You are on page 1of 8

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP

)
HEPATITIS B
DI RUANG HD
RSUD DR. SAIFUL ANWAR MALANG

Oleh :
Tim Profesi Ners
UNITRI MALANG
UNMUH JEMBER
UNIBRAW MALANG
STIKMA MATARAM

PROGRAM STUDI NERS
FAKULTAS ILMU KESEHATAN
2016
SATUAN ACARA PENYULUHAN
Topik

:Perawatan Pasien Dengan Hepatitis

Sub topik

:Hepatitis B

Sasaran :Keluarga Pasien Tempat :Ruang HD Hari/Tanggal :Sabtu. cara perawatan dan diit pasien Hepatitis. II TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS Setelah mengikuti penyuluhan tentang hepatitis : 1 Peserta mampu menjelaskan apa itu pengertian hepatitis B 2 Peserta mampu menyebutkan Tanda dan gejala hepatitis B 3 Peserta mampu menjelaskan Cara penularan Hepatitis B 4 Peserta mampu menjelaskan cara perawatan dan diit pasien Hepatitis 5 Peserta mampu menyebutkan cara pencegahan Hepatitis B IIIMATERI 1 Pengertian hepatitis b 2 Epidemiologi 3 Tanda dan gejala hepatitis 4 Cara penularan hepatitis b 5 Perawatan pasien hepatitis 6 Pencegahan hepatitis IVMETODE 1 Ceramah. dan pencegahan yang dapat lakukan. 2 Tanya Jawab . Tanda dan gejala Hepatitis B. 27 Agustus 2016 Waktu :1 x 30 menit I TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM Setelah melakukan penyuluhan kesehatan tentang hepatitis selama 30 menit di harapkan peserta dapat memahami apa itu pengertian Hepatitis B. Cara penularan Hepatitis B.

 Memperkenalkan diri  Menjelaskan  Mendengarkan tujuan dari  Memperhatikan materi yang  Memperhatikan penyuluhan  2. 5 menit KEGIATAN PENYULUH KEGIATAN PESERTA Pembukaan :  Membuka kegiatan dengan  Menjawab salam mengucapkan salam. tanda gejala dan pencegahan pada pasien hepatitis  Jumlah hadir dalam penyuluhan minimal orang VII KEGIATAN PENYULUHAN No. 15 Menyebutkan akan diberikan Pelaksanaan : . WAKTU 1.V MEDIA 1 Flip Chart 2 Leaflet VIKRITERIA EVALUASI 1 2 3 Evaluasi Struktur  Peserta hadir ditempat penyuluhan  Penyelenggaraan penyuluhan dilaksanakan di ruang tunggu HD  Pengorganisasian penyelenggaraan penyuluhan dilakukan sebelumnya Evaluasi Proses  Peserta antusias terhadap materi penyuluhan  Tidak ada peserta yang meninggalkan tempat penyuluhan  Peserta mengajukan pertanyaan dan menjawab pertanyaan secara benar Evaluasi Hasil  Peserta dapat menyebutkan pengertian hepatitis.

menit  Menggali pengetahuan peserta  Memperhatikan tentang hepatitis    Menjelaskan pengertian  Memperhatikan dan hepatitis menjawab pertanyaan yang Menjelaskan tanda dan gejala diajukan hepatitis  Memperhatikan Menjelaskan cara penularan  Memperhatikan Hepatitis B  3. Terminasi :  Mengucapkan terimakasih  Mendengarkan atas peran serta peserta. CL. 2 menit menjawab pertanyaan. 2007). Pengertian Hepatitis adalah peradangan yang terjadi pada hati yang disebabkan oleh infeksi atau toksin termasuk alkohol (Barbara.  VIII Mengucapkan salam penutup  Menjawab salam PENGORGANISASIAN Pembicara : Fasilitator : LAMPIRAN MATERI A. dan reinforcement kepada orang tua yang dapat 4. 8 menit Perawatan pasien hapatitis  Cara pencegahan Evaluasi :  Menanyakan kepada peserta  Menjawab pertanyaan tentang materi yang telah diberikan. .

Gejala yang mirip pilek. Epidemiologi Di Indonesia sendiri.4%. misalnya lelah. Hal ini berarti satu dari 10 penduduk Indonesia terinfeksi Hepatitis B. Seorang bayi dapat terinfeksi dari ibunya selama proses kelahirannya. S. Selera makan hilang 2. tetapi dapat menyebar melalui darah atau cairan tubuh dari penderita yang terinfeksi. Bagian putih pada mata (sklera) tampak kuning 8. hasil Riset Kesehatan Dasar pada tahun 2007 menunjukkan bahwa prevalensi hepatitis B sebesar 9. dan transfusi darah dengan virus di dalamnya (Aguslina. Juga dapat menyebar melalui kegiatan seksual. 2002). Kulit seluruh tubuh tampak kuning 9. C. Demam tidak tinggi 5. dan sakit kepala D. Rasa tidak enak di perut 3. nyeri pada tubuh. misalnya karena berhubungan intim.Hepatitis B adalah suatu penyakit hati yang disebabkan oleh "Virus Hepatitis B" (VHB). misalnya berganti-ganti pasangan dan berhubungan tanpa alat pengaman. Beberapa cara penularannya adalah: 1. Kontak seksual. Virus penyakit ini jauh lebih mudah ditularkan dibandingkan HIV. Virus ini tidak menyebar melalui makanan atau kontak biasa. Air seni berwarna coklat seperti air the 10. penggunaan berulang jarum suntik. Tanda dan Gejala Gejala dan tanda penyakit hepatitis adalah sebagai berikut (Brunner & Suddarth. 2006). . B. 2002) : 1. Cara Penularan Hepatitis B Hepatitis B dapat menular melalui darah dan cairan tubuh. Kadang-kadang disertai nyeri sendi 6. Sayangnya. hanya satu dari lima penderita hepatitis B di Indonesia yang sadar bahwa mereka mengidap penyakit ini (Brunner & Suddarth. Nyeri dan bengkak pada perut sisi kanan atas (lokasi hati) 7. Mual sampai muntah 4.

Melakukan imunisasi 3. . Menjaga kebersihan (personal hyginen) 4. agar sistem kekebalan tubuh dapat memerangi infeksi. Misalnya menggunakan alat suntik yang sudah terkontaminasi darah penderita hepatitis B. Berbagi jarum suntik. 3. 2002) F. Makan makanan tinggi kalori 5. 3. 4. Perawatan pasien Hepatitis Berikut adalah langkah perawatan yang perlu diberikan untuk mengurangi dampak kerusakan pada hati sekaligus mempercepat proses penyembuhan: 1. Perawatan dirumah 1. Tidak mengkomsumsi alkohol (Brunner & Suddarth. E. Istrirahat yang baik 2. Misalnya petugas kesehatan (paramedis) yang sering berurusan dengan darah manusia. Mengistirahatkan tubuh. Kontak dengan jarum suntik secara tidak disengaja. Ibu dan bayi. Memberikan asupan nutrisi yang tepat baik jenis maupun jumlahnya. bila perlu diberikan obat antimual sesuai dengan rekomendasi dokter. Menghindari hubungan seks atau memakai kondom untuk mencegah pertukaran cairan 6. Ibu yang sedang hamil dapat menularkan penyakit ini pada bayinya saat persalinan (Depkes RI. 2. Caranya adalah dengan mengurangi pemberian obat atau makanan yang memicu kerja hati. Asupan nutrisi yang tepat merupakan salah satu kunci untuk mempercepat proses penyembuhan dan pemulihan bagi penderita.2. Mengingat salah satu dampak dari infeksi Hepatitis adalah rasa mual yang mengurangi nafsu makan. 2002). Mengistirahatkan hati agar kerusakan sel akibat peradangan dapat segera pulih.

santan. dll. kacang merah. daun kangkung dan sebagainya. 3. labu siam. 4) Makanan yang terlalu berlemak: gorengan. Hindari : 2) Makanan yang menimbulkan gas: ubi. dll. kol. 4. ikan asin. lobak. Pemberian karbohidrat yang mudah dicerna misalnya bubur. buncis muda. 2002) : 1. nangka. 3) Makanan tinggi garam dan makanan yang diawetkan: sosis. 5) Penambahan bumbu masak yang terlalu tajam. Pemberian sayuran dipilih yang sedikit mengandung serat seperti bayam. Pengolahan makanan dengan cara direbus atau dikukus hingga cukup lunak. bit.1) Diet bagi penderita Hepatitis bertujuan meringankan kerja hati yang sedang sakit sekaligus memperbaiki kerusakan sel hati akibat peradangan. dll. kornet. Pencegahan Karena terbatasnya pengobatan hepatitis. Berikut adalah panduan pemberian makanan bagi penderita Hepatitis (Brunner & Suddarth. kentang dll serta makanan yang berkadar gula tinggi. wortel. buah dll. jeroan. kacang panjang muda. G. 2. durian. seperti madu. 2002) . sawi. nasi tim. maka penekanan lebih diarahkan pada pencegahan diantaranya sebagai berikut : 1) Hindari kontak langsung dengan barang yang terkontaminasi virus hepatitis akut 2) Pelihara personal hygiene dan lingkungan 3) Gunakan alat-alat disposible untuk suntik 4) Alat-alat yang terkontaminasi disterilkan (Depkes RI.

2002. Barbara. 2006. 2002.. Yasmin Asih. CL. Perawatan Medikal Bedah (Suatu Pendekatan proses keperawatan). Juli. I. Bandung Brunner & Suddarth. Hepatitis B Ditinjau dari kesehatan Masyrakat dan Upaya Pencegahan. S. Depkes RI. 2007.made karyasa. EGC. Universitas Sumatera Utara. alih bahasa: Waluyo Agung. Jakarta. Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah. Kuncara.Daftar pustaka Aguslina. Fakultas Kesehatan Masyarakat.... Jakarta. Imunisasi Hepatitis B. .