You are on page 1of 1

Betania Ocxy 14274

Elizabeth Nada 14287
Revi Serviyani 14289
Monica Latu 14291
Ariadne Kristia 14292

Analisis Akustika Bangunan

GEREJA ST.PETRUS-PAULUS BABADAN
Lokasi
Gereja St. Petrus dan Paulus Babadan
TIPOLOGI
Tipologi bangunan yang dijadikan objek studi adalah
gereja. Menurut KBBI, gereja adalaj gedung (rumah) tempat
berdoa dan melakukan upacara agama Kristen. Gereja adalah
bangunan atau struktur yang tujuan utamanya adalah untuk
memfasilitasi pertemuan sebuah Gereja.
Gereja yang dijadikan objek studi adalah Gereja St,
Petrus dan Paulus Babadan yang berlokasi di Dolo,
Wedomartani, Ngemplak, Sleman, Yogyakarta.

Denah Gereja
skala 1:150

Fungsi
Ruang
Kantor

Volume
Ruang(m3)

Waktu
dengung(detik)

30

0.5

100

0.75

Ruang
100
Konferensi
1000

0.5

Studio
Musik

500

0.9

5000

1.5

500

1.5

5000

1.8

Gereja

Foto Data Fisik

TINGKAT KEBISINGAN YANG
DIPERBOLEHKAN

Standar Waktu Dengung

0.8

Ruangan

(dBA)

Hall Konser

25-35

Gereja

35-40

Meeting Room

40-45

Studio Rekaman

20-25

Studio Radio

20-30

Teater Drama

30-40

Kebisingan latar belakang: tingkat kebisingan pada suatu area, tanpa adanya sumber nois yang menonjol.
Kebisingan latar belakang yang dapat diterima ≤ 40 dB.

Lokasi : dalam Gereja, pagi

Lokasi : depan teras pagi

Lokasi : dalam Gereja, sore

Lokasi : luar Gereja,sore

ÇĆ

FOMǾPİ ÒPÕÑ

Situasi

ĈD

ĊD
ĊĆ

ĈĆ
ĎĆ

skala 1:350

ČD

D

ČĆ
ĈD

ÇĆ

Ć

ĈĆ

ČĆ

ĊĆǼĊDǼÇĆǼÇDǼDĆǼDDǼĎĆǼĎDǼĐĆǼĐDǼÐĆǼÐDǼEĆ ǼEDǼ
ĊÇ ĊE ÇÇ ÇE DÇ DE ĎÇ ĎE ĐÇ ĐE ÐÇ ÐE EÇ EE

Ć
ÇDǼÇE

DĆǼDÇ

DDǼDE

- indeks polusi kebisingan = 64.15 dBA
- kebisingan lalu lintas = 53.5 dBA
- kebisingan latar = 46.3 dBA
Tingkat kebisingan rata-rata secara statistik =
50.4dBA

skala 1:350

Ć
DDǼDE

ĎĆǼĎÇ

ĎDǼĎE

ĐĆǼĐÇ

ĐDǼĐE

ÐĆǼÐÇ

ÐDǼÐE

ĎĆǼĎÇ

jadi :

Siteplan

D

Lokasi : luar Gereja, pagi

Jadi:
Indeks polusi kebisingan = 123,661 dBA
Kebisingan lalu lintas = 214,179 dBA
Kebisingan latar = 34,167 dBA
Tingkat kebisingan rata-rata secara statistik = 59,375
dBA

jadi :
- indeks polusi kebisingan =
94.36 dBA
- kebisingan lalu lintas = 100
dBA
- kebisingan latar = 60dBA
Tingkat kebisingan rata-rata secara
statistik = 70.49 dBA

jadi :
- indeks polusi kebisingan =
90.63 dBA
- kebisingan lalu lintas = 99.2
dBA
- kebisingan latar = 58.4 dBA
Tingkat kebisingan rata-rata secara
statistik = 67.1dBA

MATERIAL KONDISI EKSISTING

Modeling Ecotect

ĊĆ
ČD
ČĆ
ĈD

1

LANTAI

2

PINTU

ĈĆ
D
Ć
ĊĆǼĊÇ ĊDǼĊE ÇĆǼÇÇ ÇDǼÇE DĆǼDÇ DDǼDE ĎĆǼĎÇ ĎDǼĎE ĐĆǼĐÇ ĐDǼĐE ÐĆǼÐÇ

Jadi:
Indeks polusi kebisingan = 90,5054 dBA
Kebisingan lalu lintas = 162,1 dBA
Kebisingan latar = 33,3 dBA
Tingkat kebisingan rata-rata secara
statistik = 43 dBA

3

JENDELA

4

DINDING

5

PLAFOND

HASIL ANALISIS MODEL EKSISTING

Tampak Barat

Eksterior Gereja

Acoustic response – ESTIMATED REVERBERATION

skala 1:200

Acoustic response – EKSISTING RAYS

1000 Hz Acoustic response – EKSISTING RAYS

2000 Hz RAYS AND
PARTICLES

Langit-langit Gereja

Tampak Belakang
skala 1:200

HASIL ANALISIS MODEL Re-Desain
1

LANTAI

2

PINTU

3

JENDELA

4

DINDING

5

PLAFOND

1

Tampak Samping Selatan
skala 1:200

Acoustic response – EKSISTING RAYS

1000 Hz

Interior Gereja

Tampak Samping Utara
skala 1:200

Berdasarkan hasil pengukuran di lapangan dan simulasi
akustik ruang, kondisi eksisting di Gereja Babadan masih
belum memenuhi standar yang ditetapkan untuk sebuah
gereja.Maka, dibuatlah simulasi akustik ruang untuk
kondisi re-desain terlihat useful ( garis kuning) lebih
banyak daripada kondisi eksisting. Hal ini menunjukkan
penyebaran suara yang dapat diterima umat dengan
lebih baik, namun masih terdapat echo pada Bangunan
Gereja Babadan ( garis merah).

RAYS AND PARTICLES

Isometri Interior

Altar Gereja

skala 1:200
TITIK PENGUKURAN KEBISINGAN

A
C
D
B

A

Depan , Gerbang Gereja
Waktu : Pagi & sore

B

Depan , Teras Gereja
Waktu : Pagi & sore

C

Depan , Dalam Gereja (Tengah)
Waktu : Pagi & sore

D

Depan , Dalam Altar Gereja
Waktu : Pagi & sore

posisi pembicara

SUMBER KEBISINGAN
GEREJA
Kebisingan dari jalan raya berasal dari
:
 Kendaraan bermotor : Kendaraan
bermotor itu sendiri dan gesekan roda
dengan jalan
 Manusia yang melakukan aktivitas
dengan kendaraan bermotor

jumlah kursi = 84 kursi
kapasitas ruang = 420 orang

Kaca Patri

Atap Bangunan Berupa : Genteng Metal
Warna abu-abu
Dengan interior : Eternit: 0,17

Lisplang Kayu

rata-rata pengunjung
410 orang

sound
system

Kolom beton :
Kolom beton dicat: 0,04
Dinding Batu bata :
Batu bata diplester halus: 0,02

Kaca Bening :
Kaca halus: 0,01

DESKRIPSI
KEGIATAN UTAMA

Lantai Keramik 30cm x30cm :
Semen dilapis keramik: 0,015

Kusen Kayu Pintu & Jendela