You are on page 1of 5

Pemeriksaan Darah Lengkap

Prinsip : setetes darah yang diperiksa dengan alat Hematology Analyzer akan bisa
mengetahui ada / tidaknya suatu penyakit
Tujuan : Untuk screening awal terhadap penyakit
Reagen : Urit Diluent dan Urit Detergen
Alat : 1. Spuit 3 ml
2. kapas alcohol
3. botol EDTA
4. tourniquet
5. spidol / klip nama pasien
Prosedur kerja :
1.
2.
3.
4.
5.

Hisaplah darah pasien sebanyak 3 ml
Kemudian masukkan darah tersebut kedalam botol EDTA
Alirkan melalui dinding botol / tabung
Putar botol / tabung pelan – pelan sampai homogen
Lalu periksa darah tersebut pada alat Hematology Analyzer

Interpretasi hasil :
Pemeriksaan

Nilai Normal

Leokosit

4000 – 11000 sel/ul

Erytrosit

3,5 – 5,5 juta/mm

Eosinofil

0–4

Basofil

0–2

N.stab

3–7

N.segmen

50 – 60

Anti AB positife ) Golongan Darah AB ( Anti A positife.B.000 sel/ul Nb : Alat pemeriksaan Darah lengkap menggunakan Hematology Analyzer 3000 A PEMERIKSAAN GOLONGAN DARAH Tujuan : Untuk mengetahui golongan darah seseorang Prinsip : Aglutinasi sel darah merah dengan anti sera tertentu Alat : - Auto clik Blood lancet Kapas alkohol Kertas golongan darah Reagent : 1 set anti sera yang berisi ( Anti sera A. Anti B positife. 5. Anti B positife. Anti AB positife ) Golongan Darah B ( Anti A negatife.000 – 450. Anti B negatife. 2. 4. Anti AB positife ) . Setetes darah kapiler / vena taruh diatas kertas golongan darah Tambahkan 1 tetes anti sera pada masing – masing Aduk dan ratakan dengan batang pengaduk / lidi / objek glass Goyang secara perlahan Kemudian lihat aglutinasinya Interpretasi Hasil : Golongan Darah A (Anti A positife. 3.Lymposit 20 – 40 Monosit 2–7 Hematokrit 36 – 48 vol % Hemoglobin 11 – 15 gr/dl Trombosit 150.AB dan Rhesus ) Prosedur 1.

Anti AB negatife ) Pemeriksaan Widal Prinsip : Darah yang dicentrifuge kemudian diperiksa serumnya Tujuan : Untuk mengetahui adanya kuman salmonella Reagent : Salmonella kit Alat :1. centrifuge . tourniquet 4. Spuit 3 ml 2. Kapas alcohol 3. tabung centrifuge 6.Golongan Darah O ( Anti A negatif. botol EDTA 5. Anti B negatife.

mikroskop Prosedur kerja : 1. 2. Asam Urat. 6. 3.) tidak ada pembentukan aglutinasi Pemeriksaan Gula Darah. 7. Darah yang diambil masukkan botol EDTA ( Homogenkan ) Masukkan dalam botol centrifuge Putar dengan kecepatan 2000 – 3000 rpm selama 10 – 15 menit Pipet serumnya dan taruh diatas objek glass Tetesi dengan reagent Salmonella Kit Aduk rata / dirorator selama 1 menit Amati dibawah mikroskop Interprestasi Hasil : ( .7. asam urat. 4. cholesterol dalam tubuh Tujuan : Untuk mengetahui adanya kerusakan organ vital pada tubuh dan penyakit . 5. Cholesterol Prinsip : setetes darah yang digunakan bisa mengetahui kadar gula darah.

Ujung jari pasien bersihkan dengan kapas alkohol Biar kering sebentar / hapus dengan tisu / kapas kering Tusuk ujung jari pasien tersebut dengan blood lancet sampai keluar darah Taruh stik ( GDS. . 3. NESCO.Reagent : stik GDS. 2. Hisaplah darah yang keluar dengan alat tersebut 6. FAMILY DR Prosedur Kerja 1. Hapus darah pada ujung jari pasien dengan kapas alkohol 7.Blood lancet - Kapas alkohol GES. 4. CHOLESTEROL Alat : . Lalu baca hasilnya yang muncul pada alat tersebut Interprestasi Hasil : nilai normal sesuai dengan alat yang dipakai. ASAM URAT. ASAM URAT. CHOLESTEROL ) pada alat yang akan digunakan 5.