You are on page 1of 8

DISUSUN OLEH

KELAS
NIS

:AHMAD YUSUP TUBAGUS
:XII TMO A
: 4608

KATA PENGANTAR

Page 1

Harapan saya semoga kliping ini membantu menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca. Taufik dan Hidayahnya sehingga kelompok saya dapat menyelesaikan penyusunan kliping berjudul " Pelanggaran HAM " ini dalam bentuk maupun isinya yang sangat sederhana. Kliping ini saya akui masih banyak kekurangan karena .Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan Rahmat. Oleh kerena itu saya harapkan kepada para pembaca untuk memberikan masukan-masukan yang bersifat membangun untuk kesempurnaan kliping ini. Semoga kliping ini dapat dipergunakan sebagai salah satu media pembelajaran. Inayah. sehingga saya dapat memperbaiki bentuk maupun isi kliping ini sehingga kedepannya dapat lebih baik. DAFTAR ISI Page 2 .

.8 DAFTAR PUSTAKA Sumber ……………………………………………………………………………….....4 B...................4 C.6 BAB III PENUTUP Kesimpulan dan Saran ………………………………………………………………........................ Rumusan Masalah ……………………………………………………………………….....3 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang ………………………………………………………………………..5 Pembagian kekuasaan kehakiman ......... TujuanPenelitian ……………………………………………………………………….HALAMAN JUDUL ………………………………………………………………………..........8 Page 3 ................4 BAB II PEMBAHASAN Pelaksanaan kekuasaan kehakiman dan peradilan ………………………………………..1 KATA PENGANTAR ………………………………………………………………………2 DAFTAR ISI ……………………………………………………………………………….

Latar belakang Kekuasaan Kehakiman. lingkungan peradilan militer. yang merupakan pengadilan khusus dalam Lingkungan Peradilan Agama (sepanjang kewenangannya menyangkut kewenangan peradilan agama) dan lingkungan Peradilan Umum (sepanjang kewenangannya menyangkut kewenangan peradilan umum). Berdasarkan perubahan tersebut ditegaskan bahwa kekuasaan kehakiman dilaksanakan oleh: Mahkamah Agung dan badan peradilan yang ada di bawahnya dalam lingkungan peradilan umum. dan lingkungan peradilan tata usaha negara. Perubahan (Amandemen) Undang-Undang Dasar 1945 telah membawa perubahan alam kehidupan ketatanegaraan dalam pelaksanaan kekuasaan kehakiman. 2. lingkungan peradilan agama. dalam konteks negara Republik Indonesia. demi terselenggaranya Negara Hukum Republik Indonesia. Tujuan Pembahasan Tujuan diajukan dan disusunnya makalah tentang kekuasaan kehkiman kali ini antara lain adalah: Page 4 . B. Apa fungsi/tugas setiap badan peradilan.BAB I PENDAHULUAN A. Rumusan Masalah Adapun beberapa rumusan tentang masalah yang akan dibahas pada makalah ini adalah mengenaiu masalah-msalah sebagai berikut: 1. Selain itu terdapat pula Peradilan Syariah Islam di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. C. adalah kekuasaan negara yang merdeka untuk menyelenggarakan peradilan guna menegakkan hukum dan keadilan berdasarkan Pancasila. Siapa badan peradilan di bawah MA.

3. Pengadilan khusus  Pengadilan agama  Pengadilan adat  Pengadilan tata usaha Negara (administrasi negara) a. e. Sebagai media pengembangan sarana berlatih dalam menyusun suatu karya tulis berupa kliping. Berdasarkan pasal 1 UU No 4 tahun 2004.1. kekuasaan kehakiman dilakukan oleh Mahkamah Agung dan badan peradilan dibawahnya dalam lingkungan sebagai berikut: a. terdiri dari: Page 5 .    Peradilan Umum Peradilan Agama Peradilan Militer Peradilan Tata Usaha Negara Oleh sebuah mahkamah konstitusi Pengadilan sipil. d. Pengadilan Militer. 1. Pelaksanaan kekuasaan kehakiman dan peradilan nasional di Indonesia Ketentuan umum UU No 4 Tahun 2004 tentang kekuasaan kehakiman menegaskan kekuasaan kehakiman adalah kekuasaan Negara yang merdeka untuk menyelenggarakanperadilan guna menegakan hukum dan keadilan berdasarkan pancasila demi terselenggaranya Negara Hukum Republik Indonesia. 2. Sebagai pemenuhan tugas. Sebagai media menambah wawasan tentang pelaksanaan kekuasaan kehakiman. b. c. BAB II PEMBAHASAN A. terdiri dari: Pengadilan Umum Pengadilan negeri Pengadilan tinggi Mahkamah agung 2.

dan menyelesaikan perkara perdata tertentu. Pengadilan tentara Pengadilan tentara tinggi Mahkamah tentara agung B. yaitu : 1. 3. 3. Pengadilan negeri sebagai pengadilan tingkat pertama berkedudukan di ibu kota kabupaten atau kotamadya dengan daerah hukum meliputi kabupaten dan kotamadya yang bersangkutan. Pengadilan tinggi berkedudukan di ibu kota provinsi dengan daerah hukumnya meliputi wilayah provinsi yang bersangkutan. 2. Yang mempunyai lingkup kewenangan. wilayah hukumnya adalah seluruh Indonesia. Dikecualikan dari ketentuan ini adalah pengadilan negeri Jakarta pusat. waqaf dan sedekah. Dalam pelaksanaannya kekuasaan kehakiman dilingkungan peradilan umum dilaksanakan oleh: 1. Peradilan umum Dalam pasal 2 UU No. kewarisan. memutus. dan hibah berdasarkan islam. 2. karena daerah hukumnya selain wilayah Jakarta pusat juga meliputi tindak pidana yang dilakukan diluar negeri.1. 2 tahun 1989 bahwa peradilan umum adalah salah satu pelaksana kekuasaan kehakiman bagi rakyat pencari keadilan pada umumnya. Peradilan bagi rakyat pencari keadilan yang beragama islam Memeriksa. 2. yakni dibidang perkawinan. Rakyat pencari keadilan adalah setiap orang WNI atau bukan. berkedudukan di ibu kota Negara. 2. Peradilan Militer Page 6 . wasiat. Peradilan agama Peradilan agama adalah peradilan bagi orang-orang beragama islam dalam undang-undang no 7 tahun 1989 mengatakan bahwa peradilan agama adalah lembaga yang berada dibawah departemen Agama yang bertugas untuk meneyelenggarakan kekuasaan kehakiman guna menegakan hukum dan keadilan. Pembagian kekuasaan kehakiman di Indonesia berdasarkan makna isi UUD 1945 pasal 24 ayat 2 1. 3. Mahkamah agung sebagai pengadilan Negara tertinggi.

berdasarkan undang-undang dalam Fungsi bidang pemberian nasihat Memebrikan pertimbangan hukum kepada presiden dalam permohonan grasi dan rehabilitasi. Sengketa tata usaha Negara adalah sengketa yang timbul dalam bidang tata usaha Negara antara orang atau badan hukum perdata dengan badan atau pejabat tata usaha Negara. Fungsi bidang pengawasan Melakukan pengawasan tertinggi atas perbuatan pengadilan lingkunganperadilan yang berada dibawahnya. 5. Secara administrative peradilan militer ada dibawah organisasi militer. b. berdasarkan ketentuan perundang-undangan. a. sebelumnya diatur dalam UU No 7 Tahun 1946 tenang peradilan tentara. 6. 4. Dibidang peradilan. termasuk sengketa kepegawaian berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. peradilan Tata Usaha Negara adalah ssuatu pelaksna kekuasaan kehakiman bagi rakyat pencari keadilan terhadap sengketa tata usaha Negara. Mahkamah Agung Mahkamah agung sebagai lembaga tinggi Negara yang melaksanakan kekuasaan kehakiman mempunyai fungsi sebagai berikut : 1. 3. jika terjadi kasus pidana militer maka akan berlaku KUHPM (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Militer). MK merupakan salah satu lembaga Negara yang melakukan tugas dibidang kekuasaan kehakiman. 2. d. 5. MK bersifat Page 7 . sebagai akibat dikeluarkannya Keputusan Tata Usaha Negara. MA sebagai puncak peradilan menangani lima hal yaitu: Kasasi Peninjauan kembali Sengketa wewenang mengadili Memutus dalam tingkat pertama dan terakhir semua sengketa yang timbul karena perampasan kapal asing dan muatannya oleh kapal perang Indonesia e. 4. Peradilan tata usaha Negara Dalam pasal 4 Undang-undang No 5 Tahun 1986. Mahkamah Konstitusi Menurut UU No 24 tahun 2003 tentang mahkamah konstitusi. baik pusat maupun Negara. c. 6.Peradilan militer sekarang ini diatur dalam UU No 31 Tahun 1997 tentag peradilan militer. sedang hukum formilnya adalah hukum acara pidana militr dan berlaku dalam jurisdiksi peradilan militer. Fungsi bidang pengamanan Fungsi bidang administrasi Fungsi bidang tugas dan kewenangan lainnya.Peradilan militer merupakan salah satu pelaksana kekuasaan kehakiman yang mempunyai kompetensi memeriksa dan mengadili perkara-perkara pidana yang dilakukan oleh seseorang yang berstatus sebagai anggota militer atau yang dipersamakan dengan itu. Melakukan pengawasan tertinggi atas perbuatan pengadilan dalam lingkunganperadilan yang berada dibawahnya.

co. 3. Menguji UU erhadap UUD Memutus sengketa kewenangan lembaga-lembaga Negara Memutus pembubaran partai politik Memutus perselisihan tentang hasil pemilu Memutus pendapat DPR tentang dugaan pelanggaran oleh presiden dan atau wakil presiden tidak lagi memenuhi syarat sebagai presiden dan atau wakil presiden lagi. kerena terbatasnya pengetahuan dan kurangnya rujukan atau referensi yang ada hubungannya dengan judul kliping ini. tentunya masih banyak kekurangan dan kelemahannya. MK berkedudukandi ibu kota Negara Indonesia.blogspot. Sumber : http://alingunawan. 2.id/2014/03/pelaksana-kekuasaankehakiman-dan. Semoga kliping ini berguna bagi penulis pada khususnya juga para pembaca yang budiman pada umumnya. Penulis banyak berharap para pembaca yang budiman memberikan kritik dan saran yang membangun kepada penulis demi sempurnanya kliping ini dan dan penulisan kliping di kesempatan – kesempatan berikutnya.html Page 8 . 5.merdeka dalam menyelenggarakan peradilan guna menegakan hukum dan peradilan. BAB III PENUTUP Demikian yang dapat saya paparkan mengenai materi yang menjadi pokok bahasan dalam kliping ini. MK berkewenangan : 1. 4.