You are on page 1of 3

Sumber: http://news.okezone.

com/read/2016/03/03/65/1326710/terlilit-utang-bukuseragam-kairani-putus-sekolah

Solusi telah pemerintah lakukan dengan membuat program Wajib Belajar 9 Tahun yang dibuat oleh Departemen Pendidikan Nasional sejak tahun 1984. .Kasus tentang anak putus sekolah karena tidak sanggup membayar uang sekolah sudah sering sekali didengar.”. demi meningkatkan kualitas hidupnya dan demi kesejahteraan umat manusia. Seperti yang pernah masyarakat lakukan menggalang dana untuk ibu warteg yang digusur oleh satpol pp. sedangkan Ibunya tidak bisa membantu mencari nafkah karena harus merawat mertuanya yang terserang stroke. Seperti halnya kasus Kairani yang putus sekolah karena terlilit hutang buku. Kairani yang memiliki hutang sebesar Rp 837 ribu malu untuk bersekolah karena terus ditagih oleh sekolah. kasus tentan anak putus sekolah karena kurangnya biaya termasuk pelangaran HAM. seperti di Kabupaten Purwakarta dan beberapa daerah lainnya. Menurut saya. Seperti apa yang telah dijelaskan di atas. Hak untuk mendapatkan pendidikan adalah salah satu hak asasi manusia yang tercantum dalam BAB XA tentang Hak Asasi Manusia. Dan juga merupakan salah satu hak dasar warga negara (citizen’s right) pada BAB XIII tentang Pendidikan dan Kebudayaan dalam UUD 1945 setelah amandemen. Masalah utama dari kasus tersebut adalah keterbatasan biaya orang tua Kairani. Pasal 28C ayat (1) menyatakan bahwa “Setiap orang berhak mengembangkan diri melalui pemenuhan kebutuhan dasarnya. Begitu pun dengan adiknya. pemerintah dan masyarakat harus ikut membantu para siswa yang keurangan biaya. Pasal 31 ayat (1) menyatakan “Setiap warga Negara berhak mendapat pendidikan. seni dan budaya. masyarakat dapat menggalan dana melalui banyak media dan mendistribusikannya kepada orang tua siswa yang tidak mampu. Solusi yang dapat diberikan oleh masyarakat dalam bentuk menggalang dana dan membayar pajak. Bahkan beberapa daerah telah melakukan program Wajib Belajar 12 Tahun sejak 2015. Sehingga orang tua murid tidak perlu membayar uang spp dan buku. Membayar pajak pun dapat membantu mengurani angka putus sekolah karena pemerintah mengelola pajak untuk mensubsidikan sekolah – sekolah. berhak mendapat pendidikan dan memperoleh manfaat dari ilmu pengetahuan dan teknologi.”. Ayah Kairani adalah seorang penarik becak. Yubianto Laia.

com/penyebab-anak-anak-putus-sekolah-dan-cara-penanggulanganya/  https://id.okezone.wikipedia.com/read/2016/03/03/65/1326710/terlilit-utang-buku-  seragam-kairani-putus-sekolah http://www.leimena.org/id/page/v/750/kenali-hak-dan-tanggung-jawab-andahak-untuk-mendapat-pendidikan-4  http://imadiklus.kompasiana.republika. sehingga mereka tidak putus sekolah.id/berita/nasional/daerah/15/06/10/npppc8-wow-  anak-di-purwakarta-wajib-sekolah-12-tahun http://www. Sumber:  http://news.com/asronyfaslah/pencapaian-program-wajib-belajar-  9-tahun_55008159a33311240d50f8d1 .co.org/wiki/Wajib_belajar http://nasional.Apabila perlu pemerintah seharusnya mengeluarkan beasiswa untuk orang yang tidak mampu.