You are on page 1of 5

BAB I

PENDAHULUAN
Perkembangan konseptus setelah terjadinya konsepsi berlangsung sangat cepat
yaitu zigot, mengalami pembelahan menjadi morula (terdiri dari 16 blastomer),
kemudian menjadi blastokista yang mencapai uterus dan kemudian sel-selnya akan
kembali mengelompok dan berkembang menjadi embrio yang terjadi hingga usia
kehamilan ke-7. Setelah minggu ke-10 maka hasil konsepsi tadi dapat disebut sebagai
janin.
Fertilisasi akan terjadi di ampula dalam beberapa jam setelah terjadinya
ovulasi. Hasil konsepsi yang berusia 3 minggu tadinya kemudian akan mulai
berkembang menjadi embrio. Pada beberapa hari pertama, fetus dalam rahim
umumnya akan tampak seperti katak, salamander, burung, tupai dan lain sebagainya.
Kemudian perkembangan embrio hasil konseptus akan terus berkembang dan
membagi diri menjadi beberapa jaringan lainnya seperti korion, amnion, dan plasenta.

Yakni adanya lipatan. sirkulasi melalui tali pusat sudah dimulai dan tulang sudah mulai terbentuk. pembentukan genitalia sudah mulai terbentuk. Secara ringkas pembentukan organ berdasarkan usia gestasi yakni sebagai berikut : 1. Jantung sudah terbentuk secara penuh. embrio akan berkururan 22-24 mm.dagu palatum dan tonjolan paru. dan mesoderm (lapisan tengah) akan berkembang menjadi organ-organ. Selama terjadi organogenesis. 2.BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. embrio sudah tampak dan berukuran sekitar 5 mm dan kantung gestasi berdiameter 2-3 cm. Hal ini akan menjadi awal mula dalam pembentukan organ-organ manusia Secara klinis pada usia gestasi 4 minggu akan tampak sebagai kantung gestasi yang berdiameter 1 cm namun emberio belum tampak. kelopak mata sudah terbentuk namun tidak akan membuka hingga usia kehamilan 28 minggu. Organogenesis Organogenesis adalah sebuah proses dimana ketiga lapisan germinal yakni endoderm (Lapisan dalam). Pada usia gestasi 4 minggu. Minggu 9 : Terbentuk muka janin. . 4. usia gestasi 6 minggu. Minggu 6 : Pembentukan hidung. pembentukan alis dan lidah. penonjolan dan lekukan pada sel-sel embrio. 3. Jari-jari mulai terbentuk namun masih menggenggam. Minggu 7 : Mulai tampak mata. kita akan melihat adanya tiga diferensiasi dari perubahan bentuk (perubahan menjadi bentuk organisme). Pada akhir minggu ke-8. Minggu 8 : Bentuk janin sudah menyerupai bentuk manusia. ektoderm (lapisan luar).

kehamilan akan dianggap aterm dimana bayi akan meiputi seluruh uterus dan air ketuban akan berkurang. kelangsungan hidupa pada periode ini akan sangat sulit bila lahir. Tulang telah terbentuk sempurna. yakni a. Menggunakan Ultrasonografi (USG) Namun jika pasien tidak mengetahui HPHTnya secara pasti. Jika menggunakan dopler maka denyut . yakni : a. paru akan matur. maka dapat digunakan cara lain. b. 7. Jantung janin dapat dideteksi dengan menggunakan fetoskop pada usia kehamilan 20 minggu. Minggu 38-40 : Pada usia kehamilan ini. 10. mata sudah muai membuka. Verniks kaseosa sudh meliputi seluruh tubuh janin. jantung berdenyut 120-150/ menit. Janin sudah memiliki refleks. Gerakan janin bermula pada usia kehamilan 12 minggu. Minggu 17-24 : Komponen mata terbentuk penuh. Minggu 25-28 : Saat ini permulaan trimester ketiga. dimana akan terdapat perkembangan otak yang sangat cepat. Minggu 29-32 : Bila bayi dilahirkan ada kemungkinan untuk hidup (50-70%). Pada kondisi tertentu seorang ibu dapat merasakan gerakan janin hingga tendangan bayi pada usia 16-18 minggu.5. Janin bergerak aktif dengan menghisap dan menelan air ketuban. c. 9. Melalui gerakan janin. dan suhu tubuh stabil. B. juga sidik jari. Minggu 13-16 : Trimester kedua. Melalui denyut jantung janin. Penentuan Usia Kehamilan Penentuan usia kehamilan dapat dilakukan dengan beberapa cara. Minggu 33-36 : Berat janin 1500-2500 gram. Menghitung usia kehamilan melalui HPHT dengan menggunakan Rumus Neagle b. namun baru dapat dirasakan oleh ibu pada usia kehamilan 16. Sistem saraf akan mengendlikan gerakan dan fungsi tubuh. Metode fundus uteri yakni menghitung jarak antara simfisi dengan fundus uteri atau puncak rahim dengan cara diraba dan dihitung dengan jarak cm nya. 8. 6. gerakan napas telah reguler. Lanugo mulai berkurang dan saat usia 35 minggu.20 minggu karena pada usia tersebut dinding uterus sudah mulai menipis dan gerakan janin sudah semakin kuat. Telah terbentuk mekonium dalam usus. mulai tumbuh lanugo dan kulit janin masih transparan.

janntung janin dapat dideteksi pada usia kehamilan lebih awal yakni antara usia kehamilan 12-20 minggu. .

Organogenesis adalah proses pembentukan organ pada janin. antara lain : a) Menggunakan perhitungan HPHT b) Menggunakan USG c) Menggunakan metode fundus uteri d) Merasakan gerakan janin e) Mendengarkan denyut jantung janin. dimana fungsi dan organ akan terbentuk sempurna pada usia kehamilan > dari 35 minggu.BAB III PENUTUP Kesimpulan 1. Penentuan usia kehamilan dapat dilakukan dengan beberapa cara. . 2.