M

a
s
a
P
a
s
c
a
K

KIMIA LINGKUNGAN
Kelompok 2

Disusun Oleh ;
Nama :
1.Abdul Azis Murdiana
2.Elishabeth Lusitania
3.Nur Ghaffar
4.Yusuf Yofany

SEKOLAH MENENGAH KEJURUSAN – SMAK
BOGOR
2016

13-5

KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena dengan
rahmat, karunia, serta taufik dan hidayah-Nya lah kami dapat menyelesaikan
makalah ini.
Kami sangat berharap makalah ini dapat berguna dalam rangka menambah
wawasan serta pengetahuan kita mengenai makalah ini. Kami juga menyadari
sepenuhnya bahwa di dalam tugas ini terdapat kekurangan-kekurangan dan jauh
dari apa yang kami harapkan. Untuk itu, kami berharap adanya kritik, saran dan
usulan demi perbaikan di masa yang akan datang, mengingat tidak ada sesuatu
yang sempurna tanpa sarana yang membangun.
Semoga makalah sederhana ini dapat dipahami bagi siapapun yang
membacanya. Sekiranya laporan yang telah disusun ini dapat berguna bagi kami
sendiri maupun orang yang membacanya. Sebelumnya kami mohon maaf apabila
terdapat kesalahan kata-kata yang kurang berkenan dan kami memohon kritik dan
saran yang membangun.

Bogor, Desember 2016

Tim Penyusun

i

13-5

DAFTAR ISI
Halaman
KATA PENGANTAR................................................................................................i
DAFTAR ISI............................................................................................................ii
BAB 1 Pengelolaan Sumber Daya Air & Limbah Air.............................................1
A. Pengertian Sumber Daya Air.........................................................................1
B. Ketersedian Sumber Daya Air.......................................................................2
C. Daur Air.........................................................................................................3
D. Perubahan Kualitas Air akibar Pemanfaatan.................................................5
E. Penggolongan Badan Air...............................................................................6
F. Pencemaran Air...............................................................................................7
G. Proses Pembersihan Diri dalam Air Sungai...................................................9
H. Fungsi Organisme dalam Badan Air............................................................10
I. Sumber Limbah Cair dan Karakteristik........................................................10
J. Dampak Pencemaran Air terhadap Lingkungan...........................................12
K. Produk Bersih dan Pencegahan Pencemaran...............................................15
L. Pengolahan Limbah Cair..............................................................................15
BAB 2 Pengolahan Sumber Daya Padat & Limbah Padat....................................20
A. Definisi Limbah Padat.................................................................................20
B. Penggolongan Limbah Padat Berdasarkan Sumber, Sifat Terurainya, dan
kandungan bahan berbahaya & beracun............................................................20
C. Dampak Pencemaran Limbah Padat Terhadap Lingkungan........................24
D. Pengendalian dan peranan pelaku Terhadap Limbah Padat (stake holder). 27
BAB 3 Pegolahan Sumber Daya Energi................................................................33
A. Definisi Energi dan Materi..........................................................................33
B. Sumber Energi dilihat dari Aspek Lingkungan............................................34
C. Sumber Energi Ramah Lingkungan dan Tidak Ramah Lingkungan...........35
D. Pemanfaatan dan Faktor yang Mempengaruhi Pemanfaatan Energi...........36
DAFTAR PUSTAKA.............................................................................................44

ii

Kimia Lingkungan

13-5

BAB 1 Pengelolaan Sumber Daya Air & Limbah Air
A.

Pengertian Sumber Daya Air
Air merupakan sumber
daya yang mempunyai
nilai

ekonomis.

Ketersediaan
dunia

ini

Jumlah

air

di

terbatas.
yang

membutuhkan semakin
meningkat,
perlu

sehingga
berhati-hati

dalam
memanfaatkannya.
Begitu penting peranan
air bagi makhluk hidup. Jadi bagaimanakah sikap manusia dalam menjaga
sumber daya ini, dan bagaimana wujud manusia berperan aktif dalam melakukan
konservasi sumber daya air, sehingga air dapat secara mudah memenuhi
kebutuhan hidup seluruh makhluk hidup.
Berbagai kegiatan yang dilakukan oleh manusia dapat menyebabkan
polusi air. Yang penyebab utamanya adalah pencemaran air melalui limbah
pabrik, dan limbah rumah tangga yang berupa zat kimia dari diterjen yang
digunakan sehari-hari, serta zat-zat kimia yang dihasilkan dari kegiatan manusia
lainnya. Hal ini tentu memberi dampak negatif terhadap lingkungan, bahkan
pencemaran air tersebut dapat membunuh makhluk yang disekitarnya. Dan
menjadi kendala kita sekarang adalah sulitnya untuk memperoleh air bersih.
Keadaan ini tentunya sangat memprihatinkan, karena kebutuhan akan air bersih
adalah prioritas utama bagi kelangsungan hidup manusia dan makhluk hidup
lainnya.Pentingnya melakukan konservasi dikarenakan kebutuhan manusia akan
air bersih sangat tinggi, dan setiap harinya secara tidak sadar kita menghabiskan
dan membuang puluhan liter untuk hal yang sebenarnya tidak diperlukan.

1

antara lain : •Melakukan penghematan air. •Pembangunan waduk / sumur. 0. makin banyak air yang dibutuhkan. dan selebihnya berupa uap air. Makin bertambah jumlah penduduk di muka bumi ini. maupun air tanah.000. danau. Ketersedian Sumber Daya Air Kandungan air di bumi pada dasarnya berlimpah.000 km3. •Menjaga kebersihan lingkungan. pakaian. untuk persediaan air di musim tertentu. baik berupa mata air. volume seluruhnya mencapai 1.Kimia Lingkungan 13-5 Adapun Tujuan diadakannya Konservasi sebagai berikut : •Meningkatkan volume air dalam tanah •Efisien dalam pemakaian air •Untuk menjamin ketersediaan di masa mendatang •Membantu keseimbangan ekosistem.400. •Memanfaatkan sisa air secara efektif dan efisian. •Membentuk forum khusus / gerakan cinta lingkungan khususnya mengenai kelestarian air. B.75% merupakan air tawar yang mendukung kehidupan makhluk hidup di darat. •Memulai program pengijauan pada lahan kosong •Penggunaan teknologi Biogas guna mengurangi risiko polusi sungai •Melakukan daur ulang air limbah (Aqua Industrial Water Treatment). 2% berupa gunung-gunung es di kedua kutub bumi. baik untuk perkebunan dan hal yang berguna. Dari 3% sisanya. •Menyediakan penampungan air. baik ketika mencuci piring. sedangkan ketersediaan air yang dapat dimanfaatkan di alam ini 2 . air sungai. Tindakan apa saja yang dapat kita lakukan. dan mandi serta aktifitas lainnya. •Saling sharing dan berbagi informasi mengenai pentingnya konservasi sumber daya air. lebih kurang 97% merupakan air laut (air asin) yang tidak dapat dimanfaatkan secara langsung dalam kehidupan manusia.

3 . Adapun dalam daur air ini. transpirasi. Ketujuh proses tersebut meliputi evaporasi. menciptakan hujan. cair dan padat) di dalam empat lapisan bumi yakni atmosfer. hemat dalam pemakaian air. C. dan memanfaatkan air ‘bekas pakai’ dengan sebaik-baiknya. Daur Air Daur air adalah salah satu daur biogeokimia yang terjadi di bumi ini. kondensasi. litosfer. sublimasi. dan menciptakan keseimbangan dalam biosfer bumi. dan infiltrasi. air melalui 7 proses yang berjalan secara sistematis dan beraturan. Air tawar tersebut berasal dari siklus air (daur hidrologi) secara alami. pengendapan. Oleh karena itu.Kimia Lingkungan 13-5 jumlahnya terbatas. Daur air adalah daur pergerakan air melalui tiga fase (gas. mengatur perubahan cuaca. limpasan (runoff). Daur air memiliki banyak manfaat yaitu mengatur suhu lingkungan. serta mencegah terjadinya pencemaran air menjadi hal yang penting untuk diperhatikan dan dipatuhi. hidrosfer dan biosfer.

Air hasil fotosintesis ini kemudian dikeluarkan oleh tanaman melalui stomata sebagai uap air. Proses ini disebut kondensasi. Di ketinggian tertentu. Proses 2 : Transpirasi Selain berasal dari sumber air langsung. Sumber utama air dari proses sublimasi adalah lapisan es dari kutub utara. Langkah 3: Sublimasi Terlepas dari penguapan. Air dalam bentuk cair dari beragam sumber air (seperti laut. maka laju eveporasi juga akan semakin besar. Semakin besar energi panas matahari yang sampai ke permukaan bumi.Kimia Lingkungan 13-5 Proses 1: Evaporasi Daur air dimulai dari proses evaporasi. danau. sublimasi juga berkontribusi dalam pembentukan air uap di udara. kutub selatan. Proses 4: Kondensasi Ketika air menguap menjadi uap air. bersatu kemudian membentuk awan dan kabut di langit. Evaporasi adalah proses penguapan air yang ada di permukaan bumi karena adanya energi panas dari matahari. dan lain sebagainya) berubah menjadi uap air dan naik ke atas lapisan atmosfer. uap air berubah menjadi partikel es yang berukuran sangat kecil karena karena pengaruh suhu udara yang rendah. penguapan dalam daur air di permukaan bumi juga dapat terjadi pada jaringan tumbuhan. Sublimasi adalah proses di mana es berubah menjadi uap air tanpa lebih dulu berada dalam fase cair. Dalam daur air. Penguapan semacam ini disebut juga dengan istilah transpirasi. sublimasi merupakan proses yang lebih lambat dari penguapan. Langkah 5: Pengendapan (presipitasi) 4 . Akar tanaman menyerap air dan mendorongnya ke daun untuk digunakan dalam proses fotosintesis. dan es di pegunungan. Partikel-partikel es tadi akan saling mendekati satu sama lain. sungai. tanah. ia akan naik ke lapisan atas atmosfer.

unsur hara (N. pembangkit tenaga listrik Terdapat insektisida. Pada tahap daur air ini air masuk kembali ke lapisan hidrosfer. Langkah 6: Limpasan Limpasan adalah proses di mana air mengalir di atas permukaan bumi. laut. (deterjen). tidak semua air ikut melalui tahap limpasan. air kemudian masuk kembali ke lapisan litosfer.Kimia Lingkungan 13-5 Awan (uap air yang terkondensasi) kemudian turun ke permukaan bumi sebagai hujan karena pengaruh angin panas atau perubahan suhu. tetesan air jatuh sebagai salju atau hujan es. Air ini disebut air infiltrasi. garam Pertanian. Melalui salah satu proses dalam daur air ini.K) yang ada dalam pupuk. zat organik 5 .P. peternakan Terdapat insektisida. Perubahan Kualitas Air akibar Pemanfaatan Beberapa contoh dampak perubahan kualitas air dapat dilihat dalam tabel Pemanfaat Air Perubahan Kualitas Air Badan Penerima Pendingin.K) yang ada dalam pupuk. peningkatan kekeruhan Industri Penambahan berbagai zat kimia. Langkah 7: Infiltrasi Setelah hujan.P. unsur hara (N. Air berpindah dan bergerak menuju tempat yang lebih rendah melalui saluransaluran air seperti sungai dan got hingga kemudian masuk ke danau. Air merembes ke bawah dan menjadi air tanah. D. dan samudra. garam Domestik/permukiman Penambahan bahan organik dalam badan air penerima. Jika suhu sangat rendah (di bawah 0 derajat). kuman penyakit. Beberapa di antara mereka bergerak jauh ke dalam tanah.

membersihkan ruangan. rumah sakit. toilet. sedangkan tentang baku mutu air limbah domestik maupun limbah cair bagi kegiatan industri. Persyaratan tentang pengelolaan kualitas air dan pengendalian pencemaran air telah diatur dalam Peraturan Pemerintah. B Air yang dapat digunakan sebagai air baku untuk air minum. mencuci piring. toilet. maupun kebutuhan industri.Kimia Lingkungan E. membersihkan ruangan. demikian pula untuk keperluan penduduk di perkotaan. 6 . Penduduk perkotaan memerlukan air untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga (makan. 13-5 Penggolongan Badan Air Persyaratan air untuk kebutuhan perkebunan berbeda dengan air untuk kebutuhan pembangkit tenaga listrik. pertokoan (toilet. restoran. kegiatan rumah sakit. Dengan demikian air tawar yang tersedia tersebut perlu dijaga kualitasnya. mandi. dll. dll). kawasan industri. kegiatan hotel. Badan air (tidak termasuk air laut) dibagi atas 4 golongan. kebutuhan kantor (minum. C Air yang dapat digunakan untuk keperluan perikanan dan peternakan. membersihkan rumah. minum.dll). Baku mutu limbah cair yang dimaksud adalah persyaratan batas minimal kualitas efluen limbah cair sebelum di kembalikan/dibuang ke badan air penerima.dll). yaitu: Tabel.Peraturan Pemerintah nomor 82 tahun 2001 Golongan Keterangan A Air yang dapat digunakan sebagai air minum secara langsung tanpa pengolahan lebih dahulu. sehingga dapat dimanfaatkan langsung sesuai peruntukannya. D Air yang dapat digunakan untuk keperluan pertanian dan dapat dimanfaatkan untuk usaha perkotaan. Pengelolaan terhadap air dan pengendalian pencemaran airnya diatur dalam Peraturan Pemerintah nomor 82 tahun 2001 yang di dalamnya antara lain mengatur tentang penggolongan badan air sesuai peruntukannya dan persyaratan kualitasnya. kegiatan minyak dan gas serta panas bumi diatur dalam Keputusan Menteri Lingkungan Hidup.

•Pengamatan secara kimiawi. yaitu pengamatan pencemaran air berdasarkan 7 . parit atau selokan. F. Pencemaran air dapat dikelompokkan ke dalam dua kategori yaitu: Sumber Sumber Langsung Tidak Langsung Pencemaaran Air. zat. b. Indikator atau tanda bahwa air di lingkungan telah tercemar adalah adanya perubahan atau tanda yang dapat diamati dan digolongkan menjadi : •Pengamatan secara fisis.Sumber Tidak Langsung adalah kontaminan yang masuk melalui air tanah akibat adanya pencemaran pada air permukaan baik dari limbah industri maupun dari limbah domestik. serta sampah. dan adanya perubahan bau atau rasa. pembangkit listrik tenaga air. Pencemaran Air Pencemaran air adalah masuknya atau di masukannya makhluk hidup. yaitu pengamatan pencemaran air berdasarkan tingkat kejernihan air. kanal. warna.Kimia Lingkungan 13-5 industri. •Pengamatan biologis. Pencemaran terjadi karena buangan ini langsung di buang ke dalam badan air.Sumber Sumber Langsung adalah buangan (effluent) yang berasal dari sumber pencemarnya yaitu limbah hasil pabrik atau suatu kegiatan dan limbah domestik berupa buangan tinja dan buangan air bekas cucian. perubahan suhu. yaitu pengamatan pencemaran air berdasarkan zat kimia yang terlarut (perubahan pH). energi dan atau komponen lain ke dalam air oleh kegiatan manusia sehingga kualitas air turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan air tidak berfungsi lagi sesuai dengan peruntukkanya. Sumber – sumber langsung a. (system) seperti sungai.

Akibat penggunaan pastisida yang berlebihan sesuai selain membunuh hama dan penyakit. bahkan burung 7.Terjadinya ledakan ganggang dan tumbuhan air (eurotrifikasi) 2. 1. kanker.Pendangkalan dasar perairan 3.Tersumbatnya penyaring reservoir dan menyebabkan perubahan ekologi 4.Terganggunya kehidupan organisme air karena berkurangnya kandungan oksigen (O2) yang dapat menyebabkan kematian. maka air permukaan seperti air sungai itu sangat jernih.Kematian biota kuno. Sebaliknya di perkotaan yang besar. dan menimbulkan berbagai dampak yang merugikan masyarakat ataupun lingkungan. seperti keadaan di pulau terpencil. terutama ada tidaknya patogen. 8 .Mutasi sel. juga membunuh serangga dan maskhluk berguna terutama predator 6. Istilah pencemaran air itu terbentuk akibat adanya cairan bekas pakai yang dialirkan kembali begitu saja ke perairan terbuka. Akibat Pencemaran Air 1.Kekurangan sumber air 8. Hal ini terbukti pada saat suatu daerah masih belum banyak penduduknya ataupun belum banyak kegiatannya.Kimia Lingkungan 13-5 mikroorganisme yang ada dalam air. dll.Dalam jangka panjang adalah kanker dan kelahiran cacat 5. seperti: plankton. dan leukimia Selama pengotoran air belum melampaui kemampuan pembersihan kembali lingkungan air. maka air tidak akan tercemar. hampir semua air sungai sudah keruh ataupun menghitam. iank. sudah tidak ditemukan kehidupan air.

Apabila aliran air sungai deras. Reaksi ini meghasilkan senyawa kimia yang stabil dan tidak membahayakan lingkungan. maka dikatakan bahwa sungai telah melakukan proses pembersihan diri. proses penyaringan. makin tinggi kadar oksigen terlarut dalam air. kadar kontaminan dalam air sungai dapat menurun. 13-5 Proses Pembersihan Diri dalam Air Sungai Apabila kualitas air sungai telah kembali ke kondisi semula yaitu sebelum terjadinya pencemaran air.maupun kontaminan lainnya yang ada di dalamnya secara alamiah melalui proses fisik. Akibat pemanfaatan oksigen terlarut dalam air. Air yang meresap ke dalam tanah. maka kadaroksigen terlarut akan berkurang.Kimia Lingkungan G. Proses kimia yang terjadi biasanya disebabkan karena adanya reaksi oksidasi reduksi dari senyawa kimia yang ada dalam sungai. Proses pengenceran adalah proses terjadinya pengurangan kadar kontaminan dalam air karena adanya penambahan jumlah air di dalamnya. Proses pembersihan /pemulihan diri air sungai adalah proses penguraian bahan organik. maka terjadi penurunan kadar oksigen terlarut tsb. Dengan demikian melalui proses pengenceran. Mengendapnya partikel padatan ini akan mengurangi jumlah kadar kontaminan dalam air. proses pengendapan. proses biokimia dan proses penyaringan. Oksigen terlarut tsb karena dimanfaatkan untuk menguraikan bahan organik. Pada proses penguraian bahan organik ini memerlukan oksigen terlarut dan mikroorganisme. maka proses penguraian bahan organik yang terjadi semakin cepat. akan berkurang kadar kontaminannya karena terjadi proses penyaringan oleh media tanah. Kondisi inilah 9 . proses pengendapan. kimia dan biologis. proses kimiawi dan proses biokimia. Amonia berasal dari urin manusia. Proses pengendapan adalah mengendapnya partikel padatan yang ada dalam air sungai karena gaya gravitasi bumi. Di dalam pemulihan diri ada beberapa proses yang terjadi. proses oksidasi reduksi. karena makin deras aliran air sungai. Sebagai contoh amonia yang ada dalam air sungai akan bereaksi dengan oksigen membentuk senyawa nitrit dan nitrat yang lebih stabil. Proses yang terjadi adalah proses biokimia. yang mampu mengurangi kadar bahan organik dalam air. yaitu proses pengenceran.

I. Fungsi Organisme dalam Badan Air Selain itu dalam badan air penerima terdapat organisme hidup laindalam air (misalkan. Fungsi organisme tersebut adalah : a. maka air sungai dapat pulih kualitasnya. pertanian. industri.Kimia Lingkungan 13-5 yang disebut daya pembersihan diri sungai. menghilangkan gulma dengan menebar ikan grass carp. dan pertambangan. Bila suatu saat aliran limbah berhenti. Secara umum ada beberapa kegiatan yang menjadi sumber limbah cair yaitu antara lain kegiatan penduduk di perkotaan/pedesaan (domestik). 10 . Sumber Limbah Cair dan Karakteristik Limbah cair adalah cairan yang dianggap tidak lagi bermanfaat bagi pengguna dan dibuang kembali ke lingkungan air. mengurangi bahan pencemar logam berat dengan menanam eceng gondok yang dapat mengikat logam berat e. mengkonsumsi bahan pencemar c. menyaring bahan pencemar b. Berikut ini digambarkan kondisi proses pemulihan diri air sungai yang diukur terhadap kandungan Oksigen Terlarut (OT) selama perjalanan air. H. memangsa organisme pencemar dengan menyebarkan ikan sapu-sapu d. Air sungai tersebut menerima limbah cair yang mengandung bahan organik yang diukur sebagai BOD5 (biochemical oxygen demand ). tanaman air. ikan) yang dapat berfungsi sebagai’pembersih’ limbah. Perairan akan berubah kualitasnya. Gambar di bawah ini memperlihatkan limbah yang dialirkan ke dalam sungai dan dampaknya terhadap kehidupan air. dan tampak kehidupan air menjadi pulih juga.

dan pestisida. Sifatsifat air limbah industri relatif bervariasi tergantung dari bahan baku yang digunakan. COD. tergantung dari jenis pertambangan. pH. warna . Limbah ini akan mempengaruhi tingkat kekeruhan.lalulintas. Sifat-sifat air limbah pertanian ini bervariasi tergantung dari bahan pupuk. BOD5. • Limbah cair pertanian berasal dari buangan /sisa air irigasi yang disalurkan kembali ke saluran drainase atau meresap ke dalam tanah. • Limbah cair industri adalah limbah yang berasal dari industri. COD (chemical oxygen demand) dan kadar unsur N. tetapi juga senyawa kimia baik yang organik maupun anorganik. insektisida yang digunakan. Karakteristik limbah cair dinyatakan dalam bentuk kualitas limbah cair dan jumlah aliran limbah cair yang dihasilkan. • Limbah pertambangan berasal dari buangan pemrosesan yang terjadi di area pertambangan. serta jumlah pemakaian air. rumah sakit. BOD5. COD. Sifat-sifat air limbah pertambangan ini bervariasi. insektisida. P. proses yang digunakan di dalamnya. tempat-tempat umum. Limbah jenis ini bukan saja mempengaruhi tingkat kekeruhan. Limbah ini akan mempengaruhi tingkat kekeruhan. Kualitas limbah cair diukur terhadap kadar fisik. tetapi juga kadar kimia yang digunakan dalam proses penambangan. kadar bahan organik yang diukur terhadap BOD5 (biological oxygen demand). misalnya tambang emas. COD. BOD5. dan bahan aditif yang digunakan selama proses produksi. tetapi juga kadar unsur N. pemakaian air dalam proses. padatan tersuspensi dan padatan terlarut) . Limbah jenis ini sangat mempengaruhi tingkat kekeruhan. P dalam system pasokan air. hotel. pH. bau dan temperatur.Kimia Lingkungan 13-5 • Limbah cair domestik terdiri dari air limbah yang berasal dari perumahan dan pusat perdagangan maupun perkantoran. Parameter yang diukur antara lain sebagai berikut: a. Senyawa anorganik antara lain logam berat yang beracun dan berbahaya bagi manusia. Parameter fisik berupa padatan (partikel padat) yang ada dalam air ( padatan total. pH. 11 . kimiawi dan biologis.

COD dan TOC yang menggambarkan kadar bahan organik dalam limbah. sehingga manusia bersangkutan 12 . J. sulfat. mencuci mobil. Jenis bakteri yang diukur adalah bakteri golongan Coli. toilet. Dampak Pencemaran Air terhadap Lingkungan Dampak pencemaran air terhadap kesehatan manusia Limbahcair seperti halnya limbah padat dapat menimbulkan dampakterhadap kesehatan manusia. membersihkan rumah. umpamanya. c. Limbah dari permukiman ini berasal dari sisa pemakaian air yang digunakan untuk keperluan mandi. Al. fosfor organik dan fosfor anorganik. Mn. antara lain : o Air sebagai media untuk hidup mikroba patogen. tergantung luas dan fasilitas yang dimiliki. dll. Parameter kimia selain berupa kadar BOD5. • Limbah domestik yang berasal dari permukiman diukur berdasarkan pemakaian airnya. nitrogen organik. CO2. Parameter biologis juga merupakan hal penting. Peran air sebagai pembawa penyakit menular bermacam-macam. cuci. Mg dan Pb). belerang. nitrit. dan gas (H2S. maka limbah yang dihasilkan adalah sebesar 60 – 80% dari pemakaiannya yaitu 80 – 95 liter/orang/hari. nitrat. Pengaruh langsung terhadap kesehatan. o Air sebagai sarang insekta penyebar penyakit. tergantung sekali pada kualitas air mengingat air yang terkontaminasi dalam hal ini berfungsi sebagai media penyalur ataupun penyebar penyakit. Limbah dari perkantoran diperkirakan sekitar 40 liter/orang/hari.karena pemakaian air hanya digunakan untuk keperluan membersihkan ruangan kantor dan toilet.Kimia Lingkungan 13-5 b. karena ada beriburibu bakteri per milimeter dalam air limbah yang belum diolah. Misalkan pemakaian air di rumah tangga 120 l/orang/ hari. logam berat (Fe. juga senyawa yang terkait dengan amonia bebas. klorida. • Limbah industri jumlah aliran limbahnya tergantung pemakaian air oleh industri tersebut dan diperkirakan sekitar 50 m3/ha/hari. o Jumlah air bersih yang tersedia tak cukup. O2 dan CH4).

Kimia Lingkungan 13-5 tak dapat membersihkan dirinya. Penyakit-penyakit ini hanya dapat menyebar apabila mikroba penyebabnya dapat masuk ke dalam sumber air yang dipakai masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari. Penyebab Penyakit Virus Hepatitis A (penyakit kuning) Polio (kelumpuhan pada anak) Diare Trachoma (mata) Bakteri Tifes Paratifes Kholera Disentri Protozoa Disentri Amuba Cacing Ascariasis (cacing bulat) Ankilostomiasis (cacing tambang) 13 . ada beberapa penyakit yang masuk dalam kategori water-borne diseases. yang masih banyak dijumpai di berbagai daerah. o Air sebagai media untuk hidup vector penyebar penyakit. penyakit-penyakit yang dibawa oleh air. Dalam konteks Indonesia. atau.

dan jika dimanfaatkan maka diperlukan lagi pengolahan khusus yang menyebabkan peningkatan biaya pengoperasian dan pemeliharaan sungai. . ikan mati Dampak yang terjadi secara langsung adalah adanya apabila terdapat kandungan logam berat pada air sungai tercemar yang digunakan manusia dalam kehidupannya. Pencemaran air ini mengakibatkan air sungai tidak lagi berfungsi sesuai peruntukkannya.Kimia Lingkungan 13-5 Penyakit Akibat Zat Kimia Dalam Limbah Cair Penyebab Penyakit Logam Berat Air raksa Penyakit Minamata Cadmium Penyakit itai-itai Arsenicum Kanker kulit Timah hitam Kecerdasan (IQ) berkurang Insektisida DDT Cangkang telur burung menipis kecil sebelum meneta Organofosfat Keracunan syaraf Pupuk Urea Penyuburan tanaman air permukaan air tertutupoksigen tidak dapat larut.air menjadi penyebab timbulnya penyakit. Akibat dari pencemaran air adalah : . Sebagai contoh air raksa yang dibuang ke perairan yang dikonsumsi akan mengganggu kesehatan manusia melalui makanan dan minuman karena menghambat kerja enzim dan menyebabkan kerusakan sel. 14 . • Dampaknya terhadap Fungsi Sungai Adanya air limbah yang masuk ke dalam saluran drainase atausungai akan mencemari air sungai tersebut.air tidak dapat dimanfaatkan sesuai peruntukannya. Keracunan akibat air raksa dapat mengakibatkan cacat seumur hidup atau bahkan kematian.

maupun terjadinya kenaikan suhu air. Limbah 15 . Dengan banyaknya zat pencemar yang ada di dalam air.  Produk yang dihasilkan dapat bersaing di pasar internasional  Mengurangi risiko terhadap kesehatan manusia dan lingkungan  Mendorong dikembangkannya teknologi pengurangan limbah pada sumbernya dan produk akrab lingkungan. beberapa jenis biota akan mati. L. Produk Bersih dan Pencegahan Pencemaran Produksi bersih didefinisikan sebagai strategi pengelolaan lingkungan yang bersifat preventif. maka proses pembersihan diri secara alamiah yang seharusnya dapat terjadi menjadi terhambat. Beberapa jenis ikan maupun tumbuh2an yang ada dalam air akan mati karena kekurangan oksigen. proaktif. K. Disisi lain akibat matinya bakteri-bakteri. Pengolahan Limbah Cair Penanganan limbah cair domestik tergantung dari jenis limbah cairnya. Demikian pula apabila zat pencemar tersebut beracun dan berbahaya. atau dengan kata lain daya pembersihan diri sungai sangat kecil. menyebabkan menurunnya kadar oksigen di dalam airtersebut. terpadu dan diterapkan secara kontinyu pada setiap kegiatan mulai dari hulu sampai dengan ke hilir yang terkait dengan proses produksi terhadap suatu produk dan atau jasa.Kimia Lingkungan 13-5 • Dampak Pencemaran Air Terhadap Rantai Makanan Rantai makanan dalam air akan terganggu akibat adanya pencemaran air. Tujuannya adalah : Penggunaan sumberdaya alam lebih efisien  Mengurangi atau mencegah terbentuknya bahan pencemar  Mencegah berpindahnya pencemar dari satu media ke media lainnya  Terhindar dari biaya pemulihan lingkungan. sehingga keseimbangan rantai makanan terganggu.

Ada beberapa jenis tanaman air yang dapat menyerap logam berat. 16 . Hasil penelitian menunjukkan bahwa air tanah di sekitar tangki septik dan sumur resapan ini mengandung bakteri Colie. Cubluk hanya digunakan di daerah pedesaan yang penduduknya masih jarang. Limbah dari jamban langsung dialirkan ke dalam cubluk. Limbah cair dari air bekas cucian. Cubluk Berupa lubang yang diberi dinding tidak kedap air dan diberi tutup pada bagian atasnya. digunakan tangki septik yang dilengkapi dengan pipa atau sumur resapan. 1. Jarak antar umah berjauhan. dll. Di lingkungan perkotaan. Keberadaan bakteri Colie ini menunjukkan bahwa air tanah tersebut tercemar tinja manusia. bahan organik. Teknologi yang digunakan untuk mengolah limbah cair (dari dari jamban) rumah/gedung dapat berupa cubluk atau tangki septik. dll tidak berbahaya bagi manusia dan dapat digunakan sebagai bahan baku untuk menyiram tanaman. Sistem Penanganan Limbah Cair Domestik a. Limbah cair juga dapat dimanfaatkan untuk mengisi kolam yang ditanami eceng gondok atau tanaman air lainnya.Kimia Lingkungan 13-5 cair ada yang berbahaya bagi lingkungan ( mengandung tinja manusia) dan ada yang tingkat bahayanya tidak tinggi.

Biasanya terdapat di setiap rumah.Kimia Lingkungan 13-5 b. 17 . Tangki Septik Konvensional Berupa bak kedap air yang dilengkapi dengan pipa ventilasi dan lubang kontrol.

dan biologis. Tangki Septik Biofilter Terdiri atas bak pengendap. dan ruang resapan krikil (berisi kerikil. dan rumah sakit. Urutan tahan pengolahan sebagai berikutnya: 1) Pengolahan pendahuluan (penyaringan) yaitu dengan menyaring bendabenda kasar yang terbawa dalam limbah cair. Bak pengendap berfungsi mengendapkan partikel adatan menjadi lumpur tinja. Air luapan dari bak pengendap dialirkan ke ruang yang berisi media filter. restoran. ijuk. mencampur limbah dalam bak ekualisasi. dan kerikil). yaitu fisik. dan mengatur agar aliran limbah yang menuju ke bak aerasi selalu 18 . Instalasi Pengolahan Limbah Cair Domestik Biasanya dibangun untuk perkantoran.. hotel. C. air luapan dari ruangan media filter dialirkan ke ruang resapan.Kimia Lingkungan 13-5 c. Pengolahannya melalui tiga proses. Pada permukaan media filter. Selanjutnya. ruangan yang berisi media filter (batu pecah. Pada permukaan media filter tumbuh lapisan tipis mikroorganisme (bakteri anaerob) yang akan menguraikan bahan organik dalam limbah cair tersebut. batu apung. dan ijuk). pasir. kimia.

yaitu mengumpulkan lumpur dan mengurangi kadar air (pemekatan lumpur). dan disenfektan (membunuh kuman penyakit). yaitu dengan menguraikan bahan organik secara biokimiawi. menstabilkan. dan mengeringkan lumpur. pengendapan partikel padatan kedua. 19 . Pengolahan limbah rumah sakit memerlukan disenfektan dosis khusus. yaitu dengan mengendapkan pasir dan partikel padatan lainnya. 4) Pengolahan lumpur. 3) Pengolahan kedua ( Biologis).Kimia Lingkungan 13-5 tetap (tidak berflukuasi) 2) Pengolahan pertama (Pengendapan).

sisa makanan.Kimia Lingkungan 13-5 BAB 2 Pengolahan Sumber Daya Padat & Limbah Padat A. kardus. gelas. Sifat Terurainya. perdagangan dan rumah sakit yang dihasilkan langsung oleh manusia sebagai pelaku kegiatan tersebut. Penggolongan Limbah Padat Berdasarkan Sumber. Volume tersebut sebesar 70% dari total sampah yang ada. kertas. kemasan produk. Definisi Limbah Padat Limbah padat adalah benda padat yang tidak lagi ”diperlukan dan dibuang”. Pada umumnya sampah pemukiman berupa sisa pengolahan makanan. perkantoran. sampah kebun/halaman. dan kandungan bahan berbahaya & beracun Berdasarkan sumbernya. dan 20 . Sampah adalah suatu bahan yang terbuang atau dibuang dari sumber hasil aktivitas manusia maupun proses alam yang belum memiliki nilai ekonomis (Ecolink.Limbah padat sering disebut juga sebagai sampah. perlengkapan rumah tangga bekas.  Limbah Padat dari Permukiman Sumber sampah terbesar dari sampah domestik/rumah tangga. B. kain.Limbah Padat Domestik Limbah padat domestik adalah limbah padat yang berasal dari kegiatan rumah tangga/permukiman. Sampah pemukiman terdiri dari jenis organik dan anorganik. 1996). limbah padat dapat dikelompokkan menjadi : a.

pisau bedah yang dibuang).Limbah Padat Non Domestik Limbah padat non domestik adalah limbah padat yang berasal dari kegiatan antara lain pertanian dan perkebunan. komputer rusak.  Limbah Padat dari Perdagangan dan Perkantoran Limbah padat yang berasal dari daerah perdagangan seperti: toko. Baterai bekas dan limbah bahan kimia harus dikumpulkan secara terpisah dan harus memperoleh perlakuan khusus karena  berbahaya dan beracun.  Limbah Padat dari Pertanian dan Perkebunan 21 . Semua limbah padat ini mungkin terkontaminasi oleh bakteri. kantor pemerintah dan swasta biasanya terdiri dari kertas. pasar swalayan ini terdiri dari kardus. bahan kimia dari laboratorium. peralatan (misalnya jarum suntik. baterai. industri konstruksi dan industri umum. pasar tradisional. Sampah yang berasal dari lembaga pendidikan. botol infus dan sejenisnya. kertas. pensil. toner fotokopi.). serta obat-obatan (pil. film negatif. seperti sampah dari pembedahan. obat bius. kotak tinta printer. dan bahan organik termasuk sampah makanan dan restoran. dan lainlain. Sebagian besar sampah pemukiman dapat dimanfaatkan secara langsung oleh pemilik sampah tersebut maupun oleh pihak lain seperti pemulung dan produsen daur ulang.Kimia Lingkungan 13-5 lain-lain. b. Limbah Padat dari Rumah Sakit Limbah padat rumah sakit merupakan sampah biomedis. virus dan sebagian beracun sehingga sangat berbahaya bagi manusia dan mahluk lainnya. vitamin). pita printer. pembungkus. warung. pita mesin tik. alat tulis menulis (ballpoint. spidol dll.

tripleks. Logam berat sangat berbahaya bagi kesehatan.Kimia Lingkungan 13-5 Limbah padat dari kegiatan pertanian tergolong bahan organik. plastik. misalnya: sisa spesi. potongan keramik. serpihan/potongan bahan). namun plastik ini bisa didaur ulang. kayu. Sampah anorganik. kaca. benang. seperti jerami dan sejenisnya. plastik. kertas. Limbah padat industri berupa bahan kimia yang seringkali beracun dan memerlukan perlakuan khusus sebelum dibuang. misalnya: potongan kayu. Untuk sampah bahan kimia seperti pestisida dan pupuk buatan perlu perlakuan khusus agar tidak mencemari lingkungan. Sebagian besar sampah yang dihasilkan selama musim panen dibakar atau dimanfaatkan untuk pupuk. Limbah padat organik. potongan besi dan baja.  Limbah Padat dari Industri Limbah padat ini berasal dari seluruh rangkaian proses produksi (bahan-bahan kimia. Sampah pertanian lainnya adalah lembaran plastik penutup tempat tumbuh-tumbuhan yang berfungsi untuk mengurangi penguapan dan penghambat pertumbuhan gulma. dan kaleng.  Limbah Padat dari Sisa Bangunan dan Konstruksi Gedung Limbah padat yang berasal dari kegiatan pembangunan dan pemugaran gedung ini bisa berupa bahan organik maupun bahan anorganik. bambu. paku. perlakuan dan pengemasan produk (kertas. kain/lap yang jenuh dengan pelarut untuk pembersihan).  Berrdasarkan sifat terurainya. yaitu : 22 . limbah padat dapat dikelompokkan menjadi 2 golongan besar. batubara. Ada beberapa jenis limbah padat industri yang mengandung logam berat seperti raksa dan kadmium.

disingkat limbah B3. Limbah Padat Non B3 Limbah padat non B3 adalah sisa suatu usaha dan atau kegiatan yang tidak mengandung bahan berbahaya dan atau beracun yang karena sifat dan atau konsentrasinya dan atau jumlahnya. baik secara langsung maupun tidak langsung dapat mencemarkan dan atau merusak lingkungan hidup. adalah sisa suatu usaha dan atau kegiatan yang mengandung bahan berbahaya dan atau beracun yang karena sifat dan atau konsentrasinya dan atau jumlahnya. Termasuk sampah anorganik antara lain plastik. Limbah Padat B3 Limbah bahan berbahaya dan beracun.  Berdasarkan kandungan bahan berbahaya dan beracun. baik secara langsung maupun tidak langsung tidak membahayakan lingkungan hidup. Zat anorganik secara keseluruhan tidak dapat diuraikan oleh alam. atau dari proses industri. kelangsungan hidup manusia serta makhluk hidup lainnya b. kaleng. perikanan atau yang lain.Kimia Lingkungan 13-5 a. Sampah Anorganik Sampah jenis ini berasal dari jenis sumber daya alam tak terbarui seperti mineral dan minyak bumi. b. Sampah Organik Sampah jenis ini terdiri dari bahan-bahan penyusun tumbuhan dan hewan yang diambil dari alam atau dihasilkan dari kegiatan pertanian. Sampah ini dengan mudah diuraikan dalam proses alami. dan atau dapat memba23 . kesehatan. Sampah rumah tangga sebagian besar merupakan bahan organik. hanya sebagian kecil dapat diuraikan dalam waktu yang sangat lama. limbah padat dikelompokkan menjadi dua yaitu : a. botol dan kaca.

baik secara langsung maupun tidak langsung. kelangsungan hidup manusia serta makhluk hidup lainnya (PP No.  Menyebabkan infeksi.Kimia Lingkungan 13-5 hayakan lingkungan hidup. dapat mencemarkan dan atau merusak lingkungan hidup. Sedangkan B3 adalah bahan yang karena sifat dan atau konsentrasinya dan atau jumlahnya.  Beracun. 18 Tahun 1999 Jo PP No. 85 Tahun 1999). 74 Tahun 2001). kesehatan.  Bersifat korosif. Dampak Pencemaran Limbah Padat Terhadap Lingkungan  Dampak terhadap lingkungan tanah Apabila limbah padat di buang ke dalam lingkungan tanah dan memberikan dampak terhadap ekosistem tanah dan kesehatan pada 24 . kelangsungan hidup manusia serta makhluk hidup lainnya (PP No.  Mudah terbakar. dan  Limbah lain yang apabila diuji dengan metode toksikologi dapat diketahui termasuk dalam jenis limbah B3. kesehatan. Limbah yang termasuk limbah B3 adalah limbah yang memenuhi salah satu atau lebih karakteristik sebagai berikut :  Mudah meledak. C. dan atau membahayakan lingkungan hidup.  Bersifat reaktif.

Badan air penerima akan tercemar dan akibatnya ekosistem perairan terganggu (algae. 25 . Lindi berupa cairan yang mengandung unsur pencemar tinggi merembes ke dalam tanah dan dapat mencemari air tanah. Masalah lain yang timbul terhadap tanah berasal dari limbah padat nuklir. menyebabkan tumbuhan mati karena suhu panas yang ditimbulkan dalam proses penguraian/pembusukan. ikan.Kimia Lingkungan 13-5 mahluk hidup di dalamnya termasuk manusia. Lahan pertanian yang ditimbun dengan limbah organik. misalnya sisa bahan bakar nuklir yang tidak digunakan lagi.  Dampak terhadap air tanah dan air sungai Limbah padat yang menumpuk dalam waktu lama akan mengalami proses dekomposisi dan hasilnya berupa bau. dan bersifat radioaktif. lindi.  Dampak terhadap estetika lingkungan Limbah padat yang menumpuk dalam waktu lama dalam jumlah yang cukup besar pada suatu tempat misalnya di lokasi tempat penampungan sementara (TPS) atau limbah padat yang berceceran di sekitar halaman sekolah atau di lingkungan permukiman. maka dikatakan bahwa limbah padat tersebut mencemari lingkungan tanah. Limbah ini merupakan semua sisa bahan (padat atau cair) yang dihasilkan dari proses pengolahan uranium. Disamping itu terjadi persaingan pemakaian oksigen antaaara mikroorganisme yang sedang menguraikan limbah dengan tumbuhan setempat. tumbuh-tumbuhan air populasinya menjadi tidak seimbang lagi) dan menurunkan kualitas air sehingga tidak dapat digunakan sesuai peruntukannya. atau mengalir ke badan air penerima (apabila dialirkan ke sungai). gas dan bahan padatan yang stabil (kompos). akan menimbulkan gangguan terhadap estetika lingkungan.

Dampak negatif demikian disebut "dampak pencemaran sekunder" mengingat tujuan utama lokasi penimbunan limbah ialah menghindari pencemaran lingkungan hidup di daerah kota dengan membawa limbah dari daerah 26 . Dampak Negatif dari Lokasi Penimbunan Limbah Umumnya orang tidak menghendaki lokasi penimbunan limbah dibuat dekat dengan tempat tinggal mereka karena hal ini dapat menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan hidup dan warga setempat. Penyakit cacing tambang.  Dampak pencemaran limbah padat terhadap kesehatan manusia Potensi bahaya kesehatan yang dapat ditimbulkan oleh timbunan limbah padat/sampah adalah berkembangbiaknya berbagai vektor penyakit. Penyakit yang dapat ditimbulkan dari timbunan limbah padat antara lain : A. jika tidak memerlukan waktu ribuan tahun bagi limbah nuklir tersebut tersebut tidak lagi bersifat radioaktif agar tanah tempat pembuangan tersebut dapat dimanfaatkan kembali untuk pertanian atau hutan dan pemukiman. Gangguan pernafasan sebagai akibat bau yang menyengat. Penyakit yang dapat menyebar melalui rantai makanan. karena timbunan sampah merupakan media yang baik untuk berkembangnya vektor penyakit tersebut. Salah satu contohnya adalah suatu penyakit yang dijangkitkan oleh cacing pita. keracunan logam berat. Limbah padat nuklir ini harus ditimbun dengan cara yang paling aman. B. C. penyakit jamur kulit.Kimia Lingkungan 13-5 tidak bisa dibuang atau dihilangkan seperti jenis limbah padat domestik lainnya. penyakit infeksi. Cacing ini masuk ke dalam pencernaan binatang ternak melalui pakannya yang berupa sisa makanan/sampah.

khususnya limbah berbahaya. Adapun dampak pencemaran sekunder yang ditimbulkan dari lokasi penimbunan limbah adalah :  Pencemaran air  Pembentukan gas  Bau tak sedap  Hama dan vektor  Kebisingan dan getaran  Kebakaran D. Yang paling baik dilakukan adalah mengurangi jumlah limbah padat melalui pengelolaan sumbernya. Minimisasi limbah padat ini bertujuan untuk memperpanjang nilai kemanfaatan sumberdaya dari bahan yang dipergunakan. Dengan demikian. selama itu pula ada limbah. Bila sumber tidak ada. mengurangi penggunaan bahan baku dalam proses pengolahan in- dustri. Pengendalian dan peranan pelaku Terhadap Limbah Padat (stake holder) Prinsip pengelolaan limbah padat dimulai pada sumbernya. sepanjang ada kehidupan.Kimia Lingkungan 13-5 kota. maka limbah padatpun tidak akan ada. limbah tidak cepat bertambah tetapi dapat dikurangi. dan menampungnya di lokasi penimbunan limbah yang baik.dampak yang merugikan lingkungan yang disebabkan pembuangan limbah yang sembarang.Tujuan pengelolaan limbah padat adalah untuk meminimisasi dampak. Namun demikian. Ada beberapa cara untuk meminimisasi dampak yang merugikan lingkungan akibat pembuangan limbah padat yaitu: a. 27 .

pemulihan material limbah padat. Untuk mencapai hal tersebut. diperlukan dua upaya secara simultan. penggunaan kembali material limbah padat. e. 13-5 mengurangi jumlah limbah padat yang dihasilkan dengan cara an- tara lain tidak mudah mengganti-ganti perabotan rumahtangga. Reuse. menyusun struktur yang tidak sesuai (reconstruct). dan sebagainya. mentransformasi limbah (recovery) dan sebagainya. pemulihan energi limbah padat dan f. memproduksi barang atau jasa yang lebih tinggi nilainya. c. yaitu :  Melakukan penghematan pemanfaatan sumberdaya alam melalui berbagai upaya antara lain pemanfaatan kembali (reuseability). mengurangi limbah (reduce). pengelolaan limbah padat yang berkesinambungan Kegiatan minimisasi limbah padat berpedoman pada konsep pelaksanaan pembangunan yang sustainabel. Recycle dan Re28 . memperbaiki yang kurang sesuai (repair). Misalnya dengan menghasilkan produk yang lebih unggul. menolak sesuatu yang membahayakan keselamatan hidup (refusal). memanfaatkan kembali limbah yang masih dapat dimanfaatkan (recycle). Minimilisasi limbah antara lain dapat dilakukan melalui konsep yang sedang dikembangkan yaitu konsep 4R (Reduce. mengganti sesuatu yang lebih hemat dan lebih aman (replacement). memperpanjang umur sesuatu (redurability).Kimia Lingkungan b. Pembangunan yang sustainabel adalah pembangunan yang menghemat sumberdaya alam dan pembangunan yang memberi nilai tambah sumberdaya alam. d.  Memberi nilai tambah sumberdaya alam yang kita manfaatkan.

Kimia Lingkungan 13-5 covery).  Recovery (Transformasi) Dijadikan sumber energi (bahan bakar).  Reduce (Pengurangan) Mengurangi produksi sampah melalui :  Menggunakan bahan/barang yang awet  Mengurangi pemakaian bahan baku  Melakukan proses habis pakai. Walau konsep ini sederhana tetapi masih 29 . misalnya :  Kertas daur ulang  Kompos  Batako  Pakan ternak. Cara terbaik untuk mengurangi jumlah limbah padat adalah dengan mengurangi penggunaan bahan mentah dan menaikkan pemulihan dan penggunaan kembali material sisa.  Reuse (Gunakan Kembali) Menggunakan kembali barang bekas tanpa harus memprosesnya dulu :  Menggunakan kembali kemasan  Memanfaatkan barang kemasan menjadi tempat penyimpanan sesuatu.  Recycle (Daur Ulang) Diolah menjadi bahan lain yang bermanfaat.

Masyarakat Setiap individu dalam masyarakat dapat menghasilkan sampah. Lembaga dan Pemerintah. penimbunan limbah padat secara sehat. Pengelolaan sampah menjadi tanggung jawab kita semua yang dapat dikatagorikan dalam tiga unsur yaitu masyarakat. tanggung jawab tersebut adalah :  Membuang sampah pada tempat yang disediakan dan tidak membuangnya sembarangan.Kimia Lingkungan 13-5 sulit untuk diterapkan.  Pemulihan Material. Tujuan pembuangan akhir sampah adalah membuang sampah agar tidak mencemari lingkungan tempat tinggal manusia.  Pengurangan Penggunaan Bahan Mentah. a.  Pengurangan Jumlah Limbah Padat. dan juga tempat lingkungan dimana sampah tersebut dibuang. dan pembakaran. 30 . oleh karena itu maka setiap anggota masyarakat baik secara individu maupun kelompok mempunyai tanggung jawab terhadap penanganan sampah tersebut agar tidak mencemari lingkungan.  Penggunaan Kembali Material Limbah Padat.  Disiplin melakukan minimisasi sampah dengan cara menggunakan kembali bahan bahan yang masih dapat digunakan. Ada bergai cara yang dapat dilakukan pada proses pembuangan akhir. yang mana masing masing unsure mempunyai tanggungjawab yang berbeda. Misalnya Penimbunan tanah (Land Fill).Pemulihan Energi.

Kimia Lingkungan  13-5 Melakukan upaya pemisahan limbah padat dengan memisahkan limbah padat kering dengan limbah padat basah.  Selalu berusaha meningkatkan pelayanan pengelolaan sampah sebaik mungkin dan seefisien mungkin.  Mendorong terciptanya suasana sadar diri bagi masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah. Pemerintah Tugas dan wewenang pemerintah dalam menjalankan pengelolaan sampah :  Menyusun peraturan dan perundang undangan yang berkaitan dengan pengelolaan sampah. c.  Mengikuti dan menjalankan peraturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. sebaiknya disimpan pada tempat terpisah agar mudah dimanfaatkan oleh orang lain.  Mendesiminasikan. kelembagaan dan peralatan dan teknologi agar pengelolaan dapat berjalan sebaik baiknya dan berkesinambungan. b.  Membantu mengawasi dan memelihara lingkungan sekitar (got. Lembaga 31 . menjalankan dan mengontrol agar peraturan tersebut dapat berjalan dengan baik.  Mempelopori upaya daur ulang sampah.  Menyediakan fasilitas pengelolaan sampah termasuk SDM. bahkan apabila ada barang barang yang masih dapat digunakan oleh orang lain. selokan) jangan sampai tercemari sampah.

 Melakukan penghematan penggunaan bahan baku agar tidak menghasilkan banyak sampah.  Menciptakan produk produk daur ulang yang bernilai ekonomi. 32 .  Peran aktif dalam penegakan aturan pemerintah. misal suatu perusahaan bersedia membeli kembali barang bekas kemasannya.  Melakukan penelitian dalam mencari teknologi daur ulang dan pengelolaan sampah yang lebih effisien.  Membuat produk produk yang ramah lingkungan artinya bahan yang digunakan adalah bahan yang mudah diuraikan secara alami.  Lembaga dapat memelopori upaya daur ulang dan penggunaan kembali barang bekas. dalam fungsi apapun setiap lembagapun mempunyai kewajiban untuk mendorong tercapainya pengelolaan sampah yang baik dan benar serta berkesinambungan.Kimia Lingkungan 13-5 Yang dimaksud dengan lembaga disini adalah suatu organisasi swasta maupun pemerintah.

Kimia Lingkungan 13-5 BAB 3 Pegolahan Sumber Daya Energi A. Dilihat dari hal tersebut. dalam arti energi tersebut ditransformasi/diubah ke bentuk lain. Energi tidak dapat didaur ulang. perpindahan. sehingga perlu terus menerus disediakan untuk keperluan hidup masyarakat sehari-hari. Sumber energi untuk mendukung kehidupan harus terus menerus disuplai atau disediakan oleh matahari. secara fisika gejala terpenting dari pengertian energi adalah terjadinya gerak. sesuatu bergerak. disinari terutama bila dipanaskan. dan selalu ‘habis’ terpakai. Energi tampak apabila dipercepat. dan hanya dapat dilihat dari kinerjanya. dan penyimpanan energi. Definisi Energi dan Materi Energi tidak tampak. tetapi jumlahnya dapat dihitung. Energi matahari yang digunakan untuk 33 . ditinggikan. Penggunaan energi diartikan sebagai ‘pemusnahan’ energi. transformasi.

Manusia mendapatkan energi dari makanan yang dikonsumsi sehari-hari. selalu ada energi yang hilang sebagai panas. Dalam proses fotosisntesis. dan dalam proses tersebut. yakni benda angkasa yang merupakan termonuklir yang “memasok” bumi dengan cahayanya yang mengandung energi. Energi kimia yang tersimpan sebagai hasil fotosintesis dalam bentuk bahan bakar fosil saat ini menjadi sarana penggerak utama berbagai bentuk kerja yang terjadi di bumi ini. Energi yang tersimpan dalam makanan berasal dari energi matahari. Karbohidrat ini menjadi dasar pembentukan bahan organik lainnya. energi akan ‘habis’. gas alam. dstnya. Sumber energi lainnya adalah fosil yang tersimpan beribu-ribu tahun lamanya serta mengalami proses menjadi minyak bumi. minyak 34 . Minyak bumi diproses menjadi bensin. B. dan batubara. dan tanah. atau direfleksikan kembali ke atmosfir. Akibat dari itu. dikenal sebagai sebagai fotosisntesis oleh hijau daun. Ketiga bahan ini secara langsung atau tidak langsung menjadi sumber energi yang sangat diperlukan oleh manusia. khlorofil dalam tumbuhan hijau mengikat energi surya yang merupakan energi elektromagnetik yang terikat dalam karbohidrat yang terbentuk dari karbondioksida dan air. Gambar ini memperlihatkan bahwa energi ikut mengalir dengan siklus materi.Kimia Lingkungan 13-5 fotosintesis hanya sekitar 1% dari sinar yang sampai ke bumi. protein dan sebagainya. Sisanya akan sampai ke permukaan bumi. maka selesainya siklus materi. air. seperti lemak. Selama ini energi di ubah (ditransformasi) dari satu bentuk ke bentuk yang lain. Semakin panjang rantai makanan semakin sedikit kalori yang diperoleh. lihat Gambar 1. yang melalui proses perubahan/transformasi energi sinar matahari menjadi energi kimia. Hal ini merupakan langkah awal adanya energi dalam kehidupan di bumi. Sumber Energi dilihat dari Aspek Lingkungan Sumber utama dari segala bentuk energi yang tersedia bagi manusia di bumi adalah matahari. yang merupakan sumber energi untuk kegiatan kehidupan selanjutnya.

terdiri atas gas metan (CH4) Arang C. misalnya tenaga air (karena terjadinya siklus air) atau panas bumi dan sinar matahari langsung. yaitu bahan bakar fosil dan bahan bakar nuklir. Semuanya ini secara tidak langsung berasal dari energi surya. dll Biogas. minyak diesel dan sebagainya. sumber energi juga ada yang ramah lingkungan dan tidak ramah lingkungan. Dilihat dari segi lingkungan. tidak mencemari lingkungan 35 . Tabel 1. : Sumber Energi Dilihat dari Aspek Lingkungan Sumber Energi Tidak Terbarukan Sumber Energi Terbarukan Bahan Bakar Fosil: Sinar Matahari  batu bara Tenaga Air  gas alam/bumi Tenaga angin Bahan Bakar Nuklir Panas Bumi  Uranium Biomassa: kayu. Sumber Energi Terbarukan dan Sumber Energi Tak Terbarukan. Sumber Energi Ramah Lingkungan dan Tidak Ramah Lingkungan Dilihat dari segi lingkungan. Sumber Energi Terbarukan merupakan sumber energi yang dapat diperbaharui dan dapat digunakan tanpa batas waktu dan tidak akan pernah habis karena dapat dipulihkan dalam waktu relatif singkat.Kimia Lingkungan 13-5 tanah . berbagai sumber energi dapat dikelompokkan ke dalam dua bagian yakni. sampah. Sumber Energi Tak Terbarukan dibedakan menjadi dua kelompok. Sumber energi yang ramah lingkungan adalah sumber energi yang apabila dimanfaatkan.

Tabel 2. seperti tampak pada Gambar dibawah ini : 36 . dan semua kegiatan di permukiman.Kimia Lingkungan 13-5 hidup. seperti industri. Pemanfaatan dan Faktor yang Mempengaruhi Pemanfaatan Energi Seperti diuraikan terdahulu. : Sumber Energi yang Ramah dan Tidak Ramah Lingkungan Sumber Energi Yang Ramah Lingkungan Sumber Energi Yang tidak Ramah Lingkungan  Angin  bahan bakar minyak  Matahari  gas alam  Air  biogas  ”listrik”  biomassa  uranium/zat radiaktif lainnya D. baik untuk tumbuh maupun untuk berkembang biak. Namun dengan berkembangnya budaya. semua organisme hidup memerlukan energi selama hidupnya. transportasi. manusia memerlukan lebih banyak energi untuk kegiatan lain.

Mengapa Energi harus diubah? Untuk mendapatkan energi yang sesuai dengan kebutuhan. manusia harus mengubah satu bentuk energi ke bentuk lainnya. semakin tinggi taraf ekonomi. semakin maju budaya. misalnya kayu bakar. cenderung semakin banyak pakai energi. Menggunakan sumber-sumber energi.Kimia Lingkungan 13-5 Gambar 4 : Pemanfaatan Energi Secara Umum  Faktor yang mempengaruhi pemanfaatan energi  budaya. cenderung semakin banyak pakai energi. batu bara yang 37 . kecuali negara post-industrial yang sudah ramah lingkungan  ekonomi. lihat Gambar 5 dibawah ini.

merupakan contoh perubahan satu bentuk energi ke bentuk lain. Sesuai dengan hukum alam. sisanya akan terbuang kembali ke lingkungan. geotermal (panas bumi). juga menimbulkan kebisingan dan panas. dengan teknologi yang ada saat ini hanya rata-rata 33% yang dapat dikonversikan menjadi listrik. Listrik kemudian diubah voltasenya dan ditransmisikan/ disalurkan ke berbagai daerah. yaitu dari energi kimia (sumber energi gas bumi atau kayu bakar) menjadi energi panas. 38 . dalam Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) untuk mendapatkan energi listrik harus dilakukan perubahan bentuk energi. Untuk mendapatkan panas. sumberdaya air. Kerugian energi dimaksudkan sebagai energi panas yang timbulnya tidak dikehendaki akibat perubahan energi. energi selalu mengalami perubahan bentuk saat dipergunakan. sedangkan 41% berupa energi yang tidak bisa dihindari merupakan energi terbuang. Misalnya. sebuah bola lampu tidak hanya menghasilkan cahaya. juga harus dilakukan perubahan bentuk energi. Sebuah motor mesin selain menghasilkan kerja mekanik. dari tenaga air menjadi energi listrik. energi yang terpakai akhirnya habis. Sama halnya dengan pemanfaatan tenaga matahari oleh organisme. Dengan kata lain. Sebagai contoh efisiensi penggunaan uap air untuk tenaga listrik. Oleh karena itu penting kiranya bagi kita untuk (i) menghemat energi. sedangkan yang berasal dari biomassa 4%. melainkan juga panas. angin. dengan konsekuensi ada pula energi listrik yang ‘hilang’ sebagai panas. bahwa setiap perubahan energi selalu diikuti dengan kerugian energi. bahan radioaktif 7%. yaitu energi gerak. sebagian berubah menjadi energi tak terpakai (panas). Contoh lain: untuk memasak makanan diperlukan panas. (ii) mencari energi yang ramah lingkungan (iii) dan/atau mencari energi yang dapat diperbaharui. Misalnya. 43% sebagai energi terbuang percuma. Seperti ditunjukkan pada Gambar 6 di bawah ini sumber energi yang berasal dari bahan bakar fosil tersedia 84%. dan sinar matahari tersedia 5%. Sumber energi ini dimanfaatkan oleh manusia dan hanya 16% yang dimanfaatkan dengan baik.Kimia Lingkungan 13-5 terdapat di alam.

panas bumi) dengan lebih efisien. menggunakan energi sedemikian rupa sehingga dapat menekan kerugian energi seminimal mungkin. sehingga dapat membuat bumi semakin panas. Bila dilihat dari kerugian di atas. Bagaimana menghemat energi? Kegaitan penghematan energi dapat dikelompokkan menjadi dua. Penggunaan energi yang boros akan menimbulkan kerugian antara lain :  Pemborosan biaya hidup. tenaga air. Seperti diketahui.Kimia Lingkungan 13-5 E. berubah menjadi energi tidak terpakai (panas). maka perlu dilakukan ‘gerakan hemat energi’. gas CO2 merupakan salah satu gas rumah kaca (GRK) yang penting. Karena itu sangat perlu kiranya dilakukan pengelolaan penggunaan energi. energi yang terpakai akhirnya habis. Cara Menghemat Energi Adakah kerugian dalam pengunan energi? Sama halnya dengan pemanfaatan tenaga matahari oleh mahluk hidup. Upaya pengelolaan penggunaan energi dimulai dengan membuat kebijakan berupa undang-undang atau peraturan yang dapat melakukan penghematan atau konservasi energi. berarti bila pemakaian listrik sebesar 1 MWh akan menghasilkan 82 kg CO2. Penghematan dalam penggunaan energi secara umum belum begitu diperhatikan. konservasi energi dapat dilakukan melalui langkah-langkah penghematan energi. serta kurangnya informasi tentang pengelolaan energi serta efek penggunaannya terhadap lingkungan.82 kg CO2. Untuk jangka panjang hal itu dapat berarti. Ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan tentang masalah penggunaan energi dan efeknya.  Kerusakan/pencemaran lingkungan. Sedangkan untuk jangka pendek. Konservasi energi adalah penggunaan energi disertai usaha-usaha mencari teknologi baru dengan memanfaatkan sumber energi terbarui (misalnya sinar matahari. Oleh karena itu suplai energi harus terus menerus diberikan. yakni: 39 . Perlu diketahui bahwa setiap pemakaian listrik sebesar 1 kWh akan menghasilkan 0.

insentif.  pengaturan kerja-sama sektoral dengan tujuan agar program konservasi energi dapat dilaksanakan secara menyeluruh dan terpadu. antara lain penyuluhan. Oleh karena itu.Kimia Lingkungan 13-5  Melakukan konservasi energi  Penghematan energi sehari-hari a. TV. pengaturan dan harga energi sebagai berikut. seperti lampu. komputer.  pemberianinsentif bagi pelaksanaan program konservasi energi. 1. Umum  Mematikan aliran listrik apapun apabila sudah tidak digunakan.  Hidup sederhana. Penghematan energi sehari-hari Meningkatnya kebutuhan energi di dalam negeri disebabkan oleh beberapa faktor. antara lain keringanan pajak. dan pelatihan hemat energi.  Jangan melakukan pembakaran apabila tidak perlu. industrialisasi. Konservasi energi Terdapat empat cara untuk melaksanakan konservasi energi. Gunakan kendaraan 40 . yaitu melalui: informasi. misalnya limbah padat tidak perlu dibakar. pendidikan.  Mempunyai dan menggunakan kendaraan secukupnya. radio. pinjaman lunak.  kampanye hemat energi. keringanan bea masuk. penghematan energi harus dilakukan di semua segi kegiatan tersebut.  Penetapan harga energi untuk mendorong pemanfaatan energi secara efisien. dll. peningkatan transportasi dan penggunaan listrik. misalnya pertambahan penduduk.

atau eskalator bila hanya mau turun atau naik satu tingkat saja  Gunakan sumber energi ramah lingkungan: energi matahari.  Gunakan peralatan elektronik yang tidak memakai energi batu baterai. misalnya kalkulator bertenaga surya. atau berjalan kaki. Industri  Gunakan mesin-mesin seoptimal mungkin pada kegiatan produksi. angin. 3.  Gunakan satu mobil untuk mengangkut beberapa orang sekaligus (anggota keluarga maupun tetangga) bila mempunyai tujuan sama/searah.  Rencanakan segala sesuatu sebelum berpergian/berbelanja.  Utamakan pemanfaatan energi dari sumber energi terbarukan (misalnya.Kimia Lingkungan 13-5 umum. 2. antara lain dengan penghematan penggunaan peralatan listrik:  Lampu Penerangan 41 . sel surya). Buka kemudian tutup pintu lemari es segera. panas bumi  Pilih bola lampu yang hemat energi  Buka lemari es hanya bila diperlukan. dan bukan lift. Pemilihan Peralatan Hemat Energi dalam Kehidupan Tindakan-tindakan penghematan energi untuk beberapa peralatan rumah tangga.  Gunakan tangga biasa.  Manfaatkan sisa energi (panas) untuk keperluan lain. Lemari es yang terbuka akan memerlukan energi lebih besar guna mempertahankan suhu dingin di dalamnya. sehingga hanya dperlukan transportasi sekali jalan.  Pakailah sepeda ketika hendak berpergian ke suatu tempat yang dekat.

Ini merupakan pembuangan energi yang harus dibayar dengan uang. Emergency switch akan putus apabila aliran listrik putus dan apabila aliran jalan kembali emergency switch tetap memutus maka lampu dan peralatan tidak akan bekerja. lampu bahkan peralatan lainnya akan menyala sampai esok hari.Kimia Lingkungan 13-5 Pilihlah lampu yang hemat energi seperti lmapu neon. Jika gangguan ini berlangsung hingga kantor tutup dan baru pulih kembali menjelang malam. bukan gas freon.Pilih kulkas / freezer yang menggunakan bahan pendingin gas HC (Hidrokarbon). Gunakan Sakelar LDR.  Kulkas / freezer Untuk melakukan penghematan energi dapat mengikuti beberapa petunjuk di bawah ini: . Emergency switch cukup dipasang untuk instalasi dalam ruangan saja. Sakelar hotel adalah sakelar yang dapat melayani sebuah lampu dari dua tempat. Efisiensi energi lampu tabung gas sebesar 22% sedangkan efisisensi energi dengan menggunakan lampu pijar hanya 5%. LDR (Light Dippent Resistence) adalah salah satu jenis resistor non linier yang bekerja berdasarkan cahaya yang jatuh padanya. Untuk mengatasinya.Jangan menyimpan bahan makanan yang masih panas. Bila ada cahaya yang jatuh pada LDR maka LDR bekerja untuk memutuskan hubungan antara sumber dengan beban. . perlu dipasang emergency switch pada panel. Sakelar ini sangat cocok digunakan untuk lampu tangga dan lampu lorong. Apabila terjadi gangguan pemadaman listrik dari PLN. Penggunaan LDR untuk lampu jalan dan lampu taman akan menghemat biaya yang cukup besar. Kuat cahaya yang dihasilkan lampu neon/tabung gas jauh lebih besar dibandingkan dengan lampu pijar dengan ukuran watt yang sama. lampu pijar lebih banyak mengkonsumsi listrik atau lebih boros dan umur pakinya pun lebih pendek daripada lampu tabung gas. Gunakan Sakelar Hotel. Ini berarti untuk menghasilkan penerangan yang sama. lampu-lampu dan peralatan lainnya di kantor otomatis tidak bekerja. 42 . Gunakan Emergency Switch.

Photovoltaik (lihat Gambar Sel Surya) b.Jangan membiarkan kulkas terbuka terlalu lama. Energi Angin 43 . Jika selesai segeralah ditutup.Kimia Lingkungan 13-5 .Atur suhu pendingin dengan benar 50-70C . 5. Energi Alternatif Ada energi alternatif yang bisa dimanfaatkan sebagai sumber energi yang hemat biaya operasi dan pemeliharaan antara lain: a.Tempatkan kulkas pada tempat yang paling dingin dalam ruangan (tidak dekat kompor atau oven). Energi Biogas c.Alat pemanas energi matahari . .Tutuplah pintu kulkas dengan baik (luar dan dalam) . Energi Matahari .

com 44 .Kimia Lingkungan 13-5 DAFTAR PUSTAKA 1.www.wikipedia.www.google.com 2.