You are on page 1of 2

3 Gejala Virus HIV/AIDS

Geajala penyakit HIV/AIDS

tidak selalu muncul ketika terinfeksi AIDS,

beberapa orang menderita sakit mirip flu dalam waktu beberapa hari hingga
beberapa minggu setelah terpapar virus. Mereka mengeluh deman sakit kepala,
kelelahan dan kelenjar getah bening membesar di leher. Gejala HIV AIDS bias jadi
salah satu/lebih dari ini semua biasanya hilang dalam

beberapa minggu .

Perkembangan penyakit sangat bervariasi setiap orangnya. Kondisi ini dapat
berlangsung dari beberapa bulan sampai lebih dari 10 tahun. Selama periode ini
,virus terus berkembang secara aktif

menginfeksi dan memebunuh sel-sel

kekebalan tubuh . Sistem kekebalan memungkinkan kita untuk melawan bakteri,
virus, dan peyebab infeksi lainnya. Virus HIV menghancurkan sel-sel yang berfungsi
sebagai “pejuang” infeksi primer, yang disebut sebagai CD4 + atau sel T4. Setelah
system kekebalan melemah gejala HIV/AIDS akan muncul. Gejala AIDS adalah
tahap yang paling maju dalam infeksi HIV. Definisi AIDS termasuk semua orang
yang terinfeksi HIV yang memeiliki kurang 200 CD4 + sel per mikroliter
darah. Adapun tanda-tanda klinis penderita AIDS :
1. Berat badan menurun lebih dari 10 % dalam 1 bulan
2. Diare kronis yang berlangsung lebih dari 1 bulan
3. Demam berkepanjangan lebih dari1 bulan
4. Penurunan kesadaran dan gangguan-gangguan neurologis
5. Dimensia/HIV ensefalopati

4 Cara Penularan Virus HIV/AIDS
Virus HIV terdapat dalam darah, sehingga dapat disimpulkan bahwa semua yang
berupa cara tubuh yang bersal dari tubuh penderita HIV dapat dipastikan infeksius dan sangat
berpotensial untuk menularkan virus ini pada orang lain, termasuk ketika seseorang penderita
HIV positif melakukan hubungan seksual dengan pasangannya. Dan bukan tidak mungkin
jika pasangan seksual itu juga terjangkit penyakit HIV/AIDS apalagi tidak menggunakan
kondom. Baik penderita pria maupun wanita sangat beresiko menularkan virus HIV ini ketika
pasangan melakukan hubungan badan, yakni melalu cairan sperma(laki-laki) dan melalu
darah menstruasi pada vagina(perempuan). Selain itu HIV juga ditularkan melalui jarum
suntik yang digunakan bersamaan dengan penderita HIV dengan yang bukan
penderita(kemungkinan besar akan terinfeksi). Dan juga virus HIV bias ditularkan oleh
seorang ibu yang positif menderita HIV/AIDS ketika ia hamil dan memberi ASI untuk
anakanya.

5 Penanggulangan /Pencegahan Virus HIV/AIDS
Beberapa hal yang bisa dilakukan agar semakin sedikit orang yang terkena , yaitu dengan:

Menghindari Free Sex sebisa mungkin . melalui penyebaran brosur.. dan melalui iklan di media massa baik itu media cetak/ media elektronik.Usahakan hanya melakukan hunungan seksual dengan 1 pasangan . . poster-poster yang berhubungan dengan HIV/AIDS .Tidak mendonorkan darah jika sudah terkena HIV Adapun usaha lain yang dapat dilakukan yaitu : memberikan penyuluhan/informasi kepada seluruh masyarakat tentang HIV/AIDS .Memberikan vaksinanasi jika ibu hamil positif HIV agar bayi kemungkinan kecil terkena HIV .