You are on page 1of 3

Sendi acromioclavicular terdiri dari dua tulang (acromion dan klavikula), empat

ligamen dan meniskus sendi. Normal celah sendiacromioclavicular adalah 1-3mm pada
individu muda dan menyempit hingga 0,5cm atau kurang pada individu lebih dari 60 tahun.

Sendi acromioclavicular adalah sendi diartrosis dengan meniskus fibrokartilago yang


terhubung dengan kartilago hyalin dari prosessus acromion dari klavikula. Secara horizontal
dan vertikal, sendi distabilkan dengan adanya ligamen anterior dan posterior yang meruakan
kombinasi dar otot yang dinamis dan ligamentum yang statis yang menghasilkan pergerakan
normal.
Klasifikasi Cedera Sendi Acromioclavicular
Sprain pada sendi acromioclavicular diklasifikasikan berdasarkan keparahan dari cedera
ligamen acromioclavicular dan coracoclavicular, kapsul sendi acromioclavicular dan otot
pada bahu (trapezius dan deltoid) yang melekat pada klavikula. Sprain pada sendi
acromioclavicular lebih sering ditemukan dibandingkan dengan fraktur.
Kalsifikasi Rockwood pada cedera acromioclavicular sebagai berikut:

Tipe I : spain minor dari ligamen acromioclavicular, kapsul sendi intak, ligamen
coracoclavicular intak dan muskulus deltoid dan trappezius intk
Tipe II : Rupturnya ligamen acromioclavicular dan kapsul sendi, sprain dari ligamen
coracoclavicular tetapi celah coracoclavicular masih intak dengan detachment minimal pada
deltoid dan trapezius.
Tipe III : Rupturnya ligamen acromioclavicular, kapsul sendi dan ligamen coracoclavicula,
elevasi dari klavicula dan detachment pada deltoid dan trapezius
Tipe IV : Ruptur dari ligamen acromioclavicualr, kapsul sendi dan ligamen coracoclavicular,
pergeseran klavicula ke arah posterior menuju trapezius dan detachment deltoid dan
trapezius.
Tipe V : Rupturnya ligamen acromioclavicular, kapsul sendidan ligamen coracoclavicular,
elevasi klavikula (pergeseran >100%) dan detachment deltoid dan trapezius

Tipe VI : Ruptur dari ligamen acromioclavicular, kapsul sendi dan ligamen coracoclavicular,
klaviikula bergeser di belakang tendon dari biseps dan coracobrachialis
Etiologi
Mekanisme cedera yang umum pada cedera ligamen acromioclavicular dan
coracolavicular adalah cedera langsung pada acromion superior, biasanya jatuh dengan posisi
adduksi lengan. Hal ini menyebabkan acromion bergerak ke bawah dan terjadi sprain pada
ligamen acromioclavicular intraartikuler. Apabila energi cedera cukup besar, ligamen
coracoclavicular ekstraartikuler juga dapat terkena.
Komplikasi
Serupa dengan cedera pada sendi lainnya, sekali sendi acromioclavicularterjadi cedera
maka mempunyai kecenderungan untuk terjadi artritis. Komplikasi lain dari cedera sendi
acromioclavicular dapat terjadi :
a.
b.
c.
d.

Deformitas
Osteoartrosis
Penurunan pergerakan sendi
Osteolisis klavikula distal