You are on page 1of 10

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kami ucapkan kepada Allah SWT Karena atas izin-Nya lah kami dapat
menyelesaikan makalah kami yang berjudul “Pengawahutanan”. Pengawahutanan tidak hanya
berdampak buruk bagi penghuni hutan dan sekitarnya tetapi bagi seluruh makhluk hidup karena
hal tersebut merupakan salah satu penyebab yang mendorong terjadinya pemanasan global.
Tak lupa pula kami ucapkan terima kasih kepada Ibu Dwi Sulistyani, S.Pd, sebagai guru
pembimbing mata pelajaran fisika.
Adapun maksud dan penyusunan makalah ini adalah untuk memenuhi tugas fisika Bab
Pemanasan Global. Sebagai manusia biasa, tentunya penulis tidak terlepas dari kesalahan dan
kekeliruan, untuk itu kritik dan saran yang sifatnya membangun sangat diharapkan demi
kesempurnaan makalah ini.
Semoga makalah ini dapat menjadi bahan pemikiran bagi kita semua terkhusus bagi
penulis pribadi.

Bangil, 2 Maret 2015

Kelompok 7

PENGAWAHUTANAN

1

DAFTAR ISI PENGAWAHUTANAN 2 .

maka dapur untuk mengolah CO2 di udara akan berkurang. Konsentrasi GRK di atmosfer meningkat karena adanya pengelolaan lahan yang kurang tepat. Semua bentuk vegetasi bermanfaat untuk menjamin kelestarian penyediaan oksigen dan sebagai penyerap gas CO2. antara lain adanya penggundulan dan pembakaran vegetasi hutan dalam skala luas pada waktu yang bersamaan dan adanya pengeringan lahan gambut. Keseimbangan tersebut dipengaruhi antara lain oleh peningkatan gas-gas asam arang atau karbondioksida (CO2).BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Perubahan iklim global merupakan salah satu isu lingkungan penting dunia dewasa ini. Hutan mengabsorpsi CO2 selama proses fotosintesis dan menyimpannya sebagai materi organik dalam biomassa tanaman. Hal ini disebabkan oleh perubahan iklim global yang menyebabkan dampak negatif pada berbagai sektor kehidupan. Kegiatankegiatan tersebut umumnya dilakukan pada awal alih guna lahan hutan menjadi lahan pertanian. artinya tidak hanya dibicarakan di Indonesia tetapi juga di negara-negara lain di seluruh dunia. Salah satu cara untuk mengurangi peningkatan CO2 di udara adalah dengan memanfaatkan CO2 sebagai bahan fotosintesis atau asimilasi zat karbon. Untuk itu penanaman pohon perlu diupayakan secara terus menerus sampai tercapai keseimbangan antara pohon yang ditebang dan yang ditanam. PENGAWAHUTANAN 3 . Dengan semakin berkurangnya jumlah pepohonan di atas permukaan bumi. Perubahan iklim global yang terjadi akhir-akhir ini disebabkan karena terganggunya keseimbangan energi antara bumi dan atmosfir. Pengukuran produktivias hutan relevan dengan pengukuran biomassa. Biomassa hutan menyediakan informasi penting dalam menduga besarnya potensi penyerapan CO2 dan biomassa dalam umur tertentu yang dapat dipergunakan untuk mengestimasi produktivitas hutan. Produktivitas hutan merupakan gambaran kemampuan hutan dalam mengurangi emisi CO2 di atmosfir melalui aktivitas fisiologisnya. Saat ini konsentrasi GRK sudah mencapai tingkat yang membahayakan iklim bumi dan keseimbangan ekosistem. Banyaknya materi organik yang tersimpan dalam biomassa hutan per unit luas dan per unit waktu merupakan pokok dari produktivitas hutan. metana (CH4) dan nitrous oksida (N2O) yang lebih dikenal dengan gas rumah kaca (GRK).

Bagaimana dampak pengawahutanan? 3. TUJUAN Tujuan dari penulisan makalah ini adalah sebagai berikut : 1. Mengetahui penyebab pengawahutanan. 3.B. PENGAWAHUTANAN 4 . maka dirumuskan beberapa permasalahan yang akan dianalisis adalah sebagai berikut: 1. 2. Mengetahui definisi pengawahutanan. Apa yang dimaksud dengan pengawahutanan? 2. 4. Mengetahui dampak pengawahutanan terhadap pemanasan global. Bagaimana solusi dalam mengurangi kegiatan pengawahutanan? C. RUMUSAN MASALAH Berdasarkan uraian di atas. Mengetahui solusi dalam mengurangi kerusakan akibat pengawahutanan.

dan kebakaran hutan. mencegah banjir. deforsetasi atau pengalihan fungsi hutan. Hutan lindung adalah kawasan hutan yang mempunyai fungsi pokok sebagai perlindungan sistem penyangga kehidupan untuk mengatur tata air. Kawasan hutan adalah wilayah tertentu yang ditunjuk dan atau ditetapkan oleh pemerintah untuk dipertahankan keberadaannya sebagai hutan tetap. yakni pertanian. bencan alam. Tetapi belakangan ini penebangan hutan sering terjadi. yang satu dengan lainnya tidak dapat dipisahkan. Penebangan pohon tanpa penghutanan kembali (reforestation) yang cukup dapat merusak lingkungan tinggal (habitat). Penebangan juga berdampak buruk terhadap penyitaan hayati (biosequestration) karbon dioksida dari udara. atau untuk permukiman (settlement). Pengawahutanan dapat terjadi karena berbagai alasan. B. kurangnya nilai yang terwariskan (ascribed value). Pengabaian atau ketidaktahuan nilai hakiki (intrinsic value). kelengahan dalam pengelolaan hutan dan hukum lingkungan yang kurang memadai merupakan beberapa alasan yang memungkinkan terjadinya pengawahutanan secara besar-besaran. berbagai fungsi dari hutan sangat bermanfaat bagi kehidupan. Hutan merupakan hal yang penting bagi kehidupan manusia. hilangnya keanekaragaman hayati dan kegersangan (aridity). dan pemanasan global. peternakan atau kawasan perkotaan. perkebunan untuk barang dagangan (commodity). Daerah-daerah yang telah ditebang habis biasanya mengalami pengikisan tanah yang parah dan sering menjadi gurun. Banyak negara di dunia mengalami pengawahutanan PENGAWAHUTANAN 5 . dan memelihara kesuburan tanah. Pengertian Hutan Hutan adalah suatu kesatuan ekosistem berupa hamparan lahan berisi sumber daya alam hayati yang didominasi pepohonan dalam persekutuan alam lingkungannya. sedangkan lahannya dapat dialihgunakan sebagai padang rumput untuk ternak. illegal loging. mencegah intrusi air laut. Penyebabnya adalah perambahan hutan. mengendalikan erosi.BAB II ISI A. diantaranya yaitu pohon atau arang yang diperoleh dari hutan dapat digunakan atau dijual untuk bahan bakar atau sebagai kayu saja. Pelakunya adalah orang-orang yang hanya mementingkan diri mereka saja baik dari sekitar kawasan hutan atau orang dari luar . Pengertian Pengawahutanan Pengawahutanan atau penghilangan hutan atau penggundulan hutan atau deforestasi adalah kegiatan penebangan hutan atau tegakan pohon (stand of trees) sehingga lahannya dapat dialihgunakan untuk penggunaan nir-hutan (non-forest use). Dampak dari penebangan hutan bagi kehidupan adalah udara yang semakin kotor dan rusaknya ekosistem lingkungan. pengawahutanan pun masih sering dilakukan oleh masyarakat. Bukan hanya sekedar penebangan hutan.

Pengawahutanan dapat menyebabkan kepunahan. ketidakadilan dalam pembagian kekayaan (wealth) dan kekuasaan. Negara-negara berkembang merasa beberapa negara maju. Dampak Pengawahutanan PENGAWAHUTANAN 6 . maupun pengkotaan (urbanization). barang dagangan dan gagasan baru) yang telah menggalakkan pemulihan hutan setempat. angka pengawahutanan bersih sudah tidak lagi meningkat di antara negara-negara dengan PDB per kapita yang sedikitnya AS$4." dan pengawahutanan dapat terjadi karena "tekanan penduduk dan kemandekan keadaan ekonomi (stagnating economic conditions). baik secara alami maupun akibat manusia. dan ketersingkiran penduduk semula. dan adalah hal yang munafik apabila negara-negara maju tidak membiarkan negaranegara berkembang dengan kesempatan yang sama: bahwa negara miskin tidak harus menanggung biaya pelestarian karena negara kayalah yang telah menciptakan masalahnya. masyarakat maupun teknologi. seperti Amerika Serikat. telah mendapatkan banyak manfaat dengan menebang hutannya sendiri berabad-abad yang lalu. pertumbuhan penduduk dan ledakan penduduk (overpopulation). Penyebab Terjadinya Pengawahutanan Banyak pengawahutanan pada masa kini terjadi karena penyelewengan kuasa pemerintahan (political corruption) di kalangan lembaga pemerintah. Pada tahun 2000.600. merupakan hal yang tidak adil karena tidak ada imbalan yang cukup untuk jasa tersebut. D. C." Terjadinya kemerosotan lingkungan alam hutan (forest ecosystem) juga dapat berakar dari dorongan-dorongan ekonomi yang menonjolkan keuntungan pengalihgunaan hutan daripada pelestarian hutan. meskipun ada pula dampak baik dari kesejagatan (datangnya tenaga kerja. hilangnya manfaat hutan (sebagai penyerap karbon (carbon sink) atau cagar keanekaragaman hayati (biodiversity reserve)). Kesejagatan (globalization) seringkali dipandang sebagai akar penyebab lain yang mengakibatkan pengawahutanan. modal. Perubahan tersebut juga pernah terjadi pada masa lalu dan dapat dibuktikan melalui penelitian rekaman sisa purba (fossil record). penggurunan (desertification).terus-menerus. Perhimpunan Pangan dan Pertanian (FAO) menemukan bahwa "peran keberubahan penduduk (population dynamics) dalam keadaan setempat dapat berubah-ubah dari sangat berpengaruh hingga tidak berpengaruh sama sekali. Banyak kegunaan hutan yang penting tidak ada pasaran. Akan tetapi. tidak ada nilai ekonomi yang bermanfaat bagi para pemilik hutan atau masyarakat yang bergantung pada hutan untuk kesejahteraan mereka. Dari sudut pandang negara berkembang. ketika sebagian besar sisa pohonnya dikirim ke negara-negara maju. perubahan iklim. maka dari itu.

c) Timbulnya berbagai macam penyakit kulit. d) Es di kutub mencair. seperti radang tenggorokan. gatal-gatal dan sebagainya yang mengakibatkan penderitaan yang berkepanjangan bagi kehidupan makhluk di muka bumi. Akibat dari adanya efek rumah kaca adalah panas matahari yang sampai ke permukaan bumi tidak dapat kembali lagi.Global warming merupakan salah satu dampak dari pengawahutanan. Naiknya suhu udara di permukaan bumi mengakibatkat udara menjadi panas dan terasa gerah. b) Menimbulkan berbagai macam polusi. Mencairnya es di kutub akan mengkibatkan naiknya permukaan air laut. PENGAWAHUTANAN 7 . 1) Melakukan Reboisasi. Pengertian global warming adalah naiknya suhu udara di permukaan bumi yang disebabkan oleh adanya efek rumah kaca. Selain itu juga mengakibatkan tumbuh-tumbuhan terutama tanaman perkebunan menjadi rusak karena tidak kuat dengan suhu yang semakin panas. akan tetapi karena berkurangnya jumlah pohon maka hanya sedikit saja yang terserap. dan ISPA karena menghisap udara yang kotor. Polusi udara juga menimbulkan berbagai macam penyakit dalam. Global warming dapat menghancurkan bumi perlahan-lahan. Akibat yang ditimbulkan oleh global warming diantaranya adalah : a) Naiknya suhu udara di permukaan bumi. Gas karbondioksida ini seharusnya diserap oleh pepohonan. Salah satu gas pembentuk efek rumah kaca adalah gas karbondioksida. paru-paru. Misalnya dalam satu bulan permukaan air laut naik 1 cm. Jadi apabila permukaan air laut terusmenerus naik dalam kurun waktu beberapa puluh tahun kedepan bisa jadi semua daratan di bumi ini akan tenggelam. Dan perlahanlahan luas daratan akan berkurang. Polusi yang terutama timbul adalah polusi udara. berarti dalam satu tahun naik 12 cm. Upaya Yang Dilakukan Untuk Mengurangi Kerusakan Akibat Pengawahutanan. E. Penyakit kulit yang ditimbulkan seperti kanker kulit. Efek rumah kaca adalah suatu lapisan yang menyelubungi bumi dan bersifat transparan seperti kaca.

Menerapkan Sistem Tebang Pilih. Melestarikan hutan adalah salah satu hal yang harus kita lakukan. sehingga hutan akan tetap terjaga keberadaannya. Melakukan Penebangan Secara Konservatif. Penebangan secara konservatif adalah penebangan dengan cara menebang pohon yang sudah tidak berproduktif lagi.2) 3) 4) 5) Reboisasi adalah salah satu alternatif untuk melestarikan hutan. karena hutan adalah salah satu sumber daya alam yang sangat penting bagi kelangsungan hidup kita. Sistem ini sangat berguna bagi pelestarian hutan. Jangan sampai pohon yang masih muda dan produktif di tebang. Sistem penebangan hutan yang kemudian diganti dengan menanam hutan yang telah ditebang agar hutan tetap terjaga keberadaannya. Maka dari itu kita harus bisa menjaga dan merawat hutan kita. Kita dapat mengembalikan hutan-hutan yang sudah rusak. yang bisa membuat mereka jera dan tidak melakukan kesalahan mereka lagi. Jika hutan rusak maka dampaknya akan kita rasakan. Pemerintah harus menerapkan sistem tebang pilih dalam menebang pohon. pemerintah juga harus ikut terlibat dalam pelestarian hutan. Pemerintah harus ikut turun tangan dalam pelestarian hutan ini. Menerapkan Larangan Penebangan Hutan Secara Sewenang-wenang dan Memberikan Sanksi yang Berat Bagi Pelakunya. PENGAWAHUTANAN 8 . Selain itu sistem ini juga berguna untuk masyarakat agar tidak sembarangan dalam melakukan penebangan hutan. Akan lebih baik jika pemerintah juga memberikan sanksi yang berat bagi para pelakunya. Hutan adalah sumber kehidupan semua makhluk hidup. Selain masyarakat yang harus menjaga kelestarian hutan. Menerapkan Sistem Tebang Tanam. Hal ini dapat mengurangi penebangan hutan secara liar dan dalam jumlah besar – besaran.

Gas karbondioksida ini seharusnya diserap oleh pepohonan. dan memelihara kesuburan tanah. meskipun kita telah merasakan bahwa dampak pemanasan global mulai menyerang planet ini. mencegah intrusi air laut. mengendalikan erosi.BAB III PENUTUP A. dan menerapkan larangan penebangan hutan secara sewenang-wenang dan memberikan sanksi yang berat bagi pelakunya. Pengawahutanan tanpa penghutanan kembali yang cukup akan memberikan dampak. disimpulkan bahwa peranan hutan sangatlah penting bagi kehidupan. Akibat dari adanya efek rumah kaca ini adalah panas matahari yang sampai ke permukaan bumi tidak dapat kembali lagi. Global warming dapat menghancurkan bumi perlahan-lahan. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi pengawahutanan adalah melakukan reboisasi. menerapkan sistem tebang pilih. Hutan mempunyai fungsi pokok sebagai perlindungan sistem penyangga kehidupan untuk mengatur tata air. akan tetapi karena berkurangnya jumlah pohon maka hanya sedikit saja yang terserap. mencegah banjir. seperti halnya dengan menciptakan berbagai penemuan benda-benda penting untuk mempermudah kegiatan manusia yang ramah lingkungan dan anti pemanasan global. B. Dengan mengandalkan kemampuan berpikir dan tenaga kita untuk mencegah peristiwa pemanasan global. Salah satu gas pembentuk efek rumah kaca adalah gas karbondioksida. Saran Karena begitu pentingnya peran hutan bagi kehidupan manusia dan makhluk hidup lain di planet ini. Berawal dari pengawahutanan yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Sehingga diharapkan manusia dapat melakukan penanggulangan dan perbaikan atas dampak pemanasan global. menerapkan sistem tebang tanam. Kesimpulan Dari penjelasan diatas. Salah satu dampak dari pengawahutanan adalah terjadinya global warming. melakukan penebangan secara konservatif. Global warming adalah naiknya suhu udara di permukaan bumi yang disebabkan oleh adanya efek rumah kaca. kerusakan bumi pun akan tercipta dengan sendirinya. PENGAWAHUTANAN 9 . sudah seharusnya kita untuk menjaga bumi dan pepohonan demi kesejahteraan penghuni bumi ini.

menanm kembali pohon yang telah rusak dengan cara satu orang satu pohon. PENGAWAHUTANAN 10 . menjaga dan merawat pohon. marilah kita saling menjaga dan mengawasi terhadap tindakan penebangan pohon demi masa depan dan anak cucu kita.Marilah kita mulai menjaga lingkungan hutan kita dari penebangan hutan.