You are on page 1of 25

BAB I

ASSESMENT GERIATRI

I. IDENTITAS PASIEN

II.

Nama

: Ny. M

Umur

: 78 tahun

Pekerjaan

: Tidak bekerja

Alamat

: Jatingaleh, candisari Semarang

Agama

: Islam

No. CM

: B410227

Masuk RS

: 29 Mei 2016

DAFTAR MASALAH
Masalah Aktif
1. Diabetes Melitus type 2

Tanggal
03/06/2016

non obese

Masalah Pasif
1. GEA

Tanggal
03/06/2016

perbaikan

2. Infeksi kaki diabetik

03/06/2016

3. Azotemia

03/06/2016

4. Hiperurisemia

03/06/2016

5. Hipokalemia

03/06/2016

6. Imobil

03/06/2016
03/06/2016

III.DATA DASAR
A. Data Subyektif
Autoanamnesis dengan penderita dan alloanamnesis dengan keluarga penderita pada
tanggal 3 Juni 2016, pukul 11.00 WIB di bangsal Geriatri lantai Dasar RSUP Dr.Kariadi
Semarang.

Keluhan utama : Muntah

Riwayat Penyakit Sekarang :
Onset dan kronologis:
± 1 minggu sebelum masuk rumah sakit pasien mengeluhkan muntah, muntah setiap kali
makan dan minim, muntahan sama seperti yang dimakan dan minum, warna muntah
kekunigan, mual (+), demam (-), batuk (-),sesak (-), nyeri dada (-) . BAB cair (+) frekuensi
>5x sehari, ampas (+), lendir (-), darah (-), kadang-kadang BAB berwarna hitam seperti petis,
terakhir BAB hitam satu hari sebelum dibawa kerumah sakit. Pasien mengaku sering merasa
haus serta sering BAK terutama malam hari sebanyak 4-5x.
± 1 bulan yang lalu pasien sudah tidak bisa berjalan dan hanya bisa duduk setelah jatuh
terpeleset. Pada jari kaki kanan dan kiri pasien terdapat luka karena terbentur tempat tidur,
luka susah sembuh. ± 9 tahun yang lalu jari jempol kaki kiri pasien telah diamputasi karena
ulkus diabetes. Pasien juga mengeluhkan nyeri pada lutut kanan sejak 1 bulan terakhir, nyeri
hilang timbul, nyeri bertambah saat kaki digerakkan dan berkurang dengan istirahat.
Karena keadaan pasien semakin lemah keluarga membawa pasien ke RSDK.
Riwayat penyakit dahulu :
-

Riwayat kencing manis (+) sejak 10 tahun yang lalu, tidak rutin minum obat.

-

Riwayat luka pada kaki (+) pada tahun 2007 dilakukan amputasi digiti 1 pedis
sinistra.

-

± satu bulan yang lalu jatuh terpeleset dan sejak saat itu pasien tidak bisa berjalan.

-

Riwayat darah tinggi (-)

-

Riwayat penyakit ginjal disangkal.

-

Riwayat sakit jantung disangkal

Riwayat penyakit keluarga :
- Riwayat penyakit kencing manis disangkal.
- Riwayat darah tinggi disangkal.
- Riwayat penyakit jantung disangkal.
-

Riwayat penyakit ginjal disangkal.

pembesaran nnll -/-. Kesan : sosial ekonomi cukup.reguler. isi dan tegangan cukup t : 36. kusmaul (-) N : 82 x/menit. septum deviasi (-). retraksi suprasternal (-). Kariadi Semarang.00 di Bangsal Geriatri lantai Dasar RSUP Dr. semuanya sudah mandiri. JVP R+0 Thorax : bentuk normal. atrofi papil lidah (-). sela iga melebar (-) Cor : I : Ictus cordis tidak tampak . gigi palsu (-) Tenggorok : T1-1. discharge -/- Hidung : discharge (-). faring hiperemis (-) Leher : trakea ditengah. obstruksi (-). Biaya pengobatan dengan BPJS non PBI. rambut rontok (-) Kulit : turgor kulit cukup. Sekarang tinggal dengan anak bungsu yang bekerja wiraswata. turgor dahi cukup.3 kg/m2 Kesan : normo weight Kepala : kerutan dahi simetris. retraksi supraklavikular (-) retraksi intercostal -/-. Mempunyai 8 orang anak.8 0C : BB TB : 50 kg : 153 cm IMT : 21. B. terpasang infus RL 20 tpm Kesadaran : Composmentis. Mata : konjungtiva palpebra pucat -/-.kelopak mata cekung -/-. DATA OBJEKTIF 1. bibir sianosis (-). PEMERIKSAAN FISIK Pemeriksaan Fisik dilakukan tanggal 2 Mei 2016 pukul 11. Keadaan umum : Tampak lemah.Riwayat sosial ekonomi : Pasien saat ini sudah tidak bekerja. perdarahan gingiva (-). pursed lip breathing (-). nafas cuping hidung -/- Mulut : bibir pucat (-). GCS E4V5M6=15 Tanda vital : TD Status gizi : 130/70 mmHg RR : 18 x/menit.sklera ikterik -/- Telinga : pendengaran cukup.

bruit (-) .Pa : Ictus cordis teraba di SIC V 2 cm medial linea midclavicula sinistra. suara tambahan: RBK (-). melebar (-). venektasi (-) Auskultasi : bising usus (+) normal. pulsasi epigastrial (-) Pe : Batas atas : SIC II linea parasternalis sinistra Batas kanan : linea parasternalis dextra Batas kiri : SIC VI 1 cm lateral linea midclavicula sinistra Pinggang jantung mendatar. pelebaran sela iga (-) Paru belakang  I  Pa : Stem fremitus kanan=kiri  Pe : sonor paru kanan kiri  Au : Simetris statis dan dinamis : Suara dasar vesikuler. bising (-). sternal lift (-). RBH (-) Abdomen : Inspeksi : datar. pulsasi parasternal (-). RBH (-) : Simetris statis dan dinamis. Au: Bunyi jantung I-II normal. Pulmo anterior:  I  Pa : Stem fremitus kanan=kiri  Pe : sonor paru kanan kiri  Au : Suara dasar vesikuler. gallop (-) HR : 82x/menit reguler. kuat angkat (-). suara tambahan: RBK (-).

PEMERIKSAAN PENUNJANG Pemeriksaan hematologi Pemeriksaan 29/5/2016 Nilai normal Hemoglobin 13.5-5.26 3.2 detik 29/5/2016 Nilai normal 98 15-39 mg/dl Kreatinin 3. ballotement (-).6-14.9-5.16 0. Refill <2”/ <2” <2”/ 2.00 fL 29/5/2016 10.0 76-96 fl MCHC 34.7 42.4 27-32 pg MCV 90. pekak alih (-).8 Nilai normal 9. Ekstremitas : superior inferior Oedem -/- -/ Akral dingin -/- -/ Sianosis -/- -/ Clubbing finger -/- -/ Cap.Perkusi : timpani. hepar dan lien tak teraba.8 29-36 g/dl Leukosit 14.9 jt/mm3 MCH 31.00-11.84 4.7-40.7-40.1 mmol/l Chlorida 100 98-107 mmol/l Koagulasi PPT PTTK APTT Kimia klinik Ureum .3 detik 27.8 % MPV 8.0 3.4 35-47 % Eritrosit 4.4-11.5-1.4 12-15 gr% Hematokrit 38. pekak sisi (+) normal.6 33.2 detik 27. nyeri tekan (-). area traube timpani Palpasi : supel.9 4-11 rb/mm3 Trombosit 337 150-400 rb/mm3 RDW 13.1 11.5 mg/dl Natrium 138 136-145 mmol/l Kalium 3.

0 / μL 0.025 5.GDS 33 Kimia Klinik HbA1c Kolesterol total Trigliserida HDL LDL Direk Asam urat URINE Warna Kejernihan BJ pH Protein Reduksi Urobilinogen Bilirubin Aseton Nitrit Sedimen Epitel Epitel tubulus Lekosit Eritrosit 80-140 mg/dl 30/5/16 10 110 189 Nilai Normal 6.0-0.003-1.0 mg/dL Nilai Normal Agak keruh 1.5 / μL NEG NEG 0.00-3.0-100. Eritrosit + NEG 0-2/LPK 0-1/LPK 0-2/LPK NEG NEG 0. Pathologi Granula kasar Granula halus Sil.0 – 40.0 / μL 0.7 30/516 Kuning 40-60 mg/dL 0-100 mg/dL 2.0 / μL 0.0 / μL Kristal 20/LBP Ca oxalat 0.0-10. Lekosit NEG NEG Mucus Yeast cell Bakteri Sperma Kepekatan Kimia klinik Glukosa puasa + NEG ++ Neg Neg 1/6/16 173 0.0-25.20 5 / μL NEG NEG Sil.8-7.00 / Μl Nilai normal 80-109 mg/dL : baik 110-125 mg/dL : sedang .0-1.025 4.5 / μL 0.0 mg/dL <200 mg/dL <150 mg/dL 19 62 6.0) / μL 0.00-27.0-20.0-0.5 100 Neg 0. Hialin Sil.0-8.0 / μL Sil.2 NEG NEG NEG 1.0-25.6-6.0 / μL 0.00 / μL 3.4 NEG NEG NEG NEG NEG NEG 3-5/lpk NEG 0-2/LBP 15- (0.0-6. Epitel Sil.

Glukosa PP 2 jam 166 >126 mg/dL : buruk 80-140 mg/dL : baik 145-179 mg/dL : sedang >= 180 mg/dL : Albumin 3.4-5.2 X-Foto Thorax AP (29 Maret 2016) tampak kalsifikasi main bronkus kanan kiri Cor: apeks jantung bergeser kelaterocaudal. Elevasi main bronkus kiri buruk 3.0 mg/dL .

sinus costofrenikus kanan kiri lancip Kesan : Kardiomegali (LV) Elongation aorta disertai kalsifikasi arcus aorta Infiltrat pada perihiller kiri dan paracardial kanan Fibrosis pada pada lapangan tengah paru kiri X – foto pedis kanan kiri AP-oblique  Struktur tulang tampak porotik . kalsifikasi arcus aorta Pulmo: Corakan vaskuler tampak meningkat Tampak bercak pada perihiller kiri dan paracardial kanan Tampak fibrotic line pada pada lapangan tengah paru kiri Hemidiafragma kanan setinggi costa 9 posterior.Elongation aorta.

 Tak tampak sebagian struktur phalanx intermedia dan phalanx distal digiti 2-3 pedis kanan  Tak tampak sebagian struktur sebagian metatarsal 1. sebagian phalanx distal digiti 3-4 dan phalanx intermedia-distal digiti 5 pedis kiri  Tampak sklerotik disertai deformitas pada phalanx proximal digiti 1 pedis kanan  Tampak lesi litik pada metatarsal 1 pedis kanan kiri phalanx distal digiti 1 pedis kanan  Tampak osteofit pada aspek posterior os calcaneus kanan kiri dan os malleolus kanan kiri  Tampak subluksasi sendi metatarsophalangeal digiti 2 pedis kiri  Tak tampak soft tissue swelling  Tak tampak lusensi soft tissue Kesan :  Gambaran osteomyelitis pedis kanan kiri  Spur pada aspek posterior os calcaneus kanan kiri dan os malleolus kanan kiri  Subluksasi sendi metatarsophalangeal digiti 2 pedis kiri EKG . phalanx proximal-ditl digiti 1.

.

Lingkungan rumah terletak pada bidang datar. Tall peak t (-) R/S di V1 > 1 mm S V1 + R V5/V6 <35 mm normal sinus rhytm.08 detik.Irama Frekuensi Regularitas Axis Gelombang P PR interval QRS complex Q patologis Segmen ST Gelombang T Kesan Normal sinus rhytm 88 x/menit Reguler Normo axis 0. Penderita menempati 1 kamar tidur. normoaxis. Tinggal di rumah milik sendiri dengan ukuran 7 x 10 m 2. p mitral(-). Penderita mempunyai 8 orang anak yang semuanya telah bekerja dan mandiri.V5.16 detik 0. kamar mandi dan WC jongkok 1 buah tanpa ada pegangan.5 m x 3 m dengan 1 buah jendela. p pulmonal (-) 0. letaknya di luar kamar berjarak 3 m . Penderita tinggal bersama dengan anak bungsunya.16 detik . S persisten ( ) (-) Isoelektrik T Inverted (+) pada V4.V6. ukuran 2. iskemik latero lateral ASSESSMENT GERIATRI Masalah Sosial Ekonomi dan Lingkungan Penderita saat ini tidak bekerja.

memilik 5 anak. dengan penghasilan Anak 5 : perempuan. sebagai pegawai swasta. usia 46 tahun. usia 44 tahun. dengan penghasilan Anak 6 ± Rp 3.000 : perempuan.500.000.000. memilik 3 anak. memilik 5 anak. Anak 1 : laki-laki.000 Anak 2 : laki-laki. memilik 2 anak. Penderita sebelum sakit melakukan aktivitas dengan dibantu.000 : laki-laki. sebagai pegawai swasta. sebagai pegawai swasta. dengan penghasilan Anak 3 : laki-laki.dari kamar penderita. lantai keramik.000.500. memilik 5 anak. Sehari-hari kehidupan penderita ditanggung oleh anaknya. Selama di rumah sakit penderita ditunggui oleh anak dan menantu yang akan tetap merawat apabila penderita diizinkan pulang. memilik 3 anak.- ± Rp 2.000. dengan penghasilan ± Rp 4. memilik 3 anak. Suami : sudah meninggal. sebagai ibu rumah tangga suami bekerja sebagai pegawai swasta.000 Kesan : sosial ekonomi cukup.500. sebagai pegawai swasta. sebagai pegawai swasta. sebagai ibu rumah tangga suami bekerja sebagai pegawai swasta. usia 48 tahun. satu minggu sebelum masuk rumah sakit pasien mengeluhkan muntah dan diare karena keadaan lemah oleh keluarga dibawa ke rumah sakit. dengan penghasilan ± 3. Biaya : BPJS non PBI .000 ± Rp 3. dengan penghasilan Anak 7 ± Rp 1.000.000 : laki-laki. memilik 2 anak. 54 tahun. dengan penghasilan Anak 8 ± Rp 2. usia 48 tahun. sebagai ibu rumah tangga suami bekerja sebagai pegawai swasta. usia 52 tahun.000 : perempuan. usia 46 tahun.000. dengan penghasilan Anak 4 ± Rp 1. pencahayaan di ruangan cukup. usia 48 tahun.

5. - Pasien terkadang makan roti sebagai makanan selingan.....” No 1.. Pemeriksaan Khusus Geriatri SKALA DEPRESI GERIATRIK Pilihlah jawaban yang paling tepat.. Untuk aktivitas seperti makan masih dapat dilakukan senidri. Apakah. 1 Anda sebenarnya puas dengan kehidupan Tidak 0 Ya 2. ”Apakah. Untuk buang air kecil dan buang air besar dapat dilakukan dengan bantuan.. dressing..  Saat dirawat di RS Fungsi depresi : 4/15 → baik/tidak depresi Skor Mini Mental : 2/10 → baik Skor Norton : 15220 → kemungkinan kecil terjadi dekubitus Skor MMSE : 22/30 (skor MMSE Probable cognitive impairment Status Gizi : normoweight AKS :F: mandiri pada continence. - Pasien minum minum air putih 6-8 gelas/hari. Riwayat Gizi - Pasien biasanya makan 3x/hari @ nasi satu piring kadang habis. yang sesuai dengan perasaan anda dalam satu minggu terakhir..Masalah Psikologi dan Fungsi Riwayat Fungsional  Sebelum masuk RS Dalam melakukan aktivitas sehari-hari seperti berjalan dalam satu bulan terakhir sudah tidak bisa. 4. 6.. minat / kesenangan anda? Anda merasa kehidupan anda kosong? Anda merasa sering bosan? Anda mempunyai semangat baik setiap saat? Anda takut sesuatu yang buruk akan terjadi Tidak Tidak Ya Tidak Ya Ya Tidak Ya . anda? Anda telah meninggalkan banyak kegiatan / Ya Tidak 3. Tidak mandiri / tergantung pada aktivitas bathing.. mandi dan berpakaian dilakukan dengan bantuan orang lain. toiletting dan transfering.

orang? Anda pikir bahwa hidup anda sekarang ini Tidak Ya 12. harapan? Anda pikir bahwa orang lain lebih baik Ya Tidak Tidak keadaannya daripada anda? Jawaban : digaris bawahi Skor : Hitung jumlah jawaban yang bercetak tebal dan huruf besar  Setiap jawaban bercetak tebal dan berhuruf besar mempunyai nilai 1  Skor antara 1 – 4 menunjukkan keadaan baik/tidak depresi  Skor antara 5-9 menunjukkan kemungkinan besar depresi  Skor 10 atau lebih menunjukkan depresi  Skor = 4 Kesan : baik/tidak depresi SKOR MINI MENTAL STATUS No 1. tahun) Hari apakah ini Apakah nama tempat ini? Berapa nomor telepon atau alamat rumah Bapak/Ibu? JAWABAN B B B S . Anda merasa bahwa keadaan anda tidak ada Ya Tidak 15. pada diri anda? Anda merasa bahagia untuk sebagian besar Tidak Ya 8. 4. keluar dan mengerjakan sesuatu yang baru? Anda merasa mempunyai banyak masalah Ya Tidak dengan daya ingat anda dibanding kebanyakan 11. 9.7. 3. menyenangkan? Anda merasa tidak berharga seperti perasaan Ya Tidak 13. DAFTAR PERTANYAAN Tanggal berapakah hari ini? (bulan. hidup anda? Anda sering merasa tidak berdaya? Ya Anda lebih senang tinggal di rumah daripada Ya Tidak Tidak 10. anda saat ini? Anda merasa anda penuh semangat? Ya 14. 2.

5. 9. 8. 10. 6. 7. Berapa umur Bapak/Ibu? Kapan Bapak/Ibu lahir? Siapakah nama presiden kita sekarang Siapakah nama presiden sebelum ini? Siapakah nama gadis ibu Anda? Hitung mundur 3-3 dari 20 Jumlah kesalahan 0-2 : baik 3-4 : gangguan intelek ringan 5-7 : gangguan intelek sedang 8-10 : gangguan intelek berat Jumlah kesalahan pasien ini: 2 Kesan : baik (tidak terdapat gangguan intelek) SKOR NORTON (Untuk Mengukur Risiko Dekubitus) Penilaian Skor Kondisi fisik umum :  Baik  Lumayan  Buruk 8-4-2016 3  Sangat buruk Kesadaran :  Komposmentis  Apatis  Konfus/soporus 4  Stupor/koma Aktivitas :  Ambulan  Ambulan dengan bantuan  Hanya bisa duduk  Tiduran Mobilitas :  1 Bergerak bebas 2 B B B B B S .

& menalikan sebagian Tergantung sepatu dilakukan 3. tidak berpakaian ’brace’. Aktivitas Mandiri Tergantung Memerlukan bantuan Memerlukan bantuan hanya pada 1 bagian dalam tubuh 1. Sedikit terbatas  Sangat terbatas  Tak bisa bergerak Inkontinensia :  Tidak ada  Kadang-kadang  Sering inkontinensia 4 urin  Inkontinensia alvi & urin Skor total 14 Kategori : Skor 16-20 : kecil sekali / tak terjadi 12-15 : kemungkinan kecil terjadi <12 : kemungkinan besar terjadi Kesan : kemungkinan kecil terjadi INDEKS KATZ (Untuk Menilai Aktivitas Kehidupan Sehari-hari) No. atau ’comode’ atau Tergantung . Dressing sendiri Menaruh pakaian & mandi sendiri Tidak dapat memakai mengambil pakaian. duduk Memakai ’bedpan’ berdiri dari kloset. Toilletting sendiri Pergi ke toilet. Bathing belakang mandi lebih (bagian dari 1 bagian tubuh / anggota dan saat masuk serta tubuh yang terganggu) keluar dari 3-5-2016 Tergantung bak atau dapat melakukan mandi / tidak dapat 2. pakaian sendiri atau memakai pakaian.

memakai pakaian mendapat bantuan dalam. kecuali bathing. Continence BAK & BAB baik seluruhnya dalam Mandiri BAB dan BAK. Transfering mekanik) Berpindah dari dan ke Tidak dapat tempat tidur & melakukan / dengan berpindah dari dan ke bantuan untuk tempat duduk berpindah dari & ke (memakai atau tidak tempat tidur / tempat memakai alat bantu) duduk Tidak dapat Tergantung mengontrol sebagian / 5. untuk 6 fungsi B : Mandiri. membersihklan pergi ke toilet atau kotoran (memakai memakai toilet ’bedpan’ pada malam hari saja & tidak memakai penyangga 4. kecuali bathing & 1 fungsi lain D : Mandiri. dengan bantuan 6. Feeding Mengambil makanan manual / kateter Memerlukan bantuan dari piring / yang untuk makan atau lainnya & memasukkan tidak dapat makan ke dalam mulut (tidak semuanya atau makan termasuk kemampuan per-parenteral) untuk memotong daging & menyiapkan makanan seperti mengoleskan mentega di roti) Klasifikasi menurut Indeks Katz : A : Mandiri. dressing. untuk 5 fungsi C : Mandiri. & 1 fungsi lain Tergantung .

kecuali bathing. Nilai 1 untuk tiap jawaban yang benar. dan feeding. provinsi) REGISTRASI 3 ( 3) Pewawancara menyebutkan nama 3 buah benda (kata yang pemeriksa gunakan : bola. jalan. Atau disuruh mengeja terbalik kata “HUJAN“ (nilai diberi pada huruf yang benar sebelum kesalahan) RECALL 3 (2) Tanyakan kembali nama tiga benda yang telah disebut di atas. BAHASA 9 (4) a.&1 fungsi lain G : Ketergantungan untuk semua 6 fungsi di atas Hasil penilaian untuk aktivitas kehidupan sehari-hari : Penderita mandiri pada continence Penderita tidak mandiri / tergantung pada aktivitas bathing. transferring. Kesan : Katz F Mini Mental State Examination (30 item) Max Nilai ORIENTASI 5 ( 5) Sekarang (hari-tanggal-bulan-tahun) berapa dan musim apa? 5 ( 5) Sekarang kita berada dimana? (Nama rumah sakit. dressing. Kemudian pasien diminta mengulang ketiga nama benda tersebut. nomor rumah. Berikan nilai 1 untuk tiap jawaban yang benar. kursi. kecuali bathing. Ulangi kalimat berikut : “ JIKA TIDAK. transfering. & 1 fungsi lain F : Mandiri. toiletting. kota kabupaten. Apakah nama benda ini? Perlihatkan pensil atau arloji (2 nilai) b. Hentikan setelah 5 jawaban. ATENSI DAN KALKULASI 5 (3) Kurangi 100 dengan 7. dressing. toiletting. DAN ATAU TAPI (1 nilai) . Hitung jumlah percobaan dan catat : 2 kali. toiletting. dressing. sepatu) dan diberikan satu detik untuk tiap benda.E : Mandiri. Pasien diminta mengulangi hingga benar menyebutkan.

Tirulah gambar ini (1 nilai ) Kategori : Skor 25-30 Skor : Normal 17-24 : Probable cognitive impairment 0-16 : Definite cognitive impairment : 22/30 (skor MMSE Probable cognitive impairment) Assessment Gizi untuk pasien Diabetes Melitus Status : normo weight Terapi Gizi : kebutuhan kalori basal 30 kkal/kbBB Perhitungan BB ideal = (153-100) x 1 kg = 53 kg Koreksi kebutuhan usia ≥60 tahun = dikurangi 10% Koreksi kebutuhan berdasarkan BB (kurus) ditambah 20% Koreksi kebutuhan berdasarkan aktivitas bedrest ditambah 10% Maka kebutuhan kalori pasien adalah= 159+318+159=1908 Protein 10 % total kalori = 190 kkal Karbohidrat 45 % total kolari = 855 kkal Lemak 25 % total kalori = 475 kkal Diet DM : diet rendah gula. lipatlah kertas tersebut pada pertengahan dan letakkan di lantai (3 nilai ) d. Laksanakanlah 3 buah perintah ini: Peganglah selembar kertas dengan tangan kananmu. dan rendah garam 30x53= 1590- . Tuliskanlah sebuah kalimat (1 nilai) f.c. Bacalah dan laksanakanlah perintah berikut: “ PEJAMKAN MATA ANDA” (1 nilai) e.

Ulkus pada kaki kanan dan kiri 5. X-Foto Thorax : Infiltrat pada perihiller kiri dan paracardial kanan 8.16 mg/dl 11. Kimia klinik :glukosa puasa ↑ 173 mg/dl 18.2 mg/dl V. Kimia klinik : albumin ↓ 3. Nyeri pada lutut kanan 6.Monev IV. RPD : Riwayat diabetes selama ±20 tahun tidak rutin berobat 7. Pemeriksaan urin : proteinuria 16. Kimia klinik : trigliserid ↑ 189 mg/dL 14. : asupan/daya terima DAFTAR ABNORMALITAS 1. Kimia klinik : Ureum ↑ 98 mg/dL. Creatinin ↑ 3. Kimia klinik : glukosa PP 2 jam ↑ 166 mg/dl 19. Riwayat BAB warna hitam 3. Kimia klinik : Asam urat ↑ 6. Muntah 2. DAFTAR MASALAH A. 10. Hematologi : leukositosis 14. Kimia klinik : HDL cholesterol ↓ 19 mg/dL 15. X-Foto Thorax : Fibrosis pada pada lapangan tengah paru kiri 9. Tidak dapat berjalan 4. Kimia klinik : HbA1c10.0 ↑ 12. Kimia klinik : Kalium 3 mg/dl ↓ 17. Sindroma Geriatri  Sindroma serebral (-)  Konfusio (-)  Gangguan otonom (-)  Inkontinensia (-)  Jatuh (-)  Kelainan tulang atau patah tulang (+)  Dekubitus (-) .900/mmk.7 mg/dL 13.

OA genu dextra 4. EMG. Hipokalemia 7. hearing Impecunity C. Diabetus Melitus tipe 2 non obese Assesment: Komplikasi target organ:  Makroangiopati : Penyakit Jantung Iskemik  Mikroangiopati : Nefropati DM. Diabetes Melitus type 2 non obese 2. RENCANA PEMECAHAN MASALAH 1. Imobil VI. Neuropati IpDx : Funduskopi. Azotemia 5. smell. Retinopati. Problem Medis 1. AKS The 14 I Immobility Impaction Instability Iatrogenik Intelectual impairment Insomnia Inkontinensia Isolation Impotence Imuno deficiency Infection Inaniaton Impairment of vision. Infeksi kaki diabetik 3.B. mikroalbuminuria IpRx : Infus RL 20 tpm . Hiperurisemia 6.

25 % lemak tidak jenuh. Diet DM 1900 kkal: 60% karbohidrat. • Keteraturan makan dalam hal jenis dan jumlah 2. 3. keadaan umum. Novorapid sc 18-18-18 unit IpMx : GDS pagi dan sore. Lantus sc 18 unit  Inj. monitor gula darah IpEx : • Menjelaskan kepada pasien dan keluarga pasien tentang tujuan pemberian obat untuk menghilangkan infeksi dan perawatan luka agar ulkus tidak semakin meluas. tanda vital/8 jam IpEx : • Memberikan penjelasan pada pasien dan keluarganya tentang penyakit diabetes yang dialami pasien sehingga perlu meminum obat rutin untuk mengontrol kadar dula darah pasien. perubahan warna kulit . . KU TV IpEx : • Menjelaskan kepada pasien dan keluarga pasien tentang tujuan pemberian obat untuk menghilangkan nyeri dan fisioterapi untuk melatih persendian dan mengurangi rasa sakit. rendah gula  Inj. Infeksi kaki diabetik Assesment: etiologi kumah IpDx : pengecatan gram. kultur kuman IpRx :  Injeksi ceftriaxon 2g/24 jam  Perawatan luka IpMx : capillary refill. OA genu dextra Assesment: IpDx : IpRx :  Paracetamol 500mg/8 jam PO  Codein 1x1 tab/8 jam  Konsul untuk fisioterapi IpMx : skala nyeri.

cek urin rutin ulang IP Rx : Diet lunak 1900 kkal IP Mx : Balance cairan. Hiperuresemia Ass : mencari etiologi. dan makanan beragi. cek elektrolit post koreksi . riwayat nyeri sendi IpTx : . DD/ konsumsi purin berlebihan IpDx : pola makan sehari-hari.4. Hipokalemia Ass : renal loss Non renal IpDx : cek elektrolit urin IpRx : KSR tab 600 mg/12 jam po IpMx : Keadaan umum. seperti kacang-kacangan. 5. 6. - Mengedukasi pasien dan keluarga untuk menampung urin pasien untuk pemeriksaan balance cairan. riwayat konsumsi obat diuretika. yaitu menghindari makanan yang banyak mengandung purin. sehingga perlu memperhatikan pola makan. cek ureum dan kreatinin ulang. IP Ex : - Menjelaskan kepada pasien dan keluarga bahwa pasien mengalami kelainan ginjal dan perlu pemeriksaan tambahan untuk mengetahui penyebabnya.Allopurinol 100 mg/24 jam po IpMx : Kadar asam urat dalam darah IpEx : Menjelaskan pada pasien dan keluarga bahwa kadar asam urat dalam darah penderita melebihi normal. jerohan. Azotemia + proteinuria Ass : Nefropati DM AKI IP Dx : USG Ginjal. tanda vital.

akan dilakukan . pneumonia ortostatik Ip Dx : Konsul rehab medik untuk program mobilisasi Ip Rx : Fisioterapi. batuk. Imobil Ass : Resiko tromboemboli. ronkhi. mobilisasi bertahap. ulkus dekubitus. 9. darah rutin IpRx : - IpMx : IpEx : Mengedukasi pasien dan keluarga agar pasien menghabiskan makanan yang disediakan dari rumah sakit saja. malnutrisi.IpEx : Menjelaskan kepada pasien bahwa pasien mengalami gangguan elektrolit kalium yang kemungkinan penyebabnya adalah karena gangguan pada ginjal. saturasi O2 Ip Ex : Menjelaskan pada pasien untuk istirahat. KU TV IpEx : Mengedukasi pasien dan keluarga bahwa pemeriksaan untuk mengetahui penyebab dari BAB hitam pesien. RR. sindroma nefrotik) IpDx : urin rutin. tirah baring Ip Mx : DVT tungkai. Hipoalbuminemia Ass : etiologi (intake kurang. Pasien diberikan terapi untuk mengatasi gangguan elektrolit tersebut dan akan dievaluasi kembali setelah diberikan terapi 7. sesak. dan akan dilakukan latihan fisioterapi untuk meningkatkan kemampuan bergerak. membatasi aktivitas sesuai kemampuan. Riwayat melena Ass : etiologi : non variseal variseal IpDx : EGD IpRx : - IpMx : jika muncul BAB hitam kembali. luka di atas tonjolan tulang. 8.