You are on page 1of 68

MODUL 1

Pertemuan Praktek ke 1

A.PENGERTIAN HAK JAMINAN


Pengertian agunan dalam Pasal 1131 KUHPerdata disebut jaminan yaitu:
Segala barang-barang bergerak dan tak bergerak milik debitur, baik yang sudah ada
maupun yang akan ada, menjadi jaminan untuk perikatan-perikatan perorangan
debitur
itu.
Kredit merupakan perikatan yang bersumber pada perjanjian kredit yang biasa
disebut akad kredit. Pasal 1131 KUHPerdata mencakup schuld dan haftung dari
debitur dan merupakan jaminan yang ada karena telah ditentukan oleh UndangUndang meskipun tidak diperjanjikan lebih dulu oleh kreditur dan debitur. Oleh
karenanya Pasal 1131 KUHPerdata berlaku bagi semua kreditur dan meliputi semua
kreditur dan meliputi semua harta kekayaan debitur. Jaminan tersebut dinamakan
jaminan umum dalam pengertian umum bagi semua kreditur dan umum mengenai
macam jaminannya yaitu tidak ditunjuk secara khusus. Kreditur sebagai pemegang
jaminan menurut Pasal 1131 KUHPerdata sebagai kreditur konkurent yaitu semua
kreditur kedudukannya sama dalam praktek tidak memuaskan kreditur.

Bentuk Perjanjian Kredit


Perjanjian kredit didunia perbankan dalam pelaksanaannya diperbolehkan memilih
salah satu dua bentuk pembuatan aktenya yaitu:
1.Perjanjian kredit otentik
Perjanjian kredit yang dalam hal ini dibuat oleh dan dihadapan notaris, disebut
Akte Perjanjian Kredit,yang mempunyai kekuatan bukti sempurna.
Mengenai proses pembuatanya yang perlu diperhatikan adalah bahwa Notaris akan
memberikan pengertian selaku kosultan para pihak dalam hal isi tanggung jawab dan
hak para pihak serta siapa saja yang mempunyai kewenangan untuk menanda tangani
akte perjanjian kredit jaminan kredit serta status perkawinan masing-masing
pihak,selanjutnya akte yang sudah disiapkan ditanda tangani dengan urutan dari pihak
debitur,kreditur, para saksi dan terakhir oleh notaris.
Contoh Akte Perjanjian Kredit Notariil:

PERJANJIAN KREDIT

Nomor : 06/2014

Pada hari ini, Senin tanggal enam Januari dua ribu empat belas ( 06-01-2014 )

pukul : 14
WIB Waktu Indonesia bagian Barat). Menghadap dihadapan
saya, IBBBBBbbbbbbbbbbbbbbBBBNBejo LukitoDRADJAJA, Sarjana Hukum,
Notaris di Slemang, dengan dihadiri oleh saksi-saksi yang saya, Notaris kenal dan
nama-namanya akan disebut pada akhir akta ini :
I. Tuan Haji MOH ENDRO SUYITNO, Doktorandus, Swasta, lahir di Jepara,------tanggal duapuluh delapan Juni tahun seribu sembilanratus limapuluh----------------(28-06-1955), bertempat tinggal di Kota Semarang, Pandana Merdeka----------------R-25, Rukun Tetangga 005, Rukun Warga 003, Kelurahan Bringin,-------------------Kecamatan Ngaliyan, pemegang Kartu Tanda Penduduk Nomor ---------------------33.7415.280655.0001 ;----------------------------------------------------------------------------menurut keterangannya dalam melakukan tindakan dibawah telah-----------------------mendapat persetujuan serta dibantu oleh istrinya yaitu Nyonya Hajjah------------------RACHMAWATI, Doktoranda, Swasta, lahir di Demak, tanggal duapuluh dua-------Mei tahun seribu sembilanratus limapuluh tujuh (22-05-1957),------------------------bertempat tinggal sama dengan penghadap (suami), pemegang Kartu------------------Tanda Penduduk Nomor 33.7415.620557.0002,
yang turut pula menandatangani Akta ini ;--------------------------------------------------- selanjutnya dalam akta ini disebut;-------------------------------------------------------------------------------------------------Pihak Pertama/ PEMINJAM-------------------------------II.Tuan TRI NUGROHO MAHARGONO, Direktur Utama dari perseroan yang
akan disebut, lahir di Semarang tanggal enam Mei tahun seribu
sembilanratus enampuluh delapan (06-05-1968), bertempat tinggal di
Kota Semarang, Jalan Pleburan Barat 17, Rukun Tetangga 009, Rukun
Warga 003, Kelurahan Pleburan, Kecamatan Semarang Selatan, pemegang
Kartu Tanda Penduduk nomor 33.7411.060568.0006 ;
-dalam hal ini bertindak dalam jabatannya tersebut dari dan dengan
demikian untuk dan atas nama serta sah mewakili Perseroan Terbatas
Bank Perkreditan Rakyat PASAR BOJA, berkedudukan di Kecamatan
Boja, Kabupaten Kendal, Propinsi Jawa Tengah yang anggaran dasar
(Akta Pendirian), dibuat dihadapan nyonya LILIANA TEDJOSAPUTRO,
2

Sarjana Hukum, Notaris di Semarang, dengan akta nomor 204, tanggal


duapuluh empat Juni seribu sembilanratus delapanpuluh sembilan
(24-06-1989), yang telah memperoleh Pengesahan dari Menteri
Kehakiman Republik Indonesia sebagaimana ternyata dari Surat
Keputusannya, tanggal duapuluh dua Juli seribu sembilanratus
delapanpuluh sembilan (22-07-1989), nomor : C2-6350.HT.01.01.Th.89,
serta telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia tanggal
tigabelas Oktober seribu sembilanratus delapanpuluh sembilan
(13-10-1989), Nomor : 82, Tambahan nomor : 2422/1989,
dan pernyataan Keputusan Rapat Nomor 20 tanggal duapuluh tiga
September seribu sembilanratus sembilanpuluh tujuh (23-09-1997) yang
dibuat dihadapan nyonya RADEN AYU BERNADETTA GODELIVA SRI
WIHARDJANI KARTIKODEWI PRASTOWO, Sarjana Hukum, Notaris di
Semarang, Anggaran Dasar mana telah disetujui oleh Menteri Kehakiman
Republik Indonesia sebagaimana ternyata dari Surat Keputusan tertanggal
duapuluh delapan Desember seribu sembilanratus sembilanpuluh delapan
(28-12-1998), nomor C2-28998.HT.01.04.TH.1998, dan telah diumumkan
dalam Berita Acara Negara Republik Indonesia tanggal delapan Oktober
seribu sembilanratus sembilanpuluh sembilan (08-10-1999) Nomor 81
Tambahan Nomor : 6587/1999, Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang
Saham Perseroan Terbatas Bank Perkreditan Rakyat Pasar Boja tanggal
limabelas Maret duaribu (15-03-2000), nomor: 22, dan Akta Pernyataan
Keputusan Rapat Perseroan Terbatas Bank Perkreditan Rakyat Pasar Boja
tanggal duapuluh sembilan Juni duaribu satu (29-06-2001), nomor 12, yang
dibuat oleh nyonya RADEN AYU BERNADETTA GODELIVA SRI
WIHARDJANI KARTIKODEWI PRASTOWO, Sarjana Hukum, Notaris di
Semarang. Akta Berita Acara Rapat Umum Luar Biasa Para Pemegang
Saham Perseroan Terbatas Bank Perkreditan Rakyat Pasar Boja tanggal
duapuluh tiga September duaribu dua (23-09-2002), nomor 23, dan
kemudian dimuat dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat tanggal satu

Oktober duaribu dua (01-10-2002), nomor 1, yang kemudian dirubah


dengan Akta Berita Acara Rapat Umum Luar Biasa Para Pemegang Saham
Perseroan Terbatas Bank Perkreditan Rakyat Pasar Boja tanggal tiga Mei
duaribu enam (23-05-2006) nomor 02, dan terakhir dirubah dalam Akta
Berita Acara Rapat Umum Luar Biasa Para Pemegang Saham Perseroan
Terbatas Bank Perkreditan Rakyat Pasar Boja tanggal sebelas Maret tahun
duaribu tujuh (11-03-2007), nomor 14, yang keempatnya dibuat oleh
nyonya RADEN AYU BERNADETTA GODELIVA SRI WIHARDJANI
KARTIKODEWI PRASTOWO Sarjana Hukum, Magister Notariat, Notaris di
Semarang, yang untuk melakukan tindakan hukum dalam akta ini telah
mendapat persetujuan dari Komisaris Utama Perseroan;
-selanjutnya dalam akta ini disebut ;
-------------------------------------------Pihak Kedua / BANK
-Para penghadap telah saya, Notaris kenal;
-Bahwa Debitur telah mengajukan permohonan-permohonan untuk
mengajukan kredit pada PT. BANK PERKREDITAN RAKYAT PASAR BOJA
-Bahwa atas permohonan tersebut Debitur dan Bank telah saling setuju untuk dan
dengan ini membuat/menetapkan perjanjian kredit dengan memakai
syarat-syarat sebagai berikut :
--------------------------------------------------Pasal 1
-Bank telah menyetujui untuk memberikan fasilitas Kredit Angsuran (KA)
Kepada Debitur sampai jumlah setinggi-tingginya Rp. 200.000.000,( duaratus juta rupiah), jumlah mana belum termasuk bunga, bunga denda,
denda, provisi dan biaya-biaya lainnya ;---------------------------------------------------------------------------------------------Pasal 2
-Debitur dengan ini sekarang untuk nantinya mengaku berhutang kepada Bank dalam
rangka Fasilitas Kredit Angsuran (KA) sampai jumlah yang dari waktu
Ke waktu akan ternyata dalam saldo debet pada penatabukuan pinjaman
Debitur yang dibuat oleh dan ada pada Bank, jumlah mana termasuk bunga,
Bunga denda, denda, provisi dan biaya lain-lainnya.
Bank dengan ini menerima baik pengakuan hutang Debitur sebagaimana

dimaksudkan di atas.
-Fasilitas Kredit tersebut diberikan untuk jangka waktu 36 (tigapuluh enam)
bulan, terhitung mulai tanggal
sampai dengan tanggal

-------------------------------------------------Pasal 3
-PEMINJAM wajib dan mengikatkan diri untuk membayar bunga atas fasilitas
kredit tersebut dalam pasal 2 diatas dengan suku bunga 1,2 % (satu koma
dua porsen) per bulan, atas suku bunga tersebut akan tetap selama waktu
perjanjian ini.
-Sedangkan untuk pembayaran pokok berikut bunga tersebut akan dilakukan
setiap bulan dengan angsuran sebesar Rp.7.955.555,- (tujuh juta
sembilanratus limapuluh lima ribu limaratus limapuluh lima rupiah).
- Angsuran ke-1 (satu) wajib dibayar oleh Peminjam kepada Bank pada saat tanggal
penarikan/pencairan pertama fasilitas kredit tersebut, sehingga untuk pertama kalinya
angsuran wajib dibayar oleh Peminjam kepada Bank selambat-lambatnya pada
tanggal

- Sedangkan angsuran ke-2 (dua) sampai dengan ke-36 (tigapuluh enam) wajib
dibayar pada tanggal yang sama dari tiap-tiap bulan berikutnya yaitu pada
tanggal

setiap bulannya.

-Atas fasilitas kredit yang diberikan oleh Bank tersebut, Peminjam


berkewajiban untuk membayar Provisi Kredit sebesar 1,5 % (satu koma
lima
porsen) atau sebesar Rp. 3.000.000,- (tiga juta rupiah) dan biaya
administrasi sebesar 1 % (satu porsen) atau sebesar Rp. 2.000.000,(dua juta rupiah) untuk Seluruh masa pinjaman.
-----------------------------------------------Pasal 4
4.1. Menyimpang dari ketentuan-ketentuan dalam pasal 3, maka dalam hal
terjadi salah satu kejadian dibawah ini maka BANK berhak sewaktuwaktu tanpa memperhatikan suatu tenggang waktu tertentu

memutuskan

perjanjian ini seketika dan sekaligus terhadap seluruh hutang

PEMINJAM

yang timbul berdasarkan perjanjian Kredit ini, baik hutang pokok


maupun bunga-bunga dari padanya dan ongkos-ongkos atau beban
lainnya apapun sampai pada hari dilunasi semua apa yang harus dibayar
oleh PEMINJAM pada BANK berdasarkan perjanjian ini, dapat ditagih oleh
BANK dan harus dibayar seketika dan sekaligus oleh PEMINJAM atas
tagihan pertama yang dilakukan oleh BANK dan karena itu pernyataan
alpa atau peringatan lebih lanjut baik yang disampaikan melalui juru
sita atau tidak, tidak diperlukan lagi yaitu dalam hal terjadinya :
a.-Jika pernyataan, surat keterangan atau dokumen-dokumen lain

yang

diberikan PEMINJAM dalam atau berhubungan dengan Perjanjian ini


dan/atau suatu tambahan daripadanya, tidak benar mengenai hal

yang

oleh BANK dianggap penting;


b.-Jika PEMINJAM atau pihak yang menanggung pembayaran
pinjaman
PEMINJAM dari segala jumlah yang sewaktu-waktu terhutang pada
BANK berdasarkan Perjanjian Kredit ini. selanjutnya disebut
PENANGGUNG (bila ada), memohon penundaan pembayaran
(surseance van betalling), atau menurut pendapat BANK dari lain- lain
hal ternyata PEMINJAM dan/atau PENANGGUNG tidak mampu
membayar
hutang-hutangnya, dinyatakan pailit atau bila kekayaan PEMINJAM
dan/atau PENANGGUNG diambil alih, atau karena apapun juga tidak
berhak lagi mengurus dan menguasai kekayaannya, baik seluruhnya
atau sebahagian ;
c.-Jika kekayaan PEMINJAM atau PENANGGUNG (bila ada) seluruhnya
atau sebahagian disita oleh orang lain atau terlibat perkara di
depan Pengadilan atau di depan instansi Pemerintah lainnya;
d.-Jika menurut BANK, PEMINJAM lalai, tidak dapat atau tidak memenuhi
sebagaimana mestinya ketentuan dalam perjanjian ini dan/atau
sesuatu tambahan dari padanya lain dari pada yang disebut dalam (a)
diatas, bila terjadi kealpaan/pelanggaran menurut syarat-syarat yang

diuraikan dalam salah satu akta pemberian jaminan termasuk dalam


pasal 5.1 dibawah ini atau Surat Penanggungan yang ditandatangani
PENANGGUNG (bila ada) dan/atau sesuatu aksep yang telah
diterbitkan
berdasarkan perjanjian ini ;
e.-Jika PEMINJAM atau PENANGGUNG (bila ada) tidak memenuhi
kewajibannya berdasarkan perjanjian dengan pihak Ketiga hingga
dapat mengakibatkan suatu tagihan pihak ketiga terhadap PEMINJAM
dan/atau PENANGGUNG (bila ada) dapat ditagih sebelum waktunya;
f.-Jika terjadi kejadian apapun yang menurut pendapat BANK akan dapat
mengakibatkan PEMINJAM atau PENANGGUNG (bila ada) tidak dapat
memenuhi kewajibannya yang tersebut dalam atau berdasarkan
perjanjian ini dan/atau sesuatu tambahan dari padanya dan/atau akta
pemberian jaminan dan/atau sesuatu aksep yang diterbitkan
berdasarkan perjanjian ini.
4.2. Dalam kejadian BANK memutuskan Perjanjian Kredit ini berdasarkan
Pasal 4.1 diatas ini, kewajiban-kewajiban BANK untuk memberi kredit
lebih lanjut kepada PEMINJAM segera berakhir tanpa hak PEMINJAM
untuk menuntut uang kerugian dari BANK, pemutusan perjanjian
demikian tidak memerlukan putusan Pengadilan, PEMINJAM
mengenyampingkan ketentuan-ketentuan didalam Pasal 1266 dan 1267
dari Kitab Undang-Undang Hukum Perdata Indonesia dalam hubungan ini.
--------------------------------------------------Pasal 5
5.1. Untuk menjamin pembayaran kembali sebagaimana mestinya dari segala
sesuatu yang sewaktu-waktu terhutang oleh PEMINJAM kepada BANK
diantaranya karena hutang-hutang yang timbul berdasarkan Perjanjian
ini, perubahan dan/atau novasi atau Perjanjian Kredit yang dibuat
dikemudian hari atau sebab apapun juga, maka dengan ini PEMINJAM
menyerahkan jaminan kepada BANK berupa :
- 2 (dua) bidang tanah yang diuraikan dibawah ini :

1. Sebidang tanah Hak Guna Bangunan Nomor 2450 / Beringin,


seluas
96 m2 (lebih kurang sembilanpuluh enam meter persegi),
yang
terletak di Propinsi Jawa Tengah, Kota Semarang, Kecamatan
Ngaliyan, Kelurahan Beringin, sebagaimana diuraikan dalam
Gambar Situasi tanggal duapuluh tiga Agustus tahun seribu
sembilanratussembilanpuluh enam (23-08-1990), nomor 5033
/1990 , dan menurut
Sertipikat tertanggal duapuluh satu April tahun seribusembilanratus
sembilanpuluh dua ( 21-04-1992), tertulis atas nama Doktorandus
Haji MOH ENDRO SUYITNO, berkedudukan di Semarang.
2. Sebidang tanah Hak Guna Bangunan Nomor 247 / Beringin, seluas
96 m2 (lebih kurang sembilanpuluh enam meter persegi), yang
terletak di Propinsi Jawa Tengah, Kota Semarang, Kecamatan

Ngaliyan

Kelurahan Beringin, sebagaimana diuraikan dalam Gambar Situasi


tanggal duapuluh tiga Agustus tahun seribu sembilanratus
sembilanpuluh (23-08-1990), nomor 5032 /1990 , dan menurut
Sertipikat tertanggal duabelas Maret tahun seribu sembilanratus
sembilanpuluh empat ( 12-03-1994), tertulis atas nama Doktorandus
Haji MOHAMAD ENDRO SUYITNO, berkedudukan di Semarang.
- Atas jaminan tersebut akan dibebani Hak Tanggungan Peringkat
Pertama ( I ) sebesar di Kantor Pertanahan Kota Semarang Oleh
Saya, Notaris, dan proses tersebut telah diketahui oleh pihak Bank ;
-Demikian berikut segala sesuatu yang berada, ditanam dan akan
didirikan diatas tanah tersebut yang karena sifat, peruntukkannya dan
menurut Undang-Undang termasuk barang tak bergerak, yang
kondisinya telah diketahui sebelumnya oleh Bank.
5.2. Pemberian jaminan tersebut diatas untuk BANK diikat dalam suatu akta
pemberian jaminan tersendiri sesuai dengan ketentuan-ketentuan hukum
yang berlaku di Indonesia yang tidak terlepas dari perjanjian ini dan
karenanya merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.
5.3. PEMINJAM memberi kuasa kepada BANK untuk melakukan tindakan dan
perbuatan hukum yang dianggap wajar dan perlu oleh BANK yang
berkaitan dengan pemberian jaminan tersebut diatas.
8

--------------------------------------------------Pasal 6
Untuk lebih menjamin pelaksanaan perjanjian ini oleh PEMINJAM maka
PEMINJAM berkewajiban untuk :
6.1 PEMINJAM menyetujui dan wajib serta mengikatkan diri untuk
menyerahkan semua surat dan dokumen apapun, yang asli serta sah dan
membuktikan pemilikan atas segala benda yang dijadikan jaminan
termasuk dalam Pasal 6 ayat 1 tersebut di atas kepada BANK guna
dipergunakan untuk pelaksanaan pengikatan benda tersebut sebagai
jaminan kredit dan selanjutnya dikuasai oleh BANK sampai dilunasi
seluruh jumlah hutangnya.
6.2 Untuk menghindari terjadinya kerugian yang disebabkan karena
terjadinya kerusakan atas barang jaminan yang dinerikan baik sebagian
maupun seluruhnya maka PEMINJAM berkewajiban untuk
mempertanggungkan untuk kebakaran, kehilangan, pencurian dan
bahaya-bahaya lainnya pada suatu perusahaan asuransi yang ditunjuk dan
besarnya jumlah pertanggungan ditentukan oleh Bank, dengan memakai
banker's clause.
PEMINJAM wajib memperpanjang masa pertanggungan termaksud
bilamana masa berakhir, sampai lunasnya fasilitas kredit dibayar kembali
oieh PEMINJAM pada BANK.
PEMINJAM wajib membayar premi-premi dan lain-lain biaya asuransi
tepat pada waktunya dan menyerahkan asli dari setiap polis atau setiap
perpanjangannya dan setiap tanda-tanda pembayarannya pada BANK.
BANK dengan ini diberi kuasa oleh PEMINJAM untuk menutup dan
memperpanjang asuransi yang dimaksudkan diatas, satu dan lain atas
biaya PEMINJAM, yakni bilamana PEMINJAM lalai menutup atau
memperpanjang berlakunya asuransi tersebut.
------------------------------------------Pasal 7-------------------------------Bilamana BANK menjalankan hak-haknya dan hak-hak istimewanya yang
timbul dari atau berdasarkan Perjanjian Kredit ini dan karena salah satu akta

pemberian jaminan tersebut dalam Pasal 5.1, maka BANK berhak untuk
menetapkan sendiri berdasarkan catatannya jumlah besarnya hutang
PEMINJAM kepada BANK berdasarkan perjanjian kredit ini atau karena
apapun juga baik karena pinjaman pokok, maupun bunga, aksep-aksep,
provisi dan biaya-biaya lain tanpa mengurangi hak PEMINJAM untuk, bila
(setelah BANK menjalankan hak-hak eksekusinya atas barang-barang yang
dijadikan jaminan dan/atau jumlah huiang yang ditetapkan demikian itu
dilunasi seluruhnya oleh PEMINJAM dan/atau PENANGGUNG) ternyata, hahwa
jumlah hutang PEMINJAM kurang dari apa yang ditetapkan oleh BANK untuk
meminta kembali selisihnya dari BANK, akan tetapi tanpa hak bagi PEMINJAM
untuk menuntut bunga atau kerugian apapun dan hanya mengenai jumlah
yang nyata telah diterima oleh BANK.
-Bila ternyata bahwa jumlah hutang PEMINJAM lebih dari apa yang ditetapkan
oleh BANK, maka kekurangannya tetap menjadi tanggung jawab PEMINJAM
dan kekurangan harus segera dilunasi.
----------------------------------Pasal 8 ----------------------------------------------Semua biaya yang timbul berdasarkan perjanjian ini termasuk, akan tetapi tidak
terbatas pada biaya-biaya yang bertalian dengan dibuatnya akta-akta
pemberian jaminan, penyimpanan dan penyelidikan jaminan, upah serta
beban-beban dan setiap pembayaran yang harus dibayar BANK kepada
konsultan yang diberi tugas oleh BANK untuk menaksir barang-barang

jaminan,

kepada Pengacara dan/atau Penasehat Hukum dan/atau pihak lain yang


diberi tugas oleh BANK untuk menagih kredit tersebut, segala ongkos-ongkos
yang bersangkutan dengan merealisasi jaminan itu, termasuk komisi dan
pembayaran-pembayaran lainnya pada pihak ketiga, demikian pula meterai
perjanjian ini dan setiap tambahan dari padanya, serta perubahan atau
perpanjangan kredit menjadi tanggungan dan harus dibayar oleh PEMINJAM.
--------------------------------------------------Pasal 9
-Semua pembayaran pada BANK harus dilakukan ditempat kedudukan BANK
melalui rekening PEMINJAM atau rekening lain yang ditentukan oleh BANK.

10

-Apabila tanggal pembayaran jatuh pada hari libur resmi nasional yang
berlaku, maka pembayaran pokok/angsuran/bunga wajib dilakukan 1 (satu)
hari kerja sebelumnya.-

----

-Fasilitas kredit tidak dapat dilunasi sebelum jatuh tempo kredit, dan apabila
Dilunasi sebelum jatuh tempo kredit oleh PEMINJAM maka PEMINJAM akan
Dikenakan penalty sebesar 2 % (dua persen) dari total baki debet.-----------Bahwa setiap keterlambatan pembayaran bunga dan pokok oleh PEMINJAM
kepada BANK, maka PEMINJAM dikenakan denda menurut ketentuan BANK
yang berlaku pada saat ditandatanganinya perjanjian ini, yaitu 6% (enam
porsen) per bulan dari kewajiban membayar bunga dan pokok yang dilakukan
oleh PEMINJAM kepada BANK.
-Denda-denda tersebut harus dibayar PEMINJAM sekaligus dan tunai.
-Dan apabila dalam waktu melebihi 3 (tiga) bulan berturut-turut PEMINJAM
tetap tidak membayar bunga, maka BANK dapat melaksanakan hak-haknya
sesuai dengan apa yang diatur dalam Pasal 4 dan Pasal 7 tersebut diatas.
-----------------------------------Pasal 10----------------------------------------------Mengenai Perjanjian ini dan segala akibatnya, BANK dan PEMINJAM
menyatakan memilih tempat kediaman hukum (domisili) yang tetap dan
tidak berubah dikantor Panitera Pengadilan Negeri di Semarang.
-Demikian dengan tidak mengurangi hak dari BANK untuk memohon
pelaksanaan (eksekusi) atau mengajukan tuntutan hukum terhadap
PEMINJAM berdasarkan perjanjian ini dihadapan Pengadilan-Pengadilan
Negeri lainnya dimanapun juga dalam wilayah Republik Indonesia.
-Akta ini diselesaikan pukul :

WIB
Waktu Indonesia bagian Barat.

-----------------------------------------DEMIKIAN AKTA INI


-Akta ini diselesaikan dan diresmikan sebagai minit di Semarang, pada hari
dan tanggal tersebut diatas dengan dihadiri oleh Nyonya SULARMI, bertempat
tinggal di Semarang, Udowo Barat nomor 20, Rukun Tetangga 003 Rukun
Warga 009, Kelurahan Bulu Lor, Kecamatan Semarang Utara, pemegang Kartu

11

Tanda Penduduk Nomor 11.5002.510868.0002, dan Tuan INDRA SETYAWAN,


bertempat tinggal di Semarang, Karangrejo, Rukun Tetangga 001, Rukun
Warga 002, Kelurahan Karangrejo Kecamatan Gajahmungkur, pemegang
Kartu Tanda Penduduk Nomor 33.7409.160781.0001, keduanya Karyawan
Kantor Notaris dan sebagai saksi-saksi.
-Segera setelah akta ini dibacakan oleh saya, Notaris kepada para penghadap
dan saksi-saksi, maka pada ketika itu juga penghadap, para saksi dan saya,
Notaris, menandatanganinya.

Pertemuan Praktek ke 2

2.Perjanjian kredit dibawah tangan.


Perjanjian kredit jenis ini dibuat oleh pihak debitur dan kreditur, kedudukan notaris
cukup melegalisasi dan membacakannya dihadapan para pihak mengenai apa yang
dibuat dan disepakati oleh para pihak mengenai isi perjanjian tersebut merupakan
tanggung jawab hanya oleh debitur dan kreditur.
Contoh :
Perjanjian Kredit
Yang bertanda tangan dibawah ini masing-masing :
1.Nama

: Insan Jujur

Tempat tanggal lahir

: Sleman 12-12-1982

Tempat tinggal

: Nogotirto RT 3 RW 2

Pekerjaan

: Wira swasta

Gamping Sleman

Selanjutnya disebut pihak pertama/ yang berhutang.


2.Nama

: Bagus Sejati

Tempat tanggal lahir

: Bandung 12-12-1972

Tempat tinggal

: Nogosari RT 3 Rw 2

Gunung Sawo Bantul.


Pekerjaan

: Diirektur PT Bank Perkreditan Rakyat Sejahtera.

Selanjutnya disebut pihak kedua/Bank


-Bahwa Debitur telah mengajukan permohonan-permohonan untuk
12

mengajukan kredit pada PT. BANK PERKREDITAN RAKYAT SEJAHTERA


-Bahwa atas permohonan tersebut Debitur dan Bank telah saling setuju untuk dan
dengan ini membuat/menetapkan perjanjian kredit dengan memakai
syarat-syarat sebagai berikut :
--------------------------------------Pasal 1---------------------------------------Bank telah menyetujui untuk memberikan fasilitas Kredit Angsuran (KA)
Kepada Debitur sampai jumlah setinggi-tingginya Rp. 200.000.000,( duaratus juta rupiah), jumlah mana belum termasuk bunga, bunga denda,
denda, provisi dan biaya-biaya lainnya ;--------------------------------------------------------------------------------Pasal 2----------------------------------------------Debitur dengan ini sekarang untuk nantinya mengaku berhutang kepada Bank dalam
rangka Fasilitas Kredit Angsuran (KA) sampai jumlah yang dari waktu
Ke waktu akan ternyata dalam saldo debet pada penatabukuan pinjaman
Debitur yang dibuat oleh dan ada pada Bank, jumlah mana termasuk bunga,
Bunga denda, denda, provisi dan biaya lain-lainnya.
Bank dengan ini menerima baik pengakuan hutang Debitur sebagaimana
dimaksudkan di atas.
-Fasilitas Kredit tersebut diberikan untuk jangka waktu 36 (tigapuluh enam)
bulan, terhitung mulai tanggal
sampai dengan tanggal

----------------------------------Pasal 3 ------------------------------------------------PEMINJAM wajib dan mengikatkan diri untuk membayar bunga atas fasilitas
kredit tersebut dalam pasal 2 diatas dengan suku bunga 1,2 % (satu koma
dua porsen) per bulan, atas suku bunga tersebut akan tetap selama waktu
perjanjian ini.
-Sedangkan untuk pembayaran pokok berikut bunga tersebut akan dilakukan
setiap bulan dengan angsuran sebesar Rp.7.955.555,- (tujuh juta
sembilanratus limapuluh lima ribu limaratus limapuluh lima rupiah).
- Angsuran ke-1 (satu) wajib dibayar oleh Peminjam kepada Bank pada saat tanggal
penarikan/pencairan pertama fasilitas kredit tersebut, sehingga untuk pertama kalinya

13

angsuran wajib dibayar oleh Peminjam kepada Bank selambat-lambatnya pada


tanggal

- Sedangkan angsuran ke-2 (dua) sampai dengan ke-36 (tigapuluh enam) wajib
dibayar pada tanggal yang sama dari tiap-tiap bulan berikutnya yaitu pada
tanggal setiap bulannya.
-Atas fasilitas kredit yang diberikan oleh Bank tersebut, Peminjam
berkewajiban untuk membayar Provisi Kredit sebesar 1,5 % (satu koma
lima
porsen) atau sebesar Rp. 3.000.000,- (tiga juta rupiah) dan biaya
administrasi sebesar 1 % (satu porsen) atau sebesar Rp. 2.000.000,(dua juta rupiah) untuk Seluruh masa pinjaman.
-----------------------------------------------Pasal 4---------------------------------4.1. Menyimpang dari ketentuan-ketentuan dalam pasal 3, maka dalam hal
terjadi salah satu kejadian dibawah ini maka BANK berhak sewaktuwaktu tanpa memperhatikan suatu tenggang waktu tertentu

memutuskan

perjanjian ini seketika dan sekaligus terhadap seluruh hutang PEMINJAM


yang timbul berdasarkan perjanjian Kredit ini, baik hutang pokok
maupun bunga-bunga dari padanya dan ongkos-ongkos atau beban
lainnya apapun sampai pada hari dilunasi semua apa yang harus dibayar
oleh PEMINJAM pada BANK berdasarkan perjanjian ini, dapat ditagih oleh
BANK dan harus dibayar seketika dan sekaligus oleh PEMINJAM atas
tagihan pertama yang dilakukan oleh BANK dan karena itu pernyataan
alpa atau peringatan lebih lanjut baik yang disampaikan melalui juru
sita atau tidak, tidak diperlukan lagi yaitu dalam hal terjadinya :
a.-Jika pernyataan, surat keterangan atau dokumen-dokumen lain yang
diberikan PEMINJAM dalam atau berhubungan dengan Perjanjian ini
dan/atau suatu tambahan daripadanya, tidak benar mengenai hal

yang

oleh BANK dianggap penting;


b.-Jika PEMINJAM atau pihak yang menanggung pembayaran pinjaman
PEMINJAM dari segala jumlah yang sewaktu-waktu terhutang pada

14

BANK berdasarkan Perjanjian Kredit ini. selanjutnya disebut


PENANGGUNG (bila ada), memohon penundaan pembayaran
(surseance van betalling), atau menurut pendapat BANK dari lain-lain
hal ternyata PEMINJAM dan/atau PENANGGUNG tidak mampu
membayar hutang-hutangnya, dinyatakan pailit

atau bila kekayaan

PEMINJAM
dan/atau PENANGGUNG diambil alih, atau karena apapun juga tidak
berhak lagi mengurus dan menguasai kekayaannya, baik seluruhnya
atau sebahagian ;
c.-Jika kekayaan PEMINJAM atau PENANGGUNG (bila ada) seluruhnya
atau sebahagian disita oleh orang lain atau terlibat perkara di
depan Pengadilan atau di depan instansi Pemerintah lainnya;
d.-Jika menurut BANK, PEMINJAM lalai, tidak dapat atau tidak memenuhi
sebagaimana mestinya ketentuan dalam perjanjian ini dan/atau
sesuatu tambahan dari padanya lain dari pada yang disebut dalam (a)
diatas, bila terjadi kealpaan/pelanggaran menurut syarat-syarat yang
diuraikan dalam salah satu akta pemberian jaminan termasuk dalam
pasal 5.1 dibawah ini atau Surat Penanggungan yang ditandatangani
PENANGGUNG (bila ada) dan/atau sesuatu aksep yang telah diterbitkan
berdasarkan perjanjian ini ;
e.-Jika PEMINJAM atau PENANGGUNG (bila ada) tidak memenuhi
kewajibannya berdasarkan perjanjian dengan pihak Ketiga hingga
dapat mengakibatkan suatu tagihan pihak ketiga terhadap PEMINJAM
dan/atau PENANGGUNG (bila ada) dapat ditagih sebelum waktunya;
f.-Jika terjadi kejadian apapun yang menurut pendapat BANK akan dapat
mengakibatkan PEMINJAM atau PENANGGUNG (bila ada) tidak dapat
memenuhi kewajibannya yang tersebut dalam atau berdasarkan
perjanjian ini dan/atau sesuatu tambahan dari padanya dan/atau akta
pemberian jaminan dan/atau sesuatu aksep yang diterbitkan
berdasarkan perjanjian ini.
4.2. Dalam kejadian BANK memutuskan Perjanjian Kredit ini berdasarkan
15

Pasal 4.1 diatas ini, kewajiban-kewajiban BANK untuk memberi kredit


lebih lanjut kepada PEMINJAM segera berakhir tanpa hak PEMINJAM
untuk menuntut uang kerugian dari BANK, pemutusan perjanjian
demikian tidak memerlukan putusan Pengadilan, PEMINJAM
mengenyampingkan ketentuan-ketentuan didalam Pasal 1266 dan 1267
dari Kitab Undang-Undang Hukum Perdata Indonesia dalam hubungan ini.
------------------------------------------Pasal 5 ------------------------------5.1. Untuk menjamin pembayaran kembali sebagaimana mestinya dari segala
sesuatu yang sewaktu-waktu terhutang oleh PEMINJAM kepada BANK
diantaranya karena hutang-hutang yang timbul berdasarkan Perjanjian
ini, perubahan dan/atau novasi atau Perjanjian Kredit yang dibuat
dikemudian hari atau sebab apapun juga, maka dengan ini PEMINJAM
menyerahkan jaminan kepada BANK berupa :
- 2 (dua) bidang tanah yang diuraikan dibawah ini :
1. Sebidang tanah Hak Milik nomor 18 Tlogosari
Desa

: Tlogosari ,

Kecamatan

: Turi,

Kabupaten

: Sleman,

Tertulis atas nama : Insan Jujur


Surat Ukur

: Nomor 100/Tlogosari

Luas

: 200 M2

Hak GkKkkkDDDDna BanguDdDesanan Nomor 2450 / Beringin, seluas


96 m2 (lebih kurang sembilanpuluh enam meter persegi), yang
terletak di Propinsi Jawa Tengah, Kota Semarang, Kecamatan Ngaliyan,
Kelurahan Beringin, sebagaimana diuraikan dalam Gambar Situasi
tanggal dua puluh tiga Agustus tahun seribu sembilan ratus
sembilan puluh (23-08-1990), nomor 5033 /1990 , dan menurut
Sertipikat tertanggal duapuluh satu April tahun seribu sembilanratus
sembilanpuluh dua ( 21-04-1992), tertulis atas nama Doktorandus

16

Haji MOH ENDRO SUYITNO, berkedudukan di Semarang.


2. SEBIDANG TANAH Hak Guna Bangunan Nomor 247 / Beringin, seluas
96 m2 (lebih kurang sembilanpuluh enam meter persegi), yang
terletak di Propinsi Jawa Tengah, Kota
- Atas jaminan tersebut akan dibebani Hak Tanggungan Peringkat
Pertama ( I ) sebesar di Kantor Pertanahan

-Demikian berikut segala sesuatu yang berada, ditanam dan akan


didirikan diatas tanah tersebut yang karena sifat, peruntukkannya dan
menurut Undang-Undang termasuk barang tak bergerak, yang
kondisinya telah diketahui sebelumnya oleh Bank.
5.2. Pemberian jaminan tersebut diatas untuk BANK diikat dalam suatu akta
pemberian jaminan tersendiri sesuai dengan ketentuan-ketentuan hukum
yang berlaku di Indonesia yang tidak terlepas dari perjanjian ini dan
karenanya merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.
5.3. PEMINJAM memberi kuasa kepada BANK untuk melakukan tindakan dan
perbuatan hukum yang dianggap wajar dan perlu oleh BANK yang
berkaitan dengan pemberian jaminan tersebut diatas.
-----------------------------------Pasal 6 ---------------------------------------------Untuk lebih menjamin pelaksanaan perjanjian ini oleh PEMINJAM maka
PEMINJAM berkewajiban untuk :
6.1 PEMINJAM menyetujui dan wajib serta mengikatkan diri untuk
menyerahkan semua surat dan dokumen apapun, yang asli serta sah dan
membuktikan pemilikan atas segala benda yang dijadikan jaminan
termasuk dalam Pasal 6 ayat 1 tersebut di atas kepada BANK guna
dipergunakan untuk pelaksanaan pengikatan benda tersebut sebagai
jaminan kredit dan selanjutnya dikuasai oleh BANK sampai dilunasi
seluruh jumlah hutangnya.
6.2 Untuk menghindari terjadinya kerugian yang disebabkan karena
terjadinya kerusakan atas barang jaminan yang dinerikan baik sebagian
maupun seluruhnya maka PEMINJAM berkewajiban untuk
17

mempertanggungkan untuk kebakaran, kehilangan, pencurian dan


bahaya-bahaya lainnya pada suatu perusahaan asuransi yang ditunjuk dan
besarnya jumlah pertanggungan ditentukan oleh Bank, dengan memakai
banker's clause.
PEMINJAM wajib memperpanjang masa pertanggungan termaksud
bilamana masa berakhir, sampai lunasnya fasilitas kredit dibayar kembali
oieh PEMINJAM pada BANK.
PEMINJAM wajib membayar premi-premi dan lain-lain biaya asuransi
tepat pada waktunya dan menyerahkan asli dari setiap polis atau setiap
perpanjangannya dan setiap tanda-tanda pembayarannya pada BANK.
BANK dengan ini diberi kuasa oleh PEMINJAM untuk menutup dan
memperpanjang asuransi yang dimaksudkan diatas, satu dan lain atas
biaya PEMINJAM, yakni bilamana PEMINJAM lalai menutup atau
memperpanjang berlakunya asuransi tersebut.
------------------------------------------Pasal 7 -------------------------------------------Bilamana BANK menjalankan hak-haknya dan hak-hak istimewanya yang
timbul dari atau berdasarkan Perjanjian Kredit ini dan karena salah satu akta
pemberian jaminan tersebut dalam Pasal 5.1, maka BANK berhak untuk
menetapkan sendiri berdasarkan catatannya jumlah besarnya hutang
PEMINJAM kepada BANK berdasarkan perjanjian kredit ini atau karena
apapun juga baik karena pinjaman pokok, maupun bunga, aksep-aksep,
provisi dan biaya-biaya lain tanpa mengurangi hak PEMINJAM untuk, bila
(setelah BANK menjalankan hak-hak eksekusinya atas barang-barang yang
dijadikan jaminan dan/atau jumlah huiang yang ditetapkan demikian itu
dilunasi seluruhnya oleh PEMINJAM dan/atau PENANGGUNG) ternyata, hahwa
jumlah hutang PEMINJAM kurang dari apa yang ditetapkan oleh BANK untuk
meminta kembali selisihnya dari BANK, akan tetapi tanpa hak bagi PEMINJAM
untuk menuntut bunga atau kerugian apapun dan hanya mengenai jumlah
yang nyata telah diterima oleh BANK.
-Bila ternyata bahwa jumlah hutang PEMINJAM lebih dari apa yang ditetapkan

18

oleh BANK, maka kekurangannya tetap menjadi tanggung jawab PEMINJAM


dan kekurangan harus segera dilunasi.
---------------------------------Pasal 8

---------------------------------------------

Semua biaya yang timbul berdasarkan perjanjian ini termasuk, akan tetapi tidak
terbatas pada biaya-biaya yang bertalian dengan dibuatnya akta-akta
pemberian jaminan, penyimpanan dan penyelidikan jaminan, upah serta
beban-beban dan setiap pembayaran yang harus dibayar BANK kepada
konsultan yang diberi tugas oleh BANK untuk menaksir barang-barang

jaminan,

kepada Pengacara dan/atau Penasehat Hukum dan/atau pihak lain yang


diberi tugas oleh BANK untuk menagih kredit tersebut, segala ongkos-ongkos
yang bersangkutan dengan merealisasi jaminan itu, termasuk komisi dan
pembayaran-pembayaran lainnya pada pihak ketiga, demikian pula meterai
perjanjian ini dan setiap tambahan dari padanya, serta perubahan atau
perpanjangan kredit menjadi tanggungan dan harus dibayar oleh PEMINJAM.
----------------------------------Pasal 9 ---------------------------------------------Semua pembayaran pada BANK harus dilakukan ditempat kedudukan BANK
melalui rekening PEMINJAM atau rekening lain yang ditentukan oleh BANK.
-Apabila tanggal pembayaran jatuh pada hari libur resmi nasional yang
berlaku, maka pembayaran pokok/angsuran/bunga wajib dilakukan 1 (satu)
hari kerja sebelumnya.-

----

-Fasilitas kredit tidak dapat dilunasi sebelum jatuh tempo kredit, dan apabila
Dilunasi sebelum jatuh tempo kredit oleh PEMINJAM maka PEMINJAM akan
Dikenakan penalty sebesar 2 % (dua persen) dari total baki debet.-----------Bahwa setiap keterlambatan pembayaran bunga dan pokok oleh PEMINJAM
kepada BANK, maka PEMINJAM dikenakan denda menurut ketentuan BANK
yang berlaku pada saat ditandatanganinya perjanjian ini, yaitu 6% (enam
porsen) per bulan dari kewajiban membayar bunga dan pokok yang dilakukan
oleh PEMINJAM kepada BANK.
-Denda-denda tersebut harus dibayar PEMINJAM sekaligus dan tunai.
-Dan apabila dalam waktu melebihi 3 (tiga) bulan berturut-turut PEMINJAM

19

tetap tidak membayar bunga, maka BANK dapat melaksanakan hak-haknya


sesuai dengan apa yang diatur dalam Pasal 4 dan Pasal 7 tersebut diatas.
----------------------------------Pasal 10 -----------------------------------------Mengenai Perjanjian ini dan segala akibatnya, BANK dan PEMINJAM
menyatakan memilih tempat kediaman hukum (domisili) yang tetap dan
tidak berubah dikantor Panitera Pengadilan Negeri di Semarang.
-Demikian dengan tidak mengurangi hak dari BANK untuk memohon
pelaksanaan (eksekusi) atau mengajukan tuntutan hukum terhadap
PEMINJAM berdasarkan perjanjian ini dihadapan Pengadilan-Pengadilan
Negeri lainnya dimanapun juga dalam wilayah Republik Indonesia.

Pihak kedua

Pihak Pertama

( Bagus Sejati )

( Insan Jujur )

MODUL 2

20

PERTEMUAN KE 3

A.PENGAKUAN HUTANG
Akte Pengakuan Hutang harus berbentuk Akte Notaris,kadarnya setingkat dengan
Putusan Hakim yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap. Untuk lebih jelasnya
dapat disimak pejelasan sebagai berikut:
Sesuai Pasal 224 HIR/Pasal 258 RBg ada dua macam grosse yang mempunyai
kekuatan eksekutorial, yaitu grosse akta pengakuan hutang dan grosse sita hipotik.
Grosse adalah salinan pertama dan akta otentik. Salinan pertama ini diberikan kepada
kreditur.
Oleh karena salinan pertama dan alas pengakuan hutang yang dibuat oleh Notaris
mempunyai kekuatan eksekusi, maka salinan pertama ini harus ada kepala/ irah-irah
yang berbunyi Demi Keadilan Berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Salinan
lainnya yang diberikan kepada debitur tidak memakai kepala/ irah-irah Demi
Keadilan Berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Asli dari akta (minit) disimpan
oleh Notaris dalam arsip dan tidak memakai kepala/ irah-irah.
Grosse atas pengakuan hutang yang berkepala Demi Keadilan Berdasarkan
Ketuhanan Yang Maha Esa, oleh Notaris diserahkan kepada kreditor yang
dikemudian hari bisa diperlukan dapat langsung dimohonkan eksekusi kepada Ketua
Pengadilan Negeri.
Eksekusi berdasarkan Grosse akta pengakuan hutang Fixed Loan hanya dapat
dilaksanakan apabila debitur sewaktu ditegur, membenarkan jumlah hutangnya itu.
Apabila debitur membantah jumlah hutang tersebut, dan besarnya hutang menjadi
tidak fixed, maka eksekusi tidak bisa dilanjutkan. Kreditur, yaitu bank untuk dapat
mengajukan tagihannya harus melalui suatu gugatan, yang dalam hal ini, apabila
syarat-syarat terpenuhi, dapat dijatuhkan putusan serta merta.
Pasal 14 Undang-undang Pelepas Uang (Geldschieters Ordonantie, S.1938-523),
melarang Notaris membuat atas pengakuan hutang dan mengeluarkan grosse aktanya
untuk perjanjian hutang-piutang dengan seorang pelepas uang.
Pasal 224 HIR, Pasal 258 RBg. tidak berlaku untuk grosse akta semacam ini.
Grosse akta pengakuan hutang yang diatur dalam Pasal 224 HIR, Pasal 258 RBg,
adalah sebuah surat yang dibuat oleh Notaris antara Orang Alamiah/ Badan Hukum
yang dengan kata-kata sederhana yang bersangkutan mengaku, berhutang uang
sejumlah tertentu dan ia berjanji akan mengembalikan uang itu dalam waktu tertentu,
misalnya dalam waktu 6 (enam) bulan, dengan disertai bunga sebesar 2 % sebulan.
Jumlah yang sudah pasti dalam surat pengakuan hutang bentuknya sangat sederhana
dan tidak dapat ditambahkan persyaratan-persyaratan lain.
Kreditur yang memegang grosse atas pengakuan hutang yang berkepala "Demi
Keadilan Berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa" dapat langsung memohon
21

eksekusi kepada Ketua Pengadilan Negeri yang bersangkutan dalam hal debitur
ingkar janj.
CONTOH AKTE PENGAKUAN HUTANG
DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANANYANG MAHA ESA
PENGAKUAN HUTANG
Nomor : 366

Pada hari ini, Kamis tanggal duapuluh lima Juni tahun duaribu sembilan (25-062009),
pukul : 09.00 WIB (pukul sembilan
Waktu Indonesia Bagian Barat),-------menghadap dihadapan saya,
INDRADJAJA, Sarjana Hukum,- Notaris di Semarang, dengan dihadiri oleh saksisaksi yang saya, Notaris kenal dan nama-namanya akan------- disebut pada akhir akta
ini :-----------------------I.Tuan CHOHIR ANWAR, Partikelir, lahir di Semarang,-tanggal tigapuluh satu Desember tahun seribu------sembilanratus tujuhpuluh sembilan (31-12-1979),---bertempat tinggal di Kota Semarang, Mijen Permai--C-45, Rukun Tetangga 007, Rukun Warga 007,--------Kelurahan Mijen, Kecamatan Mijen, pemegang Kartu--Tanda Penduduk nomor 33.7413.311279.0020 ;---------menurut keterangannya dalam melakukan tindakan hukum
Dibawah ini telah mendapat persetujuan serta di bantu
oleh isterinya Nyonya Siti Wulandari lahir di Semarang
tanggal dua belas Desember tahun seribu sembilan ratus
delapan puluh dua (12-12-1982) bertempat tinggal sama suaminya.
-selanjutnnya dalam akta ini disebut sebagai PIHAK
PERTAMA. ----------------------------------------------------------- YANG MENERIMA
HUTANG -------------II.Tuan TRI NUGROHO MAHARGONO, Direktur Utama
dari -perseroan yang akan disebut, lahir di Semarang -tanggal enam Mei tahun seribu sembilanratus enam puluh delapan (06-05-1968), bertempat tinggal di Kota Semarang, Jalan Pleburan Barat 17, Rukun ---Tetangga 009, Rukun Warga 003, Kelurahan Pleburan,
Kecamatan Semarang Selatan, pemegang Kartu Tanda -

22

Penduduk nomor 33.7411.060568.0006;---------------dalam hal ini bertindak dalam jabatannya tersebutdari dan dengan demikian untuk dan atas nama serta
sah mewakili Perseroan Terbatas Bank Perkreditan Rakyat PASAR BOJA, berkedudukan di Kecamatan --Boja, Kabupaten Kendal, Propinsi Jawa Tengah yanganggaran dasar (Akta Pendirian),dibuat dihadapan nyonya LILIANA TEDJOSAPUTRO Sarjana Hukum, Notaris
di Semarang, dengan akta Nomor 204, tanggal ----duapuluh empat Juni seribu sembilanratus delapan puluh Sembilan (24-06-1989), yang telah memperoleh
Pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik ------Indonesia sebagaimana ternyata dari Surat -------Keputusannya, tanggal duapuluh dua Juli seribu --sembilanratus delapanpuluh sembilan (22-07-1989),nomor: C2-6350.HT. 01.01.Th.89, serta telah -----diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia tanggal tigabelas Oktober seribu sembilanratus --delapanpuluh sembilan (13-10-1989), Nomor : 82, -Tambahan nomor : 2422/1989, dan pernyataan ------Keputusan Rapat Nomor 20 tanggal duapuluh tiga --September seribu sembilanratus sembilanpuluh tujuh
(23-09-1997) yang dibuat dihadapan nyonya RADEN -AYU BERNADETTA GODELIVA SRI WIHARDJANI KARTIKODEWI
PRASTOWO, Sarjana Hukum, Notaris di Semarang, --Anggaran Dasar mana telah disetujui oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia sebagaimana ternyatadari Surat Keputusan tertanggal duapuluh delapan Desember seribu sembilanratus sembilanpuluh -----delapan (28-12-1998), nomor C2-28998.HT.01.04.TH.-

23

1998, dan telah diumumkan dalam Berita Acara ----Negara Republik Indonesia tanggal delapan Oktoberseribu sembilanratus sembilanpuluh sembilan -----(08-10-1999) Nomor 81 Tambahan Nomor : 6587/1999,Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham -----Perseroan Terbatas Bank Perkreditan Rakyat Pasar Boja tanggal limabelas Maret duaribu (15-03-2000),
nomor: 22, dan Akta Pernyataan Keputusan Rapat --Perseroan Terbatas Bank Perkreditan Rakyat Pasar Boja tanggal duapuluh sembilan Juni duaribu satu (29-06-2001), nomor 12, yang dibuat oleh nyonya -RADEN AYU BERNADETTA GODELIVA SRI WIHARDJANI ----KARTIKODEWI PRASTOWO, Sarjana Hukum, Notaris di -Semarang, Akta Berita Acara Rapat Umum Luar BiasaPara Pemegang Saham Perseroan Terbatas Bank -----Perkreditan Rakyat Pasar Boja tanggal duapuluh --tiga September duaribu dua (23-09-2002) nomor 23,dan kemudian dimuat dalam Akta Pernyataan -------Keputusan Rapat tanggal satu Oktober duaribu dua (01-10-2002), nomor 1, yang kemudian dirubah ----dengan Akta Berita Acara Rapat Umum Luar Biasa --Para Pemegang Saham Perseroan Terbatas Bank -----Perkreditan Rakyat Pasar Boja tanggal tiga Mei --duaribu enam (23-05-2006) nomor 02, dan terakhir dirubah dalam Akta Berita Acara Rapat Umum Luar -Biasa Para Pemegang Saham Perseroan Terbatas BankPerkreditan Rakyat Pasar Boja tanggal sebelas ---Maret tahun duaribu tujuh (11-03-2007) nomor 14, -

24

yang keempatnya dibuat oleh nyonya RADEN AYU ----BERNADETTA GODELIVA SRI WIHARDJANI KARTIKODEWI --PRASTOWO, Sarjana Hukum, Magister Notariat, -----Notaris di Semarang, yang untuk melakukan tindakan
hukum dalam akta ini telah mendapat persetujuan -dari Komisaris Utama Perseroan;-------------------selanjutnya disebut PIHAK KEDUA. --------------------------------- YANG MEMBERI HUTANG---------------- Penghadap telah saya, Notaris kenal;--------------- Penghadap bersama ini menerangkan bahwa benar------benar dan dengan sah telah
berhutang uang sejumlah--- dalam fasilitas Kredit Angsuran (KA) sebesar
--------Rp.20.000.000,- (duapuluh juta rupiah), sebelum -----penandatanganan akta ini
pula berlaku sebagai tanda-- penerimaannya yang sah.-----------------------------Bahwa selaku Pihak Pertama yang menerima fasilitas---Kredit (untuk selanjutnya
disebut Debitur) dan ---- pihak kedua selaku pemberi fasilitas kredit (untuk
--selanjutnya disebut Kreditur) telah dibuat dan ----ditanda tangani Perjanjian
Kredit tertanggal
duapuluh lima Juni tahun duaribu sembilan -----------(25-06-2009) nomor 19390/PKA-PB-VI/09;-------------- Untuk selanjutnya Perjanjian Kredit berikut dengan- semua pengubahan dan
pembaharuannya disebut---------- Perjanjian Kredit.----------------------------------- Selanjutnya penghadap bersama ini menerangkan bahwa mengenai pinjaman uang
tersebut para pihak yang satu- dengan yang lain telah saling setuju dan mufakat----untuk mengadakan perjanjian-perjanjian dengan memakai syarat-syarat dan
ketentuan-ketentuan sebagai-------- berikut.---------------------------------------------------------------------------------------- Pasal 1 ------------------------------------------------Hutang uang sebesar Rp. 20.000.000,- (duapuluh juta-- rupiah), tersebut diatas harus
dibayar kembali oleh-- penghadap dalam jangka waktu 12 (duabelas) bulan----mulai tanggal duapuluh dua Juli tahun duaribu-------- sembilan (22-07-2009) sampai
dengan sebelum atau---- selambat-lambatnya pada tanggal duapuluh dua Juni--- tahun
duaribu sepuluh (22-06-2010), untuk angsuran-- pertama sampai dengan angsuran
ke-12 (duabelas) atau terakhir sebesar Rp.1.966.700,-(satu juta----------sembilanratus enampuluh enam ribu tujuhratus rupiah). ----------------------- Pasal 2
--------------------- Atas hutang uang tersebut diatas dikenakan bunga--- sebesar 1,5 % (satu koma lima
porsen) perbulan.-----Atas fasilitas kredit yang diberikan oleh Bank -----

25

tersebut, peminjam berkewajiban untuk membayar ----Provisi Kredit sebesar 1% (satu persen) atau sebesar
Rp. 200.000,- (duaratus ribu rupiah) dan biaya-----administrasi sebesar 1 % (satu persen) atau sebesarRp.200.000,- (duaratus ribu rupiah), untuk seluruh
masa pinjaman.--------------------------------------Fasilitas kredit tidak dapat dilunasi sebelum jatuh- tempo kredit, dan apabila dilunasi
sebelum jatuh---- tempo kredit oleh PEMINJAM maka PEMINJAM akan------dikenakan penalty sebesar 2 % (dua persen) dari----- total baki
debet.-----------------------------------Bahwa setiap keterlambatan pembayaran bunga dan ---pokok oleh PEMINJAM kepada BANK, maka PEMINJAM ----dikenakan denda menurut ketentuan BANK yang berlakupada saat ditandatanganinya perjanjian ini, yaitu 6%
(enam persen) per bulan dari kewajiban membayar ---bunga dan pokok yang dilakukan oleh PEMINJAM kepadaBANK.--------------------------------------------------------------------- Pasal 3 -------------------------------------------------Untuk menjamin pembayaran kembali sebagaimana -----mestinya dari segala sesuatu yang sewaktu-waktu ---terhutang oleh Debitur kepada Kreditur diantaranya karena hutang-hutang yang timbul berdasarkan ------Perjanjian ini, perubahan dan/atau novasi atau ----Perjanjian Kredit yang dibuat dikemudian hari atau sebab apapun juga, maka dengan ini Debitur --------menyerahkan jaminan kepada Kreditur berupa :--------1 (satu) bidang tanah yang diuraikan dibawah ini:--sebidang tanah Hak Milik nomor 326/Mijen, seluas- 60 m2 (lebih kurang enampuluh meter persegi),--yang terletak di Propinsi Jawa Tengah, Kota ------

26

Semarang, Kecamatan Mijen, Kelurahan Mijen,------sebagaimana diuraikan dalam Gambar Situasi ------tanggal duapuluh empat Mei tahun seribu ---------sembilanratus sembilanpuluh lima (24-05-1995)----nomor 4118/1995, dan menurut Sertipikat tertanggal
delapan Januari tahun seribu sembilanratus ------sembilanpuluh enam (08-01-1996), tertulis atas---nama HOHIR ANWAR, berkedudukan di Semarang.--------------------Demikian berikut segala sesuatu yang berada, ----ditanam dan akan didirikan diatas tanah tersebut -yang karena sifat, peruntukkannya dan menurut ----Undang-Undang termasuk barang tak bergerak, yang -kondisinya telah diketahui sebelumnya oleh Kreditur
-Pemberian jaminan tersebut diatas untuk Kreditur diikat dalam suatu akta pemberian jaminan --------tersendiri sesuai dengan ketentuan-ketentuan hukumyang berlaku di Indonesia yang tidak terlepas dariperjanjian ini dan karenanya merupakan satu ------kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.---------------Debitur memberi kuasa kepada
Kreditur untuk --------melakukan tindakan dan perbuatan hukum yang dianggapwajar dan perlu oleh Kreditur yang berkaitan dengan-- pemberian jaminan tersebut
diatas.------------------------------------------ Pasal 4 ---------------------Menyimpang dari
apa yang ditetapkan dalam pasal------ tersebut diatas, hutang tersebut dapat ditagih
dengan segera dan sekaligus apabila; ----------------------Pihak yang berhutang tidak memenuhi kewajiban--- sebagaimana ditetapkan dalam
akta ini dan dengan telah terjadinya pelanggaran atas salah satu---- kewajibankewajiban itu telah terbukti akan----- kesalahan yang berhutang sehingga
peringatan---- dengan surat juru sita atau surat yang serupa--- dengan itu tidak
diperlukan lagi.--------------Pihak yang Berhutang dinyatakan pailit atau----- diberi waktu untuk menunda
pembayaran hutang---- (Surceance Van Betalling), baik yang bersifat--- sementara
atau yang pasti.---------------------Atas kekayaan Pihak Yang Berhutang baik---------sebagian maupun seluruhnya
dilakukan sita ------penjualan atau sita penjagaan (Conservatoir
-----Beslag).-----------------------------------------

27

Pihak Yang Berhutang meninggal dunia, kecuali ---jika ahli warisnya dapat
memenuhi kewajiban -----menurut Undang-Undang. ----------------------------------------------- Pasal 5 ----------------------Semua biaya penagihan hutang tersebut
diantaranya ---biaya juru sita dan biaya kuasa-kuasa untuk menagih-- hutang tersebut
menjadi tanggungan dan harus dibayar- oleh Pihak Yang Berhutang.
------------------------------------------------ Pasal 6 ----------------------Apabila penghadap
belum atau tidak dapat melunasi ---kewajiban sebagaimana mestinya, maka
penghadap ------sanggup dan wajib membayar denda/yang dapat ditagih -dari sisa
pinjaman
yang
ada.-----------------------------------------------Pasal
7
---------------------Biaya pembuatan Akta ini dan biaya yang berhubungan-- dengan
hutang
tersebut
menjadi tanggungan dan harus
-di
bayar oleh
penghadap.---------------------------------------------------Pasal
8
---------------------Untuk segala urusan mengenai perjanjian ini dan------ segala akibatakibatnya, kedua belah pihak memilih --tempat tinggal hukum umum dan tetap pada
Kantor-----Kepaniteraan Pengadilan Negeri di Semarang.---------- Akta ini diselesaikan pukul :

WIB

Waktu Indonesia Bagian Barat).----------------------- Para penghadap dikenal oleh saya, Notaris.-------------------------- DEMIKIAN AKTA INI ---------------- Diselesaikan dan diresmikan sebagai minut di ------Semarang, pada hari ini, tanggal
dan jam tersebut ---diatas dengan dihadiri oleh oleh Nyonya
SULARMI,----- bertempat tinggal di Semarang, Udowo Barat nomor 20,- Rukun
Tetangga 003 Rukun W 009, Kelurahan Bulu--- Lor, Kecamatan Semarang Utara,
pemegang Kartu Tanda-Penduduk nomor 11.5002.510868.0002, dan Tuan
INDRA--- SETYAWA bertempat tinggal di Semarang, Karangrejo,- Rukun Tetangga
001, Rukun Warga 002, Kelurahan------- Karangrejo Kecamatan Gajahmungkur,
pemegang Kartu--- Tanda Penduduk nomor 33.7409.160781.0001, keduanya
karyawan kantor Notaris dan sebagai saksi-saksi.
-Segera setelah akta ini dibacakan oleh saya, Notaris kepada para penghadap dan
saksi-saksi, maka pada ketika itu juga penghadap, para saksi dan saya, Notaris,
menandatanganinya.
-Dibuat dengan

28

MODUL 3
PERTEMUAN KE 4
SURAT KUASA MEMBEBANKAN HAK TANGGUNGAN
Pada prinsipnya penanda tanganan Akte Hak Tanggungan harus ditanda tangani para
pihak baik Debitur maupun Kreditur,namun Undang-undang hHak Tanggungan
memberikan jalan keluar apabila debitur dapat memberikan Kuasa Membebankan
Hak Tanggungan dengan akte otentik yang dibuat dihadapan Notaris atau didepan
PPAT.
Agar lebih jelas untuk dipahami Sesuai Pasal 15 Undang-undang Hak tanggungan :
(1) Surat Kuasa Membebankan Hak Tanggungan wajib dibuat dengan akta notaris
atau akta PPAT dan memenuhipersyaratan sebagai berikut:
a. tidak memuat kuasa untuk melakukan perbuatan hukum lain daripada
membebankan Hak Tanggungan;
b. tidak memuat kuasa substitusi;
c. mencantumkan secara jelas obyek Hak Tanggungan, jumlah utang dan nama serta
identitas kreditornya,nama dan identitas debitor apabila debitor bukan pemberi
Hak Tanggungan.
(2) Kuasa Untuk Membebankan Hak Tanggungan tidak dapat ditarik kembali atau
tidak dapat berakhir oleh sebabapapun juga kecuali karena kuasa tersebut telah
dilaksanakan atau karena telah habis jangka waktunyasebagaimana dimaksud pada
ayat (3) dan ayat (4).
(3) Surat Kuasa Membebankan Hak Tanggungan mengenai hak atas tanah yang sudah
terdaftar wajib diikutidengan pembuatan Akta Pemberian Hak Tanggungan
selambat-lambatnya 1 (satu) bulan sesudah diberikan.
(4) Surat Kuasa Membebankan Hak Tanggungan mengenai hak atas tanah yang
belum terdaftar wajib diikutidengan pembuatan Akta Pemberian Hak
Tanggungan selambat-lambatnya 3 (tiga) bulan sesudah diberikan.
(5) Ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dan ayat (4) tidak ber-laku dalam
ha Surat Kuasa Membebnkan Hak Tanggungan diberikan untuk menjamin kredit
tertentu yang ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan yang
berlaku.
(6) Surat Kuasa Membebankan Hak Tanggungan yang tidak diikuti dengan
pembuatan Akta Pemberian Hak Tanggungan dalam waktu yang ditentukan
sebagaimana yang dimaksud pada ayat (3) atau ayat (4), atau waktuyang ditentukan
menurut ketentuan sebagaimana yang dimaksud pada ayat (5) batal demi hukum

29

SURAT KUASA
MEMBEBANKAN HAK TANGGUNGAN
Nomor 93 / 2013
Lembar Pertama/Kedua

Pada hari ini Rabu tanggal 12 (duabelas) bulan Juni Tahun 2013 (duaribu tigabelas),
hadir dihadapan saya INDRADJAJA, Sarjana Hukum, Magister Hukum, Magister
Kenotariatan, yang berdasarkan Surat Keputusan Kepala Badan Pertanahan Nasional
tanggal 29 Oktober 2002 Nomor 17X2002 diangkat/ditunjuk sebagai Pejabat
Pembuat Akta Tanah, yang selanjutnya disebut PPAT, yang dimaksud dalam Pasal 7
Peraturan Pemerintahan Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah, dengan
daerah kerja seluruh Kota Semarang dan berkantor di Jalan Indraprasta Nomor 29,
Semarang dengan dihadiri oleh saksi-saksi yang saya kenal dan akan disebut pada
bagian akhir akta ini: ------------------I.1.Tuan TOMY WIJAYA, Karyawan Swasta, lahir di Semarang, tanggal empat
Desember tahun seribu sembilanratus delapanpuluh tiga (04-12-1983), bertempat
tinggal di Kota Semarang, Perumahan Mutiara Papandayan A/6, Rukun Tetangga
009, Rukun Warga 005, Kelurahan Gajahmungkur, Kecamatan Gajahmungkur,
Pemegang
Kartu
Tanda
Penduduk
Nomor
33.7401.041283.0002;---------------------------------------------menurut keterangannya dalam melakukan tindakan hukum
mendapat persetujuan dan dibantu oleh
------------------------------------------------------------

dibawah ini telah


istrinya yaitu ;

-Nyonya TANIA CASSANDRA, Mengurus Rumah Tangga, lahir di Jakarta


Pusat, tanggal lima Agustus tahun seribu sembilanratus delapanpuluh lima (05-081985), bertempat tinggal sama dengan penghadap (suami), pemegang Kartu Tanda
Penduduk Nomor 33.7403.450885.0002;--------------------Selanjutnya disebut Pemberi Kuasa. -----------------------------------II.1.Tuan
BAMBANG SOEGIJANTO, Kepala Pengembangan Bisnis Cabang dari perseroan
yang akan disebut, lahir di Semarang, pada tanggal duapuluh lima April tahun seribu
sembilanratus enampuluh enam (25-05-1966), bertempat tinggal di Kota Surakarta,
Jalan Fajar Indah III/7, Rukun Tetangga 005, Rukun Warga 007, Kelurahan Jajar,
Kecamatan Laweyan,
Pemegang Kartu Tanda Penduduk Nomor 33.7201.250466.0001;------------------------- untuk sementara waktu berada di Kota Semarang;---------------2.Nyonya SUSI KRISTIANI, MAN, Kepala Urusan Operasi Area dari perseroan
yang akan disebut, lahir di Magelang, pada tanggal empatbelas Maret tahun seribu
sembilanratus enampuluh empat (14-03-1964), bertempat tinggal di Kota Semarang,
Jalan Drupadi 3-A/8, Rukun Tetangga 009, Rukun Warga 002, Kelurahan Plombokan,

30

Kecamatan Semarang Utara, pemegang Kartu Tanda


33.7402.540364.0003; ------------------------------------------------

Penduduk

nomor

- menurut keterangan mereka dalam hal ini bertindak masing-masing berdasarkan


Surat Keputusan Pengangkatan Karyawan tertanggal satu Juni tahun duaribu duabelas
(01-06-2012) nomor 1560/SK/HCM/A/2012, dan Surat Keputusan Pengangkatan
Karyawan tertanggal satu Mei tahun duaribu tigabelas (01-05-2013) nomor
1684/SK/HCM-WIL/A/2013, sebagai kuasa dari dan selaku demikian untuk dan atas
nama Direksi Perseroan Terbatas PT. BANK CENTRAL ASIA Tbk, berkedudukan
di Jakarta Pusat, berkantor pusat di Menara BCA Grand Indonesia, Jalan Mohammad
Husni Thamrin nomor 1, Jakarta Pusat, yang Akta Pendirian dan Anggaran Dasarnya
telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia tertanggal tiga Agustus
tahun seribu sembilanratus limapuluh enam (03-08-1956) nomor 62, Tambahan
nomor 595, Anggaran Dasar tersebut telah mengalami perubahan antara lain :---------- perubahan seluruh Anggaran Dasarnya telah diumumkan dalam Berita Negara
Republik Indonesia tertanggal empatbelas April tahun duaribu (14-04-2000) nomor
30,
tambahan
nomor
1871;
----------------------------------------------------------------------- perubahan beserta pernyataan kembali seluruh pasal dalam Anggaran Dasar
perseroan yang telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia tertanggal
duapuluh lima Agustus tahun duaribu enam (25-08-2006) nomor 68, Tambahan
nomor 897; ------------------------------------------------------------------------- perubahan seluruh Anggaran Dasarnya telah diumumkan dalam Berita
Negara
Republik
Indonesia
tertanggal
sembilan
belas Maret tahun dua ribu delapan (19-03-2008) nomor 24, tambahan nomor
230;
- perubahan Anggaran Dasar terakhir telah disesuaikan dengan ketentuan UndangUndang nomor 40 Tahun 2007 (duaribu tujuh) tentang Perseroan Terbatas, serta
peraturan perundang-undangan dan peraturan yang berlaku di bidang Pasar Modal,
sebagaimana dimuat dalam Akta tertanggal limabelas Januari tahun duaribu sembilan
(15-01-2009) nomor 19, yang dibuat dihadapan tuan Doktor IRAWAN SOERODJO,
Sarjana Hukum, Magister Sains, Notaris di Jakarta, yang telah mendapatkan
persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, sesuai
dengan Surat Keputusannya tertanggal empatbelas April tahun duaribu sembilan
(14-04-2009) Nomor AHU-12512.AH.01.02. Tahun 2009, tentang Persetujuan Akta
Perubahan Anggaran Dasar Perseroan, dalam hal ini diwakili dalam jabatan mereka
tersebut diatas dan dengan demikian sah mewakili dan oleh karenanya untuk dan atas
nama Perseroan Terbatas PT. BANK CENTRAL ASIA Tbk, berkedudukan di
Jakarta Pusat.--------------------------------------Selanjutnya disebut Pemberi Kuasa. --------------------------------Para penghadap dikenal oleh saya :--------------------------------------Pemberi Kuasa menerangkan dengan ini memberi kuasa kepada ---Penerima
Kuasa.------------------------------------------------------------------------------------------------- K H U S U S ------------------------------

31

Untuk membebankan Hak Tanggungan guna menjamin pelunasan utang Nyonya


MmRATNA UTOMO, Pedagang, tersebut diatas ;---------Selaku
Debitor,
sejumlah
Rp.
10.000.000.000,(sepuluh
milyar
rupiah)/Sejumlahuang yang dapat ditentukan dikemudian hari berdasarkan perjanjian
utang-piutang yang ditandatangani oleh Debitor/ Pemberi Kuasa dengan:
------------------------------------------------------------------------- Perseroan Terbatas PT. BANK CENTRAL ASIA TBK, berkedudukan di Jakarta
Pusat ;------------------------------------------------------------selaku Kreditor dan dibuktikan dengan: --------------------------------- Perjanjian Kredit yang dibuat dibawah tangan dan bermeterai cukup tanggal empat
Mei tahun duaribu sepuluh (04-05-2010) Nomor 251/182/KRD/GTG/10, yang telah
beberapa kali diubah terakhir dengan perubahan perjanjian kredit tanggal duabelas
Juni tahun duaribu tigabelas (12-06-2013) Nomor 187/2013; ----------yang surat asli/salinan resminya diperlihatkan kepada saya dan penambahan,
perubahan, perpanjangan, serta pembaharuannya yang mungkin diadakan kemudian,
sampai sejumlah nilai Tanggungan Peringkat I (Pertama) sebesar Rp. 3.500.000.000,(tiga milyar limaratus juta rupiah), Atas Objek Hak Tanggungan berupa 1 (satu
bidang) Hak atas tanah/Hak Milik Atas Rumah Susun yang diuraikan dibawah
ini :--------------------------------------Hak Milik Nomor 1214/Gajahmungkur atas sebidang tanah sebagaimana diuraikan
dalam Surat Ukur tanggal 30-11-2004 Nomor 21/Gajahmungkur/2004 seluas 482
M2 (empatratus delapanpuluh dua meter persegi), dengan Nomor Identifikasi Bidang
Tanah (NIB) : 11.0103.05.01137 dan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang Pajak
Bumi dan Bangunan (SPPT PBB) Nomor Objek Pajak (NOP) : 33.74.030.005.0110498.0; -------------------------------------------------------------------terletak di : ----------------------------------------------------------------

Provinsi

: Jawa Tengah; -

Kota

: Semarang; -

Kecamatan

: Gajahmungkur; -

Kelurahan

: Gajahmungkur; -

Jalan

: Komplek Perumahan Mutiara Papandayan

Jalan Komplek Blok F No.1


: Jl. Papandayan Selatan RT/RW 000/000);-

Sertifikat dan bukti pemilikan yang disebutkan di atas diserahkan kepada saya, PPAT,
untuk keperluan pembuatan Surat Kuasa Membebankan Hak Tanggungan ini;
-------------------------------------

32

Objek Hak Tanggungan ini meliputi pula : ------------------------------ Segala sesuatu yang berada diatas tanah tersebut yang menurut sifatnya, tujuannya,
peruntukannya serta menurut ketentuan hukum yang berlaku dipandang sebagai
barang tidak bergerak ; --Kuasa untuk membebankan Hak Tanggungan ini meliputi kuasa untuk menghadapi
dimana perlu, memberikan keterangan-keterangan serta memperlihatkan dan
menyerahkan surat-surat yang diminta, membuat/minta dibuatkan serta
menandatangani domisili, memberi pernyataan bahwa Objek Hak Tanggungan betul
milik Pemberi Kuasa, tidak tersangkut dalam sengketa, bebas dari sitaan dan dari
beban-beban apapun, mendaftarkan Hak Tanggungan tersebut, memberikan dan
menyetujui syarat-syarat atau aturan-aturan serta janji-janji yang disetujui oleh
Pembeli kuasa dalam Akta Pemberian Hak Tanggungan tersebut, sebagai berikut :
Janji bahwa dalam hak objek Hak Tanggungan kemudian dipecah sehingga Hak
Tanggungan membebani beberapa hak atas tanah, Debitor dapat melakukan
pelunasan utang yang dijamin dengan Hak Tanggungan dengan cara angsuran yang
besarnya sama dengan nilai masing-masing hak atas tanah tersebut, yang akan
dibebaskan dari Hak Tanggungan, sehingga kemudian Hak Tanggungan itu hanya
membebani sisa Objek Hak Tanggungan untuk menjamin sisa utang yang belum
dilunasi. Nilai masing-masing hak atas tersebut akan ditentukan berdasarkan
kesepakatan
antara
Pihak
Pertama
dengan
Pihak
Kedua;
---------------------------------------------------Janji yang membatasi kewenangan pemberi Hak Tanggungan untu menyewakan
objek Hak Tanggungan dan/atau menentukan atau mengubah jangka waktu sewa
dan/atau menerima uang sewa di muka, kecuali dengan persetujuan tertulis lebih
dahulu dari Pemegang Hak Tanggungan; -----------Janji yang membatasi kewenangan pemberi Hak Tanggungan untuk mengubah bentuk
atau tata susunan objek Hak Tanggungan, kecuali dengan persetujuan tertulis lebih
dahulu dari Pemegang Hak Tanggungan; -------------------------------------Janji yang memberikan kewenangan kepada pemegang Hak Tanggungan untuk
mengelola objek Hak Tanggungan berdasarkan penetapan Ketua Pengadilan Negeri
yang daerah hukumnya meliputi letak objek Hak Tanggungan apabila Debitor
sungguh-sungguh cidera janji; ----------------------------Janji yang memberikan kewenangan kepada pemegang Hak Tanggungan untuk
menyelamatkan Objek Hak Tanggungan, jika hal itu diperlukan untuk pelaksanaan
eksekusi atau untuk mencegah menjadi hapusnya atau dibatalkannya hak yang
menjadi Objek Hak Tanggungan karena tidak dipenuhi atau dilanggarnya ketentuan
Undang-undang, serta kewenangan untuk mengajukan permohonan memperpanjang
jangka waktu dan/atau memperbarui Hak atas tanah yang menjadi objek Hak
Tanggungan : ------------------------------------------------------------Janji bahwa pemegang Hak Tanggungan pertama mempunyai hak untuk menjual atas
kekuasaan sendiri objek Hak Tanggungan apabila debitor cidera janji;
-----------------------------

33

Janji yang diberikan oleh pemegang Hak Tanggungan pertama bahwa objek Hak
Tanggungan
tidak
akan
dibersihkan
dari
Hak
Tanggungan;
-------------------------------------------------------------Janji bahwa Pemberi Hak Tanggungan tidak akan melepaskan haknya atas obyek Hak
Tanggungan tanpa persetujuan tertulis lebih dahulu dari pemegang Hak Tanggungan;
--------------------Janji bahwa pemegang Hak Tanggungan akan memperoleh seluruh atau sebagian dari
ganti rugi yang diterima pemberi Hak Tanggungan untuk pelunasan piutangnya
apabila objek Hak Tanggungan dilepaskan haknya oleh pemberi Hak Tanggungan
atau dicabut haknya untuk kepentingan umum; --Janji bahwa pemegang Hak Tanggungan akan memperoleh seluruh atau sebagian dari
uang asuransi yang diterima pemberi Hak Tanggungan untuk pelunasan piutangnya,
jika obyek Hak Tanggungan diasuransikan; -----------------------------Janji bahwa pemberi Hak Tanggungan akan mengosongkan objek Hak Tanggungan
pada waktu eksekusi Hak Tanggungan;
Janji bahwa sertipikat hak atas tanah yang telah dibubuhi catatan pembebanan Hak
Tanggungan diserahkan kepada dan untuk disimpan pemegang Hak Tanggungan;
----------------------dan untuk pelaksanaan janji-janji tersebut memberikan kuasa yang diperlukan kepada
Pemegang Hak Tanggungan di dalam Akta Pemberian Hak Tanggungan.
---------------------------------------------Kuasa yang diberikan dengan akta ini tidak dapat ditarik kembali dan tidak berakhir
karena sebab apapun kecuali karena telah dilaksanakan pembuatan Akta Pemberian
Hak Tanggungan selambat-lambatnya tanggal 12-07-2013 (duabelas Juli tahun
duaribu tigabelas) serta pendaftarannya atau karena tanggal tersebut telah terlampaui
tanpa
dilaksanakan
pembuatan
Akta
Pemberian
Hak
Tanggungan.
---------------------------------------------Demikian akta ini dibuat dihadapan para pihak dan : ----------------- Nyonya
SULARMI, lahir di Semarang, tanggal sebelas Agustus tahun seribu sembilanratus
enampuluh delapan (11-08-1968), bertempat tinggal di Semarang, Jalan Udowo Barat
Nomor 20, Rukun Tetangga 003, Rukun Warga 009, Kelurahan Bulu Lor, Kecamatan
Semarang Utara, Pemegang Kartu Tanda Penduduk Nomor 33.7402.510868.0002;
------------------------------------------- Tuan INDRA SETYAWAN, lahir di Semarang, tanggal enambelas Juli tahun seribu
sembilanratus delapanpuluh satu (16-07-1981), bertempat tinggal di Semarang,
Karangrejo, Rukun Tetangga 001, Rukun Warga 002, Kelurahan Karangrejo,
Kecamatan Gajahmungkur, pemegang Kartu Tanda Penduduk Nomor
33.7409.160781.0001; ---------------------------------------------------sebagai saksi-saksi, dan setelah dibacakan serta dijelaskan, maka sebagai bukti
kebenaran pernyataan yang dikemukakan oleh Pemberi Kuasa dan Penerima Kuasa
tersebut diatas, akta ini ditanda-tangani oleh Pemberi Kuasa, Penerima Kuasa, para
saksi dan saya, Pejabat Pembuat Akta Tanah/Notaris sebanyak 2 (dua) rangkap asli
terdiri dari 1 (satu) rangkap lembar Kedua disampaikan kepada Penerima kuasa untuk
34

digunakan sebagai dasar Penandatanganan Akta Pemberian Hak Tanggungan yang


bersangkutan. ----------------------------------------------------------------

Pemberi Kuasa

Penerima Kuasa

TOMY WIJAYA

BAMBANG SOEGIJANTO

Persetujuan istri

Penerima Kuasa

TANIA CASSANDRA

SUSI KRISTIANI, MAN

Saksi

SULARMI

Saksi

INDRA SETYAWAN

Pejabat Pembuat Akta Tanah

PERTEMUAN KE 5
SURAT KUASA MEMBEBANKAN HAK TANGGUNGAN
DEBITURNYA BADAN HUKUM .
Debitur atau pihak yang berhutang tidak hanya perorangan tetapi badan hukum juga
dapat menjadi sebagai debitur,namun perlu diperhatikan didalam membuat komparisi
identitas badan hukum adalah Anggaran Dasar badan hukum yang telah memperoleh
pengesahan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia serta telah diumumkan
pula di Berita Negara yang biasa disebut Lembaran Negara.

35

Pada saat Notaris maupun PPAT selaku Pejabat Umum yang berhak membuat
SKMHT maka syarat yang harus dipenuhi oleh Debitur maupun Kreditur yang keduaduanya merupakan badan hukum Perseroan Terbatas adalah:
a.Identitas dari masing-masing direksi PT yang berhak melakukan tindakan hukum
untuk mewakili PT yang bersangkutan.
b.Anggaran Dasar PT terakhir beserta perubahanya.Apabila diwakilkan harus
mendapatkan surat kuasa khusus untuk itu.
Komparisinya sebagai berikut :

SURAT KUASA
MEMBEBANKAN HAK TANGGUNGAN
Nomor 93 / 2013
Lembar Pertama/Kedua

Pada hari ini Rabu tanggal 12 (duabelas) bulan Juni Tahun 2013 (duaribu tigabelas),
hadir dihadapan saya INDRADJAJA, Sarjana Hukum, Magister Hukum, Magister
Kenotariatan, yang berdasarkan Surat Keputusan Kepala Badan Pertanahan Nasional
tanggal 29 Oktober 2002 Nomor 17X2002 diangkat/ditunjuk sebagai Pejabat
Pembuat Akta Tanah, yang selanjutnya disebut PPAT, yang dimaksud dalam Pasal 7
Peraturan Pemerintahan Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah, dengan
daerah kerja seluruh Kota Semarang dan berkantor di Jalan Indraprasta Nomor 29,
Semarang dengan dihadiri oleh saksi-saksi yang saya kenal dan akan disebut pada
bagian akhir akta ini: ------------------I.1.Indro Kukilo,Warga Negara Republik Indonesia,lahir di Jakarta tanggl 12-121962,tempat tinggal RT3 RW2 kelurahan Muja Muju,Kecamatan Kota
Yogyakarta,

Kota

Yogyakarta.................................................................................................................
...................................................................................................................................
Tuan TOMY WIJAYA, Karyawan Swasta, lahir di Semarang, tanggal empat
Desember tahun seribu sembilanratus delapanpuluh tiga (04-12-1983), bertempat
tinggal di Kota Semarang, Perumahan Mutiara Papandayan A/6, Rukun Tetangga
009, Rukun Warga 005, Kelurahan Gajahmungkur, Kecamatan Gajahmungkur,
Pemegang Kartu Tanda Penduduk Nomor 33.7401.041283.0002;------Menurut
keterangannya dalam melakukan tindakan hukum

dibawah ini selaku direktur

PT Anugerah berkedudukan di Sleman,sesuai bunyi Anggaran dasarnya yang

36

telah memperoleh pengesahan dari Kementerian Hukum Dan Hak asai Manusia di
Jakarta tanggal 12-12-2012 serta telah diumumkan di Berita Negara dengan
nomor Lembaran Negara 12 tahun 2012.

strinya yaitu ;

------------------------------------------------------------Nyonya TSANDRA, Mengurush Tangga, lahir di Jakarta Pusat, tanggal lima


Agustus tahun seribu sembilanratus delapanpuluh lima (05-08-1985), bertempat
tinggal sama dengan penghadap (suami), pemegang Kartu Tanda PenduduNomor
33.7403.450885.0002;--------------------Selanjutnya disebut Pemberi Kuasa. ----------------------------------II.1.Budi,Warga Negara Republik Indonesia,tempat tanggal lahir di Yogyakarta
tanggal 12-12-1952,tempat tinggal di RT3 RW 2 kelurahan Turi Pakem
Yogyakarta.Tuan BAMBANG SOEGIJANTO, Kepala Pengembangan Bisnis
Cabang dari perseroan yang akan disebut, lahir di Semarang,

pada tanggal

duapuluh lima April tahun seribu sembilanratus enampuluh enam (25-05-1966),


bertempat tinggal di Kota Surakarta, Jalan Fajar Indah III/7, Rukun Tetangga 005,
Rukun Warga 007, Kelurahan Jajar, Kecamatan Laweyan, Pemegang Kartu Tanda
Penduduk Nomor 33.7201.250466.0001;------------------------------------------------M--MODUL
- untuk sementara waktu berada di Kota Semarang;---------------2.Nyonya SUSI KRISTIANI, MAN, Kepala Urusan Operasi Area dari perseroan
yang akan disebut, lahir di Magelang, pada tanggal empatbelas Maret tahun seribu
sembilanratus enampuluh empat (14-03-1964), bertempat tinggal di Kota
Semarang, Jalan Drupadi 3-A/8, Rukun Tangga 009, Rukun Warga 002,
Kelurahan Plombokan, Kecamatan Semarang Utara, pemegang Kartu Tanda
duduk nomor 33.7402.540364.0003; ------------------------------------------------ menurut keterangan mereka dalam hal ini bertindak masing-masing berdasarkan
Surat Keputusan Pengangkatan Karyawan tertanggal satu Juni tahun duaribu
duabelas (01-06-2012) nomor 1560/SK/HCM/A/2012, dan Surat Keputusan
Pengangkatan Karyawan tertanggal satu Mei tahun duaribu tigabelas (01-052013) nomor 1684/SK/HCM-WIL/A/2013, sebagai kuasa dari dan selaku
demikian untuk dan atas nama Direksi Perseroan Terbatas PT. BANK
CENTRAL ASIA Tbk, berkedudukan di Jakarta Pusat, berkantor pusat di
Menara BCA Grand Indonesia, Jalan Mohammad Husni Thamrin nomor 1,
Jakarta Pusat, yang Akta Pendirian dan Anggaran Dasarnya telah diumumkan
dalam Berita Negara Republik Indonesia tertanggal tiga Agustus tahun seribu
sembilanratus limapuluh enam (03-08-1956) nomor 62, Tambahan nomor 595,

37

Anggaran Dasar tersebut telah mengalami perubahan antara lain :---------- perubahan seluruh Anggaran Dasarnya telah diumumkan dalam Berita Negara
Republik Indonesia tertanggal empatbelas April tahun duaribu (14-04-2000)
nomor 30, tambahan nomor 1871; --------------------------------------------------------- perubahan beserta pernyataan kembali seluruh pasal dalam Anggaran Dasar
perseroan yang telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia
tertanggal duapuluh lima Agustus tahun duaribu enam (25-08-2006) nomor 68,
Tambahan nomor 897; ---------------------------------------------------------------------- perubahan seluruh Anggaran Dasarnya telah diumumkan dalam Berita Negara
Republik Indonesia tertanggal sembilan belas Maret tahun duaribu delapan (1903-2008)

nomor

24,

tambahan

nomor

230;

----------------------------------------------- perubahan Anggaran Dasar terakhir telah disesuaikan dengan ketentuan UndangUndang nomor 40 Tahun 2007 (duaribu tujuh) tentang Perseroan Terbatas, serta
peraturan perundang-undangan dan peraturan yang berlaku di bidang Pasar
Modal, sebagaimana dimuat dalam Akta tertanggal limabelas Januari tahun
duaribu sembilan (15-01-2009) nomor 19, yang dibuat dihadapan tuan Doktor
IRAWAN SOERODJO, Sarjana Hukum, Magister Sains, Notaris di Jakarta, yang
telah mendapatkan

persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia

Republik Indonesia, sesuai dengan Surat Keputusannya

tertanggal empatbelas

April tahun duaribu sembilan (14-04-2009) Nomor AHU-12512.AH.01.02. Tahun


2009, tentang Persetujuan Akta Perubahan Anggaran Dasar Perseroan, dalam hal
ini diwakili dalam jabatan mereka tersebut diatas dan dengan demikian sah
mewakili dan oleh karenanya untuk dan atas nama Perseroan Terbatas PT. BANK
CENTRAL

ASIA

Tbk,

berkedudukan

di

Jakarta

Pusat.---------------------------------------Selanjutnya disebut Pemberi Kuasa. --------------------------------Para penghadap dikenal oleh saya :--------------------------------------Pemberi Kuasa menerangkan dengan ini memberi kuasa kepada ---Penerima
Kuasa.--------------------------------------------------------------

38

PERTEMUAN KE 6

MODUL 4
AKTE PEMBERIAN HAK TANGGUNGAN
PENGERTIAN AKTE PEMBERIAN HAK TANGGUNGAN
Akte Pemberian Hak Tanggungan adalah akte PPAT yang berisi pemberian Hak
Tanggungan kepada kreditur tertentu sebagai jaminan untuk pelunasan piutangnya
( Pasal 1 angka 5 UUHT ). Didalam pembuatan akte APHT mahasiswa diberikan
pengertian bahwa APHT wajib mencantumkan identitas para pihak,domisili para
pihak,pununjukan secara jelas utang yang dijamin,nilai tanggungan,obyek
tanggungan serta janji-janji.

Contoh Akte APHT Debetor perorangan

PEJABAT PEMBUAT AKTA TANAH


(PPAT)
LANNY AYU YULIATI,SH
Daerah Kerja Kabupaten Sleman
SK. Menteri Negara Agraria/Kepala Badan Pertanahan Nasional
Nomor 9/XI/1998 Tanggal 4-6-1998
Ruko Permai Pandega Nomor 12, Jl. Ring Road Utara Sleman
Telp.(0274) 4399785,4399786, Fax. (0274) 4399785
AKTA PEMBERIAN HAK TANGGUNGAN
Nomor : 143/2013

39

Lembar kedua

Pada hari ini, Jumat tanggal 12 (duabelas) bulan Juli tahun 2013 (duaribu tigabelas);
--------------------------------------------------------------hadir dihadapan saya, LANNY AYU YULIATI, SARJANA HUKUM yang
berdasarkan surat Keputusan Menteri Negara Agraria/Kepala Badan Pertahanan
Nasional tanggal 4-6-1998 nomor 9-XI-1998, diangkat sebagai Pejabat Pembuat
Akta Tanah, yang selanjutnya disebut PPAT, yang dimaksud dalam pasal 7 Peraturan
Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah, dengan daerah kerja
Seluruh Kabupaten Sleman dan berkantor di Ruko Permai Pandega Nomor 12 (dua
belas) Jalan Ring Road Utara Sleman dengan dihadiri oleh saksi-saksi yang saya
kenal dan akan disebut pada bagian akhir akta ini : --I. Nyonya Eddin WarastriNyonya TUTY, lahir di Yogyakarta Pantai Labu pada
tanggal dua belas Desember tahun seribu sembilan ratus enam puluh dua (12-121962 )21-01-1972 (duapuluh satu Januari tahun seribu sembilanratus tujuhpuluh
dua),

Status

Menikah,

Warga

Negara

Indonesia,

Pekerjaan

WiraswastaMengurus Rumah Tangga, bertempat tinggal di Bantul RT 2 RW 3


Kelurahan Sidowaras Kecamatan Sugih Waras Kajor Nomor : 99 (sembilanpuluh
sembilan), Rukun Tetangga : 003 (tiga), Rukun Warga : 001 (satu),
Desa/Kelurahan Nogotirto, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman, Pemegang
Nomor

Induk

Kependudukan

Nomor

3404016101720004;

---------------------------Menurut keterangannya dalam melakukan tindakan hukum dalam akta ini


didampingi dan disetujui oleh suaminya yang ikut pula menghadap kepada saya,
Pejabat dan saksi-saksi yang sama yang akan diuraikan pada bagian akhir akta ini.
-------------------------------pemegang hak atas tanah yang Akan dibebani Hak Tanggungan, selanjutnya disebut
Pemegang Hak; --------------------------------------------Pemilik Selaku Pemberi Hak
Tanggungan,

untuk

selanjutnya

disebut

Pihak

Pertama.

--------------------------------------------------------------------II. 1. -Tuan SABAR PURNOMO, lahir di Kudus pada tanggal 10-05-1967 (sepuluh
Mei tahun seribu sembilanratus enampuluh tujuh), Status : Menikah, Warga
Negara Indonesia,

Pekerjaan : Karyawan Swasta, bertempat tinggal di

Mayor Basuno Nomor 29 (duapuluh sembilan) Kudus, Rukun Tetangga :


001 (satu), Rukun Warga : 004 (empat), Desa/Kelurahan Ploso, Kecamatan

40

Jati, Kabupaten Kudus, Pemegang Nomor Induk Kependudukan Nomor :


3319031005670002; -----------------------------------------2. Nyonya GINA RACHDIANA, lahir di Pekalongan pada tanggal 10-10-1971
(sepuluh Oktober tahun seribu sembilanratus tujuhpuluh satu), Status :
Menikah, Warga Negara Indonesia, Pekerjaan : Karyawan Swasta, bertempat
tinggal di Jalan Nogorojo Nomor 14 (empatbelas) Gowok, Rukun Tetangga :
13 (tigabelas), Rukun Warga : 05 (lima), Desa Caturtunggal, Kecamatan
Depok, Kabupaten Sleman, Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta,
Pemegang Nomor Induk Kependudukan Nomor : 3404075010710002;
------------------------------------------Menurut keterangannya mereka dalam hal ini bertindak dalam jabatannya
berturut-turut sebagai Kepala Kantor Cabang Utama dari Perseroan Terbatas
PT. BANK CENTRAL ASIA Tbk, kantor Cabang Utama Yogyakarta
berdasarkan

Surat

Keputusan

Pengangkatan

Karyawan

Nomor

0984/SK/DHR/A/2012 tanggal 01-03-2012 (satu Maret tahun duaribu


duabelas) dan Kepala Bagian Layanan Kredit dari Perseroan Terbatas PT.
BANK CENTRAL ASIA Tbk, kantor Cabang Utama Yogyakarta berdasarkan
Surat Keputusan Pengangkatan Karyawan Nomor
2752/SK/PSDM/A/2012 tanggal 01-06-2012 (satu Juni tahun duaribu
duabelas), sehingga dengan demikian sah bertindak mewakili Direksi dari dan
oleh karena itu untuk dan atas nama Direksi Perseroan Terbatas PT. BANK
CENTRAL

ASIA

Tbk,

berkedudukan

di

Jakarta.

----------------------------------------------Selaku Penerima Hak Tanggungan, yang setelah Hak Tanggungan yang bersangkutan
didaftar pada Kantor Pertanahan setempat akan bertindak sebagai Pemegang Hak
Tanggungan

untuk

selanjutnya

disebut

Pihak

Kedua.--------------------------------------------------------------Para penghadap dikenal oleh saya, PPAT berdasarkan identitasnya yang


diperlihatkan

kepada

saya;

------------------------------------------------Para

Pihak

menerangkan :------------------------------------------------------bahwa oleh Pihak Kedua dan Tuan LIM STEVEN, lahir di Pematang Siantar pada
tanggal 12-05-1965 (duabelas Mei tahun seribu sembilanratus enampuluh lima),
Status : Menikah, Warga Negara Indonesia, Pekerjaan : Wiraswasta, bertempat
tinggal di Kajor Nomor : 99 (sembilanpuluh sembilan), Rukun Tetangga : 003 (tiga),
Rukun Warga : 001 (satu), Desa/Kelurahan Nogotirto, Kecamatan Gamping,
Kabupaten

Sleman,

3404011205650003.

Pemegang

Nomor

Induk

Kependudukan

-------------------------------------------------------------41

Nomor

-Selaku

Debitur, telah dibuat dan ditandatangani perjanjian utang-piutang yang dibuktikan


dengan : -----------------------------------------------Perjanjian Kredit tertanggal 06-072005 (enam Juli tahun duaribu lima) Nomor : 0021/0456/KRED/USH/05 yang telah
beberapa kali diubah, terakhir dengan Perubahan Perjanjian Kredit tanggal 12-072013 (duabelas Juli tahun duaribu tigabelas) Nomor : 0456.13. 005. yang semuanya
dibuat dibawah tangan bermeterai cukup; ---------------Bahwa untuk menjamin pelunasan utang Debitur sejumlah Rp. 1.000.000.000,- (satu
milyard rupiah)/sejumlah uang yang dapat ditentukan di kemudian hari berdasarkan
perjanjian utang-piutang tersebut di atas dan penambahan, perubahan, perpanjangan
serta pembaruannya (selanjutnya disebut perjanjian utang-piutang) sampai sejumlah
Nilai Tanggungan Peringkat Pertama sebesar Rp. 200.000.000,- (duaratus juta rupiah)
oleh Pihak Pertama diberikan dengan akta ini kepada dan untuk kepentingan Pihak
Kedua, yang dengan ini menyatakan menerimanya, Hak Tanggungan yang diatur
dalam Undang-undang Hak Tanggungan dan peraturan-peraturan pelaksanaannya atas
Obyek/Obyek-obyek berupa 1 (satu) hak atas tanah yang diuraikan di bawah ini :
---------------------------------------- Hak Milik Nomor 541/Nogotirto atas sebidang tanah sebagaimana diuraikan dalam
Gambar Situasi tanggal 8-1-1991 Nomor 139/1991 seluas 164 m (seratus
enampuluh empat meter persegi); --------------terletak di : -----------------------------------------------------------------------Propinsi
: Daerah Istimewa Yogyakarta --------------------Kabupaten
-----------------------------------------------Kecamatan

Sleman
Gamping

-------------------------------------------Desa

: Nogotirto ---------------------------------------------

Sertifikat dan bukti pemilikan yang disebutkan diatas diserahkan kepada saya, PPAT,
untuk keperluan pendaftaran hak, pendaftaran peralihan hak, dan pendaftaran Hak
Tanggungan

yang

diberikan

dengan

akta

ini;

--------------------------------------------------------------------Pemberian Hak Tanggungan


tersebut diatas meliputi juga : ---------------demikian berikut bangunan dan segala
sesuatu yang tumbuh, berdiri dan tertanam diatas tanah hak tersebut, yang karena
sifatnya, guna peruntukannya atau menurut penetapan Undang-Undang termasuk
sebagai benda tetap, baik yang sudah ada maupun yang akan ada tidak ada yang
dikecualikan; -----------------------------------------------------Untuk selanjutnya hak atas
tanah dan benda-benda lain tersebut diatas disebut sebagai Obyek Hak Tanggungan
yang

oleh

Pihak

Pertama

dinyatakan

sebagai

miliknya.

-----------------------------------------Para pihak dalam kedudukannya sebagaimana


tersebut diatas menerangkan, bahwa pemberian Hak Tanggungan tersebut disetujui
42

dan

diperjanjikan

dengan

ketentuan-ketentuan

sebagai

-------------------------------------------

berikut

:---------

Pasal

------------------------------------------Pihak pertama menjamin bahwa semua Obyek


Hak Tanggungan tersebut diatas, betul milik Pihak Pertama, tidak tersangkut dalam
suatu sengketa, bebas dari sitaan dan bebas pula dari beban-beban apapun yang tidak
tercatat. ------------------------------------------------------------------------------------------- Pasal 2 ---------------------------------------------Hak Tanggungan tersebut diatas diberikan oleh Pihak Pertama dan diterima oleh
Pihak Kedua dengan janji-janji yang disepkati oleh kedua belah pihak sebagaimana
diuraikan dibawah ini : -------------------------- Pihak Pertama tidak akan menyewakan kepada pihak lain Obyek Hak Tanggungan
tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Pihak Kedua, termasuk menentukan
atau mengubah jangka waktu sewa dan/atau menerima uang sewa dimuka jika
disetujui

disewakan

atau

sudah

disewakan;

-------------------------------------------------------------- Pihak Pertama tidak akan mengubah atau merombak semua bentuk atau tata susunan
Obyek Hak Tanggungan, termasuk mengubah sifat dan tujuan kegunaannya baik
seluruhnya maupun sebagian, tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Pihak
Kedua; ------------------ Dalam hal Debitur sungguh-sungguh cidera janji, Pihak Kedua oleh Pihak Pertama
dengan akta ini diberi dan menyatakan menerima kewenangan, dan untuk itu kuasa,
untuk mengelola Obyek Hak Tanggungan berdasarkan Penetapan Ketua Pengadilan
Negeri yang daerah hukumnya meliputi letak Obyek hak Tanggungan yang
bersangkutan ; ------------------------------------------------------------------ Jika Debitur tidak memenuhi kewajiban untuk melunasi utangnya, berdasarkan
perjanjian utang-piutang tersebut di atas, oleh Pihak Pertama, Pihak Kedua selaku
pemegang Hak Tanggungan Peringkat Pertama dengan akta ini diberi dan
menyatakan menerima kewenangan, dan untuk itu kuasa, untuk tanpa persetujuan
terlebih dahulu dari Pihak Pertama : --------------------------------------------------a.menjual atau suruh menjual dihadapan umum secara lelang Obyek hak
Tanggungan

baik

seluruhya

maupun

sebagian-sebagian;

---------------------------------------------------------------------b. mengatur dan menetapkan waktu, tempat, cara dan syarat-syarat penjualan;
--------------------------------------------------------------------c.menerima

uang

penjualan,

mendatangani

dan

menyerahkan

-----------------------------------------------------------------------

43

kwitansi;

d. menyerahkan apa yang dijual itu kepada pembeli yang bersangkutan;


---------------------------------------------------------------e.mengambil dari uang hasil penjualan itu seluruhnya atau sebagian untuk melunasi
utang Debitur tersebut diatas; dan ------------------f. melakukan hal-hal lain yang menurut undang-undang dan peraturan hukum yang
berlaku diharuskan atau menurut pendapat Pihak Kedua perlu dilakukan dalam
rangka melaksanakan kuasa tersebut; ------------------------------------------- Pihak Kedua sebagai Pemegang Hak Tanggungan Pertama atas Obyek Hak
Tanggungan tidak akan membersihkan Hak Tanggungan tersebut kecuali dengan
persetujuan dari Pemegang Hak Tanggungan Kedua dan seterusnya, walaupun
sudah dieksekusi untuk pelunasan piutang Pemegang Hak Tanggungan Pertama;
---------------------------- Tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Pihak Kedua, Pihak Pertama tidak
akan melepaskan haknya atas Obyek Hak Tanggungan atau mengalihkannya secara
apapun

untuk

kepentingan

Pihak

Ketiga;

---------------------------------------------------------------------------- Dalam hal Obyek Hak Tanggungan dilepaskan haknya oleh Pihak Pertama atau
dicabut haknya untuk kepentingan umum, sehingga hak Pihak Pertama atas Obyek
Hak Tanggunan berakhir, Pihak Kedua dengan akta ini oleh Pihak Pertama diberi
dan menyatakan menerima kewenangan, dan untuk itu kuasa, untuk menuntut atau
menagih dan menerima uang ganti rugi dan/atau segala sesuatu yang karena itu
dapat ditagih dari Pemerintah dan/atau Pihak Ketiga lainnya, untuk itu
menandatangani dan menyerahkan tanda penerimaan uang dan melakukan
tindakan-tindakan yang perlu dan berguna serta dipandang baik oleh Pihak Kedua
serta selanjutnya mengambil seluruh atau sebagian uang ganti rugi dan lain-lainnya
tersebut

guna

pelunasan

piutangnya;

-------------------------------------------------------- Pihak Pertama akan mengasuransikan Obyek Hak Tanggungan terhadap bahayabahaya kebakaran dan malapetaka lain yang dianggap perlu oleh Pihak Kedua
dengan syarat-syarat untuk suatu jumlah pertanggungan yang dipandang cukup oleh
Pihak Kedua pada perusahaan asuransi yang ditunjuk oleh Pihak Kedua, dengan
ketentuan surat polis asuransi yang bersangkutan akan disimpan oleh Pihak Kedua
dan Pihak Pertama akan membayar Premi pada waktu dan sebagaimana mestinya,
Dalam hal terjadi kerugian karena kebakaran atau malapetaka lain atas Obyek Hak
Tanggungan Pihak Kedua dengan akta ini diberi dan menyatakan menerima
kewenangan, dan untuk itu kuasa, untuk menerima seluruh atau sebagian uang ganti
kerugian

asuransi

yang

bersangkutan

------------------------------------------------------

44

sebagai

pelunasan

utang

Debitur;

Pihak Kedua dengan akta ini diberi dan menyatakan menerima kewenangan,dan
untuk itu kuasa, untuk, atas biaya Pihak Pertama, melakukan tindakan yang
diperlukan untuk menjaga dan mempertahankan serta menyelamatkan Obyek Hak
Tanggungan, jika hal itu diperlukan untuk pelaksanaan eksekusi atau untuk
mencegah menjadi hapusnya atau dibatalkannya hak atas Obyek Hak Tanggungan
karena tidak dipenuhinya atau dilanggarnya ketentuan Undang-undang serta jika
diperlukan mengurus perpanjangan jangka waktu dan pembaruan hak atas tanah
yang

menjadi

Obyek

Hak

Tanggungan;--------------------------------------------------------------------- Jika Pihak Kedua mempergunakan kekuasaannya untuk menjual Obyek Hak
Tanggungan, Pihak Pertama akan memberikan kesempatan kepada yang
berkepentingan untuk melihat Obyek Hak Tanggungan yang bersangkutan pada
waktu yang ditentukan oleh Pihak Kedua dan segera mengosongkan atau suruh
mengosongkan dan menyerahkan Obyek Hak Tanggungan tersebut kepada Pihak
Kedua atau pihak yang ditunjuk oleh Pihak Kedua agar selanjutnya dapat
menggunakan dalam arti kata yang seluas-luasnya; ------------- Sertipikat tanda bukti hak atas tanah yang menjadi Obyek Hak Tanggungan akan
diserahkan oleh Pihak Pertama kepada Pihak Kedua untuk disimpan dan
dipergunakan oleh Pihak Kedua dalam melaksanakan hak-haknya sebagai
Pemegang Hak Tanggungan dan untuk itu Pihak Pertama dengan akta ini
memberikan kuasa kepada Pihak Kedua untuk menerima sertipikat tersebut dari
Kantor Pertanahan setelah Hak Tanggungan ini didaftar; ------------------------------------------------------------------------ Pasal 3 -----------------------------------Untuk melaksanakan janji-janji dan ketentuan-ketentuan sebagaimana diuraikan
dalam pasal 2, Pihak Pertama dengan akta ini memberi kuasa kepada Pihak Kedua,
yang menyatakan menerimanya untuk menghadap dihadapan pejabat-pejabat pada
instansi yang berwenang, memberikan keterangan, menandatangani formulir/surat,
menerima segala surat berharga dan lain surat serta membayar semua biaya dan
menerima segala uang pembayaran serta melakukan segala tindakan yang perlu dan
berguna

untuk

melaksanakan

janji-janji

dan

ketentuan-ketentuan.

------------------------------------------------------------------------------------------------------Pasal 4 ------------------------------------------Para pihak dalam hal-hal mengenai Hak Tanggungan tersebut diatas dengan segala
akibatnya memilih domisili pada Kantor Kepaniteraan Pengadilan Negeri Sleman di
Sleman. --------------------------------------------------------------------------------- Pasal 5
-------------------------------------------Biaya pembuatan akta ini, uang saksi dan segala
biaya mengenai pembebanan Hak Tanggungan tersebut di atas dibayar oleh Debitur.
--45

Akhirnya hadir juga dihadapan saya, dengan dihadiri oleh saksi-saksi yang sama dan
akan disebutkan pada akhir akta ini : Tuan LIM STEVEN, lahir di Pematang
Siantar pada tanggal 12-05-1965 (duabelas Mei tahun seribu sembilanratus
enampuluh lima), Status : Menikah, Warga Negara Indonesia, Pekerjaan :
Wiraswasta, bertempat tinggal di Kajor Nomor : 99 (sembilanpuluh sembilan), Rukun
Tetangga : 003 (tiga), Rukun Warga : 001 (satu), Desa/Kelurahan Nogotirto,
Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman, Pemegang Nomor Induk Kependudukan
Nomor : 3404011205650003; ----------------------------------------------------Menurut
keterangannya adalah satu-satunya suami sah dari Nyonya TUTY tersebut diatas.
------------------------------------------------------------yang

menerangkan

telah

mengetahui apa yang diuraikan di atas dan menyetujui pemberian Hak Tanggungan
dalam akta ini. ------------------Demikianlah akta ini dibuat dihadapan para pihak dan : -----------------1. Nyonya DWI NUGRAHENI, lahir di Sleman, pada tanggal 03-07-1984 (tiga
Juli tahun seribu sembilanratus delapanpuluh empat), Pekerjaan : Karyawan
Notaris, bertempat tinggal di Pogung Rejo, Rukun Tetangga : 14 (empatbelas),
Rukun Warga : 51 (limapuluh satu), Desa Sinduadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten
Sleman, Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, pemegang Nomor Induk
Kependudukan Nomor : 3404064307840004; ---------------------------2. Nyonya RATRI SETYORINI, lahir di Magelang pada tanggal 12-03-1979
(duabelas Maret tahun seribu sembilanratus tujuhpuluh sembilan), Pekerjaan :
Karyawan P.P.A.T, bertempat tinggal di Dusun Gembongan, Rukun Tetangga :
007 (tujuh), Rukun Warga : 003 (tiga), Desa/Kelurahan Payaman, Kecamatan
Secang, Kabupaten Magelang, Propinsi Jawa Tengah pemegang Nomor Induk
Kependudukan Nomor : 3308205203790004; ---------------------------sebagai saksi-saksi, dan setelah dibacakan serta dijelaskan, maka sebagai bukti
kebenaran pernyataan yang dikemukakan oleh Pihak Pertama dan Pihak Kedua
tersebut di atas, akta ini ditandatangani oleh Pihak Pertama, Pihak Kedua, para saksi
dan saya, PPAT, sebanyak 2 (dua) lembar in originali, satu lembar disimpan di kantor
saya, sedang lembar lainnya disampaikan kepada Kepala Kantor Pertanahan
Kabupaten Sleman. --------------------------------------------------------------untuk keperluan pendaftaran Hak Tanggungan yang diberikan dengan akta ini.
-----------------------------------------------------------------------------

46

Pihak Pertama------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------ Pihak Kedua


t.t.d

t.t.d

(Nyonya TUTY)

(SABAR PURNOMO)

t.t.d
(Nyonya GINA RACHDIANA)
QQ. PT. BANK CENTRAL ASIA Tbk
Persetujuan Suami

t.t.d

(LIM STEVEN)

Saksi

Saksi

t.t.d

t.t.d

(DWI NUGRAHENI)

(RATRI SETYORINI)

Pejabat Pembuat Akta Tanah

47

Pertemuan ke 7

AKTE PEMBERIAN HAK TANGGUNGAN DEBETOR BADAN HUKUM


Sebagai pehak debetor atau yang berhutang Badan Hukum misalnya Perseroan
Terbatas dapat sebagai yang berhutang namun mahasiswa diingatkan kembali bahwa
sahnya Badan Hukum PT Akte Anggaran Dasarnya harus disahkan Menteri
KUMHAM serta telah diumumkan di Berita Negara dan telah diterbitkan nomor
Lembaran Negaranya. Mahasiswa bersama dosen melakukan pembuatan akte APHT
seperti contoh dibawah ini :
PEJABAT PEMBUAT AKTA TANAH
(PPAT)
LANNY AYU YULIATI,SH
Daerah Kerja Kabupaten Sleman
SK. Menteri Negara Agraria/Kepala Badan Pertanahan Nasional
Nomor 9/XI/1998 Tanggal 4-6-1998
Ruko Permai Pandega Nomor 12, Jl. Ring Road Utara Sleman
Telp.(0274) 4399785,4399786, Fax. (0274) 4399785
AKTA PEMBERIAN HAK TANGGUNGAN
Nomor : 143/2013
Lembar kedua

Pada hari ini, Jumat tanggal 12 (duabelas) bulan Juli tahun 2013 (duaribu tigabelas);
--------------------------------------------------------------hadir dihadapan saya, LANNY AYU YULIATI, SARJANA HUKUM yang
berdasarkan surat Keputusan Menteri Negara Agraria/Kepala Badan Pertahanan
Nasional tanggal 4-6-1998 nomor 9-XI-1998, diangkat sebagai Pejabat Pembuat
Akta Tanah, yang selanjutnya disebut PPAT, yang dimaksud dalam pasal 7 Peraturan
Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah, dengan daerah kerja
Seluruh Kabupaten Sleman dan berkantor di Ruko Permai Pandega Nomor 12 (dua
belas) Jalan Ring Road Utara Sleman dengan dihadiri oleh saksi-saksi yang saya
kenal dan akan disebut pada bagian akhir akta ini : --I. Nyonya TUTY, lahir di Pantai Labu pada tanggal 21-01-1972 (duapuluh satu
Januari tahun seribu sembilanratus tujuhpuluh dua), Status : Menikah, Warga
48

Negara Indonesia, Pekerjaan : Mengurus Rumah Tangga, bertempat tinggal di


Kajor Nomor : 99 (sembilanpuluh sembilan), Rukun Tetangga : 003 (tiga),
Rukun Warga : 001 (satu), Desa/Kelurahan Nogotirto, Kecamatan Gamping,
Kabupaten Sleman, Pemegang Nomor Induk Kependudukan Nomor :
3404016101720004; ---------------------------Menurut keterangannya dalam melakukan tindakan hukum dalam akta ini sesuai
Anggaran Dasar Perseroan Terbatas PT Indah Sejati untuk dan atas nama
Perseroan Terbatas PT Indah Sejati berkedudukan di Yogyakarta yang
menghadap kepada saya Pejabat dan saksi-saksi yang sama yang akan
diuraikan pada bagian akhir akta ini. -------------------------------pemegang hak atas tanah yang Akan dibebani Hak Tanggungan, selanjutnya disebut
Pemegang Hak; --------------------------------------------Pemilik Selaku Pemberi Hak
Tanggungan,

untuk

selanjutnya

disebut

Pihak

Pertama.

--------------------------------------------------------------------II. 1. -Tuan SABAR PURNOMO, lahir di Kudus pada tanggal 10-05-1967 (sepuluh
Mei tahun seribu sembilanratus enampuluh tujuh), Status : Menikah, Warga
Negara Indonesia,

Pekerjaan : Karyawan Swasta, bertempat tinggal di

Mayor Basuno Nomor 29 (duapuluh sembilan) Kudus, Rukun Tetangga :


001 (satu), Rukun Warga : 004 (empat), Desa/Kelurahan Ploso, Kecamatan
Jati, Kabupaten Kudus, Pemegang Nomor Induk Kependudukan Nomor :
3319031005670002; -----------------------------------------2. Nyonya GINA RACHDIANA, lahir di Pekalongan pada tanggal 10-10-1971
(sepuluh Oktober tahun seribu sembilanratus tujuhpuluh satu), Status :
Menikah, Warga Negara Indonesia, Pekerjaan : Karyawan Swasta, bertempat
tinggal di Jalan Nogorojo Nomor 14 (empatbelas) Gowok, Rukun Tetangga :
13 (tigabelas), Rukun Warga : 05 (lima), Desa Caturtunggal, Kecamatan
Depok, Kabupaten Sleman, Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta,
Pemegang Nomor Induk Kependudukan Nomor : 3404075010710002;
------------------------------------------Menurut keterangannya mereka dalam hal ini bertindak dalam jabatannya
berturut-turut sebagai Kepala Kantor Cabang Utama dari Perseroan Terbatas
PT. BANK CENTRAL ASIA Tbk, kantor Cabang Utama Yogyakarta
berdasarkan

Surat

Keputusan

Pengangkatan

Karyawan

Nomor

0984/SK/DHR/A/2012 tanggal 01-03-2012 (satu Maret tahun duaribu


duabelas) dan Kepala Bagian Layanan Kredit dari Perseroan Terbatas PT.
BANK CENTRAL ASIA Tbk, kantor Cabang Utama Yogyakarta berdasarkan
Surat Keputusan Pengangkatan Karyawan Nomor
49

2752/SK/PSDM/A/2012 tanggal 01-06-2012 (satu Juni tahun duaribu


duabelas), sehingga dengan demikian sah bertindak mewakili Direksi dari dan
oleh karena itu untuk dan atas nama Direksi Perseroan Terbatas PT. BANK
CENTRAL

ASIA

Tbk,

berkedudukan

di

Jakarta.

----------------------------------------------Selaku Penerima Hak Tanggungan, yang setelah Hak Tanggungan yang bersangkutan
didaftar pada Kantor Pertanahan setempat akan bertindak sebagai Pemegang Hak
Tanggungan

untuk

selanjutnya

disebut

Pihak

Kedua.--------------------------------------------------------------Para penghadap dikenal oleh saya, PPAT berdasarkan identitasnya yang


diperlihatkan

kepada

saya;

------------------------------------------------Para

Pihak

menerangkan :------------------------------------------------------bahwa oleh Pihak Kedua dan Tuan LIM STEVEN, lahir di Pematang Siantar pada
tanggal 12-05-1965 (duabelas Mei tahun seribu sembilanratus enampuluh lima),
Status : Menikah, Warga Negara Indonesia, Pekerjaan : Wiraswasta, bertempat
tinggal di Kajor Nomor : 99 (sembilanpuluh sembilan), Rukun Tetangga : 003 (tiga),
Rukun Warga : 001 (satu), Desa/Kelurahan Nogotirto, Kecamatan Gamping,
Kabupaten

Sleman,

3404011205650003.

Pemegang

Nomor

Induk

Kependudukan

--------------------------------------------------------------

Nomor

-Selaku

Debitur, telah dibuat dan ditandatangani perjanjian utang-piutang yang dibuktikan


dengan : -----------------------------------------------Perjanjian Kredit tertanggal 06-072005 (enam Juli tahun duaribu lima) Nomor : 0021/0456/KRED/USH/05 yang telah
beberapa kali diubah, terakhir dengan Perubahan Perjanjian Kredit tanggal 12-072013 (duabelas Juli tahun duaribu tigabelas) Nomor : 0456.13. 005. yang semuanya
dibuat dibawah tangan bermeterai cukup; ---------------Bahwa untuk menjamin pelunasan utang Debitur sejumlah Rp. 1.000.000.000,- (satu
milyard rupiah)/sejumlah uang yang dapat ditentukan di kemudian hari berdasarkan
perjanjian utang-piutang tersebut di atas dan penambahan, perubahan, perpanjangan
serta pembaruannya (selanjutnya disebut perjanjian utang-piutang) sampai sejumlah
Nilai Tanggungan Peringkat Pertama sebesar Rp. 200.000.000,- (duaratus juta rupiah)
oleh Pihak Pertama diberikan dengan akta ini kepada dan untuk kepentingan Pihak
Kedua, yang dengan ini menyatakan menerimanya, Hak Tanggungan yang diatur
dalam Undang-undang Hak Tanggungan dan peraturan-peraturan pelaksanaannya atas
Obyek/Obyek-obyek berupa 1 (satu) hak atas tanah yang diuraikan di bawah ini :
-----------------------------------------

50

Hak Milik Nomor 541/Nogotirto atas sebidang tanah sebagaimana diuraikan dalam
Gambar Situasi tanggal 8-1-1991 Nomor 139/1991 seluas 164 m (seratus
enampuluh empat meter persegi); --------------terletak di : -----------------------------------------------------------------------Propinsi
: Daerah Istimewa Yogyakarta --------------------Kabupaten
-----------------------------------------------Kecamatan

Sleman
Gamping

-------------------------------------------Desa

: Nogotirto ---------------------------------------------

Sertifikat dan bukti pemilikan yang disebutkan diatas diserahkan kepada saya, PPAT,
untuk keperluan pendaftaran hak, pendaftaran peralihan hak, dan pendaftaran Hak
Tanggungan

yang

diberikan

dengan

akta

ini;

--------------------------------------------------------------------Pemberian Hak Tanggungan


tersebut diatas meliputi juga : ---------------demikian berikut bangunan dan segala
sesuatu yang tumbuh, berdiri dan tertanam diatas tanah hak tersebut, yang karena
sifatnya, guna peruntukannya atau menurut penetapan Undang-Undang termasuk
sebagai benda tetap, baik yang sudah ada maupun yang akan ada tidak ada yang
dikecualikan; -----------------------------------------------------Untuk selanjutnya hak atas
tanah dan benda-benda lain tersebut diatas disebut sebagai Obyek Hak Tanggungan
yang

oleh

Pihak

Pertama

dinyatakan

sebagai

miliknya.

-----------------------------------------Para pihak dalam kedudukannya sebagaimana


tersebut diatas menerangkan, bahwa pemberian Hak Tanggungan tersebut disetujui
dan

diperjanjikan

dengan

ketentuan-ketentuan

sebagai

-------------------------------------------

berikut

:---------

Pasal

------------------------------------------Pihak pertama menjamin bahwa semua Obyek


Hak Tanggungan tersebut diatas, betul milik Pihak Pertama, tidak tersangkut dalam
suatu sengketa, bebas dari sitaan dan bebas pula dari beban-beban apapun yang tidak
tercatat. ------------------------------------------------------------------------------------------- Pasal 2 ---------------------------------------------Hak Tanggungan tersebut diatas diberikan oleh Pihak Pertama dan diterima oleh
Pihak Kedua dengan janji-janji yang disepkati oleh kedua belah pihak sebagaimana
diuraikan dibawah ini : -------------------------- Pihak Pertama tidak akan menyewakan kepada pihak lain Obyek Hak Tanggungan
tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Pihak Kedua, termasuk menentukan
atau mengubah jangka waktu sewa dan/atau menerima uang sewa dimuka jika
disetujui

disewakan

atau

---------------------------------------------------------------

51

sudah

disewakan;

Pihak Pertama tidak akan mengubah atau merombak semua bentuk atau tata susunan
Obyek Hak Tanggungan, termasuk mengubah sifat dan tujuan kegunaannya baik
seluruhnya maupun sebagian, tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Pihak
Kedua; ------------------ Dalam hal Debitur sungguh-sungguh cidera janji, Pihak Kedua oleh Pihak Pertama
dengan akta ini diberi dan menyatakan menerima kewenangan, dan untuk itu kuasa,
untuk mengelola Obyek Hak Tanggungan berdasarkan Penetapan Ketua Pengadilan
Negeri yang daerah hukumnya meliputi letak Obyek hak Tanggungan yang
bersangkutan ; ------------------------------------------------------------------ Jika Debitur tidak memenuhi kewajiban untuk melunasi utangnya, berdasarkan
perjanjian utang-piutang tersebut di atas, oleh Pihak Pertama, Pihak Kedua selaku
pemegang Hak Tanggungan Peringkat Pertama dengan akta ini diberi dan
menyatakan menerima kewenangan, dan untuk itu kuasa, untuk tanpa persetujuan
terlebih dahulu dari Pihak Pertama : --------------------------------------------------g. menjual atau suruh menjual dihadapan umum secara lelang Obyek hak
Tanggungan

baik

seluruhya

maupun

sebagian-sebagian;

---------------------------------------------------------------------h. mengatur dan menetapkan waktu, tempat, cara dan syarat-syarat penjualan;
--------------------------------------------------------------------i. menerima

uang

penjualan,

mendatangani

dan

menyerahkan

kwitansi;

----------------------------------------------------------------------j. menyerahkan apa yang dijual itu kepada pembeli yang bersangkutan;
---------------------------------------------------------------k. mengambil dari uang hasil penjualan itu seluruhnya atau sebagian untuk
melunasi utang Debitur tersebut diatas; dan ------------------l. melakukan hal-hal lain yang menurut undang-undang dan peraturan hukum yang
berlaku diharuskan atau menurut pendapat Pihak Kedua perlu dilakukan dalam
rangka melaksanakan kuasa tersebut; ------------------------------------------- Pihak Kedua sebagai Pemegang Hak Tanggungan Pertama atas Obyek Hak
Tanggungan tidak akan membersihkan Hak Tanggungan tersebut kecuali dengan
persetujuan dari Pemegang Hak Tanggungan Kedua dan seterusnya, walaupun
sudah dieksekusi untuk pelunasan piutang Pemegang Hak Tanggungan Pertama;
---------------------------- Tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Pihak Kedua, Pihak Pertama tidak
akan melepaskan haknya atas Obyek Hak Tanggungan atau mengalihkannya secara
apapun

untuk

kepentingan

Pihak

-----------------------------------------------------------------------------

52

Ketiga;

Dalam hal Obyek Hak Tanggungan dilepaskan haknya oleh Pihak Pertama atau
dicabut haknya untuk kepentingan umum, sehingga hak Pihak Pertama atas Obyek
Hak Tanggunan berakhir, Pihak Kedua dengan akta ini oleh Pihak Pertama diberi
dan menyatakan menerima kewenangan, dan untuk itu kuasa, untuk menuntut atau
menagih dan menerima uang ganti rugi dan/atau segala sesuatu yang karena itu
dapat ditagih dari Pemerintah dan/atau Pihak Ketiga lainnya, untuk itu
menandatangani dan menyerahkan tanda penerimaan uang dan melakukan
tindakan-tindakan yang perlu dan berguna serta dipandang baik oleh Pihak Kedua
serta selanjutnya mengambil seluruh atau sebagian uang ganti rugi dan lain-lainnya
tersebut

guna

pelunasan

piutangnya;

-------------------------------------------------------- Pihak Pertama akan mengasuransikan Obyek Hak Tanggungan terhadap bahayabahaya kebakaran dan malapetaka lain yang dianggap perlu oleh Pihak Kedua
dengan syarat-syarat untuk suatu jumlah pertanggungan yang dipandang cukup oleh
Pihak Kedua pada perusahaan asuransi yang ditunjuk oleh Pihak Kedua, dengan
ketentuan surat polis asuransi yang bersangkutan akan disimpan oleh Pihak Kedua
dan Pihak Pertama akan membayar Premi pada waktu dan sebagaimana mestinya,
Dalam hal terjadi kerugian karena kebakaran atau malapetaka lain atas Obyek Hak
Tanggungan Pihak Kedua dengan akta ini diberi dan menyatakan menerima
kewenangan, dan untuk itu kuasa, untuk menerima seluruh atau sebagian uang ganti
kerugian

asuransi

yang

bersangkutan

sebagai

pelunasan

utang

Debitur;

----------------------------------------------------- Pihak Kedua dengan akta ini diberi dan menyatakan menerima kewenangan,dan
untuk itu kuasa, untuk, atas biaya Pihak Pertama, melakukan tindakan yang
diperlukan untuk menjaga dan mempertahankan serta menyelamatkan Obyek Hak
Tanggungan, jika hal itu diperlukan untuk pelaksanaan eksekusi atau untuk
mencegah menjadi hapusnya atau dibatalkannya hak atas Obyek Hak Tanggungan
karena tidak dipenuhinya atau dilanggarnya ketentuan Undang-undang serta jika
diperlukan mengurus perpanjangan jangka waktu dan pembaruan hak atas tanah
yang

menjadi

Obyek

Hak

Tanggungan;--------------------------------------------------------------------- Jika Pihak Kedua mempergunakan kekuasaannya untuk menjual Obyek Hak
Tanggungan, Pihak Pertama akan memberikan kesempatan kepada yang
berkepentingan untuk melihat Obyek Hak Tanggungan yang bersangkutan pada
waktu yang ditentukan oleh Pihak Kedua dan segera mengosongkan atau suruh
mengosongkan dan menyerahkan Obyek Hak Tanggungan tersebut kepada Pihak
Kedua atau pihak yang ditunjuk oleh Pihak Kedua agar selanjutnya dapat
menggunakan dalam arti kata yang seluas-luasnya; --------------

53

Sertipikat tanda bukti hak atas tanah yang menjadi Obyek Hak Tanggungan akan
diserahkan oleh Pihak Pertama kepada Pihak Kedua untuk disimpan dan
dipergunakan oleh Pihak Kedua dalam melaksanakan hak-haknya sebagai
Pemegang Hak Tanggungan dan untuk itu Pihak Pertama dengan akta ini
memberikan kuasa kepada Pihak Kedua untuk menerima sertipikat tersebut dari
Kantor Pertanahan setelah Hak Tanggungan ini didaftar; ------------------------------------------------------------------------ Pasal 3 -----------------------------------Untuk melaksanakan janji-janji dan ketentuan-ketentuan sebagaimana diuraikan
dalam pasal 2, Pihak Pertama dengan akta ini memberi kuasa kepada Pihak Kedua,
yang menyatakan menerimanya untuk menghadap dihadapan pejabat-pejabat pada
instansi yang berwenang, memberikan keterangan, menandatangani formulir/surat,
menerima segala surat berharga dan lain surat serta membayar semua biaya dan
menerima segala uang pembayaran serta melakukan segala tindakan yang perlu dan
berguna

untuk

melaksanakan

janji-janji

dan

ketentuan-ketentuan.

-------------------------------------------------------------------

Pasal

------------------------------------------Para pihak dalam hal-hal mengenai Hak Tanggungan tersebut diatas dengan segala
akibatnya memilih domisili pada Kantor Kepaniteraan Pengadilan Negeri Sleman di
Sleman.

----------------------------------Pasal

-------------------------------------------Biaya pembuatan akta ini, uang saksi dan segala


biaya mengenai pembebanan Hak Tanggungan tersebut di atas dibayar oleh Debitur.
--Akhirnya hadir juga dihadapan saya, dengan dihadiri oleh saksi-saksi yang sama dan
akan disebutkan pada akhir akta ini : Tuan LIM STEVEN, lahir di Pematang pada
tanggal 12-05-1965 (duabelas Mei tahun seribu sembilanratus enampuluh lima),
Status

: Menikah, Warga Negara Indonesia,

Pekerjaan : Wiraswbertempat tinggal di Kajor Nomor : 99 (sembilanpuluh sembilan),


Rukun Tetangga : 003 (tiga), Rukun Warga : 001 (satu), Desa/Kelurahan Nogotirto,
Pemegang

Nomor

Induk

Kependudukan

Nomor

3404011205650003;

----------------tt-Menurut keterangannya adalah satu-satunya suami sah dari Nyonya


TUTY tetttersebut diatas. ------------------------------------------------------------yang
menerangkan telah mengetahui apa yang diuraikan di atas dan menyetujui pemberian
Hak Tanggungan dalam akta ini. ------------------Demikianlah akta ini dibuat dihadapan para pihak dan : -----------------3. Nyonya DWI NUGRAHENI, lahir di Sleman, pada tanggal 03-07-1984 (tiga
Juli tahun seribu sembilanratus delapanpuluh empat), Pekerjaan : Karyawan
54

Notaris, bertempat tinggal di Pogung Rejo, Rukun Tetangga : 14 (empatbelas),


Rukun Warga : 51 (limapuluh satu), Desa Sinduadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten
Sleman, Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, pemegang Nomor Induk
Kependudukan Nomor : 3404064307840004; ---------------------------4. Nyonya RATRI SETYORINI, lahir di Magelang pada tanggal 12-03-1979
(duabelas Maret tahun seribu sembilanratus tujuhpuluh sembilan), Pekerjaan :
Karyawan P.P.A.T, bertempat tinggal di Dusun Gembongan, Rukun Tetangga :
007 (tujuh), Rukun Warga : 003 (tiga), Desa/Kelurahan Payaman, Kecamatan
Secang, Kabupaten Magelang, Propinsi Jawa Tengah pemegang Nomor Induk
Kependudukan Nomor : 3308205203790004; ---------------------------sebagai saksi-saksi, dan setelah dibacakan serta dijelaskan, maka sebagai bukti
kebenaran pernyataan yang dikemukakan oleh Pihak Pertama dan Pihak Kedua
tersebut di atas, akta ini ditandatangani oleh Pihak Pertama, Pihak Kedua, para saksi
dan saya, PPAT, sebanyak 2 (dua) lembar in originali, satu lembar disimpan di kantor
saya, sedang lembar lainnya disampaikan kepada Kepala Kantor Pertanahan
Kabupaten Sleman. --------------------------------------------------------------untuk keperluan pendaftaran Hak Tanggungan yang diberikan dengan akta ini.
-------------------------------------------Pihak Pertama------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Pihak Kedua
t.t.d

.d

yonya TUTY)

(SABAR PURNOMO)
t.t.d

(Nyya GINA RACHDIANA)


QQ. PT. BANK CENTRAL ASIA Tbk
Persetujuan Suami
.d
(LIM STEVEN)

Saksi

Saksi

.t.d

55

(DWI NUGRAHENI)

(RATRI SETYORINI)

Pejabat Pembuat Akta Tanah

PERTEMUAN KE 8

AKTE PEMBERIAN HAK TANGGUNGAN PIHAK KREDITOR


PERORANGAN
Didunia perbankan mengenai Perjanjian Kredit,SKMHT maupun Akte Pemberian
Hak Tanggungan baik selaku Debetor maupun selaku Kreditur dapat berlaku dari
peorangan maupun Badan Hukum asalkan pihak-pihak tersebut telah memenuhi
syarat sesuai ketentuan peraturan yang berlaku. Untuk lebih jelasnya dibawah ini
ditampilkan contoh Kreditur perorangan dalam Akte Pemberian Hak Tanggungan.
PEJABAT PEMBUAT AKTA TANAH
(PPAT)
INDRADJAJA SH.,M.H.,M.Kn
DAERAH KERJA KOTA SEMARANG
SK. Kepala Badan Pertanahan Nasional RI Nomor : 17-X-2002
Tanggal 29 Oktober 2002
Jalan Indraprasta Nomor 29, Kota Semarang, Telepon 024-3512152 Fax. 0243516879
AKTA PEMBERIAN HAK TANGGUNGAN
Nomor 82 / 2013
Lembar Pertama/ Kedua
Pada hari ini, Rabu, tanggal 5 ( lima ) Bulan Juni tahun
2013 ( duaribu
tigabelas ), hadir dihadapan saya INDRADJAJA, Sarjana Hukum, Magister Hukum,
Magister Kenotariatan, yang berdasar Surat Keputusan Kepala Badan Pertanahan
Nasional, tanggal 29 Oktober 2012 nomor 17 X 2002 diangkat/ditunjuk sebagai
Pejabat Pembuat Akta Tanah, yang selanjutnya disebut PPAT, yang dimaksud dalam
Pasal 7 Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah
dengan daerah kerja seluruh Kota Semarang dan berkantor di Jalan Indraprasta
Nomor 29 Semarang, dengan dihadiri oleh saksi-saksi yang saya kenal dan akan
disebut pada bagian akhir akta ini: ---------------------I.1 Sastro Gondo Mayitan BA, Wiraswasta, lahir di Semarang, tanggal duapuluh tiga
April tahun seribu sembilanratus limapuluh (23-04-1950), bertempat tinggal di

56

Kota Semarang, Jalan Taman Seroja Timur I/06, Rukun Tetangga 001, Rukun
Warga 001, Kelurahan Karangkidul, Kecamatan Semarang Tengah, Pemegang
Kartu Tanda Penduduk Nomor 3374012304500001;------------------------ menurut keterangannya dalam melakukan tindakan hukum dibawah ini telah
mendapat
persetujuan
serta
dibantu
oleh
istrinya
yaitu;
------------------------------- Nyonya Nyi BlorongJAUW TO DJIOE, Wiraswasta, lahir di Semarang,
tanggal delapan Oktober tahun seribu sembilan ratus limapuluh enam (08-101956), bertempat tinggal sama dengan penghadap (suami), pemegang Kartu
Tanda Penduduk Nomor 33.7401.481056.0003; --------------------- yang turut pula menandatangani akta ini ; -----------------Pemegang hak atas tanah yang akan dibebani Hak Tanggungan, selanjutnya disebut
Pihak Pertama; ----------------II.1.Tuan BAMBANG SOEGIJANTO, Kepala Pengembangan ----Bisnis Cabang dari perseroan yang akan disebut, lahir di Semarang, pada tanggal
duapuluh lima April tahun seribu sembilan ratus enampuluh enam (25-05-1966),
bertempat tinggal di Kota Surakarta, Jalan Fajar Indah III/7, Rukun Tetangga 005,
Rukun Warga 007, Kelurahan Jajar, Kecamatan Laweyan, Pemegang Kartu Tanda
Penduduk Nomor 33.7201.250466.0001; ------------------------------------2. Nyonya SUSI KRISTIANI, MAN, Kepala Urusan Operasi
Area dari
perseroan yang akan disebut, lahir di Magelang, pada tanggal empatbelas Maret
tahun seribu sembilanratus enampuluh empat (14-03-1964), bertempat tinggal di
Kota Semarang, Jalan Drupadi 3-A/8, Rukun Tetangga 009, Rukun Warga 002,
Kelurahan Plombokan, Kecamatan Semarang Utara, pemegang Kartu Tanda
Penduduk nomor 33.7402.540364.0003; --------------------------------------------menurut keterangan mereka dalam hal ini bertindak masing-masing berdasarkan
Surat Keputusan Pengangkatan Karyawan tertanggal satu Juni tahun duaribu
duabelas (01-06-2012) nomor 1560/SK/HCM/A/2012, dan Surat Tugas tertanggal
duapuluh Desember tahun duaribu duabelas ----(20-12-2012) nomor 5012/ST/PSDM/W02/P/2012, sebagai kuasa dari dan selaku
demikian untuk dan atas nama Direksi Perseroan Terbatas PT. BANK
CENTRAL ASIA Tbk, berkedudukan di Jakarta Pusat, berkantor pusat di
Menara BCA Grand Indonesia, Jalan Mohammad Husni Thamrin nomor 1,
Jakarta Pusat, yang Akta Pendirian dan Anggaran Dasarnya telah diumumkan
dalam Berita Negara Republik Indonesia tertanggal tiga Agustus tahun seribu
sembilanratus limapuluh enam (03-08-1956) nomor 62, Tambahan nomor 595,
Anggaran Dasar tersebut telah mengalami perubahan antara lain :-------------------- perubahan seluruh Anggaran Dasarnya telah diumumkan dalam Berita Negara
Republik Indonesia tertanggal empat----belas April tahun duaribu (14-04-2000) nomor 30, tambahan nomor 1871; ---------- perubahan beserta pernyataan kembali seluruh pasal dalam Anggaran Dasar
perseroan yang telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia
tertanggal duapuluh lima Agustus tahun duaribu enam (25-08-2006) nomor 68,
Tambahan nomor 897; ----------------------------------------------- perubahan seluruh Anggaran Dasarnya telah diumumkan dalam Berita Negara
Republik Indonesia tertanggal sembilanbelas Maret tahun duaribu delapan (19-032008) nomor 24, tambahan nomor 230; ----------------------------------

57

- perubahan Anggaran Dasar terakhir telah disesuaikan dengan ketentuan UndangUndang nomor 40 Tahun 2007 (duaribu tujuh) tentang Perseroan Terbatas, serta
peraturan perundang-undangan dan peraturan yang berlaku di bidang Pasar Modal,
sebagaimana dimuat dalam Akta tertanggal limabelas Januari tahun duaribu sembilan
(15-01-2009) nomor 19, yang dibuat dihadapan tuan Doktor IRAWAN SOERODJO,
Sarjana Hukum, Magister Sains, Notaris di Jakarta, yang telah mendapatkan
persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, sesuai
dengan Surat Keputusannya tertanggal empatbelas April tahun duaribu sembilan (1404-2009) Nomor AHU-12512.AH.01.02. Tahun 2009, tentang Persetujuan Akta
Perubahan Anggaran Dasar Perseroan, dalam hal ini diwakili dalam jabatan mereka
tersebut diatas dan dengan demikian sah mewakili dan oleh karenanya untuk dan atas
nama Perseroan Terbatas PT. BANK CENTRAL ASIA Tbk, berkedudukan di
Jakarta Pusat.-------------------------------------

Selaku Penerima Hak Tanggungan, yang setelah Hak Tanggungan yang bersangkutan
didaftar pada Kantor Pertanahan setempat akan bertindak sebagai pemegang Hak
Tanggungan, untuk selanjutnya disebut Pihak Kedua.-----------Para penghadap dikenal oleh saya. ----------------------------------Para Pihak menerangkan:---------------------------------------------- bahwa oleh Pihak Kedua dan Penghadap Nyonya JAUW TO DJIOE, Wiraswasta,
tersebut diatas. --------------------------------selaku Debitor, telah dibuat dan ditanda-tangani perjanjian utang piutang yang
dibuktikan dengan : ---------------------------Akta Perjanjian Kredit tanggal 02 April 2013 nomor 64 dibuat di hadapan saya, Pejabat selaku Notaris di Semarang, yang
salinan
resminya
diperlihatkan
kepada
saya;
--------------------------------------------------------------- bahwa untuk menjamin pelunasan utang Debitor sejumlah Rp. 5.000.000.000,( Lima milyar rupiah)
/sejumlah uang yang dapat ditentukan di kemudian hari berdasarkan perjanjian utang
piutang tersebut diatas dan penambahan,
perubahan, perpanjangan serta
pembaruannya (selanjutnya disebut perjanjian utang-piutang) sampai sejumlah Nilai
Tanggungan sebesar Rp. 2.000.000.000,- ( dua milyar rupiah ), oleh Pihak Pertama
diberikan dengan akta ini kepada dan untuk kepentingan Pihak Kedua, yang dengan
ini menyatakan menerimanya, Hak Tanggungan Peringkat I (Peringkat Pertama) yang
diatur dalam Undang-undang Hak Tanggungan dan peraturan -peraturan
pelaksanaannya atas Objek/Objek objek berupa 1 Bidang ( satu bidang ) hak atas
tanah yang diuraikan dibawah ini : --------------------------------- Hak Milik Nomor 565/GAJAHMUNGKUR atas sebidang tanah sebagaimana
diuraikan dalam Gambar Situasi tanggal 01-11-1994 Nomor 12093/1994 seluas
566 m (lima ratus enampuluh enam meter persegi), dengan Nomor Identifikasi
Bidang Tanah (NIB) : --------------------------------------------------dan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang Pajak Bumi dan Bangunan (SPPTPBB)
Nomor
Objek
Pajak
(NOP)
:
33.74.080.003.0040013.0 ;-------------------------------------------terletak di :---------------------------------------------------------------- Provinsi
: Jawa Tengah;- Kota
: Semarang;- Kecamatan
: Gajahmungkur;- Kelurahan
: Gajahmungkur;- Jalan
: Watulawang VI;58

Sertipikat dan bukti pemilikan yang disebutkan diatas diserahkan kepada saya, PPAT,
untuk keperluan pendaftaran hak, pendaftaran peralihan hak, dan pendaftaran Hak
Tanggungan yang diberikan dengan akta ini;----------------------Pemberian Hak Tanggungan tersebut diatas meliputi juga : ----Segala sesuatu yang tertanam, berdiri dan berada diatas tanahtersebut yang menurut sifatnya, maksudnya, serta tujuannya dan menurut ketentuan
Hukum
yang
berlaku
dianggap
sebagai
barang
tetap.-------------------------------------------------------------Untuk selanjutnya hak atas tanah/Hak Milik atas Satuan Rumah Susun dan benda
benda lain tersebut diatas disebut sebagai Objek Hak Tanggungan yang oleh Pihak
Pertama dinyatakan sebagai miliknya.----------------------------------------Para pihak
dalam kedudukannya sebagaimana tersebut diatas menerangkan, bahwa pemberian
Hak Tanggungan tersebut disetujui dan diperjanjikan dengan ketentuan-ketentuan
sebagai berikut :-----------------------------------------------------------------------------------------------Pasal 1-------------------------------Pihak Pertama menjamin bahwa semua objek Hak Tanggungan tersebut diatas, betul
milik Pihak Pertama, tidak tersangkut dalam suatu sengketa, bebas dari sitaan dan
bebas pula dari beban-beban apapun yang tidak tercatat.-----------------------------------------------------------------Pasal 2-------------------------------Hak Tanggungan tersebut diatas diberikan oleh Pihak Pertama dan diterima oleh
Pihak Kedua dengan janji janji yang disepakati oleh kedua belah pihak
sebagaimana
diuraikan
di
bawah
ini :---------------------------------------------------------------- Dalam hal Objek Hak Tanggungan kemudian dipecah sehingga Hak Tanggungan
membebani beberapa hak atas tanah, Debitor dapat melakukan pelunasan utang
yang dijamin dengan Hak Tanggungan dengan cara angsuran yang besarnya sama
dengan nilai masing masing hak atas tanah tersebut, yang akan dibebaskan dari
Hak Tanggungan, sehingga kemudian Hak Tanggungan itu hanya membebani sisa
Objek Hak Tanggungan untuk menjamin sisa utang yang belum dilunasi. Nilai
masing- masing hak tas tanah tersebut akan ditentukan berdasarkan kesepakatan
antara Pihak Pertama dengan Pihak Kedua;------------------------------------- Pihak Pertama tidak akan menyewakan kepada pihak lain Objek Hak Tanggungan
tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Pihak Kedua, termasuk menentukan
atau mengubah jangka waktu sewa dan/atau menerima uang sewa dimuka jika
disetujui
disewakan
atau
sudah
disewakan;------------------------------------------------------------- Pihak pertama tidak akan mengubah atau merombak semuabentuk atau tata susunan Objek Hak Tanggungan, termasuk mengubah sifat dan
tujuan kegunaannya beik seluruhnya maupun sebagian, tanpa persetujuan tertulis
terlebih dahulu dari Pihak Kedua;----------------------------------------------------- Dalam hal Debitor sungguh-sungguh cidera janji, Pihak Kedua oleh Pihak Pertama
dengan akta ini diberi dan menyatakan menerima kewenangan, dan untuk itu
kuasa, untuk mengelola Objek Hak Tanggungan berdasarkan Penetapan Ketua
Pengadilan Negeri yang daerah hukumnya meliputi letak objek Hak Tanggungan
yang bersangkutan;--- Jika Debitor tidak memenuhi kewajiban untuk melunasi utangnya, berdasarkan
perjanjian utang piutang tersebut diatas, oleh Pihak Pertama, Pihak Kedua selaku
Pemegang Hak Tanggungan peringkat pertama dengan akta ini diberi dan
menyatakan menerima kewenangan, dan untuk itu kuasa, untuk tanpa persetujuan
terlebih
dahulu
dari
Pihak
Pertama:----------------------------------------------------------------59

a.

Menjual Objek Hak Tanggungan dihadapan umum secara maupun lelang


Objek Hak Tanggungan baik seluruhnya maupun sebagiansebagian;--------------------------------------

b.

Mengatur dan menetapkan waktu,tempat,cara dan syarat- syarat


penjualan;---------------------------------------------------

c.

Menerima uang penjualan,menandatangani


kuitansi;--------------------------------------------

d.

Menyerahkan apa yang dijual itu kepada pembeli


bersangkutan;------------------------------------------------------

e.

Mengambil dari uang hasil penjualan itu seluruhnya atau sebagian untuk
melunasi utang Debitor tersebut diatas;dan

f.

Melakukan hal-hal lain yang menurut undang-undang dan peraturan


hukum yang berlaku diharuskan atau menurut pendapat Pihak Kedua
perlu
dilakukan
dalam
rangka
melaksanakan
kuasa
tersebut.-----------------------------------

dan

menyerahkan
yang

Pihak Kedua sebagai pemegang Hak Tanggungan Pertama atas Objek Hak
Tanggungan tidak akan membersihkan Hak Tanggungan tersebut kecuali dengan
persetujuan dari Pemegang Hak Tanggungan Kedua dan seterusnya, walaupun
sudah dieksekusi untuk pelunasan piutang Pemegang Hak Tanggungan
Pertama ;---------------------------- Tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Pihak Kedua,
Pihak Pertama tidak akan melepaskan haknya atas Objek Hak Tanggungan atau
mengalihkannya
secara
apapun
untuk
kepentingan
Pihak
Ketiga;------------------------------------------ Dalam hal Objek Hak Tanggungan dilepaskan haknya oleh Pihak Pertama atau
dicabut haknya untuk kepentingan umum, sehingga hak Pihak Pertama atas Objek
Hak Tanggungan berakhir,Pihak Kedua dengan akta ini oleh Pihak Pertama diberi
dan menyatakan menerima kewenangan, dan untuk itu kuasa, untuk menuntut atau
menagih dan menerima uang ganti rugi dan/atau segala sesuatu yang karena itu
dapat ditagih dari Pemerintah dan/atau Pihak ketiga lainnya, untuk itu
menandatangani dan menyerahkan tanda penerimaan uang dan melakukan
tindakan- tindakan yang perlu dan berguna serta dipandang baik oleh Pihak Kedua
serta selanjutnya mengambil seluruh atau sebagian uang ganti rugi dan lainlainnya tersebut guna pelunasan piutangnya ;--------------------------------------- Pihak Pertama akan mengasuransikan Objek Hak Tanggungan terhadap bahayabahaya kebakaran dan malapetaka lain yang dianggap perlu oleh Pihak Kedua
dengan syarat- syarat untuk suatu jumlah pertanggungan yang dipandang cukup
oleh Pihak Kedua pada perusahaan asuransi yang ditunjuk oleh Pihak Kedua,
dengan ketentuan surat polis asuransi yang bersangkutan akan disimpan oleh Pihak
Kedua dan Pihak Pertama akan membayar premi pada waktu dan sebagaimana
mestinya; Dalam hal terajdi kerugian karena kebakaran atau malapetaka lain atas
Objek Hak Tanggungan Pihak Kedua dengan akta ini diberi dan menyatakan
menerima kewenangan, dan untuk itu kuasa, untuk menerima seluruh atau
sebagian uang ganti kerugian asuransi yang bersangkutan sebagai pelunasan utang
Debitor;----------------------------------------------------------------- Pihak Kedua dengan akta ini diberi dan menyatakan menerima kewenangan, dan
untuk itu diberi kuasa, untuk, atas biaya Pihak Pertama, melakukan tindakan
60

yang diperlukan untuk menjaga dan mempertahankan serta menyelamatkan Objek


Hak Tanggungan, jika hal itu diperlukan untuk pelaksanaan eksekusi atau untuk
mencegah menjadi hapusnya atau dibatalkannya hak atas Objek Hak Tanggungan
karena tidak dipenuhinya atau dilanggarnya ketentuan undang- undang serta jika
diperlukan mengurus perpanjangan waktu dan pembaruan hak atas tanah yang
menjadi Objek Hak Tanggungan ;----- Jika Pihak Kedua mempergunakan kekuasaannya untuk menjual Objek Hak
Tanggungan, Pihak Pertama akan memberikan kesempatan kepada yang
berkepentingan untuk melihat Objek Hak Tanggungan yang bersangkutan pada
waktu yang ditentukan oleh Pihak kedua dan segera mengosongkan atau suruh
mengosongkan dan menyerahkan Objek Hak Tanggungan tersebut kepada Pihak
Kedua atau Pihak yang ditunjuk oleh Pihak Kedua agar selanjutnya dapat
menggunakan
dalam
arti
kata
yang
seluasluasnya;------------------------------------------------------ Sertipikat tanda bukti hak atas tanah yang menjadi Objek Hak Tanggungan akan
diserahkan oleh Pihak Pertama kepada Pihak Kedua untuk disimpan dan
dipergunakan oleh Pihak Kedua dalam melaksanakan hak- haknya sebagai
pemegang Hak Tanggungan dan untuk itu Pihak Pertama dengan akta ini
memberikan kuasa kepada Pihak Kedua untuk menerima sertipikat tersebut dari
Kantor Pertanahan setelah Hak Tanggungan ini didaftar;---------------------------- Pihak Kedua dengan Akta Tanah ini memberi kuasa kepada Notaris selaku Pejabat
Pembuat Akta Tanah untuk mengurus pendaftaran Hak Tanggungan terhadap
sertifikat Hak atas tanah tersebut dikantor Pertanahan setempat dan untuk itu pula
berhak mengambilnya/ menerimanya kembali apabila proses Hak Tanggungan
tersebut telah selesai; ---------------------------------------------------------------------------------------------------------Pasal 3----------------------------Untuk melaksanakan janji-janji dan ketentuan-ketentuan sebagaimana diuraikan
dalam pasal 2, Pihak pertama dengan akta ini member kuasa kepada Pihak Kedua,
yang menyatakan menerimanya untuk menghadap di hadapan pejabat-pejabat pada
instansi
yang
berwenang,
memberikan
keterangan,
menandatangani
formulir/surat,menerima segala surat berharga dan lain surat serta membayar semua
biaya dan menerima hak segala uang pembayaran serta melakukan segala tindakan
yang perlu dan berguna untuk melaksanakan-janji- janji dan ketentuan-ketentuan tersebut.--------------------------------------------------------------Pasal 4----------------------------Para pihak dalam hal-hal mengenai Hak Tanggungan tersebut diatas dengan segala
akibatnya memilih domisili pada Kantor Pengadilan Negeri di Kota Semarang. -----------------------------------------------Pasal 5-----------------------------Biaya pembuatan akta ini,uang saksi dan segala biaya mengenai pembebanan Hak
Tanggungan
tersebut
diatas
dibayar
oleh
Debitur.
---------------------------------------------------Demikian akta ini dibuat dihadapan para pihak dan :------------- Nyonya SULARMI, lahir di Semarang, tanggal sebelas Agustus tahun seribu
sembilanratus enampuluh delapan (11-08-1968), bertempat tinggal di Semarang,
Jalan Udowo Barat Nomor 20, Rukun Tetangga 003, Rukun Warga 009, Kelurahan
Bulu Lor, Kecamatan Semarang Utara, Pemegang Kartu Tanda Penduduk Nomor
33.7402.510868.0002; ----------------------------------------- Tuan INDRA SETYAWAN, lahir di Semarang, tanggal enambelas Juli tahun seribu
sembilanratus delapanpuluh satu (16-07-1981), bertempat tinggal di Semarang,
Karangrejo, Rukun Tetangga 001, Rukun Warga 002, Kelurahan Karangrejo,
Kecamatan Gajahmungkur, pemegang Kartu Tanda Penduduk Nomor
61

33.7409.160781.0001; ---------------------------sebagai saksi- saksi, dan setelah


dibacakan serta dijelaskan, maka sebagai bukti kebenaran pernyataan yang
dikemukakan oleh Pihak Pertama dan Pihak Kedua tersebut diatas, akta ini
ditandatangani/ cap ibu jari oleh Pihak Pertama, Pihak Kedua, para saksi dan saya,
PPAT, sebanyak 2 (dua) rangkap asli, yaitu 1 (satu) rangkap lembar pertama disimpan
di kantor saya, dan 1 (satu) rangkap lembar kedua disampaikan kepada Kepala Kantor
Pertanahan Kota Semarang. ----------------------------------Untuk keperluan pendaftaran
Hak Tanggungan dalam akta ini.Pihak Pertama

Pihak Kedua

KHO LEE TIN


Dahulu KHO TINA SUWARTI
Persetujuan anak
ANA SUTARDJO

BAMBANG SOEGIJANTO
Pihak Kedua
AGUSTINA MUKTIASTUTI, SH

Saksi

SULARMI

Saksi

Pejabat Pembuat Akta Tanah

MODUL 5

62

PERTEMUAN KE 9
PENDAFTARAN HAK TANGGUNGAN
Agar mahasiswa memahami tata cara pendaftaran akte hak tanggungan di kantor
Pertanahan sesuai undang-undang nomor 4 tahun 1996,dijelaskan lebih dulu
mengenai Akte Pemberian Hak Tanggungan termasuk jenis Akte Originali bahwa akte
asli dua untuk lembar pertama asli disimpan oleh PPAT sebagai minuta, akte lembar
kedua juga asli yang dipergunakan untuk pendaftaran hak tanggungannya.Berikut ini
syarat yang diwajibkan kepada PPAT saat mendaftarkanHak Tanggungan:
1.Surat permohonan dari PPAT yang bersangkutan kepada Kepala
Kantor Pertanahan untuk pemasangan Hak Tanggungan beserta
lampiran.
2.Mengisi blangko permohonan yang disediakan Kantor Pertanahan.
3.Akte asli lembar kedua Akte Pemberian Hak Tanggungan.
4.Sertikat Hak Atas Tanah yang dibebani Hak Tanggungan yang telah
dilakukan pengecekan oleh Kantor Pertanahan setempat.
5.Bukti pelunasan PBB terakhir.
6.Bukti kwutansi pembayaran pendaftaran Hak Tanggungan dan
kwitansi pengecekan sertipikat hak atas tanah.
7.Surat Kuasa untuk penyelesaian pendaftaran Hak Tanggungan dari
apabila ada.
8.Foto copy Kartu Tanda Penduduk dari Debetor
diligalisir.

Kreditur

maupun Kreditur yang telah

9.Foto copy Anggaran Dasar Badan Hukum apabila pihak Kreditur


maupun Debetor sebagai Badan Hukum.
Selanjutnya para mahasiswa diberikan tugas berlaku seperti seorang PPAT untuk
menyiapkan syarat pendaftaran Hak Tanggungan ke Kantor Pertanahan.

63

MODUL 6
PERTEMUAN KE 10
TATA CARA PERMOHONAN ROYA
Dijelaskan kepada mahasiswa bahwa sesuai perjanjian kredit yang merupakan
perjanjian pokok dan dilanjutkan dengan perjanjian accessoir dan telah diperjanjikan
lamanya kredit antara kreditur dengan debetur telah selesai serta jumlah hutang sudah
dilunasi maka perlu tindak lanjut penyelesaian administrasi agar debetor secara
administrasi bebas dari beban hak tanggungan yang tercantum pada sertipikat hak
atas tanahnya.
Apabila kewajiban Debetor telah diselesaikan yaitu pelunasan hutangnya kepada
Kreditur selanjutnya kreditur wajib membuat permohonan Roya kepada Kantor
Pertanahan yang menjelaskan hutang debitur telah dilunasi disertai mohon utuk
dihapus hak tanggungan yang membebani terhadap setikat hak atas tanahnya beserta
buku tanah yang bersangkutan.
Jenis permohonan Roya yang dimohonkan oleh Kreditur kepada Kantor Pertanahan :
1.Roya Partial ( sebagian ).
Yang dimaksud Roya Partial apabila Hak Tanggungannya membebani
lebih dari satu bidang hak atas tanah, dengan adanya kesepakatan
antara
Kreditur dengan Debetor oleh karena hutangnya diperhitungkan cukup dengan
jaminan hanya satu bidang atau lebih
maka ada bidang tanah bagian dari
yang dibebani Hak Tanggungan dapat dimohonkan Roya dengan catatan Hak
Tanggungannya masih
membebani bidang tanah sisanya.Syarat permohonan
Roya partial yang dimohonkan kepada Kantor Pertanahan adalah sebagai berikut:
1. Permohonan kreditur kepada kepala kantor pertanahan untuk Roya
partial.
2. Mengisi blangko permohonan yang disediakan di Kantor Pertanahan.
3. Sertipikat Hak Tanggungan.
4. Sertipikat hak atas tanah.
5. Kwitansi pendaftaran Roya.
6. Kartu TandaPenduduk pemohon Roya

Apabila Roya telah diselesaikan oleh Kantor Pertanahan,sertikat hak atas tanah yang
telah diroya diserahkan kepada pemegang hak atas tanah
( bekas debetor )

64

,Sertikat Hak Tanggungan dan sertipikat hak atas tanah yang masih dibebani Hak
Tanggungan diserahkan kepada kreditur.
2.Roya Seluruhnya.
Pembebanan Hak Tanggungan terhadap setipikat hak atas tanah
dapat satu bidang atau lebih, mengenai jumlah bidang tidak dibatasi oleh Undangundang Hak Tanggungan.Apabila hutang Debitur terhadap Kreditur telah dilunasi
maka Kreditur wajib membuat permohonan Roya seluruhnya terhadap sertipikat hak
atas tanah yang dibebani Hak Tanggungan kepada Kepala Kantor Pertanahan. Lebih
jelasnya untuk permohonan Roya seluruhnya pemohon untuk memenuhi syarat
sebagai berikut:
1. Permohonan kreditur kepada kepala kantor pertanahan untuk Roya
seluruhnya.
2. Mengisi blangko permohonan yang disediakan di Kantor Pertanahan.
3. Sertipikat Hak Tanggungan.
4. Semua sertipikat hak atas tanah yang dibebani Hak Tanggungan
5. Kwitansi pendaftaran Roya.
6. Kartu Tanda Penduduk pemohon Roya
Apabila Roya telah diselesaikan oleh Kantor Pertanahan,sertikat hak atas
tanah yang telah diroya diserahkan kepada pemegang hak atas tanah ( bekas
debetor ) seluruhnya, Sertikat Hak Tanggungan yang telah diroya seluruhnya
disimpan di Kantor Pertanahan yang selanjutnya untuk dimusnahkan karena
merupakan hak yang sifatnya sementara pada saatnya dihapuskan.
3.Roya Peringkat Hak Tanggungan
Didalam Undang-undang Hak Tanggungan dikenal adanya Hak
Tanggungan dengan peringkat baik terhadap satu bidang maupun
lebih
dari satu sertipikat hak atas tanah,urutan peringkat diawali dari peringkat satu,dua
dan seterusnya.
Misalkan adanya kesepakatan antara kreditur dengan pihak debetor
untuk
peroyaan Hak Tanggungan Peringkat 1,akibat Roya peringkat 1 dengan secara
sistemik peringkat 2 naik menjadi Hak Tanggungan peringkat 1 dan seterusnya.
Syarat permohonan Roya untuk peringkat hampir sama dengan
permohonan
Roya.
Syarat Roya Hak tanggungan dengan peringkat :
1. Permohonan kreditur kepada kepala kantor pertanahan untuk Roya
dengan peringkat.
2. Mengisi blangko permohonan yang disediakan di Kantor Pertanahan.
3. Sertipikat Hak Tanggungan yang dimohonkan Roya.
4. Semua sertipikat hak atas tanah yang dibebani Hak Tanggungan
dengan peringkat.
5. Kwitansi pendaftaran Roya peringkat.
6. Kartu Tanda Penduduk pemohon Roya
Apabila Roya peringkat telah diselesaikan oleh Kantor Pertanahan,sertikat hak
atas tanah yang telah diroya diserahkan kembali kepada pemegang hak
tanggungan ( kreditur ) seluruhnya, Sertikat Hak Tanggungan yang telah

65

diroya disimpan di Kantor Pertanahan yang selanjutnya untuk dimusnahkan


karena merupakan hak yang sifatnya sementara pada saatnya dihapuskan.

DAFTAR PUSTAKA
66

1. Harsono, Budi 2003, Hukum Agraria Indonesia Sejarah Pembentukan UUPA,


Isi dan Pelaksanaannya, Catatan Kesembilan(Edisi Revisi) Jakarta Djambatan.
2. Salim Haji, 2012, Perkembangan Hukum Jaminan di Indonesia, Cetakan
keenam, Depok, PT Rajagrafindo Persada.
3. Niniek Suparni,2007,Kitab Undang-undang Hukum Perdata ( BW ),cetakan
ketujuh,Jakarta,PT Reneka Cipta.
4. Undanf-undang No 4 tahun 1996 tentan Hak Tanggungan Atas tanah

67

68