You are on page 1of 8

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP

)
REUMATOID HEART DESEASE RHD
DI RUANG CARDIO VASCULER CARE UNIT
RSUD DR. SAIFUL ANWAR MALANG

Oleh :
Tim Profesi Ners
UNMUH JEMBER
POLTEKES MALANG

PROGRAM STUDI NERS
FAKULTAS ILMU KESEHATAN
2016

SATUAN ACARA PENYULUHAN
Topik

:Perawatan Pasien Dengan Reumatoid Heart Deasease

(RHD)
Sub topik

: Reumatoid Heart Deasease (RHD)

Sasaran

:Keluarga Pasien

tanda dan gejala klinis Reumatoid Heart Deasease (RHD).Tempat :Ruang Cardio Vaskuler Care Unit (CVCU) Hari/Tanggal :Sabtu. dan pengobatan Reumatoid Heart Deasease (RHD). pemeriksaan Reumatoid Heart Deasease (RHD). II TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS Setelah mengikuti penyuluhan tentang hepatitis : 1 Peserta mampu menjelaskan apa itu pengertian Reumatoid Heart Deasease (RHD) 2 Peserta mampu menyebutkan Tanda dan gejala Reumatoid Heart Deasease (RHD) 3 Peserta mampu menjelaskan cara pemeriksaan Reumatoid Heart Deasease (RHD) 4 Peserta mampu menyebutkan cara pengobatan Reumatoid Heart Deasease (RHD) IIIMATERI 1 Pengertian Reumatoid Heart Deasease (Rhd) 2 Epidemologi 3 Penyebab / faktor Presdisposisi 4 patofisiologi 5 Gejala Reumatoid Heart Deasease (RHD) 6 Pemeriksaan Reumatoid Heart Deasease (RHD) 7 Pengobatan Reumatoid Heart Deasease (RHD) IVMETODE . 01 September 2016 Waktu :1 x 30 menit I TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM Setelah melakukan penyuluhan kesehatan tentang Reumatoid Heart Deasease (RHD) selama 30 menit di harapkan peserta dapat memahami apa itu pengertian Reumatoid Heart Deasease (RHD).

WAKTU 1. 5 menit KEGIATAN PENYULUH KEGIATAN PESERTA Pembukaan :  Membuka kegiatan dengan  Menjawab salam mengucapkan salam. 2 Tanya Jawab V MEDIA 1 Flip Chart 2 Leaflet VIKRITERIA EVALUASI 1 2 3 Evaluasi Struktur  Peserta hadir ditempat penyuluhan  Penyelenggaraan penyuluhan dilaksanakan di ruang tunggu CVCU  Pengorganisasian penyelenggaraan penyuluhan dilakukan sebelumnya Evaluasi Proses  Peserta antusias terhadap materi penyuluhan  Tidak ada peserta yang meninggalkan tempat penyuluhan  Peserta mengajukan pertanyaan dan menjawab pertanyaan secara benar Evaluasi Hasil  Peserta dapat menyebutkan pengertian Reumatoid Heart Deasease (RHD). gejala Reumatoid Heart Deasease (RHD).  Memperkenalkan diri  Menjelaskan  Mendengarkan tujuan dari  Memperhatikan materi yang  Memperhatikan penyuluhan  Menyebutkan akan diberikan .1 Ceramah. pemeriksaan pada pasien Reumatoid Heart Deasease (RHD) dan pengobatan pada pasien  Jumlah hadir dalam penyuluhan minimal orang VII KEGIATAN PENYULUHAN No.

2 menit menjawab pertanyaan.  VIII Mengucapkan salam penutup PENGORGANISASIAN Pembicara : Fasilitator : LAMPIRAN MATERI  Menjawab salam .2. 8 menit Cara pengobatan Reumatoid Heart Deasease (RHD) Evaluasi :  Menanyakan kepada peserta  Menjawab pertanyaan tentang materi yang telah diberikan. Terminasi :  Mengucapkan terimakasih  Mendengarkan atas peran serta peserta. dan reinforcement kepada orang tua yang dapat 4. 15 menit Pelaksanaan :  Menggali pengetahuan peserta  Memperhatikan tentang Reumatoid Heart Deasease (RHD)    Memperhatikan dan Menjelaskan pengertian menjawab pertanyaan yang Reumatoid Heart Deasease diajukan (RHD)  Memperhatikan Menjelaskan gejala  Memperhatikan Reumatoid Heart Deasease (RHD)  Menjelaskan pemeriksaan Reumatoid Heart Deasease (RHD)  3.

gejala yang konsisten dengan gagal jantung seperti kesulitan bernapas. RF didiagnosis dengan memenuhi 2 kriteria mayor atau 1 mayor dan 2 kriteria minor dari Kriteria Jones. Dari data 8 rumah sakit di Indonesia tahun 1983-1985 menunjukan kasus RHD rata-rata 3. Penyebab/Faktor Presdisposisi D. Cenderung terjangkit pada daerah dengan udara dingin. gagal jantung. dilatasi atrium. dan bahkan kematian. Sebanyak 39% pasien akut RF mengalami pancarditis dengan berbagai derajat dan berasosiasi dengan insufisiensi katup. 2002). Patofisiologi E. Akut RF mengikuti 0. Gejala fisik yang ditemukan pada pasien RHD termasuk manifestasi cardiac dan noncardiac RF akut. Pada RHD kronik. B. mungkin merupakan indikasi carditis dan RHD. pasien mengalami stenosis katup dengan berbagai derajat regurgitasi. Setelah diagnosis RF dibuat. C. dan detak jantung yang cepat. Pengertian RHD adalah komplikasi paling serius dari RF. (Aguslina. exercise intolerance. S. lembab. lingkungan yang kondisi kebersihan dan gizinya kurang memadai. Beberapa pasien memiliki manifestasi cardiac dari kronik .44 ℅ dari seluruh jumlah penderita yang dirawat. Lebih dari 100.Sementara dinegara maju insiden penyakit ini mulai menurun karena tingkat perekonomian lebih baik dan upaya pencegahan penyakit lebih sempurna. Epidemiologi RHD terdapat diseluruh dunia. khususnya pada kelompok anak usia 615 tahun. pericarditis.A. Tanda dan Gejala Diagnosis RHD dibuat setelah memastikan adanya riwayat RF.3% dari kasus faringitis GABHS pada anak. 2006). Akut RF dan RHD diperkirakan merupakan hasil dari respon autoimun tetapi pathogenesis tetap belum diketahui.000 kasus baru demam rematik didiagnosa setiap tahunnya.Secara Nasional mortalitas akibat RHD cukup tinggi dan ini merupakan penyebab kematian utama penyakit jantung sebelum usia 40 tahun (Brunner & Suddarth. aritmia. dan disfungsi ventrikel.

erythema marginatum dan nodul subkutan. Manifestasi noncardiac Manifestasi noncardiac yang biasa terjadi dari akut RF termasuk polyarthritis. 3. Pemeriksaan Reumatic Heart Desease (RHD) . batuk.Acute phase reactants .Kultur tenggorok . gallop rhythm.RHD. pasien mungkin mengeluh karena dyspnea. - Congestive heart failure Temuan fisik yang berasosiasi dengan gagal jantung termasuk takipneu. Manifestasi cardiac akut RF - Pancarditis adalah komplikasi paling serius dan kedua paling sering dari RF (50%). bengkak perifer dan edema. carditis paling sering dideteksi dengan adalah murmur baru dan takikardia. F. chorea.Murmur akut RF karena insufisiensi katup. distensi vena jugular.Tropomyosin meningkat pada RF . orthopnea. Pada kasus yang parah.Tes cepat deteksi antigen . sakit dada pleuritik. dan atrial aritmia. Manifestasi cardiac lain termasuk congestive heart failure dan pericarditis. - pericarditis 2.Rapid detection test for D8/17 . cardiac hemolytic anemia.Heart reactive antibodies .Antistreptococcal antibodies . tromboemboli. edema. orthopnea. Manifestasi cardiac dari kronik RHD Deformitas katup. Dengan pemeriksaan fisik. 1. hepatomegaly.

Vaksin GAS masih belum tersedia. Pilihan lain termasuk clarithromycin untuk 10 hari. Pengobatan Reumatic Heart Desease (RHD) Terapi medis pada RHD ditujukan langsung untuk mengeliminasi faringitis GABHS (jika masih ada). Saat oral penicillin tidak bisa didapat. dosis tunggal IM benzathine penicillin G bisa dipilih. dan menyediakan pengobatan suportif untuk CHF. bisa digunakan erythromycin atau cephalosporin generasi 1. Untuk pasien yang alergi penisilin. . Tetracycline dan sulfonamide sebaiknya tidak digunakan untuk mengobati faringitis GAS.G. menekan inflamasi dari respon autoimun. azithromycin untuk 5 hari. Oral penicillin V masih merupakan obat pilihan untuk pengobatan faringitas GAS.

Jakarta. Bandung Brunner & Suddarth. Perawatan Medikal Bedah (Suatu Pendekatan proses keperawatan).Daftar pustaka Aguslina. Kuncara. Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah. Barbara.. EGC. S.. Universitas Sumatera Utara. Juli. 2002. 2002. Yasmin Asih. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Hepatitis B Ditinjau dari kesehatan Masyrakat dan Upaya Pencegahan. Imunisasi Hepatitis B.. 2006. alih bahasa: Waluyo Agung. 2007. Depkes RI. .made karyasa. I. Jakarta. CL..