You are on page 1of 5

LaporanKegiatan Posyandu Barabas

Samalantan
10 Maret 2016

oleh :
dr. Maulvi Nazir

PUSKESMAS SAMALANTAN
KABUPATEN BENGKAYANG
2016

Permasalahan di bidang kesehatan meliputi masih cukup tingginya disparitas status kesehatan antar tingkat sosial ekonomi. kondisi kesehatan lingkungan masih rendah. dan akses masyarakat untuk mencapai fasilitas kesehatan yang ada belum optimal. 2. pemanfaatan fasilitas kesehatan yang ada belum optimal. jumlah tenaga kesehatan yang masih kurang merata. dan penanggulangan diare serta kegiatan sektor lain. dan diselenggarakan atas usaha masyarakat sendiri.A. Posyandu dapat dikembangkan dari pos pengembangan balita pos imunisasi. Maksud Laporaniniditujukanuntukmendeskripsikan kegiatan penimbangan dan imunisasi sertapembagian pamflet penyuluhan tentang Cara Cuci tangan di posyandu Barabas. posyandu merupakan pusat kegiatan masyarakat. 1. keterbatasan pelayanan kesehatan. LatarBelakangPermasalahan Pembangunan kesehatan merupakan upaya untuk memenuhi salah satu hak dasar rakyat. Melakukan imunisasi bagi bayi sesuai dengan usianya c. Posyandu adalah pusat kegiatan masyarakat dimana masyarakat dapat sekaligus memperoleh pelayanan KB dan kesehatan. pos KB. Tujuan a. Pelayanan yang diberikan meliputi KB. Memberikan edukasi melalui pembagian pamflet penyuluhan tentang cara cuci tangan . Selain itu. perilaku hidup sehat masyarakat yang masih rendah. dimana masyarakat dapat sekaligus pelayanan profesional oleh petugas sektor. maka penulis bermaksud melaporkan hasil kunjungan ke Posyandu Barabas di Samalantan. masih rendahnya kualitas pelayanan kesehatan di posyandu bayi dan balita adalah masalah yang juga dihadapi. Berdasarkan uraian mengenai Posyandu di atas. non profesional (oleh kader). Selain itu. KIA. pos kesehatan. Melakukan penimbangan berat badan bayi/balita yang datang ke posyandu b.

Maulvi Nazir JumlahPeserta : 26orang E. C.B. Pelaksanaan Telahdilakukankegiatandi Posyandu Barabas Tempat : Posyandu Barabas Waktu : 10 Maret 2016 Pelaksana : dr. Terdapat 5 orang bayi/balita diberi imunisasi. diikuti oleh 26 orang bayi/balita dengan orang tua yang mendampinginya. 3. Dari 5 orang yang hadir. 2. Masih rendahnya kesadaran orang tua untuk membawa anaknya ke Posyandu untuk ditimbang dan diperiksa. . dan 2 orang diberi booster campak. Masih rendahnya kesadaran orang tua untuk membawa anaknya ke Posyandu untuk diimunisasi. Permasalahan 1. pemberian imunisasi. dan pembagian pamflet penyuluhan tentang cara cuci tangan. Masih rendahnya pengetahuan orang tua mengenai cara cuci tangan. . D. PerencanaandanPemilihanIntervensi Kegiatan Posyandu meliputi penimbangan berat badan. Monitoring dan Evaluasi KegiatanPosyandu Barabasdilakukan pada tanggal 10 Maret 2016. 1 orang diberi booster DPT. 2 orang diberi vaksin pentabio.

Dari 26 bayi/balita yang ditimbang. Bayi/balita yang sehat juga diberikan gambaran pentingnya melakukan penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan secara rutin di posyandu untuk dapat memantau tumbuh kembang anak. semuanya dalam status gizi baik. Samalantan. Ivo Ariandi NIP : 19900321 2014 02 1003 .10 Maret 2016 Peserta Pendamping dr. Pada posyandu ini juga dilakukan pembagian pamflet mengenai cara cuci tangan. Maulvi Nazir dr.

Ivo Ariandi Tandatangan: NamaWahana TujuanPelaksanaan Puskesmas Samalantan Melakukan kegiatan imunisasi. memberikan penyuluhan Hari/Tanggal Waktu Tempat JumlahPeserta mengenai cara cuci tangan 10 Maret 2016 09. 00 WIB Posyandu Barabas Samalantan 26Orang . Maulvi Nazir Tandatangan: NamaPendamping dr.00 – 11.LAPORAN KEGIATAN NamaPeserta dr.