You are on page 1of 7

2.

1 Anatomi dan Fisiologi Sistem Vestibular
Telinga dalam dibatasi oleh tulang temporal (pars petrosa). Telinga dalam
terdiri dari koklea dan aparatus vestibularis yang memiliki dua fungsi sensorik
yang berbeda. Koklea berfungsi sebagai sistem pendengaran karena mengandung
reseptor untuk mengubah suara yang masuk menjadi impuls saraf sehingga dapat
didengar. Aparatus vestibularis berfungsi sebagai sistem keseimbangan yang
terdiri dari tiga buah canalis semisirkularis yaitu anterior, posterior dan lateral
serta organ otolit yaitu sacculus dan utriculus.

Gambar 2.1 Anatomi telinga dalam

Fungsi keseimbangan diatur oleh beberapa organ penting di tubuh yang input
sensoriknya akan diolah di susunan saraf pusat (SSP). Fungsi ini diperantarai
beberapa reseptor, yaitu: - Reseptor vestibular - Reseptor visual - Reseptor
somatik Reseptor vestibular sebagai pengatur keseimbangan diatur oleh organ
aparatus vestibularis (labirin) yang berada di telinga dalam. Labirin ini terlindung

canalis semicircularis (3) yang bermuara dalam utriculus melalui ampulla masing-masing. yaitu labirin tulang (labirinthus osseus) dan labirin membran (labirinthus membranaseus). ductus endolymphaceus yang menampung dari utriculus dan sacculus.2 Kedudukan endolimfe dan perilimfe . ductus cochlearis. Labirin terbagi menjadi 2 bagian. Gambar 2. Di antara labirinthus osseus dan labirinthus membranaseus ini terdapat suatu cairan yang disebut perilimfe sedangkan di dalam labirin membranaseus terdapat cairan yang disebut endolimfe . dan berakhir dalam saccus endolymphaticus yang berada dalam spatium subdurale daerah os temporale. sacculus dalam vestibulum.Labirin membran terdiri dari bagian-bagian yang saling berhubungan yaitu utriculus dalam vestibulum.oleh tulang yang paling keras. ductus utriculo-saccularis dalam vestibulum. ductus reuniens yang menghubungkan sacculus dengan ductus cochlearis.

1.Labirin kinetik: Tiga kanalis semisirkularis . mendeteksi perubahan posisi. Di dalam ampula terdapat reseptor yaitu krista ampularis sebagai penebalan epitel . Di dalam aparatus vestibularis selain mengandung endolimfe dan perilimfe juga mengandung sel rambut yang dapat mengalami depolarisasi dan hiperpolarisasi tergantung arah gerakan cairan. Pada tiap ujungnya melebar dan berhubungan dengan urtikulus. dan gerakan kepala.3 Labirinthus ossesus dan labirinthus membranaseus 2. yang disebut ampula. Gambar 2.1 Kanalis semisirkularis Kanalis semisirkularis berorientasi pada tiga bidang dalam ruang. Labirin terdiri dari : .Labirin statis: Organ otolit (sakulus dan utrikulus) yang terdapat sel-sel reseptor keseimbangan pada tiap pelebarannya.Labirin berfungsi untuk menjaga keseimbangan.

Kanalis semisirkularis berfungsi untuk mendeteksi akselerasi atau deselarasi rotasi kepala seperti ketika memulai atau berhenti berputar. Ketika pergerakan perlahan berhenti. berjungkir. sel-sel rambut akan kembali lurus dan kanalis semisirkularis mendeteksi perubahan gerakan kepala. maka terjadi depolarisasi yang memicu pelepasan neurotransmitter dari sel-sel rambut menuju ke saraf afferent.dinding ampulla ductus semicircularis menyerupai crista terdiri dari sel-sel rambut sebagai reseptor keseimbangan dan sel sustentakularis yang dilapisi oleh suatu substansi gelatin yang disebut kupula sebagai penutup ampula. Ketika stereosilia (rambut dari sel-sel rambut) menekuk ke arah kinosilium (rambut dari sel-sel rambut). Sel-sel rambut terbenam dalam kupula dan dasarnya membentuk sinap dengan ujung terminal saraf afferen yang aksonnya membentuk nervus vestibularis. endolimfa tertinggal dan kupula miring ke arah berlawanan dengan gerakan kepala sehingga sel-sel rambut menekuk. Pada awal pergerakan. . Dan sebaliknya jika menekuk ke arah berlawanan akan terjadi hiperpolarisasi. Akselerasi dan deselarasi menyebabkan sel rambut yang terbenam di dalam cairan endolimfa bergerak. balik atau memutar kepala. Nervus vestibularis bersatu dengan nervus auditorius membentuk nervus vestibulocochlear.

Fungsi organ otolit adalah memberikan informasi mengenai posisi kepala relatif terhadap gravitasi dan juga mendeteksi perubahan dalam kecepatan gerakan linier (bergerak garis lurus tanpa memandang arah). Serat-serat saraf dari sel rambut bergabung dengan serat-serat dari krista di bagian vestibuler dari nervus vestibulokoklearis . Bagian atasnya ditutupi oleh membran otolit dan di dalamnya terbenam kristal-kristal kalsium karbonat (otolit-batu telinga atau otokonia). Ketika kepala miring ke arah selain vertikal.1.Gambar 2. rambut akan menekuk sesuai kemiringan karena gaya gravitasi dan akan mengalami depolarisasi atau hiperpolarisasi sesuai .4 Ampula. Makula juga mengandung sel sustentakularis dan sel rambut. krista ampularis dan kupula 2. Utrikulus berfungsi pada pergerakan vertikal dan horizontal.3 Organ otolit Organ otolit (makula atau otokonia) terdapat dalam labirin membran di lantai utrikulus dan semivertikal di dinding sakulus. Lapisan ini lebih berat dan insersi lebih besar dari cairan di sekitarnya.

nervus vestibulocochlearis bercabang dua menjadi nervus cochlearis dan nervus vestibularis. 2. Serat dari utrikulus dan sakulus berakhir di nukleus descendens menuju ke serebelum dan formasio retikularis.4 Meatus Akustikus Internus Meatus acusticus internus adalah sebuah terusan sempit yang melintas ke lateral sejauh kira-kira 1 cm di dalam pars petrosa. Ke arah lateral meatus acusticus internus tertutup oleh selembar tulang yang berlubang-lubang dan tipis dan memisahkannya dari auris interna.1.kemiringannya. Nervus vestibularis juga menuju ke talamus dan korteks somatosensorik. Krista dan makula dipersarafi oleh nervus vestibularis yang badan selnya terletak di ganglion vestibularis. Jika pergerakan ini dilakukan secara konstan maka lapisan gelatinosa akan kembali ke posisi semula. Melalui lembar tulang tersebut melintas nervus fascialis. Di dekat ujung lateral meatus acusticus internus. Contoh pergerakan horizontal adalah saat berjalan. Sakulus fungsinya hampir sama dengan utrikulus namun berespon secara selektif terhadap kemiringan kepala menjauhi posisi horizontal. misalnya: bangun dari tempat tidur. cabang-cabang nervus vestibulocochlearis dan pembuluh-pembuluh darah. . sehingga menyebabkan rambut tertekuk ke belakang. Pada posisi ini insersinya menjadi lebih besar dan menyebabkan membran otolit tertinggal di belakang endolimfa dan sel rambut. sejajar dengan meatus acusticus externus. Lubangnya terdapat pada bagian posteromedial tulang tersebut. lompat atau naik eskalator. Serat saraf kanalis semisirkularis berada pada bagian superior dan medial nukleus vestibularis dan sebagian mengatur pergerakan bola mata.

Jakarta: Hipokrates. Hendra Laksman. . 288-9 4. Mescher AL. Surabaya: Airlangga University Press. Singapore: Elseiver (Singapore) Pte Ltd. Neuro-otologi klinis vertigo. Anatomi Tubuh Manusia (Anatomy of Human Body).Gambar 2. 2002. Hal. Alih Bahasa Frans Danny. Hal 406-408 2. Agur Anne MR. Moore KL.2002. 2012. Anatomi Klinis Dasar. Paryana W. Jakarta: EGC Medical Publisher. Amar A. Wibowo DS.5 Persarafan pada Auris Interna Daftar Pustaka 1. Kurnia K. 12th ed. 541-544 3. 2009. Alih bahasa dr. Junqueira’s Basic Histology Text and Atlas.p.