You are on page 1of 4

PEMERINTAH KABUPATEN ACEH SELATAN

DINAS KESEHATAN

UPTD PUSKESMAS LHOK BENGKUANG
Jalan T. Cut Ali Nomor : 221 TAPAKTUAN
KEPUTUSAN KEPALA PUSKESMAS LHOK BENGKUANG
NOMOR :
TENTANG
PERESEPAN OBAT PSIKOTROPIKA DAN NARKOTIKA
KEPALA UPTD PUSKESMAS LHOK BENGKUANG
Menimbang

: a. bahwa dalam rangka rangka meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan
keselamatan pasien di Puskesmas Lhok Bengkuang, perlu adanya
pengaturan terhadap peresepan obat psikotropika dan narkotika
b. bahwa sehubungan dengan pernyataan butir a di atas, untuk menjamin
penggunaan Obat psikotropika dan narkotika tidak disalahgunakan perlu
diatur cara peresepan obat psikotropika narkotika di Puskesmas Lhok
Bengkuang ;
c. bahwa sehubungan dengan pernyataan pada butir a dan b tersebut diatas,
perlu menetapkan Keputusan Kepala UPTD. Puskesmas Lhok Bengkuang
tentang Peresepan Obat Psikotropika dan narkotika di Puskesmas Lhok
Bengkuang;

Mengingat

: 1.

Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan dan
Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 Tentang Praktik Kedokteran;

2. Undang-Undang No 5 Tahun 1997 tentang

psikotropika ( Lembaran
Negara Repuplik Indonesia Tahun 1997 Nomor 10, Tambahan lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 3671 )

3. Peraturan Menteri Kesehatan No 9 Tahun 2015 Tentang Perubahan

Penggolongan Psikotropika
4. Undang-Undang No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika ( Lembaran Negara

Repuplik Indonesia Tahun 2009 Nomor 143, Tambahan lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 5062 )
5.

Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah
sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2015;

6.

Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor :
13 TAHUN 2009 Tentang Pedoman Peningkatan Kualitas Pelayanan
Publik Dengan Partisipasi Masyarakat;

7.

Peraturan Menteri Kesehatan No.1691/MENKES/PER/VIII/2011
Tentang Keselamatan Pasien Rumah Sakit;

8.

Peraturan Menteri Kesehatan
Akreditasi Puskesmas;

9.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2015
Tentang Peredaran , Penyimpanan, Pemusnahan, dam Pelaporan Narkotika,
Psikotropika, dan prekusor Farmasi

10.

Keputusan Menteri Kesehatan RI No. 128/Men.Kes/SK/II/ 2004
tentang Kebijakan Dasar Puskesmas;

RI Nomor 75 Tahun 2014 Tentang

MEMUTUSKAN : Menetapkan : KEPUTUSAN KEPALA UPTD PUSKESMAS LHOK BENGKUANG TENTANG PERESEPAN OBAT PSIKOTROPIKA DAN NARKOTIKA KESATU KEDUA : Menentukan Jenis golongan obat psikotropika narkotika di Puskesmas Lhok Bengkuang : Menetapkan peresepan obat psikotropika dan narkotika sebagaimana terlampir dalam surat keputusan ini KEEMPAT : Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan Ditetapkan di pada Tanggal : : Tapaktuan 2016 KEPALA UPTD PUSKESMAS LHOK BENGKUANG Irvandi Anasruddin KEPALA PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT KECAMATAN CILANDAK KOTA ADMINISTRASI JAKARTA SELATAN LUIGI NIP 197909082006042007 .

Tabel I : efedrin. Golongan II :berkhasiat pengobatan digunakan sebagai pilihan terakhir dan dapat digunakan dalam terapi Misalnya: Metadone. sulphuric acid dll yang ada di tabel II 5. Golongan dan jenis prekursor . kokain dll yang tercantum dalam daftar narkotik golongan I 2.Diazepam b. Garam-garam narkotika dalam golongan ini 4.Amitriptiline Hcl . Golongan III : narkotika yang berkhasiat pengobatan sebagai pilihan terakhir dan dapat digunakan dalam terapi dan /atau tujuan pengembangan ilmu pengetahuan serta mempunyai potensi tinggi mengakibatkan ketergantungan. dokter gigi dan dokter spesialis kepada unit penunjang obat yang ada Apoteker dan mempunyai legalitas. Resep psikotropika diberi garis merah dibawah nama obat. baik jenisnya.Risperidon . ergotamine. Resep yang ditulis harus jelas. Obat psikofarmaka menurut DOEN psikofarmaka 2002 penggolongan obat terdiri dari: a. yang masuk dalam golongan ini adalah : Kodein .Litium Karbonat c. piperidine. Petidin dll yang tercantum dalam daftar narkotik golongan II 3. ethil ether. menjadi satu dengan obat psikotropika. pseudoefedrin dll yang ada di tabel I .Tabel II : Acetone. Heroin. Antidepresi dan anti mania . Dibelakang resep ditulis nama pasien dan alamat pasien yang lengkap 7. Resep yang berisi obat psikotropika narkotika disimpan dalam lemari obat . Obat narkotika menurut Undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 ada 3 golongan narkotika : Golongan I : hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan Misalnya: Opium. Resep merupakan resep asli dan ditangani langsung oleh dokter pemeriksa/pemberi resep 3. dalam keadaan terkunci a. jumlahnya dan cara penggunaannya 5. dan pemberian obat psikotropika dan tropika hanya dapat dilakukan apabila : 1. potassium permanganant. jika tidak ditandatangani resep bisa ditolak atau konfoirmasi ke dokter yang menulis resep 4.Haloperidol . Peresepan obat psikotropika narkotika hanya boleh ditulis oleh dokter / dokter gigi / dokter spesialis 2. dan obat narkotika diberi garis biru dibawah nama resep obat dan ditandatangani sejajar garis merah atau biru 6. Antiobsesif kompulsif dan antipanik .Klorpromazine Hcl . Antipsikosis . ergometrin. Morfin.Antianxientas dan anti Insomnia .Perfenazine Hcl .LAMPIRAN I : Keputusan Kepala UPTD Puskesmas Lhok Bengkuang Nomor : Tanggal : PERESEPAN OBAT PSIKOTROPIKA DAN NARKOTIKA Peresepan adalah proses pesanan atau permintaan obat tertulis dari dokter.Klomamin Hcl d.Sulpirid .Flufenazin dekanoat .

amobarbital dll yang tercantum dalam daftar psikotropik golongan III Daftar psikotropik golongan IV ( UU RI no. diazapam. 7. Daftar psikotropika golongan III ( UU RI no. clobazam KEPALA UPTD PUSKESMAS LHOK BENGKUANG Irvandi Anasruddin.5 tahun 1997 ) . Amd.Pentobarbital.5 tahun 1997 ) .Alprazolan barbital.Trifluperazine 6.Kep NIP: 19760323 200003 1 001 ..