You are on page 1of 1

Terjadi Peningkatan Kasus Malaria di Lamsel

Tribun Lampung - Minggu, 24 Juni 2012 13:31 WIB
Share|
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/DEDI SUTOMO
workshop Broadening Involment Team Training Workshop in
Malaria Control (BITTWMC)
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Kabupaten Lampung Selatan
merupakan salah satu daerah indemis malaria di Provinsi
Lampung maupun di Indonesia. Penyebaran penyakit malaria di
'bumi khagom mufakat', banyak terjadi di wilayah pesisir pantai,
meliputi Kecamatan Kalianda, Rajabasa, Bakauheni, dan
Ketapang.
Menurut Dr Ferdinand J Laihad, perwakilan Trainer dalam
workshop Broadening Involment Team Training Workshop in
Malaria Control (BITTWMC), yang berlangsung selama lima hari di
Grand Elty Krakatoa Nirwana Resort, Minggu (24/6/2012),
berdasarkan hasil observasi data di Diskes Kabupaten Lampung
Selatan, terjadi peningkatan kasus malaria yang cukup tinggi
dalam dua tahun terakhir.
Di mana, lanjutnya, pada tahun 2010 tercatat terjadi sebanyak
330 kasus malaria positif. Jumlah tersebut, imbuhnya, meningkat
cukup tajam pada tahun 2011 dengan jumlah kasus malaria
positif mencapai 820 kasus.
"Kita melihat di Kabupaten Lampung Selatan terutama di
kawasan pesisir cukup banyak tempat-tempat yang menjadi
wadah bagi nyamuk anohpeles berkembang biak. Kita melihat,
sebagian besar kawasan pesisir pantai telah menjadi daerah
tambak," ungkapnya.
Apalagi, jelas Dr Ferdinand, kebiasaan masyarakat kawasan
pesisir yang suka keluar malam juga sangat mendukung untuk
mudah terserang malaria.(dedi sutomi)
Editor : taryono
Akses lampung.tribunnews.com lewat perangkat mobile anda
melalui alamat lampung.tribunnews.com/m