You are on page 1of 7

DNA & RNA

DNA
DNA adalah bahan genetik yang berupa polimer asam nukleat
penyusun tubuh yang terdapat pada makhluk hidup dan kebanyakan
virus. DNA bertugas membawa informasi genetika yang akan diturunkan
kepada jasad keturunannya dan juga menyimpan cetak biru segala
aktivitas sel. Informasi genetik diperlukan untuk
sintesis protein dan replikasi. Informasi genetik
disusun dalam bentuk kodon yang berupa tiga
pasang basa nukleotida dan menentukan bentuk,
struktur, maupun fisiologi suatu jasad.
Struktur DNA tersusun oleh basa nitrogen
Purin-Pirimidin yang terletak di bagian dalam
untaian, yaitu Adenin-Timin dan Guanin-Sitosin.
Ikatan Adenin-Timin berupa dua ikatan hidrogen,
sedangkan Guanin-Sitosin berupa tiga ikatan
hidrogen. Hal ini menyebabkan ikatan GuaninSitosin lebih kuat daripada Adenin-Timin. Spesifitas
pasangan basa emacam ini disebut sebagai komplementaritas. Selain itu,
DNA juga tersusun oleh gula deoksiribosa dan fosfat.

Faktor Penentu Struktur DNA
Struktur DNA ditentukan oleh dua faktor, yaitu Tumpukan Basa dan
Ikatan Hidrogen.
1. Tumpukan Basa

Tumpukan basa dapat dihilangkan dapat menggunakan Reagensia yang melemahkan interaksi hidrofobik atau dengan mengunakan panas. 2.000 molekul sedangkan sel sperma hanya memiliki sekitar 100-1500 mtDNA. dilepaskan. Lalu gen dari kedua belah pihak akan diturunkan melalui replikasi DNA. Ciri Fisik - Mengabsorbsi sinar UV 260 nm Larut dalam air Mengendap dalam alkohol Rusak oleh lingkungan ekternal Melting pada perubahan suhu Klasifikasi DNA Inti Dna inti berada di dalam inti sel. Berfungis sebagai resep membuat protein dan juga bahan pembangun dalam tubuh. DNA inti akan membentuk kromoson yang berjumlah 46 buah kromosom. Hal ini disebabkan karena pada saat pembuahan sel telur. karena dapat menghilangkan ikatan hidrogen antara untaian-untaian DNA yang berikatan sehingga molekul untai-ganda terpisah menjadi untai-tunggal. yaitu sekitar 100. Reagenasi yang merusak ikatan hidrogen hanya berpengaruh pada untai ganda. DNA Mitokondria MtDNA diwariskan secara maternal.Basa Purin-Pirimidin yang menyusun molekul DNA terletak pasa duatu bidang datar yang tegak lurus terhadap aksis untaian DNA. bagian ekor sprema yang mengandung banyak DNA. Untuk merusak ikatan hidrogen G-C dibutuhkan suhu lebih tinggi daripada A-T karena ikatan hidrogen GC lebih kuat. Bila dimampatkan. Dan juga pada . Informasi dalam DNA inti dapat dibagibagi menjadi gen. yaitu 23 dari sel sperma dan 23 dari sel telur. Tumpukan basa dapat diketahui dengan teknik Dispersi rotatori optik dan dikroisme sirkular. oleh karena itu molekul DNA dapat dianggap sebagai tumpukan basa. Ikatan Hidrogen Ikatan Hidrogen berperan dalam membentuk struktur heliks antara untaian yang berpasangan. karena sel telur memiliki jumlah mitokondria yang lebih banyak dibandingkan sel sperma.

Selain itu. Replikasi mtDNA yang tidak akurat ini akan menyebabkan mutasi mudah terjadi. . UGA tidak dibaca sebagai “berhenti” (stop) melainkan sebagai tryptofan. Tidak adanya aktivitas ini menyebabkan mtDNA tidak memiliki sistem perbaikan yang dapat menghilangkan kesalahan replikasi. jadi bisa saja DNA dalam sel sperma habis pada saat pertumbuhan tersebut. dan terletak berdekatan dengan membran dalam mitokondria tempat berlangsungnya reaksi fosforilasi oksidatif yang menghasilkan radikal oksigen sebagai produk samping. AUA dibaca sebagai methionin. Hal ini dikarenakan mtDNA tidak memiliki mekanisme reparasi yang efisien tidak memiliki protein histon.saat pertumbuhan sel. DNA mitokondria juga memiliki sifat unik lainnya yaitu laju mutasinya yang sangat tinggi sekitar 10-17 kali DNA inti. AGA dan AGG tidak dibaca sebagai arginin melainkan sebagai “berhenti”. DNA polimerase yang dimiliki oleh mitokondria adalah DNA polimerase γ yang tidak mempunyai aktivitas proofreading (suatu proses perbaikan dan pengakuratan dalam replikasi DNA). DNA dari sel telur dan sel sperma akan terus berkurang. Salah satu bentuk keunikan lainnya dari mitokondria adalah perbedaan kode genetik mitokondria menunjukkan perbedaan dalam hal pengenalan kodon universal.

dan satu dari empat jenis basa nitrogen. tiga urutan basa N. RNA menjadi perantara antara informasi yang dibawa DNA dan ekspresi fenotipik yang diwujudkan dalam bentuk protein. yang dikenal dengan nama kodon.RNA Asam ribonukleat berperan sebagai pembawa bahan genetik dan memainkan peran utama dalam ekspresi genetik. sebagaimana DNA pada organisme hidup lain. Namun demikian. peran penting RNA terletak pada fungsinya sebagai perantara antara DNA dan protein dalam proses ekspresi genetik karena ini berlaku untuk semua organisme hidup. Penelitian mutakhir atas fungsi RNA menunjukkan bukti yang mendukung atas teori 'dunia RNA'. Hanya saja. RNA merupakan bahan genetik. Dalam dogma pokok (central dogma) genetika molekular. RNA diproduksi sebagai salinan kode urutan basa nitrogen DNA dalam proses transkripsi. Dalam peran ini. Setiap nukleotida dibangun oleh satu molekul gula pentosa. Selain itu. pada RNA terdapat basa Urasil sebagain pengganti Timin pada DNA. . satu gugus fosfat. RNA yang dibawanya masuk ke sitoplasma sel korban. yang menyatakan bahwa pada awal proses evolusi. Ia berfungsi sebagai penyimpan informasi genetik. Model struktur RNA hampir sama dengan DNA. RNA merupakan bahan genetik universal sebelum organisme hidup memakai DNA. Ketika virus ini menyerang sel hidup. Pada sekelompok virus (misalnya bakteriofag). gula pentosa pada RNA adalah berupa ribosa. yang kemudian ditranslasi oleh sel inang untuk menghasilkan virus-virus baru. Perbedaan lainnya adalah RNA dibangun oleh rantai tunggal. Kode urutan basa ini tersusun dalam bentuk 'triplet'.

Triplet antikodon ini akan berpasangan dengan triplet kodon pada RNAm. RNA Messenger RNA Messenger (RNAm) berfungsi membawa cetak biru genetika yang dikopi sesuai urutan basa nitrogen dalam pita DNA. dan RNA messenger. Setelah terbentuk RNA. enzin RNA polimerase akan memisahkan kedua pita DNA menambahkan nukleotida-nukleotida RNAd. RNA transfer. Pada salah satu ujung lengkungan pita terdapat triplet basa yang disebut antikodon. Kodon inilah yang akan menentukan asam amino dalam protein.Klasifikasi RNA dibagi menjadi tiga. Sambil bergerak di sepanjang DNA. Pita lainnya disebut antisense yang berfungsi pada proses replikasi. Ujung pita RNAt lainnya disebut ujung 3’ yg merupakan tempat pelekatan asam amino. RNA pita dan pita . Sintesis protein dimulai dengan menempelnya enzim polimerase pada bagian promotor. yaitu RNA ribosom. RNAr bersama protein yang ada di sitoplasma disusun menjadi subunit ribosom. Blueprint genetika ini berupa susunan tiga basa nukleotida. RNAt merupakan pita tunggl yang melipat kebelakang ehingga ada pita-pita yang berpasangan dan ada juga yang melengkung. disebut kodon. Sense merupakan pita yang berfungsi sebagai pita cetakan. RNA Ribosom RNA Ribosom (RNAr) dicetak oleh DNA di dalam nukleus. Sintesis Protein Transkripsi Transkripsi merupakan proses pembentukan RNA melalui pita sense yang terdapat pada DNA. RNAr berfungsi membantu dalam penempelan antara kodon dan antikodon dalam ribosom RNA Transfer RNA transfer (RNAt) berfungsi mengangkut asam amino dari sitoplasma menuju ribosom dan melepaskannya disana.

dan berlanjut ke tahap berikutnya. basa nitrogen Timin harus diganti oleh Urasil. Tabel Perbedaan DNA & RNA Perbedaan DNA RNA Letak Inti sel. Elongasi Ini adalah proses penguntaian atau penyusunan polipeptida yang dibawa oleh RNAt. Jika pergerakan enzim polimerase sudah sampai pada terminator. RNAt pertama yang menempel pada posisi P. Lalu RNA meninggalkan ribosom. Begitu seterusnya hingga pergeseran ribosom sampai di kodon Stop Terminasi Tahapan terakhir pada translasi ini bertugas melepaskan rantai polipeptida yang sudah terbentuk dari ribosom. Pada tahap ini terjadi penerjemahan urutan kodon pada RNAd menjadi urutan asam amino pada ribosom. Mitokondria Ribosom Rantai Ganda Tungga. akan bergeser ke posisi E (pintu keluar) apabila RNAt lainnya sudah datang dan menempati posisi A.DNA yang tadinya terbuka akan tertutup kembali. Penerjemahan satu kodon menghasilkan satu asam amino. Tiga tahapan proses Translasi Inisiasi Inisiasi adalah proses menempelnya RNAt pertama yang membawa asam amino metionin tepat pada kodon start. RNA polimerase akan lepas dari DNA dan pita RNAd yang terbentuk juga akan dilepas. Gula Deoksiribosa Ribosa Basa Pirimidin Timin Urasil Fungsi Informasi Genetik Sintesis Protein Enzim DNA-ase RNA-ase . Perlu diingat. Translasi Tahap kedua adalah translasi.