You are on page 1of 23

YAYASAN EKA HARAP PALANGKA RAYA

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN
PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN
Jalan Beliang No.110 Palangka Raya Telp/Fax. (0536)
3327707
FORMAT ASUHAN KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH
Nama Mahasiswa
Ruang Praktek
Tanggal Praktek
Tanggal & Jam Pengkajian

: Kelompok 3
: Ruang Alamanda
: 14 September 2013
: 14 September 2013, Jam 08.00 WIB.

I. PENGKAJIAN
A.
IDENTITAS PASIEN
Nama
: Ny. R
Umur
: 48 Tahun
Jenis Kelamin
: Perempuan
Suku/Bangsa
: Jawa/Indonesia
Agama
: Islam
Pekerjaan
: Swasta
Pendidikan
: SMA
Status Perkawinan
: Kawin
Alamat
: Gedong Songo Raya, Semarang
Tgl MRS
: 14 September 2013
Diagnosa Medis
: Diabetes Melitus type II
B.

RIWAYAT KESEHATAN /PERAWATAN
1. Keluhan Utama :
Klien mengatakan kakinya terasa kesemutan dan terasa berat untuk berjalan.
2. Riwayat Penyakit Sekarang:
Klien mengatakan dua hari yang lalu kepalanya pusing, rasanya cekot-cekot. Klien
mengatakan lemas dan bila berjalan kaki terasa berat. Kaki sering merasa kesemutan.
Kemudian diperiksakan di puskesmas wilayah Gedong Songo, nilai GDS adalah 411. Dari
pihak puskesmas menganjurkan klien untuk periksa di poliklinik Rumah Sakit. Klien
memeriksakan diri di RSUD Tugurejo pada tanggal 16 juni 2012, hasil yang didapat adalah
GDS 298, tekanan darah 130/80 mmHg, nadi 88x/menit. Klien disarankan untuk rawat
inap, diagnosanya adalah diabetes mellitus tipe II. Klien dirawat di ruang alamanda, di
ruangan klien mendapatkan terapi obat metformin 3 x 500 mg, asam mefenamat 3 x 500
mg, BC 3 x 100 mg , cefotaxim 2 x 2 mg, ranitidine 2 x 2 ml, dan infus Nacl 20 tpm 500 cc.
3. Riwayat Penyakit Sebelumnya (riwayat penyakit dan riwayat operasi)
Klien pernah operasi batu ginjal satu tahun yang lalu
4. Riwayat Penyakit Keluarga
Keluarga tidak mempunyai riwayat diabetes mellitus, hipertensi, jantung, dan lain-lain.

GENOGRAM KELUARGA:

K

: Laki-laki
: Perempuan
K

: Klien
: Meninggal
: Tinggal Serumah

C.

PEMERIKASAAN FISIK
1. Keadaan Umum:
Klien lemah dan merasa gelisah dengan keadaan ekstremitas yang kurang dapat
digunakan dengan maksimal.
2. Status Mental :
a. Tingkat Kesadaran
: Comphos Methis
b. Ekspresi wajah
: Gelisah
c. Bentuk badan
: Sedang
d. Cara berbaring/bergerak
: Terbatas
e. Berbicara
: Baik
f. Suasana hati
: Cemas
g. Penampilan
: Cukup baik
h. Fungsi kognitif :
 Orientasi waktu
: Klien dapat mengenali waktu dengan baik
 Orientasi Orang
: Klien dapat mengenali orang sekitar dengan baik
 Orientasi Tempat
: Klien dapat mengenali tempat dengan baik
i. Halusinasi :
 Dengar/Akustic  Lihat/Visual  Lainnya ................................
j. Proses berpikir :  Blocking
 Circumstansial  Flight oh ideas
 Lainnya
k. Insight :  Baik
 Mengingkari
 Menyalahkan orang lain
m. Mekanisme pertahanan diri :
 Adaptif
 Maladaptif

sejak ………………………………………  Sputum. 3. warna ………………………………………  Sianosis  Nyeri dada  Dyspnoe nyeri dada  Orthopnoe  Lainnya ……. Tekanan Darah/BP : 37. Keluhan lainnya : Tidak ada Keluhan.. PERNAPASAN (BREATHING) Bentuk Dada : Simetris Kebiasaan merokok : .…………………. lingkar perut …………………….……….  Ada kelainan Keluhan lainnya : Tidak ada keluhan . Pernapasan/RR d. cm  Ictus Cordis  Terlihat  Tidak melihat Vena jugularis  Tidak meningkat  Meningkat Suara jantung  Normal. CARDIOVASCULER (BLEEDING)  Nyeri dada  Kram kaki  Pucat  Pusing/sinkop  Clubing finger  Sianosis  Sakit Kepala  Palpitasi  Pingsan Capillary refill  > 2 detik  < 2 detik Oedema :  Wajah  Ekstrimitas atas  Anasarka  Ekstrimitas bawah  Asites.Batang/hari  Batuk. Tanda-tanda Vital : a.  Sesak nafas  saat inspirasi  Saat aktivitas  Saat istirahat Type Pernafasan  Dada  Perut  Dada dan perut  Kusmaul  Cheyne-stokes  Biot  Lainnya Irama Pernafasan  Teratur  Tidak teratur Suara Nafas  Vesukuler  Bronchovesikuler  Bronchial  Trakeal Suara Nafas tambahan  Wheezing  Ronchi kering  Ronchi basah (rales)  Lainnya…………… Keluhan lainnya : Tidak ada keluhan. Nadi/HR c. Suhu/T b. Masalah Keperawatan : Tidak ada masalah keperawatan 5.5 0C  Axilla  Rektal  Oral : 88 x/menit : 18 x/menit : 120/80 mm Hg 4.n. sejak ………………………………………  Batuk darah.

............................................. Akhiles :  Kanan +/ Kiri +/Skala…………...Masalah Keperawatan : Ketidakefektifan perfusi jaringan perifer berhubungan dengan diabetes mellitus 6............. PERSYARAFAN (BRAIN) Nilai GCS : E :4 V :5 M :6 Total Nilai GCS : 15 Kesadaran :  Compos Menthis  Somnolent  Delirium  Apatis  Soporus  Coma Pupil :  Isokor  Anisokor  Midriasis  Meiosis Refleks Cahaya :  Kanan  Positif  Negatif  Kiri  Positif  Negatif Nyeri.. Patella :  Kanan +/ Kiri +/Skala…………............................ lokasi :  Vertigo  Gelisah  Aphasia  Kesemutan  Bingung  Disarthria  Kejang  Trernor  Pelo Uji Syaraf Kranial : Nervus Kranial I : Pasien dapat membedakan bau dengan baik Nervus Kranial II : Pasien dapat melihat dengan baik Nervus Kranial III : Pasien dapat membuka atau menutup mata dengan baik Nervus Kranial IV : Pasien dapat menggerakkan mata dengan baik Nervus Kranial V : Pasien dapat melihat cahaya dengan baik Nervus Kranial VI : Gerakan lateral bola mata klien baik Nervus Kranial VII : Pasien dapat mengekspresikan wajah...... ................................ Trisep :  Kanan +/ Kiri +/Skala………….... Refleks Babinski  Kanan +/ Kiri +/Refleks lainnya : ........................ Brakioradialis :  Kanan +/ Kiri +/Skala…………........................... menutup mata dan menutup mulut dengan baik dan membedakan rasa makanan dengan baik Nervus Kranial VIII : Pasien dapat mendengar dengan baik Nervus Kranial IX : Pasien dapat mendengar dan merasakan makanan dengan baik Nervus Kranial X : Pasien dapat menghirup udara dengan baik Nervus Kranial XI : Pasien mampu mengatasi tahanan dengan cukup baik Nervus Kranial XII : Pasien dapat membedakan rasa makanan dengan baik Uji Koordinasi : Ekstrimitas Atas : Jari ke jari  Positif  Negatif Jari ke hidung  Positif  Negatif Ekstrimitas Bawah : Tumit ke jempol kaki  Positif  Negatif Uji Kestabilan Tubuh :  Positif  Negatif Refleks : Bisep :  Kanan +/ Kiri +/Skala………….................................................................. ...................................................... Uji sensasi : .....

. Nyeri tekan................... 5-6 x/hr Warna : Kuning Bau : Khas  Tidak ada masalah/lancer   Oliguri   Poliuri   Dysuri   Kateter  Keluhan Lainnya : Tidak ada keluhan.... ELIMINASI ALVI (BOWEL) : Mulut dan Faring Bibir : Lembab Gigi : Baik Gusi : Baik Lidah : Bersih Mukosa : Basah Tonsil : Basah Rectum : Haemoroid : BAB : 1 x/hr Warna : Kuning Kecoklatan Konsistensi : Lembek Tidak ada masalah  Diare  Konstipasi  Kembung  Feaces berdarah  Melena  Obat pencahar  Lavement Bising usus : . Masalah Keperawatan : Tidak ada masalah. lokasi  Hemiparese.............. 8............ lokasi  Paralise................ lokasi : ................ 9..................... Masalah Keperawatan : Tidak ada Masalah 7.................................................OTOT – INTEGUMEN (BONE) :  Kemampuan pergerakan sendi  Bebas  Terbatas  Parese................. Keluhan lainnya : Tidak ada Keluhan...................... ELIMINASI URI (BLADDER) : Produksi Urine : 1500 ml..... lokasi .............. lokasi : Punggung kaki kiri dan kanan  Bengkak............... TULANG .................... Benjolan.................... lokasi  Nyeri............................. lokasi : Punggung kaki kanan dan kiri .............................. Menetes Nyeri Panas Nocturi Cystostomi  Inkotinen  Retensi  Hematuri Masalah Keperawatan : Tidak ada masalah..............................................  Krepitasi................... lokasi : ...............................Keluhan lainnya : Tidak ada keluhan...

................... lokasi.................... lokasi..... Mata/Penglihatan .................................................................................. Distribusi rambut Bentuk kuku  Simetris  Irreguler  Clubbing Finger  Lainnya Masalah Keperawatan : Tidak ada masalah 11. lokasi ........................................  Kosametik........................... Suhu kulit  Hangat  Panas  Dingin Warna kulit  Normal  Sianosis/ biru  Ikterik/kuning  Putih/ pucat  Coklat tua/hyperpigmentasi Turgor  Baik  Cukup  Kurang Tekstur  Halus  Kasar Lesi :  Macula................. Tekstur rambut ............... lokasi..................................... Kekakuan....... KULIT-KULIT RAMBUT Riwayat alergi  Obat.......................  Peradangan........ lokasi..................................................................................................................................................................................................................  Ulcus........................  Perlukaan........  Papula.................................................... lokasi.........................................  Makanan.......................  Ukuran otot  Simetris  Atropi  Hipertropi  Kontraktur  Malposisi Uji kekuatan otot :  Ekstrimitas atas: 5  Ekstrimitas bawah: 4  Deformitas tulang............................ lokasi ...  Lainnya................................... Masalah Keperawatan: Intoleransi aktivitas berhubungan dengan bengkak dan kekakuan pada ekstremitas bawah.............................. Tulang belakang  Normal  Skoliosis  Kifosis  Lordosis Keluhan lain: Tidak ada keluhan.......................................... lokasi.................................................................................................... lokasi..........................................................................  Nodula....................................................................................................................... 10.............................................................. lokasi............................  Spastisitas..................... lokasi  Pustula........................................................... lokasi : Ekstremitas bawah  Flasiditas.......................................................................................  Vesikula................................................ lokasi......... Jaringan parut lokasi.. SISTEM PENGINDERAAN : a.....................................................................  Patah tulang.....................................................................

.............................................. Telinga / Pendengaran : Fungsi pendengaran :  Berkurang  Berdengung  Tuli c........................ warna Srotum ..................................... Septum nasal  Deviasi  Perforasi  Peradarahan  Sekresi......................................... Reproduksi Wanita Tidak Tidak Tidak teraba Tidak teraba Terbatas ................. Integritas……………. SISTEM REPRODUKSI a........... Discharge............ LEHER DAN KELENJAR LIMFE Massa  Ya Jaringan Parut  Ya Kelenjar Limfe  Teraba Kelenjar Tyroid  Teraba Mobilitas leher  Bebas      13.. warna ………………………  Polip  Kanan  Kiri  Kanan dan Kiri Masalah Keperawatan : Tidak ada masalah................... Lokasi Gatal-gatal..... Hernia ....... Kelainan …………………………………………… Keluhan lain ………………………………………….................. 12.................................................. Mata kiri (VOS) :..................................... Maetus Uretra ............... Hidung / Penciuman: Bentuk :  Simetris  Asimetris  Lesi  Patensi  Obstruksi  Nyeri tekan sinus  Transluminasi Cavum Nasal Warna………………….................Fungsi penglihatan :  Berkurang  Kabur Ganda  Buta/gelap Gerakan bola mata :  Bergerak normal  Diam  Bergerak spontan/nistagmus Visus : Mata Kanan (VOD) :...... Nyeri : Keluhan lain : Tidak ada keluhan  b........ Reproduksi Pria Kemerahan....................................... Selera  Normal/putih  Kuning/ikterus  Merah/hifema Konjunctiva  Merah muda  Pucat/anemic Kornea  Bening  Keruh Alat bantu  Kacamata  Lensa kontak  Lainnya……...................... Lokasi Gland Penis ....... a...............

.............. ..............Kemerahan................................................ Klien mengatakan sehat adalah suatu kondisi tubuh yang bisa melakukan apapun.......................................................... tidak memakai narkoba 2.......................................... Clitoris ................................................. Lokasi Perdarahan ..................................... Lokasi Gatal-gatal................... tidak merokok........................................ Nutrisida Metabolisme TB : BB sekarang : BB Sebelum sakit : Diet :  Biasa  Cair Diet Khusus :  Rendah garam  Rendah Lemak  Mual  Muntah……………........ Labis ................................................................................ sedangkan sakit adalah kondisi tubuh yang lemah............................................ Flour Albus ................................ POLA FUNGSI KESEHATAN 1.. .............. Persepsi Terhadap Kesehatan dan Penyakit : Klien mengatakan ketika sakit selalu memeriksakan ke Puskesmas atau dokter...................................................................... ASI  Lancar  Sedikit  Tidak keluar Keluhan lainnya Tidak ada keluhan Masalah Keperawatan : Tidak ada masalah......................................................................................... Kebersihan :  Baik  Cukup  Kurang Kehamilan : …………………………………… Tafsiran partus : …………………………………… Keluhan lain...................................................... Payudara :  Simetris  Asimetris  Sear  Lesi  Pembengkakan  Nyeri tekan Puting :  Menonjol  Datar  Lecet  Mastitis Warna areola ..............................................kali/hari Kesukaran menelan Rasa haus 157 Cm 56 Kg 58 Kg  Saring  Lunak  Rendah kalori  TKTP  Rendah Purin  Rendah Gula  Ya  Tidak ...................................................... ........................................ Uretra ................. Klien tidak minum minuman keras...........................................................................................................................................................

Kognitif : Klien maupun keluarga cukup memiliki pengetahuan dasar tentang penyakit Diabetes militus. : klien mengakui sebagai perempuan. 3. peran ) : Harga diri Ideal diri Identitas diri Peran Gambaran diri : klien tidak malu dengan penyakit yang dialaminya. . harga diri. keluarga klien mengatakan frekuensi tidur klien ± 8 jam/hari. : klien ikhlas dengan penyakit diabetes yang dialami. Masalah Keperawatan Tidak ada Masalah. Masalah Keperawatan Tidak ada masalah. 4. : klien ingin cepat sembuh dan melakukan pekerjaan rumah seperti biasa. identitas diri. Konsep diri (Gambaran diri. ± tidur klien sekitar 10 jam/hari. Saat masuk rumah sakit.Keluhan lainnya: - Pola Makan Sehari-hari Sesudah Sakit Sebelum Sakit Frekuensi/hari 3x/hari 3-4x/hari Porsi ½ piring diet yang diberikan ±1 piring Nafsu makan berkurang bertambah Jenis Makanan Bubur Jenis Minuman Air putih Nasi. Pola istirahat dan tidur Sebelum sakit. ideal diri. sayur. intake tidak adekuat. frekuensi tidur klien bertambah. dengan kualitas tidur yang baik dan tidak mengalami gangguan tidur (insomnia. 5. parasomnia). : klien sebagai ibu rumah tangga dan sebagai karyawan swasta. daging dan buah-buahan Air putih dan Teh Manis Jumlah minuman/cc/24 jam 5-6 gelas/hari 6-7 gelas/hari Kebiasaan makan Tidak Teratur teratur Keluhan/masalah Nafsu makan menurun Masalah Keperawatan Gangguan pemenuhan nutrisi berhubungan dengan penurunan metabolisme karbohidrat akibat defisiensi insulin.

7. Aktivitas Sehari-hari Klien mengatakan aktivitas sehari-hari adalah melakukan pekerjaannya disuatu perusahaan swasta sebagai karyawan yang tidak jauh dari rumahnya.Masalah Keperawatan Tidak ada Masalah. Kegiatan beribadah : Klien rajin sholat 5 waktu. Klien mampu menyesuaikan diri dengan petugas kesehatan. Hubungan dengan teman/petugas kesehatan/orang lain : Klien mempunyai banyak teman. E.SPIRITUAL 1. Koping –Toleransi terhadap Stress Klien mengatakan koping yang dilakukan klien saat menghadapi tekanan adalah menonton televise dan berkebun. LABORATO RIUM. klien mengatakan suka jalan-jalan. 3. 5. dan ketika dirumah klien melaksanakan perannya sebagai ibu rumah tangga. Saat masuk rumah sakit. 6. Nilai-Pola Keyakinan Klien maupun keluarga percaya pada penyakit tersebut dapat dengan cepat sembuh atas bantuan tenaga medis Masalah Keperawatan Tidak ada Masalah. Kemampuan berkomunikasi Klien mampu berkomunikasi dengan baik saat bersama keluarga maupun tenaga medis lainnya 2. DATA PENUNJANG (RADIOLOGIS. 8. Hubungan dengan keluarga : Keluarga klien mengatakan hubungan antar keluarga harmonis. menonton televisi dan berkebun 7. PENUNJANG LAINNYA) Komponen Leukosit Hasil 7. Kebiasaan menggunakan waktu luang : Sebelum masuk rumah sakit. 6. 4. SOSIAL . Bahasa sehari-hari Klien dapat menggunakan bahasa jawa dan bahasa Indonesia. Masalah Keperawatan Tidak ada Masalah. klien hanya bisa berdoa.6-11 10^3 /Ul . D. Orang berarti/terdekat : Klien mengatakan suami dan anak-anaknya adalah orang yang sangat berarti bagi klien.81 Normal 3.

7 mg/dL 0 – 35 u/L 0 – 35 u/L 10.10 42.80 33.61 0.4 – 5.20 3.5-14.02 3.40 0.44 10^3 /Ul 0-0.2 10^6 /Ul 11.5 % 0.30 40.9-5.16-1 10^3 /Ul 2-4 % 0-1 % 50-70% 25-40 % 2-8 % < 125 mg/Dl < 200 mg/Dl : desirabelle 200-239 : borderline high 148 Trigliserida Asam urat SGOT SGPT Ureum Albumin >240 : high 3.20 H 9.08 14.8-8 10^3 /Ul 0.8-5.2 10^3 /Ul 1.60 0. PENATALAKSANAAN MEDIS Nacl 20 tetes per menit (infus) Cefotaxim 2 x 1 gr (intravena) Ranitidin 2 x 2 ml (intravena) Metformin 3 x 500 mg (oral) Asam mefenamat 3 x 500 mg (oral) BC tablet 3 x 100 mg (oral) .0 mg/dL 3.2 g/dL F.70 3.0 13 12 21 4.2 10^3 /Ul 0.Eritrosit Hb Ht MCV MCH MCHC Trombosit RDW Eosonofil Absolut Basofil Absolut Netrofil Absolut Limfosit Absolut Monosit Absolut Eosonofil Basofil Neutrofil Limfosit Monosit Glukosa sewaktu Kolesterol total 5.28 0.00 H 247 186 3.2-5.90 H 46.045-0.50 27.7-15.40 83.30 286 12.53 g/dl 35-47 % 80-100 L 26-34 pg 32 – 36 g/dl 150-440 10^3 /Ul 11.8 < 150 ug/Dl : borderline high 200-499 : high >500 : very high 2.0 – 50.

…………………………… Mahasiswa ( ………………………………) .Palangka Raya.

Klien mengatakan sudah mengetahui bahwa klien punya penyakit DM.ANALISIS DATA DATA SUBYEKTIF DAN DATA OBYEKTIF KEMUNGKINAN PENYEBAB MASALAH Bengkak dan kekakuan pada ekstremitas bawah Intoleransi aktivitas Diabetes mellitus Ketidakefektifan perfusi jaringan perifer DS : .Klien mengatakan nafsu . DO : - DS : - Punggung kaki kanan kiri bengkak. pernafasan 18 kali/menit. Klien mengatakan jika berjalan kaki terasa berat - dan kesemutan. suhu 37. Klien mengatakan lebih suka istirahat. DO : - Bengkak di punggung kaki kanan dan kiri.5°C DS: .Klien mengatakan klien malas untuk beraktivitas - karena merasa cepat lelah. - Tanda-tanda tekanan darah vital : 120/80 mmHg. Kekuatan otot : Tangan kanan 5 Tangan kiri 5 Kaki kanan 4 Kaki kiri 4 Klien mengatakan bengkak di punggung kaki - kanan dan kiri. denyut nadi 88 kali/menit.

intake tidak adekuat. Penurunan metabolisme karbohidrat akibat defisiensi insulin. Gangguan pemenuhan nutrisi . DO: - Berat badan Menurun dari 58 Kg menjadi 56 Kg sesudah klien sakit.makan menurun. - Klien mengatakan badannya terasa lemah.

Gangguan pemenuhan nutrisi berhubungan dengan penurunan metabolisme karbohidrat akibat defisiensi insulin. Ketidakefektifan perfusi jaringan perifer berhubungan dengan diabetes mellitus 3. .PRIORITAS MASALAH 1. Intoleransi aktivitas berhubungan dengan bengkak dan kekakuan pada ekstremitas bawah 2. intake tidak adekuat.

pucat. perubahan menunjang kesembuhan klien. sesak 3. 1. klien dapat bertoleransi terhadap 2. 3.RENCANA KEPERAWATAN Nama Pasien : Ny. 4. Keseimbangan aktivitas dan 5. Istirahat yang cukup sangat baik bagi klien 6. Berpartisipasi dalam aktivitas 3. Aktivitas yang dilakukan dimulai dari . Kaji adanya faktor yang menyebabkan mengetahui tindakan yang harus aktivitas dengan kriteria hasil : dilakukan. Nutrisi sangat dibutuhkan dalam secara nafas. Observasi adanya pembatasan klien keperawatan selama 3x24 jam maka Rasional 1. Monitor nutrisi dan sumber energi fisik tanpa disertai peningkatan tekanan darah. 7. aktivitas aktivitas (takikardi. Kolaborasikan dengan Tenaga Rehabilitasi Medik dalam merencanakan progran terapi yang tepat. kelelahan. Monitor respon kardivaskuler terhadap aktivitas. Aktivitas tertentu biasanya akan hemodinamik). tidur/istirahat pasien. Dengan mengetahui pembatasan klien maka perawat dapat dalam melakukan aktivitas. melakukan hari (ADLs) kelelahan setelah melakukan yang adekuat. R Ruang Rawat : Ruang Alamanda Diagnosa Keperawatan Intoleransi aktivitas berhubungan dengan bengkak dan kekakuan pada ekstremitas bawah Tujuan (Kriteria hasil) Intervensi Setelah dilakukan tindakan 1. 2. 2. Bantu klien untuk mengidentifikasi 5. disritmia. Klien biasanya menunjukan berpengaruh terhadap respon kardiovaskuler. 4. nadi dan RR. Mampu sehari mandiri. 6. Terapi yang tepat akan mempercepat penyembuhan klien 7. diaporesis. Monitor pola tidur dan lamanya istirahat.

aktivitas yang mampu dilakukan. dan keadekuatan dinding nadi) protein. HMT. albumin. orientasi kognitif dan kekuatan otot. Creat 1. Alat bantu akan menunjang klien. emosi. krek. Bantu pasien untuk mengembangkan 11. 9. 3. total protein. Bantu untuk mendpatkan alat bantuan 9. BUN. Mg. Ureum. serum osmolalitas dan urin 3. Cl. serum osmolalitas dan urin akan mengindikasikan fungsi organ didalam tubuh klien. untuk mengidentifikasi kekurangan dalam bahan evaluasi tim medis. Tidak ada gangguan mental. Jika intake dan output tidak dalam . Penting untuk melihat tanda-tanda 2. Mengidentifikasi dilakukan sebagai aktivitas seperti kursi roda. Setelah melakukan aktivitas biasanya akan ada respon yang diperlihatkan motivasi diri dan penguatan. 2. Monitor TTV hidrasi pada klien guna mencegah hal-hal lainnya. 4. 2. Monitor respon fisik. Bantu pasien/keluarga 8. beraktivitas. 11. 3. Ketidakefektifan perfusi jaringan perifer berhubungan dengan diabetes mellitus Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3 x 24 jam maka ketidakefektifan perfusi jaringan teratasi dengan kriteria hasil: 1. K. Menjaga cairan yang seimbang pada klien. spiritual. oedem. Observasi status hidrasi (kelembaban membran mukosa. Ureum. sosial dan klien. TD ortostatik. 10. Monitor HMT. hal yang sederhana. Tekanan systole dan diastole dalam batas normal. Observasi tanda-tanda cairan berlebih/ (CVP meningkat. distensi vena leher dan asites) 4. 8. total retensi 1. 10. Pertahankan intake dan output secara akurat 5. albumin. Na.Semangat dapat diberikan kepada klien agar lebih termotivasi. Ca.

4. keperawatan selama 3X24 Jam diharapkan Kebutuhan nutrisi klien 2. kulit lembab/dingin. Gangguan pemenuhan nutrisi berhubungan dengan penurunan metabolisme karbohidrat akibat defisiensi insulin. 6. 4. Penting mengetahui TTV klien. catat bila adanya badan secara teratur. Penting mengetahui perkembangan 2. yang bengkak.Berat badan mengarah ke normal indikasi sesuai dengan tinggi badan. Monitor adanya tanda-tanda infeksi. klien dengan menimbang berat Auskultasi bising usus. 6. mulai mengalami kekurangan nutrisi. 6. 5. denyut nadi cepat. mual.dan Biknat dalam batas normal. 1.Kadar glukosa darah dalam batas seperti perubahan tingkat kesadaran. Intake output seimbang. kembung. Air hangat akan membantu bagian yang bengkak untuk dapat normal kembali. nyeri abdomen. Makanan sesuai dengan jenis diet yang dianjurkan. 3. dengan porsi makan klien habis. terpenuhi dengan optimal. Kompres dengan air hangat bagian lain pada klien. intake tidak adekuat. normal dan tidak terjadi fluktuasi. batas normal indikasi terjadi masalah 7. 6. 4. Tidak ada distensi vena leher. Setelah dilakukan tindakan 1. Dengan mengobservasi hal-hal Observasi tanda-tanda hipoglikemia tersebut akan diketahui apakan klien .Nafsu makan meningkat ditandai 3. 5. Libatkan klien/keluarga klien pada adekuat sesuai program. . Tidak ada oedem perifer dan 5. Timbang berat badan setiap hari atau sesuai indikasi. Indikasi adanya masalah pada saluran pencernaan klien. 5. dan Kriteria evaluasi: muntah. . Jika terjadi infeksi diharapkan tim asites medis dapat mengatasi hal tersebut. perencanaan makan sesuai dengan . Pemeriksaan laboratorium .Pemasukan kalori atau nutrisi Identifikasi makanan yang disukai atau dikehendaki. 7. Makanan yang disukai klien akan mempertahankan nafsu makannya.

lapar. dan 7. aseton. peka rangsang. pH.6. Penting berkonsultasi dengan ahli gizi/ahli diet dalam merencanakan diet yang tepat pada klien. sakit dibutuhkan guna menegakkan kepala. diagnosis dan langkah perawat Pantau pemeriksaan laboratorium selanjutnya. HCO3 efek diabetes militus terhadap nafsu Berikan pengobatan insulin secara makan klien. cemas. 8. 7. . Insulin akan membantu meminimalisir Lakukan konsultasi dengan ahli diet 8. teratur. pusing dan sempoyongan. seperti glukosa darah.

Membantu klien untuk mengidentifikasi aktivitas yang mampu dilakukan. pucat. diaporesis. sesak nafas. disritmia.Mulai dapat melakukan aktivitas kelelahan. Mengobservasi adanya pembatasan klien dalam melakukan aktivitas.00 WIB Implementasi Evaluasi (SOAP) Diasnosa Keperawatan: Intoleransi aktivitas S: Klien mengatakan mulai tidak terasa berhubungan dengan bengkak dan kekakuan pada kesemutan lagi dan perlahan dapat melakukan ekstremitas bawah. 08. 5. Memonitor nutrisi dan sumber energi yang A: Masalah Teratasi Sebagian adekuat. perubahan hemodinamik). 3. aktivitas secara mandiri. Memonitor pola tidur dan lamanya tidur/istirahat pasien. Jam Selasa/15 September 2013. 7. 1. Mengkaji adanya faktor yang menyebabkan O: .IMPLEMENTASI DAN EVALUASI KEPERAWATAN Hari/Tanggal. 6. Berkolaborasikan dengan Tenaga Rehabilitasi Medik dalam merencanakan progran terapi yang tepat. 4. Tanda tangan dan Nama Perawat . 2.Edema Berkurang . Memonitor respon kardivaskuler terhadap P: Lanjutkan Intervensi 1-11 aktivitas (takikardi.

A: Masalah Teratasi serum osmolalitas dan urin 3. Mengobservasi tanda-tanda cairan berlebih/ retensi (CVP meningkat. albumin.00 Diagnosa Keperawatan: Ketidakefektifan perfusi jaringan perifer berhubungan dengan diabetes S: Klien mengatakan edema yang ada pada bagian punggung kaki sudah mulai berkurang. Rabu/16 September 2013. emosi. Memonitor respon fisik. Ureum. 9. 11. . Membantu untuk mendpatkan alat bantuan aktivitas seperti kursi roda. TD ortostatik. mellitus 1. keadekuatan dinding nadi) 2. Memonitor HMT. dan O: Edema berkurang. Mengobservasi status hidrasi (kelembaban membran mukosa.8. 08. 10. Membantu pasien/keluarga untuk kekurangan dalam mengidentifikasi beraktivitas. total protein. distensi vena leher dan asites) P: Hentikan Intervensi. sosial dan spiritual. Membantu pasien untuk mengembangkan motivasi diri dan penguatan. . oedem.Rasa kram pada ekstremitas menghilang. krek.

mencatat bila adanya nyeri abdomen. Mengidentifikasi makanan yang disukai atau dikehendaki. 3. kembung. 2. Melibatkan keluarga klien pada perencanaan makan sesuai dengan indikasi 5. 7. Menimbang berat badan setiap hari atau sesuai indikasi. Mengompres dengan air hangat bagian yang bengkak. mual. Kamis/17 September 2013. intake tidak adekuat. Klien mengatakan badannya tidak lemah lagi. 4. 08.4. Porsi Makan klien dihabiskan. 1. Mengauskultasi bising usus. Memonitor TTV 6. Mengobservasi tanda-tanda hipoglikemia seperti P: Hentikan Intervensi. Memonitor adanya tanda-tanda infeksi. . S: Klien Mengatakan nafsu makannya mulai meningkat.00 WIB Diagnosa: Gangguan pemenuhan nutrisi berhubungan dengan penurunan metabolisme karbohidrat akibat defisiensi insulin. O: BB meningkat dari 56 KG menjadi 57 Kg. dan A: Masalah Teratasi muntah. Mempertahankan intake dan output secara akurat 5.

Memberikan pengobatan insulin secara teratur. Melakukan konsultasi dengan ahli diet . lapar. 8. cemas. denyut nadi cepat. peka rangsang. pusing dan sempoyongan. Memantau pemeriksaan laboratorium seperti glukosa darah. dan HCO3 7. aseton. ph. kulit lembab/dingin.perubahan tingkat kesadaran. 6. sakit kepala.