You are on page 1of 10

Tehnik Menyusui Yang Tepat

Saat Bayi Latching-on (*)
(*) : Latching-on ataupun Latch-on adalah kondisi dimana bayi menempelkan mulutnya ke
areola (daerah kecoklatan di payudara ibu) dan memasukkan ke dalam mulutnya.
Di dalam artikel ini, istilah latch-on tidak akan ditranslate mengingat tidak adanya kesepadanan
arti dalam Bahasa Indonesia

Gambar 1a

Gambar 1b

Dekatkan bayi ke sisi bagian tubuh ibu yang sejajar dengan lengan ibu (Lihat Gambar
1a & 1b)

Posisi ini akan memudahkan bayi untuk memasukkan sebagian besar payudara
ibu ke mulutnya.

Letakkan tangan ibu di belakang kepala bayi dengan posisi telapak tangan ke
atas.

Kepala bayi disangga dengan telapak tangan ibu, tetapi TIDAK menekan
payudara ibu.

Miringkan kepala bayi perlahan ke arah payudara ibu.

Badan dan tangan bayi merangkul ke tubuh ibu

Saat mulut bayi terbuka lebar, dekatkan ia ke arah payudara ibu dengan
bantuan tangan ibu.

Dagu dan rahang bawah akan menyentuh terlebih dahulu ke payudara ibu.

PERHATIKAN BIBIR BAWAH, arahkan bibir bawah bayi selebar mungkin, sehingga
lidah bayi akan mengambil sebagian besar payudara ibu kedalam mulutnya.
Pindahkan tubuh dan kepala bayi secara bersamaan – jaga bayi agar tidak melingkar.
Sekali bayi latch-on, Once latched, top lip will be close to nipple, areola shows above
lip. Keep chin close against breast.
MULUT TERBUKA LEBAR / MENGANGA

 Jauhkan PERLAHAN mulut bayi dari putting payudara ibu  Sentuh kembali bibir atas bayi dengan putting payudara ibu. dari satu sudtu bibir ke sudut lainnya. danjauhkan kembali  Ulangi hingga mulut bayi terbuka lebar dan lidahnya bergerak ke atas. Ajarkan bayi untuk membuka mulutnya lebar-lebar (menganga) :  Dekatkan bayi ke arah payudara I bu. dorong perlahan bayi mendekati areola. Jaga agar posisi bayi tidak melingkar. lebih baik lagi. sentuh bibir atas bayi dengan putting payudara ibu.  Atau. hingga mulut bayi terbuka lebar.Dg bantuan telapak tangan ibu utk menopang bahu bayi. arahkan puting payudara ibu ke arah bibir atas bayi. dagu akan terlebih dahulu menempel pada payudara ibu Areola (Area kecoklatan di payudara ibu) yg diarahkan ke mulut bayi Usahakan mulut bayi terbuka lebar sebelum bayi didekatkan ke arah areola. POSISI BAYI SAAT LATCHING-ON (Gambar diambil dari sisi ibu) Sangga kepala bayi dengan tangan dan arahkan perlahan Bawa bayi segera mendekati areola ibu Dorong perlahan bahu bayi dengan bantuan tangan ibu . lakukan perlahan.

dengan posisi paha (pangkuan) rata Posisi bayi sebelum mulai menyusui  Letakkan bayi diatas bantal. bukan payudara ! POSISI BAYI SAAT MENYUSU PADA IBU (Gambar diambil dari sisi ibu) Sangga kepala bayi dengan tangan dan arahkan perlahan Dagu menempel dengan baik pada payudara ibu Rangkul bayi secara baik dengan bantuan lengan ibu Jaga agar posisi bayi tidak melingkar REKOMENDASI untuk IBU Posisi Ibu  Duduk tegak dan sangga bagian belakang tubuh ibu dengan bantalan.Dagu akan menyentuh terlebih dahulu Badan bayi menempel pada ibu Area kecoklatan di payudara ibu yg diarahkan ke mulut bayi Gerakkan bayi.  Badan ibu menghadap bayi. Posisi ini akan membantu proses latching-on .

 Mengarahkan puting payudara ke bagian tengah mulut bayi  Menarik dagu bayi ke bawah agar mulut bayi terbuka . jaga bayi dalam posisi merangkul (artinya lidah dekat dengan payduara). PERHATIAN Hal-hal yang harus ibu HINDARI  Mendorong payudara berlawanan tubuh ibu  “Mengejar” bayi dengan payudara ibu. Posisi ini sering juga disebut scissor hold  Tidak menyangga payudara  Memutar tubuh ibu ke arah bayi. bukjan payudara ibu yg mencari mulut bayi. dekatkan ke bahu bayi sehingga dagu dan rahang atas akan menyentuh pertama kali dengan payudara (bukan hidung). Sementara itu saat mulut bayi terbguka lebar. Ingat bayi yang didekatkan ke payduara ibu. Puting payudara ibu menghadap bibir atas atau hidung bayi Posisi badan bayi  Posisikan badan bayi & ibu tidak langsung perut ke perut. Sangga payudara  Siapkan jaringan payudara dengan cara menyangga payudara perlahan dengan jari-jari tangan diletakkan sejajar payudara dan ibu jari menghadap ke atas (terkadang penggunaan kain peyangga /sling ataupun tensor bandage di sekita payudara akan membantu) Dekatkan bayi ke arah payudara  Sangga kepala bayi dengan perlahan. Padahal yg benar adalah mendekatkan bayi secara perlahan ke payudara ibu. tetapi arahkan bayi mendekati payudara ibu dari sisi bawah dan mata bayi bertatapan dg mata ibu. bibir atas diarahkan sejauh mungkin sehingga mulut bayi terbuka lebar dan siap lidah bayi akan memasukkans sebagian besar payudara ibu.  Menepuk-nepuk payudara ke atas dan bawah  Menahan payudara dengan dua buah jari (seperti menggunting) .

dan bukan dagunya.  Menahan payudara agar tidak menutupi hidung bayi (Hal ini tidak akan terjadi jika bayi latch-on dengan baik. When Latching Revised: January 2005 Original written and designed by Anne Barnes This handout may be copied and distributed without further permission.  Mendekatkan bayi ke payudara ibu saat mulut bayi belum terbuka lebar  Tidak segera mendekatkan bayi ke payudara ibu saat mulutnya terbuka lebar  Hidung bayi lebih dulu menyentuh payudara ibu. istilah latch-on tidak akan ditranslate mengingat tidak adanya kesepadanan arti dalam Bahasa Indonesia Gambar 1a Gambar 1b .thebirthden. Di dalam artikel ini. com/Newman. Sementara yg betul adalah mendekatkan bayi secara perlahan ke payudara ibu. Tidak menyangga dengan baik kepala bayi saat didekatkan ke payudara  Mendekatkan payudara ibu ke mulut bayi. on the condition that it is not used in any context in which the WHO code on the marketing of breastmilk substitutes is violated Artikel ini ditranslate bebas oleh Luluk Lely Soraya Ichwan @Sept 2005 __. sehingga hidung tidak akan menempel pada payudara ibu) See videos at www. Saat Bayi Latching-on (*) (*) : Latching-on ataupun Latch-on adalah kondisi dimana bayi menempelkan mulutnya ke areola (daerah kecoklatan di payudara ibu) dan memasukkan ke dalam mulutnya. html Handout A.

Sekali bayi latch-on. top lip will be close to nipple. dekatkan ia ke arah payudara ibu dengan bantuan tangan ibu. sehingga lidah bayi akan mengambil sebagian besar payudara ibu kedalam mulutnya. Once latched. areola shows above lip.  Dagu dan rahang bawah akan menyentuh terlebih dahulu ke payudara ibu. arahkan bibir bawah bayi selebar mungkin. MULUT TERBUKA LEBAR / MENGANGA Dg bantuan telapak tangan ibu utk menopang bahu bayi. Keep chin close against breast. dagu akan terlebih dahulu menempel pada payudara ibu . Pindahkan tubuh dan kepala bayi secara bersamaan – jaga bayi agar tidak melingkar. Jaga agar posisi bayi tidak melingkar. dorong perlahan bayi mendekati areola.  Kepala bayi disangga dengan telapak tangan ibu.  Miringkan kepala bayi perlahan ke arah payudara ibu.  Badan dan tangan bayi merangkul ke tubuh ibu  Saat mulut bayi terbuka lebar.Dekatkan bayi ke sisi bagian tubuh ibu yang sejajar dengan lengan ibu (Lihat Gambar 1a & 1b)  Posisi ini akan memudahkan bayi untuk memasukkan sebagian besar payudara ibu ke mulutnya. tetapi TIDAK menekan payudara ibu. PERHATIKAN BIBIR BAWAH.  Letakkan tangan ibu di belakang kepala bayi dengan posisi telapak tangan ke atas.

 Jauhkan PERLAHAN mulut bayi dari putting payudara ibu  Sentuh kembali bibir atas bayi dengan putting payudara ibu.Areola (Area kecoklatan di payudara ibu) yg diarahkan ke mulut bayi Usahakan mulut bayi terbuka lebar sebelum bayi didekatkan ke arah areola. Ajarkan bayi untuk membuka mulutnya lebar-lebar (menganga) :  Dekatkan bayi ke arah payudara I bu. dari satu sudtu bibir ke sudut lainnya. sentuh bibir atas bayi dengan putting payudara ibu. danjauhkan kembali  Ulangi hingga mulut bayi terbuka lebar dan lidahnya bergerak ke atas. lakukan perlahan. POSISI BAYI SAAT LATCHING-ON (Gambar diambil dari sisi ibu) Sangga kepala bayi dengan tangan dan arahkan perlahan Bawa bayi segera mendekati areola ibu Dorong perlahan bahu bayi dengan bantuan tangan ibu Dagu akan menyentuh terlebih dahulu Badan bayi menempel pada ibu Area kecoklatan di payudara ibu yg diarahkan ke mulut bayi .  Atau. arahkan puting payudara ibu ke arah bibir atas bayi. hingga mulut bayi terbuka lebar. lebih baik lagi.

Posisi ini akan membantu proses latching-on  Puting payudara ibu menghadap bibir atas atau hidung bayi Posisi badan bayi  Posisikan badan bayi & ibu tidak langsung perut ke perut. dengan posisi paha (pangkuan) rata Posisi bayi sebelum mulai menyusui  Letakkan bayi diatas bantal. bukan payudara ! POSISI BAYI SAAT MENYUSU PADA IBU (Gambar diambil dari sisi ibu) Sangga kepala bayi dengan tangan dan arahkan perlahan Dagu menempel dengan baik pada payudara ibu Rangkul bayi secara baik dengan bantuan lengan ibu Jaga agar posisi bayi tidak melingkar REKOMENDASI untuk IBU Posisi Ibu  Duduk tegak dan sangga bagian belakang tubuh ibu dengan bantalan. tetapi arahkan bayi mendekati payudara ibu dari sisi bawah dan mata bayi bertatapan dg mata ibu.Gerakkan bayi.  Badan ibu menghadap bayi. Sangga payudara .

bukjan payudara ibu yg mencari mulut bayi.  Mengarahkan puting payudara ke bagian tengah mulut bayi  Menarik dagu bayi ke bawah agar mulut bayi terbuka  Tidak menyangga dengan baik kepala bayi saat didekatkan ke payudara  Mendekatkan payudara ibu ke mulut bayi. Posisi ini sering juga disebut scissor hold  Tidak menyangga payudara  Memutar tubuh ibu ke arah bayi. Padahal yg benar adalah mendekatkan bayi secara perlahan ke payudara ibu.  Menepuk-nepuk payudara ke atas dan bawah  Menahan payudara dengan dua buah jari (seperti menggunting) . Sementara itu saat mulut bayi terbguka lebar. Ingat bayi yang didekatkan ke payduara ibu. Siapkan jaringan payudara dengan cara menyangga payudara perlahan dengan jari-jari tangan diletakkan sejajar payudara dan ibu jari menghadap ke atas (terkadang penggunaan kain peyangga /sling ataupun tensor bandage di sekita payudara akan membantu) Dekatkan bayi ke arah payudara  Sangga kepala bayi dengan perlahan. jaga bayi dalam posisi merangkul (artinya lidah dekat dengan payduara). dekatkan ke bahu bayi sehingga dagu dan rahang atas akan menyentuh pertama kali dengan payudara (bukan hidung). Sementara yg betul adalah mendekatkan bayi secara perlahan ke payudara ibu.  Mendekatkan bayi ke payudara ibu saat mulut bayi belum terbuka lebar . PERHATIAN Hal-hal yang harus ibu HINDARI  Mendorong payudara berlawanan tubuh ibu  “Mengejar” bayi dengan payudara ibu. bibir atas diarahkan sejauh mungkin sehingga mulut bayi terbuka lebar dan siap lidah bayi akan memasukkans sebagian besar payudara ibu.

 Tidak segera mendekatkan bayi ke payudara ibu saat mulutnya terbuka lebar  Hidung bayi lebih dulu menyentuh payudara ibu. dan bukan dagunya. sehingga hidung tidak akan menempel pada payudara ibu) .  Menahan payudara agar tidak menutupi hidung bayi (Hal ini tidak akan terjadi jika bayi latch-on dengan baik.