You are on page 1of 6

LAPORAN PRAKTIKUM

MK4304 MOTOR LISTRIK

UNIT V
KARAKTERISTIK MOTOR DC SERI (MEMAHAMI KARAKTERISTIK DAN KURVA
DARI MOTOR DC SERI)

DISUSUN OLEH :
Muhammad Rezki Dwijayanto
4211501002
PRODI MEKATRONIKA

LABORATORIUM MOTOR LISTRIK DAN KENDALI MOTOR LISTRIK


JURUSAN TEKNIK ELEKTRO
POLITEKNIK NEGERI BATAM
2016

UNIT V
Karakteristik Motor DC Seri

I. Tujuan

Setelah melaksanakan praktikum ini diharapkan mahasiswa mampu


1. Menggambarkan kurva karakteristik motor DC Seri

II.

III.

Komponen dan Peralatan

Direct current machine DL 10280


Supply module DL 1013M2
Torque & rpm Meter DL30052
Electromagnetic Brake DL30300
DC ampere meter DL2109T12
Voltmeter GW Instek
Kabel penghubung

1 Unit
1 Unit
1 Unit
1 Unit
1 Unit
1 Unit
Secukupnya

Dasar Teori
Konstruksi motor DC seri identik dengan konstruksi motor DC shunt, kecuali
hanya pada kumparan medannya. Kumparan medan terhubung seri dengan
kumparan jangkarnya. Walaupun konstruksi motor DC seri dan motor DC shunt
mirip, karakteristik motor DC seri sangat berbeda dengan motor DC shunt. Pada
motor DC shunt fluks F per kutubnya konstan pada semua range beban karena
kumparan shunt terhubung langsung dengan tegangan sumber. Sedangkan
pada motor DC seri fluks per kutubnya tergantung pada arus jangkar yang
mana tergantung pada beban motor. Ketika arus yang diserap besar fluks yang
dihasilkan juga besar dan sebaliknya ketika arus yang diserap kecil fluks yang
dihasilkan juga kecil. Namun meskipun karakteristik motor DC seri berbeda
dengan motor DC
shunt beberapa persamaan dasar untuk motor DC shunt berlaku juga untuk
motor DC seri.

Gambar 5.1 Kurva karakteristik hubungan torsi dan kecepatan motor DC Seri
Daya yang diserap motor (Pin) adalah Pin = Vs . I
Daya mekanis yang dihasilkan motor (Pout) = 6,28 . Ta .n / 60 = 0,1047 . Ta .n
Efisiensi konversi daya listrik ke daya mekanis () = (Pout/Pin) . 100%

IV.

Gambar Pengamatan

Gambar 5.2 Pengamatan Karakteristik Motor DC Seri

V. Langkah Kerja

VI.

1. Semua power supplay kondisi off dan knob posisi minimum


2. Buat rangkaian pengamatan Gambar 5.2 (DC seri motor dengan
electromagnetic brake)
3. Aktifkan power suplai dan torsi & rpm meter
4. Set zero adjustmen torsi meter 0 Nm (knob electromagnetic brake
minimum)
5. Set sumber tegangan motor DC Seri 38 V
6. Amati kecepatan putaran dan arus yang diserap motor,
7. Catat hasil pengamatan pada Tabel 5.1
8. Hitung daya listrik yang diserap dan efisiensi motor, catat hasil pengamatan
pada Tabel 5.1
9. Naikkan torsi/beban motor sesuai Tabel 5.1
10.Ulangi langkah 6 s.d 9 hingga torsi 1.5 Nm
11.Matikan semua power suplai, kemasi dan rapikan peralatan
12.Dari hasil pengamatan Tabel 5.1 gambarkan kurva karakteristik pada
Gambar 5.3
13.Analisa hasil pengamatan karakteristik motor DC Seri
14.Tuliskan kesimpulan dari pengamatan karakteristik motor DC seri ini!

Lembar Pengamatan

Tabel 5.1 Pengamatan karakteristik motor DC seri

Volt
38 V

I
2,12 A

Pin
(Watt)
80,56

Ta
(Nm)
0

n (rpm)
2990

37 V

2,60 A

96,20

0,1

2300

35 V

3,54 A

123,90

0,3

1420

34 V

4,23 A

143,82

0,5

980

33 V
33 V

4,87 A
5,45 A

160,71
179,85

0,7
0,9

690
480

Pout
0,00 Watt
24,07
Watt
44,59
Watt
51,29
Watt
50,55
Watt
45,22

0%
25%
36%
36%
31%
25%

Watt
32 V

5,95 A

190,40

1,1

330

37,99
Watt

120%

20%
3500.00

3000.00

100%

2500.00
80%
2000.00
60%
1500.00
40%
1000.00
20%

500.00

0%

0.00

Gambar 5.3 Kurva karakteristik motor DC Seri

VII.

Pertanyaan
a. Mengapa perbandingan daya mekanis yang dihasilkan dengan daya yang
diserap motor DC seri () tidak sama dengan 100%? Jelaskan!
b. Setelah melakukan praktikum karakteristik motor DC seri ini, apa
perbedaannya dengan praktikum karakteristik motor DC Shunt? Jelaskan!

Jawab:
a. Karna dalam motor dc seri torsi dapat menurunkan kecepatan motor
sangat cepat sehingga menghasilkan daya keluaran semakin kecil dan
menghasilkan efisiensi yg semakin kecil.
b. Yang paling besar perbedaannya adalah kecepatan motor dalam motor
dc seri kecepatan motor sangat terpengaruhi oleh torsi tetapi pada
motor dc shunt kecepatan tidak terlalu di pengaruhi oleh torsi.

VIII. Analisa dan Pembahasan


Pin(Daya Input)
Pin=Vs . I
Pin(torsi=0) =38*2,12
= 80,56 watt
Pin(torsi=0,1) =37*2,60
= 96,40 watt
Pin(torsi=0,3) =35*3,54
= 123,90 Watt
Pin(torsi=0,5) =34*4,23
= 143,82 watt
Pin(torsi=0,7) =33*4,87
= 160,71 watt
Pin(torsi=0,9) =33*5,45
= 179,85 watt
Pin(torsi=1,1) =32 *5,95
= 190,40 watt
Pout(Daya Output)
(Pout)= 0,1047.Ta . n
(torsi = 0) (Pout) = 0,1047* 0 *2990
= 0,00 watt
(torsi = 0,1) (Pout) = 0,1047*0,1*2300=24,07watt
(torsi = 0,3) (Pout) = 0,1047*0,3*1420=44,59 watt
(torsi = 0,5) (Pout) = 0,1047*0,5*980=51,29 watt
(torsi = 0,7) (Pout) = 0,1047*0,7*690=50,55 watt
(torsi = 0,9) (Pout) = 0,1047*0,9 *500=45,22 watt
(torsi = 1,1) (Pout) = 0,1047*1,1*340=37,99 watt
Efisiensi konversi daya listrik ke daya mekanis
()=(Pout/Pin). 100%
(torsi
(torsi
(torsi
(torsi
(torsi
(torsi
(torsi

=
=
=
=
=
=
=

0) ()=( 0,00 /80,56). 100%


0,1) ()=( 24,07 /96,20). 100%
0,3) ()=( 44,59 /123,90). 100%
0,5) ()=( 51,29/143,82). 100%
0,7) ()=( 50,55/160,71). 100%
0,9) ()=( 45,22/179,85).100%
1,1) ()=( 37,99 /190,40).100%

=
=
=
=
=
=
=

0,00%
25%
36%
36%
31%
25%
20%

Pada rangkaian series awal penyalaan kecepatanya penuh , setelah


mendapatkan torsi kecepatan pada motor dc semakin menurun secara
drastis. Sehinggi menghasilkan daya yang semakin kecil dan
menghasilkan efisiensi semakin kecil.

IX.

Kesimpulan
Dari hasil praktikum yang kami lakukan bahwa dapat disimpulkan bahwa :

Besarnya torsi beban akan berpengaruh terhadap parameter ini, yakni


nilai tegangan, arus, daya input, daya output, kecepatan, serta effisiensi

Pada nilai parameter arus, effisiensi, semakin besar nilai torsi beban
maka semakin besar pula nilai parameter tersebut. Maka pada kondisi ini,
parameter arus, effisiensi akan berbanding lurus dengan nilai torsi beban.

Sedangkan pada nilai parameter tegangan dan kecepatan, semakin besar


nilai torsi maka semakin drop atau kecil nilai parameter tersebut. Maka
pada kondisi ini, parameter akan berbanding terbalik dengan torsi beban.

X.Daftar Pustaka
-

Modul Motor DC 02
Modul Motor DC Ok

Catatan : Jika lembar ini kurang bisa menggunakan lembar dibaliknya.


Nilai Praktikum :
Attitude 30%
Ketrampilan
Laporan
Total
50%
20%

Instruktur /Dosen :
Catatan Instruktur
:

TTD

: .