You are on page 1of 6

Laporan Kegiatan Posyandu Sibale

Desa Sibale Kecamatan Samalantan
6 Februari 2016

oleh :
dr. Maulvi Nazir

PUSKESMAS SAMALANTAN
KABUPATEN BENGKAYANG
2016

Kondisi pembangunan kesehatan diharapkan telah mampu mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang ditunjukkan dengan membaiknya berbagai indikator pembangunan Sumber Daya Manusia. terkendalinya jumlah dan laju pertumbuhan penduduk. diperjuangkan dan ditingkatkan oleh setiap individu dan oleh seluruhkomponen bangsa. Berdasarkan uraian mengenai Posyandu di atas. serta menurunnya kesenjangan antar individu. guna memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatandasar. meningkatnya kesetaraan gender. oleh. Adapun kegiatan dari Posyandu tersebut meliputi 5 kegiatan dasar yaitu kesehatan ibu dan anak (KIA). promotif serta pemberdayaan keluarga danmasyarakat dalam bidang kesehatan. gizi (penimbangan balita). kesejahteraan dan perlindungan anak. Salah satu bentuk upaya pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan adalah menumbuhkembangkan Posyandu. Posyandu merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM) yang dikelola dan diselenggarakan dari. agar masyarakat dapat menikmati hidup sehat. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan) dan sekaligus sebagai investasi. sehingga perlu diupayakan. namun merupakan tanggung jawab bersama pemerintah dan masyarakat. antar kelompok masyarakat dan antar daerah dengan tetap lebih mengutamakan pada upaya pereventif. pasal 28 H ayat 1 dan UU No. dan pada akhirnya dapat mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang optimal. yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) 2010-2014 Bidang Kesehatan. ke Posyandu Sibale di Desa Sibale . seperti: meningkatnya derajatkesejahteraan dari status gizi masyarakat. Hal ini perlu dilakukan karena kesehatan bukanlah tanggung jawab pemerintah saja. untuk dan bersama masyarakatdalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan. maka penulis bermaksud melaporkan hasil kunjungan KecamatanSamalantan. keluarga berencana (KB). imunisasi dan penanggulangan penyakit menular.A. termasuk swasta Sejalan dengan perkembangan paradigma pembangunan. Latar Belakang Permasalahan Kesehatan merupakan hak azasi (UUD 1945. utamanya untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu dan bayi. telah ditetapkan arah kebijakan pembangunan kesehatan. meningkatnya tumbuh kembang optimal.

Masih rendahnya kesadaran orang tua untuk membawa anaknya ke Posyandu untuk ditimbang dan diperiksa 2. Maksud Laporan ini ditujukan untuk mendeskripsikan kegiatan penimbangan dan pengukuran tinggi badan. Memberikan edukasi melalui pembagian pamflet penyuluhan tentang pemberian makan sesuai usia anak B. Melakukan imunisasi bagi bayi sesuai dengan usianya c. Maulvi Nazir Jumlah Peserta : 40 orang . Masih kurangnya pengetahuan orang tua mengenai pemberian makan sesuai usia anak D. dan edukasi melalui pembagian pamflet penyuluhan tentang pemberian makan sesuai usia anak yang dilakukan di Posyandu Sibale Samalantan. Permasalahan 1.1. Pelaksanaan Telah dilakukan kegiatan di Posyandu Sibale Tempat : Posyandu Sibale Kecamatan Samalantan Waktu : 6 Februari 2016 Pelaksana : dr. 2. Perencanaan dan Pemilihan Intervensi Kegiatan Posyandu meliputi penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan bayi/balita. Melakukan penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan bayi/balita yang datang ke Posyandu b. Tujuan a. pemberian vitamin A dan obat cacing. serta penyuluhan mengenai pemberian edukasi melalui pembagian pamflet penyuluhan tentang pemberian makan sesuai usia anak C. imunisasi. imunisasi.

dibagikan pula antipiretik untuk mengatasi demam yang mungkin terjadi setelah anak mendapat imunisasi. Dari 36 orang bayi yang dilakukan imunisasi. DPT-HB2 4 orang.E.polio-2 4 orang. Pada posyandu Sibale juga dilakukan pemeriksaan ANC. Ivo Ariandi . 6 Februari 2016 Peserta Pendamping dr. Untuk itu. Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Posyandu Sibaledi Desa Sibale Kecamatan Samalantan dilakukan pada tanggal 6 april 2016. DPT-HB1 3 orang. Selain itu.Hb0 3 orang. 36 orang merupakan bayi dan dilakukan imunisasi yaitu BCG sebanyak 5 orang. dilakukan penyuluhan mengenai pemberian makan sesuai usia anak. diberikan informasi mengenai efek samping imunisasi dan cara mengatasinya kepada orang tua agar tidak panik dalam menghadapinya. Hal tersebut berguna untuk mengetahui usia kehamilan dan kondisi janin serta mendeteksi ibu hamil dengan resiko tinggi. DPT-HB3 2 orang. Dari 40 orang bayi/balita yang ditimbang. Ada 1 balita yang batuk dan pilek dan diberikan pengobatan di posyandu. dan serta polio-1 5 orang. semuanya dalam status gizi baik. Bayi/balita yang sehat juga diberikan gambaran pentingnya dilakukan penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan secara rutin di Posyandu untuk dapat memantau tumbuh kembang anak. tidak ada yang pernah mengalami kejadian ikutan pasca imunisasi yang berat. Selebihnya merupakan balita yang datang untuk dilakukan penimbangan. polio-3 4orang dan polio-4 2 orang dan imunisasi campak 4 orang. Informasi kepada orang tua mengenai pentingnya imunisasi dilakukan sesuai dengan jadwalnya juga disampaikan sehingga diharapkan dengan adanya imunisasi yang lengkap dapat menurunkan angka kejadian Penyakit yang dapat dicegah dengan Imunisasi (PD3I). diikuti oleh 40 orang bayi / balita dengan orang tua yang mendampinginya. Rata-rata hanya mengalami demam ringan. Selain itu. Dari 40 orang yang hadir. Samalantan. Maulvi Nazir dr.

NIP 199003212014021003 .

Ivo Ariandi Tanda tangan: Nama Wahana Tujuan Pelaksanaan Puskesmas Samalantan Melakukan penimbangan dan pengukuran tinggi badan. Maulvi Nazir Tanda tangan: Nama Pendamping dr. melakukan kegiatan imunisasi. 6 Februari 2016 09.00 – 11. 00 WIB Posyandu Sibale Kecamatan Samalantan 40 orang . serta penyuluhan mengenai Hari/Tanggal Waktu Tempat Jumlah Peserta pemberian makan sesuai usia anak.LAPORAN KEGIATAN Nama Peserta dr.