You are on page 1of 5

SENI BUDAYA

NILAI ESTETIS DALAM GERAK TARI &
PRAKTIK GERAK DASAR TARI SESUAI
HITUNGAN

Kelompok 2
1.
2.
3.
4.

Raisa Salsabila Z.
Sri Rahmi Nilasari
Ufaira Mardiana
Tiara Dewi S
Natasia Atania S.

dan pengungkapan perasaan. tari rakyat. – Masing-masing gerak setiap daerah memiliki keunikannya tersendiri yang tidak bisa terlepas dari pengaruh kebudayaan yang ada pada daerah itu sendiri. Teori subyektif. Teori proporsi. – Pengalaman estetika dari seorang penari dalam melakukan gerak harus dilihat pula dalam kualiatas gerak yang dilakukannya. Setiap gerak tarian pasti memiliki nilai estetis tersendiri yang dapat diuraikan dan dijelaskan secara cermat. Benda itu sangat estetis karena adanya sifat yang melekat pada benda dan tidak terkait dengan orang yang mengamati. Teori campuran. kelimpahan. Sebuah karya tari yang di dalamnya mengandung nilai estetis mempunyai ciri-ciri sebagai berikut : . jumlah. yaitu suatu benda tercipta dari ukuran. Selain itu juga dikatakan bahwa munculnya estetis itu karena adanya tanggapan perasaan dari pengamat. Jenis tari berdasarkan penyajiannya terbagi menjadi dua yaitu tari tradisional dan kreasi baru. Tari tradisional terbagi lagi menjadi tiga yaitu tari primitif. 2. pengalaman jiwa. 4.- Nilai Estetis dalam Gerak Estetis sering dikatakan estetika dan diartikan hanya sebatas indah atau Tari keindahan dan dari keindahan akan muncul suatu nilai seni. dan susunan yang mempunyai perimbangan tertentu. Nilai estetis pada gerak tari merupakan kemampuan dari gerak tersebut untuk menimbulkan suatu pengalaman estetis. – Hal yang perlu dipahami dalam mengamati karya tari adalah adanya faktor subjektif dan objektif. Teori obyektif. Teori-Teori yang Menyangkut Estetika dalam Seni Tari 1. Genre dalam suatu daerah juga memiliki pengaruh besar dalam menilai nilai estetis suatu gerak tari. penggambaran. dan tari klasik. Jadi. 5. Teori perimbangan keindahan. 3. yang ada hanyalah tanggapan perasaan dalam diri seseorang yang mengamati. Ciri-Ciri Nilai Estetik dalam Seni Tari Estetik tari adalah membicarakan tentang ekspresi pengaturan rasa. yaitu campuran antara subjektivisme dan objektivisme. dan sikap seseorang dalam berinteraksi dengan lingkungannya. yaitu dengan melihat keindahan tercipta dari tidak adanya keteraturan yang tersusun dari daya hidup. estetis itu ada karena proses hubungan antara benda (karya tari) dan alam pikiran orang yang mengamati. yang berpendapat bahwa ciri atau sesuatu yang menciptakan keindahan merupakan sifat yang telah ada pada benda yang bersangkutan. dimana ciri yang menciptakan keindahan pada suatu benda sesungguhnya tidak ada.

Tari Saman biasanya ditampilkan tidak menggunakan iringan alat musik. wirama. yang mana keempat penari tari serimpi dengan lihai melakukan gerakan-gerakan gemulai yang mengalir dengan lembut dan luwes yang di iringi musik gamelan jawa.Karya tari tersebut isi. . .Karya tari tersebut . dapat membawa penonton masuk ke dalam dunia khayal dapat membebaskan penonton dari suasana ketegangan. akan tetapi menggunakan suara dari para penari dan tepuk tangan mereka yang biasanya dikombinasikan dengan memukul dada dan paha mereka sebagai sinkronisasi dan menghempaskan badan ke berbagai arah.Karya tari tersebut .. • Tari Serimpi Nilai keindahan di dalam tari serimpi yaitu keindahan koreografi. Semua penari harus menari dengan harmonis dan biasanya tempo tari Saman makin lama makin cepat dan hal ini yang membuat tarian ini sangat menarik. Wiraga merupakan kemampuan gerak yang dimiliki oleh seorang penari.Karya tari tersebut yang ideal. menyajikan suatu kebulatan organik. Para penari memiliki wiraga. dapat mendorong akal penonton menuju perpaduan mental Contoh Tarian beserta Nilai Estetiknya • Tari saman Nilai estetis pada tari saman adalah pada harmonisasi gerakannya. Gerakan pada tari Saman sangat unik karena hanya menampilkan gerakan tepuk tangan. maka tidak akan tercipta gerakan gemulai yang selaras dan harmonis yang membuat para penonton terkesima.Karya tari tersebut . tepuk dada. dan wirasa. . Tanpa adanya wirama atau kemampuan penari menyelaraskan dengan irama. dapat mengungkapkan keharmonisan antara bentuk tari dan menarik atau menggugah. dan gerakan-gerakan sejenis.Karya tari tersebut dan spiritual.

Meragakan tari secara berberpasangan atau berkelompok memerlukan kerjasama dan tanggung jawab sehingga gerak dapat dilakukan sesuai dengan hitungan atau iringan. Ada juga gerak tari individu dan berpasangan dilakukan secara berkelompok.  Oklak. depan. yaitu gerakan arah pandangan. empat dan seterusnya. Pada saat melakukan gerak dapat menggunakan properti disesuaikan dengan kebutuhan dalam melakukan gerak. belakang.  Engkyek. Macam gerak tari Gerakan badan pada tari :  Hoyog. Hitungan juga dapat berupa petunjuk arah seperti kanan.Praktik gerak dasar tari sesuai hitungan • Meragakan gerak tari dapat dilakukan secara individu. kiri. dua tiga. yaitu menggerakkan pundak ke depan dan belakang. berpasangan. atau maju mundur. . • Gerak tari dengan hitungan adalah berbagai gerak tari yang disesuaikan dengan irama berupa hitungan. yaitu gerakan badan dicondongkan ke samping kanan atau kiri. • Setiap ragam gerak dapat dikembangkan menjadi suatu tarian. Pada masing-masing bilangan tersebut gerakaannya berbeda-beda. dengan sikap tangan lurus ke samping. yaitu gerakan badan dicondongkan ke kiri atau ke kanan. maupun kelompok. Hitungan ini biasanya menggunakan bilangan yaitu satu.  Polatan.

geraknya sederhana yaitu kepala digerakkan ke kanan dan ke kiri bersama-sama dengan menggerakkan kepala kuda kepang. seolah-olah badan mengeper Gerakan kaki pada tari :  Debeg. .  Srisig.  Gileg. yaitu mengadu pangkal pergelangan tangan  Panggel.  Menthang.  Kengser. yaitu gerakan meluruskan tangan ke samping.  Trecet. Gerakan tangan pada tari :  Malangkerik. yaitu menghentakkan ujung telapak kaki. Entrag.  Aggukan. yaitu gerak kepala membuat lengkungan kebawah kiri dan kanan  Gelieur. yaitu mengadu pangkal pergelangan tangan. Gerakan kepala pada tari :  Pacak gulu. dengan pandangan tetap  Gebesan. yaitu sikap berdiri diam. yaitu gerakan siku di tekuk.  gelengan kepala tengok kanan dan kiri. yaitu gerak halus pada kepala yang dimulai dari menarik dagu. yaitu gerakan kepala menunduk tetapi dengan iringan patahpatah. yaitu Gerakan kepala pada tari kuda kepang mirip pacak gulu. kemudian ditarik dengan leher kembali ke arah tengah diakhiri dengan kedet.  Tunjak tancep. yaitu bergerak ke kiri atau ke kanan dengan menggerakkan kedua telapak kaki. yaitu menghentakkan badan ke bawah berkali-kali. yaitu gerakan leher dari kiri ke kanan atau sebaliknya. yaitu telapak kaki jinjit bergerak ke kiri dan ke kanan. yaitu lari kecil dengan berjinjit. yaitu gerakan posisi tangan berkacak pinggang. Panggel.  Nggrodha.