You are on page 1of 2

LEMBAR REFLEKSI PERKULIAHAN

NAMA
NPM

: Denni Indiarto
: 715.7.1.0290

MATA KULIAH
HARI

: Pengelolaan Pembelajaran IPA

: Senin, 18 April 2016

MATERI KULIAH : Keterampilan Pembalikan Pembelajaran
A. KESIMPULAN KULIAH


Lingkup Pembahasan, 1). Modifikasi Perilaku; 2). Pemecahan Masalah Pokok; 3). Melalui Kegiatan Kelompok, dan; 4).
Penentuan Permasalahan.
Tujuan yakni penentuan metode penyelesaian dan manajemen perilaku siswa secara positif
Teori belajar perilaku antara lain : 1). Teori Pavlov; 2). Teori Thordike, dan 3). Teori Skinner

 Guru yang terampil dalam pembalikan pembelajaran adalah konsisten dan adil dalam memodifikasi perilaku saat
penyimpangan dilakukan untuk ditentukan permasalahan pokok serta solusi secara positif. ( Bila benar dipuji; Salah
diperbaiki dan nakal ditegur ).

B. PEMEROLEHAN KONSEP (Disertai Pustaka)
Eysenk dalam Soekadji Soetarlinah (1983) menyatakan bahwa modifikasi perilaku adalah usaha mengubah perilaku emosi
manusia dengan cara yang menguntungkan berdasarkan hokum-hukum teori modern proses belajar. Menurut Wolpe
(1973) batasan dalam modifikasi perilaku adalah penerapan prinsip-prinsip belajar yang telah teruji secara eksperimental
untuk mengubah perilaku yang tidak adaptif, kebiasaan yang tidak adaptif yang perlu dilemahkan dan dihilangkan serta
perilaku adaptif positif yang perlu ditumbuhkan dan dikukuhkan

C. REFLEKSI MAHASISWA TERHADAP KEHIDUPAN SEHARI-HARI YANG
RELEVAN DENGAN MATERI
D.
Mendidik dan mengarahkan siswa yang berprestasi tinggi tentu lebih mudah daripada mendidik siswa berprestasi rendah.
Ironisnya, mayoritas guru adalah yang bertype demikian. Kebanyakan guru hanya menitik beratkan pada transfer ilmu saja
tanpa peka melihat tingkat kepahaman materi bagi setiap siswa. Akibatnya, jurang pemisah antara siswa pintar dan tidak
semakin besar. Tentu bagi siswa yang berprestasi rendah ini adalah kerugian yang didapat. Minat dan bakat tidak dapat
ditemukan, bagaimana bisa untuk diasah?. Maka tak heran kedepan kelompok inilah yang akan menjadi pelaku
penyimpangan yang akan menggangu proses pembelajaran dan bahkan berkembang diranah luar sekolah.Keadaan
semakin lengkap bila guru acuh tak acuh terhadap penerapan pengelolaan dan manajemen kelas.
Setiap unjung jenjang pendidika terdapat ujian kelulusan dengan standar minimum yang sama juga (seperti UN dll).
Padahal dengan berbedanya minat dan bakat masing-masing siswa tidaklah sama, kelengkapan sarana dan prasarana
setiap sekolah di setiap daerah yang juga berbeda dan factor lainnya tentu merupakan bentuk ketidakadilan pendidikan.
Semua dipukul rata dengan standar yang terkesan dipaksakan, tanpa memikirkan penanganan yang berarti pada
kelompok siswa yang bermasalah tersebut.

D. PERTANYAAN MUNCUL YANG RELEVAN DENGAN MATERI

Untuk di Indonesia yang sering berganti-ganti kurikulum apakah ada pengaruhnya bila dikaitkan dengan materi perkuliahan? .Bagaimana menyikapi fakta diatas? Sebenarnya apa yang perlu dibenahi dari lingkaran masalah yang kompleks dari segelintir problem dari problem besar di bidang pendidikan diatas? Salahsatu faktor Negara firlandia menjadi negara dengan sistem pendidikan nomor satu adalah konsisten terhadap kurikulum (jarang merubah-ubah).