You are on page 1of 11

MACAM MACAM / JENIS JENIS GEMPA BUMI

1. Gempa bumi vulkanik ( Gunung Api ) ; Gempa bumi ini terjadi akibat
adanya aktivitas magma, yang biasa terjadi sebelum gunung api meletus. Apabila
keaktifannya semakin tinggi maka akan menyebabkan timbulnya ledakan yang juga
akan menimbulkan terjadinya gempabumi. Gempabumi tersebut hanya terasa di
sekitar gunung api tersebut.
2. Gempa bumi tektonik ; Gempabumi ini disebabkan oleh adanya aktivitas
tektonik, yaitu pergeseran lempeng lempeng tektonik secara mendadak yang
mempunyai kekuatan dari yang sangat kecil hingga yang sangat besar. Gempabumi
ini banyak menimbulkan kerusakan atau bencana alam di bumi, getaran gempa bumi
yang kuat mampu menjalar keseluruh bagian bumi.
Gempa bumi tektonik disebabkan oleh perlepasan [tenaga] yang terjadi karena
pergeseran lempengan plat tektonik seperti layaknya gelang karet ditarik dan
dilepaskan dengan tiba-tiba. Tenaga yang dihasilkan oleh tekanan antara batuan
dikenal sebagai kecacatan tektonik. Teori dari tektonik plate (plat tektonik)
menjelaskan bahwa bumi terdiri dari beberapa lapisan batuan, sebagian besar area
dari lapisan kerak itu akan hanyut dan mengapung di lapisan seperti salju. Lapisan
tersebut begerak perlahan sehingga berpecah-pecah dan bertabrakan satu sama
lainnya. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya gempa tektonik.[1] Gempa bumi
tektonik memang unik. Peta penyebarannya mengikuti pola dan aturan yang khusus
dan menyempit, yakni mengikuti pola-pola pertemuan lempeng-lempeng tektonik
yang menyusun kerak bumi. Dalam ilmu kebumian (geologi), kerangka teoretis
tektonik lempeng merupakan postulat untuk menjelaskan fenomena gempa bumi
tektonik yang melanda hampir seluruh kawasan, yang berdekatan dengan batas
pertemuan lempeng tektonik. Contoh gempa tektonik ialah seperti yang terjadi
di Yogyakarta, Indonesia pada Sabtu, 27 Mei 2006 dini hari, pukul 05.54 WIB,[2]
3. Gempa bumi runtuhan ; Gempabumi ini biasanya terjadi pada daerah kapur
ataupun pada daerah pertambangan, gempabumi ini jarang terjadi dan bersifat lokal.
4. Gempa bumi buatan ; Gempa bumi buatan adalah gempa bumi yang
disebabkan oleh aktivitas dari manusia, seperti peledakan dinamit, nuklir atau palu
yang dipukulkan ke permukaan bumi.

pukul 05. dan retakan. Keluarnya magma ke permukaan bumi umumnya melalui retakan batuan.54 WIB 2) Vulkanisme Vulkanisme merupakan proses keluarnya magma ke permukaan bumi. Daerah patahan merupakan daerah yang rawan gempa karena rapuh. Patahan sering disebut juga sesar. Punggung lipatan disebut antiklinal. pelipatan. ada hujan deras dulu baru bisa banjir. Magma yang sudah keluar ke permukaan bumi disebut lava. Gerakangerakan tersebut mengakibatkan terjadinya perubahan bentuk yang menghasilkan pola baru yang disebut struktur diastropik. proses ini disebut intrusi magma. patahan. berbeda dengan bencana alam lainnya. Lembah lipatan disebut sinklinal. Indonesia sering dilanda gempa. Patahan: terjadi karena adanya tekanan atau gerakan tektonik secara horizontal maupun vertikal pada kulit bumi yang rapuh. keragaman muka bumi dipengaruhi oleh adanya gerakangerakan di kerak bumi. Gempa bumi biasanya disebabkan oleh pergerakkan kerak/lempeng bumi. Jika magma sampai di permukaan bumi.Pengertian dan Macam Macam pada Gempa Bumi Gempa Bumi Ilustrasi Pengertian Gempa bumi adalah getaran atau goncangan yang terjadi pada permukaan bumi akibat dari pelepasan energi dari dalam secara tiba-tiba dan menciptakan gelombang seismik. Retakan: terjadi karena gaya regangan yang menyebabkan batuan menjadi retakretak. Contoh gempa tektonik ialah seperti yang terjadi di Yogyakarta. seperti banjir misalnya. patahan. Bencana alam gempa bumi terjadi secara tiba-tiba. baik gerakan mendatar maupun gerakan tegak. Pelengkungan: lapisan kulit bumi yang semula mendatar jika mendapat tekanan vertikal akan membentuk struktur melengkung. Jika magma yang berusaha keluar tidak mencapai permukaan bumi. Proses vulkanisme menghasilkan berbagai bentuk muka bumi antara lain: . proses ini disebut ekstrusi magma. dan pipa kepundan pada gunung api. 27 Mei 2006 dini hari. Lengkungan tersebut dapat mengarah ke atas yang disebut kubah (dome) dan dapat mengarah ke bawah yang disebut basin. Lipatan: lapisan kulit bumi yang mendapat tekanan arah mendatar akan membentuk lipatan. diantaranya disebabkan karena indonesia banyak gunung berapi. Dibawah ini merupakan beberapa macam gempa bumi: 1) Tektonisme Seperti telah dijelaskan. Indonesia pada Sabtu. Bentuk baru yang termasuk dalam struktur diastropik adalah pelengkungan.

magma yang membeku di antara dua lapisan batuan yang ada di dalam bumi berupa batuan beku. 5) Gempa bumi buatan . Karena besar. pada sebuah kaldera dapat terbentuk danau. Gejala ini disebut seisme. hasil letusan gunung api yang berbentuk seperti kawah tetapi berukuran jauh lebih besar. emisi gas. Gempa bumi buatan adalah gempa bumi yang disebabkan oleh aktivitas dari manusia. Menurut bentuk episentrumnya. Getaran ini yang merambat sampai ke permukaan bumi. ada dua jenis gempa. (3) Gang atau korok. bentukan tipis dan panjang memotong lapisan litosfer secara vertikal atau miring yang berasal dari magma yang membeku ketika berusaha menerobos batuan sedimen. (1) Gempa tektonik: terjadi akibat tumbukan lempeng-lempeng di litosfer kulit bumi oleh tenaga tektonik. seperti peledakan dinamit. dan beberapa saat setelah letusan. a) Klasifikasi Gempa Gempa dapat digolongkan menjadi beberapa kategori. Gempa bumi ini diakibatkan oleh tumbukan meteor atau asteroid yang jatuh ke bumi. jenis gempa bumi ini jarang terjadi 4) Gempa bumi runtuhan . ada tiga jenis gempa. 3) Gempa bumi tumbukan . mata air panas. bentuk cembung ke atas tetapi datar di bawah akibat magma yang menekan ke atas di antara dua lapisan batuan sedimen. Intrusi magma menghasilkan bentukan-bentukan berikut. Gempa bumi ini biasanya terjadi pada daerah kapur ataupun pada daerah pertambangan. magma yang membeku jauh di dalam bumi. energi tersebut akan mampu menggoyang atau menggetarkan lempeng benua dan lempeng samudera di sekitarnya. 6) Seisme Bila tumpukan energi di daerah penujaman demikian besar. (4) Batholit. (2) Gempa linear: episentrumnya berbentuk garis. Getaran yang dihasilkan akibat pergeseran kerak bumi tersebut dapat besar maupun kecil. dan gunung api corong kecil (3) berbagai bentuk gunung api. (3) Gempa runtuhan atau longsoran: terjadi akibat daerah kosong di bawah lahan mengalami runtuh. (1) Gempa sentral: episentrumnya berbentuk titik. . gempa ini hanya dapat dirasakan di sekitar gunung api menjelang letusan. Menurut proses terjadinya. (1) Retas (sill). nuklir atau palu yang dipukulkan ke permukaan bumi. Getaran yang dihasilkan akibat runtuhnya lahan hanya dirasakan di sekitar daerah yang runtuh. Oleh karena itu. gempabumi ini jarang terjadi dan bersifat lokal.(1) kawah. Tumbukan ini akan menghasilkan getaran. gempa bumi diklasifikasikan menjadi seperti berikut. Besar kecilnya kerusakan di muka bumi disebabkan oleh besar kecilnya gempa tersebut. (2) Gempa vulkanik: terjadi akibat aktivitas gunung api. (2) Lakolit. pada saat letusan. lubang berbentuk mangkuk di puncak gunung api (2) kaldera. Menurut kedalaman hiposentrumnya. Gayangan atau getaran ini disebut gempa bumi.

Jadi. Menurut lokasinya. dan struktur bangunan. (2) Gempa bumi menengah: kedalaman hiposenter berada antara 60-300 km di bawah permukaan bumi. struktur tanah. . b) Pengukuran Gempa Bumi Getaran gempa dari hiposentrum merambat dan menyebar ke segala arah. ada dua jenis gempa.000 km. Jika kamu sedang menyalakan kompor. Skala Cancani. (2) Gempa lautan: episentrumnya di dasar laut. Jika berada di dalam rumah: Masuklah ke bawah meja untuk melindungi tubuhmu dari jatuhan benda-benda. lindungi kepalamu dengan bantal. letak hiposentrum. dan Skala Mercalli. Skala Richter. Dari episentrum. matikan segera untuk mencegah terjadinya kebakaran. (3) Gempa bumi dangkal: kedalaman hiposenter kurang dari 60 km. antara lain Skala Omari.000 km. (2) Gempa jauh: jarak episentrum sekitar 10. Faktor-faktor tersebut antara lain kekuatan gempa.(1) Gempa bumi dalam: kedalaman hiposenter lebih dari 300 km di bawah permukaan bumi. (1) Gempa sangat jauh: jarak episentrum lebih dari 10. juga terjadi rambatan getaran di permukaan bumi dalam bentuk gelombang panjang. Jika kamu tidak memiliki meja. gelombang gempa dapat dibedakan atas: (1) gelombang primer (P): merupakan gelombang longitudinal yang merambat di permukaan bumi dengan kecepatan 4-7 km per detik (2) gelombang sekunder (S): berupa gelombang transversal yang merambat di permukaan bumi dengan kecepatan 2-6 km per detik (3) gelombang panjang (L): merupakan gelombang permukaan dengan kecepatan lebih lambat c) Kekuatan Gempa Kerusakan yang ditimbulkan oleh gempa bumi dipengaruhi oleh beberapa faktor. Menurut jaraknya. ada tiga jenis gempa. Gempa jenis inilah yang menimbulkan tsunami. (3) Gempa lokal: jarak episentrum kurang 10. Ada beberapa skala yang digunakan untuk mengukur kekuatan gempa. Kekuatan gempa (magnitude) diukur berdasarkan tingkat kerusakan yang dihasilkan. Getaran itu berupa gelombang primer dan gelombang sekunder. (1) Gempa daratan: episentrumnya di daratan.000 km. magnitude Tips Menghadapi Gempa Bumi 1.

6. Ketika lift berhenti. Jika kamu merasakan getaran dan tandatanda tsunami tampak. bahaya bisa muncul dari jatuhnya kaca-kaca dan papan-papan reklame. Jika kamu terjebak dalam lift. Jika kamu berada di gunung/pantai: Ada kemungkinan longsor terjadi dari atas gunung. hubungi petugas gedung dengan menggunakan interphone jika tersedia. Dengarkan informasi: Saat gempa bumi besar terjadi. 3. Jangan bertindak karena informasi orang yang tidak jelas. 4. penting sekali setiap orang bersikap tenang dan bertindaklah sesuai dengan informasi yang benar. cepatlah mengungsi ke dataran yang tinggi. Salah mengerti terhadap informasi petugas kereta atau stasiun akan mengakibatkan kepanikan. masyarakat terpukul kejiwaannya. Ikuti semua petunjuk dari pegawai atau satpam. Jika kamu merasakan getaran gempa bumi saat berada di dalam lift. Untuk mencegah kepanikan. lihat keamanannya dan mengungsilah. Ikuti instruksi dari radio mobil. kamu akan merasa seakan-akan roda mobil tersebut gundul. Di pesisir pantai. Sopir akan kehilangan kontrol terhadap mobil dan susah mengendalikannya. Jika kamu berada di dalam kereta api: Berpeganganlah dengan erat pada tiang sehingga kamu tidak akan terjatuh seandainya kereta dihentikan secara mendadak. Jika kamu berada di mall. keluarlah.2. 8. Jika berada di luar rumah: Lindungi kepalamu dan hindari benda-benda berbahaya. bioskop. pinggirkan mobil di kiri jalan dan berhentilah. biarkan mobil tak terkunci. tas atau apa pun yang kamu bawa. atau petugas PMK. Lindungi kepalamu dengan menggunakan tangan. Jika harus mengungsi. Pengertian dan Macam Macam pada Gempa Bumi Diposkan oleh Simen Hadi . Jika kamu berada di dalam mobil: saat terjadi gempa bumi besar. atau di lantai dasar gedung: Jangan menyebabkan kepanikan atau korban dari kepanikan. Kamu dapat memperoleh informasi yang benar dari pihak berwenang. Di daerah perkantoran atau kawasan industri. keluarlah dari mobil. tekanlah semua tombol. 5. Menjauhlah langsung ke tempat aman. Jika kamu berada di dalam lift: Jangan menggunakan lift saat terjadi gempa bumi atau kebakaran. bahayanya datang dari tsunami. 7. polisi. Bersikap tenanglah mengikuti penjelasan dari petugas kereta. Jauhi persimpangan.

Bencana alam gempa bumi terjadi secara tiba-tiba. Jika magma yang berusaha untuk keluar tidak mencapai permukaan bumi. Gerakan-gerakan itu menyebabkan terjadinya perubahan bentuk yang menghasilkan pola baru disebut struktur diastropik. 2. Patahan disebut juga dengan sesar. Berikut keterangan bentuk tersebut . Magma yang sudah keluar ke permukaan bumi disebut lava. patahan. Dan jika magma sampai di permukaan bumi. Gempa Vulkanisme Vulkanisme adalah proses keluarnya magma dari dalam bumi ke permukaan bumi. Lipatan: lipatan adalah akibat dari tekanan arah mendatar pada kulit bumi. berbeda dengan bencana alam lainnya. Bentuk struktur diastropik adalah pelengkungan. gerakan mendatar ataupun gerakan tegak. pelipatan. Sementara punggung lipatan disebut antiklinal dan lembah lipatan disebut sinklinal. diantaranya disebabkan karena indonesia banyak gunung berapi. Magma tersebut keluar ke permukaan bumi pada umumnya melalui retakan batuan. Struktur diastropik adalah perubahan bentuk yang menghasilkan pola baru pada muka bumi. Daerah patahan ini adalah daerah yang rawan gempa karena daerah tersebut rapuh. seperti banjir misalnya. Lengkungan yang mengarah ke atas disebut juga dengan kubah (dome) dan yang mengarah ke bawah yang disebut juga dengan basin. Patahan: patahan terjadi karena tekanan atau gerakan tektonik secara horizontal maupun vertikal di kulit bumi yang rapuh. ada hujan deras dulu baru bisa banjir. Pelengkungan: lapisan kulit bumi yang awalnya mendatar jika mendapat tekanan vertikal . Proses vulkanisme menghasilkan berbagai bentuk dari muka bumi diantaranya : . patahan. Gempa bumi biasanya disebabkan oleh pergerakkan kerak/lempeng bumi. Berikut uraian dan artikel tentang macam-macam gempa bumi: 1. proses ini disebut ekstrusi magma. Gempa Tektonisme a) b) c) d) Keaneka-ragaman muka bumi sangat dipengaruhi oleh adanya gerakan di kerak/dasar bumi. Retakan: retakan terjadi disebabkan karena gaya regangan yang menyebabkan batuan menjadi retak. Indonesia sering dilanda gempa. maka akibatnya membentuk struktur melengkung. dan pipa kepundan pada gunung berapi. dan retakan. proses ini disebut intrusi magma.Gempa Bumi Ilustrasi Pengertian Gempa bumi adalah getaran atau goncangan yang terjadi pada permukaan bumi akibat dari pelepasan energi dari dalam secara tiba-tiba dan menciptakan gelombang seismik.

Klasifikasi Gempa Gempa bumi tergolong jadi beberapa kategori. Intrusi magma menghasilkan bentukan-bentukan berikut : Retas (sill). 1) 3 Seisme Bila tumpukan energi di daerah penujaman sangat besar. Menurut proses terjadinya. Besar atau kecilnya kerusakan di permukaan bumi disebabkan oleh besar atau kecilnya kekuatan gempa tersebut. bentukan yang tipis dan panjang memotong lapisan litosfer secara vertikal atau miring yang berasal dari magma yang sudah membeku ketika berusaha menerobos batuan sedimen. . magma yang sudah membeku yang berada jauh di dalam bumi. emisi gas. gempa bumi diklasifikasikan menjadi. bentuk cembung mengarah ke atas tetapi datar di bawah akibat magma yang menekan ke atas di antara dua buah lapisan batuan sedimen. hasil dari letusan gunung berapi yang berbentuk seperti kawah tetapi ukurannya jauh lebih besar. lubang yang menyerupai mangkuk di puncak gunung berapi. 2) Lakolit. Kaldera. mata air panas. Oleh karena itu pada sebuah kaldera dapat terbentuk danau. magma yang sudah membeku yang berada di antara dua lapisan batuan di dalam bumi berupa batuan beku. Goyangan atau getaran ini disebut dengan gempa bumi. 1) Gempa tektonik: gempa yang terjadi akibat tumbukan lempeng-lempeng di litosfer kulit bumi oleh tenaga tektonik. Getaran yang dihasilkan oleh pergeseran kerak bumi tersebut bisa besar maupun kecil.a) b) Kawah. c) Berbagai bentuk gunung berapi. Getaran inilah yang merambat sampai ke permukaan bumi. dan gunung berapi corong kecil. Tumbukan tersebut akan menghasilkan getaran. energi itu akan mampu menggoyangkan atau menggetarkan lempeng benua dan lempeng samudera yang berada di sekitarnya. Kemudian gejala ini disebut seisme. 3) Gang atau korok. 4) Batholit. Magnitude A.

B. Gempa lautan: episentrumnya terjadi di dasar laut. gempa dibagi menjadi tiga. Skala Richter. Gempa lokal: jarak episentrumnya kurang 10. 2) Gempa bumi menengah: kedalaman hiposenter yang berada antara 60-300 km di bawah permukaan bumi. 3) Gempa runtuhan atau longsoran: gempa ini terjadi akibat daerah kosong di bawah lahan yang mengalami runtuh. antara lain: Skala Omari. Dari episentrum. Skala Cancani. 1) Gempa bumi dalam: kedalaman hiposenter melebihi 300 km di bawah permukaan bumi. Menurut lokasinya. 2) Gelombang sekunder (S): merupakan gelombang transversal yang merambat di permukaan bumi dengan kecepatan 2-6 km per detik. 1) 2) 3) 1) 2) Menurut jaraknya. 3) Gelombang panjang (L): gelombang dengan kecepatan lebih lambat C. dan Skala Mercalli. Kekuatan Gempa Kekuatan gempa (magnitude) diukur berdasarkan tingkat kerusakan yang terjadi. Getaran dihasilkan akibat runtuhnya lahan hanya dirasakan di daerah sekitar yang runtuh. dan beberapa saat setelah letusan. maka jenisnya bisa dibagi : 1) Gelombang primer (P): merupakan gelombang longitudinal yang merambat di permukaan bumi yang mempunyai kecepatan 4-7 km per detik. 2) Gempa linear: episentrumnya berbentuk garis.000 km. Ada beberapa skala yang digunakan untuk mengukur kekuatan gempa. Tapi untuk saat ini pada umumnya menggunakan Skala Richter.000 km. Getaran itu berupa gelombang primer dan gelombang sekunder. Menurut kedalaman hiposentrumnya. Gempa jauh: jarak episentrumnya sekitar 10. jenis gempa dibagi jadi dua: Gempa daratan: episentrumnya terjadi di daratan. juga terjadi rambatan getaran di permukaan bumi berbenuk gelombang panjang. 3) Gempa bumi dangkal: kedalaman hiposenter yang kurang dari 60 km. Gempa sangat jauh: jarak episentrumnya diatas 10. jenis gempa ada dua : 1) Gempa sentral: episentrumnya berbentuk titik.2) Gempa vulkanik: gempa yang terjadi akibat aktivitas gunung berapi. . Menurut bentuk episentrumnya. Gempa jenis inilah yang menimbulkan terjadinya tsunami. Gempa ini hanya dapat dirasakan di sekitar gunung berapi sebelum terjadi letusan. Maka menurut pengukuran gelombangnya. pada saat letusan.000 km. Pengukuran Gempa Bumi Getaran gempa yang berasal dari hiposentrum merambat dan menyebar ke segala arah.

Gempa bumi tumbukan . yakni mengikuti pola-pola pertemuan lempeng-lempeng tektonik yang menyusun kerak bumi. Gempabumi ini banyak menimbulkan kerusakan atau bencana alam di bumi. Gempa bumi ini terjadi akibat adanya aktivitas magma. Apabila keaktifannya semakin tinggi maka akan menyebabkan timbulnya ledakan yang juga akan menimbulkan terjadinya gempabumi. yang biasa terjadi sebelum gunung api meletus.Gempa bumi tektonik memang unik. Gempabumi ini disebabkan oleh adanya aktivitas tektonik. kerangka teoretis tektonik lempeng merupakan postulat untuk menjelaskan fenomena gempa bumi tektonik yang melanda hampir seluruh kawasan. 27 Mei 2006 dini hari.jenis-jenis gempa bumi Beberapa jenis gempa bumi : 1.Gempa bumi vulkanik ( Gunung Api ) .Gempa bumi tektonik . pukul 05. 2.54 WIB 3. Dalam ilmu kebumian (geologi). yaitu pergeseran lempeng lempeng tektonik secara mendadak yang mempunyai kekuatan dari yang sangat kecil hingga yang sangat besar. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya gempa tektonik. Contoh gempa tektonik ialah seperti yang terjadi di Yogyakarta. getaran gempa bumi yang kuat mampu menjalar keseluruh bagian bumi. Gempabumi tersebut hanya terasa di sekitar gunung api tersebut. Tenaga yang dihasilkan oleh tekanan antara batuan dikenal sebagai kecacatan tektonik. Gempa bumi ini diakibatkan oleh tumbukan meteor atau asteroid yang jatuh ke bumi. Gempa bumi tektonik disebabkan oleh perlepasan [tenaga] yang terjadi karena pergeseran lempengan plat tektonik seperti layaknya gelang karet ditarik dan dilepaskan dengan tiba-tiba. yang berdekatan dengan batas pertemuan lempeng tektonik. Peta penyebarannya mengikuti pola dan aturan yang khusus dan menyempit. Teori dari tektonik plate (lempeng tektonik) menjelaskan bahwa bumi terdiri dari beberapa lapisan batuan. Lapisan tersebut begerak perlahan sehingga berpecah-pecah dan bertabrakan satu sama lainnya. jenis gempa bumi ini jarang terjadi . sebagian besar area dari lapisan kerak itu akan hanyut dan mengapung di lapisan seperti salju. Indonesia pada Sabtu.

keragaman muka bumi dipengaruhi oleh adanya gerakangerakan di kerak bumi. Gerakangerakan tersebut mengakibatkan terjadinya perubahan bentuk yang menghasilkan pola baru yang disebut struktur diastropik. 1) Tektonisme Seperti telah dijelaskan. Proses vulkanisme menghasilkan berbagai bentuk muka bumi antara lain: (1) kawah. (2) Lakolit. seperti peledakan dinamit. 2) Vulkanisme Vulkanisme merupakan proses keluarnya magma ke permukaan bumi.Gempa bumi runtuhan . lubang berbentuk mangkuk di puncak gunung api (2) kaldera. pelipatan. magma yang membeku jauh di dalam bumi. Lembah lipatan disebut sinklinal. dan gunung api corong kecil (3) berbagai bentuk gunung api. Punggung lipatan disebut antiklinal. emisi gas. Magma yang sudah keluar ke permukaan bumi disebut lava. (1) Retas (sill). Lengkungan tersebut dapat mengarah ke atas yang disebut kubah (dome) dan dapat mengarah ke bawah yang disebut basin. patahan. baik gerakan mendatar maupun gerakan tegak. Patahan : terjadi karena adanya tekanan atau gerakan tektonik secara horizontal maupun vertikal pada kulit bumi yang rapuh.4. Lipatan : lapisan kulit bumi yang mendapat tekanan arah mendatar akan membentuk lipatan. 5. hasil letusan gunung api yang berbentuk seperti kawah tetapi berukuran jauh lebih besar. dan pipa kepundan pada gunung api. Pelengkungan : lapisan kulit bumi yang semula mendatar jika mendapat tekanan vertikal akan membentuk struktur melengkung. (3) Gang atau korok. Gempa bumi ini biasanya terjadi pada daerah kapur ataupun pada daerah pertambangan. proses ini disebut intrusi magma. bentukan tipis dan panjang memotong lapisan litosfer secara vertikal atau miring yang berasal dari magma yang membeku ketika berusaha menerobos batuan sedimen. mata air panas. magma yang membeku di antara dua lapisan batuan yang ada di dalam bumi berupa batuan beku. Gempa bumi buatan adalah gempa bumi yang disebabkan oleh aktivitas dari manusia. bentuk cembung ke atas tetapi datar di bawah akibat magma yang menekan ke atas di antara dua lapisan batuan sedimen. Retakan : terjadi karena gaya regangan yang menyebabkan batuan menjadi retakretak. (4) Batholit. pada sebuah kaldera dapat terbentuk danau. nuklir atau palu yang dipukulkan ke permukaan bumi.Gempa bumi buatan . dan retakan. proses ini disebut ekstrusi magma. Jika magma sampai di permukaan bumi. patahan. Keluarnya magma ke permukaan bumi umumnya melalui retakan batuan. Daerah patahan merupakan daerah yang rawan gempa karena rapuh. Karena besar. . Jika magma yang berusaha keluar tidak mencapai permukaan bumi. Bentuk baru yang termasuk dalam struktur diastropik adalah pelengkungan. Intrusi magma menghasilkan bentukan-bentukan berikut. Patahan sering disebut juga sesar. gempabumi ini jarang terjadi dan bersifat lokal.

14 DEPOK – JAWA BARAT . Besar kecilnya kerusakan di muka bumi disebabkan oleh besar kecilnya gempa tersebut. Gejala ini disebut seisme.3) Seisme Bila tumpukan energi di daerah penujaman demikian besar. Gayangan atau getaran ini disebut gempa bumi. Getaran yang dihasilkan akibat pergeseran kerak bumi tersebut dapat besar maupun kecil. TUGAS IPS TENTANG GEJALA ALAM DI INDONESIA DAN NEGARA TETANGGA O L E H NAMA : RAFIF ALFI SYAHRI KELAS : VI-A MI. NURUL HUDA CIPAYUNG JL. JEMBATAN SERONG N0. energi tersebut akan mampu menggoyang atau menggetarkan lempeng benua dan lempeng samudera di sekitarnya.