You are on page 1of 8

Laporan Kasus (Case Report)

Subyek Penelitian
1. DATA RESPONDEN
Nomor
:
Responden
Gender
2

Laki-laki/Perempuan*

ANAMNESIS
Nyeri Dada
Sesak Nafas
Mudah

1. Ada
1. Ada
1. Saat istirahat

2. Tidak Ada
2. Tidak Ada
2. Kegiatan ringan

Lelah

3.

4.

Kegiatan Sedang

3.PEMERIKSAAN FISIS
Tekanan
: .mmHg
Darah
Nadi

: .............................

4. Kebugaran

Denyut Nadi sebelum Test


Denyut Nadi setelah Test
Denyut Nadi 5 menit setelah Test

kali/menit
kali/menit
kali/menit

Kegiatan

Berat

Kuisioner
Hari dan tanggal pengambilan data

: ........

/ 2015

Pewawancara

: .........................

DATA RESPONDEN
1. No. Responden

2. Bagaimana cara adik berangkat ke Sekolah?


( ) 1. Jalan kaki
( ) 2. Bersepeda
( ) 3. Kendaraan bermotor pribadi
( ) 4. Kendaraan dengan supir
3. Dalam 3 bulanterakhir, apakah adikberolah raga?
( )1. Ya ( ) 2.Tidak
4. Olah raga apa yang rutinadiklakukan?
( ) a. Biliar, Bowling, Golf
( ) b. BuluTangkis, Sepeda, Menari, Berenang
( ) c. Bola Basket, Sepak Bola/Futsal, Tinju
( ) d. Lain-lain
5. Seberapa sering dalam 1 minggu adik berolahraga?
( ) 1. Lebih dari 3 kali/minggu
( ) 2. Kurang dari 3 kali/minggu
6. Berapa lama durasi adik berolahraga dalam 1 sesi (tanpa istirahat)?
( ) 1. Kurangdari 20 menit
( ) 2. 20 - 30 menit
( ) 3. Lebih dari 30 menit
7. Apakah adik mudah merasa lelah saat melakukan aktivitas?
( ) 1. Ya
( ) 2.Tidak
( ) 3.Kadang-kadang

1. Metode Tes Kebugaran Harvard


Tes ini adalah pengukuran yang paling tua untuk mengetahui kemampuan
aerobik yang dibuat oleh Brouha pada tahun 1943. Ada beberapa istilah seperti
kemampuan jantung-paru, daya tahan jantung-paru, aerobic power, cardiovascular
endurance, cardiorespiration endurance, dan kebugaran aerobik yang mempunyai arti
yang kira-kira sama. Penelitian ini dilakukan di Universitas Harvard, USA, jadi nama
tes ini dimulai dengan nama Harvard. Inti dari pelaksanaan tes ini adalah dengan cara
naik turun bangku selama 5 (lima) menit.
Pelaksanaan:
1. Tinggi bangku 30 cm
2. Irama langkah pada waktu naik turun bangku (NTB) adalah 30 langkah per menit,
jadi 1 (satu) langkah setiap 2 (dua) detik
3. 1 (satu) langkah terdiri dari 4 (empat) gerakan/hitungan:

Hitungan 1 : Salah satu kaki diangkat (boleh kanan atau kiri terlebih dahulu

tetapi konsisten), kemudian menginjak bangku. (Asumsi kaki kanan)


Hitungan 2 : Kaki kiri diangkat lalu berdiri tegak di atas bangku
Hitungan 3 : Kaki yang pertama menginjak bangku pada hitungan 1 (asumsi

kaki kanan) diturunkan kembali ke lantai


Hitungan 4 : Kaki kiri diturunkan kembali ke lantai untuk berdiri tegak seperti
sikap semula

4.Ganti

langkah

diperbolehkan

tetapi

tidak

lebih

dari

(tiga)

kali

5. Supaya irama langkah ajeg/stabil, maka digunakan alat metronometer


6. NTB dilakukan selama 5 (lima) menit. Saat aba-aba stop, tubuh harus dalam
keadaan tegak. Kemudian duduk dibangku tersebut dengan santai selama 1 (satu)
menit
7. Hitung denyut nadi (DN) orang coba (testi) selama 30 detik. Dicatat sebagai DN 1
8. 30 detik kemudian hitung kembali DN testi selama 30 detik. Dicatat sebagai DN 2
9. 30 detik kemudian hitung kembali DN testi selama 30 detik. Dicatat sebagai DN 3
10. Setelah mendapatkan DN 1, DN 2, DN 3, maka data tersebut dimasukan kedalam
rumus Indeks kebugaran yang selanjutnya dikonversikan sesuai rumus yang dipilih
11. Apabila testi tidak kuat melakukan NTB selama 5 (lima) menit, maka waktu lama
NTB tersebut dicatat, lalu DN-nya diukur/dihitung sesuai dengan petunjuk
pengambilan DN tersebut
Indeks Kebugaran

Rumus Panjang:

Durasi

NTB

(detik)

100/2

(DN

1+DN

Indeks Kebugaran Kategori Kebugaran


< 55 Jelek
55-64 Kurang dari rata-rata
65-79 Rata-rata
80-89 Baik
90 Baik sekali

Rumus Pendek: Durasi NTB (detik) x 100/(5,5 x DN 1)

Indeks Kebugaran
Kategori Kebugaran < 50 Jelek 50-80 Rata-rata >80 Baik

2+DN

3)

2. Non Randomized Pretest-Posttest Control Group Design


Pretest dan Posttest
Aspek
Aktivitas

Subyek
Indikator
Waktu

Belajar
Visual
Membaca
Activities
Oral
Berpendapat
Activities
Mendengarka
Listening

n Musik

Activities

(Menebak
Judul Lagu)

Writing
Menyalin
Activities
Drawing
Menggambar
Activities
Motor

Membuat

Activities
Mental

konstruksi
Mengingat

Activities

1. Visual Activities
Bacalah kalimat dibawah ini:
Seminggu yang lalu, Amel berkunjung ke rumah kakek dan neneknya di Palu.
Amel bahagia bisa bertemu dengan mereka yang sangat menyayanginya. Selain
berkumpul bersama kakek dan nenek, Amel juga bermain di banyak tempat wisata.
Salah satunya adalah Anjungan Nusantara.
2. Oral Activites
Berikan pendapat adik tentang masalah berikut:
Pada saat bermain sepak bola, saat hendak menggiring bola ke gawang tiba-tiba
Rizal terjatuh karena tersandung. Rizal mengalami luka dibagian lututnya. Sebagai
teman, apa yang harus kalian lakukan?
3. Listening Activities
Tebak judul lagu yang adik dengarkan!
4. Writing Activities
Salinlah kalimat dibawah ini:
Liburan yang lalu aku dan teman-teman ke Tanjung Karang. Pemandangan disana
sangat indah dan suasananya sangat menyenangkan.
5. Drawing Activities
Gambarlah sebuah rumah, serta pohon dan bunga yang berada di pekarangannya!
6. Motor Activities
Susunlah konstruksi atau balok di depan adik!
7. Mental Activities
1) Siapa yang berkunjung ke Rumah kakek dan neneknya di Palu?
2) Pada saat bermain apa Rizal terjatuh karena tersandung batu?

Penilaian aktivitas belajar pada penelitian ini menggunakan Non Randomized Pre
Test-Post Test Control Group Design. Pada tes ini akan dilakukan pre-test dan post
test yang berkaitan dengan aspek-aspek aktivitas belajar yang dalam pengukurannya
menggunakan waktu. Pre-test dilakukan sebelum melakukan tes kebugaran,
sementara post test dilakukan setelah tes kebugaran. Kategori objektif untuk aktivitas
belajar, yaitu seseorang dikatakan aktivitas belajarnya tinggi apabila waktu dari hasil
posttest lebih cepat dibandingkan dengan hasil pretest dan dikatakan aktivitas
belajarnya rendah apabila waktu dari hasil posttest lebih lama dibandingkan dengan
hasil pretest.