RUMAH SAKIT

UMUM
GANESHA

PENAMPILAN PERAWAT
NO.DOKUMEN
223/03/PT/2014

PROSEDUR

NO.REVISI
01

HALAMAN
1/2

TGL TERBIT

DITETAPKAN OLEH

1 JANUARI 2014

DIREKTUR,

TETAP

Pengertian:

( Drg. Chandra Purnama H., M.Kes )
Merupakan prosedur yang mengatur tentang penampilan standar
perawat RSU Ganesha.

Tujuan :

Sebagai acuan untuk :
1. Memberikan performance yang menarik dari perawat RSU
Ganesha
2. Menjadi ciri khas tersendiri bagi seorang perawat di RSU
Ganesha

Kebijakan :

1. SK Direktur No. 199 A/ RSUG/SK- Dirut/I/2014 tentang Revisi
Pemberlakuan Standar Prosedur Operasional Keperawatan
di Rumah Sakit Umum Ganesha
2. Rumah Sakit Umum Ganesha mengatur tentang tata cara
pengaturan penampilan perawat

Prosedur

1. Peraturan penggunaan baju seragam / dinas dan atribut
lainnya di RSU Ganesha :
-

Baju seragam dinas hanya dipakai pada waktu
dinas di RS
Selama memakai baju seragam penampilan
sesuai dengan peran dan fungsi
Penggunaan make up yang wajar dan perhiasan
tidak berlebihan (cincin, giwang, kalung tidak
mencolok).
Penggunaan make up bagi wanita yang wajar/
standar terdiri dari :
a. Pelembab ( mouistirizer)
b. Alas bedak ( foundation)
c. Bedak
d. Lipstik (warna minimal standar : merah /
pink )
e. Eye shadow ( warna minimal standar : coklat
atau pink/merah)

Bagi perawat / bidan ( wanita) : wajib memakai kap saat jam dinas sampai selesai jam jaga / shift. - UNIT TERKAIT : NO. Saat jaga.DOKUMEN 223/03/PT/2014 HALAMAN 2/2 - Pakaian dinas Tidak dipakai di luar dinas kecuali yang berhubungan dengan kegiatan RSU Ganesha - Bau badan standar minimal wajib wangi ( penggunaan parfum tidak mencolok) Pemakaian bros di baju yang standar ( bagi wanita) Kuku tidak boleh panjang dan kutek tidak mencolok Rambut harus rapi ( yang panjang : diikat dan memakai jepit rambut/jaring rambut . kap dilepas setelah pukul 22. yang pendek : harus rapi ).REVISI 01 Seluruh tenaga keperawatan di RSU Ganesha .RUMAH SAKIT UMUM GANESHA PENAMPILAN PERAWAT NO. Malam hari.00 WITA. Memakai sepatu dengan warna yang disepakati bersama dan hak sepatu tidak berbunyi keras ( alas / hak karet). TIDAK BOLEH MEMAKAI SANDAL (apapun jenis sandal tidak diperbolehkan).