambang S., Permata Sya. 50.000 Jumlah: 250.000

Daftar Donatur AKIKAH per 31 Juli 2008
No. Donatur 0001 Adela Juwita, Jakarta Donasi (Rp) 1.100.000 Jumlah: 1.100.000

Daftar Donatur FIDYAH per 31 Juli 2008
No. Donatur 0001 Burhanuddin, Jakarta Donasi (Rp) 375.000 Jumlah: 375.000

Daftar Donatur WAKAF TUNAI per 31 Juli 2008
No. Donatur 0001 Akmal Azis, Jakarta Donasi (Rp) 1.000.000 1.000.000

Jumlah:

CARE Quotes of the Month: Zuhud adalah meninggalkan yang tak bermanfaat di akhirat dan tidak berpanjang angan-angan. Sofyan Tsauri

Segenap awak Al Azhar Peduli Ummat mengucapkan

Selamat Menjalani Ibadah Puasa Ramadhan 1429 H

Sani

Endang

Baim

Dwi

Vina

Ning

Sarip

Tia

Menjelang 4 tahun, melewati 4 Ramadhan menebar kepedulian. Kepedulian yang bukan sebatas kata-kata. Sebab ternyata kata-kata tak cukup untuk ungkapkan penghargaan bagi Anda, mitra kerja dan segenap dermawan. Sebab penghargaan terbaik adalah ridha Illahi atas setiap derma yang Anda percayakan kepada kami, bagi saudarasaudara kita kaum dhuafa. Derma di bulan penuh berkah ini, insyaAllah akan menjadikan ibadah kita gilang gemilang. Mari, bersama-sama kita raih gemilang hidup dengan menjalani puasa berhiaskan kepedulian.

BPUG

Layanan kesehatan publik gratis

RGi

Entry point program Pemberdayaan Pesantren 12 MFS telah dibangun dari donasi perorangan dan korporasi.

Mushola for Sale

Layanan pendidikan ketrampilan gratis

Empowerment

Pemberdayaan Pesantren

Bimrohis

UPJ Penyelenggaraan Jenazah Gratis Empowerment

Bimbingan Ruhani Napi dan Pasien

Peduli Pendidikan

Pemberdayaan Pesantren Program Karitas Al Azhar Peduli Kusta, penyerahan kaki palsu untuk mantan penderita kusta.

APIK

ah Madras Benah

endidik Peduli P

an

Gemilang ZAKAT: Raih Gemilang dengan Zakat Didukung oleh:

Farid

Iw a n

Uchie

Deden

Fahmi

Opick

Herry

Joko

Disaster

Peduli Korban Bencana

Bukan sekadar sumbangsih dan peran serta Anda melalui programprogram kepedulian, tetapi juga sumbang saran supaya kami lebih dewasa dan tetap istiqamah mengemban amanah. Itulah yang kami harapkan. Keluarga besar YPI Al Azhar dan segenap awak Al Azhar Peduli Ummat mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1429 H.

Empowerment

Dakwah

Benah Rumah Ibadah

Pemberdayaan dengan budidaya sesuai potensi sasaran program.

Empowerment
Pemberdayaan Pesantren

Peduli Pendidikan Kemitraan
Beastudi S1 IT di BIMS Salah satu program unggulan adalah Al Azhar Peduli Pendidikan. Mengawal kemitraan, mengawal amanah, mengawal profesionalisme.

Dusaster
APMN

Peduli Pendidikan
Al Az har P edu li Mus lim N ias

Beastudi santri. Menebar bibit-bibit cendekiawan muslim.

Peduli Korban Bencana Tsunami Nanggroe Aceh Darussalam, 2005.

Gemilang ZAKAT: Raih Gemilang dengan Zakat Didukung oleh:

ADVERTORIAL

Investasi

nan Ideal
Profesional dan Amanah. Karyawan PT Permodalan BMT Ventura Foto: dok. BMT Ventura

S

eorang muslim harus mempertimbangkan beberapa hal dalam mengelola keuangannya, baik berupa dana milik sendiri ataupun dana orang lain yang diamanahkan kepadanya. Selain harus memperhitungkan keuntungan ekonomis yang bisa dihasilkan, cara mengelola dana harus bersesuaian dengan Syariah Islam. Kesesuaian dengan Syariah diindikasikan pula oleh manfaat sosial dari cara pengelolaan tersebut. Cara mudah untuk itu adalah dengan menempatkan dana di lembaga keuangan berdasar syariah. PT Permodalan BMT Ventura insya Allah merupakan salah satu pilihan yang tepat. PT Permodalan BMT Ventura merupakan holding dari ratusan lembaga keuangan mikro syariah/MFI alias BMT (Baitul Maal wa Tamwil) yang beroperasi di berbagai wilayah di Indonesia. Visinya adalah “Menjadi pusat pelayanan jasa keuangan pada pengusaha mikro dan kecil melalui jaringan BMT”. Berangkat dari visi ini, perseroan memberikan layanan jasa keuangan (financial services), di antaranya berupa pengelolaan dana investasi dari investor. Penyaluran dana seluruhnya berbentuk pembiayaan kepada pelaku usaha mikro dan kecil (UMK), melalui jaringan BMT. Saat ini ada 135 BMT (dengan lebih dari 500 kantor pelayanan dan ribuan pegawai) yang menjadi stakeholder-nya. Nasabah yang terlayani sekitar sejuta orang. PT Permodalan BMT Ventura mengikuti kaidah tata kelola keuangan syariah secara konsisten. Transaksinya tidak mengandung sifat ghoror dan ribawi. Dengan demikian, hasil investasi dari dana yang ditanamkan tidak sekadar memberi return yang kompetitif, melainkan juga barokah serta menentramkan hati. Berikut ini adalah tingkat keuntungan yang insya Allah barokah dan menentramkan yang telah diberikan PT Permodalan BMT Ventura kepada investor berdasarkan pada tiga bulan terakhir 2008 per pembiayaan sebesar Rp 100.000.000,00:
Bulan Mei Juni Juli
*) **)

Revenue Rp 16.190.000,00 Rp 16.500.000,00 Rp 16.420.000,00

NisbahBagiHasil(%) Bagi Hasil diterima Investor Investor PBMT per Tahun*)**) 55 55 55 45 45 45 Rp 8.904.500,00 Rp 9.075.000,00 Rp 9.031.000,00
[ADV]

Sebelum pajak Investasi per Rp 100.000.000,00

16

Gemilang ZAKAT: Raih Gemilang dengan zakat.

Kilas Program

Mega Layanan Kesehatan

Mobile Clinic

S

etelah mengoperasikan Balai Pengobatan Umum dan Gigi (BPUG) Gratis bagi Dhuafa di Cigombong, Jawa Barat dan memfasilitasi lahirnya program Posyandu Keliling Yayasan Klaten Peduli Ummat (YKPU), Klaten, mata program Peduli Kesehatan kembali dirilis. Satu unit ambulan yang berasal dari zakat korporasi Bank Mega Syariah akan difungsikan sebagai Mobile Clinic dan Posyandu Keliling. “Dengan klinik bergerak, jangkauan layanan lebih luas dan bisa menyasar kantung-kantung dhuafa yang membutuhkan,” ungkap Agus Budiono, jebolan Fakultas Ekonomi UGM yang menggawangi Divisi Program dan Pendayagunaan Al Azhar Peduli Ummat. Agus yang tengah meng godok blueprint program Mobile Clinic berencana menggandeng lembaga

berkompeten sebagai mitra kerja. Bocorannya, Divisi PP sedang merapat ke El Makiyah Foundation. Yayasan yang dipimpin dr. Fardinand Rabain itu berkhidmad memberikan rehabilitasi gratis bagi korban narkoba. Selain event layanan klinik bergerak dan Posyandu Keliling yang sifatnya temporer, ambulan akan disiagakan untuk antar jemput pasien rumah sakit. “Pasien yang kondisinya payah dan tidak mampu membayar sewa ambulan akan menjadi sasaran program,” Agus menjelaskan. Selama ini, permintaan layanan antar jemput pasien terpaksa ditolak. “Sebelum ini, kami baru memiliki mobil jenazah. Walau niatnya baik mau melayani dhuafa, mereka bisa ngamuk dong..,” tambah Agus sedikit bercanda. Launching dan sosialisasi program idaman mustahik ini direncanakan Oktober mendatang. Layak ditunggu. [jw]

Untuk mendukung Layanan Mobile Clinic/Posyandu Keliling Salurkan Infak/Sedekah Anda melalui Bank Mega Syariah No. Rekening 00103 02 000 12706

Tafsir

Asketisme dalam Islam

S
Dr. H. Shobahussurur, M.A Ketua Takmir Masjid Agung Al Azhar

[Imam al-Ghazali]

18

Gemilang Zakat: Raih Gemilang dengan ZAKAT

“Kehidupan spritual yang mapan mampu memenangi peperangan melawan nafsu dan menahan kehendak yang berlebihan, itulah kebahagian.”

ebuah hadits Rasulullah menyatakan: izhad fi al-dunyâ yuhibbuka Allâh, wazhad bimâ ‘inda alnâs yuhibbuka al-nâs (tinggalkankanlah dunia, maka kamu akan dicintai oleh Allah, dan tinggalkanlah apa saja yang menjadi milik manusia, maka kamu akan dicintai mereka). Hadits itu kemudian memunculkan istilah al-zuhd (zuhud, asketis) dalam dunia tasawuf dengan berbagai interpretasinya, ditambah lagi dengan ajaran-ajaran dalam Islam seperti al-shabr (kesabaran), al-tawakkul (tawakal), al-ridhâ (ridla) dan lain-lain. Setiap orang ingin bahagia dalam hidupnya. Kehidupan spiritual dipelajari dan dipraktikkan dalam rangka mencari kebahagian. Di sisi lain, ada orang yang mencoba mencari kebahagiaan dengan cara menumpuk kekayaan, rumah indah, mobil mewah, segala keinginan terpenuhi. Ternyata kebahagiaan yang dicari tak kunjung ditemukan. Ada yang memperebutkan kekuasaan karena menganggap kekuasaan akan mengantarnya kepada bahagia. Ternyata kebahagiaan itu tidak juga didapatkan. “Kehidupan spritual yang mapan, mampu memenangi peperangan melawan nafsu dan menahan kehendak yang berlebihan, itulah kebahagian,” kata Imam al-Ghazali. Menang atas nafsu, kata Buya Hamka, adalah induk dari segala kemenangan. Karena orang yang berperang ke medan perang, bisa jadi hanya ingin mencari nama dan kemegahan duniawi. Pada lahirnya dia menjadi terkenal, tapi batinnya belum tentu. Kemenangan atas nafsu itulah kebahagiaan. (Hamka, Tasauf Modern, 2007: 25). Buya Hamka menjelaskan, kebahagian hanya dapat diraih dengan menjalankan agama secara benar. Agama membukakan pintu pikiran, menyuruh menggunakan akal dalam melakukan banyak hal. Tidak Membenci Kemajuan Ada yang berpandangan, kehidupan ruhani itu membenci dunia, mencari kebahagiaan dunia adalah sesat, tertipu oleh hawa nafsu. Maka dibuat cara-cara (thariqat) yang menghindar dari kehidupan ramai, berkhalwat, menyendiri, menyepi, hingga akhirnya tidak peduli terhadap lingkungan sekitarnya, masa bodoh,

dungu, tidak teratur pakaian dan rumahnya, tersisih dari pergaulan. Buya Hamka menolak pemahaman seperti itu. Pemahaman itu tidak diajarkan oleh agama. Pemahaman itu akan membawa kemunduran. Pemahaman itu menyebabkan umat terpuruk, tertindas, dan kalah. Agama Islam, kata Buya, bukan musuh kemajuan. Islam justru menuntun kemajuan, menempuh tujuan untuk perdamaian segala bangsa. Allah tidak mengharamkan perhiasan (Q.S. alA’raf/: 32). Islam mengajarkan agar kita memperoleh kebahagian dunia dan akhirat (Q.S. al-Baqarah/2: 201). Kebaikan itu diturunkan Allah kepada orang-orang yang bertakwa baik di dunia mapun di akhirat (Q.S. al-Nahl/: 30). Islam mendorong manusia untuk memperoleh kemajuan dunia dengan banyak anjuran untuk membaca, menuntut ilmu, dan meneliti. Semua ilmu milik Allah untuk dijadikan sebagai sarana mencapai kebahagiaan. (Hamka, 2007: 114-115). Spiritualisme dengan demikian mestinya mendorong manusia untuk bersemangat, tidak malas, guna memperoleh kembali fungsinya sebagai khalifah fi al-ardh (penguasa di muka bumi). Gaya hidup modern tidak jarang membawa manusia kepada kehidupan materialis hingga mengesampingkan nilai-nilai spiritual. Ajaran asketis dalam tasawuf dari masa ke masa dimaksudkan untuk menarik kehidupan materialis itu untuk dibawa kepada nilai esoteris. Ajaran Islam senantiasa menjaga keseimbangan antara yang eksoteris dan yang esoteris. Oleh karenanya, tasawuf yang benar adalah yang menyeimbangkan antara kedua hal tersebut. Tasawuf yang benar adalah yang bersumber dari alQuran dan al-Sunnah. Tasawuf harus menjunjung tinggi akhlak mulia, setia kepada syariah, mendekatkan diri kepada Allah. Juga harus membela kaum lemah dan tertindas, memberi manfaat bagi banyak manusia, dan mendorong semangat kemajuan. Dengan paham spiritual yang benar (tasawuf perennial) yang diridhai Allah SWT, pengikutnya akan meraih bahagia dunia dan akhirat. Insya Allah. [A]