You are on page 1of 2

Sejarah Indonesia Tahun 1900-1945

Oleh: Matthew
Pada awal tahun 1900, penjajahan oleh Belanda mulai lebih terasa.
Pada awalnya waktu jaman perang dunia kedua, Belanda hanya bisa
mengontrol Indonesia melalui VOC. VOC adalah perusahaan perdagangan
milik pemerintah Belanda. VOC memonopoli setiap jalur perdagangan di
Asia. Namun VOC berakhir dengan kebangkrutan yang sangat besar,
utang perusahaan miliki pemerintah Belanda ini berjumlah 136,7 juta
gulden. mengambil alih Indonesia, mereka memiliki kekuatan dan kuasa
untuk meraup keuntungan dari setiap aspek ekonomi. Belanda mengklaim
tanah Indonesia dan semua isinya. Tanah Indonesia yang sangat kaya
akan sumber daya alam dan rempah rempah kini sudah diklaim oleh
Belanda, dan siap untuk di eksplorasi dan eksploitasi untuk kepentingan
Belanda tersendiri. Sumber daya alam dan rempah rempah Indonesia
akan diekspor ke Belanda menggunakan kapal kapal untuk dijual ke
negara negara eropa, namun keuntungannya semua jatuh ke tangan
Belanda. Pemerintah Belanda melakukan kerja paksa besar besaran.
Orang orang jawa dipaksa untuk bekerja di perkebunan besar. Dengan
cara ini pemerintah Belanda dapat meraup keuntungan yang jauh lebih
besar dari pada yang bisa didapatkan VOC.
Untuk keluar dari penjajahan, dibutuhkan beberapa pejuang
pemberani untuk berani mengambil langkah. Pejuang inilah para pemuda
Indonesia. Pada tahun 1928 tepatnya pada tanggan 28 Oktober, para
pemuda Indonesia mengucapkan sumpah untuk memperjuangkan tanah
Indonesia, mengakui berbangsa Indonesia, dan menggunakan bahasa
Indonesia. Awal dari upaya memperjuangkan kemerdekaan Indonesia
dimulai dari sumpah pemuda ini. Lalu dilanjutkan oleh pergerakan
kelompok kelompok pemuda dan pemberontak untuk melawan Belanda.
Pertumpahan darah terjadi dimana mana, sedangkan kedua belah pihak
tidak ada yang mau mengalah. Belanda menjajah Indonesia Selma 250
tahun lamanya. Penjajahan belanda berkahir pada tahun 1942, ketika
Jepang berhasil masuk untuk mengusir orang Belanda dan mengambil alih
Indonesia. Penjajahan Jepang berakhir pada tanggal 17 agustus 1945
tepat pada tanggal proklamasi kemerdekaan Indonesia oleh Soekarno dan
Hatta. Pada akhir 1945 Indonesia sudah bebas dari para penjajah namun
Belanda kembali datang untuk mengambil alih Indonesia karena mereka
masih berfikir bahwa tanah Indonesia adalah miliki kerajaan Belanda, dan
semua itu terjadi setelah 1945, Agresi Militer, dan pertempuran besar
lainnya.
Kebangkrutan VOC juga disebabkan oleh kecurangan di dalam
perushaan. Korupsi besar besaran, pendapatan yang minim, dan masalah
finansial lainnya. Setelah perang dunia kedua, pemerintah Belanda turun

tangan sendiri untuk mengambil alih negara Indonesia. Pemerintah


Belanda sudah tidak mau melalui perusahaan perdagangan, melainkan
langsung menjadi pemerintah di Indonesia. Jika terus bergantung pada
VOC, pendapatan Belanda tidak begitu besar karena hanya aspek
perdagangan saja yang bisa diambil alih.
Di era 1900-1920 kita bisa melihat bagaimana bahasa sedang
berkembang. Bahasa bahasa yang dibagi kedalam banyak kategori seperti
bahasa Belanda dan bahasa Inggris untuk pemerintahan dan kasta yang
tinggi. Media media juga sering menggunakan bahasa bahasa asing
didalamnya karena akibat globalisasi yang sudah mulai. Bahasa melayu
digunakan untuk perdagangan, kongres2 yang menyatukan banyak
asosiasi dari keliling Indonesia, juga konferensi, serta media media seperti
lagu lagu dan film. Bahasa melayu digunakan sebagai lingua franca.
Bahasa persatuan yang menyatukan setiap orang di Indonesia. Karya
karya tulis juga mulai digunakan untuk menyebarkan bahasa Melayu.
Media cetak seperti majalah, surat kabar, surat, dan lain lain juga mulai
menggunakan bahasa Melayu. Sedangkan bahasa china dan mandarin
digunakan untuk perdagangan, terutama perdagangan dengan cina dan
yang didagangkan adalah tekstil dan makanan. Bahasa bahasa daerah
juga kerap digunakan di daerah daerah, serta pemerintahan daerah.
Namun setelah sumpah pemuda, bahasa Indonesia lebih merajai diatas
bahasa daerah.