You are on page 1of 16

PENJUAL

PEMBELI

KELENGKAPAN DOKUMEN

1 KTP
2 NPWP
3 KK
SURAT CERAI
B

KTP
NPWP
KK

SURAT RUMAH

1 AKTE TANAH
2 IMB
3 PBB
4 BUKTI LUNAS IURAN
C

PAJAK NEGARA

1 PPh 5%
2
D

BPHTB 5%

BIAYA NOTARIS/PPAT

1
2
3
4
5

PENGECEKAN SERTIFIKAT
SK-59
BBN
PNBP
VALIDASI PAJAK & AJB
AJB + JASA NOTARIS/PPAT

Menurut pasal 51 UUJN Notaris memiliki beberapa tugas wajib seperti :


1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Membukukan surat-surat dibawah tangan dengan mendaftar dalam buku khusus atau
Membuat kopi dari asli surat dibawa tangan berupa salinan yang memuat uraian seb
Melakukan pengesahan kecocokan fotokopi dengan surat aslinya wajib legalisir.
Memberikan penyuluhan hukum sehubungan dengan pembuatan akta.
Membuat akta yang berhubungan dengan pertanahan.
Membuat akta risalah lelang.
Membetulkan kesalahan tulis dan/atau kesalahan ketik yang terdapat pada minuta ak

Peraturan Kepala Badan Pertanahan Nasional (Perkaban) No. 08 Tahun 2012 Tentang Penda
Pasal 37 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 Tahun 1997 Tentang Pendaftaran T

Proses Jual Beli:


1. Checking Asli Sertipikat

Ini proses yg sangat penting karena berkaitan dengan keadaan tanah itu sekarang, apakah ada sengketa/tidak. Kala
dulu. Kalau tidak ada sengketa (istilahnya BERSIH), Kantor Pertanahan setempat akan memberikan semacam stem
sesuai dengan Buku Tanah. Itu artinya Sertipikat tersebut isinya sudah cocok dengan 'catatan' di Kantor Pertanaha
2. Bayar Pajak Pembeli dan Penjual

Biasanya dapat nitip di PPAT nya buat dibayarkan, jd Penjual dan Pembeli gak repot bayar p

3. Kalau sudah bayar pajak dan hasil checking sertipikat sudah keluar (bersih), bisa langsun

4. Pas tanda tangan perhatikan isi aktanya, apa aja yg ikut termasuk dijual, mungkin ada a

5. Setelah tanda tangan biasanya Penjual dan Pembeli sama2 ke bank buat transfer uangn
barulah Penjual kasih kwitansi lunas.

6. Setelah dibayar lunas, biasa kunci rumah dikasih deh ke Pembeli beserta embel-embelny
pembayaran telpon/listrik/air, dsb.)

7. Jangan lupa bayar biaya aktanya ke PPAT, biasa sih 50% 50%. Tergantung kesepakatan a

8. Tunggu 2-3 bulan untuk selesainya proses Balik Nama. Biasa kalo sudah selesai ditelpon

Notaris & PPAT Julijanti Sundjaja, SH


Alamat : Ruko Villa Melati Mas Blok B.10 No.7 Jl. Raya Serpong, Serpong
Telp. 021 531 515 72
Fax
021 531 515 72
Melati Sinaga SH Notaris & PPAT
Rute Jalan /Villa Melati Mas Bl B-7/6, Jelupang, Serpong, Tangerang 15323
Telp. 021 5384389
DAFTAR NOTARIS/PPAT TANGERANG
http://belisewarumah.com/notaris/kantor-notaris/kantor-notaris-ppat-tangerang-2/
N0. 87 CHARLES

PP 48/1994
UU 20 th 2000

50 - 200 rb
100 rb
Mendagri yg mengatur peralihan hak tanah
750 - 2 jt
1%% + 50 rbSurat Edaran Ka BPN No 1/SE-100/I/2013
200 rb
0.5 - 1%
PP 37 th 1998 maksimal 1%

s wajib seperti :

aftar dalam buku khusus atau warmarketing


an yang memuat uraian sebagaimana ditulis dan digambarkan dalam surat yang bersangkuatan.
t aslinya wajib legalisir.
mbuatan akta.

ang terdapat pada minuta akta yang telah di tanda tangan, dengan membuat berita acara dan memberikan cat

8 Tahun 2012 Tentang Pendaftaran Tanah


997 Tentang Pendaftaran Tanah, Akta Jual Beli (AJB)

ng, apakah ada sengketa/tidak. Kalau ada sengketa, maka tidak bisa deh dijualbelikan, harus diselesaikan
pat akan memberikan semacam stempel yg bertuliskan bahwa Sertipikat tersebut sudah diperiksa dan sudah
engan 'catatan' di Kantor Pertanahan. Setiap PPAT pasti melakukan hal ini karena ini sangat penting.

an Pembeli gak repot bayar pajak sendiri. Tapi bila ingin membayar sendiri pun bisa

h keluar (bersih), bisa langsung deh janjian tanda tangan AJB.

masuk dijual, mungkin ada air, listrik brp watt, telpon, dsb.

ke bank buat transfer uangnya. Bisa juga pembelinya kasih bukti pelunasan. Lalu

mbeli beserta embel-embelnya + kelengkapan surat-surat rumah (PBB, IMB, bukti

%. Tergantung kesepakatan antara Penjual dan Pembeli.

a kalo sudah selesai ditelpon

a dan memberikan catatan tentang hal tersebut pada minuta akta asli yang menyebut tanggal dan nomor BA p

tanggal dan nomor BA pembetulan dan salinan tersebut dikirimkan ke para pihak.

http://asriman.com/tandatangan-dulu-atau-transfer-dulu/

Tandatangan Dulu atau Transfer Dulu


Pertanyaan diatas merupakan sebuah kisah nyata. Silahkan lanjut dibaca

Jual beli atas benda tidak bergerak seperti tanah dan bangunan harus dibuat dengan akta
Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT). Prosesnya adalah setelah para pihak memberikan kele
objek jual beli, PPAT akan menyiapkan Akta Jual Beli (AJB).

Jadi ketika hari yang disepakati tiba para pihak akan datang ke kantor PPAT untuk menanda
pembeli sudah saling kenal dan objek jual belipun sudah sama-sama diketahui sehingga tid
tersebut.

Halnya pembayaranpun, karena sudah saling kenal dan saling percaya, mungkin saja suda
PPAT hanya mensyahkan proses jual beli sehingga bisa dilakukan balik nama atas sertifikat
berdasarkan akta-akta yang dibuat oleh PPAT, seperti akta jual beli, akta hibah, akta pemba
mengatur.

Lain halnya jika penjual dan pembeli belum saling mengenal, dimana pembeli memperoleh
internet atau melalui jasa broker property. Proses pembayaran harus betul-betul membuat

Masalah tidak akan timbul kalau saja para pihak melek hukum, mengerti proses jual beli, m
mengerti tentang proses jual beli, maka akan menimbulkan kesulitan tersendiri dalam pros

Jika pembayaran jual beli bisa dilakukan dengan uang tunai atau pembeli sanggup memba
AJB maka proses jual beli akan lancar jaya. Begitu tandatangan AJB selesai pembeli memba

Akan tetapi jika pembayaran tidak bisa dilakukan secara tunai di kantor Notaris karena hal
efektif jika membawa uang tunai maka pembayaran harus dilakukan melalui proses perban
antara penandatanganan AJB dengan proses pembayaran di bank.
Tandatangan dulu atau transfer dulu?

Pertanyaan dan kondisi ini merupakan situasi yang pernah terjadi di kantor seorang teman
besar, sehingga pembayaran tidak memungkinkan dengan pembayaran uang tunai, pola p
rekening. Dan para pihak belum saling mengenai secara baik, sehingga belum timbul rasa

Kondisinya adalah, penjual tidak mau menandatangani AJB sebelum uang pembayaran
akan mentransfer uang jika penjual sudah menandatangani AJB. Keduanya sama-sama ngo
merasa paling benar. Kenapa?

Penjual sangat khawatir jika setelah ia menandatangani AJB, pembeli tidak mentransfer ua
tidak kalah hebatnya jika setelah uang ditransfer penjual tidak mau menandatangani AJB. K

Untuk mengatasi masalah ini, Notaris/PPAT harus mampu memberikan pengertian kepada m
yang ditandatangani oleh para pihak tidak akan ada artinya jika belum ditandatangani oleh

PPAT yang merupakan pejabat publik harus berdiri di kedua belah pihak, tidak boleh memih
menandatangani AJB dan memberi nomer akta sehingga AJB dianggap sah apabila penjual
harus disampaikan kepada penjual sehingga doi tidak ada keraguan lagi untuk menandata
pembayaran dari pembeli.

Begitu juga kepada pembeli bahwa pembayaran dilakukan setelah dipersilahkan dibayar ol
mempersilahkan membayar berarti segala sesuatunya mengenai proses jual beli sudah tid
menandatangani AJB secara sempurna.

Jadi bagi anda yang akan menjual dan membeli property, harus mempercayakan segala se
mempersilahkan tandatangan ya anda harus tandatangan. Begitu juga bagi anda sebagai p
dibayar
Dengan demikian akhir bahagia lagi tho?

Penjual dapat uang, pembeli dapat rumah atau tanah, PPAT mendapat uang jasa dan negar

nsfer Dulu?

arus dibuat dengan akta yang dibuat oleh pejabat publik yang dikenal dengan
a pihak memberikan kelengkapan formal seperti data-data mengenai subjek dan

ntor PPAT untuk menandatangani AJB tersebut. Akan sangat mudah kalau penjual dan
ma diketahui sehingga tidak ada lagi kemungkinan masalah mengenai objek jual beli

caya, mungkin saja sudah lunas diterima oleh penjual sehingga keperluan ke kantor
balik nama atas sertifikatnya. Karena balik nama sertifikat hanya bisa dilakukan
i, akta hibah, akta pembagian hak bersama dan lain-lain, begitulah Undang-undang

ana pembeli memperoleh informasi rumah atau tanah dijual ini dari iklan koran atau
us betul-betul membuat para pihak merasa aman bin nyaman.

ngerti proses jual beli, mengerti fungsi Notaris/PPAT. Nah jika para pihak ini tidak
an tersendiri dalam proses penandatanganan AJB dan pembayaran harga jual beli.

embeli sanggup membayar secara tunai di kantor Notaris pada saat penandatangan
B selesai pembeli membayar kepada penjual.

antor Notaris karena hal tertentu, misalnya jumlahnya yang besar sehingga tidak
an melalui proses perbankan. Dimana proses perbankan ini memerlukan jeda waktu

di kantor seorang teman pada saat mentransaksikan objek yang bernilai cukup
yaran uang tunai, pola pembayaran yang disepakati adalah dengan proses transfer
ngga belum timbul rasa saling percaya diantara mereka weleh weleh

belum uang pembayaran masuk ke rekeningnya sementara pembeli sudah siap-siap


eduanya sama-sama ngotot. Keduanya sama-sama tidak mau mengalah dan saling

eli tidak mentransfer uangnya. Sebaliknya pembeli juga memiliki kekhawatiran yang
u menandatangani AJB. Ketakutan yang berlebihan memang

ikan pengertian kepada masing-masing pihak terutama kepada penjual bahwa AJB
elum ditandatangani oleh PPAT dan diberi nomer akta.

pihak, tidak boleh memihak ke salah satu pihak. Dalam kasus ini PPAT akan
gap sah apabila penjual sudah menerima pembayaran harga seluruhnya, hal ini
n lagi untuk menandatangani AJB terlebih dahulu sebelum menerima uang

dipersilahkan dibayar oleh PPAT. Dia harus percaya bahwa jika PPAT sudah
proses jual beli sudah tidak ada kendala. Legalitas sudah ok dan penjual sudah

empercayakan segala sesuatunya kepada PPAT. Untuk penjual, jika PPAT sudah
juga bagi anda sebagai pembeli, jika diminta PPAT untuk membayar ya silahkan

apat uang jasa dan negara mendapatkan uang dari PPh dan BPHTB hehehehehe

Notaris

Notaris adalah pejabat umum yang bertugas membuat akta otentik atau tugas lain yang di
30/2004 tentang Jabatan Notaris (UUJN). Di UU tersebut dijabarkan kewenangan notaris an
Membuat akta otentik tentang perjanjian atau pun ketetapan
Mengesahkan tanda tangan dan menetapkan kepastian tanggal surat
Mencatat surat-surat yang dibuat di bawah tangan
Membuat salinan surat-surat asli
Melakukan pencocokan surat salinan dengan surat asli
Membuat akta jual beli dan sertifikat tanah

Dari sana terlihat jelas area tugas notaris di ranah hukum privat, membuat akta atau perja
pemerintah. Perjanjian itu bisa di bidang kekeluargaan, perkawinan, maupun pertanahan.
PPAT

PPAT yang kependekan dari Pejabat Pembuat Akta Tanah memiliki area bersinggungan den
belum tentu notaris dan begitu pun sebaliknya. Pihak yang mengangkat notaris dan PPAT p

Notaris diangkat Menteri Hukum dan HAM, sedangkan PPAT diangkat Kepala Badan Pertana
Pemerintah No 37 tahun 1998 tentang Jabatan PPAT.

Pada UU disebutkan PPAT adalah pejabat umum yang berwenang membuat akta mengenai
satuan rumah susun.
Pendek kata, kewenangan PPAT lebih sempit dibandingkan dengan notaris. Meski begitu, n
berkaitan dengan pertanahan

k atau tugas lain yang ditentukan perundang-undangan. Notaris diatur dalam UU No


n kewenangan notaris antara lain:

membuat akta atau perjanjian antarwarga, warga dengan lembaga, maupun dengan
n, maupun pertanahan.

area bersinggungan dengan tugas notaris. Perlu ditekankan bahwa seorang PPAT
ngkat notaris dan PPAT pun beda.

at Kepala Badan Pertanahan Nasional. Payung hukum PPAT adalah Peraturan

membuat akta mengenai perbuatan hukum tertentu atas tanah atau hak milik atas
notaris. Meski begitu, notaris juga punya kewenangan membuat akta yang

http://desainrumahideal.com/biaya-jasa-notaris-jual-beli-rumah/

Sebagai saran, sebelum menentukan memilih jasa notaris dan PPAT, ada baiknya meminta
Bila perlu penjelasan itu dalam bentuk tertulis sebagai bukti tidak ada biaya siluman di kem

Kemudian yang tak kalah penting, minta tanda terima surat-surat apa saja yang telah diser
permohonan, surat keterangan saksi, dan sebagainya.

Langkah ini dimaksudkan menjadi bukti sahih kalau dokumen itu sudah diserahkan ke nota
teliti isi dokumen yang hendak ditandatangani. Jangan asal tanda tangan saja.

Kesimpulannya, transaksi jual beli tanah memang bukan perkara sederhana. Ada pihak ket
menerbitkan keabsahan dari transaksi itu. Agar lebih aman, lebih baik carilah notaris/PPAT

T, ada baiknya meminta penjelasan secara rinci biaya yang dikeluarkan apa saja.
ada biaya siluman di kemudian hari.

apa saja yang telah diserahkan ke notaris/PPAT. Misalnya kuitansi, tanda terima,

udah diserahkan ke notaris/PPAT. Selain itu, jangan lupa untuk memeriksa dengan
tangan saja.

ederhana. Ada pihak ketiga dalam hal ini notaris/PPAT yang terlibat untuk
baik carilah notaris/PPAT yang direkomendasikan kawan atau kerabat.