You are on page 1of 2

BAB II

A. Pendidikan
Secara kodrati, sejak lahir manusia telah memiliki kecerdasan di dalam
dirinya, yang di sebut sebagai akal, Setiap timbul suatu masalah manusia
akan belajar untuk beradaptasi dan berpikir untuk mengatasinya dengan akal
tersebut. Di sini pendidikan berperan untuk membentuk dan mambangkitkan
kemampuan serta potensi lahiriyah yang dimililki manusia berupa akal
tersebut. Pendidikan akan melatih akal sehingga manusia akan lebih sigap
dalam menghadap masalah.
Pendidikan hakekatnya merupakan suatu upaya manusia untuk membuat
masyarakat dapat mengembangkan potensi di dalam dirinya sehingga
memiliki spiritual keagamaan yang baik, pengendalian diri, berkepribadian,
memiliki kecerdasan berfikir dan bertindak, berakhlak mulia, serta memiliki
keterampilan yang diperlukan sebagai anggota masyarakat dan warga
negara. Di samping itu pendidikan merupakan suatu bentuk usaha untuk
membentuk manusia yang utuh lahir dan batin, sehat, serta berbudi pekerti
luhur.
Pendidikan adalah suatu cara untuk mengatasi dan menyelesaikan segala
permasalahan serta tantangan yang selalu dihadapi manusia. Setiap
permasalahan selalu muncul silih berganti, ketika telah selesai satu masalah
maka akan muncul masalah baru sesuai dengan kondisi yang ada, oleh
karena itu pendidikan haruslah mampu menyesuaikan diri dan fleksibel
terhadap segala kondisi dan zaman, karena di setiap kondisi dan zaman
terdapat masalah yang selalu berkembang. Untuk menghadapi masalah
tersebut sistem pendidikan haruslah selalu dikembangkan mengikuti
perkembangan zaman. Pada masa kolonisasi Hindia Belanda misalnya,
pendidikan diarahkan untuk menghasilkan tenaga terdidik yang nantinya
akan dimanfaatkan untuk kepentingan militer guna mendukung kekuatan
militer Jepang, seperti dengan dibentuknya pasukan Heiho, PETA, dan
sebagainya.
B. Nasionalisme
Nasionalisme merupakan jiwa dan semangat bangsa yang membentuk ikatan
bersama, dalam hal kebersamaan maupun pengorbanan dalam membela
bangsa dan tanah air. Sebagai suatu faham kebangsaan, nasionalisme
merupakan di sebut sebagai ruh suatu bangsa untuk membentuk dan
memperkokoh identitas nasional sebagai jati diri bangsa. Pada masa
penjajahan, nasionalisme telah membawa bangsa Indonesia bangkit bersatu
menuju kemerdekaan. Tidak seperti dulu lagi, jiwa nasionalisme bangsa
Indonesia saat ini telah mengalami pasang surut. Setiap orang selalu
meneriakkan nasionalisme di Negara Indonesia tercinta ini, namun dalam
pelaksanaannya sangat sedikit masyarakat Indonesia yang mencerminkan
sikap nasionalisme dalam kehidupannya. Lalu kapan bangsa Indonesia ini
akan bangkit seperti dulu lagi? Bagaimana pendidikan pada masa terjajah
dapat membawa mereka pada kemerdekaan?
C. Pendidikan Nasional
konsep pendidikan yang diterapkan di Indonesia sangat dipengaruhi oleh
berbagai kebijakan mulai dari politik pemerintahan, perkembangan ilmu

Sejak zaman penjajahan. Universitas Muhammadiyah Surakarta: Ishraqi . Universitas Negeri Yogyakarta: Jurnal Pendidikan Karakter. 2004. Nasionalisme dalam Perspektif Postmodernisme. bangsa dan negara.pengetahuan dan teknologi. Undiksha: Media Komunikasi FIS. N Rawantina & I Made Arsana. kebudayaan dan lain sebagainya. No. adat istiadat. (Yogykarta: UNY). 2 Nengah. 2004. kecerdasan. Kusumawardani. No 1. Vol 1. sehingga tujuan pendidikan yang hendak dicapai disesuaikan dengan kepentingan mereka. Aman. dkk. bangsa Indonesia telah memiliki kepedulian terhadap pendidikan. Yogyakarta: UNY . Tahun IV. Mahasri. Rumusan tentang pendidikan. Sumber Achmadi & Sobahiya. Buletin Psikologi. No. Setelah bangsa Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya. No. masyarakat. 2012. Aktualisasi Nilai-Nilai Kesadaran Sejarah dan Nasionalisme dalam Pembelajaran Sejarah di SMA. dkk. arah dari proses pendidikan nasional mencakup berbagai aspek kehidupan diri manusia dan masyarakat untuk survive dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. SISTEM PENDIDIKAN (Studi Komparasi antara Indonesia dan Jepang). Nasionalisme. Namun. lebih jauh termuat dalam UU. IV. 1 Sugiyono. No. 20 Tahun 2003. Sugiyono. Anggraeni & Faturochman. Hal itu terbukti dengan menempatkan usaha untuk mencerdaskan kehidupan bangsa sebagai tujuan nasional bangsa Indonesia. serta ketrampilan yang diperlukan dirinya. bangsa Indonesia menunjukan kepeduliannya terhadap pendidikan. kepribadian.1 Intinya pendidikan nasional di tujukan agar masyarakat Indonesia dapat menjadi warga Negara yang baik. Vol. Iriane. 2013 Penanaman Nilai Nasionalisme dan Patriotisme untuk Mewujudkan Pendidikan Karakter pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Siswa Kelas X SMA Negeri 4 Sidoarjo. Kajian Moral dan Kewarganegaraan. 1. I Suastika. Tahun XII. perkembangan dan perubahan masyarakat. akhlak mulia. Artinya. pelaksanaannya masih diwarnai oleh kepentingan politik kaum penjajah. Nomor 1. bahwa pendidikan Indonesia bertujuan agar masyarakat Indonesia mempunyai pengendalian diri. 2008. Vol. 11. Peta Jalan Pendidikan Indonesia. 1. Poststrukturalisme dan Postkolonialisme. 4 . Peta Jalan Pendidikan Indonesia. Hal. sebagaimana tertulis dalam pembukaan Undang-undang Dasar RI 1945.