You are on page 1of 10

No.

Diagnosa Keperawatan
1
Ketidakefektifan proses kehamilanmelahirkan
Definis : kehamilan dan proses
melahirkan serta perawatan bayi baru
lahir yang tidak sesuai dengan
konteks,
norma,
dan
harapan
lingkungan.
Batasan Karakteristik
*Selama Kehamilan
 Gaya hidup tidak adekuat (mis.,
eliminasi, olahraga, nutrisi, higine
personal, tidur)
 Kurang akses pada sistem
pendukung
 Kurang respek pada bayi yang
belum dilahirkan
 Manajemen gejala kehamilan
yang tidak menyenangkan tidak
adekuat
 Perawatan prenatal tidak adekuat
 Persiapan lingkungan rumah
tidak adekuat
 Persiapan
barang-barang
perawatan bayi tidak adekuat
 Rencana kelahiran tidak realistis
*Selama persalinan dan melahirkan

Tujuan NOC

NIC
Peningkatan kelekatan
Definisi : memfasilitasi perkembangan
afektif, mempertahankan hubungan antara
bayi dan orang tua.
Aktivitas-aktifitas :
 Diskusikan dengan pasien kelekatan
yang didasari oleh budaya sebelum dan
setelah kelahiran
 Diskusikan reaksi pasien terhadap
kehamilan
 Tentukan imajinasi pasien pada anak
yang belum lahir
 Diskusikan
pengalaman
pasien
mengenai mendengarkan suara denyut
jantung bayi
 Diskusikan pengalaman pasien melihat
gambaran janin dari ultrasound
 Diskusikan
pengalaman
pasien
mengenai pergerakan janin
 Dukung pasien untuk menghadiri klas
prenatal
 Instruksikan pasangan pasien mengenai
bagaimana
berpartisipasi
selama
persalinan
 Letakkan bayi baru lahir ke kulit orang
tua setelah kelahiran
 Sediakan kesempatan bagi orang tua




Gaya
hidup
pada
tahap
persalinan tidak adekuat (mis.,
eliminasi, olahraga, nutrisi, higine
personal, tidur)
Kurang akses pada sistem
pendukung
Kurang perilaku kelekatan pada
bayi baru lahir
Kurang
proaktif
selama
persalinan dan melahirkan
Tidak berespon tepet pada
awitan persalinan

*Setelah melahirkan
 Gaya hidup pasca-partum tidak
adekuat
(mis.,
eliminasi,
olahraga, nutrisi, higine personal,
tidur)
 Kurang akses pada sistem
pendukung
 Lingkungan untuk bayi tidak
aman
 Perawatan payudara tidak tepat
 Perilaku
perlekatan
tidak
memadai
 Teknik menyusui bayi tidak tepat
 Teknik perawatan bayi tidak
adekuat
 Distres psikososial ibu
 Kehamilan tidak direncanakan





untuk
melihat,
memegang
dan
memeriksa bayi baru lahir segera
setelah kelahiran (misalnya., tunda
prosedur yang tidak perlu dan sediakan
privasi)
Fasilitasi kontak mata antara orang tua
dan bayi baru lahir segera setalah
kelahiran (misalnya., tunjukkan posisi
wajah, redupkan lampu kamar dan
sediakan lingkungan yang penuh privasi
dan tenang)
Lengkapi pengkajian ibu dan bayi baru
lahir pada saat orang tua memegang
bayi baru lahir
Bagikan pada orang tua mengenai
informasi
yang
didapatkan
dari
pengkajian fisik
Informasikan
pasien
mengenai
perawatan yang diberikan pada bayi
Sediakan pereda nyeri pada ibu
Dorong ibu untuk menyusui dengan
tepat
Sediakan pendidikan menyusui yang
cukup dan dukungan jika tepat
Instruksikan orang tua mengenai tanda
bayi merasa lapar (misalnya., rooting,
menghisap jari, menangis)
Instruksikan
orang
tua
mengenai
pentingnya
memberikan
makanan
sebagai aktivitas yang memelihara, yang











Kekerasan dalam rumah tangga
Kepercayaan diri ibu rendah
Ketidakberdayaan ibu
Kunjungan
ke
pelayanan
kesehatan
prenatal
tidak
konsisten
Kurang pengetahuan proses
kehamilan-melahirkan
Kurang perawatan prenatal
Kurang sistem pendukung
Lingkungan tidak aman
Model peran orang tua tidak
memadai
Nutrisi ibu tidak adekuat
Penyalahgunaan zat
Rencana
melahirkan
tidak
realistis





menyediakan
kesempatan
untuk
terjadinya kontak mata dan kedekatan
secara fisik
Bantu orang tua dalam mengidentifikasi
kebutuhan bayi pada saat menangis
(misalnya., lapar, nyeri, kelelahan,
fusiness)
Dukung respon yang konsisten dan tepat
pada bayi yang menangis
Tunjukkan teknik menenangkan bayi
pada orang tua
Diskusikan karakteristik perilaku bayi
dengan orang tua
Tunjukan
tanda
dari
bayi
yang
menunukan responnya pada orang tua
Dukung kedekatan secara fisik yang
sering dan terus-menerus antara bayi
dan orang tua (misalnya., kontak kulit ke
kulit, menyusui, menggendong bayi, dan
tidur dekat dengan bayi)
Instruksikan pada orang tua mengenai
bagaimana cara menyediakan kontak
kulit ke kulit (misalnya., perawatan
kangguru, memijat dan menemani
mandi)
Instruksikan pada orang tua mengenai
bagaimana merawat bayi (misalnya.,
mengganti popok, memberikan makan,
menggendong, memijat)
Dorong anggota keluarga atau teman





untuk memberikan perawatan pada bayi
Dukung perilaku peran sebagai caregiver
Dukung orang tua untuk mengidentifikasi
karakteristik keluarga yang ada pada
bayi
Sediakan bantuan dalam perawatan diri
untuk memaksimalkan fokus pada bayi
Bantu orang tua untuk mengenali setiap
bayi secara individual
Fasilitasi keseluruhan akses bagi orang
tua dan merawat anak yang sedang
dirawat dirumah sakit
Jelaskan alat yang digunakan untuk
memonitor bayi yang sedang dirawat
dirumah sakit
Instruksikan pada orang tua bagaimana
memindahkan bayi dari inkubator,
menghangatkan kasur, atau bassinet
saat mengelola alat dan selang
Demonstrasikan cara untuk menyentuh
bayi yang berada ditempat yang tertutup
Sediakan
obyek
visual
yang
menggambarkan bayi (misalnya., foto
dari bayi, tapak kaki bayi) untuk bayinya
yang dirawat dirumah sakit
Sering berikan informasi terbaru pada
orang tua mengenai status bayi yang
dirawat dirumah sakit
Instruksikan pada orang tua terkait
dengan
perkembangan
kelekatan,


No.
Diagnosa Keperawatan
2
Kesiapan
peningkatan
proses
kehamilan-melahirkan

Tujuan NOC

menekankan pada kompleksitas, situasi
alamiah dan kesempatan
Sediakan anticipatory guidance pada
setiap tahap perkembangan yang
mungkin terjadi
Tentukan bagaimana koping keluarga
terhadap situasi transisi
Sediakan kesempatan bagi orang tua
untuk mendiskusikan topik yang menjadi
perhatiannya (misalnya., rasa takut,
pertanyaan terkait dengan perawatan
bayi, perasaan kelelahan, pengelolaan
nyeri, dan cara untuk berinteraksi dan
berespon pada bayi)
Monitor faktor-faktor dimana mungkin
mengganggu kelekatan yang optimal
(misalnya., gangguan kesehatan mental
pada orang tua, kondisi keuangan,
perpisahan orang tua dan anak karena
pengobatan atau intervensi medis,
kesulitan dengan menyusui, penyediaan
foster care dan adopsi)
Sediakan rujukan pada pelayanan
(misalnya., finansial, pastoral care, dan
konseling), jika tepat
NIC

Definisi : suatu pola mempersiapkan
dan mempertahankan kehamilan,
proses kelahiran bayi, dan perawatan
bayi baru lahir yang sehat untuk
menjamin kesejahteraan dan dapat
ditingkatkan.
Batasan Karakteristik
*Selama kehamilan
 Menyatakan keinginan untuk
meningkatkan
gaya
hidup
prenatal
(mis.,
eliminasi,
olahraga, nutrisi, higine personal,
tidur)
 Menyatakan keinginan untuk
meningkatkan penatalaksanaan
gejala kehamilan yang tidak
nyaman
 Menyatakan keinginan untuk
meningkatkan
pengetahuan
tentang
proses
kehamilanmelahirkan
 Menyatakan keinginan untuk
meningkatkan persiapan bayi
baru lahir
*Saat persalinan dan melahirkan
 Menyatakan keinginan untuk
meningkatkan gaya hidup yang
tepat untuk tahap persalinan

(mis., eliminasi, olahraga, nutrisi,
higine personal, tidur)
Menyatakan keinginan untuk
meningkatkan
proaktivitas
selama
persalinan
dan
melahirkan

*Setelah melahirkan
 Menyatakan keinginan untuk
meningkatkan gaya hidup pascamelahirkan
(mis.,
eliminasi,
olahraga, nutrisi, higine personal,
tidur)
 Menyatakan keinginan untuk
meningkatkan
keamanan
lingkungan untuk bayi
 Menyatakan keinginan untuk
meningkatkan
pengguanaan
sistem pendukung
 Menyatakan keinginan untuk
meningkatkan
perawatan
payudara
 Menyatakan keinginan untuk
meningkatkan perilaku perlekatan
 Menyatakan keinginan untuk
meningkatkan teknik menyusui
bayi
 Menyatakan keinginan untuk
meningkatkan teknik perawatan
bayi baru lahir

No.
Diagnosa Keperawatan
3
Resiko
ketidakefektifan
proses
kehamilan-melahirkan
Definisi : rentan terhadap tidak
cocoknya konteks lingkungan, norma
dan harapan tentang kehamilan,
proses melahirkan, dan perawatan
bayi baru lahir.
Faktor Resiko
 Distres psikososial ibu
 Kehamilan tidak direncanakan
 Kehamilan yang tidak diinginkan
 Kekerasan dalam rumah tangga
 Kepercayaan diri ibu rendah
 Ketidak berdayaan ibu
 Kunjungan perawatan prenatal
tidak konsisten
 Kurang kesiapan kognitif menjadi
orang tua
 Kurang model peran menjadi
orang tua
 Kurang nutrisi ibu
 Kurang pengetahuan tentang
proses kehamilan-melahirkan
 Kurang perawatan prenatal
 Kurang sistem pendukung

Tujuan NOC

NIC


Penyalahgunaan zat
Rencana
melahirkan
realistis

tidak

No.
Diagnosa Keperawatan
4
Kerusakan integritas jaringan
Definisi : cedera pada membran
mukosa, kornea, sistem integumen,
fascia muskular, otot, tendon, tulang,
kartilago, kapsul sendi, dan atau
ligamen
Batasan Karakteristik
 Cedera jaringan
 Jaringan rusak
Faktor yang Berhubungan
 Agens cedera kimiawi (mis., luka
bakar, kapsaisin, metilien klorida,
agens mustard)
 Agens farmaseutikal
 Faktor mekanik
 Gangguan metabolisme
 Gangguan sensasi
 Gangguan sirkulasi
 Hambatan mobilitas fisik
 Kelebihan volume cairan
 Ketidakseimbangan status nutrisi

Tujuan NOC

NIC









(mis., obesitas, malnutrisi)
Kurang pengetahuan tentang
perlindungan integritas jaringan
Kurang pengetahuan tentang
pemeliharaan integritas jaringan
Kurang volume cairan
Neuropati perifer
Prosedur bedah
Suhu lingkungan ekstrem
Suplai daya voltase tinggi
Terapi radiasi
Usia ekstrem