You are on page 1of 4

Portofolio Kasus Kegawatan

No. ID dan Nama Peserta : dr. Maulvi Nazir
No. ID dan Nama Wahana : RSUD Kabupaten Bengkayang
Topik : Status Epileptikus dengan Diare Akut Dehidrasi Ringan-Sedang
Tanggal (kasus)
:
Nama Pasien : An. K
No. RM :
Tanggal Presentasi :
Pendamping : dr. Diantus
Tempat Presentasi :
Obyektif Presentasi :
 Keilmuan
 Keterampilan
 Penyegaran
 Tinjauan Pustaka
 Diagnostik
 Manajemen
 Masalah
 Istimewa
 Neonatus  Bayi
 Anak
 Remaja
 Dewasa
 Lansia
 Bumil
 Deskripsi : Seorang bayi tahun datang ke IGD RSUD Kabupaten Bengkayang dibawa
ibunya dengan keluhan nafas grok grok dan sesak sejak semalam, demam, batuk dan pilek.
 Tujuan : Penatalaksanaan Pneumonia sangat berat dengan wheezing
Bahan Bahasan :  Tinjauan Pustaka
 Riset
 Kasus
 Audit
Cara Membahas:  Diskusi  Presentasi dan Diskusi  E-mail
 Pos
Data Pasien :
Nama : An. K
No. Registrasi : 047062
Nama Klinik :
Telp :
Terdaftar Sejak :
Data utama untuk bahan diskusi
1. Diagnosis/Gambaran Klinis: St. Epileptikus dengan Diare Akut Dehidrasi Rin-Dang
Pasien datang ke IGD RSUD Kabupaten Bengkayang dibawa ibunya dengan keluhan
kejang dari pukul 11.00 – 13.00, kejang tonik klonik sebelah badan saja, kejang terus
menerus. Setelah kejang pasien mengantuk.
Selain itu pasien juga mengalami BAB cair > 10x, demam, Ibunya mengaku anaknya
sangat rewel dan sangat banyak minum.
2. Riwayat Pengobatan:
-

Pasien belum sempat diberikan obat.

3. Riwayat Keluarga: tidak ada yang mengalami keluhan seperti pasien
4. Riwayat Pekerjaan: 5. Lain-lain: Daftar Pustaka:
a. Aminullah A, Dahlan A, Gatot J, dkk. Buku Kuliah 3 Ilmu Kesehatan Anak. Jakarta :
Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, 2005
b. Nelson, Behrman, Kliegman, dkk. Ilmu Kesehatan Anak Nelson Edisi 15. Jakarta:
EGC, 2000.
Hasil Pembelajaran:
1. Diagnosis Status Epileptikus dengan Diare Akut Dehidrasi Ringan Sedang
2. Penatalaksanaan Status Epileptikus dengan Diare Akut Dehidrasi Ringan Sedang

Konjungtiva tidak anemis. diperoleh pasien tampak sakit berat. Bibir agak kebiruan.00 – 13.7 tahun datang ke IGD RSUD Kabupaten Bengkayang dibawa ibunya dengan keluhan kejang dari pukul 11. Selain itu pasien juga mengalami BAB cair > 10x. SUBYEKTIF: Pasien anak berusia 2. Nadi 145x/menit.Portofolio Kasus Kegawatan RANGKUMAN HASIL PEMBELAJARAN PORTOFOLIO : 1. sklera tidak ikterik. Ibunya mengaku anaknya sangat rewel dan sangat banyak minum. Thorax : pergerakan simetris kanan=kiri. OBYEKTIF: Dari pemeriksaan fisik. 2. suhu 38.5oC. Setelah kejang pasien mengantuk.00. frekuensi pernapasan 95sx/menit. kejang tonik klonik sebelah badan saja. demam. kejang terus menerus. Paru: suara dasar bronkovesikuler .

dan terus menerus. Pengobatan : Terapi yang diberikan pada pasien di IGD: o IVFD D51/4NS Diazepam 5mg supp o Dumin 125mg supp o Injeksi Stesolid 5mg IV bolus perlahan o Rawat HCU Terapi yang diberikan pada pasien di HCU : o IVFD D51/4NS 44 tpm mikro o Injeksi paracetamol 110mg setiap 6jam IV o Injeksi Dexamethasone ½ Ampul setiap 8jam IV o Head up 30 derajat o Observasi tanda-tanda vital . tidak distensi. BU 3-4x/menit. meliputi pengetahuan mengenai penyakit yang . datang ke IGD RSUD Bengkayang dibawa ibunya dengan keluhan kejang sejak pukul 11. Abdomen datar. 3. sebelah badan saja. Diare akut dengan dehidrasi juga bias menyebabkan kejang. Setelah kejang pasien mengantuk.Portofolio Kasus Kegawatan terdapat ronkhi dikedua paru dan wheezing. Kejang tonik-klonik. Elektrolit. seorang anak laki-laki berusia 2. GDS Edukasi: Dilakukan kepada keluarga mengenai kondisi kedaruratan yang terjadi pada pasien. atau bias juga karena demam. 4. Feses. Kejang bias disebabkan oleh kekurangan cairan pada pasien ini karena anak berak cair >10xsehari. Jantung : S1S2 tunggal regular. Penyebab lain terkait kejang ini harus diteliti lebih lanjut. Diare akut ditandai dengan adanya berak cair lebih dari 3 kali sehari.Pemeriksaan Penunjang : Darah lengkap. Edukasi pada pasien jika kondisi pasien pulih.Sedang. Ekstremitas: akral hangat. Namun harus diteliti lebih lanjut lagi apakah ada penyebab lain mengenai terjadinya kejang pada pasien ini. kemungkinan terburuk akibat penyakit bagi pasien serta tindakan yang diberikan. Pada pasien ini berak cair >dari 10x sehari dengan demam. ASSESSMENT (PENALARAN KLINIS): Pasien.7 tahun. Dari gejala yang dialami pasien mengarah kepada kejang yaitu dengan status epileptikus disertai Diare Akut Dehidrasi Ringan . Gejala juga disertai dengan adanya BAB cair 10x sehari dan demam. tidak teraba organomegali. PLAN : Diagnosis : Penegakan diagnosis untuk Status epileptikus dengan diare akut dehidarasi ringan-sedang melihat dari gejala klinis diagnosis dapat ditegakkan.00-13.00.

. dipeertimbangkan untuk dirawat di RS dengan fasilitas NICU/PICU dan obat-obatan yag memadai.Portofolio Kasus Kegawatan dialami. serta penatalaksanan lanjutan bagi pasien. Rujukan : Apabila dengan penanganan oleh dokter spesialis penyakit anak di ruang HCU tidak menunjukkan perbaikan gejala. serta edukasi mengenai obat-obat yang harus dikonsumsi dengan cara yang tepat. Konsultasi : Dibutuhkan konsultasi lebih lanjut mengenai komplikasi yang mungkin dialami.