You are on page 1of 8

KONTROL SUHU PADA PROSES FERMENTASI TEMBAKAU

DI PT. PERKEBUNAN NUSANTARA X KERTOSARI

PROPOSAL MAGANG

Oleh
Salman Alfarisi Hafid
NIM 121710201042

Pembimbing
Dosen Pembimbing Lapang : Sri Wahyuningsih

JURUSAN TEKNIK PERTANIAN
FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
UNIVERSITAS JEMBER
2015

begitu pula sebaliknya. karena tidak hanya sebagai sumber pendapatan bagi para petani tetapi juga memberi pendapatan bagi negara. fermentasi tembakau membutuhkan suhu dan kelembaban yang sesuai agar daun tembakau kering sesuai dengan standar mutu tembakau yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Tembakau dengan kualitas baik juga akan dihargai dengan nilai yang tinggi. Kegiatan magang ini bertujuan untuk membuat kotak fermentasi tembakau kering yang dilengkapi dengan kontrol suhu. 1. Sehingga kualitas daun tembakau menjadi jauh lebih baik.1 Latar Belakang Tembakau merupakan salah satu komuditi tanaman pertanian yang peranannya penting dalam perekonomian indonesia. PENDAHULUAN 1. PT.BAB 1. PTPN X Kertosari merupakan salah satu PT Perkebunan Nusantara X yang terletak di kecamatan Pakusari Kabupaten Jember. Jenis Tanaman yang dibudidayakan yaitu tembakau dengan luas lahan yang ditanami yaitu 525 ha. Perkebunan Nusantara X Kerosari. Salah satu proses pengolahan tembakau yang mempengaruhi kualitas yaitu tahap fermentasi pasca panen. Tanaman tembakau banyak di budidayakan di indonesia salah satunya di PT. PT. Kualitas tembakau sangat mempengaruhi terhadap ketertarikan pasar dalam aktifitas jual belinya. Perkebunan Nusantara X (Persero) merupakan Perusahaan yang bergerak dibidang agribisnis berbasis perkebunan yaitu tebu dan tembakau.2 Rumusan Masalah . Tanaman ini tersebar di seluruh Nusantara dan mempunyai kegunaan yaang sangat banyak terutama untuk bahan baku pembuatan rokok. Kontrol suhu ini diupayakan bersifat akurat dan mempunyai fleksibilitas dalam pengaturannya. Perkebunan Nusantara X Kertosari mempunyai kotak fermentasi tembakau dengan ukuran 4m x 4m dengan cara kerja manual sehingga suhu hanya bisa diketahui tanpa dikontrol. sesuai kebutuhan suhu perharinya dalam fermentasi.

Sehingga tembakau hasil fermentasi memiliki kualitas daun tembakau yang sesuai dengan standart muttu pemerintah.Fermentasi tembakau harus dilaukan secara efektif untuk mendapatkan kualitas tembakau yang bagus.5 Manfaat Kegiatan magang ini di harapkan dapat menciptakan kotak fermentasi daun tembakau kering yang dilengkapi dengan sistem kontrol suhu. 1. 3. 2. Suhu ruang fermentasi dibutuhkan pengkondisian yang cocok agar proses fermentasi daun tembakau berjalan dengan baik. Membandingkan hasil fermentasi antara kotak kontrol suhu dengan kotak yang manual. Menganalisis kinerja dari kotak fermentasi yang dilengkapi kontrol suhu. . Perkebunan Nusantara X Kertosari ini adalah: 1. Jenis mikrokontroler yang digunakan adalah ATMega 8. 1. Bahasa pemerograman yang digunakan adalah BASCOM-AVR. sehingga fermentasi dapat berjalan baik. yang manual. Merancang kotak fermentasi dengan kontrol suhu. Kegiatan magang ini hanya mengamati dan membandingkan hasil fermentasi antara kotak fermentasi yang sudah dilengkapi dengan kontrol suhu dengan 3. Dengan demikian dengan adanya magang ini akan dirancang sebuah kotak fermentasi yang dilengkapi dengan kontrol suhu agar proses fermentasi berjalan dengan baik. 5.4 Tujuan Tujuan dari adanya magang di PT. Sensor suhu yang digunakan adalah jenis IC LM35. 4. Membuat kotak fermentasi dengan kontrol suhu yang mempunyai keakuratan 2. dan fleksibilitas dalam cara kerjanya. 1.3 Batasan Masalah Batasan masalah dari kegiatan magang yang dilakukan ini yaitu: 1.

METODOLOGI 2.1 Waktu dan Tempat .BAB 2.

kristal 12 MHz. palu. kapasitor 2200µF.2. dioda 1A. Mikrokontroler diprogram menggunakan bahasa pemerograman BASCOM AVR IDE versi 2. Kotak kontrol suhu dilengkapi dengan karpet pemanas yang menyelimuti bagian luar kotak dan kipas angin yang berfungsi untuk pendingin.3 Prinsip Kerja Alat Kotak kontrol suhu merupakan kotak fermentasi daun tembakau kering yang dilengkapi dengan sensor LM35 yang dihubungkan dengan sistem mokrokontroler.sensor pH. Pelaksanaan magang dimulai pada hari Senin tanggal 21 September 2015 sampai selesai. kapasitor 33pF. USB downloader.7 yang diatur sesuai dengan kebutuhan suhu fermentasi setiap harinya.2 Bahan Bahan yang digunakan dalam penelitian ini meliputi : mikrokontroler ATMega8. Jika suhu mencapai suhu maksimal yang telah ditentukan maka kipas angin yang berfungsi seagai pendingin akan hidup. 4 buah tombol button. Software BASCOM AVR IDE versi 2.7. Mikrokontroler di program dengan set maksimal dan set minimal. Jember. PCB. meteran. LCD M1632. kipas angin. LED. soket mikrokontroler. termometer.7.2. karpet pemanas. dan jika mencapai set minimum maka kipas angin akan mati dan karpet yang menyelimuti akan bekerja sebagai pemanas. 2.4 Rancangan Fungsional .0.Kegiatan magang ini dilaksanakan di gudang penyimpanan (gudang seng) PTPN X Kebun Kertosari. Siklus seperti ini akan terjadi berulang-ulang. solder. AVO Meter. IC LM35.2 Alat dan Bahan 2. 2.1 Alat Alat yang digunakan dalam kegiatan magang ini meliputi : Gergaji. penyedot timah. transistor C828. relay 12V. kotak 4x4m.7. travo 1A. 2. resistor 100kΩ. 2.0. perangkat komputer. probe meter.

2 LM35 . 1) sensor suhu LM35. Kotak fermentasi Gambar 2. 2) unit pengola data (mikrokontroler). 4) kipas angin. Dari beberapa unit tersebut mempunyai huungan timbal balik antara satu dengan yang lain. LM35 akan membaca suhu air yang terdapat dalam tangki pemanas dan kemudian disampaikan pada mikrokontroler.1 Rancangan fungsional 1. Lihat pada Gambar 3. LM35 berfungsi mengubah besaran fisis yang berupa suhu menjadi besaran elektrik tegangan. Beberapa unit fungsional dalam alat ini yaitu.2 Gambar 2. Sensor suhu LM35 Sensor suhu adalah komponen yang biasanya digunakan untuk merubah panas menjadi listrik untuk mempermudah besarannya. Konveksi merupakan perpindahan panas yang diikuti gerakan aktual dari fluida. Jenis panas yang digunakan dalam perlakuan suhu ruangan yang terdapat dalam kotak fermentasi tersebut adalah panas konveksi.Kotak fermentasi dengan kontrol suhu ini diaplikasikan untuk fermentasi daun tembakau kering dengan harapan mencapai muttu tembakau yang baik. 3) relay.

Mikrokontroler Menurut Soebhakti (dalam Agung et al. Arus yang diutuhkan dalam relay adalah arus DC.2. Keluaran dari mikrokontroler bersifat informasi yang kemudian memerintah komponen yang berfungsi sebagai eksekutor untuk menjalankannya. Kipas dihubungkan pada kipas angin. . Mikrokontroler merupakan otak dari keseluruhan sistem yang dirancang dengan cara pemerograman melalui komputer. 3.4 Gambar 2. Relay Menurut Bishop (dalam Agung et al.) menyatakan mikrokontroler merupakan sistem komputer yang seleuruh atau sebagian besar komponennya dikemas dalam satu IC (Intergrated Circuit). Mikrokontroler mempunyai beberapa port yang nantinya berfungsi sebagai masukan dan keluaran dari proses pengontrolan. jika reset maka akan mati.. Kipas Kipas angiin diletakan kesalah satu sisi kotak sebagai pendingin suhu dalam ruangan kotak.3 Relay 4. Suatu kontroler digunakan untuk mengontrol suatu proses atau aspek dari lingkungan. Lihat pada Gambar 3.) menyatakan bahwa relay merupakan sebuah saklar yang dikendalikan oleh arus.. jika mikrokontroler memerintah relay untuk set maka kipas angin akan hidup. Relay memiliki sebuah kumparan tegangan rendah yang dililitkan dalam sebuah inti dan arus nominal yang harus dipenuhi output rangkaian pengemudi.

5. Bentuk LCD yang digunakan dalam penelitian ini dapat dilihat pada Gambar 3. LCD LCD merupakan suatu media yang menyampaikan informasi dari mikrokontroler yang dibaca oleh sensor.5 Gambar 2.4 LCD . Pada penelitian ini LCD akan menyampaika informasi mengenai suhu untuk mengetahui kondisi dalam kotak tanpa mengamati secara manual.