You are on page 1of 3

KETERSEDIAAN GARAM BERIODIUM TERHADAP ANGKA

KEJADIAN PENYAKIT GONDOK PADA IBU RUMAH
TANGGA DI DUKUH KRAJAN DESA KRAJAN, TEMBARAK,
TEMANGGUNG

Isi singkat jurnal
Penyakit gondok adalah penyakit yang ditandai pembesaran kelenjar
gondok akibat kekurangan Iodium dalam tubuh. Di Jawa Tengah pravalensi
(2003) 6,58% meningkat menjadi 9,68% (2004). Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui ketersediaan garam beriodium dengan angka kejadian
penyakit gondok pada penduduk Dusun Krajan Desa Krajan Kecamatan
Tembarak Kabupaten Temanggung.
Desain penelitian case control pada 105 ibu rumah tangga dari 143
populasi. Kadar iodium dianalisa menggunakan Iodina tes dan penyakit
gondok dengan palpasi pembesaran kelenjar gondok. Data diuji menggunakan
Chi Square dan dihitung Odd Ratio (OR).
Sebanyak 55,24% ibu rumah tangga menyediakan garam beriodium
standar, dengan palpasi 10,48% gondok positif dan 44,76%gondok negatif.
Sebanyak 44,76% garam iodium substandar, palpasi ibu rumah tangga positif
17,14% dan palpasi negatif 27,62%.
Ada hubungan bermakna antara ketersediaan garam beriosium dengan
angka pembesaran kelenjar gondok X2 hitung (4,854) > X2 tabel (3,841), p =
0,047. Angka kejadian (Odd Ratio) ψ = 0,377, artinya ibu rumah tangga yang
menyediakan garam beriodium sesuai standar berpeluang 0,377 kali

mengalami pembesaran kelenjar gondok.
Populasi
Populasi yang digunakan dalam penelitian ini yakni 105 ibu rumah
tangga dari 143 populasi di Dusun Krajan Desan Krajan Kecamatan
Tembarak Kabupaten Temanggung.

Intervensi
1. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Case Control pada 105
ibu rumah tangga

Kadar iodium dalam garam dianalisa menggunakan Iodium test dan 5. terdiri dari Grade I.98%) ibu rumah tangga. Palpasi pembesaran kelenjar gondok teraba/terlihat sebanyak 29 ibu rumah tangga (27.15%) ibu rumah tangga pada saat masakan masih mendidih di perapian dan sebagai garam meja sebanyak 14 (13. Kadar iodium dalam garam c.52%) ibu rumah tangga. Out come Hasil analisa kadar iodium dalam garam sesuai standar (kadar iodium > 30%) sebanyak 58 (55. Palpasi pembesaran kelenjar gondok Data diuji dengan Chi Square untuk mengetahui hubungan ketersediaan garam beriodium dengan kejadian pembesaran gondok dan perhitungan  Odd Ratio untuk mengetahui angka kejadian.38%). . sehingga. dan Grade III masingmasing sebanyak 20 (68. Data yang dikumpulkan terdiri dari: a.854 > x2 tabel: 3.76%). Ada hubungan bermakna antara ketersediaan garam beriodium sesuai standar dengan angka kejadian penyakit gondok.841 pada p= 0. Uji statistik diperoleh nilai X2 hitung: 4. Hery Sumasto yang berjudul “Hubungan antara sikap terhadap penggunaan garam beriodium dengan kejadian gondok pada wanita usia subur”. dan ibu rumah tangga yang tidak mengalami pembesaran sebesar 76 (72.13%) dan 2 (6. Ibu rumah tangga menambahkan garam ke dalam masakan bersama bumbu masak sebanyak 10 (9.047. 7 (24.62%).24%) ibu rumah tangga dan substandar (kadar < 30% sebanyak 47 ibu rumah tangga (44. Sampel diambil secara acak sederhana (Simple Random Sampling) 3. Cara penambahan garam beriodium dalam masakan b. Nurwening Tyas Wisnu.2. yang menyatakan bahwa pada wanita usia subur yang rata-rat berusia 25-30 tahun memiliki cukup sikap terhadap penggunaan garam beriodium . terdapat ubungan antara sikap terhadap penggunaan garam  beriodium dengan kejadian gondok. sebanyak 81 (77.96%). Comparation Jurnal ini mendukung penelitian dari Hariyanti. Grade II. dilakukan palpasi untuk mengetahui pembesaran gondok 4.33%) ibu rumah tangga.

377 kali mengalami pembesaran kelenjar gondok dibandingkan dengan ibu  rumah tangga yang menyediakan garam beriodium substandar. Kesimpulan dan Saran 1.377.377 kali mengalami pembesaran kelenjar gondok dibanding dengan ibu rumah tangga yang menyediakan garam beriodium substandar. Ada hubungan yang signifikan antara ketersediaan garam beriodium dengan kejadian penyakit gondok pada ibu rumah tangga. akan tetapi jurnal ini diterbikan pada tahun Agustus  2009. b. p value: 0. Time Jurnal penelitian ini tidak mencantumkan tanggal berapa tepatnya penelitian ini dilakukan. Odd ratio ψ= 0. 2. Perlu diperhatikan cara penyimpanan dan cara penambahan garam beriodium ke dalam masakan secara benar karena sangat mempengaruhi kadar iodium b. Berarti ibu rumah tangga yang menyediakan garam beriodium sesuai standar berpeluang 0.047. Kesimpulan a. Perlu dilakukan penelitian pengaruh cara penambahan garam beriodium ke dalam masakan terhadap kadar iodium . berarti ibu rumah tangga yang menyediakan garam beriodium sesuai standar mempunyai peluang 0.377. Saran a.Perhitungan Odd Ratio diperoleh ψ= 0.