You are on page 1of 20

PENGERTIAN SIMBIOSIS DAN MACAM-MACAMNYA, INTERAKSI

DALAM EKOSISTEM

MAKALAH

UNTUK MEMENUHI TUGAS MATA KULIAH
Interaksi Makhluk Hidup
yang dibina oleh Ibu Novida Pratiwi, S.Si, M.Sc.

oleh :
Novita Ratnasari
140351600729

UNIVERSITAS NEGERI MALANG
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
PROGRAM STUDI S1 PENDIDIKAN IPA
April 2016

DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL .................................................................................
DAFTAR ISI ..............................................................................................

1
2

BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang ..........................................................................
1.2 Rumusan Masalah .....................................................................
1.3 Tujuan Penulisan .......................................................................

3
3
4

BAB 11 PEMBAHASAN
2.1 Definisi Simbiosis .....................................................................
2.2 Macam-macam Simbiosis .........................................................
2.3 Interaksi dalam Ekosistem ........................................................

5
5
18

BAB 111 PENUTUP
3.1 Kesimpulan ...............................................................................

19

DAFTAR PUSTAKA ................................................................................

20

2

Selain melakukan persaingan. diantaranya berupa persaingan (kompetisi). satu diuntungkan sementara yang lain dirugikan ataupun satu diuntungkan dan yang lain tidak diuntungkan atau tidak dirugikan. berinteraksi tanpa melakukan kompetisi atau predasi maka akan terbentuk interaksi baru.BAB I PENDAHULUAN 1. Bentuk interaksi antar komponen biotik ini bermacam-macam. Setiap komponen tersebut terkait satu sama lainnya. dapat dipaparkan rumusan masalah sebagai berikut: 1.1 Latar Belakang Ekosistem berisi berbagai macam komponen. sedangkan organisme yang dimakan disebut mangsa. Namun ketika dua spesies hidup sangat sangat dekat dalam suatu lingkungan. beberapa organisme mendapatkan makanan dengan memangsa organisme lain. Apa saja macam-macam dari simbiosis? 3. 1. Bagaimana interaksi antar simbiosis dalam ekosistem? 3 . Organisme yang memakan organisme lain disebut predator (pemangsa). Interaksi antar komponen biotik melibatkan berbagai macam organisme dan juga memberikan pengaruh tertentu. Pola interaksi semacam ini disebut pemangsaan (predasi).2 Rumusan Masalah Berdasarkan uraian dari latar belakang diatas. baik biotik maupun abiotik. Interaksi pada ekosistem dapat terjadi antara komponen biotik dengan komponen biotik dan juga antara komponen biotik dengan komponen abiotik. Interaksi tersebut dilakukan sebagai usaha suatu organisme untuk memenuhi kebutuhan makanan dan untuk mempertahankan kehidupannya. Apa definisi dari simbiosis? 2. Persaiangan (kompetisi) terjadi diantara beberapa organisme yang membutuhkan bahan makanan yang sama. masing-masing komponen tidak dapat berdiri sendiri sehingga pada akhirnya terbentuklah suatu interaksi. pemangsaan (predasi) dan kerjasama (simbiosis). Pola interaksi semacam itulah yang disebut simbiosis dan organisme yang melakukannya disebut simbion. Bentuk interaksi tersebut dapat saling menguntungkan.

Mengetahui macam-macam dari simbiosis 3.3 Tujuan Penulisan Berdasarkan uraian dari rumusan masalah diatas. Mengetahui definisi dari simbiosis 2. Mengetahui bagaimana interaksi antar simbiosis dalam ekosistem 4 . dapat dipaparkan tujuan penulisan makalah sebagai berikut: 1.1.

bahkan kadang suatu individu tidak dapat hidup tanpa individu yang lain. merupakan simbiosis.1 Definisi Simbiosis Istilah symbiosis berarti “hidup bersama”. menguntungkan sedang yang lain tidak berpengaruh apapun.2 Macam-macam Simbiosis Segala interaksi baik yang merugikan. Melalui 5 . Dengan demikian dapat dikatakan bahwa simbiosis merupakan bentuk hubungan interaksi antara dua organisme dari dua spesies yang berbeda yang mana interaksi tersebut dapat saling menguntungkan. Sehingga dari kata tersebut simbiosis dapat diartikan sebagai interaksi yang kuat antara makhluk hidup yang berbeda jenis yang saling berdampingan dalam waktu tertentu (Marietta. simbiosis dibedakan menjadi tiga macam. Simbiosis merupakan interaksi antara dua organisme yang berbeda jenis dan sebagai pola hubungan bersama antara dua makhluk hidup yang berbeda jenis dalam hubungan yang erat (Syamsuri. atau mutualisme (mutualism) adalah interaksi antarspesies yang menguntungkan kedua spesies (+/+) (Campbell. 1. Simbiosis sendiri berasal dari bahasa Yunani sym yang berarti dengan dan biosis yang berarti kehidupan. istilah ini mengacu pada organisme yang hidup sangat dekat. Simbiosis terjadi sewaktu individu dari dua atau lebih spesies hidup dalam kontak langsung dan akrab dengan satu sama lain (Campbell. atau dapat juga menguntungkan organisme satu dan tidak memberikan pengaruh apapun terhadap organisme yang lain. 2008). satu organisme hidup dalam organisme lainnya. Berdasarkan kualitas hubungan tersebut. 2. 2008). Simbiosis Mutualisme Simbiosis mutualistik. simbiosis parasitisme dan simbiosis komensalisme. 2008).BAB II PEMBAHASAN 2. Bahkan pada beberapa kasus. menguntungkan yang satu dan merugikan yang lain. 2014). yaitu simbiosis mutualisme. ataupun salah satu satu untung dan lainnya dirugikan.

hasil wijen dapat meningkat.simbiosis ini spesies dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam bertahan dan berkembang (Marietta. sebagai sumber makanan bagi lebah. Sebaliknya bagi bunga lebah dapat membantu proses penyerbukan. Dengan bantuan penyerbukan oleh lebah madu. sehingga proses penyerbukan terjadi (NECSI. c. Kemudian ketika lebah kemudian pindah ke bunga lain serbuk sari tersebut akan jatuh di putik bunga lain. maka lebah mendapatkan keuntungan. Bakteri Synechoccus sp. sedangkan bagi lebah madu dengan mengonsumsi tepung sari wijen ketahanan dan masa hidupnya dapat meningkat (Syamsuri. b. Sedangkan pada tanaman kedelai mendapatkan keuntungan karena bakteri tersebut mampu meningkatkan pertumbuhan dan memperluas ukuran daun sehingga hasil fotosintesis yang dihasilkan tanaman kedelai lebih tinggi (Syamsuri. dengan tanaman kedelai di mana membutuhkan bantuan manusia untuk menyemprotkan bakteri tersebut. 2014). Lebah madu dengan wijen Simbiosis mutualisme secara alami adalah lebah madu dengan wijen. 6 . 2014). 2013). dengan tanaman kedelai Simbiosis mutualisme ini juga dapat dilakukan dengan bantuan manusia (simbiosis mutualisme buatan) seperti antara bakteri Synechoccus sp. Bakteri pada tanaman ini mengambil sedikit nutrisi pada kedelai untuk pertumbuhannya. 2008). Lebah dan bunga Lebah terbang dari bunga yang satu ke bunga yang lain untuk mengumpulkan nektar. Contoh: a. karena ketika lebah mengumpulkan nektar dari satu bunga maka tanpa sengaja serbuk sari dari bunga akan menempel pada lebah. tetapi tidak mengganggu siklus hidup tanaman kedelai.

Ikan badut dan Anemon 7 . sehingga kaktus akan tumbuh ditempat baru tersebut (NECSI. 2013). Burung dove mengkonsumsi buah tersebut. Ngengat biasa meletakkan telur pada tanaman yucca kemudian ketika larva ngengat menetas dan menjadi dewasa. sehingga tanaman yucca bisa tumbuh di tempat lain (NECSI. e. f. ngengat membantu dalam perkembangbiakan tanaman yucca. benih tanaman yucca akan terbawa oleh ngengat. 2013). White-winged dove dan Saguaro Kaktus Kaktus menyediakan makanan bagi burung dove dalam bentuk buah dari tanaman kaktus.d. kemudian terbang dan kemudian menjatuhkan biji tanaman kaktus di tempat yang baru. Yucca plants and yucca moth Sama halnya dengan serangga sebagai agen penyebar benih lainnya.

pohon acacia menghasilkan ‘Beltian’. yang merupakan struktur kecil dari tumbuhan tersebut yang kaya akan protein dan mengandung gula sehingga menjadi sumber makanan bagi semut (NECSI. agar anemon mudah menjerat dan menangkap mangsa. Anemon sebenarya mempunyai sengatan beracun yang mematikan. Ikan badut dapat bertahan beberapa saat terhadap sengatan tentakel sebelum lumpuh. Lendir inilah yang dimanfaatkan oleh ikan badut untuk kemudian melindunginya dari sengatan tentakel anemon. sehingga ikan menjadi kebal (NECSI. g. Ketiga.Ikan badut pada anemon dapat membantu mengusir ikan angle atau ikan butterfly yang biasanya memakan tentakel anemon. namun ikan badut mempunyai cara untuk bisa melindungi diri dari sengatan tantakel anemon tersebut. Keuntungan ikan badut adalah anemon dapat memberi perlindungan dari pemangsa alaminya. Pertama duri besar pada pohon acacia berongga sehingga dapat memberikan tempat tinggal bagi semut. 2013). Tentakel anemon dilapisi oleh lendir yang memiliki kandungan tertentu untuk melindunginya dari sengatan tentakel lain atau tersengat oleh tentakel sendiri. Pohon Acacia dan semut Pohon acacia terlindungi oleh semut yang hidup di pohon tersebut. Selain itu. 8 . semut akan membunuh dan memakan serangga dan merusak tanaman yang berusaha menyaingi tanaman acacia. Pohon acacia sendiri kemudian memberi 3 keuntungan bagi semut. ikan badut dengan warnanya yang cerah dan menarik menjadi umpan bagi ikan-ikan kecil lain. 2013). pohon memiliki ‘kelenjar’ yang berisi “nectaries” yang memproduksi cairan gula sebagai minuman bagi semut. dengan cara menggosok-gosokkan badannya secara cepat pada tentakel ikan badut dapat melumuri seluruh tubuhnya dnegan lendir antisengat tentakel. Kedua.

dan parasit. namun dapat ditemukan juga pada kedalaman 15 meter. Setelah membersihkan tubuh ikan. Sedangkan ikan akan mendapatkan keuntungan yaitu mulut mereka terbebas dari sisa-sisa makanan. udang tersebut mendapatkan makanan dari membersikan mulut ikan atau belut laut dari sisa-sisa makanan.h. i. Udang pembersih dan ikan Udang pembersih (Lysmata amboinensis) berperan seperti ‘dokter gigi’. 2013). Lysmata akan masuk ke dalam rongga mulut ikan. mencapai hingga insang. Udang pembersih banyak ditemukan pada kedalaman sekitar 50-65 kaki. jaringan mati. jaringan mati. membersihkannya lalu keluar (NECSI. dan parasit yang menempel pada tubuh ikan. Berbagai ukuran dari berbagai jenis ikan yang datang untuk mengunjungi stasiun pembersih untuk menghilangkan parasit yang menempel pada tubuhnya. Ikan atau belut yang akan dibersihkan akan berdiam diri di atas karang membuka mulut dan insangnya ebar-lebar lalu udang ini mulai memakan sisa makanan. Burung jalak-oxpeckers dan kerbau 9 . jaringan mati. ataupun parasit yang ada di dalam mulut ikan. Udang ini membentuk kelompok yang terdiri dari 20 lebih udang yang dapat membentuk sebuah ‘stasiun pembersihan’ di kedalaman 2-3 meter (6-9 kaki).

2010). 2014). Dalam hubungan parasitisme. karena dia tidak mengandung klorofil atau tidak dapat berfotosintesis sehingga kehidupannya bergantung kepada tumbuhan lain (Syamsuri. Contohnya adalah tumbuhan tali putri (Cuscuta filiformis). Dengan kata lain.dengan satu organisme. yaitu: 1) Parasit sejati. Berdasarkan cara mendapatkan makanannya dikenal dua jenis parasit. 2010). 2013). Simbiosis Parasitisme Parasitisme (parasitism) adalah interaksi simbiotik +/. a) Tumbuhan tali putri (Cuscuta filiformis) 10 . Parasitisme adalah bentuk interaksi simbiosis yang mana satu organisme yang diuntungkan mengambil nutrisi dari organisme lain. 2. Makhluk hidup yang dirugikan disebut inang dan yang mendapat keuntungan disebut dengan parasit (Syamsuri. sehingga kerbau dapat terbebas dari parasit kutu dan burung jalak memperoleh makanan dari kerbau (NECSI. inang (host) yang dirugikan dalam proses tersebut (Campbell. organisme parasit memanfaatkan organisme lainnya (inang) sebagai tempat hidup untuk melangsungkan sebagian besar siklus hidupnya. 2014). sedangkan inang merupakan organisme yang dirugikan (Arbi. Inang seringkali merupakan tempat tinggal sekaligus sebagai sumber makanan bagi parasit. parasit memiliki ketergantungan yang sangat tinggi terhadap kondisi organisme lain yang dijadikan sebagai inangnya (Arbi. Parasit (parasite) memperoleh nutrien dari organisme lain. 2008).Burung jalak memakan kutu yang ada pada tubuh kerbau. yaitu parasit yang hidupnya sepenuhnya bergantung kepada inangnya termasuk pula kebergantungan dalam menyelesaikan daur hidupnya. Hubungan ini melibatkan dua makhluk hidup yang berbeda jenis di mana tercipta hubungan yang menguntungkan dan merugikan.

2014). hanya sebagian bahan yang diperlukan bersumber kepada organisme lainnya atau memerlukan inang. Dengan demikian.Tumbuhan tali putri mendapat keuntungan karena mengambil nutrisi yang dimiliki inangnya sedangkan inangnya lama kelamaan akan mati karena nutrisinya diserap (Marietta. 2008). biasanya ujung ranting ranting tanaman yang ditumpanginya mengecil. Dari jaringan itulah benalu menyerap air dan hara yang terlarut di dalamnya. Untuk memenuhi kebutuhan akan air dan hara. Akibat dari kegiatan benalu tersebut. Akarnya berupa alat isap yang disebut haustoria yang menembus kulit masuk ke jaringan pengangkat.) dan paku picisan (Drymoglossum heterophylla) (Syamsuri. 2014). Contohnya benalu (Loranthus sp. Akar tunbuhan itu tidak sempurna sehingga tidak mampu menyerap air dan hara langsung dari tanah. tumbuhan inang mengalami kerugian karena air dan hara yang akan digunakan untuk hidupnya diserap oleh benalu. kurus dan akhirnya mati (Syamsuri. yaitu parasit yang hidupnya tidak sepenuhnya bergantung kepada organisme lain. 2) Semi parasit. b) Paku picisan (Drymoglossum heterophylla) 11 . a) Benalu (Loranthus sp. benalu menumpang pada ranting tumbuhan jenis lain.) Benalu termasuk tumbuhan biji dan berdaun hijau. karena ia sendiri dapat berfotosintesis.

Squawroot dan pohon ek. a) Kutu di rambut manusia Kutu biasa tinggal di rambut manusia kemudian menjadi parasit dengan menghisap darah dari inang. Squawroot mendapatkan enegi dengan ‘menyadap’ nutrisi dari pohon ek. 2008). 2014). yang menjadi parasit pada pohon. sementara ingangnya dirugikan karena nutrisinya diambil oleh paku picisan. ulat memakan daun.. 12 . siput Thyca crystallina dan bintang laut biru. b) Squawroot dan pohon ek. (Marietta. squawroot. Contohnya kutu di rambut manusia (Syamsuri. Berdasarkan tempat hidupnya simbiosis parasitisme dibagi lagi menjadi 2.Paku picisan diuntungkan karena mengambil nutrisi inangnya untuk fotosintesis. Sea lamprey dan ikan. yaitu: 1) Ektoparasit yaitu parasit yang tumbuh di luar tubuh inang. yang menjadi berbahaya adalah ketika kutu yang tinggal di inang yang memiliki penyakit tertentu kemudian berpindah ke inang yang lain. sehingga kutu dapat menjadi penyebar penyakit yang berbahaya bahkan mematikan (Marietta. biasanya pada pohon ek. 2008). Sebenarnya kutu tidak begitu berbahaya. namun sebenarnya tanaman di atas merupakan tanaman berbunga. Tanaman di atas terlihat seperti jamur.

Penempelan pada inangnya menunjukkan perilaku yang unik. yaitu tidak berpindah-pindah tempat penempelan. 2010). kemungkinan sebagai salah satu bentuk strategi untuk penyamaran dari mangsa alaminya (Arbi. seperti warna inangnya. d) Sea lamprey dan ikan 13 .c) Siput Thyca crystallina dan bintang laut biru (Linckia laevigata) Siput parasit Thyca crystallina dapat dengan mudah ditemukan di alam. Siput parasit ini menempel kuat pada permukaan luar tubuh bintang laut biru (Linckia laevigata). Hampir pada seluruh bintang laut biru dapat ditemukan gastropoda parasit ini. Warna cangkang siput parasit ini biru. melainkan pada satu tempat dari umur juvenil sampai mati. bahkan pada satu individu bintang laut kadang terdapat lebih dari dua puluh individu parasit (Arbi. Penempelan siput pada sistem radial hemal dan perihemal pada bintang laut biru adalah dengan menggunakan proboscis untuk mendapatkan sari makanan dari inang (Arbi. yaitu menempel pada bintang laut biru Linckia laevigata. dan bahkan pada beberapa kasus sering terlihat adanya lubang pada bagian tubuh bintang laut tersebut yang menjadi tempat melekat bagi siput ini. 2010). 2010).

2014). juga tidak menginang pada ikan tertentu saja. mereka akan mengait pada berbagai macam makhluk hidup lain dan mencoba “makan” dari organisme tersebut (Marietta. 14 . dan lain-lain (Syamsuri. Lamprey tidak membunuh inangnya. misalnya cacing pita. 2) Endoparasit yaitu parasit yang tumbuh di dalam tubuh inang. e) Ulat memakan daun Ulat mendapat keuntungan dari memakan daun tersebut sedangkan tumbuhan yang ada ulatnya dirugikan karena ulat memakan daun tumbuhan tersebut. f) Sarang lebah dan tumbuhan lidah buaya Lebah membentuk sarang pada tumbuhan lidah buaya dan lama kelamaan sarang lebah akan semakin besar sehingga membuat tumbuhan lidah buaya berlubang. 2008).Sea lamprey “mengait” pada ikan menggunakan “gigi-giginya” untuk terus menempel pada ikan dan akan memarut kulit ikan sehingga menyebabkan luka terbuka pada ikan yang kemudian sebagai makanan bagi lamprey tersebut.

Seperti siklus hidup cacing pita yang digambarkan pada gambar di atas. Interaksi antara spesies yang menguntungkan yang satu namun tidak merugikan atau membantu spesies yang satu lagi (+/-) disebut komensalisme (commensalism) (Campbell. Cacing pita dewasa hidup dalam usus manusia kemudian hidup dengan mengambil nutrisi dari manusia. 2014). Sehingga dalam simbiosis komensalisme ini menghasilkan interaksi antara organisme yang berbeda jenis dan organisme satu mendapat keuntungan sedangkan organisme yang lain sedikitpun tidak dipengaruhi oleh hubungan ini. Contoh: 1. 2008). 2008). bersama- sama dan mensa yang berarti meja. Simbiosis komensalisme ini memang hanya menguntungkan salah satu pihak namun makhluk hidup yang ada di dalamnya tetap bisa berinteraksi satu sama lain dan hidup berdampingan (Syamsuri. manusia akan dirugikan dengan kesehatannya yang terganggu (Marietta. cacing pita dapat masuk ke dalam tubuh manusia apabila manusia memakan daging sapi atau babi yang mengandung larva cacing pita di dalamnya. Simbiosis Komensalisme Komensalisme berasal dari bahasa latin cum yang berarti dengan. Dalam kata lain organisme yang satu diuntungkan dan yang lainnya tidak dirugikan.a) Cacing pita Cacing pita sebagai parasit dan manusia sebagai inang. Ketika sudah masuk ke dalam tubuh inang cacing pita akan mendapatkan makanan dari makanan yang dikonsumsi manusia. Tanaman anggrek dan pohon tempat ia hidup 15 . 3.

2. 3. namun tanaman anggrek mampu membuat makanannya sendiri sehingga ia sama sekali tidak merugikan pohon mangga (Syamsuri. Ikan hiu dengan ikan remora Pola hubungan ikan hiu dan remora juga terbilang unik sebab ikan ini melekat pada ikan hiu dengan pertolongan semacam alat penghisap yang terdapat di ujung kepalanya. Cattle egret dan hewan ternak 16 . 2014). Keadaan ini tidak mempengaruhi ikan hiu. 2014).Bunga anggrek bisa menempel dan “numpang hidup” di pohon mangga misalnya. Selain itu ikan remora dapat ikut makan bagian-bagian kecil dari mangsa ikan hiu yang terbawa arus sampai didekatnya (Syamsuri. Ikan remora mendapat keuntungan yaitu untuk bergerak ikan remora tidak perlu mengeluarkan energi banyak karena kemana-mana terbawa oleh ikan hiu.

akan sekaligus menyibakkan serangga yang tersembunyi di rumput. 17 . Tumbuhan naga dengan inang Tumbuhan naga mendapat keuntungan karena dapat merambat pada tumbuhan lain (inang). Tumbuhan paku dengan inang Tumbuhan inang (tumbuhan yang ditumpangi) tidak merasa dirugikan oleh tumbuhan paku.Hewan ternak yang memakan rumput. Burung akan mengikut hewan ternak tersebut. 5. sehingga ketika hewan ternak makan maka serangga yang kemudian tersibak akan dimakan oleh burung. karena tumbuhan paku tidak mengambil makanan dari tumbuhan yang ditumpanginya. sedangkan burung akan diuntungkan dengan adanya “perjamuan” makanan gratis” (Marietta. sedangkan inangnya tidak merasa dirugikan karena tumbuhan naa tidak menyerap (mengambil) makanan dari inangnya. 4. Sapi tidak dirugikan atau diuntungkan dengan keberadaan burung tersebut. 2008).

Interaksi terjadi antara individu dengan lingkungan bertujuan untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya. pemanfaatan cahaya matahari pada tumbuhan. Apabila keseimbangan ini tidak diperoleh maka akan mendorong terjadinya dinamika perubahan ekosistem untuk mencapai keseimbangan baru.2. Dalam hal interaksi.3 Interaksi dalam Ekosistem Interaksi antara komunitas dengan faktor abiotik membentuk suatu sistem yang dikenal sebagai lingkungan atau ekosistem. Interaksi ini ditampilkan dalam pemanfaatan oksigen untuk bernafas. semua organisme memerlukan energi dalam bentuk energi kimia. Interaksi dalam ekosistem yang melibatkan komunitas sangat kompleks sebab tak hanya melibatkan bermacam-macam organisme tetapi juga melibatkan aliran makanan juga energi. Pengaturan untuk menjamin terjadinya keseimbangan ini merupakan ciri khas suatu ekosistem. Interaksi tersebut dapat berupa proses memakan dan dimakan sehingga terjadi pemanfaatan energi dan daur ulang materi. Dalam ekosistem terjadi interaksi antara komponen biotik dan abiotik mulai dari tingkat individu sampai lingkup biosfer. suatu ekosistem dapat mempertahankan keseimbangannya. 2014). 18 . Dengan adanya interaksi-interaksi tersebut. Misalnya pada daur ulang karbon yang melibatkan dua jenis ekosistem yang berbeda misalnya antara ekosistem laut dan juga darat. Perpindahan energi yang berbentuk makanan diubah strukturnya ke dalam energi kimia melewati urutan makan dan dimakan yang disebut sebagai rantai makanan (Syamsuri.

1 Kesimpulan Ekosistem berisi berbagai macam komponen.BAB III PENUTUP 3. Salah satu bentuk interaksi adalah simbiosis yang terbagi menjadi tiga macam. masing-masing komponen tidak dapat berdiri sendiri sehingga pada akhirnya terbentuklah suatu interaksi. Setiap komponen tersebut terkait satu sama lainnya. Interaksi tersebut dilakukan sebagai usaha suatu organisme untuk memenuhi kebutuhan makanan dan untuk mempertahankan kehidupannya. parasitisme dan komensalisme. Interaksi pada ekosistem dapat terjadi antara komponen biotik dengan komponen biotik dan juga antara komponen biotik dengan komponen abiotik. Interaksi antar komponen biotik melibatkan berbagai macam organisme dan juga memberikan pengaruh tertentu. yaitu mutualisme. baik biotik maupun abiotik. Simbiosis Spesies A Spesies B Mutualisme Diuntungkan Diuntungkan Parasitisme Diuntungkan Dirugikan Komensalisme Diuntungkan Tidak terpengaruh 19 .

Istamar dan Pratiwi.lipi. Biologi. Simbiosis.Jurnal Oseanologi dan Limnologi di Indonesia (2010) 36 (2): 227242.edu Syamsuri.DAFTAR PUSTAKA Arbi dan Vimono. 20 . N. J. 2014.marietta.B.pdf Campbell. Maluku Utara. Hubungan Parasitisme Antara Siput Thyca crystallina dan Bintang Laut Biru Linckia laevigata di Perairan Ternate.edu NECSI. Mutualistic Relationship._Naskah_Indra_Ba yu__Ucu. 2008.id/limnologi/doc/public/7. Jilid 3. Marietta. 2008. Bahan Ajar Interaksi Makhluk Hidup. Malang: FMIPA Universitas Negeri Malang.A & Reece. Diakses pada tanggal 14 April 2016 dari www. Diakses pada tanggal 14 April 2016 dari http://www. 2010. Jakarta: Erlangga. Diakses pada tanggal 14 April 2016 dari www.go. 2013.limnologi. Novida.necsi. Edisi Kedelapan.