You are on page 1of 71

NO

:

TGL

:

REV.KE

:

HAL.

:

NO

STANDARD OPERATION PROCEDURE
(SOP)
MANAGER

DEPT

E3060

SUPERVISOR

KORDINATOR

: Prod

PROSES : Wrapping

URUTAN KERJA

1

Nyalakan Saklar dan Angin

2

Tekan Tombol On

3

Pasang Plastik

FAK
TOR

Q

PROSEDURE
ITEMCONTROL

3. Pasang Plastik

HAL-HAL PENTING
POINT CONTROL

ILLUSTRASI

3.1 Pasang Plastik Overwrapp
3.2 Pastikan Produk Terwrapp dengan
bagus

Gunakan APD

4

S

4. Gunakan APD

FAKTOR

4.1 Gunakan APD sesuai Standar

DOK.TERKAIT

DISTRIBUSI

STATUS.DOK

BILA TDK DILAKUKAN
1. Produk Tidak Berkualitas

1

S = SAFETY
Q = QUALITY

2

C = COST

3. Membahayakan diri sendiri

3

E

KE

KETERANGAN

CODE

= ENVIRONMENT

2. Pengerjaan Ulang

D = DELIVERY
M

= MORAL

.

.

.

Gunakan APD 5 Lakukan Test kebocoran awal tengah akhir Q 5. : NO URUTAN KERJA 1 MANAGER DEPT Pembantu Operator SUPERVISOR KORDINATOR : Prod PROSES : Blistering Entrostop Ambil Tablet dari WIP FAK TOR Q PROSEDURE ITEMCONTROL 1.1 Sesuaikan Tablet yang di ambil sesuai dengan KP 1. Ambil PVC dan Foil 2. Akhir Buat Label Ruang dan Mesin 6 FAKTOR 1 S = SAFETY Q = QUALITY 2 C = COST 3 E KE KETERANGAN CODE = ENVIRONMENT DOK.2 Pastikan jumlah pengiriman sesuai KP 2.2 Pastikan Tablet sudah rilis dan tertempel label Rilis 2 Ambil PVC dan Foil Q 2. tengah Akhir 4.1 Cocokan KP3A sesuai dengan CA dan Fis 2.DOK BILA TDK DILAKUKAN 1. Ambil tablet dari WIP HAL-HAL PENTING POINT CONTROL ILLUSTRASI 1.1 Ambil 12 blister untuk test kebocoran awal.1 Gunakan APD sesuai Standar 5.TERKAIT DISTRIBUSI STATUS. Produk Tidak Berkualitas 2. tengah.2 Lakukan pada awal.KE : HAL. Lakukan Test kebocoran 5.3 Pasang PVC dan Foil 3 Tuang TAblet ke hopper 4 Gunakan APD S 4. Membahayakan diri sendiri .STANDARD OPERATION PROCEDURE (SOP) NO : TGL : REV.

D = DELIVERY M = MORAL .

RDINATOR UKAN .

.

.

.

NO : TGL : REV.2 pastikan menggunakan sarung tangan pada saat sikat sealing 5 Tekan F1 6 Tekan Tombol Restart. ED dan HET tercetak jelas dan Rapi 8.DOK BILA TDK DILAKUKAN 1. start 7 Gunakan APD 8 Perhatikan jalannya blistering S Q 7. : NO STANDARD OPERATION PROCEDURE (SOP) MANAGER Operator Entrostop DEPT SUPERVISOR KORDINATOR : Prod PROSES : Blistering Entrostop URUTAN KERJA 1 Putar Mainswitch 2 Tekan Voltage control 3 Tekan EIN ON 4 Sikat Sealing FAK TOR Q PROSEDURE ITEMCONTROL 4. BN. Gunakan APD 7. Membahayakan diri sendiri . Perhatikan jalannya blistering 8.1 Sikat sealing untuk memulai blistering 4. Sikat Sealing HAL-HAL PENTING POINT CONTROL ILLUSTRASI 4.1 Perhatiakan jalannya blistering 8.TERKAIT DISTRIBUSI STATUS.3 Ganti foil dan PVC jika Material tersebut habis FAKTOR 1 S = SAFETY Q = QUALITY 2 C = COST 3 E KE KETERANGAN CODE = ENVIRONMENT DOK.2 Pastikan no.KE : HAL.1 Gunakan APD sesuai standard 8. Produk Tidak Berkualitas 2.

D = DELIVERY M = MORAL .

.

.

.

.

2 Tarik Ambalan doos dengan tangan kanan dan kiri 1.NO : TGL : REV.1 2.KE : HAL.TERKAIT DISTRIBUSI STATUS.1 Letakkan master box yang sudah berisi diatas timbangan 2. Timbang Master Box 2.2 Tempel label barcode 2.2 1.3 Taruh di atas pallet sampai jumlah mencapai 33 MB FAKTOR 1 S = SAFETY Q = QUALITY 2 C = COST 3 E KE KETERANGAN CODE = ENVIRONMENT DOK.1 Ambil Sebaris doos (350) letakan diatas conveyor 1.4 Sesuaikan No.1 1.BN dan ED tercetak jelas dan sesuai KP (Kartu Produksi) 1.3 Pastikan doos tidak tertata rapi 1. Naikan Doos ke atas Conveyor HAL-HAL PENTING POINT CONTROL ILLUSTRASI 1.3 2. : NO 1 STANDARD OPERATION PROCEDURE (SOP) MANAGER DEPT C2205 SUPERVISOR KORDINATOR : Prod PROSES : Cartoning URUTAN KERJA Naikan Doos ke atas Conveyor FAK TOR Q PROSEDURE ITEMCONTROL 1.DOK BILA TDK DILAKUKAN .5 Pada saat cartoning berjalan IPC di lakukan 15menit sekali 2 Timbang Master Box Q 2.

D = DELIVERY M = MORAL .

.

.

.

.

NO : TGL : REV. : NO STANDARD OPERATION PROCEDURE (SOP) MANAGER PENGEMASAN 1 dan 2 KORDINATOR : Prod PROSES : URUTAN KERJA FAK TOR PROSEDURE ITEMCONTROL FAKTOR 1 S = SAFETY Q = QUALITY 2 C = COST 3 E KE DEPT SUPERVISOR KETERANGAN CODE = ENVIRONMENT HAL-HAL PENTING POINT CONTROL DOK.KE : HAL.TERKAIT DISTRIBUSI ILLUSTRASI STATUS.DOK BILA TDK DILAKUKAN .

D = DELIVERY M = MORAL .

.

.

.

.

STANDARD OPERATION PROCEDURE (SOP) NO : TGL : REV.ED dan HE 1.10 . : NO MANAGER 28 .KE : HAL.2009 0 1/1 URUTAN KERJA 1.4 Pindahkan 25 strip ke tangan kanan 1. Proses kemas ulang .8 Perhatikan coding jetprint BN.1 Ambil 5 buah strip dengan tangan kanan dengan posisi strip zig-zag 1.2 1.DOK BILA TDK DILAKUKAN 1.4 32 1.4 1.2 Pindahkan 5 strip ketangan kiri 2 Letakkan kantong metalized 1.Masukkan Strip Xonce ke ke dalam kantong metalized 1 PENGEMAS 1 dan 2 PROSES : Pengemasan Xonce FAK TOR Q PROSEDURE 1.1 1. Produk tidak berkualitas TSKK PENGEMAS 1 DAN 2 2.5 1.6 1.6 Masukkan 25 strip kedalam kantong metalized 1.3 Ulangi a dan b hingga 25 strip di atas meja 1.TERKAIT DISTRIBUSI STATUS.7 Sesuai KP ( Kartu Produksi) juga Posisi tablet melejit/ tidak FAKTOR 1 S = SAFETY Q = QUALITY 2 C = COST 3 E KE KETERANGAN CODE = ENVIRONMENT D = DELIVERY DOK.7 Rapikan kantong hingga posisi kantong dapat berdiri 1.5 Buka kantong metalized dengan tangan 1.Masukkan Strip Xonce ke ke dalam kantong metalized DEPT SUPERVISOR KORDINATOR : Prod Line 2 Jalur 2A HAL-HAL PENTING ILLUSTRASI 1.

M = MORAL .

.

.

.

.

.

.

85 7.27 700.71 5.13 485.85 7.47 0.85 7.88 808.85 7.21 Err:520 Err:520 0 507. Data tidak ikut dihitung 121694 LWPEE terjadi kerusakan suction cup (sedot brosur lebih dr 1) cartoning shg ditampung.85 7.85 7.85 7.85 7.59 599.48 588.51 7.85 7. Pergantian dari LCROL ke LCROH (menggunakan mesin Chyun Jye) data tidak ikut dihitung 032149 LCROL KP 1A dipotong lebih awal daripada JPM karena mengantisipasi online awal tahun.85 KETERANGAN : (Diisi jika tidak mencapai target ytd) Identifikasi masalah (PI) : 032145 LCROL 121308 LCROH KP 1A dipotong lebih awal daripada JPM karena mengantisipasi online awal tahun setting doos untuk mesin cartoning sulit sehingga ditampung.51 5.85 7.00 Err:520 ∑ BETS LEAD TIME TARGET 72 84 98 95 103 96 83 92 65 109 0 8.13 7.66 0.00 4. Data tidak ikut dihitung Page 39 .85 7.Sheet15 LAMPIRAN KPI LINE 5 LEAD TIME ALL PRODUCT 2009 BULAN Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember YTD ∑ WAKTU (HARI) 612. Data tidak ikut dihitung 121692 LWPEE terjadi kerusakan suction cup (sedot brosur lebih dr 1) cartoning shg ditampung. rilis QC terhambat shift2 & sbtu-minggu.15 8.00 897 Err:520 7. data tidak ikut dihitung 032685 LWPEE terjadi kerusakan suction cup (sedot brosur lebih dr 1) cartoning shg ditampung.05 Err:520 Err:520 0.85 7.

07 hari jika dihitung manual lt = 7. FUPU 2 BN LWPAE karena adanya serpihan putih yang diduga berasal dari material tragacanth & teflon 2. 6 BN LPTFA lekukan lidah doos terlalu besar & FKM pembulatan terhambat karena admin Gudang tidak masuk saat libur Solusi (CA) : 1.start date proses 5 hari jika dihitung manual lt = 6. 2 BN LWPAB JPM filling mundur karena torque mesin Elemech tidak stabil 5. potong KP 1A . Optimasi mesin kembali jika ada perubahan material PIC: Produksi & Proc Dev. Duedate: Mei 09 4. Analisa umur pemakaian teflon dan KPP untuk penyaringan dengan nylon rangkap 1 pada end proses PIC: Produksi & Proc.03 Page 40 Realisasi Rencana 78.03 ytd rencana 82.25 hari April Identifikasi masalah (PI) : 1.start date proses 5 hari LWPAE LCROG LCROL jadwal produksi mundur karena ada kerusakan mesin dan mepet liburan natalan. Dev. 6 BN LCROG JPM filling mundur karena torque mesin BS tidak stabil 4. Koordinasi dengan tehnik untuk studi desain dan material suction cup brosur (sampai saat ini masih belum optimal) 1. potong KP 1A . Email keluhan Proc. dengan Gud & QC untuk masuk hari libur LAMPIRAN K Realisasi Produksi v Bulan Jan Rencana 82. Pada 3 BN LWPEE & 1 BN LWPAB ditemukan botol tdk tercramping sempurna & bocor pd hasil filling & cram dgn mesin Elemech. Optimasi torque mesin Elemech & BS PIC: Produksi & Teknik. Koord.09 .Sheet15 031500 031501 031559 032145 LWPAE jadwal produksi mundur karena ada kerusakan mesin dan mepet liburan natalan. Dev & QC b. Koordinasi dengan gudang timbang untuk memotong KP 1A pada shift -1 sebelum proses dimulai 2.09 ytd realisasi rencana 78. Duedate: Apr 09 2. sehingga dilakukan sortir ulang dan pengencangan manual 3. Duedate :Mei 09 3.

95 Juli 108.53 Des Ytd 1. Purchsing Due date : Agustus 2009 Status : Open 2.25 87. dikarenakan suplai botol 200 karena kerusakan mesin molding di suplier Action Plan : koordinasi dengan PPIC untuk mulai diadakan suplier cadangan untuk su mesin pada suplier utama.34 Sept 73.40).028.95 Agt 85.19 Mar 94.04 254.11 405.01 93.36 79. 1 BN 4 BN LCROH gagal dikarenakan head cramper BS tidak stabil sehingga dilakukan perbaikan selama 3 hari 2 BN LWPEB turun KP mepet pada tanggal 26 mei shift 2 sehinnga tidak terkejar untuk selesai kemas.40 188. pesanan dapat dialihkan ke suplier cadangan PIC : VKI/MTS. MTS.93 Okt 124.23 April 122.38 Juni 99. 2 BN LWPAB. PPIC. Page 41 .124. saat rapat rencana.12 121.46 71.07 122.01 93.82 283.01 453.38 KETERANGAN : (Diisi jika tidak mencapai target ytd) Identifikasi masalah (PI) : 1.10 167. untuk BN-BN yang terkena pemeriksaan sekiranya akan dikemas di akhir bulan supaya tidak ditargetkan PIC : VKI.14 360.30 Nov 123.43 89.36 106.12 85.15 1.37 Mei 105. PPIC 5 BN LCROG & 2 BN LCROH tidak turun KP & diganti dengan KP produk lain 1BN LKMIB. Tidak turun KP LCROH sebanayak 16 BN (PVD : 18.Sheet15 Feb 106.65 511. karena ada pemeriksaan Action plan : Koordinasi dengan PPIC. 1 BN LCROH tidak bisa rilis hingga tutup buku (BN 127430).

Kemas dilakukan mendekati tutup buku. LCROG BN 689 tidak selesai kemas hingga tutup buku karena mesin cramping rusak. VKI Due date : Agustus 2009 Status : Open 1. gagalnya 1 BN LWPEE karena adanya cek mikro. Tarik target LPTCB sebanyak 3 BN si bulan April. 2.Sheet15 2 BN LWPEB tidak tuun KP karena bahan baku sugar granulated tidak cukup 3. LMCCA BN 130 tidak rilis hingga tutup buku karena ada cek mikro. Di bulan Mei melakukan cicilan LWPEE sebanyak 3 BN dan masuk sebagai realisasi diluar rencana bulan M 2. gagalnya 1 BN LTBRB dikarenakan no reg pada doos dan etiket tidak sessuai pada KP 3. PIC : Prosdev 2. Capper tidak turun Penyebab : Action plan : perbaikan crmaping BS PIC: Tehnik Status: Closed Gagalnya 1 BN LPTCB (BN 690) dan 1 BN LPTFA (BN 040T) karena tidak rilis mikro. 1 BN LVMTA 043 tidak rilis mikro dikarenakan ada kemunduran jadwal filling (penahan botol error menyebabka Page 42 . Pengerjaan target per bulan sesuai rencana/target dari PPIC PIC : MTS. sehingga PVD terhitung di bulan April sebagai PVD diluar r 1.. dan BN tersebut dikemas mendekati akhir bulan (tgl 26 M Solusi (CA) : 1. Pemeriksaan no reg dengan lebih seksama saat approval proof print bahan kemas.

Sheet15 Page 43 .

92 .14 ytd total 81.04 3.Sheet15 dari material tragacanth & teflon mpurna & bocor pd hasil filling & cramping LAMPIRAN KPI LINE 5 Realisasi Produksi vs Rencana 2009 % Realisasi % ytd realisasi Realisasi diluarytd realisasi Realisasi rencana rencana rencana diluar rencana Total 95.04 Page 44 81.20 3.20 95.14 % Realisasi total 98.

73 88.48 dikarenakan suplai botol 200 ml tersendat n suplier cadangan untuk suplai botol. 1 BN LWPEB akukan perbaikan selama 3 hari erkejar untuk selesai kemas.39 27.92 #DIV/0! 98.72 12.73 4.90 3.89 #DIV/0! 79.75 89.04 #DIV/0! 94.76 20. 2 BN LWPAB.68 126.49 99.95 #DIV/0! 97.66 107.19% #DIV/0! 117.Sheet15 83.66 48.03% #DIV/0! 102.57 122.20 107.07 89.33 174.43 281.23% #DIV/0! 101.00 100.74 88.43 88.72 109.82 90.11 1. bila terjadi kerusakan plier cadangan 30).47 87.72 91.90 113. karena ada pemeriksaan mikro rutin N yang terkena pemeriksaan mikro rutin dan ain 1BN LKMIB.57 #DIV/0! 98.46 2.87 4.76 104.18 5.89 74.59 0.38 110.51% 95.67 501.06 30.69 20.20 391.94 91.85% #DIV/0! 99.80 89.59 90.73 91.30 86.10 89.03 0. Page 45 .50 #DIV/0! 92.08 88.72 17.78 106.123.80 #DIV/0! 84.27 93.23 7.59 90.92 88.71 88.

Sheet15 up g di bulan April sebagai PVD diluar rencana (PVD 3 BN LPTCB 4. amping rusak. Capper tidak turun g (penahan botol error menyebabkan botol kempot) Page 46 . PIC : Prosdev as dilakukan mendekati tutup buku.56) agai realisasi diluar rencana bulan Mei essuai pada KP mas mendekati akhir bulan (tgl 26 Mei 2009) han kemas.

Sheet15 Page 47 .

92 target 98.Sheet15 % ytd total 98.00 Page 48 .

Sheet15
92.59
99.52
96.48
98.19
99.75
97.41
99.52
99.71
99.63
99.63

98.00
98.00
98.00
98.00
98.00
98.00
98.00
98.00
98.00
98.00
98.00
98.00
98.00
98.00
98.00
98.00
98.00
98.00
98.00
98.00
98.00
98.00
98.00

Page 49

Sheet15

Page 50

STANDARD OPERATION PROCEDURE (SOP)
NO

:

TGL

:

REV.KE

:

HAL.

:

NO

MANAGER

287 - 10 - 2009
0
1/1

URUTAN KERJA

1

Ambil kantong metalized

2

Timbang

PENGEMAS 4
PROSES : Penimbang dan sealing xonce
FAK
TOR

Q

PROSEDURE

2. Timbang

DEPT

SUPERVISOR

KORDINATOR

: Prod

Line 2
Jalur 2A

HAL-HAL PENTING

ILLUSTRASI

2.1 Letakkan kantong metalized diatas
timbangan

3.1

2.1

2.2 Catat Hasil Penimbangan setiap 15
menit sekali 3 kantong metalized

3

Lakukan Sealing

Q

3. Lakukan Sealing

3.1 Tarik ujung kanan dan kiri kantong
metalized
3.2 Masukkan ujung kantong metalized
kedalam sealing
3.3 Perhatikan Emboss BN dan ED pada
hasil sealing
3.4 Perhatikan kerapihan Hasil Sealing
tidak miring dan keriput

FAKTOR
1

S = SAFETY
Q = QUALITY

2

C = COST

3

E

KE

KETERANGAN

CODE

= ENVIRONMENT

D = DELIVERY
M

= MORAL

DOK.TERKAIT
TSKK
PENGEMAS 3

DISTRIBUSI

3.2

3.3

BILA TDK DILAKUKAN

STATUS.DOK

1. Penyimpangan Kualitas
2. Pengerjaan Ulang
3

.

.

.

DOK BILA TDK DILAKUKAN 1.1 Tarik Ujung kanan dan kiri kantong metalized 2.2.4 Perhatikan kerapian hasil seling tidak miring dan keriput FAKTOR 1 S = SAFETY Q = QUALITY 2 C = COST 3 E KE KETERANGAN CODE = ENVIRONMENT D = DELIVERY M = MORAL DOK.2 2.4 2. Produk tidak berkualitas TSKK PENGEMAS 4 2.STANDARD OPERATION PROCEDURE (SOP) NO : TGL : REV.1 2.10 . Proses kemas ulang . : NO MANAGER 28 .KE : HAL.2009 0 1/1 URUTAN KERJA PENGEMAS 4 PROSES : Pengemasan Xonce FAK TOR PROSEDURE DEPT 2 Lakukan Sealing Q 2.3 2. Masukkan ujung kantong ke dalam mesin sealing 2. Lakukan Sealing KORDINATOR : Prod Line 2 Jalur 2A HAL-HAL PENTING ILLUSTRASI Ambil kantong metalized yang sudah ditimbang 1 SUPERVISOR 2.3 Perhatikan embos BN dan ED 2.TERKAIT DISTRIBUSI STATUS.

.

1 3.1 2.1 Ambil doos dengan tangan kiri ( Posisi berdiri ) ILLUSTRASI 1.3 Balik MB dan Letakkan dengan posisi tulisan XONCE menghadap pengemas KORDINATOR .1 Ambil MB 1.4 2.2 Ambil kantong metalized dengan tangan kanan 1.1 1.2009 REV.2 3.KE : 0 HAL.3 3. ED dan MD 3 Ambil dan bentuk Master Box (MB) 3.3 Masukkan Kantong Metalized kedalam doos ( dengan posisi bagian atas terlebih dahulu Q sehingga posisi terlipat 1.3 2. : / NO 1 MANAGER URUTAN KERJA Masukkan kantong metalized ke dalam doos DEPT PENGEMAS 5 Q PROSEDURE 1.1 Tutup doos dengan kedua tangan 2.2 2.STANDARD OPERATION PROCEDURE (SOP) NO : TGL : 28 .3 3. Masukkan 2 kantong metalized ke dalam doos : Prod Line 2 PROSES : Pengemasan Xonce FAK TOR SUPERVISOR Jalur 2A HAL-HAL PENTING 1.3 Letakkan di conveyor dengan posisi berdiri . Tutup doos lakukan jet print 1.10 .4 Lakukan hingga 2 kali 2 Tutup doos.4 Perhatikan Coding Jetprint BN. solatip berada di atas 2. lakukan jet print Q 2. Ambil dan bentuk MB 3.2 1.2 beri solatip dengan tangan kanan 2.2 Bentuk MB 3.

5 Letakkan MB di atas pallet obat jadi dengan posisi label barcode di depan FAKTOR KE KETERANGAN CODE S = SAFETY 1 Q = QUALITY 2 C = COST 3 E = ENVIRONMENT D = DELIVERY M DOK.STANDARD OPERATION PROCEDURE (SOP) NO : MANAGER TGL : 28 . Produk tidak berkualitas TSKK PENGEMAS 5 2.1 6.TERKAIT = MORAL DISTRIBUSI STATUS.10 .DOK BILA TDK DILAKUKAN 1. Proses kemas ulang .1 Ambil MB dan letakkan di atas timbangan 4.2 6.1 Ambil 6 doos sekaligus 6.3 Tekan tombol print di panel timbangan 6.2 Masukkan ke dalam MB dengan dengan posisi coding BN. : / Masukkan 6 Doos ke dalam MB 4 5 Lakukan sealing MB 6 Timbang MB DEPT PENGEMAS 5 KORDINATOR : Prod Line 2 PROSES : Pengemasan Xonce C SUPERVISOR Jalur 2A 4.2009 REV.5 6.4 6.1 4. Masukkan 6 doos ke dalam MB 4.ED dan MD diatas 4.2 Timbang 6.4 Tempel label barcode di MB 6. Timbang MB 6.3 6.KE : 0 HAL.

1 1. Kedua tangan mengumpulkan 10 blister 3. : NO 1 MANAGER PENGEMAS 1 dan 2 DEPT SUPERVISOR KORDINATOR : Prod PROSES : Pengemasan Neuralgin URUTAN KERJA FAK TOR PROSEDURE ITEMCONTROL 1.2 3.1 FAKTOR 1 S = SAFETY Q = QUALITY 2 C = COST 3 E KE KETERANGAN CODE DOK.1 Ambil doos dengan tangan kiri 1.4 Perhatikan coding jetprint BN.KE : HAL. ED.1 3.1 Tutup doos dengan kedua tangan 5.2 Buka doos 2 Ambil brosur dan masukkan dalam doos 3 Kedua tangan mengumpulkan 10 blister 3.3 5.1 1.DOK BILA TDK DILAKUKAN .2 3. Tutup doos 3. Ambil dan buka doos Ambil dan buka doos HAL-HAL PENTING POINT CONTROL ILLUSTRASI 1. HET harus sesuai KP (Kartu Produksi) 5.2 Kumpulkan hingga 10 blister 4 Masukkan 10 blister dalam doos 5 Tutup doos 6 Letakkan diatas conveyor 3.PENGEMAS NEURALGIN STANDARD OPERATION PROCEDURE (SOP) NO : TGL : REV.TERKAIT = ENVIRONMENT D = DELIVERY M = MORAL Page 59 DISTRIBUSI STATUS.1 Ambil blister dengan posisi zigzag (Hati-hati jangan sampai blister robek terkena kuku) 3.3 Rapikan 3.

PENGEMAS NEURALGIN Page 60 .

3 Lakukan pengecekan coding jetprint BN. 1 3. Kedua tangan mengumpulkan 10 blister Kedua tangan mengumpulkan 3 10 blister 3.2 Buka doos 2 Ambil brosur dan masukkan dalam doos 1.2 Rapikan 3.1 Ambil doos dengan tangan kiri 1.TERKAIT = SAFETY 1 Q = QUALITY 2 C = COST 3 E = ENVIRONMENT D = DELIVERY M = MORAL Page 61 DISTRIBUSI STATUS.KE : HAL.1 Tutup doos dengan kedua tangan 3.DOK 5. ED.PENGEMAS pronisi STANDARD OPERATION PROCEDURE (SOP) NO : TGL : REV.2 3. Tutup doos 5.1 Ambil blister posisi searah sebanyak 10 blister (Hati-hati jangan sampai blister robek terkena kuku) 3.1 6 Letakkan diatas conveyor FAKTOR KE KETERANGAN CODE S DOK. Ambil dan buka doos Ambil dan buka doos HAL-HAL PENTING POINT CONTROL ILLUSTRASI 1. 3 4 Masukkan 10 blister dalam doos 5 Tutup doos 5. : NO 1 MANAGER PENGEMAS 1 dan 2 DEPT SUPERVISOR KORDINATOR : Prod PROSES : Pengemasan Neuralgin URUTAN KERJA FAK TOR PROSEDURE ITEMCONTROL 1. HET (harus sesuai KP) secara random 3. 1 BILA TDK DILAKUKAN .1 3.2 1.

2 6.1 Letakkan doos diatas timbangan 2.3 Perhatikan Coding Jetprint BN.2 3. lakukan jetprint Q 2.3 4.1 Ambil MB 3. solatip berada diatas 2. ED dan MD harus sesuai dengan KP 2. : NO 1 MANAGER DEPT PENGEMAS 3 / URUTAN KERJA Ambil dan timbang doos SUPERVISOR : Prod PROSES : Pengemasan Neuralgin FAK TOR Q PROSEDURE HAL-HAL PENTING ILLUSTRASI 1.KE : HAL.1 Tempelkan solatip dengan tangan kanan 2.ED dan MD diatas Dorong MB ke bestpack Page 62 KORDINATOR .4 2.penimbang neuralgin STANDARD OPERATION PROCEDURE (SOP) NO : TGL : REV.3 Balik MB 4 5 Masukkan 5 Doos ke dalam MB C 4.2 Bentuk MB 3.1 1.1 4.4 Letakkan doos yang telah di jetprint dimeja dengan tinggi 6 doos dan lebar 5 doos 3 Ambil dan bentuk Master Box (MB) 3.2 letakkan di conveyor dengan posisi berdiri.1 4.2 2.2 Masukkan ke dalam MB dengan dengan posisi coding BN. Ambil dan bentuk MB 3.1 Ambil 5 doos sekaligus 4. Tempelkan solatip. Ambil dan timbang doos 1. Masukkan 5 doos ke dalam MB 3.2 Catat hasil penimbangan setiap 15 menit sekali 3 doos 2 Tempelkan solatip. lakukan jet print 2.1 3.

Proses kemas ulang .3 Tekan tombol print di panel timbangan 6. Produk tidak berkualitas TSKK PENGEMAS 5 = ENVIRONMENT D = DELIVERY M DISTRIBUSI = MORAL Page 63 2. : MANAGER / KORDINATOR : Prod PROSES : Pengemasan Neuralgin Timbang MB 6 DEPT PENGEMAS 3 SUPERVISOR 6. Timbang MB 6.penimbang neuralgin STANDARD OPERATION PROCEDURE (SOP) NO : TGL : REV.TERKAIT = SAFETY 1 Q = QUALITY 2 C = COST 3 E STATUS.1 Ambil MB dan letakkan di atas timbangan 6.5 Letakkan MB di atas pallet obat jadi dengan posisi label barcode di depan 6.2 Timbang 6.KE : HAL.3 6.4 6.5 FAKTOR KE KETERANGAN CODE S DOK.DOK BILA TDK DILAKUKAN 1.4 Tempel label barcode di MB 6.

: NO 1 MANAGER DEPT PENGEMAS 3 / URUTAN KERJA Ambil dan timbang doos SUPERVISOR KORDINATOR : Prod PROSES : Pengemasan Pronicy FAK TOR Q PROSEDURE 1.3 Balik MB 4 Masukkan 5 Doos ke dalam MB 5 Dorong MB ke bestpack 6 Timbang MB C 4. Tempelkan solatip.ED dan MD diatas 4. ED dan MD harus sesuai dengan KP 3.1 Letakkan doos diatas timbangan 2.2 Timbang Page 64 6.2 2.3 Perhatikan Coding Jetprint BN.2 Bentuk MB 3.KE : HAL. solatip berada dibawah 2.1 Ambil MB dan letakkan di atas timbangan 6.3 3. lakukan jetprint Q 2.1 1.2 Catat hasil penimbangan setiap 15 menit sekali 3 doos 1.1 6.2 letakkan di conveyor dengan posisi berdiri.1 Tempelkan solatip dengan tangan kanan 2.2 4.penimbang pronisi STANDARD OPERATION PROCEDURE (SOP) NO : TGL : REV. Timbang MB 6.3 . Ambil dan bentuk MB 3.2 3 Ambil dan bentuk Master Box (MB) 3.1 Ambil MB 3. Ambil dan timbang doos HAL-HAL PENTING ILLUSTRASI 1.1 6. Masukkan 5 doos ke dalam MB 4.1 2 Tempelkan solatip. lakukan jet print 2.2 Masukkan ke dalam MB dengan dengan posisi coding BN.1 Ambil 5 doos sekaligus 4.3 2.

TERKAIT = SAFETY 1 Q = QUALITY 2 C = COST 3 E STATUS. : NO MANAGER DEPT PENGEMAS 3 / URUTAN KERJA SUPERVISOR KORDINATOR : Prod PROSES : Pengemasan Pronicy FAK TOR PROSEDURE HAL-HAL PENTING ILLUSTRASI 6.KE : HAL.5 Letakkan MB di atas pallet obat jadi dengan posisi label barcode di depan FAKTOR KE KETERANGAN CODE S DOK.DOK BILA TDK DILAKUKAN 1.4 6.penimbang pronisi STANDARD OPERATION PROCEDURE (SOP) NO : TGL : REV.5 . Produk tidak berkualitas TSKK PENGEMAS 5 = ENVIRONMENT D = DELIVERY M DISTRIBUSI = MORAL Page 65 2.4 Tempel label barcode di MB 6. Proses kemas ulang 6.3 Tekan tombol print di panel timbangan 6.

NO : TGL : REV. : NO STANDARD OPERATION PROCEDURE (SOP) MANAGER PENGEMASAN 1 dan 2 KORDINATOR : Prod PROSES : URUTAN KERJA FAK TOR PROSEDURE ITEMCONTROL FAKTOR 1 S = SAFETY Q = QUALITY 2 C = COST 3 E KE DEPT SUPERVISOR KETERANGAN CODE = ENVIRONMENT HAL-HAL PENTING POINT CONTROL DOK.DOK BILA TDK DILAKUKAN .KE : HAL.TERKAIT DISTRIBUSI ILLUSTRASI STATUS.

D = DELIVERY M = MORAL .