You are on page 1of 13

TUGAS RESUME

EKONOMI PERTANIAN
KELOMPOK 2

Disusun Oleh:
NAMA ANGGOTA

: Putri Indah Sari ( 01021381419173 )
Nova Apriyanti ( 01021381419169 )
Nadhilla Putri ( 01021381419197 )
Muhammad Iqbal Taman ( 01021381419194 )
M. Esa Diputra ( 01021381419184 )
Hery Haryansyah ( 01021381419163 )

PROGRAM STUDI

: Ekonomi Pembangunan

DOSEN PENGASUH

: Prof. Dr. H. Syamsurijal, Ak, M.Sc.

FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS SRIWIJAYA PALEMBANG 2016 2 .

Konservasi dapat juga diartikan menjaga kelestarian sumberdaya alam demi kelangsungan hidup manusia.BAB 2 PENGERTIAN KONSERVASI. 3. Mengembangkan sumberdaya alternatif atau mencari sumberdaya pengganti. Pengertian Konservasi. yang biasanya demi memenuhi kebutuhan akan bahan mentah. Dalam pelaksanaannya cendrung mengarah ke arah pengurasan isi alam sehingga terasa kurang adanya penghargaan terhadap sumberdaya yang ada. yaitu pengambilan secara terbatas. DEPLESI. Melakukan perencanaan terhadap pengambilan sumberdaya alam. dan tindakan yang mengarah pada pengurasan perlu dicegah. yakni dengan limbah sedikit mungkin. sehingga sumberdaya alam yang tebatas jumlahnya dapat disubtitusikan dengan sumberdaya alam jenis yang lain. seperti ikan. dan sebagainya. Deplesi dan Persediaan Konservasi dapat diartikan sebagai suatu tindakan untuk mencegah pengurasan sumberdaya alam dengan cara pengambilan yang tidak berlebihan sehingga dalam jangka panjang sumberdaya alam tetap tersedia. Mengurangi. DAN PERSEDIAAN A. Mengusahakan eksploitasi sumberdaya alam secara efisien.besaran. Adapun persediaan atau cadangan (reserve atau stock) sumberdaya alam merupakan . membatasi. sedangkan konservasi menunjukkan perubahan distribusi antar waktu dalam tingkat penggunaan ke masa yang akan datang. tanah. Sedangkan Deplesi (berasal dari kata “depletion”) dapat diartikan sebagai suatu cara pengambilan sumberaya alam secara besar. 4. 2. dan mengatasi pencemaran lingkungan karena pencemaran dapat mengakibatkan cadangan sumberdaya alam semakin cepat habis karena kepunahan. Sehingga deplesi dapat diartikan sebagai perubahan distribusi antar waktu dalam tingkat penggunaan ke masa sekarang. Beberapa tindakan konservasi antara lain dapat berupa : 1. Menggunakan unsur-unsur teknologi yang sesuai dalam mengeksploitasi sumberdaya alam agar dapat menghemat penggunaan sumberdaya tersebut dan tidak merusak lingkungan 5.

Para kaum Pesimisme ini mengusulkan beberapa pemikiran bahwa dengan semakin meningkatnya kemajuan teknologi akan mendorong pertumbuhan ekonomi semakin pesat lagi. 6) Akhirnya kita harus berusaha untuk mengubah tendensi pertumbuhan yang sifatnya eksponensial itu dan membatasi kegiatan manusia sesuai dengan batasan-batasan alamiah. Cadangan sumberdaya akan meningkat bila terjadi penemuan baru (discovery). 5) Dampak dalam proses menuju batas tersebut bersifat kehancuran. yang pada gilirannya tentu akan membatasi tingkat pengambilan sumberdaya alam. 4) Batas persediaan itu akan segera tercapai. sehingga terbatas pulalah sumberdaya alam yang ada. sehingga dengan adanya peringatan dari kelompok Roma tersebut manusia harus dapat menentukan batas pertumbuhan ekonomi sendiri. Sementara kelompok optimisme . Pendapat kelompok pesimis ini dapat kita sederhanakan sebagai berikut: 1) Dunia ini terbatas adanya. dan ini membatasi pula tersedianya barang-barang produksi kebutuhan manusia 2) Hampir semua kegiatan produksi saat ini pertumbuhannya bersifat eksponensial 3) Produksi barang dan jasa pasti akan berhenti bila batas persediaan sumber daya alam itu sudah tercapai.sumberdaya alam yang sudah diketahui dan terbukti (identified and proven) dan bernilai ekonomis. Pemikiran yang pesimisme ini sudah diawali oleh tokoh-tokoh ekonomi terkenal seperti Adam Smith dan David Ricardo. peningkatan cadangan yang telah terbukti (extension) dan revisi (revison) cadangan sebagai akibat kebutuhan informasi mengenai kondisi pasar dan teknologi baru. B. sehingga apabila terus-menerus diambil/diolah maka persediaan makin lama akan semakin berkurang dan sampai pada saatnya nanti pasti akan habis. Pesimisme dan Optimisme terhadap Sumberdaya Alam Pandangan yang mengemuka terhadap sumberdaya alam adalah pesimisme yang mengatakan bahwa sumberdaya alam itu terbatas adanya. Sumberdaya alam itu baru diketahui persediaannya setelah menjadi kepentingan manusia.

. Lebih lanjut dikatakan bahwa perkembangan teknologi tidak menguras sumberdaya alam. Investasi dan disinvestasi berkaitan dengan perubahan nilai barang modal seseorang. 4) Dengan teknologi baru akan lebih dimungkinkan untuk menemukan sumberdaya alam pengganti atau sumberdaya alam alternative. dan selanjutnya justru akan terjadi konservasi dalam rencana pemanfaatan sumberdaya alam. Sebaliknya suatu kenaikan harga barang sumberdaya alam dapat berakibat mendorong investasi dan selanjutnya mengakibatkan adanya deplesi sumber daya alam. Sedangkan investasi dan disinvestasi tidak ada kaitannya dengan distribusi waktu tingkat penggunaan sumberdaya alam. lebih-lebih untuk sumberdaya alam yang dapat diperbaharui. Penurunan nilai atau harga suatu barang sumberdaya alam tertentu dapat cendrung menyebabkan terjadinya suatu disinvestasi. 3) Dengan teknologi baru akan lebih mudah diketemukan cadangan sumberdaya alam baru. C. namun sesungguhnya justru cenderung mengurangi pengurasan sumberdaya alam dengan memberikan penjelasan sebagai berikut: 1) Perkembangan teknologi dalam bentuk penemuan cara-cara produksi baru dapat berupa penghematan penggunaan barang-barang sumberdaya alam sebagai masukan dalam proses produksi dengan jumlah faktor produksi lain tetap. Sehingga meningkatkan jumlah persediaan sumberdaya alam. perusahaan ataupun masyarakat secara keseluruhan sebagai akibat dari perubahan dalam tingkat pendapatan maupun tingkat konsumsi yang bersangkutan. sehingga dimungkinkan adanya konservasi sumberdaya alam.yang berpendapat bahwa sumberdaya alam itu tersedia dan tidak akan pernah habis. 2) Dengan teknologi baru sumberdaya alam itu dapat digunakan berulang kali lewat proses pengolahan kembali limbah produksi (daur ulang = recycle). dan bukan berhubungan dengan perubahan fisik penggunaan sumberdaya alam milik seseorang. Konservasi dan Investasi Konservasi dan deplesi sebagaimana telah kita ketahui menunjukkan perubahan fisik dalam distribusi waktu tingkat penggunaan sumberdaya alam.

Harus ada panen maksimum yang dapat dilaksanakan secara periodik tanpa mempengaruhi pertumbuhan alami. sehingga masih banyak timbul berbagai kerusakan lingkungan.D. E. Gerakan konservasi di Indonesia belum tampak dengan jelas sampai dengan permulaan. Masalah lingkungan hidup belum banyak dikenal ketika itu. agar dilaksanakan observasi secara hati-hati. Repelita 1 tahun 1969. khususnya yang berhubungan dengan masalah pembangunan (development) dan pelestarian sumberdaya alam (preservation). lebih-lebih dalam hubungannya dengan proses pembangunan. Suatu perkembangan terakhir dalam usaha konservasi adalah apa yang disebut “pelestarian ilmiah” sebaai suatu usaga yang menggabungkan pendekatan ilmiah dengan usaha pelestari lingkungan pembangunan. Penggunaan Lestari sebagai Tujuan Ekonomi Penggunaan sumberdaya alam secara maksimum dan lestari kadang-kadang dianggap sebagai suatu tujuan dalam usaha konservasi sumberdaya alam oleh swasta maupun oleh pemerintah. misalnya untuk sumberdaya ikan. Dalam tubuh gerakan konservasi itu sendiri terdapat pertentangan pendapat. Ia telah menyatakan bahwa konservasi berarti pengunaan sumberdaya alam secara paling bermanfaat bagi jumlah orang yang sebanyak mungkin dan untuk waktu yang paling lama. 2. Ketergantungan manusia terhadap alam tidak hanya dikaitkan dengan kebutuhan pangan dan mineral saja. tetapi saling tergantung dan berinteraksi dalam bidang materi maupun nonmateri. hanya dibawah tiga asumsi sebagai berikut : 1. Tindakan ekonomis untuk meningkatkan atau menstabilkan pertumbuhan alamiah . Pembangunan dapat diartikan sebagai pengelolaan sumberdaya alam secara ilmiah atas dasar produksi yang dapat dipertahankan terus-menerus. Gerakan Konservasi di Amerika Serikat Giffort Pinchot adalah seorang ahli kehutanan Amerika serikat yang mendapatkan pendidikan di Jerman bertanggung jawab untuk mengembangkan sektor kehutanan secara ilmiah di Amerika Serikat dan ia dikenal sebagai pendiri dari gerakan konservasi di Amerika serikat. Tetapi konsep penggunaan sumberdaya alam yang lestari dan maksimum itu berlaku. dan konservasi itu berarti pembangunan dan sekaligus perlindungan terhadap sumberdaya alam.

3. INDUSTRIALISASI DAN PENGAMBILAN SUMBER DAYA ALAM . misalnya dengan menggunakan perbaikan lingkunga hidup. Suatu standar mimimun yang aman sesungguhnya merupakan suatu peningkatan fleksibiltas dalam melanjutkan pembangunan dalam masyarakat. F. Biaya untuk panen dan permintaan terhadap produk tidak ekonomis sifatnya bila dilaksanakan di bawah jumlah panenan maksimum menurut kondisi alam. Manfaat dari penentuan standar minimum yang aman itu adalah adanya tingkat adaptasi yang tinggi terhadap kondisi lokal serta adanya kemudahan dalam pemahaman bagi para pemakai sumberdaya alam. yaitu kondisi fisik yang kerana ulah manusia akan berakibat tidak ekonomis untuk menghentikan atau membalik tindakan deplesi. pemberian makan.beserta pemanenannya dengan cara-cara tertentu. sayangnya tidak begitu mudah menentukan derajad adanya daerah kritis bagi suatu sumberdaya tertentu. BAB 3 KAITAN ANTARA KEMISKINAN. penyebaran serangga (predator) untuk memakan serangga lain. Standar Minimum yang Aman untuk Konservasi Standar minimum yang aman untuk konservasi dapat dicapai dengan menghindari daerah kritis (critical zone). Lebih praktis dapat dikatakan bahwa mendifinisikan standar minimum yang aman sebagai suatu tindakan konservasi yang dirancang untuk menghindari daerah kritis. Selanjutnya pelaksanaan dari standar minimum yang aman harus dilaksanakan dengan biaya sosial yang seminimal mungkin. Atau dengan kata lain daerah kritis ini dirumuskan sebagai tingkatan di bawah mana suatu penurunan dalam aliran tidak dapat lagi dikembalikan secara ekonomis atas dasar kondisi yang bisa dimengerti sekarang ini.

Selanjutnya kelompok Roma juga mengajak kita untuk menyadari dan sudi berpandangan jauh ke depan serta tidak berpandangan sempit. lebih-lebih disertai dengan peningkatan dalam taraf hidup yang tercermin pada peningkatan pendapatan perkapita. Keadaan saat ini hampir seluruh manusia di bumi ini mempunyai pandangan yang sempit dan pendek baik dalam lingkup waktu dan ruangan dan hanya sedikit yang berpandangan luas dan panjang. The limits to Growth. Meadows. Semakin pesat pertumbuhan ekonomi. Semakin miskin seseorang maka akan cenderung semakin pendek dan sempit dalam mempertimbangkan keputusan yang diambilnya. Pandangan Manusia dalam Ruang dan Waktu Sebagian besar teori pertumbuhan ekonomi pada mulanya memusatkan perhatian pada hubungan antara produksi atau output dengan faktor produksi capital dan tenaga kerja. semakin sedikit sumberdaya alam yang tersedia di bumi ini.A. Hubungan antara Penduduk. seseorang cenderung untuk memikirkan pemenuhan kebutuhannya yang paling mendesak dan untuk kebutuhan hidupnya sendiri. akan dituntut semakin banyak . Artinya tidak hanya mementingkan diri sendiri. Semakin tinggi tingkat pendapatannya akan semakin longgarlah ruang geraknya untuk mengambil keputusan baik untuk jangka waktu yang lebih lama maupun untuk kebutuhan banyak orang diluar dirinya. New American Library.H. Di sisi lain dapat ditarik pula suatu hipotesis yang masih harus di uji kebenarannya yaitu bahwa justru golongan kaya yang mampu menguras sumberdaya alam karena kerakusannya dengan maksud untuk mendapatkan keuntungan usaha yang maksimal. Dengan kata lain dengan kemiskinannya. Kelompok Roma (D. Tetapi akhir-akhir ini mulai terasa perlunya melihat peranan sumber daya alam dalam hubungannya dengan pertumbuhan ekonomi. Lebih-lebih lagi setelah di ketemukan adanya hubungan terbalik antara pertumbuhan ekonomi dan sumberdaya alam. Industri dan Sumberdaya Alam Semakin banyak jumlah penduduk. tetapi lebih luas bahkan memikirkan dunia ini sebagai satu kesatuan. B. dkk. 1972) sudah merasa khawatir apakah penduduk yang semakin besar jumlahnya di planet bumi ini akan dapat dipenuhi kebutuhannya dengan sumberdaya alam yang semakin terbatas adanya.

maka semakin tinggi biaya penanggulangannya dan semakin beratlah pencapaian tujuan pembangunan suatu bangsa untuk hidup lebih baik secara materiil dan lebih lama di dunia ini. Skema: Kaitan Antara Sektor Industri. demikian pula dalam hubungannya dengan sektor jasa. di mana sektor industri menggunakan hasil produksi sektor pertanian sebagai masukan dan sebaliknya banyak hasil produksi sektor pertanian menggunakan hasil produksi sektor industri sebagai masukan. Pertanian dan Jasa Serta Sumberdaya Alam dan Lingkungan . Jadi ada saling ketergantungan di antara berbagai kegiatan produksi dalam perekonomian terlihat pada gambar di bawah ini. Dengan semakin memburuknya kualitas TUA itu. Pencemaran karena kegiatan produksi lewat industri perpabrikan maupun pertanian terutama sekali akan terasa pada tanah. Di sisi lain kegiatan produksi yang semakin meningkat di samping menghasilkan alat pemuas kebutuhan yang lebih banyak berupa barang dan jasa juga menghasilkan adanya pencemaran lingkungan (polusi).barang dan jasa yang harus disediakan dan pada gilirannya akan digali atau dipakai lebih banyak sumberdaya alam. udara dan air (TUA). Antara berbagai sektor kegiatan itu terdapat hubungan timbal balik.

sumberdaya alam. Dari faktor-faktor di atas tampaknya penduduk merupakan faktor yang justru lebih serius di sektor pertanian dibanding sektor di luar pertanian. sebab kalau tidak ada pertumbuhan ekonomi niscaya standar hidup manusia pasti semakin merosot. Faktor-faktor tersebut adalah penduduk.Dari skema itu tampak ada 3 bidang kegiatan atau sektor usaha yaitu sektor industri. dan pengambilan sumberdaya alam tetap seperti pada saat ini. Bila kecenderungan pertumbuhan jumlah penduduk dunia. seperti yang dialami oleh . Ada kemungkinan untuk mengubah kecenderungan pertumbuhan dan menciptakan keadaan ekologi dan ekonomi yang stabil di masa datang. produksi pertanian. 3. pencemaran. Akibat yang timbul dari tercapainya batas pertumbuhan itu ialah jumlah penduduk akan berkurang secara drastis demikian pula kapasitas sektor industri. Laju pertumbuhan penduduk yang tinggi di negara-negara yang sedang berkembang merupakan akibat dari penurunan tingkat kematian dan masih tetap tingginya tingkat kelahiran dan ini terjadi terutama di luar sektor industri. semakin cepat mereka mulai. Tingkat kelahiran di negara-negara industri jelas menurun dan bahkan kalau kecenderungan ini berlangsung terus akan dapat terjadi keadaan penduduk yang “stasioner” atau bahkan semakin kecil jumlahnya. produksi industri pengolahan dan pencemaran lingkungan. industrialisasi. Seperti telah dikemukakan bahwa pertumbuhan jumlah penduduk justru mendorong usaha pertumbuhan ekonomi. semakin cepat pula kemungkinan berhasilnya. pertanian dan jasa yang masing-masing mempunyai hubungan input-output demi kelangsungan produksi di masing-masing sektor usaha tersebut Kelompok Roma dengan menggunakan model matematis menunjukkan saling ketergantungan di antara lima faktor yang utama yang menentukan laju pertumbuhan dan batas pertumbuhan ekonomi di dunia ini. Beberapa kesimpulan dari studi kelompok Roma itu adalah sebagai berikut: 1. batas pertumbuhan di bumi ini akan tercapai dalam waktu kira-kira 100tahun lagi. Demikian pula pencemaran lingkungan bukan saja merupakan hasil dari limbah industri. 2. tetapi juga merupakan akibat dari kepadatan jumlah penduduk. Bila penduduk dunia mengambil keputusan untuk berjuang merealisasikan keadaan pada butir (2). produksi pangan. Keseimbangan secara global di dunia ini dapat direkayasa sehingga kebutuhan setiap orang di dunia ini dapat dipuaskan dan setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk merealisasikan potensi-potensi yang dimilikinya.

Pengambilan Sumberdaya Alam dalam Masyarakat Industri Banyak sumberdaya alam yang diperlukan oleh masyarakat industri yang sudah hampir habis dalam arti bahwa tingkat pengunaan sekarang terlalu tinggi dalam kaitannya dengan jumlah persediaan sumberdaya alam yang diketahui. Cara ketiga adalah berupa penekanan permintaan terhadap sumberdaya alam. Demikian pula semakin banyak teknologi yang . Cara yang pertama adalah meningkatkan tersedianya sumberdaya alam pada laju yang paling tidak sama dengan laju penggunaan sumberdaya alam. C. Jerman. dan semakin lama kita menunggu kapan akan dilaksanakan kebijakan konservasi maka akan semakin sulit usaha konservasi itu dapat dilaksanakan. Sebagai misal adalah diciptakannya mobil-mobil model baru yang hemat bahan bakar. 2.Swedia. Kebijakan yang sekarang ini ditempuh dalam kebanyakan negara industri diarahkan untuk meningkatkan tersedianya sumberdaya alam seperti mengintensifkan penelitian sumber-sumber minyak dan gas baru. tetapi yang jelas adalah bahwa persoalan itu ada dan sesungguhnya hanya ada tiga kemungkinan cara pemecahannya : 1. Apakah masalah pengambilan sumberdaya alam itu bersifat temporer ataupun permanen. Semua pihak menyetujui pernyataan ini. Denmark. Ketiga cara diatas sebaiknya digunakan secara bersamaan. Kita harus menggunakan “technical fix” yaitu pemecahan masalah yang secara teknis dan ekonomis layak atas dasar standar saat ini dan tidak memerlukan perubahan-perubahan sosial dan kebudayaan yang berarti. Cara kedua adalah meningkatkan efisiensi penggunaan sumberdaya alam yang sekarang ini sudah kita kuasai dan kita ketahui persediaanya. Permintaan terhadap sumberdaya energi dan sumberdaya lain meningkat terus dengan cepat. Sebagai contoh dari cara ini adalah penggunaan kendaraan angkutan umum untuk menggantikan kendaraankendaraan pribadi. Beberapa tindakan konservasi sumberdaya alam dapat digunakan bersama-sama dengan tindakan untuk menemukan sumberdaya alam baru guna menunjang pertumbuhan permintaan akan sumberdaya alam. Austria. namun ada perbedaan pendapat mengenai implikasi kebijakan dan cara penanggulangan masalah yang ditimbulkannya. 3. Hongaria yang dperkirakan akan dapat mencapai pertumbuhan penduduk nol (Zero Population Growth = ZPG) pada pertengahan abad ke 21. Cara yang ketiga ini menghendaki adanya perubahan cara hidup atau gaya hidup para pribadi dalam masyarakat.

terutama negara industri maju seperti Amerika Serikat. semakin sedikit macam teknologi tepat guna yang diarahkan untuk pertumbuhan ekonomi yang pantas (tidak terlalu cepat). D. Ancaman terhadap ekosistem dunia disebabkan oleh adanya negara industri. Mungkin tidak ada cara untuk menghindari pencemaran dan pengurasan sumberdaya alam kalau tingkat perkembangan ekonomi tertentu harus dicapai. maka kita akan membawa masyarakat kembali ke jaman tradisional dengan kehidupan sederhana. Perubahan ssial yang cepat dan struktur masyarakat yang kompleks akan tidak memungkinkan untuk menemukan dan melaksanakan pemecahan terhadap masalah tersebut. 2. Mobil merupakan sumber yang utama dari pencemaran udara di Amerika Serikat karena banyaknya jumlah mobil. Apakah pencemaran lingkungan dan pengurasan sumberdaya alam selalu terjadi dalam masyarakat industri? Bila memang demikian.dikaitkan dengan usaha peningkatan pertumbuhan ekonomi. Pembangunan dan Lingkungan Hidup di Indonesia . E. Sebagai suatu kesimpulan adalah bahwa ada hubungan yang jelas antara industrialisasi dan memburuknya lingkungan serta berkurangnya sumberdaya alam. Hubungan antara industrialisasi dan lingkungan serta pengurasan sumberdaya alam berkembang secara eksponensial dan ada bahaya yang nyata bahwa akan ada saat di mana kegiatan harus jalan terus dan akan membawa kepada kehancuran dari cara kehidupan industri itu sendiri. maka : 1. tetapi bila yang ditempuh adalah tanpa pertumbuhan. Industri pengolahan dan pabrik-pabrik pembangkit listrik yang dibutuhkan oleh masyarakat industri secara langsung bertanggung jawab terhadap pencemaran lingkungan dan air. dan ini adalah sebagai akibat dari kemakmuran yang diciptakan oleh negara tersebut sebagai hasil industrialisasi. Pemecahannya apabila dengan terus meningkatkan pertumbuhan dan kemajuan teknik untuk mengatasi masalah tersebut. Sumberdaya Alam dan Pencemaran dalam Masyarakat Industri Memburuknya lingkungan dan terkurasnya sumberdaya alam sangat dipengaruhi oleh perkembangan sektor industri. walaupun pada derajat yang berbeda-beda. maka rasanya tidak ada masalah dalam masyarakat industri.

Cara yang sering digunakan dalam pengelolaan lingkungan ini adalah dengan menginternalisasikan eksternalitas negatif yang disebabkan oleh pembangunan ekonomi. Undang-undang Lingkungan Hidup untuk Indonesia dipersiapkan. Sebaliknya yang diperlukan adalah manfaat yang berkelanjutan untuk kesejahteraan. Oleh karena itu munculnya ekonomi lingkungan merupakan suatu tindakan yang sangat tepat. misalnya pembuatan waduk. sehingga pengelolaan sumberdaya alam dalam kaitannya dengan pengelolaan lingkungan tidak hanya mempertimbangkanmanfaat kekayaan alam itu dalam sesaat dengan keuntunga yang sebesar-besarnya tetapi yang diperlukan adalah pengelolaan yang tepat demi kelestarian pembangunan dalam jangka panjang. terlebih dahulu harus kita perhatikan dampak positif dan negatifnya. sehingga ekonom yang dihasilkan pada gilirannya akan mengerti masalah pengembangan sektor industri dengan tetap memperhitungkan kepentingan lingkungan. . Salah satu alsannya adalah untuk mempertahankan keseimbangan antara kelestarian lingkungan dengan pembangunan yang sedang dilaksanakan. ANDAL merupakan suatu instrumen yang memungkinkan untuk melakukan pelestarian lingkungan yang serasi dan seimbang tersebut. Suatu contoh untuk keserasian guna pemeliharaan lingkungan dan pembangunan apabila kita mengadakan intervensi terhadap alam.Pada tahun 1982. Maksudnya adalah pengembangan industri di suatu wilayah perlu memperhatikan lingkungan. Jangan sampai terjadi peningkatan kegiatan ekonomi melalui industrialisasi namun sektor pertanian atau kehutanan menjadi rusak dan lingkungan pengembangan industri jangan hanya membuahkan manfaat yang temporer saja tanpa memperhatikan dampak negatif dalam jangka panjang. Untuk itulah dikembangkan ANDAL (Analisa Dampak Lingkungan).