You are on page 1of 19

MAKA

LAH
Menapaki Jalan Terjal Penegakan Hak Asasi Manusia Di Indonesia

Nama Kelompok 1:




Danang Wisnu Pratama
Dea Melrosa
Deny Fatkha Aprilian
Mukhlis
Novi Rosyana Devia Sari Tarakanita

Kelas
Sekolah
Tugas

:XI-LISTRIK 2
:SMK NEGERI 2 TARAKAN
: PKN

TAHUN PEMBELAJARAN 2016/2017
Daftar Is

...............................7 3........11 3.................................................2 SARAN......................15 1........2 Kasus Pelanggaran HAM Yang Ada Di Indonesia...........) Pembentukan Pengadilan HAM.................................6 BAB II PEMBAHASAN..................4 2.......1 LATAR BELAKANG............................................14 A..........................................................................5 2...........) Pembentukan Instrumen HAM.....................................3 Upaya Pemerintah Dalam Menegakkan Hak Asasi Manusia....... Peraturan Perundang-Undangan Yang Mengatur Permasalahan HAM...Daftar Isi......3 TUJUAN PERMASALAHAN.....................................................................7 2) Pelanggaran HAM Berdasarkan Sifatnya.................................................................................17 BAB III PENUTUP....................................................4 2..............................................3 BAB I PENDAHULUAN.................................................................................................................:.................................................................................................................................................................................. Pembentukan Komisi Nasional Yang Berkaitan Dengan HAM..................................1 Kata Pengantar..........................................................................................................2 RUMUSAN MASALAH....1 Pelanggaran HAM (Hak Asasi Manusia)................................................16 B..........15 2..............................................1 KESIMPULAN......18 4.........................................................................................7 3..........................16 3.....................................................................................................18 4..........................................................19 .........7 1) Bentuk Pelanggaran HAM Yang Sering Muncul Biasa Terjadi Dalam 2 Bentuk......) Komnas HAM (Komisi Nasional Hak Asasi Manusia)..............................................................................................

Selanjutnya.Sistematika Makalah Ini Dimulai Dari Pengantar Yang Merupakan Apersepsi Atas Materi Yang Telah Dan Akan Dibahas Dalam Bab Tersebut .Kesempatan Dan Pemikiran Kepada Kami Untuk Dapat Menyelesaikan Makalah Ini . Dan Saran Makalah Ini. Makalah Ini Merupakan Pengetahuan Tentang KASUS PELANGGARAN HAM DI INDONESIA . TARAKAN. Semoga Makalah Ini Bermanfaaat Bagi Anda Semua. Saya Menyadari Bahwa Makalah Ini Masih Belum Semmpurna Untuk Menjadi Lebih Sempurna Lagi Saya Membutuhkan Kritik Dan Saran Dari Pihak Lain Untuk Membagikannya Kepada Saya Demi Memperbaiki Kekurangan Pada Makalah Ini. Agar Pemahaman Terhadap Permasalahan Lebih Mudah Di Pahami Dan Lebih Singkat Dan Akurat . Pembaca Akan Masuk Pada Inti Pembahasaan Dan Diakhiri Dengan Kesimpulan. Kami Penyusun Mengucapkan Terimakasih Kepada Semua Pihak Yang Telah Membantu Proses Pembuatan Makalah Ini. Semua Ini Dirangkum Dalam Makalah Ini .22 Agustus 2016 . Terimakasih. Diharapkan Pembaca Dapat Mengkaji Berbagai Permasalahan Tentang KASUS PELANGGARAN HAM DI INDONESIA Akhirnya.KATA PENGANTAR Segala Puji Syukur Kehadiran Allah SWT Yang Telah Memberikan Anugrah.

Indonesia Mengalami Kemajuan Dalam Bidang Penegakan HAM Bagi Seluruh Warganya.Untuk Memberikan Informasi Tentang Apa Itu Pelanggaran HAM.1 LATAR BELAKANG Hak Merupakan Unsur Normatif Yang Melekat Pada Diri Setiap Manusia Sejak Manusia Masih Dalam Kandungan Sampai Akhir Kematiannya. Untuk Itulah Kami Menyusun Makalah Yang Berjudul “Pelanggaran Hak Asasi Manusia Di Indonesia”. Pelanggaran HAM Kemudian Juga Sering Terjadi Di Sekitar Kita. Instrumen-Instrumen HAM Pun Didirikan Sebagai Upaya Menunjang Komitmen Penegakan HAM Yang Lebih Optimal. Hal Inilah Yang Kemudian Bisa Memunculkan Pelanggaran HAM Seorang Individu Terhadap Individu Lain. . Di Di Dalamnya Tidak Jarang Menimbulkan Gesekan-Gesekan Antar Individu Dalam Upaya Pemenuhan HAM Pada Dirinya Sendiri. Ataupun Sebaliknya.BAB I PENDAHULUAN 2.Kelompok Terhadap Individu. Setelah Reformasi Tahun 1998. Namun Seiring Dengan Kemajuan Ini.

Maka Masalah Yang Dapat Diidentifikasi Sebagai Berikut : 1.2. Bagaimana Upaya Penyelesaian Kasus Pelanggaran HAM? . Apa Contoh Pelanggaran HAM Di Indonesia? 4. Apa Pengertian Pelanggaran HAM ? 2.2 RUMUSAN MASALAH Sesuai Dengan Judul Makalah Ini “Penegakan Hak Asasi Manusia” . Apa Saja Macam-Macam Pelanggaran HAM? 3.

Upaya Penyelesaian Kasus Pelanggaran HAM. 4.3 TUJUAN PERMASALAHAN Tujuan Dari Mengangkat Materi Ini Tentang Kasus Hak Asasi Manusia Di Indonesia Yaitu: 1. . 2. Untuk Mengetahui Contoh Pelanggaran HAM Di Indonesia. 3. Untuk Mengetahui Pengertian Pelanggaran HAM.2. Untuk Mengetahui Macam-Macam Pelanggaran HAM.

Yakni Suatu Pembatasan. Yang Baik Disengaja Maupun Tidak Disengaja Atau Kelalaian Yang Secara Hukum Mengurangi. Etnik. (2) Pelanggaran HAM Ringan: Bentuk Pelanggaran HAM Ringan Ialah Pelanggaran HAM Yang Dilakukan Selain Dari Kedua Bentuk Pelanggaran HAM Berat Tersebut. Yang Baik Dilakukan Oleh Individu Maupun Oleh Institusi Negara Atau Institusi Lainnya Terhadap Hak Asasi Individu Lain Tanpa Ada Dasar Atau Alasan Yuridis Dan Alasan Rasional Yang Menjadi Pijakannya. Menghalangi Dan Mencabut Hak Asasi Manusia Seseorang Atau Kelompok Orang Yang Dijamin Oleh UU Dan Tidak Didapatkan Atau Dikhawatirkan Tidak Akan Memperoleh Penyelesaian Hukum Yang Benar Dan Adil. 1) Bentuk Pelanggaran HAM Yang Sering Muncul Biasa Terjadi Dalam 2 Bentuk. Penyiksaan. 2. . Dengan Demikian Pelanggaran HAM Adalah Tindakan Pelanggaran Kemanusiaan. Yakni Perbuatan Yang Dilakukan Secara Sengaja Sehingga Menimbulkan Rasa Sakit Yang Teramat Atau Penderitaan Baik Itu Jasmani Maupun Rohani Pada Seseorang Untuk Mendapat Pengakuan Dari Seseorang Ataupun Orang Ketiga. Maupun Kolektif Di Dalam Berbagai Aspek Kehidupan. Jenis Kelamin.1 PELANGGARAN HAM (HAK ASASI MANUSIA) Setiap Perbuatan Seseorang Atau Kelompok Orang Termasuk Juga Aparat Negara. Kelompok. Pelecehan Atau Bahkan Pengucilan Secara Langsung Maupun Tidak Langsung Didasarkan Pada Pembedaan Manusia.BAB II PEMBAHASAN 3. 2) Pelanggaran HAM Berdasarkan Sifatnya.: (1) Pelanggaran HAM Berat: . Keyakinan Beserta Politik Yang Selanjutnya Berimbas Pada Pengurangan. Yang Didasarkan Pada Mekanisme Hukum Yang Berlaku.Atas Dasar Agama. Yaitu : 1. Pelanggaran HAM Berat Yaitu Meliputi Kejahatan Genosida Dan Kejahatan Kemanusiaan. Membatasi. Bentuk Penyimpangan Atau Penghapusan Hak Asasi Manusia Dan Kebebasan Dasar Dalam Kehidupan Baik Secara Individu. Golongan. Ras. Diskriminasi. Suku.

Jenis Kelamin Atau Alasan Lain Yang Telah Diakui Secara Universal Sebagai Hal Yang Dilarang Menurut Hukum Internasional. (3) Berupa Perbudakan. Pelanggaran HAM Berat Merupakan Bentuk Penghinaan Terhadap Harkat. Pelacuran Secara Paksa. Dan Hak Kebahagiaan Yang Dimiliki Oleh Setiap Manusia. (8) Berupa Penganiayaan Terhadap Suatu Kelompok Tertentu Atau Perkumpulan Yang Didasari Persamaan Paham Politik. Hak Kemerdekaan. Agama. Budaya. Etnis. (4) Memaksakan Tindakan-Tindakan Yang Bertujuan Mencegah Kelahiran Di Dalam Kelompok. Kalian Wajib Untuk Menghindarkan Diri Dari Segala Penyebab Yang Bisa Mendorong Kalian Untuk Melakukan Tindak Pelanggaran HAM Tersebut. (3) Menciptakan Kondisi Kehidupan Kelompok Yang Akan Mengakibatkan Kemusnahan Atau Kehancuran Secara Fisik Baik Seluruh Maupun Sebagiannya.  Kejahatan Kemanusiaan Adalah Suatu Perbuatan Yang Dilakukan Dengan Serangan Yang Meluas Dan Sistematis. (10) Berupa Kejahatan Apartheid. Pemandulan Atau Sterelisasi Secara Paksa Atau Bentuk-Bentuk Kekerasan Seksual Lain Yang Setara. Derajat Dan Martabat Manusia. Kejahatan Genosida Adalah Setiap Perbuatan Yang Dilakukan Dengan Tujuan Untuk Memusnahkan Atau Menghancurkan Seluruh Atau Sebagian Dari Kelompok Bangsa. (9) Berupa Penghilangan Orang Secara Paksa. Kejahatan Genosida Dilakukan Dengan Cara : (1) Membunuh Anggota Kelompok. Kebangsaan. Kelompok Agama Dan Ras. Pelanggaran HAM (Hak Asasi Manusia) Di Atas Pada Dasarnya Adalah Bentuk Pelanggaran Kepada Hak Hidup. Pemaksaan Kehamilan. (6) Berupa Penyiksaan. Penindasan Dan Dominasi Suatu Kelompok Ras Atau Kelompok Ras Lain Untuk Mempertahankan Dominasi Dan Kekuasaannya. Adapun Serangan Yang Dimaksud Tersebut Ditujukan Secara Langusng Terhadap Penduduk Sipil Berupa : (1) Berupa Pembunuhan. Adapun Faktor Penyebab Dari Pelanggaran HAM Antara Lain: . (2) Mengakibatkan Penderitaan Fisik Atau Mental Yang Berat Terhadap Anggota-Anggota Kelompok. (5) Memindahkan Secara Paksa Anak-Anak Dari Kelompok Tertentu Ke Kelompok Lain. (4) Berupa Pengusiran Atau Pemindahan Penduduk Secara Paksa. (7) Berupa Pemerkosaan. Ras.Maka Dari Itu. Perbudakan Seksual. (2) Berupa Pemusnahan. (5) Berupa Perampasan Kemerdekaan Atau Perampasan Kebebasan Fisik Lain Secara SewenangWenang Yang Melanggar (Asas-Asas) Ketentuan. Kelompok Etnis. Selain Itu Pula.

Semakin Rendah Kesadaran HAM Seseorang. Ego Yang Tinggi Dan Selalu Mementingkan Diri Sendiri. Rendahnya Kesadaran HAM Akan Mengakibatkan Seorang Pelanggar HAM Berbuat Semena-Mena Kepada Orang Lain. Ada Yang Sangat Menghargai HAM Dan Ada Juga Yang Sangat Mengabaikan Adanya HAM Tersebut. 1. Pelanggar Tidak Mau Tahu Bahwa Orang Lain Juga Mempunyai Hak Asasi Manusia Yang Harus Dijaga Dan Dihormati. Pada Akhirnya Sikap Ini Akan Menjerumuskan Seseorang Untuk Melakukan Diskriminasi Pada Orang Lain.Tiap Manusia Di Dunia Ini Memiliki Hak Asasi Yang Memang Harus Dilindungi Dan Dijunjung Tinggi. 2. Karena Itulah Selayaknya Tidak Ada Seorang Pun Yang Boleh Untuk Melanggar Sebuah Hak Asasi Manusia Orang Lain. Makin Besar Pula Sikap Masa Bodoh Seseorang Terhadap HAM. Akan Tetapi Hak Asasi Yang Dimiliki Oleh Manusia Dibatasi Oleh Hak Asasi Manusia Lainnya. Sikap Ini Tentu Akan Berakibat Penyimpangan Terhadap Hak Asasi Manusia. Kurangnya Sikap Toleransi Sikap Tidak Toleran Akan Mengakibatkan Munculnya Rasa Saling Tidak Menghormati Dan Menghargai Atas Keberadaan Orang Lain. . Kesadaran Akan HAM Rendah Tingkat Kesadaran Masing-Masing Orang Memang Berbeda-Beda. Seakan-Akan Kedudukan Seseorang Direndahkan Dan Dilecehkan.) Faktor Internal Faktor Internal Berarti Adanya Dorongan Seseorang Untuk Melakukan Pelanggaran HAM Yang Berasal Dari Dalam Diri Pelaku Pelanggaran HAM. Akhirnya Bukan Tidak Mungkin Seseorang Akan Menghalalkan Segala Cara Agar Haknya Terpenuhi Walau Caranya Bisa Melanggar Hak Orang Lain. Karena Sikap Buruk Tersebut. a. 3. Sikap Ini Juga Akan Menyebabkan Seseorang Memiliki Hasrat Yang Besar Untuk Mencapai Sesuatu Yang Diinginkan. Sikap Egois Dan Mementingkan Diri Sendiri Akan Mengakibatkan Seseorang Lalai Dari Kewajibannya Dan Selalu Menuntut Haknya Dalam Berbagai Kepentingan.

) Faktor Eksternal Faktor Eksternal. Kesenjangan Sosial Dan Ekonomi Yang Tinggi Ketidakseimbangan Dan Ketidakmerataan Gaya Hidup Sudah Mulai Muncul Di Era Saat Ini. Jika Dibiarkan. Di Lingkungan Masyarakat Atau Pun Dilingkungan Bangsa Dan Negara. Teknologi Yang Disalahgunakan Majunya Teknologi Di Jaman Sekarang Memberi Dampak Positif Dan Juga Negatif. Para Pengusaha Yang Tidak Memperdulikan Hak-Hak Buruhnya Jelas Melanggar HAM. Kekuasaan Ini Ada Di Lingkungan Keluarga. Pelecehan Bahkan Pembunuhan. Seperti Halnya Sentra Produksi Pabrik Yang Mencemari Lingkungan Sehingga Kesehatan Manusia Terancam. Para Pelanggar Tidak Akan Merasa Jera/Kapok Untuk Melakukan Hal Serupa Jika Tidak Diberi Hukuman Setimpal Sesuai Perbuatan Yang Dilakukannya. Kekuasaan Tidak Selalu Mengarah Pada Kekuasaan Pemerintah. Memang Segala Sesuatu Yang Menyimpang Akan Mengakibatkan Hal Yang Buruk. Salah Satu Dampak Positifnya Kita Dapat Memperoleh Informasi Dengan Mudah Melalui Internet Segudang Manfaat Yang Ditawarkan Dalam Internet Juga Dapat Dipergunakan Oleh Pelaku Kejahatan. 2. Yaitu Faktor Di Luar Diri Manusia Yang Mendorong Seseorang Atau Sekelompok Orang Melakukan Peanggaran HAM. Secara Tidak Langsung Juga Kemajuan Teknologi Dapat Berdampak Negatif Bagi Banyak Orang. Faktor-Faktor Ini Diantaranya Sebagai Berikut : 1. Jika Teknologi Tidak Dipergunakan Sesuai Aturan Maka Yang Terjadi Adalah Timbul Bentuk Pelanggaran HAM. Namun Dalam Bentuk Kekuasaan Lain Salah Satunya Kekuasaan Di Sebuah Perusahaan.b. Kasus Pelanggaran HAM Yang Tidak Diselesaikan Secara Tuntas Tentu Menjadi Pemicu Aksi Pelanggaran HAM Lain Yang Mungkin Lebih Merugikan. . 4. Namun. 3. Misalnya Saja Perampokan Uang Dalam ATM Oleh Sekumpulan Hacker Atau Bisa Juga Penculikan Seseorang Melalui Jejaring Sosial. Perbudakan. Dapat Kita Simpulkan Bahwa Setiap Kekuasaan Yang Disalahgunakan Akan Mendorong Timbulnya Pelanggaran HAM. Bukan Tidak Mungkin Akan Banyak Terjadi Pelanggaran HAM Seperti Perampokan. Ketidaktegasan Aparat Penegak Hukum Aparat Penegak Hukum Yang Tidak Tegas Dan Klemar-Klemer Akan Mengakibatkan Timbulnya Banyak Pelanggaran HAM Yang Akan Terjadi. Penyalahgunaan Kekuasaan Kekuasaan Di Dunia Ada Banyak Sekali. Perbedaan Tingkat Kekayaan Atau Jabatan Yang Dimiliki Seseorang Menjadi Pemicu Kesenjangan Sosial Dan Ekonomi. Aparat Penegak Hukum Yang Semena-Mena Dalam Mengambil Keputusan Juga Merupakan Bentuk Pelanggaran HAM Dan Menjadi Contoh Tidak Baik. Hal Ini Juga Dapat Menjadi Pemicu Terjadinya Bentuk Pelanggaran HAM Lainnya.

Lalu Pemerintahan Pada Saat Itu Membubarkan Organisasi Partai Komunis Indonesia Tersebut Serta Melakukan Berbagai Razia Terhadap Simpatisan Partai Tersebut. Komnas HAM Telah Memperkirakan Bahwa Setidaknya 500. Kejaksaan Mengembalikan Berkas-Berkas Tersebut Kepada Komnas HAM. Dalam Peristiwa Tersebut. Pemerintahan Pada Masa Orde Baru Menuding Partai Komunis Indonesia (PKI) Sebagai Penyebab Masalahnya.2 1. Razia Tersebut Dikenal Dengan Operasi Pembersihan Partai Komunis Indonesia (PKI). Kasus Tragedi 1965-1966 Masih Ditangani Oleh Kejaksaan Agung. Dengan Alasan Data Yang Di Dapat Kurang Lengkap. 2.3. Sampai Saat Ini. Kasus Penembakan Misterius (Petrus) Pada Tahun 1982-1985 . Ribuan Warga Lainnya Diasingkan Serta Jutaan Orang Lainnya Hidup Dibawah Bayang-Bayang ‘Cap PKI’ Hingga Bertahun-Tahun. Komnas HAM Malah Balik Menuding Komando Operasi Pemulihan Kemanan Serta Semua Panglima Militer [Ada Daerah Yang Menjabat Pada Saat Itu Sebagai Pihak Yang Bertanggungjawab. KASUS PELANGGARAN HAM YANG ADA DI INDONESIA Kasus Tragedi 1965-1966 Sejumlah Jenderal Telah Dibunuh Dalam Peristiwa 30 September Tahun 1965. Akan Tetapi Penanganannya Lamban Dan Pada Tahun 2013 Lalu.000 Hingga 3 Juta Warga Tewas Dibunuh Pada Saat Itu.

Dan Dipicu Oleh Tewasnya 4 Anggota Mahasiswa Universitas Trisakti Yang Terkena Tembakan Dalam Demonstrasi Pada 12 Mei Tahun 1998. Operasi Tersebut Meliputi Operasi Penangkapan Dan Juga Pembunuhan Terhadap Orang Yang Dianggap Mengganggu Ketentraman Dan Keamanan Masyarakat. Kebut. Dan Hutan 3.Penembakan Misterius Atau Dapat Disebut Juga Dengan Petrus Alias Operasi Clurit Merupakan Sebuah Operasi Rahasia Yang Digelar Oleh Mantan Presiden Soeharto Dengan Dalih Untuk Mengatasi Tingkat Kejahatan Yang Tinggi Pada Saat Itu. Depan Rumah. Kerusuhan Ini Diawali Dengan Kondisi Krisis Finansial Asia Yang Semakin Hari Semakin Memburuk. Tercatat Sekitar 107 Orang Tewas Dan Di Antaranya 15 Orang Tewas Akibat Ditembak. Sebanyak 532 Orang Tewas Pada Tahun 1983. . Puncaknya Kerusuhan Ini Di Jakarta. Buang Ke Sungai. Bahwa Tidak Ditemukan Pelanggaran Hak Asasi Manusia Berat Di Dalamnya. Kasus Tersebut Dapat Ditindak Lanjuti Apabila Ada Rekomendasi Dari DPR Ke Presiden. Kejaksaan Agung Mengembalikan Berkas Penyelidikan Tragedi Tersebut Kepada Komnas HAM. Tercatat 74 Orang Tewas Dan 28 Di Antaranya Tewas Akibat Ditembak. 367 Orang Tewas Yang Diakibatkan Karena Luka Tembakan. Sehingga Tidak Perlu Diadili Untuk Yang Kedua Kalinya. Terjadi Berbagai Kerusuhan Massif Yang Terjadi Hampir Di Seluruh Tanah Air. Laut. Dalam Proses Hukumnya. Hasil Dari Operasi Clurit. Kejaksaan Agung Beralasan Bahwa Kasus Ini Tidak Bisa Ditindak Lanjuti Karena DPR Sudah Memutuskannya. Khususnya Di Daerah Jakarta Dan Juga Jawa Tengah. Kejaksaan Agung Menyatakan. Dalih Lainnya. Korban ‘Tembakan Misterius’ Tersebut Selalu Ditemukan Dalam Keadaan Tangan Dan Lehernya Terikat. Kemudian Tahun 1984. Kejaksaan Agung Beranggapan Bahwa Kasus Penembakan Trisakti Sudah Diputus Oleh Pengadilan Militer Pada Tahun 1999. Sebagian Besar Dari Korbannya Juga Dimasukkan Ke Karung Dan Ditinggal Di Pinggir Jalan. Tragedi Semanggi Dan Kerusuhan Pada Mei Tahun 1998 Pada Tanggal 13 Hingga 15 Mei 1998. Dan Tidak Pernah Diadili. Tidak Pernah Tertangkap. Pelakunya Tidak Jelas. Namun. Karena Belum Adanya Rekomendasi. Dari Jumlah Tersebut. Selang Setahun Kemudian.

Kelompok Penyerang Tersebut Diduga Membawa Lari Sejumlah Senjata Dan Juga Amunisi. Kasus Tersebut Hanya Mengadili Seorang Pilot Maskapai Garuda Yang Bernama Pollycarpus Budihari Priyanto. Munir Said Thalib Merupakan Aktivis HAM Paling Vokal Di Tanah Air. Kasus Terbunuhnya Seorang Aktivis HAM Munir Said Thalib Munir Said Thalib Ditemukan Meninggal Dalam Pesawat Jurusan Jakarta-Amsterdam. Saat Menjabat Menjadi Dewan Kontras. Pada Saat Itu Ia Berumur 38 Tahun.4. Tragedi Wamena Berdarah Pada Tanggal 4 April 2003 Tragedi Wamena Berdarah Terjadi Pada Tanggal 4 April 2003 Pukul 01. Sampai Saat Ini. Pada Saat Itu Ia Membela Para Aktivis Yang Merupakan Korban Penculikan Tim Mawar Dari Kopasus Tentara Nasional Indonesia. Penculikan Itu Menjadi Alasan Dalam Pencopotan Danjen Kopassus Prabowo Subianto Serta Diadilinya Para Anggota Tim Mawar. Penyerangan Tersebut Menewaskankan 2 Anggota Kodim.00 Waktu Papua. Dalam Rangka Pengejaran Terhadap Pelaku Pembobolan Gedung Bersenjata Tersebut. Jabatan Terakhirnya Ialah Direktur Eksekutif Lembaga Pemantau HAM Indonesia Imparsial. Yaitu Lettu TNI AD Napitupulu Serta Prajurit Ruben Kana Yang Keduanya Merupakan Penjaga Gudang Senjata. 5. Sampai Saat Ini Sudah Banyak Pihak Yang Meyakini Bahwa Polly Bukan Otak Pembunuhan Tersebut. Namun. . Pada Tanggal 7 September 2004. Polly Mendapatkan Vonis Hukuman Penjara Selama 14 Tahun Lamanya Karena Ia Terbukti Berperan Sebagai Salah Satu Pelaku Yang Meracuni Munir Dalam Penerbangan Menuju Amsterdam. Namun. Namanya Mencuat Sebagai Pejuang Bagi Orang-Orang Hilang Yang Diculik Pada Kala Itu. Terdapat Sekelompok Massa Yang Tidak Dikenal Membobol Sebuah Gudang Bersenjata Markas Kodim 1702/Wamena. Setelah Soeharto Sudah Jatuh Tidak Menjadi Presiden.

Penyiksaan. Tercatat 42 Orang Meninggal Dunia Yang Disebabkan Karena Kelaparan Dan Sebanyak 15 Orang Jadi Korban Perampasan. Hak Asasi Manusia Tidak Mampu Untuk Dilaksanakan Secara Mutlak. Politik Harus Dipertahankan Dalam Keadaan Apapun Sesuai Dengan Prinsip-Prinsip Yang Dianut Dalam Piagam Perserikatan Bangsa Bangsa. Dalam Perwujudannya. Merupakan Suatu Tindakan Yang Sangatlah Tidak Terpuji. Oleh Karena Itu. Dan Menerima Kenaikan Pangkat Serta Promosi Jabatan Tanpa Tersentuh Hukum Sekalipun. Dapat Disimpulkan Bahwa Penegakkan HAM Di Indonesia Tidak Berorientasi Pada Pemahaman HAM Liberal Dan Sekuler.Sehubungan Dengan Itu.Mengapa ? Karena Pemahaman HAM Liberal Dan Sekuler Tidak Selaras Dengan Makna Sila Pertama Pancasila.Berbicara Mengenai Proses Penegakan HAM . Penangkapan Sehingga Pada Saat Itu Menimbukan Korban Jiwa Serta Pengungsian Penduduk Yang Dilakukan Secara Paksa. Upaya Pemerintah Dalam Menegakkan Hak Asasi Manusia Penegakkan HAM Di Indonesia Pada Saat Ini Tentu Mengacu Pada Pancasila Dan UndangUndang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Serta Peraturan Perundang-Undangan Lainnya. Idrus Affandi Dan Karim Suryadi Menegaskan Bahwa Bangsa Indonesia Dalam Proses Penegakan HAM Sangat Mempertimbangkan : Kedudukan Negara Indonesia Sebagai Negara Yang Berdaulat Baik Secara Hukum. Dalam Memperjuangkan Hak Sendiri Dengan Mengabaikan Hak-Hak Orang Lain. Sementara Tersangka Terus Dapat Menikmati Hidupnya.3 UPAYA PEMERINTAH DALAM MENEGAKKAN HAK ASASI MANUSIA . Mendapatkan Sebuah Kehormatan Sebagai Pahlawan. Kita Haruslah Menyadari Bahwasannya Hak Asasi Kita Selalu Berbatasan Dengan Hak-Hak Asasi Orang Lain. 3. Komnas HAM Menemukan Pemaksaan Penanda Tanganan Surat Pernyataan Dan Perusakan Fasilitas Umum. Sosial. Terjadi Tarik Ulur Diantara Komnas HAM Dengan Kejaksaan Agung. Namun Karena Itulah Ketaatan Terhadap Peraturan Menjadi Sangat Penting. Yakni Ketuhanan Yang Maha Esa. Hal Ini Karena Melanggar Hak Asasi Orang Lain. Proses Hukum Atas Kasus Ini Sampai Saat Ini Masih Buntu. Perampasan Secara Paksa.Aparat TNI-Polri Diduga Melakukan Penyisiran.

Dalam Melakukan Penyelidikannya. Adapun Tugas Dan Wewenang Komnas HAM Yaitu :  Menyelesaiakan Masalah Secara Konsultasi Maupun Negosiasi.Komnas HAM Beranggotakan 35 Orang Yang Dipilih Oleh DPR Berdasarkan Usulan Komnas HAM Dan Diresmikan Oleh Presiden. Jadi. Tentunya Pengaduan Tersebut Harus Disertai Dengan Alasan. Anggota Komnas HAM Dapat Menjabat Selama 5 Tahun Dan Dapat Diangkat Lagi Namun Hanya Untuk Satu Kali Masa Jabatan. Tujuan Komnas HAM Tujuan Dibentuknya Komnas HAM Yaitu Untuk Menjadi Lembaga Pengaduan Terhadap Pelanggaran HAM.Di Indonesia. Secara Umum. Dijelaskan Bahwa Komnas HAM Adalah Lembaga Yang Mandiri Dan Mempunyai Kedudukan Yang Setingkat Dengan Lembaga Negara Lainnya.  Memberikan Saran Kepada Pihak Yang Bermasalah Untuk Menyelesaikan Sengketa Di Pengadilan. Keberadaan Komnas HAM Selanjutnya Diatur Dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 1999. Penyuluhan. Jika Ada Seseorang Yang Merasa Hak Asasinya Dilanggar Boleh Melakukan Pengaduan Kepada Komnas HAM. Adapun Langkah-Langkah Dan Tindakan Tersebut Yaitu : A. Penelitian. Komnas HAM Dibentuk Dengan Tujuan Sebagai Berikut: . Pemerintah Telah Berupaya Melakukan Berbagai Tindakan Dan Langkah Strategis. Baik Secara Tertulis Maupun Lisan Dan Identitas Pengadu Yang Benar. Dan Mediasi HAM. Dalam UU Tersebut.  Menyampaikan Rekomendasi Atas Suatu Kasus Pelanggaran Hak Asasi Manusia Kepada Pemerintah Dan DPR Untuk Ditindaklanjuti. Pada Tanggal 7 Juni 1993 Komnas HAM Dibentuk Melalui Keputusan Presiden Nomor 50 Tahun 1993.  Melakukan Perdamaian Kepada Kedua Belah Pihak Yang Bermasalah. Pembentukan Komisi Nasional Yang Berkaitan Dengan HAM 1) Komnas HAM (Komisi Nasional Hak Asasi Manusia) Siapa Itu Komnas HAM ? Komnas HAM Merupakan Sebuah Lembaga Negara Mandiri Setingkat Lembaga Negara Lainnya Yang Berfungsi Sebagai Lembaga Pengkajian. Komnas HAM Dibantu Tim Ad Hoc Yang Terdiri Dari Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Dan Berbagai Elemen/Unsur Masyarakat. Pemantauan.

3. Secara Garis Besar HAM Telah Tercantum Dalam Pasal 27 Hingga Pasal 34 Yang Dapat Dikelompokkan Sebagai Berikut : . Kepastian Hukum. Seperti Komnas HAM Dan Pengadilan HAM.) Pembentukan Pengadilan HAM Apa Itu Pengadilan HAM ? Pengadilan HAM Yaitu Pengadilan Khusus Terhadap Pelanggaran HAM Berat Yang Diharapkan Mampu Melidnungi Sebuah Hak Asasi Manusia Baik Perseorangan Maupun Masyarakat Dan Menjadi Dasar Penegakan. Ada Juga Lembaga Lainnya Yang Mengurus Tentang Pelanggaran HAM. 26 Tahun 2000 Tentang Pengadilan HAM.  Meningkatkan Perlindungan Dan Penegakan Hak Asasi Manusia Guna Berkembangnya Pribadi Manusia Indonesia Seutuhnya Dan Kemampuannya Berpartisipasi Dalam Berbagai Bidang Kehidupan. Baik Perseorangan Maupun Masyarakat. Setelah Melakukan Pengaduan. Maka Proses Perlindungan Dan Penegakan HAM Akan Lebih Terjamin. 4. Komnas Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Komnas Anti Kekerasan Terhadap Perempuan Komnas Perlindungan Konsumen Dan Pelaku Usaha Komisi Kebenaran Dan Rekonsiliasi Nasional (KKRN) 2.Pengadilan HAM Itu Sendiri Dibentuk Berdasarkan UU RI No.  Memeriksa Dan Memutus Perkara Pelanggaran HAM Yang Dilakukan Oleh Warga Negara Indonesia Dan Terjadi Di Luar Batas Teritorial Wilayah Indonesia.Dalam Pasal-Pasal UUD NRI 1945 Sebelum Amandemen Juga Memuat Berbagai Jaminan Terhadap HAM. Adapun Tugas Dan Wewenang Pengadilan HAM Yaitu:  Memeriksa Dan Memutuskan Perkara Pelanggaran HAM Yang Berat. Bentuk Dari Instrumen HAM Umumnya Berupa Peraturan PerundangUndangan Dan Lembaga Penegak HAM. UUD 1945. Dan Piagam PBB Serta Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia. Maka Akan Ditindaklanjuti Lebih Lanjut Oleh Komnas HAM Dengan Prosedur Yang Telah Ada Secara Baik Dan Benar. Mengembangkan Kondisi Yang Kondusif Bagi Pelaksanaan Hak Asasi Manusia Sesuai Dengan Pancasila. Lembaga Tersebut Di Antaranya Yaitu : 1. Selain Komnas HAM. 2.Instrumen HAM Yang Berupa Peraturan Perundang-Undangan Dibentuk Untuk Menjamin Kepastian Hukum Serta Memberikan Arahan Dalam Proses Penegakan HAM. Dan Perasaan Aman. 3. Keadilan.) Pembentukan Instrumen HAM Dengan Dibentuknya Instrumen HAM.

Hak Ini Dimuat Dalam Pasal 27 Ayat (1). c) Ditetapkannya Peraturan Perundang-Undangan Tentang Perlindungan Anak.  Hak Mendapatkan Pendidikan.  Hak Mengeluarkan Pendapat. Dan Berserikat. B.  Hak Atas Kekayaan Alam.  Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2000 Tentang Pengadilan Hak Asasi Manusia. Hak Ini Dimuat Dalam Pasal 27 Ayat (2).1. Hak Ini Dimuat Dalam Pasal 29 Ayat (2). Pemerintah Indonesia Membuat Peraturan Pelaksana Dari UUD 1945 Yang Mengatur Tentang Hak Asasi Manusia. 3) Hak Dalam Bidang Sosial Dan Budaya  Hak Kebebasan Beragama. 4) Hak Dalam Bidang Pertahanan Dan Keamanan Hak Untuk Membela Negara.) Hak Dalam Bidang Politik  Hak Persamaan Di Depan Hukum. Berkumpul. Dalam Perkembangan Selanjutnya. b) Ditetapkannya Ketetapan MPR Mengenai HAM Yaitu TAP MPR Nomor XVII/MPR/1998 Dalam Sidang Istimewa MPR Tahun 1998. Hak Ini Dimuat Dalam Pasal 34. PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN YANG MENGATUR PERMASALAHAN HAM DIANTARANYA YAITU : a) Ditetapkannya Piagam HAM Indonesia Pada Tahun 1998. Hak Ini Dimuat Dalam Pasal 28. Yaitu : . Hak Ini Dimuat Dalam Pasal 33. Hak Ini Dimuat Dalam Pasal 30. Peraturan Perundang-Undangan Yang Dimaksudkan Seperti Berikut:  Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 Tentang Hak Asasi Manusia.  Hak Fakir Miskin Dan Anak Telantar. Hak Ini Dimuat Dalam Pasal 31 Ayat (1). 2) Hak Dalam Bidang Ekonomi  Hak Atas Pekerjaan Dan Penghidupan Yang Layak.

. Telah Ditetapkan Satu Bab Tambahan Dalam Batang Tubuh Yaitu Bab X A Yang Isinya Tentang Hak Asasi Manusia. Yang Selanjutnya Diikuti PERPU Nomor 1 Tahun 1999 Tentang Pengadilan HAM Yang Kemudian Ditetapkan Menjadi Undang-Undang (UndangUndang Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2000 Tentang Pengadilan HAM). e) Diundangkannya Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 1999 Tentang Hak Asasi Manusia. Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 1997 Tentang Pengadilan Anak  Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak  Undang – Undang Republik Indonesia Nomo 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Anak d) Pada Amandemen Kedua UUD NRI Tahun 1945. Melengkapi Pasal-Pasal Terdahulu Yang Mengatur Mengenai Permasalahan HAM. f) Meratifikasi Instrumen HAM Internasional Selama Tidak Bertentangandengan Pancasila Dan UUD NRI Tahun 1945.

Setiap Individu Mempunyai Keinginan Agar HAM-Nya Terpenuhi. Pengadilan HAM Menempuh Proses Pengadilan Melalui Hukum Acara Peradilan HAM Sebagaimana Terdapat Dalam Undang-Undang Pengadilan HAM. Tapi Satu Hal Yang Perlu Kita Ingat Bahwa Jangan Pernah Melanggar Atau Menindas HAM Orang Lain. Kelompok Atau Suatu Instansi Atau Bahkan Suatu Negara Akan Diadili Dalam Pelaksanaan Peradilan HAM. Dimana Setiap Bentuk Pelanggaran HAM Baik Yang Dilakukan Oleh Seseorang.2 SARAN Sebagai Makhluk Sosial Kita Harus Mampu Mempertahankan Dan Memperjuangkan HAM Kita Sendiri. Di Samping Itu Kita Juga Harus Bisa Menghormati Dan Menjaga HAM Orang Lain Jangan Sampai Kita Melakukan Pelanggaran HAM.1 KESIMPULAN HAM Adalah Hak-Hak Dasar Yang Dimiliki Oleh Manusia Sesuai Dengan Kiprahnya.BAB III PENUTUP 4. Dan Jangan Sampai Pula HAM Kita Dilanggar Dan Dinjak-Injak Oleh Orang Lain. Dalam Kehidupan Bernegara HAM Diatur Dan Dilindungi Oleh Perundang-Undangan RI. 4. Jadi Dalam Menjaga HAM Kita .