You are on page 1of 10

80

6

ASAM DAN BASA

A. Teori Asam-Basa
1. Teori Asam-Basa Menurut Arrhenius
a. Pengertian Asam dan Basa Menurut Arrhenius
Asam adalah senyawa yang jika dilarutkan dalam air menghasilkan ion H+ (H3O+)
Contoh : ● Asam klorida (HCl) dalam air (H2O)
HCl(aq) + H2O(l)
H3O+(aq) + Cl-(aq)
Boleh juga ditulis :
HCl(aq)
H+(aq) + Cl-(aq)
Basa adalah senyawa yang jika dilarutkan dalam air menghasilkan ion OHContoh : ● Natrium hidroksida (NaOH) dalam air (H2O)
NaOH(aq)
Na+(aq) + OH-(aq)
b. Keunggulan dan Kelemahan Teori Asam dan Basa Menurut Arrhenius
● Keunggulan teori asam-basa Arrhenius
- Menjelaskan teori tentang penguraian (disosiasi) elektrolit dalam air.
- Menjelaskan asam kuat, basa kuat, asam lemah, dan basa lemah.
- Menjelaskan proses reaksi netralisasi yang membentuk H2O.
- Menjelaskan aktivitas katalis dari asam dalam reaksi-reaksi tertentu.
● Kelemahan teori asam-basa Arrhenius
- Hanya terbatas pada larutan dengan pelarut air (H2O).
Berikut ini merupakan contoh reaksi yang tidak sesuai dengan teori asam-basa
Arrhenius.
NH4Cl(aq) + NaNH2(aq)
NaCl(aq) + 2NH3(aq)
Reaksi tersebut merupakan reaksi asam-basa meskipun tidak memiliki ion OHyang terlibat. Reaksi ionnya sebagai berikut.
NH4+(aq) + NH2-(aq)
2NH3(aq)
- Tidak mengenal senyawa lain sebagai basa kecuali yang menghasilkan OH-.
2. Teori Asam-Basa Menurut Bronsted dan Lowry
a. Pengertian Asam dan Basa Menurut Bronsted dan Lowry
Asam adalah senyawa yang dapat menyumbangkan atau memberikan proton
(ion H+) (disebut juga donor proton) kepada senyawa lain.
Basa adalah senyawa yang dapat menerima proton (ion H+)
(disebut juga akseptor proton) dari senyawa lain.
b. Penulisan Persamaan Reaksi Asam dan Basa Menurut Bronsted dan Lowry
Contoh : ● HCl(aq) + H2O(l)
Cl-(aq)
+
H3O+(aq)
asam
basa
basa konjugasi
asam konjugasi
H+ bertambah
+

H berkurang

Reaksi ke kanan :
HCl memberikan ion H+ kepada H2O, berarti HCl bersifat asam
H2O menerima ion H+ dari HCl, berarti H2O bersifat basa
Reaksi ke kiri :
Cl- menerima ion H+ dari H3O+, berarti Cl- bersifat basa
H3O+ memberikan ion H+ kepada Cl-, berarti H3O+ bersifat asam
Cl- merupakan basa konjugat HCl, dan HCl merupakan asam konjugat ClH3O+ merupakan asam konjugat H2O, dan H2O merupakan basa konjugat H3O+
Jadi :
HCl (asam) dan Cl- (basa) merupakan pasangan asam-basa konjugasi
H2O (basa) dan H3O+ (asam) merupakan pasangan asam-basa konjugasi
c. Keunggulan dan Kelemahan Teori Asam dan Basa Menurut Bronsted dan
Lowry
● Keunggulan teori asam-basa Bronsted dan Lowry
- Menjelaskan teori tentang basa yang tidak mengandung OH-.
● Kelemahan teori asam-basa Bronsted dan Lowry

3. .81 . Cara yang tepat untuk menentukan sifat asam dan sifat basa adalah dengan menggunakan zat penunjuk yang disebut indikator. larutan urea (CO(NH2)2). dapat bersifat asam jika direaksikan dengan NH3 dan bersifat basa jika direaksikan dengan CH3COOH.Menjelaskan teori asam-basa yang tidak dapat digambarkan oleh Arrhenius dan Bronsted-Lowry yaitu asam-basa bukan hanya melepaskan ion H+/OH. ● Kelemahan teori asam-basa Lewis .Agak sukar menggambarkan asam-basa.karena keduanya tidak melibatkan ion H+ atau ion OH-. b. air sabun. . 2. Jadi. Larutan Netral ● Rasanya bervariasi ● Tidak dapat mengubah warna kertas lakmus ● [H+] = [OH-] ● Terurai menjadi ion positif hidrogen (H+) dan ion negatif hidroksil (OH-) ● Tidak bersifat korosif Contoh : larutan natrium klorida (NaCl). Larutan Asam ● Rasanya asam ● Kertas lakmus biru menjadi merah ● [H+] > [OH-] ● Terurai menjadi ion positif hidrogen (H+) dan ion negatif sisa asam ● Bersifat korosif (melapukkan) Contoh : larutan cuka. alkohol (C2H5OH). air abu. 3.+ H N H Cl H H - H+ (pada HCl) menerima pasangan elektron dari NH3. berarti HCl bersifat asam NH3 memberikan pasangan elektron kepada H+ (pada HCl). Sifat Larutan Asam-Basa 1. Larutan Basa ● Rasanya pahit ●Kertas lakmus merah menjadi biru ● [H+] < [OH-] ● Terurai menjadi ion positif logam dan ion negatif hidroksil (OH-) ● Dapat melarutkan kulit (kaustik) Contoh : air kapur. sangat bergantung pada pasangan reaksinya. berarti NH3 bersifat basa. teori asam-basa menurut Lewis melibatkan transfer pasangan electron dari basa ke asam untuk membentuk ikatan kovalen atau ikatan kovalen koordinasi. Keunggulan dan Kelemahan Teori Asam dan Basa Menurut Lewis ● Keunggulan teori asam-basa Lewis . Basa adalah partikel (ion atau molekul) yang dapat memberikan pasangan elektron (disebut juga donor elektron) kepada partikel lain.Tidak dapat menjelaskan sifat asam dan basa suatu senyawa bila tidak ada proton (H+) yang terlibat dalam reaksi.Sifat zat tidak pasti.Sukar menentukan kekuatan asam atau basa dari reaksi yang terjadi. air jeruk. B. Misalnya air. seperti reaksi antara ion Fe3+ dan ion CN. Indikator asam-basa adalah zat yang dapat berbeda warna dalam lingkungan asam dan lingkungan basa.atau transfer proton (H+). . melainkan juga transfer pasangan elektron. air aki. Pengertian Asam dan Basa Menurut Lewis Asam adalah partikel (ion atau molekul) yang dapat menerima pasangan elektron (disebut juga akseptor elektron) dari partikel lain. c. Teori Asam-basa Menurut Lewis a. Penulisan Persamaan Reaksi Asam dan Basa Menurut Lewis Contoh : ● HCl(aq) + NH3(aq) Cl-(aq) + NH4+(aq) asam basa H H + + H + :N H Cl.

Satu lembar indikator universal terdiri tiga warna 3 . dan sebagainya. daun kubis ungu. Setiap warna yang terdapat pada indikator universal menunjukkan pH larutan. Lakmus Merah Laruta n Asam Basa Netral Perubahan Warna Hasil Pengujian tetap merah merah menjadi biru tetap merah merah Biru merah Perubahan Warna Hasil Pengujian biru menjadi merah tetap biru tetap biru merah Biru Biru b. daun bayam merah. Kertas Indikator Universal Indikator universal tidak hanya menentukan sifat asam. kunyit. 1. Tabel : Hasil Pengujian Beberapa Macam Ekstrak Indikator Alami Ekstrak Indikator Alami Perubahan Warna di dalam Larutan Asam Basa Netral . (CH3)2N N=N SO3H 4. Satu lembar indikator universal terdiri satu warna 2 . kertas indikator universal. yaitu : 1. Laruta n Asam Basa Netral 2. daun rhoeo discolor. Trayek pH indikator adalah trayek (rentang) pH saat terjadi perubahan warna . Kertas Lakmus a. seperti kelopak kembang sepatu. bunga bougenvil. dan pH meter.82 Ada beberapa jenis indikator yang dapat digunakan untuk membedakan larutan yang bersifat asam dan larutan yang bersifat basa. Lakmus Biru. tapi juga dapat menentukan pH larutan dengan cara mengetahui trayek pH indikator. atau netral suatu larutan. kayu secang. pH larutan diketahui dengan membandingkan antara warna pada lembar indikator dan keterangan warna pada wadah. Larutan Indikator Buatan Larutan indikator tidak hanya menentukan sifat asam. atau netral suatu larutan. Larutan Indikator Alami Indikator alami dapat dibuat dari bagian tanaman yang berwarna. larutan indikator alami. basa. Satu lembar indikator universal terdiri empat warna 3. larutan indikator buatan. Tabel : pH dan Warna Indikator Universal p H 1 2 3 4 5 6 7 Warna Indikator Iniversal Merah agak tua Merah Merah lebih muda Merah sangat muda Jingga Kuning Hijau p H 8 9 10 11 12 13 14 Warna Indikator Iniversal Biru Indigo Ungu sangat muda Ungu lebih muda Ungu muda Ungu kurang tua Ungu tua Ada beberapa bentuk indikator universal. antara lain kertas lakmus. Struktur kimia metil kuning sebagai berikut. Salah satu contoh indikator buatan adalah metil kuning. tapi juga dapat menentukan pH larutan. basa.

seorang ahli biokimia Denmark.log [OH-] pKw = pH + pOH sehingga diperoleh : pKw = pH + pOH = 14 ….meskipun sedikit. Kb). Kekuatan Asam dan Basa Berdasarkan kekuatannya.log [H+] + . Soren Peter Lauritz Sorensen menggunakan skala untuk menyatakan konsentrasi ion H+ suatu larutan. basa kuat.83 Kembang sepatu merah hijau merah Bunga terompet merah hijau ungu Bunga kana jingga Hijau muda kuning Kol merah merah hijau ungu Geranium jingga kuning merah Daun iler merah kuning coklat 5. pH merupakan bilangan positif dengan rumus : ● untuk larutan asam : pH = . pOH dan pKw Karena tetapan kesetimbangan air.log [H+] 2. Persamaan kesetimbangan ionisasi air dapat ditulis sebagai berikut : H2O(l) H+(aq) + OH-(aq) Berdasarkan persamaan reaksi kesetimbangan. sehingga : Kw = [H+][OH-] Kw = (1 x 10-7)(1 x 10-7) Kw = 10-14 3. Derajat Ionisasi (α) Derajat ionisasi adalah perbandingan antara jumlah molekul zat yang terionisasi dengan jumlah molekul zat mula-mula. pH meter menunjukkan angka yang sesuai dengan harga pH larutan tersebut. dapat ditentukan harga tetapan kesetimbangan air (Kw) yaitu : Kw = [H+][OH-] Pada suhu 25oC. Alat ini bekerja berdasarkan elektrolit larutan asam dan basa. pH meter pH meter merupakan alat penentuan pH yang paling akurat. Konsep pH Pada tahun 1909. asam lemah. Tetapan Kesetimbangan Air (Kw) Air murni merupakan elektrolit yang sangat lemah. Derajat Keasaman (pH = potenz hidrogen) 1. maka jika kedua ruas diambil harga logaritma negatifnya. C.log Kw = . Jika elektroda dicelupkan ke dalam larutan yang akan diuji. air murni mempunyai [H+] sebesar 1 x 10-7M dan [OH-] = 1 x 10-7M. Skala itu diberi nama skala pH. Kekuatan larutan asam-basa dapat dinyatakan dengan derajat ionisasi (α) dan tetapan ionisasi (tetapan asam. Bagian utamanya adalah sebuah elektroda yang peka terhadap konsentrasi ion H+ dalam larutan yang akan diukur pH-nya.log Kw = . jika diukur pada suhu 25oC D. larutan asam-basa dapat dikelompokkan menjadi asam kuat.log {[H+][OH-]} .. Rumus : . dan basa lemah. Kenyataan ini menunjukkan bahwa air dapat terionisasi menjadi ion H+ dan ion OH. Kw = [H+][OH-]. maka : Kw = [H+][OH-] . Ka dan tetapam basa. Kuat Relatif Asam-Basa 1. Hubungan pH.

. Asam kuat terion seluruhnya.….. di dalam larutan membentuk kesetimbangan antara molekul-molekul asam lemah dengan ion-ionnya. dan garam) mempunyai harga α = 1 sedangkan elektrolit lemah (asam lemah dan basa lemah) mempunyai harga berkisar 0 < α < 1. Persamaan reaksinya : HA(aq) H+(aq) + A-(aq) Karena HA membentuk keadaan kesetimbangan. Tetapan Ionisasi Asam (Ka) dan Tetapan Ionisasi Basa (Kb) 1. (Ka2) ….. tidak terionisasi sekaligus tetapi terionisasi bertingkat. yaitu asam yang mempunyai lebih dari 1 (satu) atom H yang dapat terionisasi. Contohnya.. Tetapan ionisasi basa (Kb) . Contoh : ● Asam kuat. (Ka1) HS- H+ + S2.…. (asam lemah) ● Asam lemah. Akan tetapi pada waktu bersamaan ion-ion tersebut bereaksi kembali membentuk molekul HA sehingga tercapai keadaan kesetimbangan.…. H2SO4 H2SO4 H+ + HSO4. jika asam lemah HA dilarutkan dalam air. Untuk asam poliprotik. larutan tersebut akan terionisasi membentuk ion-ion H+ dan A-. (Ka2) 2. Tetapan ionisasi asam (Ka) ● Asam Kuat Asam kuat adalah molekul asam yang terionisasi sempurna di dalam air. yaitu untuk elektrolit kuat.. a. basa kuat. (asam kuat) HSO4- H+ + SO42. H2S H2S H+ + HS. pelarutan asam lemah mempunyai nilai tetapan kesetimbangan.. Tetapan kesetimbangan atau tetapan ionisasi untuk asam dilambangkan dengan Ka. (asam kuat. Mengapa asam lemah terionisasi sebagian? Berdasarkan hasil penyelidikan diketahui bahwa zat-zat yang bersifat asam lemah. (Ka1) …. dengan rumus : +¿¿ H ¿ −¿ A¿ ¿ ¿ K a=¿ Semakin besar harga Ka maka sifat asam semakin kuat.….84 α= jumlah mol zat yang terionisasi jumlah mol zat mula−mula Harga derajat ionisasi (α) berkisar dari 0 sampai 1. reaksi ionisasinya merupakan reaksi berkesudahan sehingga tetapan ionisasi (Ka) asam kuat = 1 Contoh : ● Asam Lemah Adalah senyawa asam yang terionisasi sebagian di dalam air sesuai derajat ionisasinya.

Basa kuat terion seluruhnya. Akan tetapi pada waktu bersamaan ion-ion tersebut bereaksi kembali membentuk molekul BOH sehingga tercapai keadaan kesetimbangan. pelarutan basa lemah mempunyai nilai tetapan kesetimbangan. jika basa lemah BOH dilarutkan dalam air. Asam Lemah Persamaan reaksinya : HA(aq) H+(aq) + A-(aq) Jika dimisalkan konsentrasi mula-mula asam lemah adalah Ma dan derajat ionisasi asam lemah adalah α maka : HA(aq) H+(aq) + A-(aq) Mula-mula Ma Terurai/terionisasi α x Ma α x Ma α x Ma Kesetimbangan Ma – (α x Ma) α x Ma α x Ma Dari persamaan tersebut menunjukkan [H+] = [A-]. di dalam larutan membentuk kesetimbangan antara molekul-molekul basa lemah dengan ion-ionnya. Persamaan reaksinya : BOH(aq) B+(aq) + OH-(aq) Karena BOH membentuk keadaan kesetimbangan. maka harga Ka. dirumuskan dengan : + ¿¿ H ¿ −¿ K a=¿ A¿ ¿ ¿ ¿ . Mengapa basa lemah terionisasi sebagian? Berdasarkan hasil penyelidikan diketahui bahwa zat-zat yang bersifat basa lemah. reaksi ionisasinya merupakan reaksi berkesudahan sehingga tetapan ionisasi (Kb) basa kuat = 1 ● Basa Lemah Basa lemah adalah senyawa basa yang terionisasi sebagian di dalam air. Hubungan Kekuatan asam dan Basa dengan Derajat Ionisasi (α) dan Tetapan Asam (Ka) atau Tetapan Basa (Kb) a. sesuai derajat ionisasinya. Tetapan kesetimbangan atau tetapan ionisasi untuk basa dilambangkan dengan Kb. Contohnya.85 ● Basa Kuat Basa kuat adalah molekul asam yang terionisasi sempurna di dalam air. dengan rumus +¿¿ B ¿ −¿ OH ¿ ¿ ¿ K b=¿ Semakin besar harga Kb maka sifat basa semakin kuat. larutan tersebut akan terionisasi membentuk ion-ion B+ dan OH-. 2.

Berdasarkan perhitungan di atas didapat rumus : [H+] = α x Ma +¿¿ H ¿ ¿ b. Keterangan : α = derajat ionisasi Ka = tetapan ionisasi asam lemah Ma = konsentrasi asam lemah (M) Konsentrasi ion [H+] berbanding lurus dengan harga α dan Ka.. Basa Lemah Ka α atau . konsentrasi H+ menjadi semakin besar dan sifat asam semakin kuat. Dengan demikian. Pada umumnya asam lemah memiliki harga α lebih kecil daripada 1. karena Ma – (α x Ma) = Ma (1 – α).. maka : 2 H +¿ ¿ M a (1−α ) ¿ ¿ K a=¿ Ma ¿ H +¿ ¿ ¿ ¿ ¿ …. sehingga 1 – α ≈ 1 maka : 2 K a=¿ 2 +¿ ¿ =¿ H¿ ¿ +¿¿ H = ¿ Ka x Ma √ Ka x Ma Bagaimana hubungan antara α dan Ka? Hubungan antara α dan Ka dapat ditulis sebagai berikut : +¿¿ H = √ Ka x Ma ¿ α x Ma = √ Ka x M a (α x Ma)2 = Ka x Ma α2 x Ma2 = Ka x Ma 2 M a¿ ¿ α2 = K a x Ma ¿ α = √ Ka Ma ….86 α x Ma M a −¿ ¿ H +¿¿ ¿ ¿ ¿ K a=¿ 2 ….. Jika α semakin besar. harga Ka semakin besar juga.

log √ K a x M ● [H+] = α x M ● [H+] = pH = . maka konsentrasi ion H+ dapat ditentukan dengan beberapa rumus yaitu : ● [H+] = √ K a x M pH = . Menghitung pH Larutan Basa 1.log [H+] atau pH = . maka : . Menghitung pH Larutan Asam 1.log [H+] atau pH = .log (b x M) Untuk menentukan pH larutan basa. yaitu : −¿ OH ¿ ● ¿ ¿ −¿ OH ¿ ● ¿ ¿ Kb α −¿ OH ¿ ● ¿ ¿ α x Mb −¿ OH ¿ ¿ ● ¿ α =¿ ● α= √ Kb Mb 3. Menghitung pH Larutan a.log Ka α b. maka konsentrasi ion OH.log (α x M) atau pH = .log [H+] atau pH = .87 Persamaan reaksinya : BOH(aq) B+(aq) + OH-(aq) Seperti asam lemah.log [OH-] atau pOH = .log (a x M) 2.log [H+] Ka α pH = . Asam Kuat Asam kuat terionisasi sempurna. basa lemah merupakan senyawa elektrolit lemah yang akan mengalami reaksi ionisasi sebagian. Basa Kuat Basa kuat terionisasi sempurna. Asam Lemah Asam lemah terionisasi sebagian. sehingga rumus juga hampir sama dengan rumus pada asam lemah.dapat ditentukan dengan rumus : [OH-] = b x M sehingga diperoleh rumus pOH : pOH = . maka konsentrasi ion H+ dapat ditentukan dengan rumus : ● [H+] = a x M sehingga diperoleh rumus pH : pH = .

pH = 14 – pOH - ● [OH ] = Kb α - pOH = . maka konsentrasi ion OH.dapat ditentukan dengan beberapa rumus yaitu : ● [OH-] = √ K b x M pOH = .log [OH ] atau pOH = .log (α x M) Untuk menghitung pH digunakan rumus : pH + pOH = 14 maka.log [OH-] atau pOH = .log √ Kb x M Untuk menghitung pH digunakan rumus : pH + pOH = 14 maka.log Untuk menghitung pH digunakan rumus : pH + pOH = 14 maka. Basa Lemah Basa lemah terionisasi sebagian.log [OH-] atau pOH = . pH = 14 – pOH E. pH = 14 – pOH ● [OH-] = α x M pOH = . Aplikasi Konsep pH dalam Pencemaran Kb α .88 pH = 14 – pOH 2.

semakin berkualitas (bersih) air tersebut. semakin berkualitas (bersih) air tersebut 2. semakin berkualitas (bersih) air tersebut. DO (Dissolved Oxygen) Semakin tinggi DO air.5 – 8. 4.0. pH air pH air yang berkualitas (bersih) antara 6. BOD (Biochemical Oxygen Demand) Semakin rendah BOD air.Air yang berkualitas bersih dapat ditentukan dengan parameter : 1. COD (Chemical Oxygen Demand) Semakin rendah COD air. 3. .