You are on page 1of 3

PEMERINTAH KABUPATEN PINRANG

PUSKESMAS SULILI
Jl. Poros Pinrang-Malimpung, Kel. Mamminasae

KERANGKA ACUAN
SOSIALISASI PELAYANAN KESEHATAN PEDULI REMAJA
A. PENDAHULUAN
Masa remaja merupakan periode terjadinya pertumbuhan dan perkembangan yang sangat
pesat secara fisik, psikologis maupun intelektual, namun remaja belum mempunyai
kematangan dan kedewasaan dalam bertindak, sehingga kondisi ini sering mendorong
perilaku remaja yang tidak sehat antara lain penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas dan
bahkan kriminalitas
Remaja mempunyai karakteristik yang khas .Remaja cenderung energetik, selalu ingin tahu,
emosi yang tidak stabil, cenderung berontak dan mengukur segalanya dengan ukurannya
sendiri dengan cara berfikirnya yang tidak logis. Hal ini sering menyebabkan adanya konflik
dengan orang tua, guru maupun figur otoritas yang lainnya.Namun demikian, tahap ini
adalah tahap yang memang harus dilalui oleh remaja dalam mencari identitas dirinya.
Dengan jumlah populasi yang mencapai seperempat penduduk di Indonesia maka
permasalahan yang timbul akan menjadi sedemikian besarnya, namun hingga saat ini
masalah remaja masih bersifat terkotak-kotak dan parsial sehingga masalah remaja belum
mendapat penanganan yang optimal
Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja merupakan suatu wahana untuk mengatasi perilaku
berisiko pada remaja dan meningkatkan kesehatan remaja secara optimal
B. LATAR BELAKANG
Usia anak remaja merupakan masa yang rawan, bukan anak-anak lagi dan juga bukan orang
dewasa, dan mereka masih mencari jati diri. Masa inilah yang perlu juga menjadi perhatian
kita. Sebagai salah satu wujud kepedulian pemerintah pada remaja dimana remaja pada masa
mendatang yang akan menjadi generasi penerus bangsa pemerintah melalui departemen
kesehatan menggalakan program PKPR ( Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja ).
Sejak tahun 2003, Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR). yang ditujukan dan dapat
dijangkau remaja, menyenangkan, menerima remaja dengan tangan terbuka, menghargai
remaja, menjaga kerahasiaan, peka akan kebutuhan terkait dengan kesehatannya, serta efektif
dan efisien dalam memenuhi kebutuhan dan selera remaja diperkenalkan dan dijalankan di
puskesmas.
Pelayanan kesehatan peduli remaja (PKPR) dilayani di Puskesmas PKPR (Puskesmas
yang menerapkan PKPR). Di Puskesmas PKPR, tersedia tenaga kesehatan yang peduli dan

SMA dan anak remaja putus sekplah G. bila diperlukan dapat lebih dari satu kali tergantung kebutuhan suatu kelompok. Tujuan Umum Meningkatkan derajat kesehatan remaja melalui peningkatan pengetahuan. b. Diskusi terbuka 5. JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN Pelaksanaan Sosialisasi kesehatan olahraga dapat diselenggarakan sekali disetiap kelompok remaja yang akan dibina. H. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN Kegiatan dilaksanakan melalui pertemuan dengan kelompok remaja yang akan dibina. c. anak sekolahSD. sikap dan perilaku tentang kesehatan remaja 2. F. SASARAN Sasaran utama adalah kelompok remaja. Disini remaja dilayani dengan sikap menyenangkan. SMP. TUJUAN 1. Meningkatkan keterlibatan remaja dalam perencanaan. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja dalam pencegahan masalah kesehatan khusus remaja. Meningkatkan penyediaan pelayanan kesehatan remaja yang berkualitas.siap melayani semua kelompok usia remaja. pelaksanaan. Menambah wawasan dan teman melalui kegiatan-kegiatan penyuluhan. Hari dan waktu yang dipilih sesuai dengan kesepakatan serta dapat saja disesuaikan dengan situasi dan kondisi setempat. dihargai dan diterima dengan tangan terbuka. Melaksanakan sosialisasi/penyuluhan 4. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN 1. kemudian diskusi terbuka terkait masalah-masalah kesehatan remaja. d. dll  Konseling/curhat masalah kesehatan dan berbagai masalah remaja lainnya (dan kerahasiaannya dijamin)  Remaja dapat menjadi peer counselor/kader kesehatan remaja agar dapat ikut membantu teman yang sedang punya masalah D. Penetapan kelompok remaja yang akan diberikan penyuluhan/sosialisasi 2. C. evaluasi pelayanan kesehatan remaja. Evaluasi pelaksanaan E. EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN DAN PELAPORAN . Menetapkan jadwal pelaksanaan sosialisasi 3. Tujuan Khusus a. dialog interaktif.

Evaluasi pelaksanaan kegiatan dapat dilakukan sesaat setelah dilakukan sosialisasi. PENCATATAN. Amtsyir Muhadi. dapat juga dilakukan setiap bulan oleh penanggung jawab program melalui lokakarya mini lintas program I.Kes NIP. PELAPORAN DAN EVALUASI KEGIATAN Pencatatan kegiatan dilakukan oleh penanggung jawab program kemudian dilaporkan ke Kepala Puskesmas untuk dibahas lebih lanjut mengenai analisa masalah dan pemecahannya. 2016 Kepala Puskesmas Sulili dr. Sulili.Adm. selanjutnya laporan tersebut didokumentasikan dalam bentuk laporan Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja kemudian dilaporkan ke Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota setiap bulannya. 19750323 200701 1 021 . M.