You are on page 1of 8

1 jagung

.Kingdom
Divisi
Sub Divisi
Kelas
Ordo
Famili
Genus
Species

: Plantae
: Spermatophyta
: Angiospermae
: Monocotiledonae
: Poales
: Poaceae
: Zea
: Zea mays L.

Akar Jagung.Akar pada tanaman jagung terdiri dari epidermis, ground tissue, endodermisyang mengelilingi sistem vaskular
akar. Sistem vaskular terdiri dari xilem dan floem. Epidermis tersusun atas sel-sel eliptik dan perhadapan dengan 2 lapis
hypodermis.Batang Jagung.Pada potongan melintang, jaringan epidermis berbentuk persegi. Sel epidermal mengandung
bagian kristal yang memanjang. Di dalam setelah jaringan epidermis, terdapat jaringan sklerenkim yang tebal. Sklerenkim
pada batang saling berselang-seling dengan jaringan klorenkim. Sklerenkim sebagian mengandung kumpulan sistem
vaskular yang melingkari batang. Terdapat 3-5 sistem vaskular yang mengitari batang. Bagian sistem vaskular yang terluar
merupakan yang terkecil. Bagian utama sistem vaskular yangterdiri dari xilem dan floem menyebar di bagian dalam tengah
pada batang. Sistem vaskular yang berada di tengah tidak seluas sistem vaskular yang berada pada bagian periferal (pinggir).
Sistem vaskular yang terletak pada bagian tengah batang tidak memiliki jaringan sklerenkim. Pada bagian tengah batang.
Sklerenkim digantikan oleh jaringan keran bernama parenkimDaun Jagung.Anatomi daun tanaman jagung adalah
berkarakter sama dengan rerumputan yang hidup didaerah iklim sedang (mesophytic grass). Jaringan paling luar disebut
epidermis yang memiliki kutikula sehingga bersifat kasar. Pada tanaman monokotil seperti jagung, daun tidak memiliki
jaringan palisade.Biji Jagung.Embrio pada tanaman jagung terletak dibawah endosperma. Jaringan endosperma bersifat
padat. Embrio terdiri dari radicula dan plumula. Radikula pada embrio dilindungi oleh sel-sel colerorhiza. Plumula
dilindungi oleh sel-sel aleuron sel. Sel aleuron bertipe kecil, padat dan berbentuk persegi.Lapisan pelindung paling luar yang
menutupi seluruh biji adalah pericarp
2 kacang panjang
Divisi : Spermatophyta
Sub divisi : Angiospermae
Kelas : Dicotyledoneae
Bangsa : Rosales
Suku : Leguminosae (Papilionaceae)
Marga : Vigna
Jenis : Vigna cylindrica (L.) Skeels
3 jeruk
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas: Rosidae
Ordo: Sapindales
Famili: Rutaceae (suku jeruk-jerukan)
Genus: Citrus
Spesies: Citrus sinensis (jeruk manis), Citrus aurantifolia (jeruk nipis), Citrus maxima (jeruk bali)
Sumber:
4 manggah
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas: Rosidae

.. 9 jambu biji Kingdom : Plantae (Tumbuhan) Subkingdom : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh) Super Divisi : Spermatophyta (Menghasilkan biji) Divisi : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga) Kelas : Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil) Sub Kelas : Rosidae Ordo : Myrtales . S.Ordo: Sapindales Famili: Anacardiaceae Genus: Mangifera Spesies: Mangifera indica L 5 Rambutan Kingdom: Plantae (Tumbuhan) Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh) Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji) Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga) Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil) Sub Kelas: Rosidae Ordo: Sapindales Famili: Sapindaceae Genus: Nephelium Spesies: Nephelium lappaceum L. 7 padi Kingdom Divisi Sub Divisi Kelas Ordo Famili Genus Species : Plantae : Spermatophyta : Angiospermae : Monocotiledonae : Poales : Poaceae : Oryza : Oryza sativa L 8 alpukat Kingdom : Plantae Divisio : Spermatophyta Subdivisio : Angiospermae Klas : Magnoliopsida Subklas : Magnoliidae Ordo : Laurales Famili : Lauraceae Genus : Persea Spesies : Persea americana Mill. cytherea Sonn. 6 kedondong Kingdom : Plantae Divisio : Spermatophyta Subdivisio : Angiospermae Klas : Magnoliopsida Subklas : Rosidae Ordo : Sapindales Famili : Anacardiaceae Spesies : Spondias pinnata Kurz.

Sistem Perakaran Tumbuhan a) Sistem Perakaran Serabut Sistem perakaran serabut terdapat pada tumbuhan monokotil.Famili : Myrtaceae (suku jambu-jambuan) Genus : Psidium Spesies : Psidium guajava L ( 10 sawo Kingdom : Plantae Divisio : Spermatophyta Subdivisio : Angiospermae Klas : Magnoliopsida Subklas : Dilleniidae Ordo : Ebenales Famili : Sapotaceae Genus : Achras Spesies : Achras zapota L 11 cabe Kingdom Divisi Sub Divisi Kelas Ordo Famili Genus Species : Plantae : Spermatophyta : Angiospermae : Dicotiledonae : Solanales : Solanaceae : Capsicum : Capsicum annum L 11 tomat Kingdom Divisi Sub Divisi Kelas Ordo Famili Genus Species : Plantae : Spermatophyta : Angiospermae : Dicotiledonae : Solanales : Solanaceae : Solanum : Solanum lycopersicum L. Akar terdiri atas sejumlah akar yang kecil. Akar Fungsi akar a) Menyerap air dan hara tanah serta mengalirkan ke batang. 1. c) Pada beberapa jenis tumbuhan berfungsi untuk menyimpan cadangan makanan. Perakaran serabut terbentuk pada waktu akar primer membentuk cabang sebanyak-banyaknya. b) Menambatkan tubuh tumbuhan pada tanah atau substrat tempat hidupnya. ramping dan berukuran sama. b) Sistem Perakaran Tunggang .

Struktur anatomi akar pada sayatan melintang akar muda akan terlihat jaringan-jaringan penyusun dari luar ke dalam sebagai berikut. Kambium . Fungsinya untuk mengatur masuknya air tanah ke dalam pembuluh pengangkut. d) Stele Stele merupakan bagian terdalam akar yang terdiri dari bermacam-macam jaringan. Floem. c) Daerah pembentangan sel. Letaknya pada bagian sebelah belakang korteks dan merupakan pemisah antara korteks dan silinder pusat. dan untuk menyimpan zat makanan dan pemisah yang jelas antara korteks dan stele karena bentuk dan susunan selnya khas. dinding sel tipis sehingga mudah ditembus air. dan akar dari setek ranting atau batang. misalnya akar dari batang cangkokan. dan d) Daerah diferensiasi atau pematanagn sel. Berkas Pengangkut Xilem. Perisikel Letaknya di lapisan terluar dari silinder pusat/stele. c) Endodermis Tersusun atas sel-sel yang tersusun rapat tanpa ruang antar sel. berbeda dengan lapisan lainnya.Sistem perakaran tunggang terdapat pada tumbuhan dikotil. letaknya diantara jari-jari yang dibentuk oleh xilem. Fungsinya untuk membentuk cabang akar dan kambium gabus. a) Epidermis Tersusun atas selapis sel yang tersusun rapat. b) Korteks Tersusun atas lapisan-lapisan sel berdinding tipis dan tidak tersusun rapat sehingga mempunyai banyak ruang antar sel untuk pertukaran zat. antara lain sebagai berikut. letaknya pada bagian tengah akar. Fungsinya sebagai tenpat cadangan makanan. Akar terdiri atas sebuah akar besardengan beberapa cabang dan ranting akar. terletak pada bagian terluar akar. merupakan perkembangan dari akar primer dari akar yang berkecambah. akar dari umbi batang. Anatomi Akar Struktur anatomi akar yang dilihat pada sayatan membujur ujung akar tampak adanya: a) Tudung akar atau kaliptra. c) Sistem Perakaran Adventif Sistem perakaran adventif adalah akar yang bukan merupakan akar primer. Memiliki rambut akar sebagai aktivitas sel-sel di belakang titik tumbuh yang berfungsi untuk memperluas bidang penyerapan. b) Daerah pembelahan sel.

d) Tempat melekatnya bunga agar mudah melakukan penyerbukan. Fungsinya sebagai zat kitin pada batang untuk melindungi agar tidak kehilangan air terlampau banyak. tetapi ada beberapa yang erdapat di dalam tanah. batang. e) Tempat melekatnya buah yang mengandung biji agar dapat terpencar. Pada batang yang telah mengalami pertumbuhan sekunder. d) Selalu bertambah panjang dan mengadakan percabangan. cabang dan ranting. c) Tempat melekatnya daun untuk mendapatkan cahaya. b) Sebagai tempat penimbunan cadangan makanan. Sifat Batang a) Berbentuk seperti tabung (silindris) b) Terdiri atas ruas-ruas yang dibatasi buku-buku. c) Stele Stele terletak pada bagian terdalam batang yang terdiri dari jaringan-jaringa sebagai berikut. sedangkan kearah dalam membentuk unsur kayu. Fungsinya untuk menyimpan cadangan makanan. Struktur Batang Dikotil a) Epidermis Letaknya pada bagian terluar batang yang terdiri dari selapis sel yang tersusunrapat dan tidak mempunyai ruang antarsel. Empulur Letaknya di bagian tengah dan diantara berkas pengangkut. antara xilem dan floem terdapat cambium. sedangkan sel-sel parenkim sebagi jaringan dasar. a) Perisikel . pengisi dan penyimpan zat. B. Fungsi Batang a) Menyalurkan air dan garam mineral dari akar ke daun dan zat makanan dari daun ke seluruh bagian tubuh.Pada tumbuhan dikotil. c) Biasanya tumbuh tegak di atas tanah menuju cahaya matahari. Batang Batang adalah bagian tubuh tumbuhan yang meliputi leher akar. terbentuk jaringa gabus berbentuk lensa yang disebut lentisel. pada buku-buku ini terdapat daun. b) Korteks Bagian luar yang dekat dengan epidermis tersusun atas jaringan kolenkim. Fungsi sel-sel kolenkim dan sklerenkim sebagai jaringan penyokong dan memperkuat tubuh. Fungsinya merupakan titik tumbuh sekunder dimana akitivitas kambium kea rah luar membentuk unsure kulit. makin dalam tersusun tas jaringan parenkim.

bentuk pangkal daun. Fungsi Daun Daun berfungsi untuk membuat makanan melalui fotosintesis dan sebagai tempat pengeluaran air. dan berdiferensiasi menjadi jaringan tiang. Anatomi Daun a) Struktur Daun Dikotil Epidermis Letaknya pada permukaan atas maupun bawah daun. Kambium yang terletak diantara dua berkas pengangkut disebut kambium interfasikular. tetepi ada pula yang terdapat pada permukaan tubuh. Sel-sel jaringan empulur segaris dengan cambium dengan kambiun fasikuler berubah menjadi kambium. b) Berkas Pengangkut Xilem. Oleh karena itu jaringan kambium sering disebut titik tumbuh sekunder. Terdapat stomata yang terletak pada permukaaan atas dan baeah daun. terletak pada bagian dalam perisikel. terletak pada bagiandalam berkas pengangkut atau di bagian dalam cambium. Sifat-sifat daun dapat diamati dari bentuk ujung daun. dan helai daun. fungsinya untuk memberikan kekuatan pada batang. Fungsi stomata adalah sebagai jalan masuk keluarnya udara.fungsi kutikula adalah untuk mencegah terjadinya penguapan air yang terlalau besar pada daun. disebut jari-jari empulur. bagian luar berkas pengangkut atau di bagian luar cambium. apabila dikeluarkan dalam bentuk cairan disebut gutasi. tangkai daun.bertangkai daun dan urat daunnya menyirip atau menjari. c) Kambium Kambium yang terletak diantara berkas pengangkut dan parenkim disebut cambium fasikuler. Floem. daun lengkap memiliki bagian-bagian berupa pelepah daun. bentuk pertulangan daun dan bentuk tepi daun. sel-sel jaringan tiang berbentuk silinder. Daun dikotil bentuknya seperti pita. yaitu bertambah besarnya diameter batang yang disebabkan oleh pertambahan jaringan sekunder pada jaringan primer atau jaringan mula-mula. pada pangkalnya terdapat lembaran yang membungkus batang. Morfologi Daun Secara morfologi. Mesofil ( Jaringan Dasar) Letaknya antara epidermis atas dan epidermis bawah. Daun monokotil bentuknya bernacammacam. Aktivitas cambium menyebabkan pertumbuhan sekunder pada batang dikotil. dan urat daunnya sejajar. C. d) Empulur Empulur merupakan parenkim yang terdapat di tengah-tengah stele. Daun Daun merupakan organ tumbuhan yang mempunyai peranpenting sebagai tempat berlangsungnya fotosintesis. juga terdapat di sekitar kelompok-kelompok ikatan pembuluh berbentuk jari-jari. Fungsi utamanya untuk melindung jaringan daun di bawahnya dan menjaga bentuk daun agar tetap.Merupakan lapisan terluar stele yang menyelubungi berkas pengangkut batang. Pada umumnya terdiri dari selapis sel yang dinding selnya mengalami penebalan dari kitin (kutikula) atau kadang lignin. Kelebihan air pada tumbuhan yang dikeluarkan melalui daun dalam bentuk uapair disebut transpirasi. tersusun rapat dan mengandung banyak .

dan daun antara tumbuhan dikotil dan tumbuhan monokotil . Mesofil (Jaringan Dasar) Letaknya pada cekungan diantara urat daun. dan daun antara tanaman dikotil dan tanaman monokotil? C.kloroplas. Fungsinya mengangkut air serta zat hara dari tanah dan mengangkut hasil fotosíntesis ke bagian tubuh yang lain. Mesofil tidak berdiferensiasi menjadi jaringan tiang tetapi bentuknya seragam. harus mencari makan. Tujuan PENELITIAN Untuk mengetahui perbedaan dan persamaan struktur akar. Tumbuhan dapat tumbuh dan berkembang melalui pola atau kebiasaan yang berbeda. memepuyai satu ibu tulang dan cabang-cabang yang membentuk jala. batang. Bagaimana persamaan antara struktur akar. Letaknya pada mesofil daun.sepertihalnya organisme lain tumbuhandsadsadsa B. Fungsinya melindungi jaringan daun di bawahnya. Struktur jaringan tumbuhan . Tumbuhan dapat tumbuh dan berkembang sepanjang hidupnya. batang. Rumusan Masalah 1. Jaringan Pengangkut Berkas pengangkut membentuk bangunan kompleks disebut tulang daun. Terdapat stomata yang letaknya berderet diantara daun tetapi ada juga yang hanya terdapat pada permukaan daun. fungsinya sebagai tempat berlangsungnya fotosíntesis. Letaknya sejajar sumbu daun dan dihubungkan oleh berkas pengangkut kecil di antaranya. fungsinya sebagai tempat berlangsungnya fotosíntesis. Hewan sebagian besar harus bergerak. b) Struktur Daun Monokotil Epidermis Letaknya pada permukaan atas maupun bawah daun. Jaringan Sekretoris Terdapat pada tumbuhan tertentu berup[a sel-sel khusus. Bagaimanakah perbedaan antara struktur akar. Jaringan bunga karang tersusun oleh sel-sel yang tidak teratur dan berdinding tipis. batang. menggantungkan diri pada apa yang diperolehnya dari lingkungannya sampai batas-batas yang tersedia. Fungsinya mengangkut hasil fotosíntesis ke bagian tubuh yang lain. memproduksi makanannya sendiri. misalnya kelenjar. Letaknya pada helai daun. saluran getah dan selsel cristal. Jaringan Pengangkut Membentuk bangunan kompleks disebut tulang daun. Kebanyakan tumbuhan tidak berpindah. Tumbuhan dan hewan pada dasarnya telah berkembang melalui pola atau kebiasaan yang berbeda. Latar Belakang Dalam beberapa aspek fisiologi tumbuhan berbeda dengan fisiologi hewan atau fisiologi sel. dan daun antara tanaman dikotil dan tanaman monokotil? 2. A. ukuran tubuhnya terbatas pada ukuran tertentu dan harus menjaga integritas mekaniknya unntuk hidup dan pertumbuhan.

D. batang. jumlah keping biji/katiledon. Selain itu tumbuhan dikotil dan monokotil mempunyai perbedaan secara fisik. jumlah kelopak bunga. . kesimpulan Pada penelitian struktur akar. diharapkan kita dapat mengetahui berbagai macam jaringan tumbuhan. bentuk sumsum atau pola tulang daun. pertumbuhan akar dan batang. batang. dan daun tumbuhan dikotil dengan tumbuhan monokotil mempunyai struktur yang berbeda. pelindung akar dan batang lembaga. MANFAAT PENELITIAN Setelah pengamatan dilakukan. kaliptrogen atau tudung akar. kandungan akar dan batang. Perbedaan ciri fisik itu meliputi : bentuk akar. dan daun pada tumbuhan dikotil dan monokotil dapat saya simpulkan bahwa akar.